PENGARUHFAKTORINTERNALDANEXTERNALDIRISUMBER DAYAMANUSIATERHADAPMINATBERWIRAUSAHA (StudipadaMahasiswaFakultasEkonomiUniversitasMuhammadiyah
Jember)
AkhmadSuharto1,RudiKusubagio.2,AbadiSanosra3danM. MishbahA4
1ProdiManajemen FEUniversitas Muhammadiyah Jember 2ProdiManajemen 3ProdiManajemen FEUniversitas FEUniversitas Muhammadiyah Muhammadiyah Jember Jember 4 AlumniFEUNiversitas Muhammadiyah Jember
ABSTRAK
Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan external
diri sumberdaya manusia terhadap minat berwirausaha. Objek penelitian ini adalah mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember yang memiliki sampel sebanyak 90 mahasiswa dengan catatan yang sudah menempuh matakuliahkewirausahaan.Teknikpengambilansampel menggunakanStratified Random
Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner
danalatanalisisdatamenggunakanregresilinierberganda. Berdasarkan hasil analisis penelitian secara parsial faktor internal diri, berpengaruh signifikan terhadap minatberwirausahamahasiswadengannilaikoefisienbetasebesar 2,637 dan sig. 0,010. Sedangkan secara parsial faktor external diri, berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa dengan nilai koefisien beta faktor externaldirisebesar 5,630 dansig. 0,000. secarasimultanfaktorinternal dan external diri sumber daya manusia berpengaruh secara signifikan terhadap minatberwirausaha mahasiswa dengannilaikoefifien beta121,394dan sig.0,000. KataKunci:faktorinternaldiri,
faktorexternaldiridan minatberwirausaha
ABSTRACT
This studyaimsto investigatetheinfluenceofinternalfactorsand externalhuman resources themselves against interestinentrepreneurship. Theobjectofthisstudy was student of economic faculty ofUniversity ofMuhammadiyah Jember which has a sample of 90 students with a record that already take entrepreneurship courses. The sampling technique using Stratified Random Sampling.The technique of collecting data using interviews, questionnaires and data analysis tools using multiple linear regression. Based on the partial results of the study analyzesinternal factorsthemselves,significanteffectonstudentinterestin entrepreneurship with a beta coefficient of2.637 and sig. 0,010. Whilepartially self external factors, significantly influence student interest in entrepreneurship with external factor beta coefficient of 5.630 and sig themselves. 0,000. simultaneous internal and external factors themselves human resources significantly affect the interest in entrepreneurship students with koefifien beta value of121.394 and sig. 0,000, as wellas the most dominant variable is the external factors affecting themselves with the coefficient 5.630. This is notconsistentwiththehypothesisthatin thewakethatthemostdominantvariable influencing factoristheinternalself.
Keywords: internal factorsthemselves, external factorsthemselves and the
PENDAHULUAN
Krisis ekonomi duniayang berdampak buruk pada perekonomian di Indonesia ditandai dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok dalam negeri.Tidakhanyaberdampakpadanaiknyaharga-harga,krisisekonomi juga mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia. Data yang dirilisolehILO(InternationalLabourOrganization)menyebutkan bahwajumlah pengangguranduniapadatahun2013 bertambahsebanyak5,1jutaorangmenjadi lebih dari 200 juta orang (Indonesiango, 2012:1). menyebutkan jumlah wirausahawanIndonesiahanya1,9persendari 250jutapenduduk(Pratama,2013) Singapura Jumlah wirausaha di Singapura mampu mencapai angka 7% dari jumlah penduduknya. Partnership for Public Service (PPS) menemukan „hanya‟ enampersensarjanaAmerikaSerikat,atausekira2.100orang,yangmaubekerja disektor pemerintahan(Meinita, 2012). Faktalain, pada1990-ansaja, diketahui bahwa60 persensiswaSMAdiAmerikaingin menjadipengusaha.
Dalam usahamenumbuhkan minat berwirausaha, maka terlebih dahulu perlu diketahuifaktor-faktor yang memengaruhitimbulnya minat tersebut. Faktor-
faktor yang memengaruhiminat berwirausaha dapat terus dikembangkan sehingga minat dapat diwujudkan mejadi usaha mandiri. Minat diartikan sebagai suatu kondisi yang terjadiapabila seseorang melihat ciri-ciriatau artisementara situasi yang dihubungkan dengan keinginan-keinginan atau kebutuhan kebutuhannya sendiri(Sardiman,1995).Dengan demikian minatdapatditumbuhkan dengan menghubungkan seseorang dengan kebutuhannya sehingga timbul keinginan untukmemenuhinya.Mengenai minatberwirausaha,Mahesa&Rahardja(2012) menguraikan bahwa minat berwirausaha adalah kecenderungan hatidalamdiri subjek untuk tertarik menciptakan suatu usaha yang kemudian mengorganisir, mengatur, menanggung resiko dan mengembangkan usaha yang diciptakannya sendiri.
Salah satufaktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan disuatu negara terletakpadaperananperguruantinggi melalui penyelenggaraanpendidikan kewirausahaan (Suharti &Sirine, 2011:125).Pihak perguruantinggibertanggung jawab dalam mendidik mahasiswanya serta memberikan motivasi sehingga merekaberani untukberwirausaha.Perguruantinggi sebagai penyediafasilitas kewirausahaan, tidakakan mencapaitujuannya dalammenghasilkan lulusanyang berwirausaha bila tidak disertaidengan minatyangtimbuldalamdirimahasiswa. Dengan demikian persoalan yang dihadapi perguruan tinggi adalah bagaimana cara menumbuhkan minat berwirausaha pada mahasiswa sehingga pilihan karir yangmerekapilih setelahlulus adalahsebagaiwirausahawan.
Program Studi Manajemen dan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi
Universitas Muhammadiyah Jember merupakan Lembaga Pendidikan yang bertujuan mencetak sarjanasarjana mudayangmemilikikualitasyangtinggidan berdaya saing. juga dirasaperlu mengembangkan jiwa kewirausahaan dalamdiri mahasiswanya. Minat berwirausaha dapat terus dikembangkan menjadi usahanyata sebagai aplikasi dari jiwa kewirausahaan yang dimiliki. Program Studi Manajemen dan Akuntansi diharapkan juga mampu menghasilkan lulusan yang ikut serta mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian bangsa melaluikewirausahaan. Sebagaipenyelenggara pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember telah menetapkan Mata Kuliah Kewirausahaan sebagai
matakuliahwajibyangharusditempuhmahasiswasupayawawasan mahasiswa mengenaikewirausahaandapatberkembang.FakultasEkonomi Universitas Muhammadiyah Jember menempatkan mata kuliah Kewirausahaan sebagai mata kuliah wajibyangharusditempuh mahasiswa padasemestertiga.
