HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Sejarah Singkat PT. Bank Sulselbar Syariah
Didirikan dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara, berkedudukan di Makassar, berdasarkan Akte Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. 95 tanggal 23 Januari 1961. Setelah mengalami beberapa kali perubahan Anggaran Dasar dan penambahan modal disetor dan setelah perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) lahirlah Perda No,13 tahun 2003 tanggal 20 Agustus tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, dengan modal dasar Rp.650 Milyar.
Akta pendirian PT berdasarkan Akta Notaris Mestariani Habie, SH No.19 tanggal 27 Mei tahun 2004 dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (disingkat PT Bank Sul-Sel) telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. 13 tertanggal 15 Februari 2005. Perubahan status Bank Sul-Sel dari PD Menjadi PT juga diikuti dengan perubahan logo pada tanggal 22 Desember 2005.
Sejak saat itu dimulailah lembaran baru perjalanan Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan yang menampilkan wajah baru dengan call name Bank Sul-Sel beserta logo baru berupa imajinatif layar terkembang yang sarat makna dan dinamis dalam mengiringi setiap langkah Bank Sul-Sel untuk senantiasa menjadi Bank kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Bank Sul-Sel memiliki 1 kantor Pusat, 3 Kantor Cabang Utama, 24 Kantor Cabang, 2 Kantor Cabang Pembantu, 3 Kantor Cabang Syariah yaitu :
a. Cabang Syariah Sengkang yang didirikan pada bulan April 2006
b. Cabang Syariah Maros yang didirikan pada tanggal 27 November 2007
c. Cabang Syariah Makassar yang didirikan pada tanggal 30 Desember 2008
d. Office Chanelling Syariah pada PT. Bank Sulsel Cabang Utama Bone, PT.
Bank Sulsel Cabang Bulukumba, dan PT. Bank Sulsel Cabang Palopo, didirikan pada awal tahun 2010.
Kantor Kas 27 unit, serta Payment Point / Kas Keliling 6 unit. Dan di tahun 2011 ini direncanakan untuk menambah beberapa lagi jaringan kantor yaitu pembukaan Cabang Jakarta. Dan dari 65 kantor termasuk cabang syariah dengan di dukung oleh 100 orang karyawan yang terdiri dari level pendidikan S2, S1, Sarjana, SMP, SMA, Dan SD yang tersebar di Kantor Pusat dan seluruh cabang.
Pada tanggal 26 Mei 2011, Bank Sulsel resmi berganti nama menjadi Bank Sulselbar sehingga Bank SulSel Cab. Syariah Makassar ikut berganti nama menjadi Bank Sulselbar Cab. Syariah Makassar. Perubahan nama ini melalui keputusan Kementerian Hukum dan HAM. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar (AD) Bank Sulsel menjadi Sulselbar ditandatangani Dirjen Administrasi Umum Aidir Amin Daud. Keputusan itu dituangkan dalam surat bernomor AHU-11765. A.A.01.02 Tahun 2011 tertanggal 8 Maret 2011.
Penerbitan surat keputusan itu dikeluarkan berdasarkan akta notaris yang disampaikan notaris Rakhmawati Laica Marzuki pada 2 Mei 2009. Dengan terbitnya SK tersebut, bank milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel resmi menjadi Sulselbar dengan masuknya Pemprov Sulbar sebagai pemilik saham.
2. Motto Perusahaan
Dalam rangka mengantisipasi perkembangan dunia perbankan saat ini dan akan datang serta persaingan global, Bank Sulsel Syariah memiliki motto
“MAJU BERSAMA MERAIH BERKAH” artinya Bank Sulsel memiliki tekad untuk secara terus menerus meningkatkan kinerja dan memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas yang diamanatkan stakeholder dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi dalam upaya mencapai keberhasilan bersama-sama.
3. Visi dan Misi Perusahaan
Visi dan Misi Perusahaan, yaitu : a. Visi
“Menjadi bank yang terbaik di Kawasan Indonesia Timur dengan dukungan manajemen yang professional serta memberikan nilai tambah kepada Pemda dan masyarakat.”
b. Misi
1) Penggerak dan pendorong laju pembangunan ekonomi daerah
2) Pemegang Kas Daerah dan atau melaksanakan penyimpanan uang daerah.
3) Salah satu sumber pendapatan asli daerah.
