BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Hasil Penelitian
Setelah mengumpulkan semua informasi mengenai strategi manajemen sdm dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan CV Idlan Waranie Perkasa adalah dengan memanfaatkan semua informasi tersebut ke dalam model-model perumusan strategi dan sebaiknya menggunakan beberapa model sekaligus, agar dapat memperoleh analisis yang lengkap dan akurat.Model yang dipergunakan adalah Analisis Dekriptif, Matriks Internal /Eksternal, Matriks SWOT.
1. Analisis Deskriptif
Setiap Bisnis/Usaha, baik yang bergerak di bidang produk ataupun jasa, mempunyai tujuan untuk tetap hidup dan berkembang, tujuan tersebut dapat dicapai melalui upaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan tingkat
43
keuntungan atau laba operasional suatu bisnis. Hal ini dapat dilakukan, jika Bisnis/Usaha dapat menghasilkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat menunjang keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dengan melakukan penerapan strategi manajemen sdm yang akurat melalui pemanfaatan peluang dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan, sehingga posisi atau kedudukan Bisnis/Usaha di pasar dapat ditingkatkan atau dipertahankan.
2. Analisa Strategi SWOT
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini berdasarkan logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strength), dan peluang (opportunity), namun secara bersama dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (treath).
Dalam mengidentifikasi lingkungan internal meliputi kekuatan dan kelemahan dan lingkungan eksternal yang meliputi peluang dan ancaman pada CV idlan waranie perkasa, maka disajikan data-data yang diperoleh mengenai strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan. Penulis telah melakukan wawancara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian ini.
1. Rekapitulasi Faktor Internal
Berikut ini hasil rekapitulasi terhadap faktor internal CV idlan waranie perkasa yaitu faktor kekuatan internal yang terdiri dari kekuatan (Strenght) dan kelemahan (Weakness).
a. Kekuatan (Strenght)
Kekuatan adalah kondisi internal yang menunjang suatu organisasi untuk mencapai objectif yang diinginkan yang dimiliki adalah:
1) Lingkungan kerja yang nyaman
2) Pelatihan dan workshop 3) Jobdesk pekerjaan
b. Kelemahan (Weakness)
Kelemahan adalah kondisi internal yang menghambat organisasi untuk mendapat objektif yang diinginkan yang dapat menghambat peningkatan efektifitas kerja karyawan pada CV idlan waranie perkasa.
1) Sarana dan prasarana kurang memadai 2) Jumlah karyawan kurang memadai 3) Sistem perekrutan lokal
Tabel 3. Nilai IFAS (Internal Factor Analys Summary)
Faktor Internal Bobot Rating Skor
Kekuatan
Lingkungan kerja yang nyaman 0,2 3 0,6
Pelatihan dan workshop 0,2 4 0,8
Jobdesk pekerjaan 0,2 3 0,6
Total 0,6 2,0
Kelemahan
Sarana dan prasarana kurang memadai 0,2 2 0,4
Jumlah karyawan kurang memadai 0,1 2 0,2
Sistem perekrutan lokal 0,1 2 0,2
Total
0,4 0,8
Total Internal
1 2,8
Sumber:Pengolahan Data Faktor Internal CV Idlan Waranie Perkasa
45
Berdasarkan hasil analisis faktor IFAS (Internal faktor analisys summary) pada tabel diatas diperoleh terlihat bahwa faktor kekuatan(Strenghts) mempunyai nilai sebesar 2,0 dengan kelemahan (Weakness) mempunyai nilai sebesar 0,8 .
Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai skor faktor internal dalam strategi manajemen sumber daya manusia CV idlan waranie perkasa, yaitu faktor kekuatan (Strenghts) dengan faktor kelemahan (Weakness) diperoleh nilai X sebagai sumbu horisontal = 2,0 – 0,8 = 1,2. Dengan demikian, nilai sumbu X dalam diagram SWOT adalah sebesar 1,2.
2. Rekapitulasi Faktor Eksternal
Berikut ini beberapa rekapitulasi terhadap faktor eksternal CV idlan waranie perkasa yaitu faktor kekuatan eksternal yang terdiri dari peluang (Opportunity) dan ancaman (treath) yang dihadapi.
