Pemberian Makanan Bayi
Pemberian Makanan Bayi
Pemberian Makanan Bayi
Pemberian Makanan Bayi
seh b ngan HIV
seh b ngan HIV
sehubungan HIV
sehubungan HIV
Dr. Dien Sanyoto Besar, SpA, IBCLC Dr. Dien Sanyoto Besar, SpA, IBCLC
BK.PP
BK.PP--ASI / YASIAASI / YASIA
Simposium Informasi Pengobatan HIV Terkini Simposium Informasi Pengobatan HIV Terkini
SPIRITIA, Jakarta 23 Juni 2009 SPIRITIA, Jakarta 23 Juni 2009
Sit
i HIV
Sit
i HIV
Situasi HIV
Situasi HIV
Di Indonesia estimasi ODHA (Orang dengan
Di Indonesia estimasi ODHA (Orang dengan
HIV
HIV AIDS) 90 ib
AIDS) 90 ib
120 ib
120 ib
T h
T h
2004
2004
HIV
HIV--AIDS) 90 ribu
AIDS) 90 ribu -- 120 ribu. Tahun 2004
120 ribu. Tahun 2004
sampai dengan Juni 2004 jumlah HIV 2.865,
sampai dengan Juni 2004 jumlah HIV 2.865,
p
p
g
g
j
j
,
,
jumlah AIDS 1.525 kasus. (DepKes P2ML,
jumlah AIDS 1.525 kasus. (DepKes P2ML,
2004)
2004)
2004)
2004)
Daerah konsentrasi ada di 6 propinsi
Daerah konsentrasi ada di 6 propinsi
Daerah konsentrasi ada di 6 propinsi
Daerah konsentrasi ada di 6 propinsi
Th 2006 : 8,194 AIDS , th 2008 : 16.110 AIDS
Th 2006 : 8,194 AIDS , th 2008 : 16.110 AIDS
( DepKes)
( DepKes)
Estimasi ODHA hamil 2.250 sampai 3.250
Estimasi ODHA hamil 2.250 sampai 3.250
orang (estimasi P2ML 2004) ! merupakan
orang (estimasi P2ML 2004) ! merupakan
orang (estimasi P2ML 2004),! merupakan
orang (estimasi P2ML 2004),! merupakan
target PMTCT
target PMTCT
Jumlah bayi dari ibu HIVpositif yang
Jumlah bayi dari ibu HIVpositif yang
dilaporkan sejak 5 tahun terakhir. sebanyak 40
dilaporkan sejak 5 tahun terakhir. sebanyak 40
dilaporkan sejak 5 tahun terakhir. sebanyak 40
dilaporkan sejak 5 tahun terakhir. sebanyak 40
bayi. Dari 11 bayi yang terpantau sejumlah 6
bayi. Dari 11 bayi yang terpantau sejumlah 6
bayi dinyatakan HIV negatif dan 5 bayi HIV
bayi dinyatakan HIV negatif dan 5 bayi HIV
bayi dinyatakan HIV negatif dan 5 bayi HIV
bayi dinyatakan HIV negatif dan 5 bayi HIV
positif. (Laporan RSCM 2004)
positif. (Laporan RSCM 2004)
Sit
i P
b i
ASI
Sit
i P
b i
ASI
Situasi Pemberian ASI
Situasi Pemberian ASI
Angka ASI Eksklusif 0Angka ASI Eksklusif 0-- 6 bulan di Indonesia turun: 42,4 % 6 bulan di Indonesia turun: 42,4 % menjadi 39,5% (SDKI 1997 dan SDKI 2002)
menjadi 39,5% (SDKI 1997 dan SDKI 2002)
Penggunaan susu botol meningkat 3x : 10,8% Penggunaan susu botol meningkat 3x : 10,8% gggg gg ,, menjadi32,4% ( SDKI 1997 dan SDKI 2002) menjadi32,4% ( SDKI 1997 dan SDKI 2002)
SF di Indonesia minggu I :SF di Indonesia minggu I : 2727 –– 52% HKI 200252% HKI 2002
SF di Indonesia minggu I : 27 SF di Indonesia minggu I : 27 52%, HKI 200252%, HKI 2002
Hasil Monitoring Pemasaran PASI 2003,2005: Banyak Hasil Monitoring Pemasaran PASI 2003,2005: Banyak P l
P l
Pelanggaran Pelanggaran
P
l
Vi
HIV d
i Ib k B
i
P
l
Vi
HIV d
i Ib k B
i
Penularan Virus HIV dari Ibu ke Bayi
Penularan Virus HIV dari Ibu ke Bayi
Antenatal diniAntenatal dini
< 36 mgg Postnatal dini 0
< 36 mgg Postnatal dini 0 –– 6 bl6 bl
Postnatal lanjutt 6
Postnatal lanjutt 6 –– 24 bl24 bl Hamil Persalinan
Hamil Persalinan--Lahir MenyusuiLahir Menyusui
Antenatal Lanjut 36 mgg- lahir 36 mgg lahir
5-10 % 10 – 20% 10 – 20$ 63% Tidak terinfeksi
Penularan HIV dari Ibu ke Anak
Penularan HIV dari Ibu ke Anak
(MTCT)
(MTCT)
Bila asumsi
Bila asumsi prevalensi prevalensi HIV HIV 20%20%
4 kehamilan 4 kehamilan 7 bayi HIV 7 bayi HIV ( ( + + )) 4 kehamilan 4 kehamilan & & persalinan persalinan yy (( )) 3 diberi 3 diberi 20 HIV ( +)
20 HIV ( +) ASI ASI
campuran campuran selama 2 selama 2 100 perempuan 100 perempuan h il h il 13 bayi HIV
13 bayi HIV ( ( -- )) selama 2 selama 2 ttaahhuunn. . hamil hamil 80 HIV ( 80 HIV ( -- )) 6 9/1(a)