4. Produk-Produk PT. Bank Sulselbar Syariah
Dalam kesempatan ini penulis hanya menggambarkan sekilas tentang produk-produk bank sulselbar syariah cabang Makassar
a. Pembiayaan dengan prinsip jual-beli (bai’)
Mekanisme jual beli adalah upaya yang dilakukan untuk transfer of property dan tingkat keuntungan bank ditentukan di depan dan menjadi harga jual barang. Prinsip jual beli ini dikembangkan menjadi bentuk-bentuk pembiayaan sebagai berikut :
1) Pembiayaan Murabahah (dari kata ribbu yang berarti keutungan); bank syariah sebagai penjual dan nasabah sebagai pembeli. Barang diserahkan segera dan pembayaran dilakukan secara tangguh.
2) Istishna; jual beli seperti akad salam namun pembayarannya dilakukan oleh bank dalam beberapa kali pembayaran. Ketentuan umum istishna’
yaitu spesifikaksi barangan pesanan harus jelas seperti jenis, macam, ukuran, mutu dan jumlahnya; harga jual yang telah disepakati dicantumkan dalam akad dan tidak boleh berubah selama berlakunya akad; jika terjadi perubahan kriteria pesanan dan terjadi perubahan harga setelah akad ditandatangani, maka seluruh biaya tambahan tetap ditanggung nasabah.
3) Salam (jual beli barang belum ada). Pembayaran tunai, barang diserahkan tangguh. Bank sebagai pembeli, dan nasabah sebagai penjual. Dalam transaksi ini ada kepastian tentang kuantitas, kualitas, harga dan waktu penyerahan.. Ketentuan umum dalam bai salam diantaranya pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis, macam, ukuran, mutu dan jumlahnya; apabila hasil produksi yang diterima cacat atau atau tidak sesuai dangan akad, nasabah harus bertanggungjawab; dan mengingat bank tidak menjadikan barang yang dibeli atau dipesanya sebagai persediaan, maka bank dimungkinkan melakukan akad salam pada pihak ketiga atau pembeli kedua.
b. Pembiayaan dengan prinsip sewa-beli (Ijarah)
Transaksi ijarah dilandasi adanya pemindahan manfaat. Jadi, pada dasarnya prinsip ijarah sama dengan prinsip jual beli, namun perbedaanya terletak pada objek transaksinya. Jika pada jual beli objek transaksinya adalah barang, maka pada ijarah objek transaksinya jasa atau manfaat barang.
c. Pembiayaan dengan prinsip bagi hasil (Syirkah):
Prinsip syirkah dengan basis pola kemitraan untuk produk pembiayaan dibank syariah di operasionalkan dengan pola musyarakah dan mudharabah. Untuk lebih jelasnya :
1) Musyarakah adalah Kerjasama dalam suatu usaha oleh dua pihak dengan ketentuan umum diantaranya : Semua modal disatukan untuk dijadikan modal proyek musyarakah dan dikelolah bersama-sama, Setiap pemilik modal berhak turut serta dalam menentukan kebijakan usaha yang dijalankan oleh pelaksana proyek, Pemilik modal dipercaya untuk menjalan proyek musyarakah tidak boleh melakukan tindakan, seperti : menggabungkan dana proyek dengan harta pribadi, menjalankan proyek musyarakah dengan pihak lain tanpa ijin pemilik modal lainnya, biaya yang timbul dalam pelaksanaan proyek dan jangka
waktu proyek harus diketahui bersama, proyek yang akan dijalankan harus disebutkan dalam akad.
2) Mudharabah Mutlaqah
Yang dimaksud dengan transaksi mudharabah mutlaqah adalah bentuk kerjasama antara shahibul maal dan mudharib yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha, waktu, dan daerah bisnis. Dalam pembahasan fiqih ulama Salafus Saleh seringkali dicontohkan dengan ungkapan if”al ma syi’ta (lakukanlah sesukamu) dari shahibul maal ke mudharib yang memberikan kekuasaan sangat besar.
