SOP PENERBITAN PERTIMBANGAN TEKNIS PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN UNTUK KEPENTINGAN DI LUAR KEGIATAN KEHUTANAN
A. PERSYARATAN PEMOHON; 1. Pemohon adalah :
a. Menteri atau pejabat setingkat menteri; b. Gubernur;
c. Bupati/Walikota
d. Pimpinan badan usaha; atau e. Ketua yayasan
2. Permohonan dibuat di atas kertas kop pemilik usaha pemohon yang ditandatangani oleh pemohon atau pimpinan perusahaan dan ditembuskan kepada Menteri Kehutanan, Menteri Perindustrian, Gubernur, Bupati/Walikota, Dirjen Planologi Kehutanan, Kepala BPKH Wilayah XI Jawa-Madura dan Kepala Dinas yang membidangi Kehutanan di Kabupaten.
B. BERKAS PERSYARATAN;
1. Surat Permohonan Penerbitan Rekomendasi Gubernur dilampiri dengan peta; 2. Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi (IUP Eksplorasi)/Izin Usaha
Pertambangan Operasi Produksi (IUP Operasi Produksi) atau perizinan/perjanjian lainnya yang telah diterbitkan oleh pejabat sesuai kewenangannya, kecuali untuk kegiatan yang tidak wajib memiliki perizinan/perjanjian;
3. Rekomendasi Bupati;
perundang-undangan dan disahkan oleh instansi yang berwenang
C. PROSEDUR PELAYANAN;
1. Pemohon mengajukan permohonan Pertimbangan Teknis Penggunaan Kawasan Hutan kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Cq. Gubernur dan BPKH Wilayah XI Jawa - Madura dengan melampirkan dokumen berkas persyaratan
2. Dalam hal persyaratan sebagaimana tidak dipenuhi, Kepala Dinas menerbitkan surat penolakan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak permohonan diterima.
3. Dalam hal persyaratan sebagaimana dipenuhi, Kepala Dinas menugaskan Tim untuk melakukan peninjauan lapangan yang dituangkan dalam Berita Acara selambatnya 6 (enam hari) hari kerja sejak permohonan diterima.
4. Berdasarkan hasil Pemeriksaan Tim Lapangan, Kepala Dinas menerbitkan Pertimbangan Teknis yang ditujukan kepada Gubernur selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari kerja sejak pemeriksaan lapangan.
5. Berdasarkan pertimbangan Teknis tersebut, Gubernur menerbitkan Rekomendasi Gubernur untuk Penggunaan Kawasan Hutan.
D. BIAYA PELAYANAN;
ALUR PROSES PENERBITAN PERTIMBANGAN TEKNIS PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN DI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH
NO. JENIS KEGIATAN
UNIT PENYELESAIAN
WAKTU PEMOHON JATENGDINHUT
1 2 3 4 5
1. Pemohon mengajukan permo-honan Pertimbangan Teknis Penggunaan Kawasan Hutan kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang dilengkapi dengan :
1. Surat Permohonan Penerbitan Rekomendasi Gubernur dilampiri dengan peta;
2. Izin Usaha Pertambangan
Eksplorasi (IUP
Eksplorasi)/Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP Operasi
Produksi) atau
perizinan/perjanjian lainnya yang telah diterbitkan oleh
pejabat sesuai
kewenangannya, kecuali untuk kegiatan yang tidak
wajib memiliki
perizinan/perjanjian; 3. Rekomendasi Bupati;
NO. JENIS KEGIATAN UNIT PENYELESAIAN WAKTU perundang-undangan dan
disahkan oleh instansi yang berwenang
2. Dalam hal persyaratan sebagaimana tidak dipenuhi, Kepala Dinas menerbitkan surat penolakan.
3. Dalam hal persyaratan sebagaimana dipenuhi, Kepala Dinas menugaskan Tim Verifikasi Lapangan untuk memeriksa lokasi kawasan hutan yang digunakan dan dituangkan dalam Berita Acara.
4. Berdasarkan hasil
Pemeriksaan Tim Verifikasi Lapangan yang dinyatakan layak untuk diterbitkan rekomendasi, Kepala Dinas menerbitkan Pertimbangan Teknis kepada Gubernur.
Keterangan :