ASI menyelamatkan kehidupan
ASI menyelamatkan kehidupan
R ik k ik k ti b i bil t k dib i ASI R ik k ik k ti b i bil t k dib i ASI Resiko kenaikan kematian bayi bila tak diberi ASI Resiko kenaikan kematian bayi bila tak diberi ASI
5,8 5,8 ggalggal bila bila 4,1 4,1 n menin g n menin g susuisusui 2,62,6 m ungkina n m ungkina n tidak di s tidak di s 1,8 1,8 1,4 1,4 tan ke m tan ke
m tt Resiko kematianResiko kematian
bila disusui bila disusui
i l d s t i l d s t
Umur dalam bulan Umur dalam bulan
Lipa
t
Lipa
t equivalen dg satuequivalen dg satu
8
9/1(b) 9/1(b)
Kemungkinan bayi tertular HIV secara kumulatif Kemungkinan bayi tertular HIV secara kumulatif
((((dari 549 bayi lahir dari ibu HIV)dari 549 bayi lahir dari ibu HIV)
Coutsoudis et al AIDS 2001, 15:379
Coutsoudis et al AIDS 2001, 15:379--8787
Kelompok ASI Kelompok ASI pp
ditambah makanan ditambah makanan minuman (Campuran ) minuman (Campuran )
Kelompok ASI Kelompok ASI
Eksklusif Eksklusif Eksklusif Eksklusif
Kelompok Susu formula Kelompok Susu formula
penuh penuh penuh penuh
F kt
b
h
F kt
b
h
Faktor berpengaruh
Faktor berpengaruh
Faktor Ibu
Faktor Ibu Faktor bayiFaktor bayi
CD4CD4 Lama ASILama ASI
Masalah payudaraMasalah payudara I f k i HIV b
I f k i HIV b
ASI campur susu ASI campur susu formula
formula
Infeksi HIV baruInfeksi HIV baru formulaformula
Luka di mulutLuka di mulut
P
b i
PMB bil ib HIV
itif
P
b i
PMB bil ib HIV
itif
Pemberian PMB bila ibu HIV positif
Pemberian PMB bila ibu HIV positif
Susu Formula dengan syarat memenuhi 5 Susu Formula dengan syarat memenuhi 5
kriteria : susu formula dapat kriteria : susu formula dapat pp
diterima,terlaksanakan, terjangkau, aman, diterima,terlaksanakan, terjangkau, aman, bersinambungan
bersinambungan
ASI Eksklusif selama 6 bulan dengan syarat ASI Eksklusif selama 6 bulan dengan syarat
teknik menyusui yang benar.
teknik menyusui yang benar. Selanjutnya ASI Selanjutnya ASI dih ik
dih ik dihentikan dihentikan
ASI dihangatkan : 56 oC selama 30 menit ASI dihangatkan : 56 oC selama 30 menit
ASI perah dari ibu susu dengan HIV negatifASI perah dari ibu susu dengan HIV negatif
Bila terpaksa susu binatang (lihat cara Bila terpaksa susu binatang (lihat cara pp g (g (
penyiapan) penyiapan)
Pemberian PASI harus memenuhi kriteria
Pemberian PASI harus memenuhi kriteria
Acceptable
Acceptable ( diterima):( diterima):
Tidak ada hambatan sosial budaya bagi ibu untuk memilihTidak ada hambatan sosial budaya bagi ibu untuk memilih
Tidak ada hambatan sosial budaya bagi ibu untuk memilih Tidak ada hambatan sosial budaya bagi ibu untuk memilih
makanan alternatif atau tidak ada rasa takut akan stigma dan makanan alternatif atau tidak ada rasa takut akan stigma dan diskriminasi.
diskriminasi.
Feasible
Feasible: ( terlaksanakan): ( terlaksanakan)
Ibu atau keluarga punya cukup waktu, pengetahuan, ketrampilan dan Ibu atau keluarga punya cukup waktu, pengetahuan, ketrampilan dan
lainnya untuk menyiapkan dan memberikan makan pada bayinya. lainnya untuk menyiapkan dan memberikan makan pada bayinya.
Ib d t d k t h d t k k l k t d
Ib d t d k t h d t k k l k t d
Ibu mendapat dukungan terhadap tekanan keluarga , masyarakat dan Ibu mendapat dukungan terhadap tekanan keluarga , masyarakat dan
sosial sosial
Affordable
Affordable: (terjangkau ): (terjangkau )
Affordable
Affordable: (terjangkau ): (terjangkau )
Apakah ibu dan keluarga mampu melakukan pembelian, pembuatan, Apakah ibu dan keluarga mampu melakukan pembelian, pembuatan,
penyiapan untuk pemanfaatan makanan pilhan.
penyiapan untuk pemanfaatan makanan pilhan. Termasuk bahan Termasuk bahan
p y p p p
p y p p p
makanan, bahan bakar dan air bersih. makanan, bahan bakar dan air bersih.