3) Mudharabah Muqayyadah
Mudharabah Muqayyadah atau disebut juga dengan istilah restricted mudharabah atau specific mudharabah adalah kebalikan dari mudarabah mutlaqah yaitu si mudharib dibatasi dengan batasan jenis usaha, waktu, atautempat usaha. Adanya pembatasan ini seringkali mencerminkankecenderungan umum si shabibul maal dalam memasuki jenis usaha
d. Jasa Pembiayaan lainnya
Produk jasa dikembangkan dengan akad al-hiwalah, ar-rahn ,al-qard, al-wakalah, dan al-kafalah. Akad ini dioperasionalkan dengan pola sebagai berikut :
1) Al-Hiwalah (alih utang-piutang), Transaksi pengalihan utang piutang.
Dalam praktek perbankan fasilitas hiwalah lazimnya digunakan untuk membantu supplier mendapatkan modal tunai agar dapat melanjutkan produksinya.
2) Rahn (gadai), Digunakan untuk memberikan jaminan pembayaran kembali kepada bank dalam memberikan pembiayaan.Barang yang digadaikan wajib memenuhi kriteria, diantaranya milik nasabah sendiri;
jelas ukuran, sifat dan nilainya ditentukan berdasarkan nilai riil pasar;
dan dapat dikuasai namun tidak boleh dimanfaatkan oleh bank.
3) Al-Qardh (pinjaman kebaikan), Al-Qardh digunakan untuk membantu keuangan nasabah secara cepat dan berjangka pendek (short time).
Produk ini digunakan untuk membantu usaha kecil dan keperluan sosial. Dana qard yang diberikan kepada nasabah diperoleh dari dana zakat, infak dan shadaqah.
4) Wakalah. Nasabah memberi kuasa kepada bank syariah untuk mewakili dirinya melakukan pekerjaan jasa tertentu, seperti jasa transfer.
5) Kafalah (bank garansi) digunakan untuk menjamin.
5. Struktur Organisasi PT. Bank Sulselbar Kantor Cabang Syariah Makassar
PEMIMPIN CABANG FAISAL RIZA BASALAMAH
A.ISMA NURLAELI PANANRANGI Customer Service AFFANDY DARWIS
Junior Analis
A.TENRIABA AMBARALA Teller
RIZKI GEMALA RABIAH Petugas Gadai
RINALDY ANZHARI Pimpinan Seksi
SAMURIA FIRMANSYAH Pimpinan Seksi
SEKSI AKUNTANSI & PELAPORAN SEKSI PEMASARAN & TREASURY
A.ISMA NURLAELI P Customer Service ZUHRA ABD.RASYID
Pimpinan Seksi SEKSI PELAYANAN
CHANDRA NILAWATI PERTIWI Staff Umum
A.JUSTI COKANA Pimpinan Seksi
SEKSI UMUM DAN PERSONALIA
GITA WAHYUNI OG
SUPARDI OB
MUSTAMIR KIFLI Driver
ERVIN ASOKAWATY Junior Analis
AHYANI Junior Analis
AGUS FITRAWAN Petugas Kliring & ATM
SHELYA SAFITRI N Adm. Keuangan
SAIFUL ANWAR Adm. Keuangan
SHELYA SAFITRI N Adm. Keuangan
RAHMAT Driver
Driver Driver
SYAHRIR Driver
Driver Driver
ARFAN Security
Driver Driver
ZAIN BATOLA Security
Driver Driver
SUARDI Security
Driver Driver
HERMAWAN Security
Driver Driver
MUH KAFRAWI Junior Analis
SUTRISNO Staf Pemasaran
M. RASYIDI TASRIF Staf Pemasaran
IRFAN HIDAYAT Ass. Adminstrasi
MUH.RIFQI ERDIANSYAH Ass. Adminstrasi
ADITYA PRADIPTA Ass. Adminstrasi
A. KURNIATI Koor. Kantor Kas
SAIFUL ANWAR Adm. Keuangan
AYU KARTINI Adm. Keuangan
VEBY ERIDA IRIYANI Teller Kas
MUNIR Customer Service Kas
SAIFUL ANWAR Adm. Keuangan
A. KURNIATI Koor. Kantor Kas
AYU KARTINI Adm. Keuangan
AYU KARTINI Adm. Keuangan
VEBY ERIDA IRIYANI Teller Kas
MUNIR Customer Service Kas
6. Tugas Pokok Karyawan
Adapun tugas pokok (Job Description) karyawan PT. Bank Sulselbar Cabang Syariah Makassar adalah sebagi berikut:
Tabel 4.1: Job Description Pimpinan Cabang NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN
1
Mengawasi jalannya operasi cabang secara keseluruhan yang meliputi fungsi-fungsi pemasaran (dana dan kredit) dan fungsi-fungsi operational cabang.
