EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA JAWA DALAM PROMOSI KESEHATAN GIGI DAN MULUT UNTUK MENURUNKAN Efektivitas Penggunaan Bahasa Jawa Dalam Promosi Kesehatan Gigi Dan Mulut Untuk Menurunkan Skor Plak Gigi Pada Anak Usia 6-8 Tahun Di Mim Klaseman Gatak Sukoharjo.

14 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA JAWA DALAM PROMOSI KESEHATAN GIGI DAN MULUT UNTUK MENURUNKAN

SKOR PLAK GIGI PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN DI MIM KLASEMAN GATAK SUKOHARJO

SKRIPSI

Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana Kedokteran Gigi

Diajukan Oleh : Tri Sulistiono

J520120015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

(2)

i EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA JAWA DALAM PROMOSI

KESEHATAN GIGI DAN MULUT UNTUK MENURUNKAN SKOR PLAK GIGI PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN DI

MIM KLASEMAN GATAK SUKOHARJO

SKRIPSI

Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana Kedokteran Gigi

Diajukan Oleh : Tri Sulistiono

J520120015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

(3)
(4)
(5)

iv KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan hidayah-NYA sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Efektivitas Penggunaan Bahasa Jawa dalam Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Menurunkan Skor Plak pada Anak Usia 6-8 Tahun di Mim Klaseman Gatak Sukoharjo”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan arahan, bimbingan, serta doa dalam penyusunan skripsi ini sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Ayah, ibu, kakak dan saudara saya yang selalu memberikan doa, nasihat, kasih sayang, dan dukungan yang tiada henti kepada penulis.

2. drg. Soetomo Nawawi, DPH. Dent., Sp.Perio (K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Dwi Kurniawati SKG. MPH, selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktu, memberikan saran serta kritik yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.

4. drg. Lasmi Dewi N., Sp.KGA, selaku pembimbing akademik sekaligus pembimbing utama yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis.

5. drg. Nanang Krisnawan, selaku pembimbing pendamping yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam memberikan bimbingan serta arahan kepada penulis.

6. Seluruh dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

(6)

v 8. Seluruh guru dan staf di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Klaseman

yang telah mengijinkan, mendampingi dan memberikan arahan selama penelitian.

9. Teman-teman G.P.S.: Hilmi, Henggar, Gredy, Haris, Hans, Adil, Ghani, Awang, Deni, Rezza, April. Teman sebimbingan : Anita, Difa, anggota RESIDENT 2012 yang telah membantu penulis dalam melaksanakan penelitian dan menyusun skripsi ini.

10.Teman-teman D’Contrakan dan PKM SKAK MAT yang memberikan dukungan dalam penyusunan skripsi ini.

11.Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penyusunan skripsi ini.

Dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam skripsi ini, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk peningkatan skripsi ini. Semoga karya penulis ini dapat bermanfaat bagi semua dan menjadi amal jariyah bagi penulis.

Surakarta, 6 Agustus 2016

(7)

vi DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

d. Strategi Promosi Kesehatan ... 10

e. Kompetensi Inti dalam Promosi Kesehatan ... 11

2. Komunikasi dalam Kesehatan ... 12

(8)

vii

c. Tahap Pembentukan Plak Gigi ... 20

d. Cara Mengukur Skor Plak Gigi ... 21

e. Cara Pembersihan Plak Gigi ... 24

5. Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar ... 26

a. Definisi Perkembangan ... 26

b. Tahap Perkembangan Anak Masa Usia Sekolah Daasar ... 26

B. Landasan Teori ... 27

C. Kerangka Konsep ... 29

D. Hipotesis ... 30

III.METODE PENELITIAN ... 31

A. Jenis Penelitian ... 31

B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 31

C. Populasi Penelitian ... 31

D. Sampel dan Teknik Sampling ... 31

E. Kriteria Retriksi ... 32

F. Identifikasi Variable Penelitian ... 33

G. Definisi Operasional... 33

H. Alat dan Bahan Penelitian ... 35

I. Prosedur Penelitian... 36

J. Analisis Data ... 39

(9)

viii

L. Jadwal Penelitian ... 41

IV.HASIL DAN PEMBAHASAN ... 42

A.Hasil Penelitian ... 42

B.Pembahasan ... 45

V.KESIMPULAN DAN SARAN ... 48

A.Kesimpulan ... 48

B.Saran ... 48 DAFTAR PUSTAKA

(10)

ix DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1. Rerata dan simpangan baku skor plak sebelum promosi kesehatan

gigi dan mulut pada kelompok bahasa jawa ... 43 Tabel 2. Rerata dan simpangan baku skor plak sebelum promosi kesehatan

gigi dan mulut pada kelompok bahasa Indonesia ... 43 Tabel 3. Rerata selisih skor plak pre test dan post test kelopok bahasa jawa

