• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ciri-ciri Belajar

Dalam dokumen Transformasi Pembelajaran Generasi Milenial (Halaman 102-106)

HAKIKAT BELAJAR

B. Ciri-ciri Belajar

Belajar adalah perubahan tingkah laku. Namun tidak semua perubahan tingkah laku merupakan hasil belajar. Ada ciri-ciri yang merupakan hasil dari belajar. Ciri-ciri tersebut disampaikan oleh beberapa ahli berikut ini. Menurut Surya (1997) dalam Rusman.2015:13-16) bahwa terdapat 8 ciri-ciri belajar sebagai berikut:

a. Perubahan yang didasari dan disengaja (intensional)

Ciri tersebut menjelaskan bahwa belajar merupakan perubahan tingkah laku yang disadari atau disengaja oleh individu tersebut. Dia juga menyadari hasil dari perubahan tersebut. Individu tersebut memahami

bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan atau keterampilan dari hasil iya belajar.

b. Perubahan yang berkesinambungan (kontinu)

Perubahan yang berkesinambungan memiliki arti bahwa perubahan yang terjadi pada individu merupakan perubahan lanjutan dari keterampilan, pengetahuan yang telah dia miliki sebelumnya.

c. Perubahan yang fungsional

Hasil dari perubahan belajar adalah perubahan yang fungsional, artinya hasil dari perubahan tersebut berguna. Hasil perubahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masa sekarang atau yang akan datang.

d. Perubahan yang bersifat positif

Belajar adalah terjadinya perubahan pada diri individu, perubahan tersebut harus bersifat positif atau kearah kebaikan. Jika sebaliknya maka itu bukan belajar. Misal: Seorang guru yang belajar tentang tipe tipe cara belajar anak. Setelah dia belajar dia paham bahwa setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda, sehingga kini dia selalu menggunakan metode yang disesuaikan dengan siswa untuk belajar mereka.

e. Perubahan Bersifat Aktif

Hal ini berarti bahwa perubahan yang terjadi pada individu akibat belajar diperoleh dari kegiatan aktif individu tersebut untuk mendapatkan hasil dari perubahan tersebut.

f. Perubahan yang bersifat permanen

Hasil belajar merupakan hasil yang permanen. Jadi orang dikatakan belajar jika dia memperoleh perubahan tingkah laku yang sifatnya permanen (bertahan lama).

g. Perubahan yang terjadi berarah atau bertujuan

Seseorang dikatakan belajar jika ia sadar, termasuk dikatakan sadar jika ia punya tujuan. Jadi belajaar harus terarah untuk meraih tujuan.

Misalnya seseorang yang belajar bermain bola, ia punya tujuan agar mahir bermain sepak bola atau punya kehidupan yang sehat.

h. Perubahan prilaku secara keseluruhan

Maksudnya adalah bahwa hasil dari belajar mempengaruhi perubahan secara keseluruhan individu. Tidak hanya pengetahuannya yang berubah, tetapi juga keterampilan dan sikapnya.

93

XIII. Hakikat Belajar

Sedangkan menurut Djamarah (2002:15-16) sebagai berikut : a. Perubahan yang terjadi secara sadar

Individu yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan atau sekurangkurangnya. Individu merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya.

b. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional

Sebagai hasil belajar, perubahan yang terjadi dalam diri indiviu berlangsung terus-menerus dan tidak statis. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi kehidupan atau proses belajar berikutnya.

c. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif

Dalam perbuatan belajar, perubahan selalu bertambah dan tertuju memperoleh suatu yang lebih baik dari sebelumnya. Makin banyak usah belajar dilakukan, makin banyak dan makin baik perubahan yang diperoleh.

d. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara

Perubahan bersifat sementara yang terjadi hanya untuk beberapa saat saja seperti berkeringat, keluar air mata, menangis dan sebagainya.

Perubahan terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen.

e. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku

Perubahan yang diperoleh individu setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku jika seseorang belajar sesuatu sebagai hasil ia akan mengalami perubahan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap kebiasaan, keterampilam, pengetahuan.

Dimyati dan Mudjiyono menyampaikan bahwa terdapat 9 ciri-ciri belajar :

a. Pelaku : Pelaku belajar adalah sisa yang bertindak untuk belajar atau pembelajar

b. Tujuan : Tujuan dari belajar yaitu memperoleh hasil belajar danpengalaman hidup

c. Proses : Proses belajar berasal dari internal atau dalam diri individu d. Tempat: Tempat individu untuk belajar sembaran, alias dimana saja.

e. Lama Waktu : Waktu individu atau seseorang untuk belajar adalah sepanjang hayat (sampai kapanpun).

f. Syarat Terjadi : Syarat terjadinya belajar yaitu adanya motivasi untuk belajar

g. Ukuran Keberhasilan : Tindakan belajar dapat dikatakan berhasil jika dapat memecahkan masalah

h. Faedah : Kegunaan belajar bagi pembelajar yaitu meningkatkan martabat pribadi

i. Hasil: Hasil dari belajar sebagai dampak pengajaran dan pengiring.

Menurut Burton dalam Hamalik (2005), Burton menyebutkan bahwa terdapat ciri-ciri dari belajar yaitu:

a. Proses belajar ialah pengalaman, berbuat, mereaksi, dan melampaui.

b. Proses itu melalui bermacam-macam ragam pengalaman dan mata pelajaran-mata pelajaran yang terpusat pada suatu tujuan tertentu.

c. Pengalaman belajar secara maksimum bermakna bagi kehidupan murid.

d. Pengalaman belajar bersumber dari kebutuhan dan tujuan murid sendiri yang mendorong motivasi yang kontinu.

e. Proses belajar dan hasil belajar disyarati oleh hereditas dan lingkungan.

f. Proses belajar dan hasil usaha belajar secara materiil dipengaruhi oleh perbedaan-perbedaan individual di kalangan murid-murid.

g. Proses belajar berlangsung secara efektif apabila pengalaman- pengalaman dan hasil-hasil yang diinginkan disesuaikan dengan kematangan murid.

h. Proses belajar yang terbaik apabila murid mengetahui status dan kemajuan.

i. Proses belajar merupakan kesatuan fungsional dari berbagai prosedur.

j. Hasil-hasil belajar secara fungsional bertalian satu sama lain, tetapi dapat didiskusikan secara terpisah.

k. Proses belajar berlangsung secara efektif di bawah bimbingan yang merangsang dan membimbing tanpa tekanan dan paksaan.

l. Hasil-hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian- pengertian, sikap-sikap, apresiasi, abilitas, dan keterampilan.

m. Hasil-hasil belajar diterima oleh murid apabila member kepuasan pada kebutuhannya dan berguna serta bermakna baginya.

n. Hasil-hasil belajar dilengkapi dengan jalan serangkaian pengalaman- pengalaman yang dapat dipersamakan dan dengan pertimbangan yang baik

o. Hasil-hasil belajar itu lambat laun dipersatukan menjadi kepribadian dengan kecepatan yang berbeda-beda.

95

XIII. Hakikat Belajar

p. Hasil-hasil belajar yang telah dicapai adalah bersifat kompleks dan dapat berubah-ubah (adabtable), jadi tidak sederhana dan statis.

Dalam dokumen Transformasi Pembelajaran Generasi Milenial (Halaman 102-106)