Tidak menggunakan dana keluarga yang Tidak menggunakan dana keluarga yang diperuntukkan untuk diperuntukkan untuk
kesehatan dan gi i kel arga kesehatan dan gi i kel arga kesehatan dan gizi keluarga. kesehatan dan gizi keluarga.
Sustainable
Sustainable (bersinambungan)(bersinambungan)
Makanan pengganti yang dipilih harus diberikan setiap hari Makanan pengganti yang dipilih harus diberikan setiap hari pp gggg yy gg pp pp
dan malam selama usia bayi dan diberikan bentuk segar (tiap 3 dan malam selama usia bayi dan diberikan bentuk segar (tiap 3 jam)
jam)
S plai dan distrib si makanan terseb t berkelanj tan ter s S plai dan distrib si makanan terseb t berkelanj tan ter s
Suplai dan distribusi makanan tersebut berkelanjutan terus, Suplai dan distribusi makanan tersebut berkelanjutan terus,
tidak terganggu dan tidak tergantung sepanjang bayi tidak terganggu dan tidak tergantung sepanjang bayi membutuhkan.
membutuhkan.
Safe
Safe ( Aman : bersih berkualitas, hanya untuk bayi ODHA)( Aman : bersih berkualitas, hanya untuk bayi ODHA)
Makanan pengganti harus disimpan secara benar, Makanan pengganti harus disimpan secara benar, hygienis hygienis
serta kuantitas nutrisi yang adekuat. serta kuantitas nutrisi yang adekuat.
Di k d b ih l b ih k i
Di k d b ih l b ih k i
Disuapkan dengan tangan bersih, peralatan bersih pakai Disuapkan dengan tangan bersih, peralatan bersih pakai
cangkir. cangkir.
Tidak berdampak peningkatan penggunaan susu formula untukTidak berdampak peningkatan penggunaan susu formula untuk
Tidak berdampak peningkatan penggunaan susu formula untuk Tidak berdampak peningkatan penggunaan susu formula untuk
masyarakat luas pada umumnya. masyarakat luas pada umumnya.
M
i O ti
l
M
i O ti
l
Menyusui Optimal
Menyusui Optimal
Global Strategi tentang pemberian makanan bayi
Global Strategi tentang pemberian makanan bayi
d
k WHO
d
k WHO UNICEF
UNICEF
k
k
d i b h
d i b h
dan anak WHO
dan anak WHO--UNICEF merekomendasi bahwa
UNICEF merekomendasi bahwa
bayi diberi ASI Eksklusif selama 6 bulan
bayi diberi ASI Eksklusif selama 6 bulan
y
y
pertama, selanjutnya bayi diberi MP
pertama, selanjutnya bayi diberi MP--ASI yang
ASI yang
adekwat dengan menyusui diteruskan sampai 2
adekwat dengan menyusui diteruskan sampai 2
adekwat dengan menyusui diteruskan sampai 2
adekwat dengan menyusui diteruskan sampai 2
tahun atau lebih.
tahun atau lebih.
Mulai menyusui dalam menit menit pertama
Mulai menyusui dalam menit menit pertama
i
t j
t
b t di
li d
k
t k
i
t j
t
b t di
li d
k
t k
sampai satu jam tersebut diawali dengan kontak
sampai satu jam tersebut diawali dengan kontak
kulit ibu dan bayi, dan membantu ibu dan bayi
kulit ibu dan bayi, dan membantu ibu dan bayi
y ,
y ,
y
y
mencapai keberhasilan menyusui. &&
Rekomendasi Baru WHO Pemberian
Rekomendasi Baru WHO Pemberian
Makanan Bayi ( PMB )
Makanan Bayi ( PMB ) –
– HIV, 2006
HIV, 2006
PMB pd ibu HIV positif tergantung pd situasi, kondisi PMB pd ibu HIV positif tergantung pd situasi, kondisi
perorangan kes ibu situasi lokal pelayanan kes dukungan perorangan kes ibu situasi lokal pelayanan kes dukungan perorangan kes. ibu, situasi lokal, pelayanan kes, dukungan perorangan kes. ibu, situasi lokal, pelayanan kes, dukungan ibu
ibu
ASIE direkomendasi selama 6 bulan petama kecuali PASIASIE direkomendasi selama 6 bulan petama kecuali PASI
ASIE direkomendasi selama 6 bulan petama, kecuali PASI ASIE direkomendasi selama 6 bulan petama, kecuali PASI memenuhi AFASS
memenuhi AFASS
Bil PASI hi AFASS bi id k dib i ASI Bil PASI hi AFASS bi id k dib i ASI
Bila PASI memenuhi AFASS bisa tidak diberi ASIBila PASI memenuhi AFASS bisa tidak diberi ASI
Bila setelah 6 bulan PASI belum AFASS, direkomendasi Bila setelah 6 bulan PASI belum AFASS, direkomendasi melanjutkan ASI + MPASI dg selalu menilai ibu dan bayi melanjutkan ASI + MPASI dg selalu menilai ibu dan bayi secara teratur. Bisa stop ASI bila PASI
Seorang ibu HIV positif harus memperoleh konseling, Seorang ibu HIV positif harus memperoleh konseling, Dibantu apapun pilihan ibu