Harian
2
Memprioritaskan aktivitas pencarian funding dari nasabah baru berturut- turut berupa produk giro, tabungan dan deposito sekaligus memelihara nasabah funding yang ada baik dana pemda maupun dana retail
Harian
3
Memastikan unit kerja mencari secara aktif dan memproses kredit produktif dari sektor riil apapun hingga memantau kredit tersebut agar berkualitas baik sampai pada tahap pelunasan juga penerapan prinsip prudent dan 4 eyes principle bagi kredit produktif yang berkualitas sehingga cabang berperan secara signifikan menggerakkan sektor riil di daerah setempat.
Harian
4
Memastikan penyelesaian dari exstra comptable dapat di collect secara maksimal sehingga berkontribusi bagi pencapaian target laba cabang
Harian
5
Memastikan kepatuhan dan kebijakan SOP pada bidang kerjanya
Harian
6
Memastikan pengembangan karir dan kompetensi bawahannya yang difasilitasi dengan baik
Harian
Tabel 4.2: Job Description Bagian Umum dan Personalia (Pemimpin Seksi) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Memonitoring Pegawai Bulanan
2 Membuat daftar gaji Bulanan
3 Membuat daftar uang makan Insidentil 4 Membuat surat-surat keluar Insidentil 5 Mengagenda atau mendistribusi
surat masuk Harian
6 Menjaga barang inventaris kantor Triwulan 7 Membuat Daftar ATI dan
Penyusutannya
Insidentil
8 Melaksanakan taksasi jaminan Insidentil 9 Memonitoring kebutuhan ATC/ ATK/ Insidentil
ATI
10 Penanggung jawab User Kasie
Umum Insidentil
B TUGAS TAMBAHAN
1 Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
2 Membantu tugas pokok seksi lain apabila diperlukan
Tabel 4.3: Job Description Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Pemimpin Seksi)
NO. FUNGSI POKOK PERIODE
PELAKSANAAN
KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Memonitoring mutasi pada neraca &
laba rugi Harian
2 Melakukan review transaksi teller Harian 3
Berkoodinasi dengan Teller & SA
langsung Harian
4
Melakukan konsolidasi RAK atau pun Giro antar Bank dengan Grup UUS
Mingguan
5
Melakukan koordinasi dengan kasie umum - pemasaran perihal putusan pembiayaan
Insidentil
6 Menjaga stabilitas cabang Harian 7
Menjaga keharmonisan kinerja
secara internal dan secara eksternal Harian
8
Menyampaikan laporan bulanan Cabang ke Kantor Pusat ataupun ke Bank Indonesia
Bulanan
9 Anggota komite kantor cabang Insidentil 10
Penanggung Jawab User Kasie Akuntansi & Pelaporan 510070 11
Penanggung Jawab Kunci Ruang Khasanah
12 Penanggung Jawab Kunci Brangkas B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.4: Job Description Bagian Pemasaran (Pemimpin Seksi) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Memonitoring angsuran nasabah Harian
2
Bertanggung jawab memantau dan melaporkan pelaksanaan pembiayaan (monitoring)
Bulanan
3
Bertanggung jawab dalam
memastikan perikatan hukum (akad, HT dan FEO) secara sempurna dan memastikan kesempurnaan penutupan asuransi terhadap debitur
Bulanan
4 Sosialisasi nasabah funding Harian 5 Sosialisasi nasabah lending Harian 6 Monitoring target agar tepat waktu Harian 7 Mengontrol kerja dan tugas AO Harian 8 Melakukan penagihan ke nasabah Bulanan 9 Menjaga hubungan baik antara
Bank SulSel Syariah dan nasabah Insidentil
10 Anggota komite Insidentil
11 Membuat usulan pembiayaan Reguler 12 Mengusulan pembiayaan ke Komite Reguler 13
Penanggung Jawa User Kasie Pemasaran 510
B TUGAS TAMBAHAN
1 Menangani complain nasabah Insidentil 2 Mendampingi AO dan Kasie taksasi
jaminan Insidentil
3 Survey lapangan Insidentil
Tabel 4.5: Job Description Bagian Umum (Satpam) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Menjaga keamanan kantor dan
lingkungan sekitarnya Harian
2 Mengontrol pegawai dan absensinya
Harian
3 Mengontrol lalu lintas tamu Harian 4 Menjaga barang inventaris kantor Harian 5
Menjaga barang / kendaraan pegawai
Harian
6
Membersihkan kantor dan halaman
kantor Insidentil
7 Membantu pegawai Insidentil
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
