BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
1. Deskripsi Variabel Penelitian
Analisis data digunakan untuk menggambarkan kondisi masing-masing variabel. Deskripsi data ini meliputi kedisiplinan belajar (X) dan Prestasi Belajar (Y).
a. Variabel Kedisiplinan Belajar
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penaliti di MI Muhammadiyah Tonrokombang Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa dengan metode pengumpulan data melalui instrument angket yang terdiri dari 10 item soal untuk kedisiplinan belajar (X), maka diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 4.1 Skor Kedisiplinan Belajar
Nama Siswa Item soal Total
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Alif Raja Rahmatullah 4 5 5 4 5 4 4 4 5 3 43
Fira 5 5 5 5 5 4 5 4 4 5 47
Muh. Nur Husnul Arfa 4 5 4 4 3 3 3 3 4 3 36
Kepala Sekolah St.Nurlaila S.Pd.I
Komitmen Madrasah Muh. Saing HM Tata Usaha
Muhammadong,S.Pd
Guru Kelas I Sumarni,
S.Pd.I
Guru Kelas II St.Saipa,
S.Pd.I
Guru Kelas III Ita Permatasari,
S.Pd.I
Guru Kelas IV Hawa HK,
S.Pd.I
Guru Kelas V H.Ahmad
,S.Ag
Guru Kelas VI Hj.St Asmah,
S.Pd.I,.MA
Guru Penjaskes Hayatullah,S.Pd.I
Guru Bidang Studi Sitti Zaenab,S.Pd.I
Guru Bidang Studi Anwar,S.Pd.I
Muh. Harun 4 4 5 4 3 3 3 3 4 3 36
Muh. Wahyu Saputra 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Muh. Ridwan 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 38
Nurafifah 5 5 5 4 3 5 4 3 4 4 42
Nuraprilia 4 5 4 5 4 5 4 5 4 5 45
St. Rahmadani 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 39
Zulkifli Nur Alamsyah 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Artiqa Natasya 4 4 5 4 5 4 5 5 4 5 45
Ameliah 5 5 5 5 5 5 5 3 5 5 48
Khairil 5 5 5 5 5 3 5 3 5 5 46
Naura Sidikia 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Nurazizah Putri Andira 5 5 5 5 4 5 4 4 4 4 45
Riskawati 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Reski Amelia 5 5 5 5 5 5 5 4 3 4 46
St. Masita 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Sri Nurfitri Ayuni 5 5 5 5 5 4 5 5 5 4 48
Syahrini 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Dinar Nurasyifah 5 5 5 5 4 5 5 5 5 4 48
Fadli Ardianza Putra 5 5 5 5 5 4 4 4 3 3 43
Jusniar 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 47
Kasriani 5 5 4 5 4 4 4 3 4 5 43
Nurhalisa 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 49
Nur Rahma 4 5 5 5 4 4 4 4 4 5 44
Suci Rahmadani 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 43
Candra Ariminata 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Nur Fadilawati 5 4 3 5 4 5 4 3 5 3 41
Muh. Ansar 5 4 5 5 5 4 5 5 5 3 46
Yakil 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 40
Muh. Akmal 4 4 4 5 5 3 4 3 5 4 41
Nurmagfirah 5 5 5 5 5 5 5 4 5 3 47
Muh. Aditya Alfarizi 4 5 5 4 2 3 4 4 4 3 38
Naufal Nazhirul Arif 5 5 5 5 3 5 5 5 5 5 48
Muh. Abizar Alfarizi 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Nur Awalia Ramadhani 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Russainal Fitra Kayla 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Yunsira 5 4 3 3 2 4 4 4 4 4 37
Nur Rezki Dyanra 4 5 5 4 4 4 5 4 4 4 43
Nuraeni 4 4 5 4 5 4 5 5 4 5 45
Andriani 5 5 5 5 5 5 5 3 5 5 48
Muh. Taufik 5 5 5 5 5 3 5 3 5 5 46
Muh. Rasyid 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Nurfadilah 5 5 5 5 4 5 4 4 4 4 45
Nurfauziah 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Muh. Wahid 5 5 5 5 5 5 5 4 3 4 46
Amri Saputra 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Wawan Setiawan 5 5 5 5 5 4 5 5 5 4 48
Amriani 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
2230 Diolah dari hasil angket tentang kedisiplinan belajar siswa MI Muhammadiyah
Tonrokombang Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa a. Menghitung Rentang
R=Xb-Xk Keterangan:
R= Range
Xb = nilai terbesar Xk = nilai terkecil
R=50-36 = 14
maka diperoleh nilai interval:
i = keterangan:
i = kelas interval R = Range K = skala likert
I= 14 5
=2,8 (dibulatkan menjadi 3)
Penetapan kedisiplinan belajar sesuai skala likert dengan spesifikasi sangat buruk, buruk, cukup, baik, dan sangat baik.
