BAB II LANDASAN TEORI
B. Prestasi Belajar
2. Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar
Pencapaian prestasi yang baik merupakan usaha yang tidak mudah, karena prestasi belajar dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Untuk mencapai prestasi belajar siswa sebagainana yang diharapkan, maka perlu diperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar.
Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu:57 a) Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri)
1) Kesehatan
Kesehatan yang baik akan memberi dampak positif pada prestasi seorang siswa. Tentunya dengan prestasi yang baik akan mempengaruhi kemampuan siswa baik dalam perilaku, sikap, psikomotor bahkan pengetahuannya dalam menyerap ilmu-ilmu pengetahuan yang dipelajari di bangku sekolah yang dapat nilai.
Salah satu penentu keberhasilan siswa mencapai prestasi dapat diprediksi dengan pengukuran intelegensi.58
2) Intelegensi dan bakat
Dalam bidang akademis, tingkat kecerdasan atau intelegensi (IQ) seorang individu tidak dapat diragukan lagi sangat menentukan tingkat keberhasilan belajar individu tersebut. Semakin tinggi kemampuan intelegensi individu tersebut tersebut maka semakin besar peluangnya untuk meraih sukses dibidang akademis.
Sebaliknya, semakin rendah kemampuan intelegensi seorang individu maka semakin kecil peluang untuk meraih sukses dibidang akademis. Sesorang yang mempunyai tingkat intelegensi yang lebih tinggi, akan memiliki prestasi akademik yang lebih baik, lebih
57 Fathurrohman, Belajar Dan Pembelajaran: Membantu Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standar Nasional, h. 120.
58 Ruth Faidiban, “Hosiana Sombuk, Pengaruh Status Kesehatan Terhadap Hasil Belajar Siswa SD YPK 14 Maranatha Kota Manokowari,” Keperawatan Politeknik Kesehatan Sorong Manokowari (n.d.): h. 111.
mampu mengikuti materi yang diajarkan dan cenderung mendapatkan keberhasilan kerja yang lebih besar.59
Bakat adalah kemampuan yang ada pada seseorang yang dibawanya sejak lahir, yang diterima sebagai warisan dari orang tua.60 Bakat adalah kemampuan manusia untuk melakukan suatu kegiatan dan sudah ada sejak manusia itu ada.61 Jadi bakat adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa sejak lahir diperoleh melalui proses genetik yang akan terealisasi menjadi kecakapan sesudah belajar.
3) Minat dan motivasi
Minat adalah sesuatu yang timbul karena keinginan sendiri tanpa adanya paksaan dari orang lain. Menurut Hilgard adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan. Kegiatan yang diminati seseorang, diperhatikan terus menerus disertai dengan rasa senang dan dari situ diperoleh kepuasan.62
Minat sangat besar pengaruhnya terhadap belajar, karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya karena tidak ada daya tarik baginya. Ada tidaknya minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dapat dilihat dari cara mengikuti pelajaran, lengkap tidaknya catatan, dan konsentrasi terhadap materi pelajaran.
Kegiatan yang diminati seseorang, biasanya akan diperhatikan secara terus menerus dan disertai dengan rasa senang.
59 Zetra Hainul Putra and Wulan Sucitra, “Hubungan Intelegensi Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri 68 Pekan Baru,” JPM IAIN Antarasari 2, no. 2 (2015): h. 3.
60 Tulus Tu’u, Peran Disiplin Pada Perilaku Dan Prestasi Siswa (Jakarta: Grasindo, 2004), h. 79.
61 A.M Sardiman, Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar (Jakarta: Rajawali Press, 2016), h. 46.
62 Slameto, Belajar & Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), h. 2.
Motivasi menurut Mc. Donald adalah suatu perubahan energi di dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif (perasaan) dan reaksi untuk mencapai tujuan.63
Motivasi erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Motivasi berfungsi menimbulkan, mendasari, mengarahkan dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan dan perbuatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi merupakan daya penggerak/pendorong seseorang untuk berbuat sesuatu dalam mencapai suatu tujuan sehingga semakin besar motivasinya akan semakin besar kesuksesan belajarnya.
