• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

I.I LATAR BELAKANG

Demokrasi menjadi sebuah sistem yang mendunia setelah rezim otoriter di negara-negara perlahan-lahan hilang. Demokrasi seolah menjadi hal yang wajib yang harus di terapkan dunia barat hingga timur. Dengan demokrasi juga memungkinkan keadilan akan tercipta dengan sendirinya. Satu hal paling penting jika negara menggunakan demokrasi sebagai sebuah sistem dalam menjalankan pemerintahan adalah Pemilihan Umum. Mulai dari Amerika Serikat sebagai pencetus demokrasi hingga Indonesia yang menjalankan nya pada tahun 2004 menjadikan pemilihan umum sebagai hal wajib jika ingin dikatakan negara tersebut berdemokrasi. Di dalam mengadakan pemilihan umum tidak bisa terlepas dari dana kampanye dan peran media yang digunakan calon kandidat ketika mereka ingin mencalonkan diri nya untuk memenangkan pemilihan umum. Pada tahun 2004, John Kerry dan Bush mengeluarkan dana fantastis yaitu masing-masing $250 juta1. Jika melempar jauh kebelakang kita bisa melihat penggunaan media televisi yang sukses terhadap kampanye John F. Kennedy

Pada tahun-tahun awal, dana politik dihabiskan terutama untuk biaya kampanye kandidat. Sebagai besar kampanye presiden berlangsung dan terpampang di surat kabar dan pamflet yang disubsidi oleh faksi-faksi politik yang mendukung salah satu kandidat. Abraham Lincoln contohnya, pada tahun 1860 memenangkan pemilihan umum dengan biaya mencapai $100.000 sedangkan lawannya Stephen Douglas mencapai $50.000 hanya untuk kampanye dan seratus tahun kemudian, unik nya kampanye John Kennedy menghabiskan dana lebih sedikit $9,7 juta mengalahkan lawannya Nixon yang lebih banyak $10,1 juta2. Mulai dari tahun 1960, pengeluaran dana kampanye dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi yang di gunakan para kandidat untuk melakukan kampanye. Tahun 1992, George Bush mengeluarkan dana sebesar $90 juta dan lawannya Clinton mencapai $130 juta. Sehingga jika di total biaya penyelenggaraan pemilihan presiden tahun

1 Anonymous, “Kampanye Pemilu AS”, http://www.dw.de/kampanye-pemilu-di-as/a-2956594 (diakses pada 17 Mei 2015 pukul 15.55)

2 Herbert E. Alexander, Financing Presidential Election Campaigns, USIS-Issues of

(2)

1992 di Amerika mencapai $550 juta. Bisa di gambarkan bahwa dana kampanye Presiden Amerika setiap tahunnya mengalami peningkatan dan kampanye merupakan salah satu pengeluaran terbesar kandidat saat mencalonkan diri

Tahun 2008 atau 16 tahun setelah Bush dan Clinton mencalonkan diri terjadi sebuah pemilu Presiden Amerika Serikat yang disebut-sebut sebagai yang termahal sepanjang sejarah. Total biaya kampanye Presiden tahun 2008 mencapai $2,8 trilliun merupakan dua kali lipat dari tahun 2004 dimana Obama berhasil mengumpulkan $744,9 juta3. Para kandidat berlomba-lomba mengumpulkan dana hingga puluhan juta dollar AS dalam kampanye demi meraih simpati dan suara dari calon pemilih. Besarnya dana yang dikumpulkan kandidat dipandang sebagai salah satu faktor penentu kemenangan sang kandidat. Kandidat Republik, Mitt Romney, membuat 22.000 panggilan lewat telepon demi memastikan lebih dari 50.000 pendukungnya di Iowa memberikan suara dalam kaukus, Romney telah mengumpulkan dana 62,8 juta dollar AS.

Tidak hanya pendanaan besar yang bisa membantu seorang kandidat dapat menang di pemilihan umum, faktor media juga salah satu kunci utama agar seorang kandidat setidaknya dikenal masyarakat luas. Sebagai contoh Barack Obama dan Mitt Romney hampir menghabiskan $2.9 Trilliun dalam menggunakan media televisi dalam mempromosikan pencalonan mereka lewat tiga media besar yaitu CNN, MSNC dan Fox News4. Strategi komunikasi politik dengan menggunakan media baru merupakan fenomena hangat dalam beberapa tahun belakangan ini.

