Ditengah maraknya gaya hidup konsumer yang melanda kebudayaan modern, tentu sangatlah sulit menemukan orang yang rela berkorban untuk kepentingan orang lain. Watak sosial yang individualistic telah menggiring manusia pada cara berpikir pragmatis. Segalanya dinilai dari menggunakan logika cost and benefit atau logika untung rugi. Seringkali idealisme seringkali hanya terselubung retorik dibalik kecendrungan hidup memikirkan kepentingan diri sendiri. Tidak perduli orang lain dirugikan atau tidak, yang terpenting hanya memikirkan sisi manfaat diri sendiri. Tetapi bagi politisi Golkar tidak bertingkah demikian hidupnya penuh dengan kesederhanaan selalu peduli dengan orang lain.
Hidup dari keluarga sederhana Muhlis U. Aca merupakan pribadi sederhana yang hidupnya selalu orientasinya untuk kepentingan orang lain.
Baginya tidak ada perbedaan etnik, suku dan agama merupakan atribut personal yang tidak dapat ditonjolkan secara berlebihan. Bagi politisi yang sangat suka dengan makanan khas daerah kota palu tidak perlu hidup berlebihan, hidup dalam kesederhanaan sangat baik.
Bungsu dari Muhlis U. Aca ini memang pantas diacungi jempol. Bukan apa-apa selain mengedepankan gaya ilmu padi makin berisi makin merunduk, tempaan sang ayah PNS, juga telah memberi bekal luar biasa semenjak dini.
Muhlis U. Aca menyebut, pola sikap ayahnya sudah tertular jauh-jauh hari melalui berbagai bimbingan hidup. "Ayah disiplin sebagai, tegas berpolitik dan menjunjung pelayanan sebagai abdi masyarakat. Itulah pegangan hidup politisi ini dari dulu hingga sekarang Bapak dari Pratiwi. Selalu santun dan santai dalam menyikapi permasalahan yang ada tidak emosi jika menghadapi masalah yang ada.
Pendidikan dan Pengalaman Organisasi
Menghabiskan masa kecil dan pendidikan di Kota Ampibabo, Muhlis U.
Aca gigih menempuh semua strata pendidikan formal. Bangku Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Ampibabo diselesaikannya tahun 1974. Kemudian dilanjutkan ke jenjang SMP Negeri II Palu hingga tamat tahun 1979. Masih di daerah yang sama, Muhlis U. Aca kembali menyelesaikan studi tingkat SMA pada tahun 1983. Selesai menuntaskan pendidikan SMA, ternyata tidak puas.
Menurut dia, ilmu sebatas menengah atas belumlah cukup untuk dijadikan
modal menuju kehidupan yang baik di kemudian hari. Muhlis U. Aca keberuntungan mengiringi langkahnya. Dia lulus dan berhak belajar di STIA PANCA MARGA tahun 2010.
Pria berpostur tinggi ini menceritakan, menurut anak bungsu dari empat bersaudara itu, pada tahun 2001 memutuskan masuk menjadi anggota Partai Golongan Karya (Golkar). Memilih partai Golkar karena merupakan partai yang religius nasionalis semua orang, suku dan agama semua bias masuk menjadi kader partai golongan karya. Keinginan aktif di politik dikatakannya bertujuan untuk mempermudah pemberian bantuan hukum serta bentuk natura lain terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Lalu, masih adakah obsesi lain yang ingin dicapai kedepan? Anggota Dewan asal Dapil Palu Barat DPRD Kota Palu ini justru tersenyum simpul.
Baginya, kini tak ada lagi yang muluk-muluk kecuali mensyukuri berbagai karunia yang telah diterima dari Tuhan. Posisi sebagai wakil rakyat di DPRD dipastikannya akan terus dimaksimalkan kendati banyak tantangan internal maupun eksternal. Obsesi menjadikan daerah ini lebih maju dengan masyarakat yang religius, sejahtera dan bermoral. Jadi pembangunan yang dilandasi dan dibarengi dengan konsep dasar agama dan moralitas akan maju dan berkembang.
Otodidak Berpolitik
Patut diacungi jempol buat bapak dari satu anak ini menceritakan perjuangan cintanya mendapat gadis Ayu Sri Norni membutuhkan waktu yang cukup lama kurang lebih 7 (tujuh) tahun menjalani hubungan cinta jarak jauh antara Palu-Luwuk karena pujaan hati setelah lulus dari perguruan tinggi negeri Universitas Tadulako menjadi fasilitator di Luwuk. Pada tanggal 10 Mei 1996 cinta dua insan manusia ini dikukuhkan dalam pernikahan.
Perjalanan cinta ini membuat ayah dari Pratiwi sangat menyayangi keluarganya.
Politisi muda yang berasal dari partai Golongan Karya ini awalnya tak pernah belajar politik melalui jenjang pendidikan tetapi ilmu yang didapatkan secara otodidak. Keaktifannya di organisasi dibawah naungan Golongan Karya sedikit demi sedikit mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga mengenai politik sesungguhnya. Pengalamannya aktif di organisasi tempaan Golkar membuatnya sedikit demi sedikit mengetahui politik sesungguhnya, tanpa harus duduk dibangku kuliah belajar politik bisa dimana saja dan kapan saja yang terpenting terus memacu diri untuk belajar politik baik secara langsung dilapangan juga memperbanyak membaca buku-buku.