Tabel1 RekapitulasiKeseluruhanMinatBerwirausaha Mahasiswa No. Program Studi Tahun Angkatan Jumlah Objek Mencari Kerja Berwirausaha 1 Manajemen 2012 10 orang 4 orang 6 orang 2 Akuntansi 2012 10 orang 5 orang 5 orang 3 Manajemen 2011 10 orang 7 orang 3 orang 4 Akuntansi 2011 10 orang 6 orang 4 orang
40 orang (100%) 22 orang (55%) 18 orang (45%) Sumber:DataDiolah (2015)
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (2010) menyebutkan bahwa sebagian besarlulusan perguruan tinggi cenderung memilih sebagaipencarikerja dari pada pencipta lapangan pekerjaan. Dalam mengatasi permasalahan ini diperlukankerjasamaantaraperguruantinggisebagai penyelenggarapendidikan, mahasiswa sebagai pelaku usaha dan pemerintah. Persepsi mahasiswa mengenai profesiwirausahawanharusdiperkuatsehinggamenjadi doronganpositifbagi mahasiswa untuk memulai usaha sejak masa kuliah, karena kemungkinan setelah lulus akan melanjutkan usahayangsudahdirintisnya.
Dari uraianyang ada maka rumusan masalah dalampenelitian iniadalah
apakahfaktorInternaldanExternalberpengaruhsecaraparsial terhadapminat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember? Apakah faktor Internaldan External berpengaruh secara simultan terhadapminatberwirausahapadamahasiswaFakultasEkonomi Universitas MuhammadiyahJember?Manakahfaktordominanuntukmempengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember?
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan memberikan bukti empiris mengenai:Untuk mengetahuipengaruh faktor Internaldan Externalsecara parsial terhadapminatberwirausahapadamahasiswaFakultasEkonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Untuk mengetahuipengaruh faktor Internaldan External secarasumultan terhadapminatberwirausahapadamahasiswaFakultasEkonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Untuk mengetahui faktoryangdominan mempengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember.
TINJAUANPUSTAKA ManajemenSumberDaya Manusia
Manajemen berasal dari kata “to manage” yang berarti mengurus, mengatur, melaksanakan, dan mengelola. Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber- sumberlainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen initerdiridarienamunsur(6M)men, money,method,materials,machine, dan market
Unsur men (manusia iniberkembang menjadisuatu bidang ilmu manajemenyang di sebut Manajemen Sumber Daya Manusia atau disingkat MSDM yang
merupakanterjemahan darimanpowermenegement.
MSDM itu sendiri merupakansuatu bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungandan peranan manusia dalam organisasiperusahaan. Unsur MSDM adalahmanusia yangmerupakantenagakerjadalamperusahaan. Dengan demikian, fokus yang dipelajari MSDM ini hanyalah masalah yang berhubungan dengantenagakerjamanusia saja(Hasibuan, 2001:10).
Beberapa ahli memberikan macam macam definisi mengenai MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia), antara lain menurut Hasibuan (2010:10) adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan
perusahaan, karyawan, danmasyarakat. Menurut Marwansyah (2010:3) berpendapat bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber dayamanusia,rekrutmen dan seleksi,pengembangan sumberdayamanusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasidan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatankerja,dan hubungan industrial.
Kewirausahaan
Menurut WinarsoDrajat Widodo (2005), wirausaha adalah usaha atau
bisnis yang selalu berusaha memindahkan segala sumber daya ekonomi dari wilayah yang kurang produktif ke wilayah yang lebih produktif untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar, dan semakinbesar, pendapatlaindari Rambat Lupiyoadi dan Jero Wacik (1998) mendefinisikan bahwa wirausaha adalah kegiatan yang melaksanakanprosespenciptaankekayaandannilaitambah melaluai penelorandanpenetasangagasan,memadukansumberdayadan merealisasikan gagasantersebutmenjadikenyataan.
Secara umumtahap-tahap melakukan wirausaha menurut Suryana (2001) yaitu:
a. Tahap memulai, dimana seseorang yangberminat untuk melakukan usaha
mempersiapkansegala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usahabaruyangmemungkinkan untuk dibukanyausahabaru.
b. Tahap pelaksanaanusaha, tahap ini seoramg wirausaha mengelola berbagai
aspek yangterkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek: pembiayaan, SDM,kepemilikanorganisasi,kepemimpinan,organisasi,kepemimpinan yang meliputi pengambilan resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakuan evaluasi.
c. Mempertahankan usaha, tahap dimana wirausahaberdasarkanhasilyangtelah
dicapai melakukananalisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti, sesuaidengankondisiyangdihadapi,
d.Mengembangkanusaha,dimanajikahasilyang diperoleh positif,mengalami perkembangan, dan dapat bertahan maka perluasanusaha menjadisalahsatu pilihanyangmungkin bisadiambil.
Faktor-faktor Yang Menyebabkan Kegagalan Wirausaha Menurut Zimmerer(dalamSuryana,2003: 44-45)ada beberapa factor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usaha barunya
a. Tidakkompetendalammanajerial.Tidakkompetenatau tidakmemiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebabutamayangmembuatperusahaankurangberhasil.
b. Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilanmengelolasumberdayamanusia,maupun kemampuan mengintegrasikan operasiperusahaan.
c. Kurang dapatmengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik,faktoryangpalingutamadalamkeuanganadalahmemelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruandalam memeliharaalirankasakanmenghambatoperasional perusahandan mengakibatkan perusahaantidaklancar.
d. Gagal dalamperencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekaligagaldalamperencanaan maka akan mengalamikesulitan dalampelaksanaan.
e. Lokasi yangkurang memadai. Lokasi usahayang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yangtidak strategis dapatmengakibatkan perusahaansukarberoperasikarenakurangefisien.
f. Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapatmengakibatkan penggunaan alattidakefisien dan tidakefektif.
g. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikapsetengah hati, kemungkinan gagalmenjadibesar.
h. Ketidak mampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. Wirausaha yang kurang siap menghadapidanmelakukanperubahan, tidak akan menjadiwirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanyabisadiperolehapabilaberani mengadakanperubahandanmampu membuat peralihan setiapwaktu.