Contoh penggunaan media baru dalam kampanye politik yang paling mendapat sorotan adalah kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2008, di mana Barack Obama dan tim suksesnya menggunakan media baru sebagai sarana untuk menyebarkan informasi seputar program dan kegiatan kampanye Obama demi menggalang simpati dan dukungan masyarakat Amerika kala itu. Strategi komunikasi politik dengan menggunakan media baru merupakan fenomena hangat dalam beberapa tahun belakangan ini. Contoh penggunaan media baru dalam kampanye politik yang paling mendapat sorotan adalah kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2008, di mana Barack Obama dan tim suksesnya

3 Eric M. Appleman, Presidential Campaihn Finance, Democracy in Action, 2008 (http://www.gwu.edu/~action/2008/presfin08.html diakses pada 17 Mei pukul 16.39) 4 Anonymous, “The Media and Campaign 2012”,

(3)

menggunakan media baru sebagai sarana untuk menyebarkan informasi seputar program dan kegiatan kampanye Obama demi menggalang simpati dan dukungan masyarakat Amerika kala itu. Media di Amerika yang pada umum nya memiliki kesenjangan dengan para elitis politik Amerika beru[aya untuk membuat berita yang memiliki nilai jual yang tinggi. Mengingat media komunikasi itu memiliki arti yang penting bagi kesuksesan para kandidat, maka bagi para calon kandidat presiden penggunaan media sebagai sarana promosi mereka harus digunakan seperti surat kabar, televise dan Internet

I.II Kerangka Konsep

The Media’s Hegemonic Role

Media komunikasi memiliki perana yang kuat dalam upaya memberikan berbagai informasi baik untuk mencerahkan maupun untuk menyesatkan. Menurut Gramsci, ketika elit berhasil dalam memobilisasi persetujuan berarti tidak ada kebuthuan untuk melindungi struktur sosial dengan paksaan dan kekuatan senjata, tetapi warga negara setuju dengan sistem dan tempat mereka disamping pemeliharaan hegemoni itu disebutkan sebagai proses budaya dimana media memainkan peran besar dan menjaga kekuasaan berada di tangan media5. Ditekankan dalam konsep ini bahwa bukan dukungan media dalam pesta politik tertentu tetapi bagaimana mereka bermain dalam memperkuat konsensus yang popular untuk kelangsungan hidup yang melekat pada kekuasaan yang menyeluruh. Disebutkan bahwa penulis, jurnalis dan organisasi kantor berita merupakan pemain utama di dalam proses hegemoni ini.

Menurut Miliband, media dalam semua masyarakat kapitalis telah secara konsisten dan didominasi lembaga indoktrinasi konservatif, dikatakan jika peran hegemoni yang di artikan disini jika sebuah masyarakat berideologi kapitalis setuju dengan legitimasi pribadi maka peran hegemoni tersebut akan ‘jinak’6. Tetapi jika salah satu objek masuk kedalam sistem maka peran media hegemoni dipandang negative

Grassroots Fundraising

5 Brian Mcnair, Introduction to Political Communication, (London: Routledge, 1999), hlm., 62

(4)

Grassroots Fundraising adalah sebuah metode penggalan dana yang digunakan oleh kandidat politik yang telah mendapatkan popularitasnya dengan keberadaan internet dan digunakan oleh calon presiden Amerika seperti Howard Dean, Barack Obama dan Ron Paul. Penggalangan dana ini adalah strategi untuk mengumpulkan dana, baik untuk individu atau organisasi yang ingin mencapai tujuan keuangan melalui sumbangan dari banyak orang7. Kegiatan ini memungkinkan individu atau organisasi untuk bisa lebih mandiri, kreatif dan berkemampuan untuk bekerja. Penggalangan dana ini juga dapat meningkatkan investasi dan partisipasi dalam sebuah organisasi dan dapat mendidik kalangan yang berpartisipasi untuk menggalangkan dana nya dalam suatu proyek seperti penggalangan dana kampanye presiden

The Politics of Campaigning Strategy

Strategi kampanye adalah sebuah aktivitas yang ada di dalam politik khususnya pemilihan umum. Tujuannya adalah untuk memperoleh kekuasaan dengan cara memperoleh hasil yang baik dalam pemilihan umum. Dewasa ini strategi kampanye dipandang buruk oleh berbagai kalangan karena praktek yang tidak transparan. Menurut Roger dan Storey, Strategi Kampanye dapat didefinisikan sebagai upaya sengaja untuk menginformasikan atau perilaku pengaruh dalam khalayak yang besar dalam jangka waktu tertentu menggunakan rangkaian terorganisir dalam kegiatan komunikasi dan menampilkan berbagai pesan di beberapa saluran umumnya menghasilkan manfaat non-komersial untuk individu dan masyarakat8.

