Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

13 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PERILAKU MEROKOK PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER

(PJK) DI KLINIK BAMBU DUA MEDAN

Karya Tulis Ilmiah ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Meraih

Gelar Sarjana Kedokteran

Oleh :

MUHAMMAD DESFRIANDA PANE 090100027

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

PERILAKU MEROKOK PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER

(PJK) DI KLINIK BAMBU DUA MEDAN

Oleh :

MUHAMMAD DESFRIANDA PANE 090100027

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Nama : M Desfrianda Pane NIM : 090100027

Pembimbing Penguji I

( dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes ) (dr. Yetty Machrina, M.Kes) ( NIP : 19690609 199903 2 001) ( NIP : 19790324 200312 2002)

Penguji II

(dr. Elmeida Effendi, Sp.KJ)

( NIP : 19720501 199903 2 004 )

Medan, 17 Desember 2012 Dekan

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

(4)

ABSTRAK

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis penyakit kardiovaskular yang banyak dijumpai di dunia dengan angka mortalitas yang tinggi. Salah satu faktor resikonya adalah merokok, lebih dari 1 setiap 10 kematian akibat kasus kardiovaskular berhubungan dengan merokok. Oleh karena itu, mengetahui dan menurunkan perilaku merokok sebagai usaha pencegahan disadari merupakan hal yang sangat penting untuk menekan morbiditas dan mortalitas PJK.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku merokok meliputi tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan pasien PJK, serta tindakannya sebelum kejadian PJK. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan desain penelitian Cross Sectional Study. Pengambilan sampel dilaksanakan dari Oktober s.d November 2012 di Klinik Bambu Dua Medan dengan teknik consecutive sampling.

Dari 97 pasien PJK, diperoleh hasil bahwa tingkat pengetahuan terhadap rokok berada dalam kategori baik, yaitu 81.4%, sedangkan kategori cukup 14.4% dan kategori kurang 4.1%. Hasil uji sikap diperoleh kategori cukup sebesar 56.7%, baik 43.3%, serta tidak ada dalam kategori kurang. Untuk tindakan merokok sebelum dan sesudah PJK diperoleh hasil berturut-turut adalah 36.1% dan 93% dalam kategori baik, 15.5% dan 3.1% dengan kategori cukup, serta 48.5% dan 3.1% untuk kategori kurang.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan pasien PJK berada pada kategori baik, sedangkan sikap berada pada kategori cukup. Untuk tindakan terdapat perubahan sebelum dan sesudah PJK dari kategori kurang menjadi baik. Tingkatan perilaku ini bisa menjadi lebih baik lagi dengan menerapkan prinsip pelayanan promotif dan preventif, sehingga perilaku terhadap merokok memiliki kategori baik sebelum dan sesudah PJK.

(5)

ABSTRACT

Coronary Heart Disease (CHD) is a cardiovascular disease which has high morbidity and mortality in the world. One of its risk factors is smoking. More than 1 every 10 cardiovascular death is related to smoking. Therefore, by knowing and improving the smoking behaviour as the act of prevention are considered to be important in order to reduce the morbidity and mortality of CHD The purpose of this research is to evaluate the smoking behaviour, including knowledge ; attitude ; practices before and after disease, among CHD patients. Descriptive method with cross sectional design is used. All the datas were collected on October until November 2012 in Klinik Bambu Dua Medan by using consecutive sampling technique.

Among 97 CHD patients,it was found that the result of knowledge toward smoking is 81.4% for good category, 14.4% for average, and 4.1% for poor. Meanwhile, the attitude for average category is 56.7%, good is 43.3%, and there isn’t result in poor. Besides, the practice toward smoking result before and after disease is 36.1% and 93% respectively for good category, 15.5% and 3.1% for average, 48.5% and 3.1% for poor.

