• Tidak ada hasil yang ditemukan

13202 - Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "13202 - Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi.docx"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN PENGGUNAAN KODE, SIMBOL, SINGKATAN

PANDUAN PENGGUNAAN KODE, SIMBOL, SINGKATAN

DAN DEFINISI

DAN DEFINISI

(2)

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PENGESAHAN

NAMA JABATAN

NAMA JABATAN TANDATANDA

TANGAN

TANGAN TANGGALTANGGAL

Ketua Tim Rekam Ketua Tim Rekam Medis

Medis Sekretariat Sekretariat

dr.

(3)

PERATURAN KEPALA RUMAH SAKIT PARU JEMBER UPT DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR

NOMOR : 188/ /101.17/2016 TENTANG

PANDUAN PENGGUNAAN KODE, SIMBOL, SINGKATAN DAN DEFINISI

KEPALA RUMAH SAKIT PARU JEMBER

Menimbang : a. Bahwa diperlukan standarisasi dan penyamaan persepsi atas penggunaan kode, simbol, singkatan, dan definisi dalam pendokumentasian pelayanan pasien dalam berkas rekam medik pasien;

b. Bahwa standarisasi penggunaan kode, simbol, singkatan dan definisi sebagaimana dimaksud pada butir a perlu ditetapkan Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi di Rumah Sakit Paru Jember

c. Bahwa penetapan dan pemberlakuan Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi tersebut perlu ditetapkan dengan Peraturan Kepala Rumah Sakit Paru Jember

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit;

2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1438/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kedokteran

5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis.

(4)

4

TENTANG PANDUAN PENGGUNAAN KODE, SIMBOL, SINGKATAN DAN DEFINISI DI RUMAH SAKIT PARU JEMBER

Kedua : Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi di Rumah Sakit Paru Jember sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini

Ketiga : Panduan Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi di Rumah Sakit Paru Jember sebagaimana dimaksud dalam dictum kedua wajib dijadikan acuan dalam pendokumentasian pelayanan pasien dalam berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Paru Jember.

Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan

Ditetapkan di : Jember 

Pada tanggal : 19 September 2016

KEPALA RUMAH SAKIT PARU JEMBER

dr. I G.N. Arya Sidemen, S.E., MPH Pembina Tk. I

(5)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI ... 2 KATA PENGANTAR ... 6 BAB I. DEFINISI ... 7  A. Pendahuluan ... 7 B. Tujuan ... 7 C. Definisi ... 7

BAB II. RUANG LINGKUP... 8

 A. Penanggung jawab ... 8

B. Unit terkait ... 8

C. Profesi terkait ... 8

BAB III TATA LAKSANA ... 9

 A. Tata laksana Umum Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan... 9

B. Tata laksana Penggunaan Simbol ... 9

C. Tata Laksana Pemberian Warna Pada Berkas Rekam Medis ... 10

D. Tata laksana Penggunaan Singkatan ... 10

E. Tata laksana Penggunaan Singkatan Penyakit dan Tindakan ... 14

F. Tata Laksana Istilah yang Tidak Boleh Dipergunakan ... 20

BAB IV. DOKUMENTASI... 21

 A. Bukti Pelaksanaan ... 21

(6)

6

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, buku panduan penggunaan Kode, Simbol, Singkatan dan Definisi di Rumah Sakit dapat tersusun dengan baik. Buku ini sebagai Panduan penyelenggaraan di Rumah Sakit dalam mengetahui kode, symbol, singkatan / istilah-istilah yang sering digunakan oleh praktisi medis di Rumah Sakit, baik oleh dokter, perawat dan praktisi lainnya.

Buku panduan ini merupakan satu kesatuan dengan buku-buku pedoman yang digunakan setiap harinya oleh petugas di rumah sakit. Dengan kata lain fungsi dan kegunaannya dapat mengurangi kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaannya. Dengan ditetapkannya buku ini, kami berharap dapat menjadi buku pegangan yang setiap saat dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dikemudian hari, agar buku ini akan menjadi lebih sempurna sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan di bidang pelayanan rumah sakit.