BAB II

7 Anonymous, Grassroots Fundraising, Friendsip Ambassadors Foundation Inc,

http://faf.org/main/wp-content/uploads/2011/05/Fundraising_Guide.pdf (diakses pada 19 Mei pukul 21.40)

(5)

PEMBAHASAN

II.I. PEMILIHAN UMUM PRESIDEN 2008

Pemilihan umum presiden tahun 2008 di Amerika merupakan sebuah sejarah penting bagi sejarah pemilihan umum disana. Tergambarkan di dalam tiga alasan yaitu9:

Pertama bisa di lihat dari calon kandidat yang maju untuk mencalonkan diri sebagai orang kulit hitam pertama yang berani mencalonkan diri yaitu Barack Obama dan wanita pertama yang mencalonkan diri sebagai presiden Amerika yaitu Hillary Clinton, tetapi Clinton kalah dan akhirnya menjadi Sekertaris N egara pada pemerintahan Obama. Kedua, peninggalan pemerintahan Bush yang meninggalkan beberapa masalah yang fundamental terhadap negara yang salah satunya pada sektor ekonomi dimana kegagalan ekonomi dan jatuh nya sektor finansial yang menjadi agenda kampanye para calon presiden. Ketiga,

arah perpolitikan Amerika yang berubah dari era Republik menjadi Demokrat karena pencalonan Obama.

Pemilihan presiden 2008 menjadi sebuah hal yang menandakan uang adalah segalanya dari sudut pandang kesetaraan politik. Egalitarian percaya bahwa ketimpangan distribusi kekayaan harus berkurang dalam pemilihan presiden dalam menentukan hasil dan kebijakan presiden pada saat terpilih. Tanda-tanda dari pemilu 2004 menunjukkan bahwa donor yang besar dan para kandidat boros yang biasa disebut "uang besar" akan memainkan peran yang lebih penting daripada sebelumnya dalam kontes presiden.

Namun pada saat ini dalam musim pemilu 2008, kesan awal adalah bahwa uang besar mulai tidak diperdulikan, sebagian besar berkat peran ditingkatkan Internet dalam kampanye dan penggalangan dana dan terutama berkat kelangsungan kampanye secara substansial yang dibiayai oleh donor kecil10. Ini adalah tanda

harapan bagi egalitarian seperti Amerika Serikat Muncul untuk memasuki lingkungan yang lebih diregulasi untuk dana kampanye yang dibuat oleh Mahkamah Agung. Bahkan untuk ulasan mereka yang menolak kesetaraan politik sebagai kriteria baik

9 William Crotty, The 2008 Elections: Introduction, Palgrave Macmillan, Polity, Vol. 41, No. 3, The 2008 Elections (Jul., 2009), hlm., 279

(6)

atau sah untuk mengevaluasi kampanye politik, perubahan peran kekayaan dalam

pemilihan presiden yang layak dicatat.

Pada tahun 2008, jelas bahwa sistem pembiayaan publik dengan batas pengeluaran yang relatif adalah sebuah kemewahan dimana tidak ada calon yang serius dapat mampu, setidaknya di musim utama. Memang, pada tahun 2008, satu-satunya kandidat yang memilih untuk pembiayaan publik adalah orang-orang yang tidak bisa mengumpulkan dana lebih pada mereka sendiri. John Edwards sepakat untuk mengambil pembiayaan publik sebagai penggalangan dana pribadinya yang runtuh dan John McCain setuju untuk mengambil pembiayaan publik ketika dia juga dihapuskan sebagai nominasi Partai Republik. Setelah McCain menjadi terdepan, dia mundur atau setidaknya mencoba untuk mundur dari komitmennya untuk mengambil pembiayaan publik pada musim pemilihan pemilihan umum tahun 2008.

