Kujang Sebagai Senjata Pusaka Tradisi Sunda Baru

16 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KUJANG SEBAGAI SENJATA PUSAKA TRADISI SUNDA KUJANG SEBAGAI SENJATA PUSAKA TRADISI SUNDA

A. Latar Belakang A. Latar Belakang

Kujang

Kujang adadalalah sah sebebuauahh senjatasenjata uuninik k ddaari ri ddaeaerarahh JawJawa a BaBaratrat.. Kuja

Kujang mulai dibuat sekitarng mulai dibuat sekitar abad ke-8abad ke-8  at  atauau ke-9ke-9, terbu, terbuat dariat dari besibesi,, bajabaja dan baha

dan bahan n pampamoror, , panpanjanjangnygnya a seksekitaitar r 20 20 samsampai pai 22 !m!m  dan beratnya  dan beratnya sekitar "00

sekitar "00 gramgram..

Kuja

Kujang ng merupmerupakan akan perkperkakas akas yanyang g mere#mere#leksleksikan ikan ketajketajaman aman dan dan daydayaa kritis dalam

kritis dalam kehikehidupadupan n juga juga melammelambangbangkan kan kekukekuatan atan dan dan kebekeberaniaraniann unt

untuk melinuk melindundungigi hakhak dan dan kebkebenaenaranran. . $en$enjadjadi i !ir!iri i khakhas, s, baibaik k sesebagbagaiai senjata, alat pertanian, perlambang, hiasan, ataupun !indera mata.

senjata, alat pertanian, perlambang, hiasan, ataupun !indera mata.

$en

$enuruurutt %anghyang siksakanda ng karesian%anghyang siksakanda ng karesian pupuh &'((, kujang adalah pupuh &'((, kujang adalah senjata kaum petani dan memiliki

senjata kaum petani dan memiliki akar pada budaya pertanian masyarakatakar pada budaya pertanian masyarakat %unda.

%unda.

Kuja

Kujang ng dikedikenal nal sebasebagai gai bendbenda a tradistradisional masyaraional masyarakatkat Jawa BaratJawa Barat ))%unda%unda* * yayang ng memmemiliiliki ki nilnilai ai saksakral ral serserta ta memmempunpunyayai i kekkekuatuatan an magmagis.is. Bebe

Beberapa rapa penepenelitiliti++siapa?siapa? menymenyatakaatakan n bahwbahwa a istilaistilah h kujkujang berasal dariang berasal dari kata

kata kudihyang kudihyang ))kudi kudi   dan  dan Hyang Hyang . Kujang )juga* berasal dari kata jang,. Kujang )juga* berasal dari kata jang, ya

yang ng berberartarti i manmanusiusia a ataatau u manmanusausa. . $an$anusiusia a yanyang g saksakti ti sebsebagaagaimaimanana /rabu %iliwangi

/rabu %iliwangi..

Kudi

Kudi  diambil dari bahasa %unda Kuno yang artinya senjata yang  diambil dari bahasa %unda Kuno yang artinya senjata yang mem

mempunpunyayai i kekkekuatuatan an gaigaib b saksakti, ti, sebsebagaagai i jimjimat, at, sebsebagaagai i penpenolaolak k babala,la, misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahayapenyakit misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahayapenyakit++butuhbutuh rujukan

rujukan. %enjata ini juga disimpan sebagai pusaka, yang digunakan untuk. %enjata ini juga disimpan sebagai pusaka, yang digunakan untuk melindungi rumah dari bahaya dengan meletakkannya di dalam sebuah melindungi rumah dari bahaya dengan meletakkannya di dalam sebuah peti atau tempat tertentu di dalam rumah atau dengan meletakkannya di peti atau tempat tertentu di dalam rumah atau dengan meletakkannya di atas tempat tidur )1aeu, 3904 5 40-406*. %ementara itu, 1yang dapat atas tempat tidur )1aeu, 3904 5 40-406*. %ementara itu, 1yang dapat disejajarkan dengan pengertian 7ewa dalam beberapa mitologi, namun disejajarkan dengan pengertian 7ewa dalam beberapa mitologi, namun bagi masyarakat %unda 1yang mempunyai arti dan kedudukan di atas bagi masyarakat %unda 1yang mempunyai arti dan kedudukan di atas

(2)

7ewa, hal ini ter!ermin di dalam ajaran 7asa /rebakti yang ter!ermin dalam naskah %anghyang %iksa Kanda :g Karesian disebutkan 7ewa bakti di 1yang.