a. Peluang (Opportunity)
Peluang (opportunity) adalah kondisi eksternal yang menunjang suatu organisasi untuk mencapai objektifnya terdiri atas:
1) Adanya pelatihan terbuka dari luar perusahaan
2) Partisipasi konsumen dalam memberikan masukan terhadap kepuasan produk
3) Kesempatan meningkatkan kualitas sumber daya manusia b. Ancaman (Treath)
Ancaman (treath) adalah kondisi eksternal yang menghambat suatu organisasi untuk mencapai objektifnya, yang dihadapi antara lain:
1) Permasalahan dari lingkungan sosial yang mengakibatkan semangat kerja karyawan menurun
2) Kemajuan teknologi yang lebih canggih dengan kemampuan karyawan menguasai teknologi yang terbatas
3) Kebutuhan ekonomi yang lebih tinggi sehingga memungkinkan karyawan mencari pekerjaan lain dengan gaji yang lebih besar
Tabel 4. Nilai EFAS (Eksternal Factor Analys Summary)
Faktor Eksternal Bobot Rating Skor
Peluang
Adanya pelatihan terbuka dari luar perusahaan 0,2 3 0,6
Partisipasi konsumen dalam memberikan
masukan terhadap kepuasan produk 0,1 3 0,3
Kesempatan meningkatkan kualitas sumber
daya manusia 0,2 3 0,6
Total 0,5 1,5
Ancaman
Permasalahan dari lingkungan sosial yang mengakibatkan semangat kerja karyawan menurun
0,2 2 0,4
Kemajuan teknologi yang lebih canggih dengan kemampuan karyawan menguasai teknologi yang terbatas
0,1 1 0,1
Kebutuhan ekonomi yang lebih tinggi sehingga memungkinkan karyawan mencari pekerjaan lain dengan gaji lebih besar
0,2 1 0,2
47
Total
0,5 0,7
Total Eksternal 1 2,2
Sumber:Pengolahan Data Eksternal CV idlan Waranie Perkasa
3. Diagram Cartecius Analisis SWOT
Berdasarkan hasil analisis faktor EFAS (Eksternal faktor analisys summary) pada tabel diatas diperoleh terlihat bahwa faktor peluang (Opportunities) mempunyai nilai sebesar 1,5 dengan ancaman (Threaths) mempunyai nilai sebesar 0,7.
Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai skor faktor internal dalam strategi manajemen sdm CV Idlan Waranie Perkasa, yaitu faktor peluang (Opportunities) dengan faktor ancaman (Threaths) diperoleh nilai Y sebagai sumbu vertikal = 1,5 – 0,7 = 0,8. Dengan demikian, nilai sumbu Y dalam diagram SWOT adalah sebesar 0,8.
Hasil perhitungan matriks IFAS (Internal faktor analisys summary) dan matriks EFAS (Eksternal faktor analisys summary) yang menghasilkan nilai total skor dari masing-masing faktor dapat dirinci, Kekuatan ( Strength) 2,0, Kelemahan ( Weakness) 0,8,Peluang (Opportunity) 1,5 dan Ancaman (Threat) 0 ,7 .Maka diketahui nilai Strength diatas nilai Weakness selisih (+) 1,2 dan nilai Opportunity diatas nilai Threat selisih (+) 0,8. Dari hasil identifikasi faktor–faktor tersebut maka dapat digambarkan dalam Diagram SWOT, dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 3. Diagram SWOT
Dimana :S – W = 2,0 - 0,8 = 1,2 0 – T = 1,5 – 0,7 =0,8
4. Matriks SWOT
Dari gambar diagram diatas, sangat jelas menunjukkan bahwa startegi ma- najemen sumber daya manusia CV Idlan Waranie Perkasa berada pada kuadran I, artinya meskipun perusahaan, menghadapi berbagai ancaman, CV Idlan Wa- ranie Perkasa masih memiliki kekuatan dari segi internal dan meskipun mempunyai kelemahan, CV Idlan Waranie Perkasa masih memiliki peluang dari segi eksternal. Strategi yang harus digunakan yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang dengan cara strategi Growt.
Kuadran I
-3 -2 -1 0 1 2 3
- 3 - 2 - 1 0 1 2 3
KELEMAHAN
ANCAMAN P E L U A N G
49
Tabel 5. Hasil Analisis SWOT
EFAS
IFAS
Strengths (S) Tentukan 1-10
Faktor-Faktor Kekuatan Internal 1) Lingkungan kerja
yang nyaman 2) Jobdesk
pekerjaan
3) Pelatihan dan workshop
Weakness (W) tentukan 1-10
Faktor-faktor Kelemahan Internal 1) Sarana dan
prasarana kurang memadai
2) Jumlah karyawan kurang memadai 3) Sistem perekrutan
lokal
Opportunities (O) Tentukan 1-10 Faktor- Faktor Peluang Eksternal 1) Adanya pelatihan
terbuka dari luar perusahaan
2) Partisipasi konsumen dalam memberikan masukan terhadap kepuasan produk
3) Kesempatan
meningkatkan kualitas sumber daya manusi
Strategi SO
1) Pelatihan dan workshop dapat dimanfaatkan dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia
Strategi WO 1) Mengubah sistem
perekrutan lokal menjadi sistem terbuka
Treaths (T) Tentukan 1-10 Faktor-
Faktor Ancaman Eksternal
1) Permasalahan dari lingkungan sosial yang mengakibatkan
semangat kerja
karyawan menurun 2) Kemajuan teknologi
yang lebih canggih dengan kemampuan karyawan menguasai teknologi yang terbatas 3) Kebutuhan ekonomi
yang lebih tinggi sehingga
memungkinkan
karyawan mencari pekerjaan lain dengan gaji yang lebih besar
Strategi ST 1) Menjaga
lingkungan kerja yang baik 2) Meningkatkan
pengetahuan teknologi
Strategi WT 1) Memberikan
konpensasi/hadiah untuk
meningkatkan motivasi karyawan
Sumber: Data faktor internal dan eksternal CV idlan waranie perkasa Berdasarkan analisis tersebut di atas menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal.