Dibantu apapun pilihan ibu Dibantu apapun pilihan ibu Dibantu apapun pilihan ibu
Diperlukan cukup banyak konselor melalui pelatihanDiperlukan cukup banyak konselor melalui pelatihan Bil ib HIV itif ilih tid k i / PASI h Bil ib HIV itif ilih tid k i / PASI h
Bila ibu HIV positif memilih tidak menyusui / PASI, harus Bila ibu HIV positif memilih tidak menyusui / PASI, harus memperoleh konseling/ bantuan sampai anak usia 2 tahun memperoleh konseling/ bantuan sampai anak usia 2 tahun
I f i / P didik h il k k d
I f i / P didik h il k k d
Informasi / Pendidikan harus segera silakukan pada Informasi / Pendidikan harus segera silakukan pada masyarakat umum serta lingkungannya dan keluarga masyarakat umum serta lingkungannya dan keluarga
Ib HIV i if i h dib l k k
Ib HIV i if i h dib l k k
Ibu HIV positif yang menyusui harus dibantu melakukan Ibu HIV positif yang menyusui harus dibantu melakukan teknik yang benar untuk mencegah maslaha payudara yang teknik yang benar untuk mencegah maslaha payudara yang harus segera diatasi
harus segera diatasi harus segera diatasi harus segera diatasi
Dibanntu secara khusus bila menghentikan menyusui untuk Dibanntu secara khusus bila menghentikan menyusui untuk mencegah dampak gizi dan psikologismenjaga kesehatan
mencegah dampak gizi dan psikologismenjaga kesehatan mencegah dampak gizi dan psikologismenjaga kesehatan mencegah dampak gizi dan psikologismenjaga kesehatan payudara
payudara
Apapun makanan bayi pilihan ibu semua bayi terekspose Apapun makanan bayi pilihan ibu semua bayi terekspose
Apapun makanan bayi pilihan ibu, semua bayi terekspose Apapun makanan bayi pilihan ibu, semua bayi terekspose HIV harus dipantau dan ditawari bantuan terutama ketika HIV harus dipantau dan ditawari bantuan terutama ketika mengetahui HIV positif dan ketika usia 6 bulan
mengetahui HIV positif dan ketika usia 6 bulan mengetahui HIV positif dan ketika usia 6 bulan mengetahui HIV positif dan ketika usia 6 bulan
Ibu menyusui yang mengetahui anaknya HIV negatif harus Ibu menyusui yang mengetahui anaknya HIV negatif harus Ibu menyusui yang mengetahui anaknya HIV negatif harus Ibu menyusui yang mengetahui anaknya HIV negatif harus dibantu sebisanya untuk terus menyusui sampai 2 tahun / dibantu sebisanya untuk terus menyusui sampai 2 tahun / lebih
lebih
Program nasional harus memberi anak dan ibu HIV positif Program nasional harus memberi anak dan ibu HIV positif paket keselamatan bayi dan kesehatan reproduksi,
paket keselamatan bayi dan kesehatan reproduksi,
p y p
p y p
pencegahan HIV, tindakan dan perawatan. Selain itu pencegahan HIV, tindakan dan perawatan. Selain itu layanan kesehatan harus memberikan upaya khusus layanan kesehatan harus memberikan upaya khusus
h i d ib HIV tif d h ti
h i d ib HIV tif d h ti
pencegahan primer pada ibu HIV negatif dan perhatian pencegahan primer pada ibu HIV negatif dan perhatian khusus bila menyusui
khusus bila menyusui
P i t h h tik k t t b t di b l P i t h h tik k t t b t di b l
Pemerintah harus memastikam paket tsb tersedia sebelum Pemerintah harus memastikam paket tsb tersedia sebelum membagikan PAS gratis
membagikan PAS gratis
P i t h d t k it h b i b t P i t h d t k it h b i b t
Pemerintah dan yang terkait harus memberi bantuan agar Pemerintah dan yang terkait harus memberi bantuan agar sedara efektif mencegah infeksi HIV postnatal ,
sedara efektif mencegah infeksi HIV postnatal , memperbaiki keselamatan yang HIV negatif
memperbaiki keselamatan yang HIV negatif memperbaiki keselamatan yang HIV negatif memperbaiki keselamatan yang HIV negatif
F kt b
t
i i HIV
l l i ASI
F kt b
t
i i HIV
l l i ASI
Fakta baru transmisi HIV melalui ASI
Fakta baru transmisi HIV melalui ASI
ASIE 6 bulan terkait dengan penurunan 3 ASIE 6 bulan terkait dengan penurunan 3 –– 4 x transmisi 4 x transmisi HIVdibandingkan dengan yang non ASIE ( Studi kohort HIVdibandingkan dengan yang non ASIE ( Studi kohort HIVdibandingkan dengan yang non ASIE ( Studi kohort HIVdibandingkan dengan yang non ASIE ( Studi kohort Zimbabwe dan Cote d’ Voire Afrika Selatan )