Tabel 4.2 Kategori Kedisiplinan Belajar
Interval Frekuensi Presentase Keterangan
36-40 12 24% Sangat Buruk
41-45 14 28% Buruk
46-50 24 48% Cukup
51-55 0 0% Baik
56-60 0 0% Sangat Baik
Jumlah 50 100%
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat gambaran kedisiplinan belajar siswa MI Muhammadiyah Tonrokombang yang termasuk dalam kategori sangat buruk sebesar 24% dengan frekuensi 12 siswa, pada kategori buruk sebesar 28% dengan frekuensi 14 siswa, pada kategori cukup sebesar 48% dengan frekuensi 24 siswa, pada kategori baik 0% dengan frekuensi siswa 0 dan pada kategori sangat baik 0%
dengan frekuensi 0 siswa. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa, kedisiplinan belajar siswa MI Muhammadiyah Tonrokombang berada pada kategori cukup.
b. Variabel Prestasi Belajar
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penaliti di MI Muhammadiyah Tonrokombang Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa dengan metode pengumpulan data melalui instrument angket yang terdiri dari 10 item soal untuk prestasi belajar (X), maka diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 4.3 Skor Prestasi Belajar
Nama Siswa
Item Soal Total
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Alif Raja Rahmatullah 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 46
Fira 5 5 5 4 4 4 4 5 4 5 45
Muh. Nur Husnul Arfa 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 40
Muh. Harun 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 40
Muh. Wahyu Saputra 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 41
Muh. Ridwan 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Nurafifah 3 4 5 4 4 3 3 4 4 4 38
Nuraprilia 5 4 5 5 5 4 4 4 4 4 44
St. Rahmadani 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 44
Zulkifli Nur Alamsyah 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Artiqa Natasya 5 4 4 5 4 4 5 4 5 4 44
Ameliah 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 48
Khairil 4 5 5 5 4 5 3 5 5 5 46
Naura Sidikia 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 49
Nurazizah Putri
Andira 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 42
Riskawati 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Reski Amelia 3 3 4 4 5 5 3 4 4 3 38
St. Masita 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Sri Nurfitri Ayuni 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Syahrini 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Dinar Nurasyifah 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 49
Fadli Ardianza Putra 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Jusniar 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Kasriani 5 4 4 3 3 3 3 5 5 3 38
Nurhalisa 5 5 5 4 5 5 4 5 5 4 47
Nur Rahma 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 45
Suci Rahmadani 4 5 4 5 5 4 4 5 5 4 45
Candra Ariminata 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Nur Fadilawati 4 5 5 5 4 5 4 5 5 5 47
Muh. Ansar 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 45
Yakil 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 41
Muh. Akmal 4 4 5 5 4 5 4 4 4 5 44
Nurmagfirah 5 5 5 2 5 5 5 5 5 5 47
Muh. Aditya Alfarizi 4 3 3 3 3 3 3 5 4 3 34
Naufal Nazhirul Arif 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Muh. Abizar Alfarizi 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Nur Awalia
Ramadhani 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Russainal Fitra Kayla 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 49
Yunsira 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 39
Nur Rezki Dyanra 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Nuraeni 5 4 4 5 4 4 5 4 5 4 44
Andriani 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 48
Muh. Taufik 4 5 5 5 4 5 3 5 5 5 46
Muh. Rasyid 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 49
Nurfadilah 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 42
Nurfauziah 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40
Muh. Wahid 3 3 4 4 5 5 3 4 4 3 38
Amri Saputra 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Wawan Setiawan 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
Amriani 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50
2242 Diolah dari hasil angket tentang kedisiplinan belajar siswa MI Muhammadiyah
Tonrokombang Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa a. Menghitung Rentang
R=Xb-Xk Keterangan:
R= Range
Xb = nilai terbesar Xk = nilai terkecil
R=50-34 = 16
maka diperoleh nilai interval:
i = keterangan:
i = kelas interval R = Range K = skala likert
I= 16 5
=3,2 (dibulatkan menjadi 4)
Penetapan kedisiplinan belajar sesuai skala likert dengan spesifikasi sangat buruk, buruk, cukup, baik, dan sangat baik.