Semua faktor yang dijelaskan menunjukkan bahwa donor besar dan para aktor pemboros menjadi faktor utama dalam pemilihan umum presiden tahun 2008. Sejauh ini dari sudut pandang kesetaraan politik, tanda dari pencalonan tahun 2008 adalah dorongan dari pihak lain, berikut fakta-faktanya11:

 Mitt Romney, kandidat yang paling besar dalam mengeluarkan biaya kampanye hongga $42.300.000 tidak memenangkan pemilihan di partai nya dan putus asa dalam melanjutkan kampanye nya setelah dia juga kalah dari McCain di negara bagian New Hampshire

 Mike Huckabee dan John McCain telah mengumpulkan dukungan yang sangat

besar dalam pemilihan di partainya meskipun saat itu partainya dalam kesulitan keuangan. McCain yang sempat kalah pada kampanye musim panas mampu memenangkan serangkaian acara pemilihan di awal tahun 2008

 Barack Obama dengan menggunakan donor sebagai dana kampanye nya dapat

memenangkan pemilihan umum di partai nya untuk menjadikan dia sebagai nominasi Presiden Amerika. Hampir setengah dari $23 juta yang diambil dari hasil donor untuknya pada tahun 2007. Hasil tersebut didapatkan dari donor kecil dari masyarakat yang menyumbangkan $100 atau kurang untuk mendukung pencalonan Obama

(7)

Tulisan Corwin Smidt dan Dino Christenson yang berjudul More Bang for The Buck: Campaign Spending and Fundraising menjelaskan tentang bagaimana calon kandidat melakukan penggalangan dana yang cukup besar untuk kampanye mereka. Pengeluaran yang besar tersebut diyakini akan mendatangkan keuntungan yang lebih besar. Tulisan ini mengacu kepada peristiwa kampanye presiden Amerika tahun 2007-2008. Bisa di katakana bahwa kampanye tahun tersebut merupakan kampanye termahal calon presiden Amerika. Alur dari kampanye pada tulisan ini adalah bagaimana para kandidat mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya pada awal kampanye dan berfikir akan menikmati hasilnya pada akhir kampanye. Konsep

Grassroots Fundraising sebagaimana dijelaskan diatas menjadi alat utama dalam pendanaan kampanye pemilihan umum presiden Amerika tahun 2008. Tulisan Schmidt dan Christenson memperlihatkan bahwa penggalanan dana menjadi kunci utama dana kampanye.

Hilary Clinton dan Barack Obama merupakan contohnya dimana Clinton dan Obama mengeluarkan 100 juta dolar dan keduanya hampir mengeluarkan 75 juta dollar sampai akhir 2007. Bidang aktivitas kampanye pada media menjadi sorotan yang cukup besar dimana keduanya sangat fokus kampanye di media. Pada urutan kedua dana kampanye digunakan untuk gaji para pegawai yang membantuk mensukseskan kampanye, biaya administrasi dan biaya keliling negara bagian di Amerika. Seperti yang dikatakan penulis bahwa para kandidat rela menggelontorkan uang besar sekaligus juga meminjam pinjaman demi mendapatkan apa yang mereka inginkan yaitu kursi Presiden.

A. Barack Obama

Keberhasilan Barack Obama dalam penggalangan dana kampanye dari para donor kecil selama musim 2008 cukup memberikan dampak yang signifikan. Setidaknya $200 terkumpul selama pemilihan umum. Menurut studi yang dirilis oleh

(8)

juta dari jutaan contributor yang menyumbangkan uangnya untuk kampanye Obama. Kampanye Obama selesai dengan angka cukup fantastis yaitu $30 juta, tapi tidak tahu secara pasti berapa yang di gunakan. Kampanye Obama menjadi kampanye dengan pemberian terbanyak oleh masyarakat Amerika di dalam sejarah kampanye. Bulan September di sebutkan sebagai penggalangan dana terbesar kampanye nya yaitu mencapai $153,1 juta.

Obama menjadi pertama yang melupakan sistem pembiayaan publik. Sistem pertama yang dilakukan setelah Watergate. Selama waktu kampanye hingga menjelang akhir, Obama selalu duduk di posisi teratas di atas McCain dalam aspek apapun. Penggalangan dana yang di lakukan Obama digunakan secara baik untuk memperluas medan pertempuran pemilihan presiden Amerika tahun 2008