Zimbabwe dan Cote d’ Voire Afrika Selatan )
Jumlah CD4 ibu yang rendah muatan virus yang tinggi diJumlah CD4 ibu yang rendah muatan virus yang tinggi di
Jumlah CD4 ibu yang rendah, muatan virus yang tinggi di Jumlah CD4 ibu yang rendah, muatan virus yang tinggi di ASI dan plasma, perubahan serologis ketika menyusui dan ASI dan plasma, perubahan serologis ketika menyusui dan lama menyusui merupakan faktor risiko yang penting untuk lama menyusui merupakan faktor risiko yang penting untuk lama menyusui merupakan faktor risiko yang penting untuk lama menyusui merupakan faktor risiko yang penting untuk transmisi HIV postnatal dan kematian anak
transmisi HIV postnatal dan kematian anak
Ad i dik i b h i ib AA k k i ib Ad i dik i b h i ib AA k k i ib
Ada indikasi bahwa terapi ibu HAART untuk kategori ibu Ada indikasi bahwa terapi ibu HAART untuk kategori ibu mungkin menrurunkan trsnsmisi HIV postnatal ( Botzwana, mungkin menrurunkan trsnsmisi HIV postnatal ( Botzwana,
bi d )
bi d )
Mozambiqe Uganda) Mozambiqe Uganda)
Fakta Baru kesakitan dan kematian
Fakta Baru kesakitan dan kematian
h b
HIV
h b
HIV PMB
PMB
sehubungan HIV
sehubungan HIV-- PMB
PMB
Bila ARV dan PASI gratis diberikan risiko infeksi HIV dan Bila ARV dan PASI gratis diberikan risiko infeksi HIV dan gg kematian pada usia 18 bulan sama pada bayi dengan PASI kematian pada usia 18 bulan sama pada bayi dengan PASI sejak lahir dan bayi ASI sejak lahir sampai 3
sejak lahir dan bayi ASI sejak lahir sampai 3 -- 6 bulan6 bulan
Penghentian dini menyusui ( < 6 bulan ) berkaitan dengan Penghentian dini menyusui ( < 6 bulan ) berkaitan dengan meningkatnya kesakitan ( terutama diare) dan kematian meningkatnya kesakitan ( terutama diare) dan kematian
d b i t k HIV d b i t k HIV pada bayi terekspose HIV pada bayi terekspose HIV
Penghentian menyusui 4 bulan berkaitan dengan Penghentian menyusui 4 bulan berkaitan dengan
i f k i HIV t i j i k t k ti i f k i HIV t i j i k t k ti
menurunnya infeksi HIV, tapi juga meningkatnya kematian menurunnya infeksi HIV, tapi juga meningkatnya kematian 4
4 –– 24 bulan24 bulan
M i k t i f k i HIV l t 6 b l b k it M i k t i f k i HIV l t 6 b l b k it
Menyusui anak yang terinfeksi HIV lewat 6 bulan berkaitan Menyusui anak yang terinfeksi HIV lewat 6 bulan berkaitan dengan perbaikan keselamatan dibandingkan bila
dengan perbaikan keselamatan dibandingkan bila menghentikan menyusui
menghentikan menyusui menghentikan menyusui menghentikan menyusui
Ketaatan dan lebih lama ASIEdicapai pada ibu yang Ketaatan dan lebih lama ASIEdicapai pada ibu yang terinfeksi dan tidak bila diberi pesan konsisten dan terinfeksi dan tidak bila diberi pesan konsisten dan terinfeksi dan tidak, bila diberi pesan konsisten dan terinfeksi dan tidak, bila diberi pesan konsisten dan konseling berkualitas
D t b
D t b
Data baru program
Data baru program
Kebijakan dan Pedoman PMB penggunaan lebih banyak Kebijakan dan Pedoman PMB penggunaan lebih banyak tapi implementasi kurang
tapi implementasi kurang pp pp gg
Layanan kesehatan yg lemah, konseling kurang, Layanan kesehatan yg lemah, konseling kurang,
berdampakpilihan PMB yang kurang benar pada ibu HIV berdampakpilihan PMB yang kurang benar pada ibu HIV pp pp yy gg gg pp positif dan negatif
positif dan negatif
Peningkatan kualitas konseling dan suportdan program Peningkatan kualitas konseling dan suportdan program gg gg pp p gp g terkait lain harus dipertahankan dan perlu komitmen dan terkait lain harus dipertahankan dan perlu komitmen dan bantuan internasional dengan DepKes
bantuan internasional dengan DepKes
Peningkatan tajam kematian diare dan kurang gizi pada Peningkatan tajam kematian diare dan kurang gizi pada wabah di salah satu negara, menunjukkan perlunya tindak wabah di salah satu negara, menunjukkan perlunya tindak
l j b i k
l j b i k
lanjut bagi semua anak. lanjut bagi semua anak.