%e!ara umum, Kujang mempunyai pengertian sebagai pusaka yang mempunyai kekuatan tertentu yang berasal dari para dewa );1yang*, dan sebagai sebuah senjata, sejak dahulu hingga saat ini Kujang menempati satu posisi yang sangat khusus di kalangan masyarakat Jawa Barat )%unda*. %ebagai lambang atau simbol dengan niali-nilai #iloso#is yang terkandung di dalamnya, Kujang dipakai sebagai salah satu estetika dalam beberapa lambang organisasi serta pemerintahan. 7isamping itu, Kujang pun dipakai pula sebagai sebuah nama dari berbagai organisasi, kesatuan dan tentunya dipakai pula oleh /emda /ro<insi Jawa Barat.

/ada masa lalu Kujang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat %unda karena #ungsinya sebagai peralatan pertanian. /ernyataan ini tertera dalam naskah kuno %anghyang %iksa Kanda :g Karesian )338 $* maupun tradisi lisan yang berkembang di beberapa daerah di antaranya di daerah =an!ah, >iamis. Bukti yang memperkuat pernyataan bahwa kujang sebagai peralatan berladang masih dapat kita saksikan hingga saat ini pada masyarakat Baduy, Banten dan /an!er  /angawinan di %ukabumi.

7engan perkembangan kemajuan, teknologi, budaya, sosial dan ekonomi masyarakat %unda, Kujang pun mengalami perkembangan dan pergeseran bentuk, #ungsi dan makna. 7ari sebuah peralatan pertanian, kujang berkembang menjadi sebuah benda yang memiliki karakter  tersendiri dan !enderung menjadi senjata yang bernilai simbolik dan sakral. ?ujud baru kujang tersebut seperti yang kita kenal saat ini diperkirakan lahir antara abad 9 sampai abad 32.

(3)

Karaktaristik sebuah kujang memiliki sisi tajaman dan nama bagian, antara lain 5 papatuk!ongo )ujung kujang yang menyerupai panah*, eluksilih )lekukan pada bagian punggung*, tadah )lengkungan menonjol pada bagian perut* dan mata )lubang ke!il yang ditutupi logam emas dan perak*. %elain bentuk karakteristik bahan kujang sangat unik !enderung tipis, bahannya bersi#at kering, berpori dan banyak mengandung unsur  logam alam.

7alam /antun Bogor sebagaimana dituturkan oleh @nis 7jatisunda )996-2000*, kujang memiliki beragam #ungsi dan bentuk. Berdasarkan #ungsi, kujang terbagi empat antara lain 5 Kujang /usaka )lambang keagungan dan pelindungan keselamatan*, Kujang /akarang )untuk berperang*, Kujang /angarak )sebagai alat upa!ara* dan Kujang /amangkas )sebagai alat berladang*. %edangkan berdasarkan bentuk bilah ada yang disebut Kujang Jago )menyerupai bentuk ayam jantan*, Kujang >iung )menyerupai burung !iung*, Kujang Kuntul )menyerupai burung kuntulbango*, Kujang Badak )menyerupai badak*, Kujang :aga )menyerupai binatang mitologi naga* dan Kujang Bangkong )menyerupai katak*. 7isamping itu terdapat pula tipologi bilah kujang berbentuk wayang kulit dengan tokoh wanita sebagai simbol kesuburan.

$itologi

$enurut orang tua ada yang memberikan #alsa#ah yang sangat luhur  terhadap Kujang sebagaiA

Ku-Jang-ji rek neruskeun a!a"elan seu# karu#un urang

Janji untuk meneruskan perjuangan sepuh karuhun urang nenek moyang yaitu menegakan !ara-!iri manusa dan !ara !iri bangsa. @pa itu

Cara-ciri Manusia ada 5 

(4)

2. Catakrama )Dtika Berprilaku*,

". ndak suk )Dtika Berbahasa*,

4. Budi 7aya Budi Basa,

. ?iwaha Euda :a =aga ):gaji Badan.