2 Pengamanan terhadap Cover dana Insidentil
Tabel 4.6: Job Description Bagian Umum (Staf Umum) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Melakukan administrasi pajak Bulanan 2 Membuat daftar uang makan,
lembur, dan gaji Bulanan
3 Membuat kas bon biaya Harian
4 Membuat laporan ATI Triwulan
5 Bertanggung jawab terhadap
persediaan ATK dan ATC Harian
6 Merekap absensi pegawai Bulanan
7 Meregistrasi surat keluar masuk Harian
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.7: Job Description Bagian Pemasaran (Junior Analis) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Bertanggung jawab terhadap pencapaian target pembiayaan dan target - target operasional lainnya yang telah ditetapkan oleh cabang
Harian
2
Menerima berkas permohonan
pembiayaan Harian
3
Melakukan sosialitas terhadap
permohonan yang masuk Insidentil
4
Membuat usulan pembiayaan yang dinilai layak untuk diberikan fasilitas pembiayaan
Harian
5
Membina dan mengawasi seluruh account pembiayaan yang telah disalurkan
Mingguan
6
Menyampaikan laporan bulanan Cabang ke Kantor Pusat ataupun ke Bank Indonesia
Bulanan
7
Membantu kasie pemasaran dalam
pencapaian target funding Bulanan
B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
2 Pengamanan terhadap Cover dana Insidentil
Tabel 4.8: Job Description Bagian Pemasaran (Junior Analis) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Bertanggung jawab terhadap pencapaian target pembiayaan dan target - target operasional lainnya yang telah ditetapkan oleh cabang
Harian
2
Menerima berkas permohonan
pembiayaan Harian
3 Melakukan sosialitas terhadap permohonan yang masuk Melakukan sosialitas terhadap permohonan yang masuk
Insidentil
4
Membuat usulan pembiayaan yang dinilai layak untuk diberikan fasilitas pembiayaan
Harian
5
Membina dan mengawasi seluruh account pembiayaan yang telah disalurkan
Mingguan
6
Menyampaikan laporan bulanan
Cabang ke Kantor Pusat ataupun ke Bulanan
Bank Indonesia 7
Membantu kasie pemasaran dalam
pencapaian target funding Harian
8
Bertanggung jawab dalam proses pemberian pembiayaan yang sesuai dengan prinsip - prinsip syariah Islam dan pedoman produk pembiayaan Bank SulSel
Harian
B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.9: Job Description Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Adm Keuangan) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Melakukan transaksi non tunai Harian 2
Bertanggung jawab atas jaringan VBS dan pemelihraan komputer termasuk up date anti virus
Harian
3
Bertanggung jawab atas pembuatan dan pengiriman LBUS dan laporan keungan mingguan
Insidentil
4
Berkoodinasi langsung dengan Teller dan Teller OC
5
Penanggung Jawab User Teller 510
B TUGAS TAMBAHAN 1
Tugas tambahan yang diberikan
oleh atasan langsung Insidentil
2 Sebagai Alternatif petugas kliring Insidentil 3 Sebagai alternatif Teller Insidentil
Tabel 4.10: Job Description Bagian Pemasaran (Petugas Gadai) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Memberikan penjelasan dan wawancara tentang produk Gadai Emas kepada Nasabah
Harian
2
Menerima dan memeriksa
kelengkapan dokumen Nasabah Harian 3 Menerima dan menaksir jaminan
emas
Harian
4
Menyerahkan semua kantong jaminan dan laporan transaksi harian Gadai emas kepada Pemimpin Seksi Pemasaran atau Pemimpin Cabang
Harian
5
Mencetak laporan transksi harian pinjaman dengan gadai emas pada menu VBS
Harian
6
Memproses Pelunasan atau perpanjangan Pinjaman Gadai pada saat jatuh tempo Memproses
Harian
Pelunasan atau perpanjangan Pinjaman Gadai pada saat jatuh tempo
7
Melakukan pemeriksaan taksiran harian bersama Pemimpin Seksi Pemasaran atau Pemimpin Cabang
Harian
8 Membuat Laporan STR & CTR B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.11: Job Description Bagian Pemasaran (Asst Administrasi) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Mendokumentasikan file pembiayaan termasuk akad pembiayaan dan asesorisnya
Harian