(7)

BAB I DEFINISI

A. Pendahuluan

Upaya peningkatan mutu pelayanan yang merupakan peningkatan mutu di Rumah Sakit Paru Jember terus dilakukan, pembangunan fasilitas berupa gedung maupun peralatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia diberbagai bidang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan di rumah sakit ini.

Kemajuan dibidang teknologi dan informasi membuat masyarakat menjadi sadar akan hak-haknya namun cenderung melakukan tuntutan hukum apabila terjadi ketidakpuasan pasien maupun keluarganya.

Untuk menertibkan dan menyamakan persepsi itu maka disusunlah simbol dan singkatan umum, singkatan diagnosa serta singkatan tindakan yang akan digunakan untuk melengkapi di Rumah Sakit Paru Jember.

B. Tujuan

1. Tujuan Umum

Menciptakan suatu penyamaan persepsi, anggapan dan bahan acuan informasi mengenai kegiatan pelayanan yang ada di Rumah Sakit Paru Jember, khususnya untuk seluruh SDM yang ada, baik profesi medis, para medis dan non medis dalam mengembangkan ruang lingkup pelayanan kesehatan yang ada dan berjalan saat ini.

2. Tujuan Khusus

a. Untuk menertibkan dan melengkapi informasi berkas Rekam Medis baik Rawat inap, rawat jalan dan IGD.

b. Untuk menyeragamkan dan menyamakan persepsi mengenai Kode, Simbol dan singkatan yang digunakan di Rumah Sakit Paru Jember c. Untuk mengetahui kesesuaian penulisan istilah medis yang tercantum

dalam berkas rekam medis sesuai dan seragam oleh seluruh praktisi yang berkecimpung di pelayanan kesehatan Rumah Sakit Paru Jember d. Sebagai bahan acuan dalam pengisian berkas Rekam Medis.

C. Definisi

1. Simbol adalah lambang yang digunakan untuk menunjukkan obyek yang dituju atau yang dimaksud.

2. Singkatan adalah kependekan kata atau kata ringkasan dari suatu kalimat baik itu berupa kalimat pada umumnya, diagnosa maupun tindakan.

(8)

8

BAB II. RUANG LINGKUP

A. Penanggung jawab

1. Unit Rekam Medis 2. Tim Rekam Medis

B. Unit terkait

Unit-unit terkait yang berhubungan dengan pelaksanaan pencatatan rekam medis yang diberikan ke komunitas Rumah Sakit, meliputi :

1. Instalasi Rawat Jalan 2. Instalasi Rawat Inap 3. Instalasi Gawat Darurat 4. Instalasi Penunjang Medik

C. Profesi terkait

1. Medis

(9)

BAB III TATA LAKSANA

A. Tata laksana Umum Penggunaan Kode, Simbol, Singkatan

1. Rumah sakit menetapkan penggunaan kode, simbol, singkatan dan definisi yang dipergunakan di rumah sakit.

2. Penggunaan kode, simbol, singkatan dan definisi dilakukan untuk menyeragamkan dan menyamakan persepsi dari seluruh komponen profesi yang terkait di lingkungan rumah sakit.

3. Penulisan istilah harus disesuaikan dengan terminologi medis yang terdapat diseluruh dokumen rekam medis pasien dan sudah ditetapkan oleh direktur rumah sakit.

4. Masing-masing profesi yang terkait dengan penggunaan kode, simbol, singkatan dan definisi memberikan masukan kepada Tim Rekam Medis rumah sakit untuk ditetapkan oleh Kepala Rumah Sakit.

5. Tim rekam medis wajib menginformasikan seluruh kode, simbol, singkatan dan definisi yang sudah baku kepada seluruh profesi yang terlibat di rumah sakit dan di laksanakan sesuai dengan standar yang ada.

6. Evaluasi dan penilaian atas keseragaman penulisan kode, simbol, singkatan dan definisi yang sudah tertulis di berkas rekam medis akan dilakukan secara berkala setiap 3 (tiga) bulan sekali.

7. Tim rekam medis ditunjuk oleh Direktur Rumah Sakit sebagai tim verifikasi dari seluruh kegiatan evaluasi yang sudah ada.