Cara-ciri Bangsa ada 5 

3. =upa,

2. Basa,

". @dat,

4. @ksara,

. Kebudayaan

%ebetulnya masih banyak #alsa#ah yang tersirat dari Kujang yang bukan sekadar senjata untuk menaklukan musuh pada saat perang ataupun hanya sekadar digunakan sebagai alat bantu lainnya.

(5)

Kujang ?ayang adalah salah satu dari beberapa koleksi kujang yang dimiliki oleh $useum /rabu Feusan lun. $/F merupakan museum paling lengkap di Catar /asundan yang memiliki dan mewarisi ma!am-ma!am kujang seperti era %iliwangi dan Kerajaan /ajajaran atau Kerajaan %umedang Garang dan lain sebagainya

:ilai Kujang sebagai sebuah jimat atau aimat, pertama kali mun!ul dalam sejarah Kerajaan /adjadjaran $akukuhan dan /anjalu. Cepatnya pada masa pemerintahan /rabu Kudo Galean)disebut juga /rabu Kuda Gelean di tanah %unda dan Kerajaan /anjalu >iamis*. /rabu Kuda Gelean  Kudo lalean juga dikenal sebagai 1yang Bunisora dan Batara Furu di Jampang karena menjadi seorang petapa atau resi yang mumpuni di Jampang )%ukabumi*.

%ejak itu, Kujang se!ara berangsur-angsur dipergunakan para raja dan bangsawan Kerajaan itu sebagai lambang kewibawaan dan kesaktian. %uatu ketika, /rabu Kudo Galean tengah melakukan tapa brata di suatu

(6)

tempat. Ciba-tiba sang prabu mendapat ilham untuk mendesain ulang bentuk Kujang, yang selama ini dipergunakan sebagai alat pertanian.

 @nehnya, desain terbaru yang ada di benak sang /rabu, bentuknya mirip dengan /ulau 7jawa 7wipa, yang dikenal sebagai /ulau Jawa pada masa kini. :ah, setelah mendapat ilham itu, segera prabu Kudo Galean menugaskan $pu ?indu %upo, seorang pandai besi dari keluarga kerajaan. (a diminta membuat mata pisau seperti yang ada di dalam pikiran sang /rabu. $ulanya, $pu ?indu %upo gusar soal bentuk senjata yang mesti dibuatnya. $aka sebelum melakukan pekerjaan, $pu ?indu %upo melakukan meditasi, meneropong alam pikiran sang prabu. @khirnya didapatlah sebuah bayangan tetang purwa rupa )prototype* senjata seperti yang ada dalam pikiran Kudo Galean.

%etelah meditasinya usai, $pu ?indu %upo memulai pekerjaannya. 7engan sentuhan-sentuhan magis yang diperkaya nilai-nilai #iloso#i spiritual, maka jadilah sebuah senjata yang memiliki kekuatan tinggi. (nilah sebuah Kujang yang bentuknya unik, dan menjadi sebuah objek bertenaga gaib. %enjata ini memiliki 2 buah karakteristik yang men!olok. Bentuknya menyerupai /ulau Jawa dan terdapat " lubang di suatu tempat pada mata pisaunya. (nilah sebuah senjata yang pada generasi mendatang selalu berasosiasi dengan Kerajaan /adjadjaran $akukuhan.

Bentuk /ulau Jawa sendiri merupakan #iloso#i dari !ita-!ita sang /rabu, untuk menyatukan kerajaan-kerajaan ke!il tanah Jawa menjadi satu kerajaan yang dikepalai =aja /adjadjaran $akukuhan. %ementara tiga lubang pada pisaunya melambangkan Crimurti, atau tiga aspek Ketuhanan dari agama 1indu, yang juga ditaati oleh Kudo Galea. Ciga aspek Ketuhanan menunjuk kepada Brahma, 'ishnu, dan %hi<a. Crinitas 1indu )Crimurti* juga diwakili " kerajaan utama pada masa itu. Kerajaan-kerajaan itu antara lain /engging ?iraradya, yang berlokasi di bagian Cimur JawaA Kerajaan Kambang /utih, yang berlokasi di bagian tara Jawa, dan Kerajaan /adjadjaran $akukuhan, berlokasi di Barat.