4) Cara belajar
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Tiara Ernita, dkk dalam penelitannya menjelaskan ada hubungan positif antara cara belajar dengan prestasi belajar siswa, semakin baik gaya belajar seperti rutin dalam belajar dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar siswa.64
Muhibbin Syah secara terperinci menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi belajar siswa sebagai Faktor yang berasal dari dalam diri siswa:
a) Faktor jasmaniah (fisiologis)
Faktor jasmaniah ini adalah berkaitan dengan kondisi pada organ-organ tubuh manusia yang berpengaruh pada keschatan manusia, Siswa yang memiliki kelainan, seperti cacat tubuh, kelainan fungsi kelenjar tubuh yang membawa kelainan tingkah laku dan kelainan pada indra, terutama indra penglihatan dan pendengaran akan sulit menyerap informasi yang diberikan guru didalam kelas.65
63 Syaiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar (Jakarta: Rineka Cipta, 2008), h. 148.
64 Tiara Ernita and Dkk, “Hubungan Cara Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran PKn Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Banjarmasin,” Pendidikan Kewarganegaraan 6, no. 11 (2016): h. 977.
65 Muhibbin Syah, Psikalogi Belajar (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016), h. 145-146.
b) Faktor psikologis
Faktor psikologis yang mempengaruhi prestasi belajar adalah faktor yang berasal dari sifat bawaan siswa dari lahir maupun dari apa yang telah diperoleh darí belajar. Adapun faktor yang tercakup dalam faktor psikologis, yaitu (a) Intelegensi atau kecerdasan, (b) bakat, (3) minat dan perhatian, (4) motivasi siswa, (5) sikap siswa, guru harus selalu menunjukkan sikap yang positif dari dirinya dan mata pelajaran yang diajarlannya, agar tidak timbul sikap negatif dari siswa.66 b) Faktor eksternal terdiri dari:
1) Faktor keluarga
Faktor lingkungan keluarga ini merupakan salah satu faktor yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap perkembangan siswa. Keluarga adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama.67 Keluarga merupakan pengaruh pertama dan utama bagi kehidupan, pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Hal ini disebabkan karena keluarga merupakan orang-orang terdekat bagi seorang anak.68 Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa: cara orang tua mendidik, suasana rumah tangga, dan keadaan ekonomi keluarga.
2) Faktor sekolah
Sekolah adalah lingkungan kedua yang berperan besar memberi pengaruh pada prestasi belajar siswa.69 Faktor sekolah yang mempengaruhi belajar ini mencakup guru, alat/media, kondisi gedung dan kurikulum.70
66 Fathurrohman, Belajar Dan Pembelajaran: Membantu Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standar Nasional, h. 122-123.
67 Slameto, Belajar & Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi, h. 61.
68 Tulus Tu’u, Peran Disiplin Pada Perilaku Dan Prestasi Siswa (Jakarta: Grasindo, 2008), h. 81.
69 Tu’u, Peran Disiplin Pada Perilaku Dan Prestasi Siswa, h. 81.
70 Ristian Cahyo S, “Faktor-Faktor Yang Mempengarhui Prestasi Belajar Kewirausahaan Siswa Kelas XI SMK N I Punggelan Banjarnegara,” Universitas Negeri Semarang (2010): h. 28.
3) Faktor masyarakat
Masyarakat merupakan faktor ekstern yang juga berpengaruh terhadap belajar siswa. Pengaruh itu terjadi karena keberadaan siswa dalam masyarakat. Lingkungan masyarakat yang dapat menghambat kemajuan belajar anak.71
Faktor ekstern adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang sifatnya di luar diri siswa, meliputi:72
a) Faktor keluarga
Keluarga merupakan tempat pertama kali anak merasakan pendidikan, karena di dalam keluargalah anak tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga secara langsung maupun tidak langsung keberadaan keluarga akan mempengaruhi keberhasilan belajar anak.
b) Faktor sekolah
Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal pertamayang sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa, karena itu lingkungan sekolah yang baik dapat mendorong untuk belajar yang lebih giat. Dalam lingkungan sekolah banyak sekali faktor-faktor yang berpengaruh terhadap belajar siswa dan tentunya akan berimbas pada prestasi belajar siswa, mencakup: (1) metode mengajar, (2) kurikulum, (3) relasi guru dengan siswa, (4) relasi siswa dengan siswa, (5) disiplin sekolah, (6) media pendidikan, (7) waktu sekolah, (8) standar pelajaran di atas ukuran, (9) keadaan gedung, (10) metode belajar, (11) tugas rumah.
71 Slameto, Belajar & Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi, h. 70-71.
72 Fathurrohman, Belajar Dan Pembelajaran: Membantu Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standar Nasional, 128–132.
c) Lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga merupakan salah satu faktor yang tidak sedikit pengaruhnya terhadap hasil belajar, diantaranya; (a) kegiatan siswa dalam masyarakat, (b) mass media, (c) teman bergaul, (d) bentuk kehidupan masyarakat.73