Lebih banyak diagnosa pada usia dini dan terapi pediatric Lebih banyak diagnosa pada usia dini dan terapi pediatric ARV, perlu perhatian post natal feeding, , konseling dan ARV, perlu perhatian post natal feeding, , konseling dan suport
Pertimbangan penting untuk distribusi dan
Pertimbangan penting untuk distribusi dan
g
g
p
p
g
g
pembelian Susu Formula gratis/ bersubsidi
pembelian Susu Formula gratis/ bersubsidi
Pemerintah bisa memutuskan menyediakan SF untuk bayi dari Pemerintah bisa memutuskan menyediakan SF untuk bayi dari
ibu HIV positif pd keadaan ttt. ibu HIV positif pd keadaan ttt.pp pp
SF harus diberikan gratis/ bersubsidi hanya untuk ibu HIV SF harus diberikan gratis/ bersubsidi hanya untuk ibu HIV positif secara AFASS. Harus bisa mennyediakan tanpa
positif secara AFASS. Harus bisa mennyediakan tanpa
p y p
p y p
putus selama bayi membutuhkan untuk bayi didaerah putus selama bayi membutuhkan untuk bayi didaerah terpencil sekalipun. Bantuan dari produsen / distributor terpencil sekalipun. Bantuan dari produsen / distributor j dit i
j dit i
jangan diterima jangan diterima
Pemerintah menerapkan Kode : pembelian, distribusi, syarat Pemerintah menerapkan Kode : pembelian, distribusi, syarat d k d k
d k d k
produk dan kemasan produk dan kemasan
Staf harus punya pedoman hanya untuk ibu HIV positif, Staf harus punya pedoman hanya untuk ibu HIV positif,
U k k di i b i b i dib ik di
U k k di i b i b i dib ik di
Untuk kondisi bagaimana, berapa sering, dibagikan dimana Untuk kondisi bagaimana, berapa sering, dibagikan dimana dll
Sebelum menerima SF, staf mendapat pelatihan . Harus Sebelum menerima SF, staf mendapat pelatihan . Harus trampil memberi koseling non
trampil memberi koseling non bias membantu dansuportbias membantu dansuport trampil memberi koseling non
trampil memberi koseling non--bias membantu dansuport bias membantu dansuport semua ibu Konseling ibu HIV positif yang pilih SF, harus semua ibu Konseling ibu HIV positif yang pilih SF, harus
d i b i i k i d
d i b i i k i d
demonstrasi bagaimana mempersiapkan, menyimpan dan demonstrasi bagaimana mempersiapkan, menyimpan dan
memberikan. Tmsk dengan cup/ cangkir. Demo hanya untuk memberikan. Tmsk dengan cup/ cangkir. Demo hanya untuk ibu HIV positif
ibu HIV positif
Sebelum pengadaan SF harus dijelaskan pada publikSebelum pengadaan SF harus dijelaskan pada publik
Sebelum pengadaan SF, harus dijelaskan pada publik Sebelum pengadaan SF, harus dijelaskan pada publik
mengapa demikian. Dan supaya tidak dikucilkan. Stigma mengapa demikian. Dan supaya tidak dikucilkan. Stigma sering menyebabkan memberikan ASI campur
sering menyebabkan memberikan ASI campur sering menyebabkan memberikan ASI campur sering menyebabkan memberikan ASI campur
Monitor dampak kesehatan , kesehatan dan gizi bayi Monitor dampak kesehatan , kesehatan dan gizi bayi dengan SF
dengan SF dengan SF dengan SF
Sekali memberikan SF harus diberikan minimal 6 Sekali memberikan SF harus diberikan minimal 6 bulan Setelah itu diteruskan dengan SF sampai 1
bulan Setelah itu diteruskan dengan SF sampai 1 22 bulan. Setelah itu diteruskan dengan SF sampai 1
bulan. Setelah itu diteruskan dengan SF sampai 1 –– 2 2 tahun. Tak perlu susu lanjutan. Juga ibu yang berhenti tahun. Tak perlu susu lanjutan. Juga ibu yang berhenti menyusui perlu diberi SF
menyusui perlu diberi SF menyusui perlu diberi SF menyusui perlu diberi SF
Negara yang menyediakan SF, juga perlu membantu Negara yang menyediakan SF, juga perlu membantu
ib id k b i S k h
ib id k b i S k h
ibu yang tidak memberi SF. Layanan kesehatan ibu yang tidak memberi SF. Layanan kesehatan jangan memberi kesan promosi SF apalagi karena jangan memberi kesan promosi SF apalagi karena bi dib ik d
bi dib ik d
bisa diberikan dengan aman bisa diberikan dengan aman
Bila pemberian susu formula tidak memenuhi
Bila pemberian susu formula tidak memenuhi
p
p
kriteria AFASS :
kriteria AFASS :
Rekomendasi internasional dam nasional : pemberian Rekomendasi internasional dam nasional : pemberian ASI Eksklusif sejak lahir sampai bayi usia 6 bulan
ASI Eksklusif sejak lahir sampai bayi usia 6 bulanjj pp yy
Dengan persyaratan tidak ada masalah payudara dan Dengan persyaratan tidak ada masalah payudara dan luka dalam mulut bayi dan tidak dicampur dengan
luka dalam mulut bayi dan tidak dicampur dengan yy pp gg susu formula
susu formula
Atau cara / teknik menyusui harus benarAtau cara / teknik menyusui harus benaryy
Yang hanya dapat dilaksanakan dengan Bantuan Yang hanya dapat dilaksanakan dengan Bantuan pelayanan kesehatan yang benar yaitu pelayanan pelayanan kesehatan yang benar yaitu pelayanan
p y y g y p y
p y y g y p y
kesehatan ‘ Sayang Bayi ‘ ( menerapkan 10 Langkah kesehatan ‘ Sayang Bayi ‘ ( menerapkan 10 Langkah menuju keberhasilan menyusui )
menuju keberhasilan menyusui )
Membantu ibu ( hamil, bersalin, menyusui ) dengan Membantu ibu ( hamil, bersalin, menyusui ) dengan Konseling
Ibu masih
menyusui saja? Mungkin itu menyusui saja? Padahal dia sudah 6 bulan? g sebab-nya bayi temanku Lita sudah 6 bulan? Apa yang ibu
iki ? Di l
temanku Lita lebih gemuk dibanding Siti pikir? Dia perlu
makan sekarang
dibanding Siti bayi ku
Saya bersyukur tidak mengikuti Ibu masih
menyusui Siti ?