8. Rumah Sakit mengakomodir adanya perubahan kode, simbol, singkatan dan definisi baik penambahan maupun pengurangan yang dilakukan secara berkala dalam kurun waktu minimal 1 (satu) tahun sekali setelah mendapatkan umpan balik dari profesi-profesi yang terkait didalamnya serta di putuskan dalam rapat tim rekam medis.

B. Tata laksana Penggunaan Simbol

Rumah sakit Rumah Sakit Paru Jember menggunakan simbol-simbol dalam menjalankan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pasien rawat  jalan, rawat inap dan IGD, simbol-simbol yang ada dipergunakan dan

ditempatkan di map bagian depan cover berkas rekam medis serta sebagai tanda pengenal bagi seluruh praktisi kesehatan lainnya untuk memperhatikan simbol-simbol yang ada. Simbol warna yang dipakai adalah :

1. Merah berbentuk segi empat digunakan untuk penyakit HIV / AIDS 2. Kuning berbentuk segi empat digunakan untuk penyakit Hepatitis

(10)

10

C. Tata Laksana Pemberian Warna Pada Berkas Rekam Medis

1. Rumah Sakit Rumah Sakit Paru Jember menggunakan Terminal Digit Filling System (TDF) dalam proses penyimpanan berkas rekam medis pasien di rumah sakit.

2. System penomeran TDF bertujuan untuk mengidentifikasi 2 digit akhir penomeran berkas rekam medis.

D. Tata laksana Penggunaan Singkatan

1. Singkatan dipergunakan oleh praktisi medis dan para medis dalam memberikan pelayanan dan tertulis dilembar, form, lampiran dan berkas rekam medis selama pasien menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Paru Jember

2. Istilah singkatan dapat diartikan sebagai istilah umum/jamak yang dipergunakan untuk menyingkat nama, diagnosa dan arti lain dari keterangan diagnosa ataupun istilah-istilah medis lainnya.

3. Setiap tenaga profesi medis dan non medis wajib mengetahui istilah-istilah baku yang dipergunakan dan ditetapkan di Rumah Sakit Paru Jember

4. Singkatan-singkatan yang dibakukan meliputi :

Huruf A  Abd = Abdomen

 Aj = Angkat Jahitan  Ac = Ante Coenam  Acc = Accord/setuju  As = Apgar scor  Ax = Anamnesa a/n = Atas nama ad = Advis / Saran alb = Albumin

 ASI = Air Susu Ibu  An = Anak

Huruf B BAB = Buang Air Besar

BAK = Buang Air Kecil BB = Berat Badan

BBL = Berat Badan Lahir

BBLR = Berat Badan Lahir Rendah BU = Bising Usus

BS = Blood Sugar

BSN = Blood Sugar Nocturral

BS2JPP = Blood Sugar 2 jam Post drial BSA = Blood Sugar Acak

Bs = Basah

BK = Babie Kammer / kamar bayi BY = Bayi

Huruf C C/P = Cor / Pulmo

(11)

Cc = Centimeter Cubik Huruf D Dg = dengan Dr = Dokter Drg = Dokter Gigi Dx = Diagnose DD = Differential Diagnose DP = Diagnosa Perawatan Huruf E E/ = Etiologi

ECG = Electro Cardio Grafi ET = Exchange Transfusion

Huruf F FU = Fundus Uteri

Huruf G G/ = Gejala

GCS = Glosgow Coma Scale GE = Gastro Enteritis

Huruf H H/L = Hepar / Lien

Hsl = Hasil Ht = Hechting h/I = Hari Ini Hs = Habis Stop HT = Haid Terakhir Hr = Honorarium HR = Heart Rate HL = Halus Huruf I IA = Intra Arterial IC = Intracutan IM = Intra Muscular

(12)

12 K/p = Kalau Perlu

Kcl = Kecelakaan

KRS = Keluar Rumah Sakit KPD = Ketuban Pecah Dini Ks = Kasar

Kr = Kering

Huruf L Lab = Laboratorium

LFT = Liver Fungtion Test LP = Lumbal Punksi

Huruf M M.S = Maagh Slang

Max = Maximum Min = Minimum

MBB = Makan Bubur Biasa MBC = Makan Bubur Cacah Mnt = Menit

Ma/Mi = Makan / Minum

MMB = Makan Minum Biasa MMT = Makan Minum Terakhir MSS = Minum Sedikit Sedikit Mika-Miki = Miring kanan miring kiri MRS = Masuk Rumah Sakit