MinatBerwirausaha
Menurut Muhajir (1996) minat merupakan kecenderungan efektif seseorang untuk membuat pilihan aktifitas. Kondisi-kondisi insidental dapat merubah minat seseorang, sehingga dapat dikatakan bahwa minat itu tidak stabil sifatnya. Sedangkan menurut Winkel (2004:650), minat yaitu kecendrungan yang agak menetap pada seseorang untuk merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan terasa senang berkecimpung dalamberbagaikegiatan. Yangberkaitandenga bidang itu. Sedangkan menurutG. Meredith (2002), para wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilaikesempatan- kesempatanbisnismengumpulkansumberdayayang dibutuhkan gunamengambil keuntungan dari padanya dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan sukses. Jadidapat disimpulkan bahwa minat berwirausahaadalahpilihanaktivitas seseorang karena tertarik, senang dan berkeinginan untuk berwirausaha serta beranimengambilresikountuk meraihkesuksesan.
Kewirausahaan merupakan kemampuan individu untuk menggunakan kesempatan melaluiberbagai jalan. Kewirausahaan jugadapat diartikan sebagai suatu usaha untuk nilai kreasi melalui kesempatan bisnis, manajemen
pengambilan resiko dari peluang yang ada dan memulaikemampuan komunikasi dan keahlian manajemen dalam menggerakan manusia, keuangan dan sumberdayamateriuntuk menghasilkan proyekdengan baik(Ranto,2007).
Sedangkan wirausahamerupakan seorang yang mengambil resiko yang
diperlukanuntuk mengorganisasi dan mengelola suatu bisnis dan menerima imbalan atau balas jasa berupa keuntungan (profit). Dalam bentukfinansial maupun non finansial. Seorang yang mampu dan berani menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiridan orang lain, yang bertujuan mencaripenghasilan untuk memenuhi kebutuhanhidup sendiridan masyarakatpadaumumnya.
Selanjutnya,Riyanti(2008)mengatakanbahwaintensi merupakanposisi seseorang dalam dimensi probabilitas subjektif yang melibatkan suatu hubungan antara dirinya dengan beberapa tindakan. Intensi merupakanfaktor motivasional yang mempengaruhi tingkah laku. Intensi dipandang sebagai bahan yang paling dekat dariindividuuntuk melakukanprilaku, makadengandemikianintensidapat dipandang sebagaihalyang khusus darikeyakinan yang objeknya selaluindividu dan atribusinya selalu prilaku.
Intensi,menurutSanjaya(2007)memainkan peranan yang khasdalam mengarahkan tindakan, yakni menghubungkan antara pertimbangan yang mendalamyangdiyakinidan diinginkan oleh seseorang dengan tindakan tertentu. Selanjutnya intensi adalah kesungguhan niat seseorang untukmelakukan perbuatan ataumemunculkan suatu prilaku tertentu. Maka intensikewirausahaan dapatdiartikansebagi niatataukeinginanyangadapadadiri seseoranguntuk melakukan suatutindakamwirausaha(Wijaya,2007).
Menurut Indarti dan Kristiansen (2003) intensi wirausaha seseorang
terbentuk melaluitiga tahap yaitu motivasi(motivation), kepercayaan diri(belief), serta keterampilan dan kompetisi (skill and Competense). Setiap individu memilikikeinginan(motivation)untuksucses.Individuyangmemiliki needfor achievemen yang tinggi akan mempunyai usaha yang lebih untuk mewujudkan apa yang diinginkannya. Kebutuhan akan pencapaian membentuk kepercayaan diri (belief) dan pengendalian diri yang tinggi (locus of control) pengendalian yang tinggi terhadap lingkungan memberikan individu keberanian dalam mengambilkeputusandanresikoyangada(Wijaya,2007).
Selanjutnyaindividuakanmempunyai kepercayaanataskemampuandan kompetensinya dalam menyelesaikan pekerjaannya. Individu yang merasa memilikiself efficacy yang tinggi akan memiliki intensi yang tinggi untuk kemajuandirimelaluikewirausahaan (Wijaya,2007)
Motivasi menjadientrepreneur adalah sesuatu yang melatar belakangi atau mendorong seseorang melakukan aktivitas dan memberi energi yang mengarah pada pencapaian kebutuhan, memberi kepuasan ataupun mengurangi ketidak seimbangan dengan membuka suatu usaha atau bisnis (Zimemerer, 2005). Indikator yangdapatdigunakandalammengukurataumenilai minatseseorangdalamberwirausaha:
a. Percayadiri
Percaya diri diartikan sebagai tingkahlaku seseorang yang otomatis dan yakin bahwa kegiatan yang dilakukannya akan tercapaidenganhasilyang baik.
c. Inovatif dan kreatif diartikan sebagaik sifat dan tingkah laku seseorang yang dianggap memiliki sesuatu yang baru (pembaruan) dalam suatu bidang, danpemikirandankemampuanseseorangdalammenciptakanatau
dayaciptadidalammenciptakan sebuahideusaha d. Berjiwakepemimpinan
Kepemimpinan diartikan sebagai jiwaseseorang pemimpin yang dapat
bergaul. Tanggap terhadapsarandankritik,danmembangunsuatuideatau usaha yangkompetitif, merencanakan, mengatur, mengarahkan, atau memotivasi, dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan usahanya.