Tabel 4.4 Kategori Prestasi Belajar
Interval Frekuensi Presentase Keterangan
34-39 6 12% Sangat Buruk
40-44 16 32% Buruk
45-49 17 34% Cukup
50-54 11 22% Baik
55-59 0 0% Sangat Baik
Jumlah 50 100%
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat gambaran prestasi belajar siswa MI Muhammadiyah Tonrokombang yang termasuk dalam kategori sangat buruk sebesar 12% dengan frekuensi 6 siswa, pada kategori buruk sebesar 32% dengan frekuensi 16 siswa, pada kategori cukup sebesar 34% dengan frekuensi 17 siswa, pada kategori baik 22% dengan frekuensi siswa 11 dan pada kategori sangat baik 0% dengan frekuensi 0 siswa. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa, kedisiplinan belajar siswa MI Muhammadiyah Tonrokombang berada pada kategori cukup.
2. Deskripsi Jawaban Responden
Kuesioner telah peneliti sebarkan kepada responden yang terdiri atas 20 item pernyataan dan dibagi dalam 2 kategori yaitu:”
1) Pernyataan yang digunakan untuk kedisiplinan belajar (X) berjumlah 10 item.
2) Pernyataan yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar (Y) berjumlah 10 item.
a) Variabel Kedisiplinan Belajar (X) Variabel
Dimensi
Q S SS KS TS STS Skor Mean
F
%
F
%
F
%
F
%
F
%
(X) Kedisiplinan
Belajar
1 19 38 31 62 0 0 0 0 0 0 231 4,62 2 15 30 35 70 0 0 0 0 0 0 235 4,70 3 13 26 35 70 2 4 0 0 0 0 233 4,66 4 16 32 33 66 1 2 0 0 0 0 232 4,64 5 16 32 27 54 4 8 3 6 0 0 217 4,34 6 21 42 23 46 6 12 0 0 0 0 217 4,34 7 22 44 26 52 2 4 0 0 0 0 224 4,48 8 20 40 18 36 12 24 0 0 0 0 206 4,12 9 23 46 24 48 3 6 0 0 0 0 221 4,42 10 20 40 22 44 8 16 0 0 0 0 214 4,28 Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016
Berdasarkan tabel 4.5 di atas dapat dilihat bahwa dari 50 responden terhadap item-item pernyataan pada variabel kedisiplinan belajar (x) diketehui nilai mean tertinggi berada pada item pernyataan ke 2 dengan nilai mean 4.70 yang berarti siswa tidak pernah bolos jam pelajaran dan mean terendah berada pada item pernyataan ke 8 dengan nilai mean 4.12 yang berarti siswa mencatat materi yang telah dijelaskan oleh guru.
b) Variabel Prestasi Belajar (Y) Variabel
Dimensi
Q S SS KS TS STS Skor Mean
F
%
F
%
F
%
F
%
F
%
(Y) Prestasi Belajar
1 25 50 22 44 3 6 0 0 0 0 219 4,38 2 23 46 24 48 3 6 0 0 0 0 221 4,42 3 16 32 33 66 1 2 0 0 0 0 232 4,64 4 16 32 29 58 4 8 1 2 0 0 223 4,46 5 24 48 24 48 2 4 0 0 0 0 222 4,44 6 21 42 26 52 3 6 0 0 0 0 223 4,46 7 20 40 23 46 7 14 0 0 0 0 216 4,32 8 16 32 33 66 1 2 0 0 0 0 232 4,62 9 19 38 31 62 0 0 0 0 0 0 231 4,46 10 19 38 27 54 4 8 0 0 0 0 223 4,84 Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016
Berdasarkan tabel 4.6 di atas dapat dilihat bahwa dari 50 responden terhadap item-item pernyataan pada variabel prestasi belajar (y) diketehui nilai mean tertinggi berada pada item pernyataan ke 10 dengan nilai mean 4.84 yang berarti siswa selalu mempergunakan kesempatan untuk bertanya pendidikan agama islam pada saat guru memberikan materi untuk memperoleh nilai yang
bagus dan mean terendah berada pada item pernyataan ke 7 dengan nilai mean 4.32 yang berarti orang tua siswa selalu menemani siswa ketika belajar.
3. Uji Kualitas Data 1) Uji Validitas
Uji validitas dimaksud untuk mengetahui seberapa cermat suatu test atau pengujian melakukan fungsi pengukurannya. Suatu instrument pengukur dikatakan valid apabila instrument tersebut mengukur apa yang seharusnya diukur atau dapat memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan penelitian. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan metode Pearson Correlation. Jumlah responden tersebut dalam penelitian ini adalah 50 responden. Dari jumlah responden tersebut dapat diketahui rtable adalah sebesar 0,011 (df = n – 2 = 50 – 2
= 48) dengan taraf signifikasi (α) yaitu sebesar 0,5% (Sugiyono, 2017).