MB = Mencret Bubur MAB = Mencret Air Berisi M = Murmur Huruf N N = Nadi Neo = Neonatus Huruf O Obs = Observasi

Obgyn = Obstetri & Gynaccologi OK = Operatie Kammer Op = Operasi OT = Obat Terus Huruf P PS = Perawatan Setempat PC = Post Coenam Pf = Pemeriksaan Fisik PP = Pulang Paksa Plg = Pulang

Post Op = Post Operasi

Per-Os = Pemberian Obat Peroral Px = Pasien

P/P Pasien Pindahan Premed = Premedikasi

(13)

P/B = Pasien Baru P/L = Pasien Lama

PRM = Prematur Ruptur of the Membranes Pr.n = Pro renata = K/p Ped = Pediatri Prem = Prematur Huruf R Ro = Rontgen R/ = Resep RA = Ruang Anak Rr = Respirasi Rate RL+ = Rumple Leed ada RR = Recovery Room Rn = Ronchi

RT = Rectal Toucher

RPK = ruang Perawatan Khusus

Huruf S S = Suhu Ssd = Sesudah Susp = Suspect Sls = Selesai Sc = Subcutan Sos = Sosial Spt = Spontan

SptB = Spontan belakang Kepala

Huruf T T = Tensi

Tap = Tetap Tj = Tahu Jam Taa = Tidak apa-apa Ttb = Tak teraba Tts = Tetes

TB = Tinggi Badan

TBL = Tinggi Badan Lahir TD = Tiphus Diet

(14)

14

Huruf X X: D = XyLLo-Della

E. Tata laksana Penggunaan Singkatan Penyakit dan Tindakan

1. Singkatan penyakit dan tindakan dipergunakan sebagai rangkaian suatu pelayanan medis yang langsung berhubungan dan adanya keterkaitan antara apa yang terjadi selama proses tindakan medis berlangsung.

2. Urutan kejadian antara singkatan penyakit dan tindakan yang dilakukan terangkum dalam satu diagnosa medis yang dapat dipetakan menjadi satu 3. Singkatan penyakit dan tindakan, meliputi :

Huruf A Penyakit

 ATN = Acute renal failure with tubular necrosis  AIHA = AUTO IMMUNE HEMOLYTIC ANEMIA  ALO = acute lung odema

 ARDS = acute respiratory distress syndrom  AF = Atrial Fibrilasi

 Asth Bronc = Asthma Bronchiale  AMI = Acute Myocard

 ASD = Atrial Septal Defect

 ASHD = Arteroscleroic Heart Disease

 ARF = Acute Renal Failure (GGA) lihat huruf G  AIDS = Auto Immune Deficiency Syndrom

 AFP = Acute Flaccid Paralysis  AHD = Acquired Heart Disease  ATN = Acute tubular Necrosis  ACC = Adeno Carcinoma Colon

Tindakan

 App = Appendectomy  Aj = Angkat jahitan

 ATE = deno Tonsill Ectomy

Huruf B Penyakit

BPH = Benigh Prostat Hypertrophy BPPV = benign paroxysmal vertigo Br.Pn = Broncho Pneumonia

Br = bronchitis

Tindakan

BMP = Bone Marrow Puncture

BSO = Bilateral Salphingo – Oopherectomy Oversicht BOF = Buik Overziech Foto (Foto Perut)

BOM = Bleomycin Oncovin Mitomycin BNO = Blaas Nier Oversicht

BGA = Blood Gas Analysis

(15)

Penyakit

Ca = Carcinoma

CH = cirrhosis hepatitis

CaGb = Carcinoma Gall Bladder

CRF = Chronic Renal Failure (GGK)

COPD = Chronic Obstructive Pulmonary Disease CHB = Conngenital Heart Block

CHD = Congestive Heart Disease

CHF = Conngenital Conngenital Failure ComCer = Commotio Cerebri

CPD = Cephalo Pelvic Disproportion CVA = Cerebro Vascular Accident CVD = Cerebro Vascular Disease C1.Fr = Close Fracture