e. Efektifdanefisien
Efektif dan efisien diartikan sebagai kemampuan untuk mengelolah keuangan secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakan secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat. Mengatur waktu seefisien mungkin, mengatur, menghitung, menepati waktusesuaikebutuhan,
f. Orientasipadamasadepan
Memiliki pandangan kedepan, positif, bahwa usaha yang dilakukannya dapat berhasil dengan mengetahui strategi atau cara bersaing, sehingga
wirausaha yangdibangun dapatmenguntungkan dimasamendatang. g. Kemandirian
Usaha yang dibangun atas kemauan pribadi dan tidak bergantung pada orang lain, seorang wirausahawan harus mampu dalam mengelola bisnis,
merancang usaha,mengorganisasidan mengendalikan usaha. Faktor-faktoryangMempengaruhiKewirausahaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi kewirausahaan dapat dibagi menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal merupakan faktor dari dalam individu itu sendiri sedangkan faktor eksternal merupakan hasil interaksi individu dengan lingkungannya Suryana(2001 :34). Faktor-faktoryang mempengaruhikewirausahaan antaralain:
a. Faktorinternal
Kebutuhan berprestasi (need for achievement); kebutuhan berprestasi mendorongindividu untuk menghasilkan yang terbaik Suryana, (2001 : 34). Lambing dan Kuehl (2000 :17) menyatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai seorangwirausahawandipengaruhi olehkebutuhanakan berprestasinyayang mendorong individu untuk menghasilkan yang terbaik dan biasanya memiliki inisiatif serta keinginan yang kuat untuk mengungkapkan ide-ide dalam pikirannya, menyampaikan gagasan demi mencapai suatu kesuksesan. Ide yang dimiliki seorang wirausahawan kadang dipandang aneh dan berbeda dari ide umumnya, maka diperlukan kemampuan individu agar dapat menyampaikan ide idenya sehingga dapat diterima oleh orang lain dan masyarakat, untuk itulah seorang wirausahawan memerlukan kompetensi sosial. Tempat pengawasan (Internallocusofcontrol)dijelaskanlebihlanjutolehLambingdanKuehl (2000
mempercayai bahwakegagalan dan kesuksesan yang dialami ditentukan dari usaha yang dilakukan. Individu yakin akan 28 kemampuan yang dimiliki dan berusahakerasmencapaitujuannya, Riyanti (2003:60).Berdasarkanpenelitian RotterHisrichdanPeters, (2000 :69) terhadapwirausahamenunjukkan bahwa tempatpengawasan(internallocusofcontrol)berhubungan denganmotivasi berwirausaha dan berkorelasi positif dengan kesuksesan dalam berkarir. Kebutuhanakankebebasan(need forindependence);HisrichdanPeters(2000:
71)menjelaskanlebihlanjutbahwaseorang wirausahawan diharuskan untuk melakukan sesuatu berdasarkan caranya sendiri, sehingga memiliki kebutuhan
akan kebebasan yang tinggi. Kebutuhan akan kebebasan berarti kebutuhanindividu untuk mengambil keputusan sendiri, menentukan tujuan sendiriserta melakukan tindakan untuk mencapai tujuan dengan caranya sendiri. Nilai-nilai pribadi; nilai-nilaipribadisangat penting bagipara wirausahawan, Suryana (2001
:34).HisrichdanPeters(2000:72)sertaHunter(2003:5)menyatakanbeberapa
penelitian menunjukkan bahwa wirausaha mempunyaisifat dasar mengenaiproses manajemendanbisnissecaraumumyangmembantuindividu menciptakan dan mempertahankan bisnis yang dirintis. Sifat dasarmeliputi nilai kemenangan bagi individu yang berarti berhasil mengaktualisasikan dirinya. Nilai nilai pribadi diterangkan lebih lanjut oleh Durkin (1995 :152) yang menyatakan bahwa nilai pribadi akan menjadidasar bagiindividu pada saat mengambilkeputusan dalam membuat perencanaan untuk mencapai kesuksesan. Nilai pribadi yang dianut seringkali berbeda dengan nilai yang dimiliki orang lain, oleh karena itu nilai pribadi harus disampaikan sehingga tidak menimbulkan konflik yang mendasar ketikasuatuhubungansedang berjalan.Beberapapenelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial yang dimiliki akan membantu individu untuk bersikap tenang, hangat dan ramah serta mudah diajak bicara. Individuakan memiliki kesempatan yanglebih baik untuk diterima dalam lingkungannya. Pengalaman; diartikansebagai pengalamankerjaindividusebelum memutuskankewirausahaan sebagai pilihan karir. Hisrich dan Peters, (2000 : 74) menyatakan bahwa pengalaman kerja mempengaruhi individu dalam menyusun rencana dan melakukanlangkah-langkahselanjutnya.PenelitianKimRiyanti(2003: 39) menunjukkan bahwa pengalaman memberikan pengaruh terhadap keberhasilan usaha. Pengalaman yangdimaksud dalam penelitian Kim adalah keterlibatan langsung dalamsuatukegiatanusaha.
b. Faktoreksternal
Bentuk peranan(Rolemodel) merupakanfaktorpentingyangmempengaruhi
individu dalammemilih kewirausahaan sebagai karir. Orang tua, saudara, guru atau wirausahaan lain dapat menjadibentuk peranan (role model) bagiindividu. Individu membutuhkan dukungan dan nasehat dalam setiap tahapan dalam merintis usaha, bentuk peranan (role model) berperanjugaakanmeniruperilaku yang dimunculkan oleh bentuk peranan (role model). Pentingnya role model dalam mempengaruhi pilihan karir didukung oleh penelitian Jacobowitz dan VidlerRiyanti,(2003:38) yang menunjukkanbahwa72%wirausahawannegara Atlantik memiliki orang tua atau saudara wirausahawan. Individu berwirausaha dengan cara meniru orang tua atau saudara yang berwirausaha. Dukungan keluarga danteman, dukungan dari orang dekat akan mempermudah individu sekaligus menjadi sumber kekuatan ketika menghadapi permasalahan
Dukungandari lingkungan terdekatakan membuatindividu mampu bertahan menghadapi permasalahanyang terjadi. Pendidikan; pendidikan formal berperan penting dalam kewirausahaan karena memberi bekal pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengelola usaha terutama ketika menghadapi suatu permasalahan. SekolahatauUniversitas sebagai tempat berlangsungnya pendidikan formal yang mendukung kewirausahaan akan mendorong individu untukmenjadiseorangwirausahawan.
PenelitianTerdahulu
Penelitihan terdahulu yang akan dipergunakan sebagaibahan acuan, dasar gambaran dan sebagai bahan pertimbangan dalampenelitian iniadalah penelitian dari:
1. Mujiono(2012)
Judul penelitianini adalah faktor faktor yang mempengaruhi mahasiswa
dalam minat berwirausaha di (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi AdmnistrasiBisnis). Tujuan penelitihaniniuntuk mengetahuifaktor – faktoryang mempengaruhi minat berwirausaha. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif descriptif. faktor-faktor mempengaruh mahasiswa berwirausaha oleh dua faktor mereka internal dan eksternal dan ini juga adalah variabel yg di gunakan. Pernyataan tersebut adalah kegiatan berwirausaha dengan cara meniru orang tua atau saudara yang berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa dalam berwirausaha itu harus ada bimbingan dari orang tua. Sehingga tingkatminat mahasiswa untuk berwirausaha sedangmendekatirendah.