Sosok yang yang matang memiliki jam terbang dalam pengalaman berorganisasi, senantiasa memperjuangkan aspirasi rakyat melalui rapat dan sidang-sidang dewan. Politisi muda ini pun sering menyerap aspirasi masyarakat melalui dialog langsung dan terbuka dengan masyarakat. Dengan cara itu, keinginan dan aspirasi sesungguhnya masyarakat dapat diketahui dan selanjutnya dapat direalisasikan secara tepat dan benar.
Wakil rakyat sejatinya memiliki tanggungjawab moral yang tinggi terhadap rakyat secara keseluruhan. Konsekuensi selaku anggota dewan yang padat aktivitas keseharian tentunya terkadang membagi waktu dengan pekerjaan dan hubungan silaturahmi ke masyarakat kurang, sehingga dibutuhkan tenaga ekstra untuk menyeimbangkan antara pekerjaan sebagai wakil rakyat dan sebagai kepala rumah tangga.
Tugas yang diemban Muhlis U. Aca sebagai sekretaris komisi II di DPRD Kota Palu kurang lebih dua tahun ini membuatnya lebih dekat dengan kepentingan masyarakat. Salah satu buktinya ialah ia gigih memperjuangkan perbaikan fisik jalan-jalan yang rusak. Politisi golkar ini yang sangat dekat konstituennya menanggapi sebagai wakil rakyat hendaknya memiliki idealisme, kejujuran dan intergritas yang tinggi terhadap bangsa dan Negara.
Wakil rakyat hendaknya senantiasa memikirkan kepentingan masyarakat dan kemajemukan daerah. Untuk itu dibutuhkan perjuangan dan kesabaran dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat karena perlu diketahui masyarakat bahwa terkadang yang terjadi dilemma antara keinginan sebagai wakil rakyat tetapi dipihak lain harus menjunjung tinggi nama baik partai dan mengikuti aturan main partai. Bukan perkara muda jika menjadi wakil rakyat harus mampu menyeimbangkan kepentingan partai dan aspirasi dari masyarakat.
Paradigma Baru Golongan Karya
Dalam menekuni tugas sebagai anggota legislatif yang berasal dari partai golongan karya, wakil rakyat ini vocal dan tajam dalam mengkritik kebijakan eksekutif yang dianggap kurang menguntungkan pihak rakyat kecil.
Menyadari pengalaman yang didapat masih kurang politisi yang satu ini aktif mengembangkan dirinya dengan mengikuti dan menghadiri kegiatan-kegiatan nasional seperti TOT Partai Golkar dan ADEKSI serta masih banyak kegiatan-kegiatan lain.
Tokoh politik lokal yang satu ini menuturkan bahwa dia melihat dunia politik praktis sebagai sesuatu yang menarik dan menantang. Yang sangat berkesan baginya keberadaan partai golongan karya pasca orde baru. Bagi Muhlis U. Aca justru semakin loyal terhadap partai berlambang beringin itu, padahal sementara banyak orang menaruh citra buruk terhadap partai berlambang beringin ini. Alasan memilih dan menjadi kader partai Golongan
Karya karena partai ini memiliki pradigma baru dan semangat baru, sehingga jauh berbeda dengan partai Golongan Karya pada masa orde baru. Baginya partai Golkar merupakan partai repsentan bagi masyarakat karena bukan partai berasaskan agama tetapi religius nasionalis memungkinkan semua orang menjadi kader.
Salah satu kehebatan yang dimiliki Muhlis U. Aca kehadiranya dipanggung politik tidak terlepas dari perjuangan yang cukup panjang. Tetapi dengan gigihannya dan kesabarannya meskipun menduduki urutan ke enam di partai Golkar tidak membuatnya putus asa baginya diserahkan saja kepada masyarakat siapa yang akan dipilih nantinya. Nasib baik berpihak kepadanya direvisinya undang-undang pemilu bahwa tidak lagi melihat nomor urut tetapi yang memiliki suara terbanyak yang duduk menjadi wakil rakyat, hal tersebut terbukti dengan terpilihnya Muhlis U. Aca sebagai wakil rakyat mewakili dapil Kota Palu.
Hubungan Legislatif dan Eksekutif
Muhlis U. Aca, menilai bahwa selama ini hubungan pemerintah kota Palu dan DPRD Kota Palu sangat dinamis satu sama lain menunjang dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban. Harapannya agar pemerintah kota harus meningkatkan ketegasan dan sikap sehubungan dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Pemerintah harus bertindak tegas terhadap setiap pengelola yang tidak mampu meningkatkan PAD.
