ETIKA DAN MORAL lingkungan KRISTEN

16 

Teks penuh

(1)

ETIKA DAN MORAL KRISTEN

DISUSUN OLEH

NAMA : HIMARIO ANUGRAH RANTEDALA

STB : F231 15 016

(2)

Pengertian   Etika

(3)

Etika dalam Perjanjian Lama

(4)

Peristiwa Abraham yang menuruti perintah Allah

memperlihatkan beberapa sikap iman dan moralnya,

antara lain:

Berani melangkah mentaati perintah Tuhan untuk

menuju ke negeri yangbelumdiketahuikeadaannya.

Bersedia

meninggalkan

rumahnya

dan

pergi

mengembara yang penuh suka duka serta ancaman

bahaya

Ketika Abraham mencapai tempat  yang ia tuju, ada

bencana  kelaparan disana, namun Abraham tidak

meninggalkan tempat itu melainkan tetap percaya dan

setia pada Tuhan.

Percaya bahwa  Tuhan  pasti akan  memberikan yang

terbaik dan hal itu terjadi hingga Abraham menjadi

Bapa orang beriman bagi segala bangsa.

(5)

Etika Dalam Perjanjian Baru

Ajaran

etika

Yesus

Kristus

di  antaranya  terdapat dalam Injil-injil sinoptis

(Matius,

Markus,

Lukas),

salah  satu

ajaran  tersebut  adalah khotbah di bukit (Mat

5-7; Luk 6:20-49). Dalam khotbah di bukit,

Yesus mempermasalahkan etika orang farisi

yang sangat berpegang teguh pada pelaksanaan

hukum taurat tetapi tidak mengarah kepada

kegenapan hukum  taurat dan kitab  para  nabi.

Dalam  hal  ini  Yesus

mengatakan

bahwa

"jika  hidup  keagamaanmu  tidak lebih benar

daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan

orang-orang Farisi, sesungguhnya  kamu tidak

akan masuk ke dalam kerajaan surga" (Mat

5:20)

karena

Kerajaan

(6)

Selain itu, ajaran etika Yesus juga meminta kepada

manusia  untuk menjadi seorang manusia yang

bersifat ilahi. Kata ilahi ini memiliki arti menjadi

seseorang yang lebih baik dari yang lain. Sebagai

contoh, Yesus mengajarkan "Janganlah kamu

melawan orang yang berbuat jahat kepadamu,

melainkan siapapun menampar pipi kananmu,

berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada

orang yang hendak mengadukan engkau karena

mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.

Dan

siapa

yang

menyuruh

engkau

berjalan  berjalan

sejauh  satu

mil,

(7)

Pengertian Moralitas

Moral berasal dari bahasa latin yakni mores, yang

merupakan kata jamak dari mos yang berarti adat

kebiasaan. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, moral

diartikan sebagai susila. Moral adalah hal-hal yang sesuai

dengan ide-ide yang umum diterima tentang tindakan

manusia, mana yang baik dan mana yang wajar. Abineno

(1996) menuliskan bahwa istilah atau kata mos

mempunyai arti yang kira-kira sama dengan Yunani

“etos”, yaitu kebiasaan adat istiadat.

(8)

Moral adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang

lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif. Manusia

yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak

bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia

lainnya. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki

oleh manusia. 

Moral secara ekplisit

 adalah hal-hal yang

berhubungan dengan proses sosialisasi individu. Tanpa moral

manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi.