(7)

Bentuk Kujang berkembang lebih jauh pada generasi mendatang. $odel-model yang berbeda bermun!ulan. Ketika pengaruh (slam tumbuh di masyarakat, Kujang telah mengalami reka bentuk menyerupai huru#   @rab %yin. (ni merupakan upaya dari wilayah /asundan, yakni /rabu

Kian %antang)7ikenal juga dengan :ama /rabu Borosngora ,dan Bunisora %uradipati dari kerajaan panjalu*, yang berkeinginan meng-(slamkan rakyat /asundan. @khirnya #iloso#i Kujang yang bernuansa 1indu dan agama dari kultur yang lampau, direka ulang sesuai dengan #iloso#i ajaran (slam. %yin sendiri adalah huru# pertama dalam sajak )kalimat* syahadat dimana stiap manusia bersaksi akan Cuhan yang Dsa dan :abi $uhammad sebagai utusan-:ya. 7engan mengu!ap kalimat syahadat dan niat di dalam hati inilah, maka setiap manusia se!ara otomatis masuk (slam.

$ani#estasi nilai (slam dalam senjata Kujang adalah memperluas area mata pisau yang menyesuaikan diri dengan bentuk dari huru# %yin. Kujang model terbaru seharusnya dapat mengingatkan si pemiliknya dengan kesetiannya kepada (slam dan ajarannya. Gima lubang pada Kujang telah menggantikan makna Crimurti. Kelima lubang ini melambangkan  tiang dalam (slam )rukun (slam*. %ejak itulah model Kujang menggambarkan paduan dua gaya yang didesain /rabu Kudo Galean dan /rabu Kian %antang. :amun wibawa Kujang sebagai senjata pusaka yang penuh kekuatan lain dan bisa memberi kekuatan tertentu bagi pemiliknya, tetap melekat.

7alam perkembangannya, senjata Kujang tak lagi dipakai para raja dan kaum bangsawan. $asyarakat awam pun kerap menggunakan Kujang sama seperti para =aja dan bangsawan. 7i dalam masyarakat %unda, Kujang kerap terlihat dipajang sebagai mendekorasi rumah.

Konon ada sema!am keyakinan yang berkait dengan keberuntungan, perlindungan, kehormatan, kewibawaan dan lainnya. :amun, ada beberapa takhayul yang dianggap sebagai pantangan yang

(8)

tak boleh dilakukan. Eakni memajang Kujang se!ara berpasangan di dinding dengan mata pisau yang tajam sebelah dalam saling berhadapan. (ni merupakan tabuatau larangan. %elain itu, tidak boleh seorangpun mengambil #otonya sedang berdiri di antara 2 Kujang dalam posisi tersebut. Kabarnya, ini akan menyebabkan kematian terhadap orang tersebut dalam waktu 3 tahun, tidak lebih tapi bisa kurang.

B. RU$USAN $ASALA%

3. $engapa nilai Kujang sebagai senjata pusaka itu sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat

2. Bagaimana peranan masyarakat Jawa Barat dalam menjaga kebudayanya

&. PE$BA%ASAN Nilai keberaga"an

%ebagai lambang atau simbol dengan niali-nilai #iloso#is yang terkandung di dalamnya, Kujang dipakai sebagai salah satu estetika dalam beberapa lambang organisasi serta pemerintahan. 7isamping itu, Kujang pun dipakai pula sebagai sebuah nama dari berbagai organisasi, kesatuan dan tentunya dipakai pula oleh /emda /ropinsi Jawa Barat.

Kujang dikenal sebagai benda tradisional masyarakat sunda yang memiliki nilai sakral serta mempunyai kekuatan magis. Beberapa peneliti menyatakan bahwa istilah kujang berasal dari kata kudihyang. Kujang  juga berasal dari kata jang, yang berarti manusia atau manusa. $anusia

(9)

%e!ara umum, Kujang mempunyai pengertian sebagai pusaka yang mempunyai kekuatan tertentu yang berasal dari para dewa, dan sebagai sebuah senjata, sejak dahulu hingga saat ini Kujang menempati satu posisi yang sangat khusus di kalangan masyarakat Jawa Barat )%unda*. Kujang memiliki struktur sistem sebagai simbol dan kerangka ber#ikir  masyarakat %unda. Kujang sebagai simbol tritangtu” masyarakat %unda, sebagai #iloso#i dasar !ara ber#ikir masyarakat %unda lama kesatuan dualistik , sebagai simbol kultur masyarakathuma pola tiga dalam sistem budaya primordial (ndonesia.