Dengan pengalaman politik serta modal ilmu pengetahuan yang dimilikinya, politisi satu ini berharap legislatif dan eksekutif dapat bersinergi dalam mempersamakan visi dan misi dalam membangun daerah untuk bekerja keras dalam memacu dan mendorong masyarakat dalam pembangunan. DPRD tentu saja tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dalam koridor hukum yang berlaku dan kritis terhadap pemerintah daerah karena dengan adanya tingkat daya kritis dan pengawasan DPRD berarti perhatian dan kepedulian terhadap kinerja pemerintah kota Palu.
Salah satu fungsi dari anggota Dewan adalah fungsi kontrol, fungsi ini hendaknya dipergunakan bukan untuk mencari kelemahan dan kesalahan pihak pemerintah kota, namun untuk mengawal pelaksanaan program. Fungsi kontrol tersebut akan berjalan dengan baik jika pihak pemerintah eksekutif bekerja sama dalam rangka memperbaiki tatanan pemerintahan. Dengan fungsi kontrol ini tentunya roda pemerintahan berjalan dengan baik dan tidak ada lagi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Kader partai Golkar ini acap kali memberikan motivasi kepada anak muda khususnya para kader partai Golkar untuk lebih memacu diri dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperdalam integritas sebagai anak
bangsa, berjiwa nasionalisme, berwawasan kebangsaan dan berpikiran jernih dalam menyelesaikan permasalahan bangsa dan Negara.
Bagi politisi Muhlis U. Aca jabatan anggota dewan merupakan amanah yang sangat luhur dan terhormat. Pada saat yang sama keluhuran jabatan tersebut menjadi beban moral jika bersangkutan tidak dapat menjalankan fungsi jabatan dengan baik. Ada dua hal utama yang harus dimiliki oleh seorang pejabat public. Pertama, kredibilitas moral yang tinggi, harus memiliki komitmen dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat yang luas sesuai dengan jabatan yang disandangnya. Kejujuran dan kedisiplinan dalam bekerja dapat dijadikan keteladanan bagi masyarakat. Kedua, kompetensi dan profesionalisme kerja yang tinggi. Profesional dalam berkarya hendaknya lebih mementingkan kepentingan rakyat disbanding kepentingan pribadi dan golongan.
Sebagai politisi yang sangat peduli dengan kepentingan rakyat terkadang resa dan gelisah ketika menyaksikan praktek politik yang bertentangan dengan prinsip moral dan nilai yang dianutnya. Dalam konteks inilah Muhlis U. Aca memasuki partai Golkar karena apa yang ingin diperjuangkan sejalan dengan idealisme dan pemikirannya. Menjadi wakil rakyat tentu perkara yang tidak mudah. Dibutuhkan sebuah kemampuan leadership yang tinggi. Tegar menghadapi cobaan dan tanntangan, teguh pendirian dalam mempertahankan prinsip serta memiliki kearifan dalam menyikapi setiap gejolak pertentangan kepentingan. Dalam kaitan ini Muhlis U. Aca selalu mengambil sikap bijak dan professional dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Selalu mencurahkan waktu, pemikiran dan tenaganya untuk berjuang kepentingan rakyat. Ia sangat memahami dengan terpilihnya sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Palu Barat ratusan ribu masyarakat Kota Palu menaruh harapan agar menjadi wakil rakyat yang amanah tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikannya.
BIODATA
Nama : Muhlis U. Aca.S.Sos. Lahir Ampibabo, 21 mei 1962. Istri Dra. Sri Norni lahir palu 24 Desember 1964 pekerjaan Pegawai Negeri Sipil menikah pada di Palu tanggal 10 Mei 1996. Anak : Palu, 5 Desember 1997. Riwayat pendidikan SD Negeri I Ampibabo 1974 . SLTP Negeri II Palu 1979. SMA NEGERI I Palu 1983. Pendidikan terakhir ALUMNI STIA PANCA MARGA Palu tahun 2010. Orang tua : Ayah Usman Uca pekerjaan PNS . Ibu Siti Djawiah pekerjaan URT. Kedudukan dalam partai politik mewakili partai Golongan Karya dari daerah pemilihan Palu Barat. Jabatan dalam DPRD sebagai sekretaris Komisi II dan duduk sebagai anggota Badan Legislasi.
Riwayat Organisasi : aktif di partai politik Golongan Karya sejak tahun 2001, KNPI, Pemuda Pancasila, AMPI dan Kosgoro. Kegiatan nasional yang diikuti : TOT Partai Golkar, Rakernas PBVSI, Kongres KNPI, ADEKSI, Studi Banding di Depok mengenai Sistem Pendidikan. Studi Banding di Balikpapan mengenai Pedagang Kaki Lima dan Studi Banding di Serpong tentang Pasar Tradisional Modern.
Kesan-kesan menjadi anggota DPRD :
1. Menjadi di kenal masyarakat Kota Palu
2. Senang kalau dapat membantu program yang diusulkan oleh masyarakat dan dapat direalisasikan
Visi politik : Berkarya dan terus berkarya
Motto : Jalani Hidup ini apa adanya, dan tetap berusaha dan berdoa pada Allah SWT
Hj. Zulfikar Lamakarate, S.Sos.