B. John McCain

Pada tahun 2007, John McCain memiliki keuangan yang cukup untuk biaya pemilihan umum presiden di tahun berikutnya , tetapi penggalangan dana yang dilakukan sebagai salah satu cara mengumpulkan dana tidak sesuai dengan ekspektasi kampanye. Pada November 2007, dilaporkan bahwa biaya kampanye McCain telah habis dan pada akhirnya harus meminjam sebesar $3 juta. Penggalangan dana McCain pulih ketika kemenangan pada negara bagian New Hampshire. Mundurnya Romney dari perlombaan calon kandidat dari Partai Republik, menjadikan penggalangan dana dari partai tersebut fokus kepada McCain demi memperkuat posisi nya dalam pemilihan umum12. Pada akhir Februari, McCain telah mendapatkan $62.9 juta dan mengeluarkan $58,4 juta untuk biaya kampanyenya sampai bulan tersebut. McCain diperkirakan bisa menambahkan dana kampanye hingga $219,4 juta di akhir Agustus dengan setidaknya mengeluarkan $161 juta. Dana ini lebih besar dari George W. Bush pada tahun 2000 dan 2004. Menurut sumber yang dikeluarkan Federal Election Commission, pendapatan McCain pada penggalangan dana publik mencapai $84 juta sedangkan Obama menolak untuk menerima dana dari publik, dari pinjaman McCain mendapatkan $26 juta, kontributor individu $191 juta dan penerimaan yang disesuaikan $314 juta. Seperti yang dikutip oleh ABC News bahwa penggalangan dana McCain tidak terlalu buruk. Senator negara bagian Arizona tersebut, mendapatkan $238 juta dari donor dan tambahan $84 juta dari partisipasinya dalam

(9)

sistem keuangan publik13. Jika di bandingkan dengan pendahulunya George W. Bush, McCain mengeluarkan $50 juta lebih banyak dari Bush tetapi tidak bisa mengalahkan apa yang di dapat oleh Obama

II.III. Penggunaan Media Sosial

Hampir 74% dari pengguna Internet ikut berpartisipasi secara online dalam pemilihan umum tahun 2008 baik mengikuti perkembangan kampanye pemilihan umum presiden atau hanya sekedar mencari tahu. Tidak hanya memilih, mereka pengguna internet juga mendapatkan berita dan informasi terkait dengan kampanye presiden Amerika tahun 2008. Mayoritas para pengguna internet adalah remaja sebanyak 55%. Pew Internet & America Life Project menemukan lebih dari setengan populasi pemilih menggunakan internet untuk mengikuti proses politik dalam pesta demokrasi tersebut dan mereka menyebutnya dengan “Online Political Users” serta mengidentifikasinya kedalam tiga faktor yaitu14.

Pertama, menggunakan Internet untuk mencari apa yang berhubungan dengan politik atau kampanye presiden. Lebih dari 60% pengguna internet melakukan hal ini pada tahun 2008. Kedua, berkomunikasi menggunakan internet dengan orang lain tentang politik. Lebih dari 38% pengguna internet membicarakan politik secara online salah satunya tentang kampanye. Ketiga, berbagi dan mendapatkan informasi kampanye lewat Twitter, Email, Instant Messaging dan Text Messages. Lebih dari 59% pengguna internet menggunakan aplikasi tersebut untuk mengirim atau menerima pesan politik terutama kampanye pemilihan umum presiden.

Kampanye pemilihan umum presiden Amerika tahun 2008 menawarkan sebuah kesempatan unik untuk mengevaluasi kegunaan dan kemampuan dari teknologi sosial media dalam lingkungan politik Amerika. Peran sosial media pada pemilihan umum tahun 2008 memastikan bahwa media sosial bisa memperluas jangakauan untuk memperkenalkan para calon kandidat presiden. Twitter, Youtube dan Facebook memainkan peranan yang penting untuk memfasilitasi pemilihan umum

13 Tahman Bradley, “Final Fundraising Figure: Obama’s $750M”, ABC News,

http://abcnews.go.com/Politics/Vote2008/story?id=6397572 (diakses pada 29 Mei 2015 pukul 22.00)

(10)

tahun 2008, banyak bukti yang membuktikan hal tersebut seperti apa yang di contohkan diatas. Peter Daou, seorang penasihat untuk Clinton mengatakan bahwa semua media online seperti Youtube, Twitter dan lain-lain memainkan peranan sangat signifikan terhadap pemilihan umum tahun 2008 dan media online ini juga semakin meluas karena komentar-komentar individu yang hampir berjuta-juta yang efeknya yang mempengaruhi kandidat presiden15.

Internet juga telah mengubah sifat penggalangan dana. $ 2.300 per piring makan mungkin sudah memudar dan digantikan oleh ajakan langsung (melalui pidato, email, atau sebaliknya) dari sumbangan kecil. Banyak donor kecil tampaknya siap untuk memberikan beberapa sumbangan kecil dari waktu ke waktu untuk kandidat. Satu donor diwawancarai oleh Los Angeles Times, misalnya, memberikan $ 700 untuk Obama selama periode bulanan dengan $ 25 perbulan secara bertahap.

