BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Gambaran Umum Perusahaan
a. Sejarah Singkat PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
Dalam perjalanan sejarahnya, Telkom telah melalui berbagai dinamika bisnis bisnis dan melewati beberapa fase perusahaan, yakni kemunculan telepon, perubahaan organisasi jawatan yang merupakan kelahiran telkom, tumbuhnya teknologi seluler, berkembangnya era digital, ekspansi bisnis internasional, serta transformasi menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis digital.
1882 - Kemunculan Telepon
Pada 1882, kemunculan telepon menyaingi layanan pos dan telegraf yang sebelumnya digunakan pada 1856. Hadirnya telepon membuat masyarakat kian memilih untuk menggunakan teknologi baru ini. Kala itu, banyak perusahaan swasta menyelenggarakan bisnis telepon. Banyaknya pemain ini membuat industri telepon berkembang lebih cepat: pada 1892 telepon sudah digunakan secara interlokal dan tahun 1929 terkoneksi secara internasional.
1965 – Kelahiran Telkom
Pada tahun 1961, Pemerintah Indonesia mendirikan perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Namun, Seiring perkembangan pesat layanan telepon dan telex, Pemerintah Indonesia mengeluarkan PP No. 30 tanggal 6 juli 1965 untuk memisahkan industri pos dan telekomunikasi dalam PN Postel: PN
38
Pos dan Giro serta PN PN Telekomunikasi. Dengan pemisahaan ini, setiap perusahaan dapat fokus untuk mengelola portofolio bisnisnya masing-masing. Terbentuknya PN Telekomunikasi ini menjadi cikal- bakal Telkom saat ini. Sejak tahun 2016, manajemen Telkom menetapkan tanggal 6 juli 1965 sebagai hari lahir Telkom.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) adalah badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 52.09%, sedangkan 47.91% sisanya dikuasai oleh publik. Saham Telkom diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode “TLKM” dan New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode “TLK”.
Dalam upaya bertransformasi menjadidigital telekommunication company, TelkomGroup mengimpletasikan strtegi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (costumer-oriented). Transformasi tersebut akan membuat organisasi TelkomGroup menjadi lebih lean (ramping) dan agile (lincah) dalam beradaptasi dengan perubahan industri telekomunikasi yang berlangsung sangat cepat. Organisasi yang baru juga diharapakan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menciptakan customer experienceyang berkualitas.
Saat ini TelkomGroup mengelola 6 produk portofolio yang melayani empat segmen konsumen, yaitu korporat, perumahan, perorangan dan segmen konsumen lainnya.
Berikut Penjelasan portofolio bisnis TelkomGroup:
1. Mobile
Portofolio ini menawarkan produk mobile voice, SMS, dan value added service, serta mobile broadband. Produk tersebut ditawarkan melalui entitas anak, Telkomsel, dengan merk Kartu Halo untuk pasca bayar dan simPATI, Kartu As dan Loop untuk pra bayar.
2. Fixed
Portofolio ini memberian layanan fixed service, meliputi fixed voice, fixed broadband, termasuk Wi-Fi dan emerging wireless techonologylainnya, dengan brand IndoHome.
3. Wholesale dan International
Produk yang ditawarkan antara lain layanan interkoneksi,network sevice, Wi-Fi, VAS, hubbing data center dan content platform, data dan internet, dansulution.
4. Network Infrastructure
Produk yang ditawarkan meliputi network service, satelit, infrastruktur dan tower.
5. Enterprise Digital
Terdiri dari layanan information and communication technology platform servicedansmart enabler platform service.
6. Consumer Digital
Terdiri dari media dan edutainment service, seperti e-commerce (blanja.com), video/TV dam mobile based digital service. Selain itu, kami juga menawarkan digital life service seperti digital life
style (Langit Musik dan VideoMax), digital payment seperti TCASH, digital advertising and analytics seperti bisnis digital advertising dan solusi mobile banking serta enterprise digital serviceyang menawarkanlayanan Internet of Things(loT).
b. Visi dan Misi Perusahaan
Seiring dengan perkembangan teknologi digital dan transformasi perusahaan, Telkom memiliki visi dan misi baru yang diberlakukan sejak 2016, yaitu:
1. Visi Perusahaan
Be The King Of Digital in the Region 2. Misi Perusahaan
Lead Indonesia Digital Innovation and Globalization c. Starategis Objectives
Sebagian Indonesia powerhouse company yang telah memiliki footprint bisnis internasional, TelkomGroup memiliki strategic objectivessebagai berikut:
“Top 10 Market Capitalization Telco in Asia-Pacific by 2020 and maintain its stronghold position.
