• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

32

Hasil dari penelitian adalah aplikasi sistem pakar yang dapat mendeteksi kerusakan mobil vios melalui gejala-gejala yang diinputkan para user. Aplikasi ini dapat melaksanakan tugasnya berdasarkan pengetahuan yang terdapat di dalamnya seperti yang dilakukan manusia. Untuk itu agar aplikasi sistem pakar yang dikembangkan dapat mempunyai kecerdasan maka harus diberi suatu pengetahuan dan penalaran dari pengetahuan yang sudah didapat dalam menentukan kesimpulan layaknya seorang pakar.

Sistem pakar kerusakan mobil membutuhan informasi atau data tentang segala macam jenis kerusakan beserta gejala dan solusi. Informasi atau data telah didapatkan dari sebuah penelitian dengan proses wawancara dari seorang pakar dan studi pustaka. Dengan informasi atau data yang telah didapat maka dibangun sistem pakar kerusakan pada mobil dengan teknik penalaran untuk memecahkan masalah.

4.1.1 Analisa Data

Tahap analisa data merupakan tahap dalam pengembangan sebuah sistem, karena pada tahap ini dilakukan evaluasi kinerja, identifikasi masalah, rancangan sistem dan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk perancangan yang diinginkan sampai pada analisis yang diharapkan.

Perancangan pada analisa data ini terdiri dari analisa data kerusakan, data gejala, dan data solusi. Hal tersebut akan dijelaskan pada uraian dibawah ini :

4.1.1.1 Data kerusakan

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang gejala kerusakan mobil. Hasil wawancara dari pakar dan tentang gejala kerusakan didapatkan kejelasan tentang macam gejala tersebut. Berikut adalah macam-macam gejala kerusakan:

(2)

Tabel 4.1 Kerusakan No. Kode

kerusakan

Nama kerusakan

1 P1 Busi kotor

2 P2 Koil sudah tidak bagus

3 P3 Elektroda kotor

4 P4 Busi rusak

5 P5 Filter bensin mampet

6 P6 Kerenggangan pada busi tidak sesuai

7 P7 Filter bensin kotor

8 P8 Katup PVC tersumbat

9 P9 Elemen saringan udara kotor

10 P10 Sensor mata udara bocor

11 P11 Oli sudah tidak bagus

12 P12 Oli encer

13 P13 Oli tidak sesuai

14 P14 Selang radiator rusak

15 P15 Radiator rusak

16 P16 Radiator kotor

17 P17 Pipa radiator kotor

18 P18 Valve tidak duduk dengan sempurna

19 P19 Cylinder bore aus

20 P20 Main body ECU rusak

21 P21 Belt terlepas dari alur

22 P22 Kawatnya tersingkap

23 P23 Terjadi kerusakan pada baterai

24 P24 Commutator kotor

(3)

4.1.1.2 Data Gejala dan saran

Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi data jenis gangguan atau kerusakan beserta gejala-gejala dan saran penangannya. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan seorang pakar dan studi literatur yang diambil dari beberapa buku yang bersangkutan dengan kerusakan mobil vios yang dijadikan bahan referensi. Berikut tabel basis pengetahuan yang akan menjelaskan informasi gejala-gejala dan saran dari beberapa jenis kerusakan pada mobil vios.

Tabel 4.2 Basis Pengetahuan

No. Kerusakan Gejala Saran

1 Busi kotor  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/ buruk  Setelan koil tidak sempurna  Kualitas bahan bakar baik  Pembakaran tidak baik

 Bersihkan busi

2 Koil sudah tidak bagus

 Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Setelan koil tidak sempurna  Kualitas bahan bakar baik  Terjadi tumbukan pada koil

 Ganti dengan koil yang baru

3 Elektroda kotor  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Setelan koil tidak sempurna  Kualitas bahan bakar baik  Nyala busi tidak konstan

 Bersihkan elektroda

4 Busi rusak  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Setelan koil tidak sempurna

(4)

 Kualitas bahan bakar baik  Tidak ada loncatan bunga api 5 Filter bensin

mampet

 Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Setelan koil tidak sempurna  Kualitas bahan bakar baik  Tangki mesin kotor

 Bersihkan filter bensin

6 Kerenggangan pada busi tidak sesuai

 Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Susah distater

 Mesin brebet

 Pembakaran busi kurang konstan

 Atur kembali kerengganga n busi

7 Filter bensin kotor  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Susah distater

 Mesin brebet

 Supply bahan bakar tersendat

 Bersihkan filter bensin 8 Katup PVC tersumbat  Mesin hidup  Akselerasi tersendat/buruk  Setelan ECU tidak sempurna  Kompresi mesin tidak stabil  Waktu CO tidak sesuai