Bukan tradisi $2.300 per piring makan telah menghilang atau bahwa penggalangan dana donor kecil akan menyalip pengeluaran pribadi dalam waktu dekat. Tapi penggalangan dana lewat donor kecil merupakan alternatif untuk mendapatkan uang besar. Penggalangan dana sebagai persentase dari total dana presiden telah meningkat dari rata-rata 22% dari total dana yang dihimpun dalam pemilu 2004 menjadi rata-rata 28% sejauh ini di tahun 2008 kemungkinan akan meningkat sebagai siklus pemilu 2008 terus. Untuk calon tertentu, penggalangan dana lewat donor kecil telah menjadi landasan dana kampanye mereka.

Keberhasilan penggalangan dana lewat donor kecil berarti bahwa calon dengan daya tarik yang luas seperti Obama atau McCain atau calon dengan dukungan sedikit seperti Paul atau Kucinich, dapat mengumpulkan cukup uang dari orang-orang dengan cara yang sederhana dan membuat calon yang kredibel jika ada beberapa dukungan populer untuk ide-ide kandidat. Dengan demikian, menjadi sulit ketika uang yang banyak untuk "meredam" suara mayoritas. Ini kemungkinan kandidat yang layak didanai melalui donor kecil mendorong kesetaraan politik "tingkat atas"

Memang, kenaikan tingkat donor kecil mempromosikan semacam kesetaraan yang disebut "kesetaraan barometer"16. Dalam pandangan ini, hukum harus dibuat

sehingga belanja kampanye secara kasar mencerminkan dukungan publik untuk ide-ide politik kandidat. Program dana yang cocok untuk pembiayaan publik preside-iden di

15 Peter Daou, The revolution of the online commentariat, http://publius. cc/2008/12/09/the-revolution-of-the-online-commentariat (diakses pada 20 Mei 2015 pukul 09.00)

(11)

pemilihan, mengikuti model kesetaraan barometer sampai batas tertentu dengan cara mencocokkan donor kecil pertama $250 masing-masing kontribusi kampanye yang diterima oleh calon. Munculnya donor kecil sama mempromosikan barometer kesetaraan. Donor lebih kecil mendukung calon dan lebih intens mereka melakukannya, semakin besar porsi dana yang mencerminkan dukungan publik kandidat. Memang, pada tahun 2008, tampak bahwa donor kecil telah menggantikan sistem pembiayaan publik sebagai kendaraan utama untuk mempromosikan kesetaraan politik di pencalonan presiden.

A. Barack Obama

Media sosial merupakan senjata utama kampanye seorang Barack Obama. Sebagai orang kulit hitam pertama yang mencalonkan diri menjadi kandidat presiden dari partai democrat oleh karena itu Obama harus meperkenalkan dirinya. Sebelum kampanye dimulai Obama melakukan beberapa aktivitas seperti mencari orang yang tepat untuk mengelola kampanye media sosial nya. Obama merekrut Joe Rospars pada bagian sistem, Chris Hughes sebagai direktur dari website MyBO, Scott Goodstein sebagai direktur online pada media sosial, Sam Graham-Felsen sebagai pemimpin blog Obama yang menceritakan kisah hidup nya, Kate Albright-Hnna sebagai direktur video dan Steve Grove sebagai kepala konten politik di Youtube17. Sedikitnya keenam orang ini yang mengkreasikan sosok Obama di Media-media sosial dan online.

Tidak hanya penggunaan media online dan sosial seperti Youtube, Facebook dan Twitter, Obama juga melakukan kampanye pada media televisi. Bisa dibuktikan dengan Obama menang talak atas McCain dalam kampanye nya lewat televise hingga harus mengeluarkan $38 Juta dalam jangka waktu seminggu. Kampanye yang dilakukannya dengan kehadiran sosok Obama selamat 30 menit pada tujuh stasiun berbeda setiap hari rabu malam. Tidak hanya itu Obama juga menayangkan 46 iklan berbeda antara 21 Oktober-28 Oktober yang juga memecahkan rekor kampanye pada media televise sedangkan McCain hanya 9 iklan18. Setelah televisi, Obama juga

17 Prof. Jennifer Aaker & Victoria Chang, Obama and the power of Social Media and Technology, The European Business Review,

http://faculty-gsb.stanford.edu/aaker/pages/documents/TEBRMay-June-Obama.pdf (diakses pada 20 Mei 2015 pukul 22.27), hlm., 16-18

18 Steve Rabinowitz, Obama Outspending McCain 3 to 1 on TV; Nearly 75% of Presidential Ad Spending in Red States, Wisconsin Advertising Project, 2008,