PR'SES PE$BUATAN KUJANG

/ada amannya Kerajaan /ajajaran %unda masih jaya, setiap proses pembuatan benda-benda tajam dari logam termasuk pembuatan senjata kujang, ada patokan-patokan tertentu yang harus dipatuhi, di antaranya5

(. Pat)kan *aktu

$ulainya mengerjakan penempaan kujang dan benda-benda tajam lainnya, ditandai oleh mun!ulnya Bintang Kerti, hal ini terpatri dalam ungkapan nggah kidang turun kujang, nyuhun kerti turun beusi, artinya HBintang Kidang mulai naik di u#uk Cimur waktu subuh, pertanda masanya kujang digunakan untuk nya!ar )mulai berladang*. 7emikian pula jika Bintang Kerti ada pada posisi sejajar di atas kepala menyamping agak ke tara waktu subuh, pertanda mulainya mengerjakan penempaan benda-benda tajam dari logam )besi-baja*I. /atokan waktu seperti ini, kini masih berlaku di lingkungan masyarakat rang Kanks )Baduy*.

+. Kesu,ian Guru Teua /Pe"buat Kujang0

%eorang Furu Ceupa )/enempa Kujang*, waktu mengerjakan pembuatan kujang mesti dalam keadaan su!i, melalui yang disebut olah tapa

(10)

)berpuasa*. Canpa syarat demikian, tak mungkin bisa menghasilkan kujang yang bermutu. Cerutama sekali dalam pembuatan Kujang /usaka atau kujang bertuah. 7i samping Furu Ceupa mesti memiliki daya estetika dan artistika tinggi, ia mesti pula memiliki ilmu kesaktian sebagai wahana keterampilan dalam membentuk bilah kujang yang sempurna seraya mampu menentukan Faib %akti sebagai tuahnya.

1. Ba#an Pe"buatan Kujang

ntuk membuat perkakas kujang dibutuhkan bahan terdiri dari logam dan bahan lain sebagai pelengkapnya, seperti5

• Besi, besi kuning, baja, perak, atau emas sebagai bahan membuat waruga )badan kujang* dan untuk selut )ring tangkai kujang*.

•  @kar kayu, biasanya akar kayu Faru-Canduk, untuk membuat ganja atau landean )tangkai kujang*. @kar kayu ini memiliki aroma tertentu.

• /apan, biasanya papan kayu %amida untuk pembuatan kowak atau kopak )sarung kujang*. Kayu ini pun memiliki aroma khusus.

• Dmas, perak untuk pembuatan mata atau pamor kujang pusaka ataukujang para menak /akuan dan para /angagung tertentu. %elain itu, khusus untuk mata banyak pula yang dibuat dari batu permata yang indah-indah.

• /eurah )bisa binatang* biasanya bisa lar Ciru, bisa lar Canah, Bisa lar Fibug, bisa Kelabang atau bisa Kalajengking. %elain itu digunakan pula ra!un tumbuh-tumbuhan seperti getah akar  Geteng getah >aruluk )buah Dnau* atau serbuk daun =arawea, dsb. Funanya untuk ramuan pelengkap pembuatan /amor. Kujang yang berpamor dari ramuan ra!un-ra!un tadi, bisa mematikan musuh meski hanya tergores.

(11)

• Cuah Faib %akti sebagai isi, sehingga kujang memiliki tuah tertentu. Faib ini terdiri dari yang bersi#at baik dan yang bersi#at  jahat, bisa terdiri dari gaib 1arimau, gaib lat, gaib lar, gaib

%iluman, dsb. Biasanya gaib seperti ini diperuntukan bagi isi kujang yang pamornya memakai ramuan ra!un sebagai penghan!ur  lawan. %edangkan untuk Kujang /usaka, gaib sakti yang dijadikan isi biasanya para arwah leluhur atau para Furiyang yang memiliki si#at baik, bijak, dan bajik.