Berikut adalah hasil dari penguji validasi pada masing-masing butir kuesioner yang tersebar di MI Muhammadiyah Tonrokombang Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa.
Tabel 4.7 Hasil Uji Validitas
Variabel Dimensi Q r hitung r tabel ket
(X) Kedisiplinan
1 0,703 0,011 Valid
2 0,636 0,011 Valid
3 0,669 0,011 Valid
4 0,770 0,011 Valid
Belajar 5 0,735 0,011 Valid
6 0,658 0,011 Valid
7 0,846 0,011 Valid
8 0,614 0,011 Valid
9 0,542 0,011 Valid
10 0,580 0,011 Valid
(Y) Prestasi Belajar
11 0,667 0,011 Valid
12 0,850 0,011 Valid
13 0,705 0,011 Valid
14 0,657 0,011 Valid
15 0,732 0,011 Valid
16 0,668 0,011 Valid
17 0,779 0,011 Valid
18 0,670 0,011 Valid
19 0,801 0,011 Valid
20 0,875 0,011 Valid
Sumber : data primer yang diolah SPS 2016
Berdasarkan tabel 4.7 di atas, seluruh item pernyataan dari 1 sampai 20 variabel kedisiplinan belajar (X), prestasi belajar (Y) adalah valid. Hal tersebut dikarenakan rhitung (Corrected Item-Total Correlation) positif dan lebih besar dibanding rtabel 0,011 dan apabila korelasi setiap faktor positif dan bersarnya 0,011 ke atas maka variabel tersebut construct yang kuat. Dengan demikian, butir- butir pernyataan kedisiplinan belajar dan prestasi belajar yang tertera dalam
kuesioner layak untuk digunakan dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam penelitian kedepannya.
2) Uji Reabilitas
Uji reabilitas adalah suatu alat pengukur, bila digunakan pada waktu yang berlainan, senantiasa menunjukkan hasil yang sama. Dalam mengukur reliabilitas menggunakan uji Cronbach’s Alpha (a), yang mana suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki Cronbach’s Alpha lebih dari 0,6.
Hasil pengujian reabilitas variabel kedisiplinan belajar (X) dan prestasi belajar (Y) adalah sebagai berikut:
Tabel 4.8 Hasil Uji Reabilitas
Variabel Cronbach’s Alpha N of Item Reabilitas
X 0,856 10 Reliabel
Y 0,905 10 Reliabel
Sumber: Data Primer yang diolah di SPSS 2016
Berdasarkan tabel 4.8 uji reabilitas dilakukan terhadap item pernyataan yang dinyatakan valid. Suatu variabel dilakukan reliabel atau handal jika jawaban terhadap pernyataan selalu konsisten. Jadi hasil kofisien reabilitas instrumen kedisiplinan belajar sebesar 0,856 instrumen prestasi belajar sebesar 0,905 yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,6 yang berarti kedua instrumen dinyatakan reliabel atau memenuhi persyaratan.
3) Uji Asumsi Klasik a) Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel bebas keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak, dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov nilai sig > 0,05 maka data berdistribusi normal. Adapun uji normalitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Tabel 4.9 Uji Normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnow Test
Unstandardized Residual
N 50
Normal Parametersa,b
Mean ,0000000
Std. Deviation 2,94320988
Most Extreme Differences
Absolute ,164
Positive ,104
Negative -,164
Kolmogorov-Smirnov Z 1,163
Asymp. Sig. (1-tailed) ,134
a. Test distribusi is Normal.
b. Calculated from data.
Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016
Berdasarkan tabel 4.9 One-Sample Kolmogorov-Smirnow Test diperoleh angka Asymp. Sig. (1-tailed) sebesar 0,134. Nilai ini dibandingkan dengan 0,05 (menggunakan taraf signifikan atau a = 5%) untuk pengambilan keputusan dengan pedoman.
1. Nilai sig, atau signifikan < 0,05, distribusi data tidak normal.
2. Nilai sig, atau signifikan >0,05, distribusi data normal.
Pada data hasil uji normalitas dapat diketahui bahwa nilai asymp. Sig. (1- tailed) sebesar 0,134 sehingga dapat dikatakan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi secara normal karena memiliki nilai signifikan lebih dari 0,05.
Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016 Gambar 4.2 P-Plot of Regression Standardized Residual
Pada gambar 4.2 terlihat bahwa titik pada grafik normal plot menyebar disekitar garis diagonal, serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal,
grafik ini menunjukkan bahwa model regresif layak dipakai karena memiliki asumsi normalitas.
b) Uji Heterokedastisitas
Uji heterokedastisitas digunakan untuk mengetahui ada tidaknya ketidaksamaan varian dari residual pada model regresi serta syarat yang harus dipenuhi dalam model regresi dengan tidak adanya gejala heteroskedastisitas.
Deteksi adanya heterokedastisitas diuji melalui scatterplot dengan dasar analisis jika tidak ada pola yang jelas, seperti titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heterokedastisitas.
Sumber: data primer yang diolah di SPSS 2016 Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas
Gambar 4.3 di atas scatterplot dapat dilihat bahwa tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y,
dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model persamaan regresi sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi kinerja pegawai berdasarkan variabel yang mempengaruhinya, yaitu kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar.
c) Analisis Regresi Linear Sederhana
Analisis regresi linear sederhana dapat digunakan untuk mengetahui arah dari hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Analisis regresi sederhana dapat dijelaskan pada gambar berikut:
Tabel 4.10 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B
Std.
Error Beta 1 (Constant) 9,364 4,501
X1 (Kedisiplinan) ,795 ,100 ,753 a. Dependen Variabel: Y Prestasi Belajar
Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016
Dari tabel 4.10 di atas diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:
Y = a + bX Y=9,364 + (0,795)
Di mana:
Y = Variabel dependen (variabel terikat) X = Variabel independen (Variabel bebas) a = Konstanta (nilai dari Y apabila X=0)
b = koefisien regresi (pengaruh positif atau negatif)
Keterangan:
1) Konstanta sebesar 9,364 mengatakan bahwa jika satu satuan kedisiplinan belajar maka prestasi belajar yang diperoleh akan tinggi sebesar 9,364.
2) Koefisien regresi X1 (kedisiplinan belajar) sebesar 0,795 menyatakan bahwa setiap penambahan satu satuan kedisiplinan belajar, maka akan meningkatkan prestasi belajar 0,795. Begitupula sebaliknya, jika terjadi tinggi satu satuan kedisiplinan belajar maka prestasi belajar akan meningkat 0,795.
d) Uji Koefisien Determinan R2
Uji R2 digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam penjelasan variasi variabel dependen. Dalam penelitian ini koefisien
menggunakan nilai adjusted R2.
Tabel 4.11 Hasil Uji Determinan R2 Model Summaryb
Model R
R Square
Adjusted R Square
Std.
Error of the Estimate
1 .753a ,566 ,557 2,974
a. Predictors: (Constant), X1 (Kedisiplinan) b. Dependent Variable: Y (Prestasi)
Sumber: data primer yang diolah di SPSS 2016
Berdasarkan tabel 4.11 di atas dari hasil Uji R2, diperoleh nilai adjusted R2 sebesar 0,557 atau 55,7%. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi belajar dapat dijelaskan sebesar 55,7% oleh variabel independen yaitu kedisiplinan belajar.
e) Uji Hipotesis
Penguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t. Uji t digunakan untuk membuktikan pengaruh secara parsial variabel bebas terhadap variabel terikat.
(1) Uji t (parsial)
Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh secara parsial variabel bebas terhadap variabel terikat. Penguji ini yaitu dengan membandingkan nilai probabilitas atau p-value (sig-t) dengan taraf signifikansi 0,05. Jika nilai p-value lebih kecil dari 0,05 maka H1 diterima, dan sebaliknya jika p- value lebih besar dari 0,05 maka H1 ditolak.
Tabel 4.12 Hasil Uji t (parsial) Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B
Std.
Error Beta
1 (Constant) 9,364 4,501 2,080 ,043
X1
(Kedisiplinan)
,795 ,100 ,753 7,917 ,004
a. Dependent Variable: Y (Prestasi)
Sumber: data primer yang diolah SPSS 2016
Berdasarkan hasil analisis data pada 4.12 di atas menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar adalah sebagai berikut:
a) Variabel Kedisiplinan Belajar (X1)
Hasil uji t parsial dapat dilihat pada tabel yang menyatakan bahwa tabel coefficients di atas di peroleh nilai thitung variabel kedisiplinan belajar yaitu 7,917 dengan probabilitas sebesar 0,004 yang nilainya lebih kecil dari 0,05. Perbandingan keduanya menghasilkan thitung 7,917 > ttabel 2,011 dan nilai sig. 0,004< )<0,05 yang berarti H1 diterima.