CML = Chronic Myelocytic Leukimia CMV = Cyto Megalo Viral

CGL = Chronic Granulocytic Leukimia

Tindakan

CAP = Cyclophosphamide Adriamycin Platamina CPR = Cardio Pulmonary Resuscitation

CCT = Creatinin Clearence Test CVP = Central Venous Pressure

CT. Scan = Computerized Tomography Scan

Huruf D Penyakit

DCM = Dilated Cardio Myopathi Dm = Diabetes Melitus

Decomp = Decompensation Cordis DMPS = Dismielopoetic Syndrome DHF = Dengue Hemorhagic Fever DDS = Demem Dengue Shock DSS = Dengue Shoch Syndrome

DUB = Disfungsi Uterus Bleeding = PVD (Perdarahan Uterus)

(16)

16 FAM = Fibro Adenoma Mamma FUO = Fever Unknown Origin Fr = Fracture

Tindakan

F.E. = Forcep Extraksi

FNAB = Fine Needle aspiration Biopsi

Huruf G Penyakit

GE = Gastro Enteritis

GEA = Gastro Enteritis Acut

GED = Gastro Enteritis Dehidrasi GGA = Gagal Ginjal Akut

GGK = Gagal Ginjal Kronik

GBS = Guillain Barre Syndrome GNA = Glomeluro Nephritis Acut GNS = Glomeluro Nephritis Subakut GNK = Glomeluro Nephritis Kronik

GERD = Gatrric Esophageal Reflux Disease

Tindakan GC = Gastric Cooling Huruf H Penyakit HT = Hipertensi HF = Hemorrhagic Fever

HNP = Hernia Nucleus Pulposus Hep A = Hepatitis A

Hep B = Hepatitis B Hep C = Hepetitis C

HIL = Hernia Inguinalis Deficiency Virus HIV = Human immuno Deficiency Virus HHD = Hipertensive Heart Disease

Hpp = Hemorrhagic Post Partum HFMD = Hand Foot and Mouth Disease

Tindakan

HD = Haemodyalisa

HBO = Hyperbaric Oxygen

Huruf I Penyakit

ICT = Icterus

ICT Neo = Icterus neonatorum ISK = Infeksi Saluran Kencing

ISPA = Infeksi Saluran Pernafasan Akut IUFD = Intra Uterine Fetal Disease

IHD = Izchaemic Heart Disease Ich = Intra Celebral Hemorrhage

(17)

ITP = Idiophatic Thrombocytopenin Purpura

Tindakan

IVP = Intra Venous Pylografi

Huruf K Penyakit

KP = Koch Pulmonum

KPP = Ketuban Pecah Prematur Tindakan

KS = Kaah Spooling

Huruf L Penyakit

LBBB = Left Bundle Branch Block LVH = Left Ventricle Hypertrophy LBP = Low Back Pain

LBW = Low Birtk Weight

LGV = Limfo Granuloma Venerium

Tindakan

L.P = Lumbal Punksi

Huruf M Penyakit

MI = Mital Insufficiency

MDS = Myelo Dysplasiia Syndrome MS = Mitral Stenosis

MSI = Mitral Steno Insufficiency

Tindakan

MRI = Magnetic Resonance Imaging

Huruf N Penyakit

NEC = Necrotizing Entero Colitis

(18)

18 Penyakit

PJKa = Payah Jantung Kanan PJKi = Payah Jantung Kiri

PJR = Penyakit Jantung Rheumatic PID = Pelvic Inflammatory Disease PDA = Patent uctus Arteriosus

PNA = Pyelo Nefritis Akut PNC = Pyelo Nefritis Chronic PTG = Penyakit tropoblas Ganas

PPDO = Penyakit Peredaran Darah Otak PPOM = Penyakit Paru Obstraksi Menahun PAT = Paraksismal Atrial Tachycardia PRCA = Pure Red Cell Anemia PVR = Plicytemia Vera Rubra