2. Kadarsihdkk.(2013)
Penelitian inibertujuan untuk mengetahui minat berwirausaha dan faktor- faktor yangmemengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa Program Studi Pendidikan EkonomiFakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitasSebelas Maret. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret yang telah menempuh matakuliahkewirausahaan.Pengambilansampel denganmenggunakanTeknik Proporsional Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 mahasiswa. Teknik pengumpulandata yang digunakan adalah angket, observasi dandokumentasi.Teknikanalisisdatayang digunakan untukmengukurminat berwirausaha dengan menggunakan rumus Ajzen, sedangkan untuk mencari faktor yangmemengaruhi minat berwirausaha menggunakan analisis faktor yang disebut
Exploratory Factor Analysis. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan,
minat mahasiswa untuk berwirausaha tergolong pada kategoritinggi yaitu (1) sebanyak 96%, sisanya tergolongminatsedanguntuk berwirausaha. (2) Faktor yang memengaruhi minat mahasiswa untuk berwirausahaantara lain (a) efikasi diri, (b) kebebasan bekerja, (c) visioner, (d) keahlian, (e) ketersediaan modaldanlingkungansosial,(f)kontekstual,dan(g)persepsi terhadapfigur wirausahawan
3. Fahmidkk.(2009)
Salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah pengangguran adalahdenganmenunjangterbentuknyausahamandiri masyarakat.Salahsatu perwujudan upaya tersebut adalah dengan meningkatkan minat kewirausahaan pada masyarakat terutama mahasiswa melalui berbagai kegiatan kewirausahaan.
Banyak faktoryang melatar belakangitinggirendahnya minat berwirausaha pada mahasiswadiantaranyakarakteristik,lingkungan keluarga,lingkungan sekitar, kepribadiandanmotifberwirausaha.Faktor-faktortersebutadayangdapatdiukur
secaralangsungdanadayangtidak.Salahsatuanalisisstatistikayang dapat menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut adalah Structural Equation Modeling (untuk
selanjutnya, ditulis SEM). SEM dapat menganalisis hubungan antara peubah terukur dengan peubah tak terukur melalui analisis faktor kon_rmatori dan hubungan antar faktor baik langsung ataupun tidak langsung melalui analisis jalur. Dari hasil analisis terhadap faktor-faktor yang melatar- belakangi tinggi rendahnya minat berwirausaha, diperoleh kesimpulan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Andalas adalah motif berwirausaha. Sedangkan faktorkedua yang paling berperanadalahlingkungan sekitartermasuk lingkungan pendidikan.
4. SinarasridanHanum(2012)
Pendidikan kewirausahaandalam berbagai aspeknya diharapkan mampu memberikanpencerahan bagi para mahasiswa dalam meniti karir sebagai
wirausaha. Hal tersebut sangatlah penting untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah angkapengangguran terdidik di Indonesia yang semakin tinggi. Tujuan utamapenelitianiniadalahuntukmenguji pengaruhfaktor-faktorlatarbelakang pendidikan, mata kuliah kewirausahaan, pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan, pendidikan kewirausahaan keluarga serta pengalaman bekerja terhadapmotivasikewirausahaanmahasiswa.Respondenpenelitianini adalah mahasiswa UNIMUSberjumlah 80 orang. Hasilpenelitianinimenemukanbahwa faktor mata kuliah kewirausahaan, pengetahuan dan pelatihan serta pengalaman bekerja berpengaruh positif terhadapmotivasi kewirausahaan mahasiswa. Sedangkan latar belakang pendidikan dan pendidikankewirausahaan keluarga tidak berpengaruh terhadap motivasikewirausahaan mahasiswa. Akhirnya, disarankanagarinstitusi pendidikanlebihbanyakmemberikanmateri mengenai kewirausahaan untukmeningkatkan motivasimahasiswa dalamberwirausaha.
KerangkaKonseptual
Skandar (2008 :55) menyatakan bahwa dalam penelitian kuantitatif, kerangka konseptual merupakan suatu kesatuan kerangka pemikiran yang utuh dalam rangka mencari jawaban-jawaban ilmiah terhadap masalah-masalah penelitian. Kerangkakonseptualdalampenelitian iniadalahsebagaiberikut: gambar1. KerangkaKonseptual FaktorInternal Diri (X1) FaktorExternalDiri (X2) H1 MinatBerwirausaha (Y) H2
Gambar1.KerangkaKonseptual.Hipotesis
Hipotesis 1: diduga faktor Internal danExternal berpengaruhsecara parsial terhadapminatberwirausahapadamahasiswaFakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember.
Hipotesis 2: diduga faktor Internal dan External berpengaruh secara sumultan terhadapminat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas MuhammadiyahJember.
Hipotesis 3: diduga faktor Internalberpengaruh dominan terhadap minat berwirausaha padamahasiswa pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas MuhammadiyahJember.
VariabelPenelitian
VariabelPenelitian
METODOLOGIPENELITIA
Sugiyono (2012 :59) menyatakan bahwa variabelpenelitian adalahsuatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalampenelitian initerdiridari tigavariabel:
a. Variabelterikat(dependentvariable)
Variabel dependenadalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel
bebas dalampenelitian iniyang menjadivariabeldependen adalah: MinatBerwirausaha (Y).
b. Variabelbebas(independentvariable)
Variabel independen yang dilambangkan denagan (X)adalah variabel yang mempunyai variabel dependen, baik yang pengaruhnya positifmaupun yang pengaruhnya negative (Ferdinan,
2006). Variabelindependen dalampenelitian iniadalah: a.FaktorExternlDiri :(X1) b.FaktorInternalDiri :(X2) DefinisiOperasionalVariabel 1. VariabelTerikat(dependentvariable) a. MinatBerwirausaha (Y) 1) PercayaDiri 2) Berjiwakepemimpinan 3) Kreatifdan Inovatif 4) Mandiri 5) EfektifdanEfisien 2. VariabelBebas(independentvariable) a.FaktorInternal (X1) Suryana(2001:34) 1)Kebutuhanberprestasi(need forachievement) (X1.1) 2)Tempat pengawasan(Internallocusofcontrol) (X1.2) 3)Kebutuhanakan kebebasan(needforindependence)(X1.3) 4)Nilai-nilai pribadi(X1.4) 5)Pengalaman (X1.5
b.FaktorExternal(X2) Suryana(2001:34) 1)Bentukperanan (Rolemodel) (X2.1) 2)Dukungankeluargadan teman(X2.2) 3)Pendidikan (X2.3) 4)Modal(capital)(X2.4) 5)Dukunganpemerintah (X2.5) PopulasidanSampel
Popolasi dalampenelitian iniadalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Baik program studi(prodi) Menejemen dan Akuntansi, dengan syarat telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Dengan jumlah804 orang. Dan cara pengambilan sampelpadapenelitianinimengunakan
Stratified Random Sampling dengan Tehnik Pengambilan sampel (teori Slovin)
dengantotal90 orang. JenisdanSumberData
Data primer adalah data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama).Data Sekunder adalah data yang diperoleh penelitidarisumber
yangsudahada.
