BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Hasil Penelitian
Pada tahun 2018 sampai dengan awal tahun 2019 Wisata Pantai Galesong selalu ramai oleh Wisatawan baik dari local maupun Mancanegara. Pada masa puncak liburan, jumlah Wisatawan dapat mencapai Seribu orang perhari.
Dengan adanya aula kapasitas 100 orang, lokasi ini menjadi tempat pertemuan sekaligus rekreasi dan pada penghujung tahun 2020 sampai dengan 2021 pengunjung wisata mengalami penurunan yang drastic sekitar Seratus orang bahkan Puluhan orang perhari. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Manajer
dan Pegawai pada Wisata Pantai Galesong dalam wawancara, bahwa terjadi penurunan pengunjung Wisatawan di masa pandemik covid-19.
1. Deskripsi Profil Responden dalam Penelitian
Data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner yang ditujukan kepada manajer dan pegawai Wisata Pantai Galesong, pengumpulan data di mulai sejak Juli sampai Agustus 2021.
Pengumpulan data digunakan dengan mendatangi responden secara langsung untuk menyerahkan dan mengumpulkan kembali kuesioner Profil Responden dalam penelitian ini 5 responden yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.
2. Strategi Pengembangan Pariwisata dengan Metode Kuesioner Klasifikasi Kriteria Kontribusi
Kriteria Persentase
0-20 Sangat Kurang
21-40 Kurang
41-60 Sedang
61-80 Cukup Sedang
Diatas 80 Sangat Baik
Analisis Efektivitas
Untuk mengetahui tingkat efektivitas adalah sebagai berikut:
Efektifitas Pajak Daerah=Realisasi Pajak Daerah
Perhitungan: Dalam perhitungan efektivitas menurut Halim (2004:93),
apabila yang dicapai minimal 100% maka rasio efektivitas semakin baik, artinya semakin efektif pajak daerah. Demikian pula sebaliknya, semakin kecil persentase efektivitasnya menunjukkan pajak daerah semakin tidak efektif.
Total Jumlahkan 1-5 Pernyataan dari Responden Rata-rata Total dibagi 5 Pernyataan
Presentase Total dibagi 25x100
a) Strategi Pengembangan Pariwisata
Tabel Presentase Strategi Pengembangan Objek Wisata
No Produktif Presentase Kategori
1 Inovasi baru dalam melancarkan aktivitas operasional jasa dalam
meningkatkan pengunjung
92 Sangat Efektif
2 Tempat Wisata memiliki identitas agar menjadi pusat perhatian dan
mudah di ingat
92 Sangat Efektif
3 Instansi menjalin kerja sama untuk meningkatkan pengunjung Wisata
100 Sangat Efektif
4 Melakukan promosi untuk menarik perhatian pengunjung
88 Sangat Efektif
5 Melakukan konservasi lingkungan untuk mnejaga kebersihan agar meningkatkan minat pengunjung
92 Sangat Efektif
Tabel 3.1 Presentase Strategi Pengembangan Objek Wisata.
(Sumber: Data di olah)
Gambar 3.2 Presentase Strategi Pengembangan Objek Wisata (Sumber: Data di olah)
0 20 40 60 80
100 92 92 100
88 92
Persentase
Dari data berdasarkan hasil Kuesioner pada tabel 3.3 diatas, maka jumlah Kuesioner terbesar dalam strategi pengembangan pariwisata yaitu pada poin Kuesioner 1 sampai 5 memiliki Kategori sangat Efektif terkait memberikan inovasi baru,memiliki Identitas,menjalin kerja sama antar instansi pemerintah maupun swasta dan tempat Wisata, melakukan Promosi serta memberikan diskon terkait tempat wisata untuk menarik perhatian pengunjung dan melakukan observasi ligkungan untuk menjaga kebersihan dalam upaya meningkatkan minat pengunjung sangat Efektif dalam upaya untuk meningkatkan strategi pengembangan objek wisata pada pantai galesong agar dapat meningkatkan pendapatan pada Wisata Pantai Galesong, ketika pendapatan Pantai Galesong meningkat maka meningkat pula pendapatan Asli Daerah pada Sektor Pajak Pariwisata.
b). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Asli Daerah
No Produktif Presentase Kategori
1 Melakukan sosialisasi terkait tempat wisata kepada masyarakat untuk meningkatkan pengunjung
80 Efektif
2 Meningkatkan Pengawasan Pemungutan Pajak Pariwisata
80 Efektif
3 Memeperluas Basis penerimaan 84 Efektif
melalui perbaikan stategi pelayanan yang baik terhadap pengguna
wisata
4 Pengelolaan pariwisata harus bertumpuh pada kepentingan
masyarakat
92 Sangat Efektif
5 Penambahan fasilitas baru pada tempat objek wisata
88 Sangat Efektif
Tabel 3.2 Prentase Pendapatan Asli Daerah (Sumber: Data di olah)
Gambar 3.3 Prentase Pendapatan Asli Daerah (Sumber: Data di olah)
80 80 84 92 88
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Presentasekatagori
Dari data berdasarkan hasil Kuesioner pada tabel 3.3 diatas, maka jumlah Kuesioner terbesar dalam strategi pengembangan pariwisata yaitu pada poin 4 pada kuesioner jumlah presentasi yang berjumlah 92 (sangat efektif) kemudian pada pertanyaan 1 dan 2 point 80 (Efektif), pertanyaan ke 3 point 84 (sangat efektif), pertanyaan ke 4 point 92 (sangat efektif), pertanyaan ke 5 point 88 (sangat efektif).
Jumlah point yang paling rendah pada pertanyaan ke 1 dan 2 jumlah point 80 yang dimana melakukan sosialisasi dan meningkatkan pengawasan pemungutan pajak parawisata dari rendah nya ini maka pihak parwisata harus meningkatkan pemungutan pariwisata dan meningkatkan pada penambahan fasilitas baru pada tempat objek wisata.
Berdasarkan Strategi Pengembangan Pariwisata dikutip dari beberapa hasil wawancara pada pihak pegawai Wisata Pantai Galesong mengatakan dengan cara memberikan promo-promo, serta menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung dan mampu memahami karakter pengunjung yang datang agar wisata tersebut tetap bertahan sehingga dapat meningkatkan omset perusahaan wisata.
3. Strategi Pengembangan Pantai Galesong
Dalam pengembangan Objek Wisata Galesong strategi yang digunakan dengan menyediakan fasilitas yang biasa digunakan para pengunjung diantaranya ada jet ski, banana boot dan kapal pesiar yang disewakan. Selain itu tersedia penyewaan kapal khusus untuk memancing. Namun dengan berjalannya waktu pemerintah bekerjasama dengan infector Swasta untuk melakukan penataan kawasan pantai. Dengan seiringnya waktu Pantai Galesong diperkenalkan ke
berbagai Daerah sebagai objek wisata yang menarik dengan banyak nya fasilitas yang disediakan.
Kemudian kawasan ini membangun dengan kawasan wisata ini menjadi kawasan wisata terpadu, dimana kawasan wisata terpadu merupakan kawasan wisata yang menyatukan konsep hotel, restoran, kolam renang, pantai dan aneka wahana lainnya. Pada pengembangan objek wisata galesong ini dapat membantu dalam peningkatan pendapatan di Desa Galesong kedepannya serta pemerintah Galesong harus selalu mengembangkan strategi wisata Galesong agar kedepannya selalu membuat para pengunjung agar kiranya akan selalu berkunjung ketempat Wisata Pantai Galesong.
4. Tarif Wisata Pantai Galesong
Gambar 3.4 Tiket Masuk Pantai Galesong
Pada tiket masuk Pantai Galesong memiliki tarif Rp 20.000 per orang,tarif ini dikenakan pada hari senin-jum‟at sedangkan pada hari libur tiket masuk Pantai Galesong mengalami peningkatan sebesar Rp 10.000 maka pada hari sabtu/minggu/hari raya tiket yan harus dibayarkan oleh pengguna Wisata Pantai Galesong sebesar Rp 30.000.
5. Fasilitas yang di sediakan pada Wisata Pantai Galesong.
Tiket Masuk Senin-Jum’at
Rp 20.000
Tiket Masuk Sabtu/Minggu/Raya
Rp 30.000
a) Fasilitas Gratis
Fasilitas gratis ini merupakan fasilitas yang digunakan tanpa pengunjung mengeluarkan biaya untuk meggunakannya.
- Kolam Renang
- Gazebo - Tempat Duduk b) Fasilitas Permainan
Fasilitas permainan ini merupakan fasilitas yang harus di bayar jika pengunjung ingin menggunakannya fasilitas permainan sebagai berikut
1. Jetsky Rp. 50.000 2. Bonana Boat Rp 20.000 3. Donat Boat Rp. 20.000 4. ATV Rp. 5.000
5. Skuter Rp. 5.000 6. Skuter Matic. Rp 5.000 7. Motor Cross Rp. 5.000 8. Kreta Rp. 10.000
9. Kora-Kora Rp. 5.000 10. Jet coaster Rp. 5.000