 Bersihkan katup 9 Elemen saringan udara kotor  Mesin hidup  Akselerasi tersendat/buruk  Setelan ECU tidak sempurna  Kompresi mesin tidak stabil  Terdapat benda asing pada

filter udara

 Bersihkan elemen saringan udara

(5)

10 Sensor mata udara bocor

 Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Setelan ECU tidak sempurna  Kompresi mesin tidak stabil  Susah distater pagi

 Ganti sensor mata udara

11 Oli sudah tidak bagus

 Mesin hidup

 akselerasi tersendat/buruk  Tarikan awal terasa berat  Kekentalan oli berkurang  Oli berubah warna

 Ganti oli

12 Oli encer  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Tarikan awal terasa berat  Kekentalan oli berkurangan  Penggunaan mobil

berlebihan

 Ganti oli

13 Oli tidak sesuai  Mesin hidup

 Akselerasi tersendat/buruk  Tarikan awal terasa berat  Suara mesin kasar

 Terjadi banyak gesekan dimesin  Ganti dengan yang sesuai 14 Selang radiator rusak  Mesin hidup

 Mesin mudah panas  Air radiator berkurang  Tutup radiator bagus  Selang radiator bocor

 Ganti selang radiator

15 Radiator rusak  Mesin hidup

 Mesin mudah panas

(6)

 Air radiator berkurang  Tutup radiator bagus  Suhu indicator rusak 16 Radiator kotor  Mesin hidup

 Mesin mudah panas  Air radiator berkurang  Sirkulasi air radiator kurang

bagus

 Care tersumbat

 Bersihkan radiator

17 Pipa radiator kotor  Mesin hidup

 Mesin mudah panas  Air radiator berkurang  Sirkulasi air radiator kurang

bagus

 Air tidak mengalir dengan baik pada radiator

 Bersihkan pipa radiator

18 Valve tidak duduk dengan sepurna

 Mesin hidup

 Tenaga mesin berkurang  Kompresi mesin rendah  Posisi valve tidak sesuai  Suara mesin kasar

 Atur kembali posisi valve

19 Cylinder bore aus  Mesin hidup

 Tenaga mesin berkurang  Kompresi mesin rendah  Posisi valve tidak sesuai  Oli cepat habis

 Ganti dengan yang baru

20 Main body ECU rusak

 Mesin mati

 Penggerakan kunci steering bermasalah

 Ganti main body ECU

(7)

 ECU kunci Steering tidak berfungsi dengan baik

 Tahanan tidak sesuai standart 21 Belt terlepas dari

alurnya

 Mesin mati

 Mesin tidak dapat berputar  Terjadi perubahan bentuk

drive belt

 Retak sampai ke kawat lebih dari 1 tempat

 Belt tidak diposisi semula

 Perbaiki posisi belt

22 Kawatnya tersingkap

 Mesin mati

 Mesin tidak dapat berputar  Terjadi perubahan bentuk

drive belt

 Retak sampai ke kawat lebih dari 1 tempat  Belt tutup  Atur kembali posisi kawatnya 23 Terjadi kerusakan pada baterai  Mesin mati

 Mesin tidak dapat berputar  Batrei tidak sesuai standart  Perubahan bentuk pada batrei  Baterai bocor

 Ganti baterai

24 Commutator kotor  Mesin mati

 Mesin tidak dapat berputar  Starter amature assembly

tidak berfungsi dengan baik  Commutator terbakar  Commutator berdebu

 Bersihkan commutator

(8)

 Mesin tidak dapat berputar  Kelistrikan dan baterai bagus  Putaran mesin tidak langsam  Coil terbakar

baru

4.1.2 Analisa Proses

4.1.2.1 Relasi Antara Kerusakan dan Gejala

Aplikasi sistem pakar membutuhkan adanya relasi data kerusakan dengan gejala yang ada atau yang disebut dengan tabel keputusan. Dari data penyakit dan gejala yang ada dapat menjadi tabel keputusan yang berisi relasi atau hubungan antar kerusakan dengan gejalanya.