2. Te"at /K#usus0 Pe"buatan Kujang

Cempat untuk membuat benda-benda tajam dari bahan logam besi-baja, baik kudi, golok, sunduk, pisau, dsb. 7ikenal dengan sebutan Fosali, Kawesen, atau /anday. Cempat khusus untuk membuat )menempa* perkakas kujang disebut /aneupaan.

Peranan $as3arakat Ja4a Barat

7engan perkembangan kemajuan, teknologi, budaya, sosial dan ekonomi masyarakat %unda, Kujang pun mengalami perkembangan dan pergeseran bentuk, #ungsi dan makna. 7ari sebuah peralatan pertanian, kujang berkembang menjadi sebuah benda yang memiliki karakter  tersendiri dan !enderung menjadi senjata yang bernilai simbolik dan sakral. ?ujud baru kujang tersebut seperti yang kita kenal saat ini diperkirakan lahir antara abad 9 sampai abad 32.

7i masa lalu Kujang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat %unda karena #ungsinya sebagai peralatan pertanian. /ernyataan ini tertera dalam naskah kuno %anghyang %iksa Kanda :g Karesian )338 $* maupun tradisi lisan yang berkembang di beberapa daerah diantaranya di daerah =an!ah, >iamis. Bukti yang memperkuat

(12)

pernyataan bahwa kujang sebagai peralatan berladang masih dapat kita saksikan hingga saat ini pada masyarakat Baduy, Banten dan /an!er  /angawinan di %ukabumi.

Peran "a#asis4a !ala" kebu!a3aan

Kita sebagai seorang mahasiswa yang akti# dan kreati# tentunya tidak ingin kebudayaan kita menjadi pudar bahkan lenyap karena pengaruh dari budaya-budaya luar.$ahasiswa memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah. 1al ini didasari oleh asumsi bahwa mahasiswa merupakan anak bangsa yang menjadi penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (ndonesia. %ebagai intelektual muda yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, pada mereka harus bersemayam suatu kesadaran kultural sehingga keberlanjutan negara bangsa (ndonesia dapat dipertahankan. /embentukan kesadaran kultural mahasiswa antara lain dapat dilakukan dengan pengoptimalan peran mereka dalam pelestarian seni dan budaya daerah.

ptimalisasi peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu intrakurikuler dan ekstrakulikuler. Jalur (ntrakurikuler dilakukan dengan menjadikan seni dan budaya daerah sebagai substansi mata kuliahA sedangkan jalur  ekstrakurikuler dapat dilakukan melalui peman#aatan unit kegiatan mahasiswa )K$* kesenian dan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk pelestarian seni dan budaya daerah.

a. Jalur Intrakurikuler 

ntuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah diperlukan adanya pemahaman mahasiswa terhadap

(13)

seni dan budaya daerah. Canpa adanya pemahaman yang baik terhadap hal itu, mustahil mahasiswa dapat menjalankan peran itu dengan baik. /eningkatan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui jalur intrakurikulerA artinya seni dan budaya daerah dijadikan sebagai salah satu substansi atau materi pembelajaran dalam satu mata kuliah atau dijadikan sebagai mata kuliah. Kemungkinan yang pertama dapat dilakukan melalui mata kuliah (lmu %osial dan Budaya 7asar )(%B7* bagi mahasiswa program studi eksakta, dan (lmu Budaya 7asar dan @ntropologi Budaya bagi mahasiswa program studi ilmu sosial. 7alam dua mata kuliah itu terdapat beberapa pokok bahasan yang dapat diman#aatkan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah yaitu tentang manusia dan kebudayaan, manusia dan peradaban, dan manusia, sains teknologi, dan sen.Kemungkinan yang kedua tampaknya telah diakomodasi dalam kurikulum program studi-program studi yang termasuk dalam rumpun ilmu budaya seperti program studi di lingkungan Lakultas %astra atau Lakultas (lmu Budaya. Beberapa mata kuliah yang se!ara khusus dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap seni dan budaya daerah adalah $asyarakat dan Kesenian (ndonesia, $anusia dan Kebudayaan (ndonesia, dan $asyarakat dan Kebudayaan /esisir. $elalui mata kuliah-mata kuliah itu, mahasiswa dapat diberi penugasan untuk melihat, memahami, mengapresiasi, mendokumentasi, dan membahas seni dan budaya daerah. 7engan kegiatan-kegiatan sema!am itu pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daearah akan meningkat yang juga telah melakukan pelestarian.