d. Corporate Strategy
TelkomGroup juga telah menyusun strategi korporasi guna menciptakansustainable competitive growthdan mendorong cita-cita Indonsiauntuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
1. Directional Strategy: Disruptive competitive growth
Di tengah Perubahaan lingkungan industri yang sangat menantang, TelkomGroup yakni bahwa kapitalisasi pasar akan tumbuh secara signifikan. Ini dilakukan dengan cara melakukan nilai lebih kepada pelanggan melalui inovasi produk dan layanan, mendorong sinergi serta membangun ekosistem digital yang kuat baik dipasar domestik maupun internasional.
2. Portfolio Strategy: Customer value though TIMES portfolio
TelkomGroup berfokus pada portofolio digital TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment dan Services) melalui penyediaan layanan yang nyaman dan konvergen sehingga memberikan nilai yang tinggi kepada pelanggan.
3. Parenting Strategy: Strategy Control
Untuk mendukung pertumbuhan secara efektif, TelkomGroup menerapkan pendekatan strategiy control untuk menyelaraskan unit bisnis, unit fungsional dan anak perusahaan agar proses dapat berjalan lebih terarah, bersinergi, dan efektif dalam pencapain tujuan perusahaan.
e. Struktur Organisasi
Struktur PT Telkom Indonesia Tbk Devisi Regional VII Makassar, terdiri dari:
1. EVP Telkom Regional VII
a. SM Business Planning and Performance 1) Mgr Plan and Budget Control
2) Mgr Performance and War Room 3) Mgr Quality and Change Mgr b. SM Payment Colection and Finance
1) Mgr Financial Service
2) Mgr Billing and Payment Collection (CONS) 3) Mgr Billing and Payment Collection (EBIS) 4) Mgr Collection Partnership
c. SM Human Capital 1) Mgr HR Service
2) Mgr HR Planning and Development 3) Mgr CDC
d. SM General Affair
1) Mgr Logistic and Procurement 2) Mgr Asset and Facility Mgt 3) Mgr Legal and Regulatory Affair 4) Mgr Sekdiv and Public Relation 2. Deputy EVP Marketing
a. OSM Regional Enterprise, Government and Business Service 1) Mgr Sales Business Service
2) Mgr Delivery and Sales Support Buss Service 3) Mgr Marketing and Account Management 4) Mgr Bidding MGT
b. OSM Regional Wholesale Service
1) Mgr Shotesale and International Marketing 2) Mgr Whotesale Support
c. OSM Consumer Car
1) Mgr Costumer Touch Point 2) Mgr Customer Data Mgt
3) Mgr Costomer Retationship Mgt d. OSM Marketing and Account Managen
1) Mgr Partnership Marketing 2) Mgr Chanel Activation
3) Mgr Sales Promotion and Pricing 3. Deputy EVP Infrastructure
a. OSM Regional Operation Center 1) Mgr Helpdesk Operation 2) Mgr Fulfittment
3) Mgr Assurance
4) Mgr Top Prionity Solution
5) Mgr Performance Mgrt and SLA Monitoring 6) Mgr Delivery
b. OSM Regional Network Operating 1) Mgr Blakbone and CME Operation 2) Mgr IP andService Node Operation 3) Mgr IS Operation Support
4) Mgr Wirelles Operation
c. OSM Managed Service Operation
1) Mgr Tgroup Fulfittment and Assurance 2) Mgr OLO Fulfittment and Assurance
3) Mgr Performance Mgt and SLA Monitoring and KPI Report
4) Mgr Performance Mgt and SLA Mgr Solution d. OSM Engineering and Deployment
1) Mgr Planning and Engineering and Capex MGT 2) Mgr Network Deloyment and Project Supervis 3) Mgr Access New FTTHH and Moderzination Depi 4) Mgr Enterprise, Olo and Wifi Develoyment
5) Mgr Hubungan Antar Instansi/Pemda e. OSM Acces Management
1) Mgr Acces Cafex Oe and Porformance 2) Mgr Acces Network Elemen Om 3) Mgr Acces Data and Inventory MGT 4) Mgr Acces OM and Partnersip 5) Mgr NTE Management