4.1.2.2 Pohon Keputusan

Pohon keputusan merupakan suatu rancangan yang digunakan untuk membantu membangun sebuah sistem pakar. Pohon keputusan tersebut diawali dengan fakta-fakta yang ada yang berakhir dengan solusi. Perancangan pohon keputusan dilakukan dapat membantu dalam pembuatan aturan (rule). Berikut ini adalah pohon keputusan yang dirancang berdasarkan tabel keputusan yang telah dibuat. 4.1.1.1 Proses rule

Proses rule mengacu dari rancangan pohon keputusan yang telah dibuat. Beberapa rule untuk pengetahuan mengenai jenis gejala kerusakan. Dalam sistem pakar ini menggunakan metode forward chaining dilakukan mulai dari fakta-fakta yang ada dalam knowledge base dan akan ditemukan kesimpulan baru sehingga dapat digunakan untuk melakukan inferensi yang lebih jauh. Berikut adalah pembentukan rule gejala kerusakan mobil vios yang digunakan untuk membangun sistem.

(9)

Aturan

R1 IF G1 AND G2 AND G3 AND G4 AND G5 THEN P1 R2 IF G1 AND G2 AND G3 AND G4 AND G6 THEN P2 R3 IF G1 AND G2 AND G3 AND G4 AND G7 THEN P3 R4 IF G1 AND G2 AND G3 AND G4 AND G8 THEN P4 R5 IF G1 AND G2 AND G3 AND G4 AND G9 THEN P5 R6 IF G1 AND G2 AND G10 AND G11 AND G12 THEN P6 R7 IF G1 AND G2 AND G10 AND G11 AND G13 THEN P7 R8 IF G1 AND G2 AND G14 AND G15 AND G16 THEN P8 R9 IF G1 AND G2 AND G14 AND G15 AND G17 THEN P9 R10 IF G1 AND G2 AND G14 AND G15 AND G18 THEN P10 R11 IF G1 AND G2 AND G19 AND G20 AND G21 THEN P11 R12 IF G1 AND G2 AND G19 AND G20 AND G22 THEN P12 R13 IF G1 AND G2 AND G19 AND G23 AND G324 THEN P13 R14 IF G1 AND G26 AND G27 AND G28 AND G29 THEN P14 R15 IF G1 AND G26 AND G27 AND G30 AND G31 THEN P15 R16 IF G1 AND G26 AND G27 AND G30 AND G32 THEN P16 R17 IF G1 AND G26 AND G27 AND G30 AND G33 THEN P17 R18 IF G1 AND G34 AND G35 AND G36 AND G37 THEN P18 R19 IF G1 AND G34 AND G35 AND G36 AND G38 THEN P19 R20 IF G1 AND G34 AND G35 AND G39 AND G40 THEN P20 R61 IF G39 AND G40 AND G41 AND G42 AND G43 THEN P21 R62 IF G39 AND G40 AND G43 AND G44 AND G45 THEN P22 R63 IF G39 AND G40 AND G44 AND G45 AND G46 THEN P23 R64 IF G39 AND G40 AND G50 AND G51 AND G52 THEN P24 R65 IF G39 AND G40 AND G53 AND G54 AND G55 THEN P25

(10)

Proses cara kerja metode forward chaining pada sebuah kasus basis pengetahuan :

Terdapat sebuah rule yang berisikan data dari gejala kerusakan yang diambil dari tabel keputusan sebagai berikut :

R1 = IF G1 and G2 and G3 and G4 and G5 Then P1 R2 = IF G1 and G2 and G3 and G4 and G6 Then P2 R3 = IF G1 and G2 and G3 and G4 and G7 Then P3 R4 = IF G1 and G2 and G3 and G4 and G8 Then P4

Jika informasi yang dimasukan berupa fakta R2 maka proses fakta G1,G2, G3,G4 dan G6 maka proses kerja yang akan terjadi sebagai berikut:

R1  G1,G2,G3,G4 (P1) = Gejala yang terdeteksi/jumlah = 4/5 = 0,8

R2  G1,G2,G3,G4,G6 (P2)= Gejala yang terdeteksi/jumlah = 5/5 = 1

R3  G1,G2,G3,G4 (P3)= Gejala yang terdeteksi/jumlah = 4/5 = 0,8

R4  G1,G2,G3,G4 (P4)= Gejala yang terdeteksi/jumlah = 4/5 = 0,8

Maka kemungkinan yang terdeteksi pada sebuah kasus yang ada diatas adalah sebagai berikut:

R1 adalah 0,8%, R2 adalah 1%, R3 adalah 0,8%, R4 adalah 0,8%. Jadi pada kasus tersebut telah diketahui bahwa R2 adalah kemungkinan yang akan terjadi, karena R2 memiliki rasio nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain.