tidak mengikuti saran Lita dan tidak memberi menyusui Siti ?
Itu sebabnya dia begitu
tidak memberi Siti susu botol. B i Lit i dia begitu
sehat.
Bayi Lita sering sakit
1. Have a written breastfeeding policy that is routinely
Ten Steps to successful breastfeeding Ten Steps to successful breastfeeding
g p y y communicated to all health care staff.
2. Train all health care staff in skills necessary to implement this policy
implement this policy.
3. Inform all pregnant women about the benefits and management of breastfeeding.g g
4. Help mothers initiate breastfeeding within a half-hour of birth.
5. Show mothers how to breastfeed, and how to maintain lactation even if they should be separated from their
infants.
6. Give newborn infants no food or drink other than breast milk, unless medically indicated.
7. Practise rooming-in - allow mothers and infants to remain together - 24 hours a day.
The Baby-friendly Hospital Initiative helps you to set standards for sound infant feeding practices.
8. Encourage breastfeeding on demand.
9. Give no artificial teats or pacifiers (also called dummies th ) t b tf di i f t
set standards for sound infant feeding practices. The Joint Statement has become the centrepiece for BFHI.
or soothers ) to breastfeeding infants.
10. Foster the establishment of breastfeeding support groups and refer mothers to them on discharge from the
Langkah 1 : Mempunyai kebijakan
Langkah 1 : Mempunyai kebijakan
k
10 L
k h d
l
k
10 L
k h d
l
menerapkan 10 Langkah dan melarang
menerapkan 10 Langkah dan melarang
promosi PASI ( susu formula, botol dan dot )
promosi PASI ( susu formula, botol dan dot )
p
(
,
)
p
(
,
)
Langkah 2 : Melatih staf tentang
Langkah 2 : Melatih staf tentang
pengetahuan ketrampilan untuk menerapkan
pengetahuan ketrampilan untuk menerapkan
pengetahuan ketrampilan untuk menerapkan
pengetahuan ketrampilan untuk menerapkan
10 Langkah
L
k h 3
L
k h 3
Langkah 3
Langkah 3
Persiapan ibu ketika hamil
Persiapan ibu ketika hamil
Tahu manfaat ASI
Tahu manfaat ASI –
– menyusui
menyusui
Mau dan memutuskan untuk menyusui
Mau dan memutuskan untuk menyusui
Mau dan memutuskan untuk menyusui
Mau dan memutuskan untuk menyusui
Tahu IMD, teknik menyusui, ASI Eksklusif,
Tahu IMD, teknik menyusui, ASI Eksklusif,
,
,
y
y
,
,
,
,
rawat gabung, menyusui semau bayi
rawat gabung, menyusui semau bayi
L
k h 4 I i i i M
Di i
L
k h 4 I i i i M
Di i
Langkah 4 : Inisiasi Menyusu Dini
Langkah 4 : Inisiasi Menyusu Dini
Bila bayi telah menangis dan pernapasan stabil
Bila bayi telah menangis dan pernapasan stabil
d l
it
t
b
i dik i
k
d l
it
t
b
i dik i
k
,segera dalam menit pertama bayi dikeringkan,
,segera dalam menit pertama bayi dikeringkan,
diletakkan di dada ibu agar terjadi skin
diletakkan di dada ibu agar terjadi skin
g
g
j
j
contact. Setelah bayi menunjukkan tanda siap
contact. Setelah bayi menunjukkan tanda siap
men
s berikan pa
dara dan m lai
men
s berikan pa
dara dan m lai
menyusu berikan payudara dan mulai
menyusu berikan payudara dan mulai
menyusui. Proses ini selama satu jam
menyusui. Proses ini selama satu jam
Perlu ketrampilan khusus untuk manajemen laktasi yg benar Perlu ketrampilan khusus untuk manajemen laktasi yg
benar--bayi belum siap untuk menyusu segera sesudah lahir bayi belum siap untuk menyusu segera sesudah lahir bayi belum siap untuk menyusu segera sesudah lahir bayi belum siap untuk menyusu segera sesudah lahir
Early contact on the delivery
table
..