Jalur intrakurikuler lainnya yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman bahkan mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah adalah Kuliah Kerja :yata )KK:*. $ahasiswa-mahasiswa yang telah mendapatkan pemahaman yang men!ukupi terhadap seni dan budaya daerah dapat berkiprah langsung dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. Kuliah Kerja /ro#esi )KK/* yang merupakan bentuk lain dari KK: di

(14)

Lakultas (lmu Budaya ni<ersitas :egeri yogyakarta telah digunakan untuk berperan serta dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. $ahasiswa Lakultas (lmu Budaya, khususnya yang berasal dari program studi %ejarah, dalam tiga tahun terakhir sebagian telah membantu mere<italisasi seni budaya yang tumbuh dan berkembang di %emarang, misalnya batik %emarang, arsitektur %emarang, dan membantu mempromosikan perkumpulan ?ayang rang :gesthi /andhawa.

b. Jalur Ekstrakurikuler 

/embentukan dan peman#aatan nit Kegiatan $ahasiswa )K$* Kesenian Jawa )7aerah Gainnya* merupakan langkah lain yang dapat ditempuh untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah. %ehubungan dengan hal itu, pimpinan perguruan tinggi perlu mendorong pembentukan K$ Kesenian 7aerah. Gembaga kemahasiswaan itu merupakan wahana yang sangat strategis untuk upaya-upaya tersebut, karena mereka adalah mahasiswa yang benar-benar berminat dan berbakat dalam bidang seni tradisi. Gatihan-latihan se!ara rutin sebagai salah satu bentuk kegiatan K$ kesenian daerah )Jawa misalnya* yang pada gilirannya akan berujung pada pementasan atau pergelaran merupakan bentuk nyata dari pelestarian seni dan budaya daerah.

Lorum-#orum #esti<al seni mahasiswa sema!am /ekan %eni $ahasiswa Cingkat :asional )/eksiminas* merupakan wahana yang lain untuk pengoptimalan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah.

D. KESI$PULAN

7ari /enulisan $akalah ini saya dapat menyimpulkan Bahwa /erubahan 7inamis dan arus Flobalisasi yang tinggi menyebabkan $asyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam

(15)

kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. /adahal sesungguhnya Budaya Gokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai M nilai budaya lokal yang ada di negara ini. ntuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini. %elain itu kita harus memahami arti kebudayaan serta menjadikan keanekaragaman budaya yang ada di (ndonesia sebagai sumber kekuatan untuk ketahanan budaya bangsa.@gar budaya kita tetap terjaga dan tidak diambil oleh bangsa lain. Karena kekayaan bangsa (ndonesia yang tidak ternilai harganya itu dan tidak pula dimiliki oleh bangsa-bangsa asing. leh sebab itu, sebagai generasi muda, yang merupakan pewaris budaya bangsa, hendaknya memelihara seni budaya

kita demi masa depan anak !u!u. %alah satu upaya pelestarian budaya

indonesia adalah dengan membuat dokumentasinya, termasuk

dokumentasi digital atau elektronik di era in#ormasi ini. $ungkin peran perguruan tinggi bisa dikedepankan di sini. Kegiatan riilnya bisa dalam bentuk penelitian atau pengabdian masyarakat.Euk kita !intai dan pertahankan budaya indonesia

E. DA5TAR PUSTAKA https://id.wikipedia.org/wiki/Kujang http5tiuii.ngeblogs.!om2009302"peran-budaya-lokal-memperkokoh-ketahanan-budaya-bangsa-2 http5sta##.undip.a!.idsastradhanang20090N2"peningkatan-kualitas-pembelajaran-sejarah-dan

(16)

http5rendhi.wordpress.!ommakalah-pengaruh-globalisasi-terhadap-eksistensi-kebudayaan-daerah

Keragaman Budaya (ndonesia O CijokIs ?eblog isbde.htm #ile5F5isbdti.htm

#ile5F5artikel.phpisbd.htm

http5!ah-kimia.blogspot.!om203204makalah-keanekaragaman-budaya-dan.html

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :