• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERSEPSI ANAK TERHADAP GAYA PEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS PERSEPSI ANAK TERHADAP GAYA PEN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERSEPSI ANAK TERHADAP GAYA PENGASUHAN

ORANGTUA, KECERDASAN EMOSIONAL, AKTIVITAS DAN PRESTASI

BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 SUKABUMI

Riza Arisandi, Melly Latifah

Abstract

The study aimed to analyze child’s perception on parenting style, level of emotional

intelligence and academic achievement of high school students at SMA 3 Sukabumi. Results showed that more than 60 percent student perceived that parenting style is classified as emotional coach. In general level of EQ of the students classified as moderate (62.8%) while the rest classified as high. There was significant difference in term of duration of student activities based on classes (IPA or IPS) while by gender there was not significance. Academic achievement of girls was significantly higher than boys, also their motor achievement. Parenting style of the parent was significantly correlated with EQ of student, particularly in term of emotional awareness, self motivation, social relationship, and total EQ. In line with this total EQ and social relationship have positive and significant correlation with cognitive achievement, while empathy, social relationship and total EQ also have significant

associations with motor achievement. Only self motivation was significantly related to attitude of students.

Keywords: parenting, emotional intelligence, academic achievement, senior high school students

HUBUNGAN PENALARAN MORAL, KECERDASAN EMOSI,

RELIGIUSITAS, DAN POLA ASUH ORANGTUA OTORITATIF

DENGAN PERILAKU PROSOSIAL REMAJA

Penulis

Muhammad Farid, Drs., M.si.

Pembimbing: Prof. Dr. Yohana Endang Prawitasari

(2)

behaviors. The subject of the research are 439 adolescence, comprised of 189 males, and 250 females, age of 12 – 15 years old, 9 th grade taken randomly of 12 SMP (Junior High School) in Jombang city. Data collection applies psychology scales, namely pro-social behavior; emotional intelligence, religiosity, authoritative parenting scales, and Defining Issues Test. Data research are analyzed by applying multiple regression analysis, partial correlation, and t-test. The research findings represent that there are correlations between moral reasoning, emotional intelligence, religiosity, and authoritative parenting with adolescence’ pro-social behaviors. Each variable of moral reasoning, emotional intelligence, religiosity, and authoritative parenting positively correlate with adolescence pro-social behaviors. The fourth predictors contribute of 25.30% towards adolescence pro-social behavior. The formation of pro-social behaviors in cooperating, helping, sharing, considering others’ rights, and welfare of female are higher than the male. Moral reasoning, emotional intelligence, religiosity, and authoritative parenting are necessary to be developed as the effort to develop adolescence pro-social behavior.

INTISARI: Perilaku prososial merupakan perilaku komplek, dan membutuhkan perangkat teoritis untuk menjelaskan terjadinya perilaku prososial bagi remaja, agar remaja berperilaku sesuai norma tanggung jawab sosial. Tujuan penelitian adalah menjawab permasalahan tentang apakah ada hubungan penalaran moral, kecerdasan emosi, religiusitas, dan pola asuh orangtua otoritatif dengan perilaku prososial remaja. Apakah ada perbedaan bentuk perilaku prososial remaja lakilaki dan perempuan. Subjek penelitian adalah 439 remaja, terdiri dari 189 lakilaki dan 250 perempuan, usia 12 – 15 tahun, kelas 9 yang diambil secara random dari 12 SMP di kota Jombang. Pengumpulan data menggunakan skala psikologi, yaitu skala perilaku prososial, skala kecerdasan emosi, skala religiusitas, skala pola asuh orangtua otoritatif, dan Defining Issues Test. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi ganda, korelasi parsial, dan uji t. Temuan penelitian menunjukkan ada hubungan penalaran moral, kecerdasan emosi, religiusitas, dan pola asuh orangtua otoritatif dengan perilaku prososial remaja. Variabel penalaran moral, kecerdasan emosi, religiusitas, dan pola asuh orangtua otoritatif masingmasing berkorelasi positip dengan perilaku prososial remaja. Keempat prediktor memberi sumbangan 25,30% terhadap perilaku prososial remaja. Bentuk perilaku prososial bekerjasama, menolong, berbagi, mempertimbangkan hak dan kesejahteraan orang lain remaja perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Penalaran moral, kecerdasan emosi, religiusitas, dan pola asuh orangtua otoritatif perlu dikembangkan sebagai upaya mengembangkan perilaku prososial remaja.

Kata kunci perilaku prososial, penalaran moral, kecerdasan emosi, religiusitas, pola asuh orangtua otoritatif

Program StudiUGM

No Inventaris

DIS 170-H-2011

Deskripsi xvi, 217 p., bibl., ills., 29 cm.

Bahasa Indonesia

Jenis Disertasi

Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011

(3)

File

 Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)

 Ketentuan Layanan:

1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak

2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan kasus tersebut diatas maka dalam skripsi ini terdapat beberapa permasalahan yang akan dibahas yaitu pertama, apakah Asas Unus Testis Nullus Testis bisa

Awalnya saya mau daftar haji ONH pemerintah lalu bertemu teman yang sudah bergabung dengan Armina lebih dulu,.. kemudian dia menawarkan pada saya bisnis

Dengan melihat gaya belajar dari sebagian besar mahasiswa IT di UKM yang Extroversion – Intuition dan gaya belajar yang Individu “visual” maka proses

leh ka%ena itulah+ pa%a sufi (enis ini melakukan sikap )e%gantung kepada apa ?llah@. Delia%  suatu tempat dengan ikatan,ikatan atu%an te%tentu yang )e%sifat

Pembuatan binary tree lebih mudah menggunakan binary search tree (binary sorted tree) dengan cara : “ Jika nilai dari simpul yang akan disisipkan lebih besar dari simpul parent,

Suatu varietas tahan yang dapat digunakan mengendalikan virus tungro di suatu daerah endemis harus memiliki beberapa sifat, yaitu tahan terhadap vektor serangga, tahan terhadap

Dari berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan strategi penyesuaian sosial adalah sejauh mana individu bereaksi secara sehat dan efektif

Sehingga dapat disimpulkan bahwa debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu laporan keuangan pada perusahaan sub sektor tekstil &