(12)

membuat blog untuk alat kampanye nya yang bernama my.barackobama.com. Di dalam blog tersebut, Obama membuat akun blog pribadinya yang menampilkan beberapa foto blog dan video-video dari youtube tentang perjalanan kampanyenya. Selain itu Obama juga menaruh beberapa tulisan mengenai isu-isu yang dia anggap penting seperti lapangan pekerjaan, ekonomi, pajak, anggaran negara, kesehatan, pendidikan, lingkungan serta imigrasi. Hal ini dilakukan untuk menarik masyarakat jika Obama merupakan calon kandidat yang akan fokus kepada hal-hal sosial dan ekonomi seperti di atas.

Dalam hal kampanye media, Obama juga meninggalkan lawannya yaitu McCain secara jauh. Dalam iklan di televise, Obama mengeluarkan $100 juta lebih untuk mempromosikan dirinya dibandingkan McCain. Tidak salah jika para pemilih menginginkan Obama untuk memenangkan pemilihan umum presiden ini karena memang Obama lebih banyak mempromosikan diri nya lewat media-media sosial, dan media televisi. Para pemilih percaya bahwa media menginginkan Barack Obama menang dalam pemilhan presiden ini. Dengan tingkat perbedaan yang cukup jauh, masyarakat Amerika mengatakan bahwa para jurnalis ingin melihat Obama bukan McCain pada 4 November mendatang. Para jurnalis juga mengatakan bahwa McCain mendapatkan respon yang negaitf dalam beberapa area kampanye.

Dalam debat yang dilakukan juga dan disiarkan oleh televise juga mengatakan bahwa Obama lebih baik dalam sesi debat yaitu dengan perbedaan 66% - 21%. Demokrat percaya bahwa Obama akan berhasil dalam sesi debat. Terlihat dari dukungan pengusung partai mereka masing-masing, Demokrat dan Republik. 92% anggota partai demokrat menonton Obama dalam sesi debat dan mengtakan bahwa Obama lebih baik, hanya 4% anggota Demokrat mengatakan McCain memberikan performa yang lebih bai dan Bandingkan dengan anggota Republik, 47% mengatakan McCain memenangkan sesi ini dan hampir 31% mengatakan Obama lebih baik dari calon mereka19. Para independen juga mengatakan bahwa 71% lebih memilih Obama dalam debat dan hanya 18% memilih McCain. Dari penggambaran tersebut jelas bahwa Obama secara dukungan sangat jauh diatas McCain. Terlihat dari dukungan Partai Republik yang hampir 1/3 nya memilih Obama walaupun tetap McCain didukung lebih oleh partainya.

(13)

A. John McCain

Kampanye media sosial yang dilakukan McCain pada Twitter, Facebook dan Youtube hampir dipastikan kalah dalam jumlah followers dibandingkan dengan Obama. Banyak yang bilang bahwa kampanye media sosial lebih menguntungkan Obama. Arianna Huffington menjelaskan bahwa kampanye McCain bukan salah pada usia kandidat melainkan ide untuk mendominasi kampanye. Seperti yang dijelaskan pada kampanye media oleh Obama, McCain sangat sedikit mengeluarkan uang nya dalam hal kampanye media sosial. Seperti yang di laporkan CMAG bahwa McCain hanya mengeluarkan $134 juta untuk promosi lewat televise artinya setengah dari kampanye Obama di iklan televisi.

Jika kita melihat kampanye McCain di media sosial seperti Twitter juga terlihat bagaimana kekalahan yang cukup telak. Dari total tweet yang dilakukan pihak McCain hanya 25 tweets sedangkan Obama mencapai 262 tweets. Jika melihat lagi dari jumlah pengikut di Twitter, McCain hanya mendapatkan 5000 pengikut sedangkan Obama sangat jauh yaitu 121.300 pengikut.

Note: Who Does the Media Favor in the 2008 Election?

Dari gambar di atas dibuktikan bagaimana peran media khususnya para jurnalis dalam memilih siapa calon presiden yang ingin dilihat untuk memimpin Amerika dalam kurun waktu 5 tahun.

(14)

nasional berakhir. Tekanan Obama lebih positif daripada negatif, tetapi tidak nyata. Tapi cakupan McCain sangat tidak menguntungkan dan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Dalam enam minggu setelah konvensi melalui perdebatan akhir, cerita yang tidak menguntungkan tentang McCain sebanding dengan apa yang menguntungkan dengan tiga faktor lebih dari semua empat calon20.