PJK = Penyakit Jantung Koroner

PVC = Premature Ventrikular Contraction PPh = Primary pulmonary Hipertensi PAC = Premature Atrial Contraction

Tindakan

PE = Polypectomy

PPM = Permanent Pace Maker

PCN = Percutaneus Nephrolithotripsy

Huruf R Penyakit

Ra = Rematoid Artritis

RBBB = Right Bundle Branch Block RDS = Respiratory Distress Syndrome

RARS = Refractory Anemia Ring Siderblast RIND = Reversible Ischaemic Neurological Deficit RVH = Right Ventrical Hyperthropy

RHD = Rheumatic Heart disease

Tindakan –

Huruf S Penyakit

SA = Sinusitis Akut

SOP = Space Occupying Process

SLE = Systemic Lupus Erythematosus SSS = Sick Sinus Syndrome

SIOS = Serangan Iskemik Otak Selintas SAH = Sub Aracnoid Haemorrhage SVT = Supra Ventricular Tachycardia SVES = Supra Ventricular Extra Systole

SIRS = Systemic Inflamatory Respon Syndrom

Tindakan

SC = Sectio Caesarian SR = Septum Resectie

(19)

STE = Solerosing Terapi

STSG = Split Thickness Skin Graft SPP = Supra Public Punction

SAB = Spinal Anastesi Blok

Huruf T Penyakit

TIA = Transient Ischemic Attack TYP.Abd = Typhoid Abdominal Typ. Fever = Typhoid Fever TB Paru = Tuberculosa Paru TE = Tonsil Ektomi

TBC = Tuberculosa

TLE = Temporal Lobe Epilepsi TPF = Tetra Plegia Flaccid

Tindakan

TE = Tonsillectomy

TAT = Tes Agregasi Trombosit

TURP = Trans Uretra Resection Prostat TMP = Temporary pace Maker

Huruf U Penyakit

UTI = Urinary Tract Infection

URI = Upper Respiratory Infection

URT I = Upper Respiratory Tract Infection UPJ = Utero Pelvic Junction

Tindakan

URS = Uretero Renoscopy

UKG/SWD = Short Wave Diathermi USG = Ultra Sonografi

UCT = Urea Clearence Test UGI = Upper Gastro Intestinal

(20)

20 Tindakan

WSD = Water Sealed Drainage WT = Wound Toilet

F. Tata Laksana Istilah yang Tidak Boleh Dipergunakan

1. Penulisan istilah, singkatan, simbol dan definisi yang tidak boleh dipergunakan adalah istilah, singkatan yang menggunakan bahasa indonesia atau yang di Indonesiakan.

2. Penulisan istilah yang tidak sesuai dengan penulisan dalam terminologi medis disebabkan karena petugas kesehatan lebih sering menggunakan istilah campuran antara terminologi medis dengan bahasa indonesia.

3. Penulisan istilah yang tidak sesuai dengan terminologi medis meliputi : Cedera Kepala, Gagal ginjal, Hematoma pada dahi, OD Katarak Sinistra, snake bite, Tumor Payudara kanan, Tumor telinga, Vulnus laseratum tangan kanan, Vulnus Laseratum telinga kanan.

4. Penulisan dengan menggunakan singkatan-singkatan yang diartikan/diterjemahkan dalam bahasa indonesia, meliputi CKR (cedera kepala ringan), ISK (Infeksi Saluran Kencing), dsb.

5. Penyamaan istilah dan singkatan terminologi medis untuk memudahkan tenaga kesehatan terutama dalam proses koding dan untuk menyamakan bahasa medis.

(21)

BAB IV DOKUMENTASI

A. Bukti Pelaksanaan

1. Dokumen rekam medis elektronik rawat jalan 2. Dokumen rekam medis elektronik rawat inap 3. Dokumen rekam medis manual rawat inap 4. Dokumen rekam medis emergency

B. Evaluasi Pelaksanaan

1. Evaluasi Penilaian penulisan Kode, simbol dan istilah medis 2. Pelaporan berkala ke Kepala Rumah Sakit.

KEPALA RUMAH SAKIT PARU JEMBER

dr. I G.N. Arya Sidemen, S.E., MPH Pembina Tk. I

Referensi

Dokumen terkait