PENGGUNAAN MEDIA YANG EFEKTIF DAPAT MENU

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PENGGUNAAN MEDIA YANG EFEKTIF DAPAT MENUMBUHKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MENULIS

Dewi nengsi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris

Dewinengsi123@gmail.com BAB I

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Ruang lingkup pembelajaran bahasa Indonesia mencakup empat aspek keterampilan berbahasa yaitu mendengarkan berbicara, membaca dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa tersebut terkait dan saling menunjang satu sama lain. Dalam memperoleh keterampilan berbahasa, kita biasanya melalui suatu hubungan urutan yang kronologis yaitu mula-mula belajar menyimak, lalu berbicara, sesudah itu belajar membaca dn menulis.

Di era perkembangan saat ini, menulis menjadi hal yang sangat penting. Tulisan menjadi bentuk komunikasi tidak langsung yang dilakukan oleh seseorang untuk mengungkapkan gagasan, ide, konsep, dan pikiran dalam bentuk bahasa tulis yang dapat dibaca oleh orang lain.

(2)

BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN MENULIS

Menurut Tarigan, keterampilan menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Pengertian ini menunjukkan bahwa kegiatan menulis menjadi suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Dalam hal ini, seseorang harus terampil dalam menyusun kata-kata untuk menghasilkan tulisan yang baik. Tulisan yang baik ini dimaksudkan agar informasi didalamnya sampai kepada pembaca. Oleh karena itu, seseorang dituntut agar terampil berbahasa khususnya menulis. Akan tetapi, saat ini aspek keterampilan menulis masih belum memadai, baik yang berkaitan penguasaan mekanik, isi maupun bahasa. Pada hal keterampilan menulis merupakan bagian penting dalam setiap pendidikan karena menulis adalah dasar untuk berpikir.

Kondisi ini disebabkan dalam pembelajaran, guru lebih banyak menitikberatkan pengetahuan atau kaidah bahasa, kurang melatih siswa dalam menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. Hal tersebut seringkali menyebabkan peserta didik kurang berminat menulis karangan sehingga prestasi yang dicapainya kurang maksimal.

(3)

Ada beberapa media yang bisa digunakan untuk mengajarkan menulis karangan. Hanya saja setiap media memiliki tingkat keefektifab yang berbeda-beda. Keberhasilan suatu proses pembelajaran tidak lepas dari peran media, sebab media merupakan suatu bagian integral dari proses pendidikan di sekolah. Media dapat menyampaikan pesan-pesan untuk tujuan pembelajaran karena tujuan media untuk menfasilitasi komunikasi.

Yang terpenting adalah guru dapat memilih media secara berhati-hati untuk menjamin bahwa pesan yang disampaikan diterima siswa secara jelas dan benar. Kurangnya penggunaan media dan metode yang bervariasi oleh guru menjadikan proses pembelajaran menulis karangan menjadi kurang menarik dan bermakna. Untuk itu seorang guru perlu menggunakan media yang dapat menumbuhkan keterampilan menulis karangan siswa.

Media sebagai sumber perantara yang mengantar informasi antara sumber dan penerima informasi. Peran sumber informasi bias didapat baik dari guru maupun dari media pembelajaran, sedangkan penerima informasi adalah siswa. Dengan demikian, media pembelajaran dapat membantu proses interaksi antara guru dan siswa pada saat kegiatan belajar mengajar.

B. JENIS-JENIS DAN ASPEK MENULIS Ada berbagai macam jenis-jenis tulisan yaitu :

1. Naratif (Narrative writing) 2. Expository writing

3. Deskriptif (descriptive writing) 4. Argumentative writing

5. Persuasive writing

Dalam menulis terdapat beberapa aspek yang hendaknya diperhatikan oleh penulis yaitu :

(4)

c. Komposisi

d. Kohesi dan koherensi e. Gaya dan bentuk bahasa

f. Mekanik, tata bahasa, ejaan, tanda baca g. Kerapian tulisan dan kebersihan

h. Respon efektif pengajar terhadap karya tulis

(5)

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN

Menulis adalah suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Akan tetapi, siswa saat ini banyak yang tidak berminat dalam menulis. Hal ini biasanya dikarenakan media yang digunakan oleh guru sangat tidak menarik sehingga membuat siswa tidak berminat dalam hal menulis. Media adalah hal terpenting dalam mengajar. Dengan penggunaan media yang tepat dan efektif dapat menumbuhkan kreativitas dan minat belajar siswa dalam menulis.

B. SARAN

(6)

DAFTAR PUSTAKA

Amris Nura, 2003. Peningkatan kemampuan menulis kalimat sederhana siswa kelas II SDN. https://www.ejounal.unp.ac.id diakses pada tanggal 26 april 2017 pukul 19.20 WITA

Suparno. 2002. Keterampilan dasar menulis. Jakarta:DepdiknasUT

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...