This research shows that the result of knowledge among CHD patients is in good category and average for attitude. There is an improvement of patients’ practices before and after CHD, from less category becomes good category. The better status can be reached by implementing promotive and preventive as the principles of healthcare so that the smoking behavior get better result before and after CHD.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah Swt. Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatNya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah dengan judul “Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan.” Dan juga shalawat keharibaan Rasul Allah Nabi Muhammad Saw yang telah membawa zaman dari penuh kebodohan ke zaman penuh dengan ilmu pengetahuan berkembang seperti sekarang.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Prof. dr. Gontar Siregar, Sp.PD (KGEH) selaku dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

2. Ibu dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes selaku dosen pembimbing saya yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan.

3. Ibu dr. Yetty Machrina, M.Kes. selaku tim penguji I. 4. Ibu dr. Elmeida Effendi, Sp.KJ selaku tim penguji II.

5. Bapak dan Ibu dosen yang telah memberikan didikan selama ini.

6. Bapak dr. Zulfikri Muchtar, Sp.JP(K), FIHA beserta keluarga yang telah memberikan banyak bantuan, arahan dan masukan serta ijin penelitian di Klinik Bambu Dua Medan.

(7)

Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah (KTI) ini masih banyak kekurangan, untuk itu sangat diharapkan saran dan kritik membangun sehingga penulis dapat memperbaiki kesalahan di lain kesempatan.

Semoga penelitian ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua dan khususnya demi perkembangan dunia ilmu kedokteran.

Medan, Desember 2012 Penulis,

(8)

DAFTAR ISI

2.1.4 Proses Pembentukan Aterosklerosis ... 8

(9)

2.2.4. Efek Rokok Terhadap Tubuh ... 24

2.2.5. Hubungan Rokok dengan PJK ... 25

2.3. Perilaku ... 26

2.3.1. Batasan Perilaku ... 26

2.3.2. Teori Perilaku ... 30

2.3.3. Perubahan Perilaku... 33

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFENISI OPERASIONAL…….. 37

3.1. Kerangka Konsep Penelitian... 37

3.2. Defenisi Operasional... 37

BAB 4 METODE PENELITIAN……... 39

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……... 44

5.1. Hasil Penelitian ... 44

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 44

5.1.2. Deskripsi Karakteristik Responden ... 44

5.1.3. Hasil Analisa Data... 47

5.2.1. Karakteristik Responden ... 53

(10)

5.2.3. Sikap ... 56

5.2.4. Tindakan ... 58

BAB 6 KESIMPULAN & SARAN……... 60

6.1. Kesimpulan ... 60

6.2. Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA... 62

(11)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

Gambar 2.1. Spektrum PJK... 7

Gambar 2.2. Proses Pembentukan Aterosklerosis... 9

Gambar 2.3. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan... 28

(12)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

Tabel 2.1. Komponen Hemostasis... 14

Tabel 2.2. Faktor Risiko Pembentukan Aterosklerosis... 18

Tabel 2.3. Faktor-faktor yang mempengaruhi Supply dan demand Miokardium... 21

Tabel 2.4. Komponen Toksik Utama dalam Rokok... 23

Tabel 2.5. Penyakit yang berhubungan dengan merokok... 24

Tabel 3.1. Variabel dan Cara Ukur... 38

Tabel 4.1 Validitas dan Reliabilitas Kuesioner... 43

Tabel 5.1. Distribusi Jenis Kelamin... 44

Tabel 5.2. Distribusi Kelompok Umur... 45

Tabel 5.3. Distribusi Pendidikan ... 45

Tabel 5.4. Distribusi Status Merokok... 46

Tabel 5.5. Status Merokok berdasarkan umur dan jenis kelamin 46 Tabel 5.6. Distribusi Serangan Jantung... 47

Tabel 5.7. Distribusi Jawaban Pengetahuan... 48

Tabel 5.8. Distribusi Tingkat Pengetahuan... 49

Tabel 5.9. Distribusi Jawaban Sikap... 50

Tabel 5.10. Distribusi Tingkat Sikap... 51

Tabel 5.11. Distribusi Tingkat Tindakan Sebelum PJK... 52

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Riwayat Hidup Lampiran 2 Surat Izin Penelitian Lampiran 3 Surat Ethical Clearence

Lampiran 4 Lembar Penjelasan Pengisian Kuesioner Lampiran 5 Lembar Persetujuan Pengisian Kuesioner Lampiran 6 Lembar Kuesioner

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...