TeknikPengumpulanData
Interview adalah metode pengumpulan data yang dilakukandengan mengadakan wawancaralangsung dan Kuesioner adalah daftarpertanyaantertulis yangtelahdisusun sebelumnya.
TeknikPengukuran Data
Untuk mempermudah pengujianterhadap analisis yang digunakan, idealnya data yangdigunakandalambentuk skalainterval(scaled values). Pada penelitian ini, data yang tersedia dalam bentuk skala ordinal dengan menggunakan skala Likert.
Uji Instrumen Data Uji validitasbertujuan untuk mengetahui sejauh mana validitas data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner. Dan Uji reliabilitas digunakan untuk menguji kemampuan suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabilapengukurannya diulangiduakaliataulebih.
MetodeAnalisisData
Analisis Regresi Linear Berganda merupakan salah satu analisis yang bertujuanuntuk mngetahuipengaruh suatuvariabelterhadapvariabellain. UjiAsumsiKlasik
Uji multikolinearitas adalah pengujian dari asumsi untuk membuktikan bahwa variabel-variabel bebas dalam suatu model tidak saling berkorelasi satu dengan lainnya. Uji heteroskedastisitasbertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Uji normalitasbertujuan untuk menguji apakah dalamsebuah modelregresi, variabelindependen, variabeldependenatau
keduanyamempunyai distribusi normal ataukahmutlakregresi yangbaikadalah distribusi data normal atau mendekati normal. Mendeteksi normalitasdengan melihat penyebarandatatitik padasumbudiagonaldarigrafik
UjiHipotesis
Uji t Analisis inidigunakan untuk membuktikan signifikan tidaknya antara Faktor Internal Diri (X1), Faktor External Diri(X2), terhadap Minat Berwirausaha(Y). Uji F digunakan untuk melihat signifikansi pengaruh dari variabel bebas secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel terikat. Koefisiensi determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalahantaranoldan satu.
HASILDANPEMBAHASAN UjiValiditasdanUjiReliabilitas
Uji validitas digunakan untuk mengetahui sahatau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner
mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesionertersebut. Suatu variabel dikatakan valid, apabila variabel tersebut memberikan nilai signifikasi˂ 5%.(Prayitno,2010). Dari hasilanalisis menuinjukkan bahwa semua alatukurvalid.
Uji reliabilitas digunakan untuk menguji kemampuan suatu hasil pengukuranrelatifkonsistenapabilapengukurannyadiulangi duakali ataulebih (Prayitno,2010). Reliabilitas berkonsentrasipada masalah akurasipengukuran dan hasilnya. Dengan kata lain reliabilitas menunjukkanseberapa besar pengukuran kendaliterhadap subjek yangsama. Hasilanalisismenunjukkanbahwasemuaalat ukuryangdigunakan adalahreliabel.
UjiAsumsiKlasik
Setelah memperoleh model regresi linier berganda, maka langkah selanjutnya yang dilakukanapakah model yang dikembangkan bersifat BLUE (BestLinier UnbisedEstimator).
UjiMultikolinearitas
Tabel2 UjiMultikolinieritas
TestofMultikolinierity VIF Cuttoff Keterangan
PengaruhFaktorInternal Diri(X1) 3,786 < 10 Tidakterjadi mulitikolinierita s PengaruhFaktorExternal Diri(X2) 3,786 < 10 Tidakterjadi mulitikolinierita s Sumber:DataDiolah UjiHeteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah modelregresiterjadiketidaksamaan varian dariresidualdarisatupengamatanke pengamatan yang lain. Cara memprediksi ada tidaknya heteroskedastisitas pada suatu model dapat dilihat dari pola gambar scatterplot model tersebut (Latan,
titik padasumbudiagonaldarigrafik z Ex pe ct ed C um P ro b
a. Jika adapola tertentu. seperti titik-titik (point-point) yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), makatelahterjadiheteroskedastisitas
b. Jika tidakada pola yangjelas serta titik-titik menyebar diatas dandibawah angka0 padasumbuY, makatidakterjadiheteroskedastisitas
Gambar2:ScatterPlot UjiNormalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, variabel independen, variabel dependen atau keduanya mempunyai distribusi normal ataukah mutlak regresi yang baik adalah distribusidata normal atau mendekati normal. Mendeteksi normalitasdengan melihat penyebaran data
NormalP-P Plotof RegressionStandardizedResidual
DependentVariable:totaly1 1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0
ObservedCum Prob
Gambar3:UjiNormalita AnalisisRegresiLinearBerganda
AnalisisRegresi LinearBerganda merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mngetahui pengaruh suatu variabelterhadap variabellain. Dalam analisis regresi variabel yang mempengaruhi disebut independent variable (variabel bebas) dan variabel yang mempengaruhi disebut dependent variable (variabelterikat). Jikadalampersamaanregresihanyaterdapatsalahsatuvariabel bebas dan satu variabel terikat, maka disebut sebagai regresi sederhana, sedangkan jika variabelnya bebasnya lebih dari satu, maka disebut sebagai persamaanregresiberganda(Prayitno, 2010). Tabe l3 HasilAnalisisLinierBerganda Variabel Independent Unstandardize d CoefficientsB T T tabel Sig. a Ket. (Constant) 3,310 2,768 - 0,007 - Faktor Internal diri(X1) 0, 252 2,637 > 1,987 0,010 < 0,05 Signifi kan FaktorExternal Diri(X2) 0, 601 5,630 > 1,987 0,000 < 0,05 Signifi kan
Adjusted RSquare= 0, 730F. Hitung = 121,395
Sig.F= 0,000 Sumber:DataDiolah.