(11)

x DAFTAR GAMBAR

(12)

xi DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Hasil Pretest-Posttest dan Selisih Skor Plak Lampiran 2. Hasil Uji Statistik

Lampiran 3. Form Pemeriksaan PHP-M

Lampiran 4. Surat Pernyataan Persetujuan Mengikuti Penelitian Lampiran 5. Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian Lampiran 6. Ethical Clearance

(13)

xii EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA JAWA DALAM PROMOSI

KESEHATAN GIGI DAN MULUT UNTUK MENURUNKAN SKOR PLAK GIGI PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN DI

MIM KLASEMAN GATAK SUKOHARJO

INTISARI

Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kesehatan di Indonesia. Promosi kesehatan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong diri sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Komunikasi merupakan kompetensi yang harus dimiliki dalam promosi kesehatan. Bahasa dibutuhkan dalam komunikasi untuk menyampaikan pesan. Contoh bahasa yang digunakan dalam komunikasi yaitu bahasa sosial budaya. Komunikasi dengan bahasa sosial budaya sering terjadi, karena banyaknya interaksi antara orang-orang yang memiliki budaya. Bahasa Jawa merupakan bahasa sosial budaya yang lahir dari adat Jawa. Bahasa Jawa ngoko lugu merupakan salah satu tingkatan yang biasa digunakan dalam berkomunikasi kepada seseorang yang sudah akrab atau kepada seseorang yang statusnya lebih rendah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bahasa Jawa dalam promosi kesehatan gigi dan mulut untuk menurunkan skor plak pada anak usia 6-8 tahun di MIM Klaseman Gatak Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain penelitian pretest-posttest group design. Subyek dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok bahasa Jawa sebagai kelompok perlakuan dan bahasa Indonesia sebagai kelompok kontrol. Skor plak diukur menggunakan PHP-M. Penelitian dilakukan selama tujuh hari. Keefektifan promosi kesehatan gigi dan mulut tiap kelompok dalam menurunkan skor plak dilihat berdasarkan selisih antara skor pretest dan posttest tiap kelompok. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunkan uji Independent t test.

(14)

xiii EFFECTIVENESS OF USING JAVANESE LANGUAGE IN PROMOTION

OF ORAL HEALTH TO DECREASE DENTAL PLAQUE SCORE FOR CHILDREN AGE 6-8 YEARS AT

MIM KLASEMAN GATAK SUKOHARJO

ABSTRACT

Health promotion is one of the government's efforts to overcome health problems in Indonesia. Health promotion do to increase the ability of society through from, by, for and together with society, so that they can help themselves, as well as develop activities resourceful from society, based on local culture and support by public policy that has a vision of health. Communication is a must have competency in health promotion. Language required in communication to convey the message. Examples of the language used in the communication is socio cultural language. Communication with the socio cultural language is often occur, because there are interactions between the people in the same culture. Javanese language was socio cultural language that born from Javanese. Ngoko lugu in Javanese language is one of the levels commonly used in communicate with someone who is already familiar, or to someone whose lower status.

This study aimed was to determine the effectiveness of using javanese languange in promotion of oral health to reduce plaque score for children age 6-8 years in MIM Klaseman Gatak Sukoharjo. This study was quasi experimental research design with pretest posttest group design. Subjects were divided into two groups which was the Javanese language as the treatment group and Indonesian language as the control group. Measurements plaque scores in this study using PHP-M. This study was conducted over seven days. The effectiveness of oral health promotion in decreasing plaque scores were seen based on the difference between pretest and posttest scores for each group. Data were analyzed using independent t-test.

The results showed that the mean of difference in plaque score on Javanese language groups was 17.23 and 10.41 on Indonesian group. The data of difference of plaque scores were then tested using Independent t test and showed p = 0.002 (p <0.05) , so it can be concluded that the promotion of oral health in the group that used Javanese language was more effective in reducing plaque score than Indonesian language group.

Keywords: Javanese language, communication, reduction of dental plaque score,

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...