Kombinasi kedua faktor tersebut ditunjukkan dalam diagram hasil analisis SWOT sebagai berikut :
51
a. Strategi SO (Mendukung Strategi Grwoth)
Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi SO yang bisa ditempuh adalah Strategi memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki oleh CV Idlan Waranie Perkasa yaitu, memanfaatkan Pelatihan dan workshop untuk meningkatkan kualitas SDM.
b. Strategi ST (Mendukung Strategi Diversifikasi)
Adalah Strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman. Strategi ST yang bisa ditempuh oleh CV Idlan Waranie Perkasa adalah Menjaga lingkungan kerja yang baik dan Meningkatkan pengetahuan teknologi.
c. Strategi WO (Mendukung Strategi Turn-Around)
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi WO yang bisa ditempuh oleh CV Idlan Waranie Perkasa yaitu, Mengubah sistem perekrutan lokal menjadi sistem terbuka.
d. Strategi WT (Mendukung Strategi Defensif)
Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. Strategi WT bisa ditempuh CV Idlan Waranie Perkasa yaitu, Memberikan
konpensasi/hadiah untuk meningkatkan motivasi karyawan.
52 BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dan analisis dari penelitian yang telah dilakukan maka penulis dapat mengambil kesimpulan CV Idlan Waranie Perkasa telah melakukan beberapa strategi dalam peningkatan efektivitas kerja karyawan, adapun strategi yang dilakukan sebagai berikut; Strategi rekruitmen CV Idlan Waranie Perkasa sesuai dengan kebutuhan perusahaan, mempertimbangkan keahlian, keterampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh karyawan, pencapaian peningkatkan kinerja dengan mengembangkan potensi karyawan melalui proses pelatihan dan workshop. Hasil analisis SWOT yang digambarkan dengan menggunakan diagram SWOT menunjukkan strategi manajemen SDM berada dalam kuadaran I, dimana CV Idlan Waranie Perkasa memiliki kekuatan dan peluang sehingga strategi yang harus diterapkan adalah mendukung pertumbuhan yang agresif atau mengoptimalkan peluang yang progresif.
B. Saran
1. Kepada perusahaan
a. Penulis berharap perusahaan dapat meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana agar lebih memudahkan proses pekerjaan b. Tetap melakukan proses pelatihan dan workshop untuk
meningkatkan kualitas sdm c. Penambahan jumlah karyawan
53
2. Kepada Mahasiswa
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dengan studi kasus yang sama dalam menyelesaikan tugas akhir.
54
DAFTAR PUSTAKA
Ashary, L. 2019. Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Peningkatan Produktivitas Karyawan Industri Kuliner Di Kabupaten Jember . jurnal ilmiah bisnis dan ekonomi asia. VOL 12. No1.
https://unars.ac.id/ojs/index.php/Growth/article/view/510
Asnawi, M. 2016. Peranan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal warta edisi: 49 http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/162/157 Erawati, I., Darwis, M., dan Nasrullah, M. 2017. Efektivitas Kinerja Pegawai pada
Kantor Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Jurnal office. VOL 3.
No1. https://www.ojs.unm.ac.id/jo/article/view/3450/1947
Handoyono, R. E,. Dan indriyani, R. 2014. Studi Deskripsi Manajemen Kinerja Di PT Wahana Kosmetika Indonesia. jurnal agora Vol. 2, No.2
https://media.neliti.com/media/publications/36135-ID-studi-deskripsi- manajemen-kinerja-pada-pt-wahana-kosmetika-indonesia.pdf
Hutapea, P., dan Thoha, N. 2008. Kompetensi Plus Teori, Desain, Kasus, Dan Penerapan Untuk HARI Dan Organisasi Yang Dinamis. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta
Iskandar, D. 2018. Strategi Peningkatan Kinerja Perusahaan Melalui Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Kepuasan Kerja dan Dampaknya Terhadap Produktivitas Karyawan. Jurnal JIBEKA. VOL 12.