Berdasarkan tabel 3yaitu hasil analisis regresi linier berganda, maka persamaanregresiyangdapatdibentuk adalah;
Y=3,310 + 0,252X1+ 0,601X2+0 Daripersamaantersebutdapatdiartikan bahwa:
a. Nilai konstanta3,310, menunjukkan bahwa Minat Wirausaha Mahasiswa padasaatfaktorinternaldiridanfaktorinternaldirisamadengannol.
b. b1X1 = 0,252 artinya tingginya faktor internaldiri akan meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa ketika faktor external diri sama dengan nol. Halinijuga mengindikasikan bahwa faktor internaldiriberpengaruh positif terhadap minatberwirausaha mahasiswa yang berarti semakin tinggipengaruhfaktorinternal diri yangdimiliki mahasiswamakaakan meningkatkan minatberwirausaha padamahasiswa sebesar0, 252.
c. b2X2 := 0,601artinyatingginyafaktorexternaldiriakanmeningkatkan
minat berwirausahamahasiswa ketika faktorinternaldirisamadengannol. Hal ini juga mengindikasikan bahwa faktor external diri berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa yangberarti semakin tinggipengaruhfaktorexternaldiriyangdimiliki mahasiswamakaakan meningkatkan minatberwirausaha padamahasiswa sebesar0, 601
KoefisienDeterminasi(R2)
Koefisiensi determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan modeldalammenerangkan variasivariabeldependen. Nilaikoefisien determinasi adalahantara nol dan satu. NilaiR2 yang kecilberartikemampuan variabel-variableindependendalam menjelaskanvariasi variabel dependenamat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikanhampirsemuainformasi yangdibutuhkanuntukmemprediksi variasi variabel dependen (Ghozali, 2005). Dari hasilanalisis dengan SPSS, disajikan sebagaiberikut:
Model Summary b Model R RSquare Adjusted RSquare Std. Errorof theEstimate ChangeStatistics Durbin- Watson RSquare
Change FChange df1 df2 Sig.FChange
1 ,858a ,736 ,730 1,06105 ,736 121,395 2 87 ,000 2,120
a.Predictors:(Constant), totalx2,totalx1
b.DependentVariable:totaly1
Dilihat dari nilai koefisien determinasi berganda, hasil analisis menujukkan bahwa besarnya persentase sumbangan pengaruh variabel faktor internaldan externaldirisumberdayamanusiaterhadap minatberwirausahapada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember dapat dilihat dari nilai R Square (R2) menunjukkan sebesar 0,736 atau 73,6 % dan sisanya 26,4 % dipengaruhi atau dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Semisal pengaruh kesempatan dan keterpaksaan diri manusia.
UjiHipotesisPenelitian UjiSecaraParsial(Ujit)
Berdasarkan hasil analisisregresi linear berganda (dalam hal ini untuk mengujipengaruh secaraparsial)diperolehhasilyangdapatdinyatakan berikut;
a. Variabel faktor internal diri (X1) memiliki nilai t 2,637 >1,987 dan signifikasi0,000 <0,05, maka Ho ditolak danHaditerima, yangberarti secara parsial variabel faktor internaldiriberpengaruh signifikan terhadap minatberwirausahapadamahasiswaFakultasEkonomi Universitas muhammadiyah Jember. T hitung positif, semakin besar pengarug Faktor Internal diri kepada mahasiswa maka akan meningkatkan minat berwirausaha;
b. Variabel faktor external diri (X2) memiliki nilai t 5,630 >1,987 dan signifikasi0,000 <0,05, maka Ho ditolak danHaditerima, yangberarti secara parsialvariabelfaktor externaldiriberpengaruh signifikanterhadap minatberwirausahapadamahasiswaFakultasEkonomi Universitas muhammadiyahJember.Thitungpositif,semakinbesarpengarug Faktor external dirikepada mahasiswa maka akan meningkatkan minat berwirausaha;
UjiSecaraSimultan(Ujif)
Uji F dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan external diri sumber daya manusia terhadap variabel dependenyaituminat berwirausahapadamahasiswa secarasimultan. TabeldistribusiF dicaripadaα=
5%,denganderajatkebebasan(df)df1atau3-1=2,dandf2n-k-1atau90-2-1= 87. Berdasarkan hasil analisisregresi linear berganda (dalam hal ini untuk
mengujipengaruh secara simultan)diperolehhasil, yaitubahwaF hitung>Ftabel (121,395>3,10)dansignifikasi (0,000<0,05),makaHoditolakdanHaditerima, artinya variabel faktor internal dan external diri sumber daya manusia secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa FakultasEkonomiUniversitas Muhammadiyah Jember.
Pembahasan
a. Pengaruhfaktorinternaldanexternaldirisumberdayamanusiasecara parsialterhadapminatberwirausaha padamahasiswa.
Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara faktor internal diri terhadap minat berwirausaha dengan memiliki nilai signifikan faktorinternaldiri(X1) t 2,637>1,987dansignifikasi0,000<0,05,sehingga dapat disimpulkan bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember secara bersama-sama memperhatikan variabel fundamental yaitu faktor internal diriuntuk meningkatkan minat berwirausaha padamahasiswanya.
Pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember faktor internal dirisumber daya manusia mempunyai pengaruh positif terhadap minat
berwirausaha padamahasiswa.semakin tinggipengaruh faktor internaldirisumber dayamanusiajugasemakintinggi minatberwirausahanya.Hasil penelitianini mendukunghasil penelitiansebelumnyayangdilakukanoleh(RetnoKadarsih, Susilaningsih, Sri Sumaryati 2013) yang menyatakan Efikasi diri dan kebebasan bekerjaadalahfaktoryangmempengaruhiminat berwirausaha padamahasiswa
Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara faktor external diri terhadap minat berwirausaha dengan memiliki nilai signifikan faktorexternaldiri(X2) 5,630 >1,987 dansignifikasi0,000 <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember secara bersama-sama memperhatikan variabel fundamental yaitu faktor external diriuntuk meningkatkan minat berwirausaha padamahasiswanya.
Pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember faktor external diri sumberdayamanusiamempunyai pengaruhpositifterhadapminat berwirausaha pada mahasiswa. Semakin tinggi pengaruhfaktor external dirisumber daya manusia juga semakin tinggi minat berwirausahanya . Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Fatrika Fahmi, HazmiraYozza, Izzati Rahmi HG, 2009) yang menyatakan Lingkungan keluargadan lingkungan sekitar adalah faktor yang mempengaruhi minatberwirausaha.
b. Pengaruhfaktorinternaldanexternaldirisumberdayamanusiasecara simultanterhadapminatberwirausaha padamahasiswa
Hasil pengujianhipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara
faktor internal dan external diri sumber daya manusia terhadap minat berwirausahapadamahasiswadengantingkatsignifikanbahwaF hitung>F tabel (121,395 >3,10) dan signifikasi (0,000 <0,05) . sehingga dapat disimpulkan bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember secara bersama- samamemperhatikanvariabel-variabel fundamental untukmeningkatkanminat berwirausaha padamahasiswanya.
Pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember faktor internal dan external dirisumber daya manusia mempunyai pengaruh positif terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Semakin tinggipengaruh faktor internal danexternal diri sumberdayamanusiajugasemakintinggi minat berwirausahanya . Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Nurain,
Mujiono, Rosmida, 2012)yangmenyatakanfaktor-
faktoryangmempengaruhimahasiswaProgramStudi AdministrasiBisnisuntuk berwirausaha yaitufaktorinternaldanfaktoreksternal.