...bayi yang sama menunjukkan kesiapan untuk .bayi yang sama menunjukkan kesiapan untuk ..
... y y g. y y g m m u jum m u ju pp u uu u menyusu sesudah 30
Langkah 5 Menunjukkan ibu teknik
Langkah 5 Menunjukkan ibu teknik
g
g
j
j
menyusui yang benar
menyusui yang benar
Peletakan tubuh hayi pada perut ibu yang benar :
Peletakan tubuh hayi pada perut ibu yang benar :
per t ba i dekat dan menghadap per t ib
telinga
per t ba i dekat dan menghadap per t ib
telinga
perut bayi dekat dan menghadap perut ibu, telinga
perut bayi dekat dan menghadap perut ibu, telinga
lengan satu garis ( leher jangan terputar)
lengan satu garis ( leher jangan terputar)
Pelekatan mulut bayi pada payudara secara benar
Pelekatan mulut bayi pada payudara secara benar
Pelekatan mulut bayi pada payudara secara benar
Pelekatan mulut bayi pada payudara secara benar
:muka bayi menghadap payudara, mulut terbuka
:muka bayi menghadap payudara, mulut terbuka
lebar, dagu menempel payudara, bibir bawah kearah
lebar, dagu menempel payudara, bibir bawah kearah
luar, hampir semua / sebagian besar areola masuk
luar, hampir semua / sebagian besar areola masuk
,
,
p
p
g
g
mulut bayi
3/8
P b d b d d lih t?
3/9
Contoh posisi menyusui yang benar dan
Contoh posisi menyusui yang benar dan
p
p
y
y
y g
y g
tidak benar
tidak benar
L
k h 6 ASI Ek kl
if
L
k h 6 ASI Ek kl
if
Langkah 6 ASI Eksklusif
Langkah 6 ASI Eksklusif
Jangan bayi duberi cairan apapun selain ASI,
Jangan bayi duberi cairan apapun selain ASI,
k
li d i dik i
dik
k
li d i dik i
dik
kecuali ada indikasi medik
kecuali ada indikasi medik
M
it
i
2003 d
2005
M
it
i
2003 d
2005
Monitoring 2003 dan 2005
Monitoring 2003 dan 2005
Hanya “puncak gunung es”
Hanya “puncak gunung es”
Promosi pada Publik
Promosi pada Publik
Lomba bayi sehat dimajalah,internet berhadiah 1 milyard lewat asuransi
pendidikan Iklan dimedia masa ’ bantu anak kita kurang p Iklan dimedia masa ..bantu anak kita kurang
Rp50,-Untuk perbandingan
Iklan Similac, Abbot di majalah : ‘The Smart Formula for Smart Babies’, menawarkan sampel gratis meng klaim mengandung asam lemak yang meningkatkan intelegensi sampel gratis, meng klaim mengandung asam lemak yang meningkatkan intelegensi dan penglihatan
Nestle Bubur bayi utk petunjuk Puskesmas
Beli 3 karton dapat ‘Nutricia Lomba bayi sehat fotogenik Wyeth Beli 3 karton dapat Nutricia
Fun Wheel’utk dapat hadiah + sampel cream Nutricia 4 bln
Lomba bayi sehat fotogenik Wyeth, Morinaga,Promina,Vitalac,Pigeon
Kode melarang iklan dan atau sampel gratis serta menyamakan dengan ASI atau mengidealkan produk
P
i di S
P l
K
h t
P
i di S
P l
K
h t
Promosi di Sarana Pelayanan Kesehatan
Promosi di Sarana Pelayanan Kesehatan
Bahan KIE
Bahan KIE
Boks bolpoin Nestle
Tutup
dispenser Uk ran Boks tisu Morinaga Mead
Johnson Ukuran
tinggi badan dan jam
Boks tisu Morinaga
dinsing Wyeth
Hadiah bolpoin Morinaga untuk dokter promosi dokter,promosi perusahaan Kalender Nutrilon promosi Kalender dikamar dokter : promosi Sari Husada dan p
perusahaan SGM1
KMS Frisian Flag Papan dokter Morinaga
Sampel dan Pasokan PASI
Sampel dan Pasokan PASI
Sampel Lactogen 1 dalam paket hadiah
Papan nama dan Suplai Vitalac 1
.Bayi baru lahir keluarga tak mampu diberi SGM1 dalam paket hadiah Suplai Vitalac 1 tak mampu diberi SGM1
Papan nama bayi baru lahir Nutrilon .Ucapan ’Selamat” dari Wyeth
Papan Nama Bayi baru Lahir
Mead Johnson
Frisian Flag Morinaga
Frisian Flag g
Sampel SGM 1 nt k Sampel SGM 1 untuk ibu melahirkan
L
k h 7
R
t G b
L
k h 7
R
t G b
Langkah 7 : Rawat Gabung
Langkah 7 : Rawat Gabung
Ibu selalu dekat bersama bayi selama 24 jam
Ibu selalu dekat bersama bayi selama 24 jam
Langkah 8 : On demand feeding
Langkah 8 : On demand feeding
g
g
g
g