Untuk Obama selama periode ini, lebih dari sepertiga dari cerita yang jelas positif sejumlah 36%, sedangkan jumlah yang sama yaitu 35% netral atau campuran. Sejumlah 29% negatif. Untuk McCain, dengan perbandingan, hampir enam dari sepuluh cerita yang diteliti adalah jelas negatif mencapai 57%, sementara kurang dari 14% yang positif dan McCain tidak berhasil menghapus satu keuntungan Obama yang menikmati awal kampanye21. Sejak akhir Agustus, dua saingan telah bertarung cukup

panas dalam jumlah perhatian yang cukup besar dan ketika calon wakil presiden ditambahkan kedalam partai Republik. Ini adalah sebuah pemandangan yang kontras dengan periode pra konvensi, ketika Obama menikmati cakupan hampir 50% lebih.

Sebagian besar peningkatan perhatian untuk McCain berasal dari tindakan oleh senator sendiri, tindakan yang pada akhirnya menghasilkan penilaian yang lebih banyak negatif22. Dalam banyak hal, sasaran media selama fase pemilihan umum 2008

dapat digambarkan sebagai sebuah drama di mana John McCain telah bertindak dan Barack Obama telah bereaksi. Adapun Gubernur Alaska Sarah Palin, cakupan dia sangat naik turun dimulai bergerak dari cukup positif hingga pada akhirnya negatif. Sedikit masalah datang dari cakupan dari sifat-sifat pribadinya atau masalah keluarga. Pada akhirnya, dia juga menerima kurang dari setengah cakupan berita baik sebagai calon presiden, meskipun tiga kali lipat dari rekan wakil presiden nya, Joe Biden.

Temuan menunjukkan bahwa, pada akhirnya, penggambaran Palin dalam pers bukanlah faktor utama menyakiti McCain. Cakupan, sementara miring negatif, jauh lebih positif daripada pasangannya nya. Ini adalah beberapa temuan dari studi, yang meneliti 2.412 cerita kampanye dari 48 kantor berita, selama enam minggu kritis fase pemilihan umum dari akhir konvensi melalui debat presiden terakhir.

Kesimpulan

20 Pew Research Center: Journalism and Media Staff, “Winning the Media Campaign”, http://www.journalism.org/2008/10/22/winning-media-campaign/ (diakses pada 8 Juni 2015 pukul 21.21)

21Ibid

(15)

Dalam tulisan ini mengevaluasi apakah organisasi kampanye modern dapat menggunakan sumber dayanya untuk menaikan total kontribusi masa depan. Kebanyakan kampanye awal kandidat pendanaanya di danai oleh donor besar, donor besar adalah donor yang menyumbang lebih dari 200 USD dalam satu minggu. Kandidat presiden mengeluarkan sejumlah besar uang kedalam aksi penggalangan dana di awal primary campaign (kampanye disaat kandidat bersaing untuk dapat dicalonkan oleh partai), namun di akhir kampanyenya banyak partai yang mengeluarkan uangnya untuk media dan aktivitas kampanye. Konsep Grassroots Fundraising bisa dikatakan benar karena dengan pendanaan di awal menentukan langkah calon kandidat presiden untuk memenangkan pemilihan umum.

Referensi

Dokumen terkait

Showwam Azmy ( 2012 ), dengan judul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Simpanan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun

Kelebihan teknik ikat celup sebagai upaya daur ulang untuk mengatai masalah limbah pakaian bekas adalah teknik ikat celup bisa dipelajari dengan cepat, alat dan bahan yang

Sedangkan rata-rata pada sel Kupffer tidak terjadi perubahan yang signifikan dari nilai awal 9,83 kemudian pada perlakuan P1 sebesar 14,00 dan pada perlakuan

Pembelajaran tatap muka memiliki karakteristik yaitu terencana, berorientasi pada tempat (place-based) dan interaksi sosial (Liyanagunawardena,2014). Pembelajaran

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai minat melanjutkan studi perguruan tinggi dengan penelitian yang berjudul “Pengaruh

“ Cognitive Apprenticedship dan Scaffolding Dalam Pendekatan Konstruktivis Dipadukan dengan Model Pengajaran Langsung Pada Mata Kuliah PPL I di Program Studi Pendidikan

Penyampaian Usul Penetapan NIP PPK atau pejabat lain menyampaikan usul permintaan NIP CPNS dengan surat pengantar beserta daftar nominatifnya secara kolektif