Dan pengaruh faktor internal dirisumber daya manusia memberikan pengaruh dominan minat berwirausaha. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruhantarafaktorinternaldirisumberdayamanusia, terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa dengan tingkat signifikan faktor internalmemilikinilait 2,637 >1,987 dansignifikasi0,000 <0,05 yangberarti bahwasemakintinggifaktorinternal diri yangdi beradapadadiri mahasiswaakan mempengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah jember. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif. Tetapi tidakberpengaruh dominan dalam peningkatan minat berwirausaha. Karena nilait faktor internaldiri sebesar2,637 lebihkecil darifaktorexternaldenganilait5,630
Maka dapatdisimpulkan bahwa faktor externaldirimempunyaipengaruh
yang dominan dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa yaitu mempunyainilait sebesar 5,630. Dan halinitidak sesuaidenganhipotesisyang dibangun bahwa faktor internal diri berpengaruh dominan terhadap minat berwirausaha padamahasiswa.
Kesimpulan
KESIMPULANDANSARAN
1. Hasil pengujianhipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh secara parsial, positif dan signifikan antara faktor internaldan externalterhadap terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Hal ini berarti semakin tinggi faktor internal atau external diri sumber daya manusia yang ada padadirimahasiswa makaakanmeningkatkan minat berwirausaha.
2. Hasil pengujianhipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh secara simultan, positif dan signifikan antara faktor internal dan externaldiri sumber daya manusia terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Hal ini berarti semakin tinggi faktor internal dan external diri sumber daya manusiayangadapadadiri mahasiswamakaakanmeningkatkanminat berwirausaha.
3. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh dominan faktor external minat berwirausaha pada mahasiswa. Halinitidak sesuai dengan hipotesis yang telah dibangun bahwa faktor internaldiri berpengaruh dominan terhadapminat berwirausaha padamahasiwa
Saran
Pihak Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember diharapkan dapat lebih mempertahankan perhatian terhadap faktor external diri mahasiswanya, karena faktor external diri mempunyai pengaruh positif dan dominan terhadappeningkatan minat berwirausaha padamahasiswa.
1. Penambah waktuPendidikan formalyang mendukungkewirausahaanakan mendorong individu untuk menjadiseorangwirausahawan.
2. Penambah hubungan atau komunikasi kepada orang tua wali untuk mendukungputra atau putrinya berwirausaha karena Individu berwirausahadengan cara meniru orang tua atau saudara yang berwirausaha.
3. Membantu solusi dalam pecarian Modal (capital) dalam bentuk materi/uang, yang nantinya ini akan menjadi faktor utama yang mendorong minatberwirausaha.
PihakFakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember diharapkan dapat lebih meningkatkan perhatian terhadap faktor internal diri mahasiswanya, karena faktor internal diri mempunyai pengaruh positif terhadap peningkatan minatberwirausaha padamahasiswa. Contoh:
1. Peningkatan Prestasi yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk menjadiwirausaha.
2. Penambahan wawasan tentang pengalaman berwirausaha guna untuk peningkatan keberhasilanmahasiswa dalamberwirausaha.
3.Penambahanwawasanbahwasebuah kegagalan dan kesuksesan dalam berwirausaha tergantungdariusahapelakunya.
DAFTARPUSTAKA
Andwiani Sinarasri, Ayu Noviani Hanum (2012), Pengaruh latar belakang pendidikanterhadapmotivasi berwirausaha, UniversitasMuhammadiyah, Semarang.
Fatrika Fahmi, Hazmira Yozza, Izzati RahmiHG (2009), Analisa faktor-faktor yangmempengaruhi minatberwirausahamahasiswa,UniversitasAndalas Padang,Limau Manis,Padang,Indonesia.
Ferdinan, 2006, Statistika UntukPenelitian, Cetakan Ketujuh, Bandung: CV. Alfabeta.
Hasibuan, Malayu, 2001. Manajemen SumberDaya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Latan, hengkidansilva, (2013) AnalisadanAplikasiMenggunakanProgramIBM SPSS2000, BandungAlvabeta
Lupiyoadi,Rambatdan jero wacik, 1998. Wawasan Kewirausahaan:caramudah menjadiwirausaha. FE.UI,Jakarta.
Mahesa &Rahardja (2012), faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha padamahasiswa, Universitas SebelasMaret,Surakarta
MichaelH. WalizerdanPaulL. Wiener, terj. AriefSadiman. 1993, Metodedan Analisa Penelitian; mencarihubungan, Jakarta;Erlangga.
Muhajir,Noeng,1996. Metodologipendekatankualitatif. Edisiketiga,Jogjakarta. Nugroho dan alimursid, 1995, Statistika Untuk Penelitian, Cetakan Ketujuh,
Bandung:CV. Alfabeta.
Prayitno (2010) Pendidikan Karakter dalamMembangunBangsa, Sumatra Utara; PascaSarjana,Universitas NegeriMedan
Ranto,anis. 2007. Manajemen PerilakuOrganisasi:pendayagunaanSumberDaya Manusia. Jakarta:Erlangga
Rao (1996), Pengaruh latar belakang pendidikan terhadap motivasiberwirausaha, Universitas Muhammadiyah, semarang.
Retno Kadarsih, Susilaningsih, Sri Sumaryati (2013), faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausahapadamahasiswa,UniversitasSebelas Maret,Surakarta
Sanjaya.2007.Manajemenprilaku organisasi. Jakarta:pustakaBinaan Prossindo Santosa, 2013, faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha pada
mahasiswa, UniversitasSebelasMaret,Surakarta
Sugiyono, 2006, Statistika UntukPenelitian, Cetakan Ketujuh, Bandung: CV. Alfabeta.
Suryana(2001: 34)
faktor-faktoryangmempengaruhiminatmahasiswa untuk
berwirausaha, Program Studi Admnistrasi Bisnis
, Politeknik Negeri,BengkalisWidodo, winarso Drajad. 2005. Pengaruh budayaorganisasi terhadap kinerja karyawan.Ghalia Indonesia, Jakarta
Wijaya, Mahbub. 2007. PengaruhBudayaOrganisasiTerhadapKinerjakaryawan. Mediaabadi,Yogyakarta.
Winkel, WS&MM Srihastuti. 2004. Komunikasibisnis. PT GramediaPustaka Utama,Jakarta
Zimmerer(dalamSuryana, 2003:44-45)