(11)

4.1.3 Use Case Diagram

Gambar 4.1 Use Case Diagram

Use case diagram sistem pakar diagnosa gejala kerusakan mobil vios berbasis android teridiri dari 2 aktor yaitu pengguna dan admin. Pengguna memilih ganguan dan setelah diproses akan ditampilkan hasil kesimpulan dan saran. Admin melakukan login kemudian mengelola data pertanyaan, kesimpulan tujuan, kamus dan logout untuk keluar dari sistem.

(12)

Class diagram sistem pakar pada gangguan sistem endokrin manusia berbasis android terdiri dari 6 class yaitu class admin, class kamus, class pertanyaan, class tujuan, class arahan dan class kesimpulan.

Gambar 4.2 Class Diagram 4.1.2.7 Desain input output

1. Home 11:30 Menu Utama TOYOTA Kamus Profil Panduan Identifikasi Keluar Admin

(13)

Rancangan home seperti gambar 4.3 digunakan pengguna untuk mencari identifikasi, kamus, panduan, profil, admin, keluar.

2. Identifikasi 11:30 Identifikasi <<display pertanyaan>> Ya Tidak Sebelumnya Menu Utama

Gambar 4.4 Rancangan Identifikasi

Rancangan diagnosa seperti gambar 4.4 digunakan untuk menampilkan menu identifikasi. Pada layar ini berisi pertanyaan untuk identifikasi kerusakan mobil Toyota All New Vios.

3. Kamus

11:30

Kamus

<<display>> X-25-x

Identifikasi kerusakan Mobil Toyota All New Vios

Keterangan :

Cari Bersihkan

Menu Utama

(14)

Rancangan kamus sseperti gambar 4.5 digunakan untuk menampilkan informasi kata seputar kata asing yang terdapat dalam tabel kamus. Pada layar ini juga terdapat tombool cari untuk ke proses pencarian kata.

4. Login admin 11:30 Login Admin Menu Utama Username : Password : X-15-x X-15-x Login Bersihkan

Gambar 4.6 Rancangan Login admin

Rancangan kamus sseperti gambar 4.6 digunakan untuk menampilkan form login bagi admin untuk dapat masuk ke dalam halaman administrator.

(15)

11:30 Admin X-10-x X-15-x X-15-x X-15-x Username Pass Baru : Pass Lama :

Ulangi Pass Baru :

Simpan Bersih

Menu Admin cari

Gambar 4.7 Rancangan Admin

Rancangan kamus sseperti gambar 4.7 digunakan untuk menampilkan data admin dan terdapat form untuk meng-edit

password admin. Berikut ini adalah rancangan layar Admin Edit Password. 6. Menu admin 11:30 Menu Admin Logout Kamus Edit Password Pertanyaan Kesimpulan Arahan Jurusan

(16)

Rancangan kamus sseperti gambar 4.8 digunakan untuk admin memantau beberapa pilihan seperti; pertanyaan, kesimpulan, arahan jurusan, kamus ,edit password, logout.

4.2 Pembahasan

4.2.1 Menu Utama

Pada tampilan layar gambar 4.9 berisi kegunaan system pakar dan terdapat 6 menu, menu tersebut antara lain ; Identifikasi, Kamus, Panduan, Profil, Admin, Keluar.

4.2.2 Gambar 4.9 Tampilan Menu Utama

4.2.3 Identifikasi

Tampilan layar halaman identifikasi pada Gambar 4.10 berisi halaman untuk melakukan proses identifikasi kerusakan mobil Toyota All New Vios. Setelah menu ‘Identifikasi’ dipilih, maka akan muncul pertanyaan pertama. Pada pertanyaan pertama, terdapat 2 (dua) pilihan: “Ya” dan “Tidak”. Terdapat pula tombol “Sebelumnya” untuk kembali ke pertanyaan sebelumnya, serta tombol “Menu Utama” untuk kembali ke Menu Utama.

(17)

Gambar 4.10 Tampilan Identifikasi

4.2.4 Kamus

Pada tampilan layar halaman kamus terdapat tombol “ Cari” untuk mencari arti kata (istilah) yang dianggap sukar atau tidak dimengerti oleh user, tombol “Bersihkan” untuk membersihkan field pada halaman kamus dan tombol “Menu Utama untuk kembali ke halaman Menu Utama”.