No1. https://jurnal.stie.asia.ac.id/index.php/jibeka/article/view/8
Mulyadi. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). in media : Bogor ZNingsih. 2019. Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam
Meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT.Pelabuhan Indonesia 1 Persero Medan. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Novianto, E. 2019. Manajemen Strategis. Deepublish: Yogyakarta
Purwanto, I. 2006. Manajemen Strategi. Penerbit Yrama Widya: Bandung
Ritonga, Z. 2020. Buku ajar manajemen strategi (teori dan aplikasi).
Deepublish:Yogyakarta
Tenreng, M.H,. dan idrus, A. 2017. Manajemen strategik. Cv. Indomedia: Jln.
Allkllllngkasa Kran V No.1 Jakarta Pusat, Jln.Abdullah Dg Sirua No. 121 B Makassar
Yudhaningsih, R. 2011. Peningkatan Efektivitas Kerja Melalui Komitmen, Perubahan Dan Budaya Organisasi. Politeknik Negeri Semarang
55
Yunus, E. 2016. Manajemen strategis. Cv Andi Offset: Yogyakarta
Yusuf, B.H. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia Di Lembaga Keuangan Syariah. PT Rajagrafindo Persada: Depok
Hery, 2018. Manajemen Strategik. Penerbit PT Grasindo, Anggota IKAPI: Jakarta Muriana, AR., dan Usman, N. 2009. Implementasi Manajemen Stratejik Dalam Pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. Citapustaka Media Perintis.
Bandung
L A M
P
I
R
A
N
TRANSKIP WAWANCARA
Materi Wawancara
Peneliti Menurut Anda apakah strategi manajemen sdm itu?
Informan Menurut kami strategi manajemen sdm itu adalah cara kami mengelola tenaga kerja yang ada untuk bisa kami jadikan tenaga kerja yang berkualitas dan tentunya dapat menunjang keberhasilan perusahaan ini.
Peneliti Bagaimanakah proses perekrutan dan seleksi sumber daya manusia CV Idlan Waranie Perkasa?
Informan Tentunya kami mencari karyawan yang kriterianya
memungkinkan bisa membantu perkembangan perusahaan, kedesiplinannya, kejujuran, kerajinan dan latar belakang pendidikannya. Dan juga kami mengutamakan pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja di bidangnya, itu khusus untuk tugas seperti apoteker disini
Peneliti Apakah penempatan SDM berdasarkan pada keahlian,pendidikan dan kualifikasi tertentu?
Informan Ya, jadi kami ada kualifikasi tertentu untuk para calon
karyawan sesuai kebutuhan, yang pertama itu sesuai dengan latar belakang pendidikannya yang kedua sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.
Peneliti Bagaimanakah hubungan antar pegawai ?
Informan Tentunya kita sama-sama mengetahui bahwa dalam suatu perusahaan hal yang paling penting untuk di kembangkan ataupun di jaga adalah para teman-teman karyawan atau pekerja. Karena menurut kami pribadi, mereka seperti pondasi yang harus tetap kuat dan terjaga kondisi batinnya dalam bekerja. Dan Alhamdulillah disini kami sangat berusaha betul saling menjaga nama baik, sikap tanpa harus saling senggol akan tetapi saling membangun satu dengan yang lain. Kami
meyakini bahwa, sebaik-baiknya perusahaan itu dapat dilihat dari produk yang di pasarkan, dan sebaik-baik produk itu terolah melalui tangan-tangan teman-teman yang ridho didalamnya.
Peneliti Upaya apa yang dilakukan oleh manajemen sumber daya manusia dalam proses pengembangan sumber daya manusia di CV idlan waranie perkasa?
Informan ada pelatihan dan workshop ,jadi kami bisa belajar disitu yang InsyaAllah ilmu yang kami dapat bisa kami implikasikan kepekerjaan kami.
Peneliti Menurut anda, apakah yang menjadi hambatan pada perusahaan dalam mencapai efektivitas kerja karyawan?
Informan Jumlah karyawan masih kurang, kadang-kadang juga ada mix komunikasi antar karyawan.
Peneliti Apa sajakah faktor dari luar yang bisa mendukung peningkatan efektivitas kerja karyawan?
Informan Biasanya kami menerima masukan dari para konsumen melalui owner mengenai produk, jadi kami tahu harus memperbaiki yang mana.
Peneliti Tantangan apa saja yang dialami perusahaan dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan?
Informan Biasanya karena permasalahan yang dialami dari lingkungan sosialnya, jadi kadang karyawan bekerja jadi nggak semangat gitu.
Foto Proses Wawancara