(9)

Perbedaan Etika dan Moral

Meskipun secara 

etimologi

 arti kata etika dan moral

mempunyai pengertian yang sama, tetapi tidak persis

dengan moralitas. Etika semacam penelaah terhadap

aktivitas kehidupan manusia sehari-hari, sedangkan

moralitas merupakan subjek yang menjadi penilai benar

atau tidak. beberapa perbedaan etikadan moral adalah:

m

oral mengajarkan apa yang benar sedangkan etika

melakukan yang kebenaran

moral mengajarkan bagaimana seharusnya hidup

sedangkan etika berbuat atau bertindak sesuai dengan

apa yang telah diajarkan dalam pendidikan moral

moral menyediakan “rel” kehidupan sedangkan etika

berjalan dalam “rel” kehidupan

.moral itu rambu-rambu kehidupan sedangkan etika

(10)

moral itu seperti kompas dalam kehidupan

sedangkan etika memperhatikan dan mengikuti

arah kompas dalam menjalani kehidupan

moral ibarat peta kehidupan sedangkan etika

mengikuti peta kehidupan

moral itu pedoman kehidupan sedangkan etika

mengiuti pedoman

moral tidak bisa dimanipulasi sedangkan etika

bisa dimanipulasi

moral itu aturan yang wajib ditaati oleh setiap

(11)

Persamaan Etika dan Moral  

Ada beberapa persamaan etika, dan moral  yang dapat dipaparkan

sebagai berikut:

Pertama, etika dan moral mengacu kepada ajaran atau gambaran

tentang perbuatan, tingkah laku, sifat, dan perangai yang baik.

Kedua, etika dan moral  merupakan prinsip atau aturan hidup

manusia untuk menakar martabat dan harkat kemanusiaannya.

Sebaliknya semakin rendah kualitas etika dan moral seseorang

atau sekelompok orang, maka semakin rendah pula kualitas

kemanusiaannya.

(12)

Kegunaan Etika dan Moral Dalam kehidupan

sehari

Kegunaan Etika dan Moral Dalam kehidupan sehari.

Etika adalah pemikiran yang sistematis tentang

moralitas yang  dihasilkan  secara langsung bukan

hanya kebaikan, melainkan suatu pengertian yang

lebih mendasar dan kritis.

Ada beberapa alasan mengapa etika pada zaman ini

semakin perlu yaitu:

Kita hidup dalam 

masyarakat yang pluralistic

Kita

hidup

dalam 

masa

transformasi

masyarakat

 yang tanpa tanding.

(13)

Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen

Sebagai seorang mahasiswa perlu disadari bahwa tugasnya adalah

belajar. Untuk mencapai keberhasilan sebagai seorang mahasiswa

perlu mengalokasikan waktu yang lebih untuk belajar,

membaca 

buku referens

i baik dengan memanfaatkan fasilitas

perpustakaan ataupun browsing di internet, berdiskusi dengan

teman atau siapapun yang yang dapat memberikan masukan.

Motivasi untuk keberhasilan tersebut dapat ditingkatkan melalui

target-target pribadi seperti target untuk nilai IPK, target untuk

cepat lulus, untuk segera bekerja dan target lainnya tergantung

pribadi mahasiswa.

(14)

.Kesimpulan

• Sebagai seorang mahasiswa kristen, perlu disadari bahwa perilaku dan segala tindak tanduk tidak terlepas dari pengamatan orang lain. Untuk itu, mahasiswa kristen harus dapat memberikan contoh yang baik atau panutan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi “garam” atau “terang” bagi masyarakat disekitarnya .

• Menjadi garam artinya seorang mahasiswa dapat membuat kehidupan sosial masyarakat menjadi damai dan sejahtera atau dengan kata lain dapat memberikan cita rasa yang lebih baik. Menjadi terang artinya sebagai seorang mahasiswa dapat memberikan contoh atau menjadi terang sehingga dapat menjadi panutan bagi orang lain agar tidak tersandung dalam permasalahan-permasalahan yang akan merugikan diri sendiri atau orang lain.

• Menjadi terang ataupun garam tersebut perlu didasari oleh ajaran kristen, yaitu melakukan perbuatan untuk menjadi contoh yang baik bagi orang lain dengan didasarkan pada kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama seperti yang dilakukan panutan kita Tuhan Yesus Kristus.

(15)
(16)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...