(18)

Gambar 4.11 Tampilan Kamus 4.2.5 Login Admin

Halaman login admin digunakan oleh admin untuk dapat mengakses (menambah, mengubah, atau menghapus) isi database dari aplikasi ini. Pada layar halaman login admin terdapat tombol “Login”, “Bersihkan” dan “Menu Utama”. Tombol “Login”

digunakan admin untuk masuk ke halaman menu admin jika

username dan password yang dimasukkan sesuai dengan yang

berada di database. Jika tidak sesuai, akan muncul pesan Admin tidak terdaftar. Tombol “Bersihkan” digunakan untuk membersihkan layar halaman dan tombol “Menu Utama” untuk kembali ke menu utama

Gambar 4.12 Tampilan Login Admin

4.2.6 Admin

Pada halaman Admin ini yang mempunyai hak akses hanya Admin, berisikan menu “Tambah”, “Ubah”, “Hapus”. Pada form

(19)

pertanyaan terdapat tombol tambah yang berfungsi untuk menambahkan data, tombol “Ubah” pada form Ubah Pertanyaan berfungsi untuk mengubah data pertanyaan, sedangkan tombol “Hapus” pada form Hapus Pertanyaan berfungsi untuk menghapus pertanyaan. Terdapat juga tombol “Bersihkan” dalam setiap form yang digunakan untuk membersihkan layar form dan tombol “Menu Admin” untuk kembali ke Menu Admin.

Gambar 4.13 Tampilan Admin

(20)

Pada halaman menu admin seperti pada Gambar 4.14 terdapat menu “Pertanyaan”, “Kesimpulan”, “Arahan”, “Jurusan”, “Kamus”, “Edit password” dan “Logout”. Semua menu tersebut dapat digunakan untuk menambah, mengubah, dan menghapus, kecuali menu “Edit Password” yang hanya dapat mengubah

password admin saja. Selain itu juga terdapat menu “Logout”

untuk keluar dari halaman menu admin.

Gambar 4.14 Tampilan Menu Admin

4.3 Pengujian Sistem

Untuk mencari kesalahan-kesalahan dalam sistem(bug) digunakan metode pengujian black box. Hasil pengujian sistem terdapat pada tabel berikut:

Input Output Hasil Uji

Klik menu Identifikasi Menampilkan halaman diagnosa Berhasil Klik YA pada

halaman Identifikasi

Menampilkan halaman kesimpulan Berhasil

Klik menu kamus Menampilkan halaman kamus Berhasil Klik menu panduan Menampilkan halaman panduan Berhasil Klik tombol profil Menampilkan halaman profil Berhasil

(21)

Klik tombol admin Menampilkan halaman login admin Berhasil Klik tombol login Menampilkan halaman menu admin Berhasil Klik tombol keluar Aplikasi akan keluar Berhasil

Tabel 4.5 Pengujian Black Box

Dari hasil pengujian sistem yang telah dilakukan telah sesuai pada proses awal perancangan sistem tersebut, sehingga aplikasi ini dapat di gunakan di untuk umum.

4.4 Hasil Uji Coba

Untuk mengukur kinerja dan manfaat sistem secara keseluruhan maka digunakan angket kuisioner yang ditujukan kepada penderita kerusakan dan masyarakat umum sebagai sampel. Varibel pengukuran meliputi varibel x yaitu kinerja sistem secara keseluruhan dan variabel y manfaat dari sistem. Berikut ini merupakan tabel kuisioner yang diberikan:

No Pertanyaan SS S KS TS STS

1 Sistem dapat digunakan dalam Masyarakat Umumnya.

2 Sistem berjalan dengan tepat sesuai dengan fungsinya.

3 Sistem memudahkan pengguna untuk mencari informasi seputar kerusakan mobil vios dimana saja dan kapan saja.

4 Dalam implementasinya sistem mudah digunakan.

5 Instalasi sistem mudah dilakukan. 6 Sistem dapat dipahami dengan jelas. 7 Petunjuk penggunaan aplikasi sangat

membantu dalam penggunaannya. 8 Sistem memberikan rekomendasi

(22)

Tabel 4.6 Angket Kuesioner

Pada kuesioner tersebut terdapat 8 pernyataan mengenai sistem. Dan responden menilai berdasarkan kriteria penilaian yang dianggap sesuai. Kriteria penilaian tersebut antara lain di sajikan pada tabel berikut:

No Kriteria Bobot

1 Sangat Setuju (SS) 5

2 Setuju (S) 4

3 Kurang Setuju (KS) 3

4 Tidak Setuju (TS) 2

5 Sangat Tidak Setuju 1

Tabel 4.7 Kriteria Penilaian Kuesioner

Berikut ini adalah hasil pengisian kuesioner oleh responden:

N

o Nama

Akumulasi Jawaban Jumla

h Bobot SS Bobo t SS S Bobo t S K S Bobot KS T S Bobot TS ST S Bobot STS 1 Renaldi 8 40 0 0 0 0 0 40 2 Arjun 4 20 3 12 1 3 0 0 35 3 Ricky .A 2 10 5 20 1 3 0 0 33 4 Febrian R L 5 40 0 0 0 0 40 5 Fajar Dwiyan S N 6 30 2 8 0 0 0 38 6 Achmad Risky 6 30 2 8 0 0 0 38

(23)

7 Rudi 1 5 5 20 2 6 0 0 31 8 Rya W 4 20 2 8 2 6 0 0 34 9 Puspita Siwi 4 20 4 16 0 0 0 36 1 0 Anang 4 20 4 16 0 0 0 36 1 1 Irfan Tri S 8 40 0 0 0 0 40 1 2 M. Sholiqin 5 25 3 12 0 0 0 37 1 3 Denny D 7 35 1 4 0 0 0 39 1 4 Agus S 5 25 3 12 0 0 0 37 1 5 Widya K 8 40 0 0 0 0 40 1 6 Dewi Indah 2 10 5 20 1 3 0 0 33 1 7 Siti M 3 15 4 16 1 3 0 0 34 1 8 Nuryati 4 20 3 12 1 3 0 0 36 1 9 Maria N A 2 10 5 20 1 3 0 0 33 2 Fajar N 6 30 2 8 0 0 0 38

(24)

0 2 1 Supriyanto 4 20 4 16 0 0 0 36 2 2 Agus Sufiyat 5 25 3 12 0 0 0 37 2 3 Wiwin K 2 10 6 24 0 0 0 34 2 4 Abdull Manaf 5 25 3 13 0 0 0 38 2 5 Andy Dwy B 3 15 4 16 1 3 0 0 34 Jumlah Bobot 907 Rata-rata Nilai 4,535 Presentase Kepuasan 90,7

Tabel 4.8 Hasil Respon dari Responden

Data dari tabel 4.8 didapatkan oleh 25 orang responden. Dari 25 responden tersebut bobot yang dapatkan sistem adalah 907 dengan rata-rata nilai 4,535. Dengan demikian hasil presentase kepuasan berdasarkan kinerja dan manfaat yang ada adalah 90,7%.

Gambar

Tabel 4.1 Kerusakan  No.   Kode
Tabel 4.2 Basis Pengetahuan
Tabel 4.4 Pembentukan Rule
Gambar 4.1 Use Case Diagram
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tombol Tambah pada setiap halaman menu pada Admin Sistem dapat menampilkan halaman untuk menambahkan data Setelah tombol diklik, sistem dapat menampilkan halaman untuk

Saat menjalankan aplikasi Wisata Lokal Jepara maka akan muncul halaman awal yang di dalamnya terdapat tombol start untuk memulai atau menuju ke halaman main menu,

“NEXT” atau tombol lain sesuai dengan tahapan. Untuk gambar pada kasus tumbukan pun diubah menjadi video berdasarkan masing-masing jenis tumbukan. Dan tampilan KI KD dibuat

Pada tombol play, tombol pengaturan, dan tombol petunjuk akan menuju pada halaman berikutnya, sedangkan tombol keluar berfungsi untuk keluar/menutup aplikasi Game Edukasi

Semua fungsi terdahulu tidak akan efektif tanpa adanya fungsi pengawasan, atau sekarang banyak digunakan istilah pengendalian. Pengawasan dapat dianggap sebagai

Pada halaman ini juga terdapat tombol “KEMBALI” untuk memudahkan pengguna kembali kehalaman Daftar Penyakit, dan juga tombol Home untuk kembali ke halaman Home atau

Dalam pengujian halaman Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin ini terdapat sepuluh tombol yang diuji, yaitu tombol Ketua Umum, tombol Sekretaris dan Wakil Sekretatis,

Dari tabel data lowongan magang, tampilan memiliki beberapa komponen yaitu tombol pendaftar untuk melihat daftar mahasiswa yang sudah mendaftar & tombol edit untuk mengubah data