2 Melakukan BI checking pembiayaan Harian
3
Menyampaikan laporan bulanan Cabang ke Kantor Pusat atau pun ke Bank Indonesia
Bulanan
4
Membantu dalam membuat Laporan
Penilaian Agunan Harian
5
Memastikan akad pembiayaan dan asesorisnya telah sesuai dengan yang sebenarnya
Harian
6
Berkoordinasi dengan rekanan bank dalam pengikatan pembiayaan baik pra maupun setelah pencairan
Insidentil
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.12: Job Description BagianPemasaran (Staf Pemasaran) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Bertanggung jawab terhadap
pencapaian target funding Harian 2
Melakukan sosialisasi produk -
produk funding Harian
3
Penanggung Jawab program
khusus penghimpunan dana Insidentil 4
Membuat Laporan Pive Line Funding
Bulanan
5 Memantenance Nasabah Funding Harian B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
2 Sebagai alternatif SA Insidentil
Tabel 4.13: Job Description Bagian Umum (Office Girl) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Membersihkan kantor lantai 2 :
Menyapu & mengepel semua ruangan
Melap prabot kantor & kaca jendela
Menjaga & membersihkan kamar mandi
Harian
Per ½ Jam
2 Mengontrol persediaan alat kantor Harian 3 Melayani keperluan pegawai Harian 4
Membersihkan lantai 3 bersama
dengan office boy lainnya Harian 5 Menjilid bukti-bukti kas Harian 6
Menyiapkan makanan atau
minuman untuk pegawai Harian
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.14: Job Description Bagian Umum (Office Boy) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Membersihkan kantor lantai 2 :
Menyapu & mengepel semua ruangan
Melap prabot kantor & kaca jendela
Menjaga & membersihkan kamar mandi
Harian
Per ½ Jam
2 Menyapu halaman kantor Harian
3 Mengontrol persediaan alat kantor Harian 4
Menjaga kebersihan dapur & alat -
alat dapur Harian
5
Membersihkan lantai 3 bersama
dengan petugas office girl lainnya Harian B TUGAS TAMBAHAN
1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.15: Job Description Bagian Umum (Driver Marketing) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Mengantar Marketing untuk
sosialisasi nasabah funding dan Harian
lending
2
Memelihara dan Bertanggung atas
Kendaraan Dinas DD 1279 LB Harian 3
Membersihkan Kantor dan Halaman
Kantor Insidentil
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.16: Job Description Bagian Umum (Driver Pimpinan) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Mengantar Pimpinan Cabang Harian 2
Mengantar Pegawai untuk
Keperluan Kantor Harian
3
Bertanggung jawab atas kendaraan
DD 1282 LB Harian
4
Membersihkan Kantor dan Halaman
Kantor Harian
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.17: Job Description Bagian Umum (Driver Pegawai) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1 Mengantar Pimpinan Cabang Harian 2
Mengantar Pegawai untuk
Keperluan Kantor Harian
3
Bertanggung jawab atas kendaraan
DD 1363 VI Harian
4
Membersihkan Kantor dan Halaman
Kantor Harian
B TUGAS TAMBAHAN 1
Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh atasan langsung
Insidentil
Tabel 4.18: Job Description Bagian Akuntansi Dan Pelaporan (Teller) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Melakukan transaksi tunai dan non
tunai Harian
2 Membuat laporan Kas Harian
3 Memonitoring Posisi Saldo Kas Harian 4 Melayani nasabah buka Rekening Insidentil 5
Bertanggung jawab terhadap
pencapaian target pendanaan dan Bulanan
target - target operasional lainnya yang telah ditetapkan oleh cabang 6
Penanggung Jawab User Teller 510
B TUGAS TAMBAHAN 1
Tugas tambahan yang diberikan
oleh atasan langsung Insidentil
2 Sebagai alternatif SA Insidentil
Tabel 4.19: Job Description Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Koor. Kantor KAS) NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Penanggung Jawab Kantor KAS
Menara UMI Harian
2 Penanggung Jawab ATM Kantor Kas
Harian
3 Penanggung Jawab User 511001 Harian 4
Memonitoring mutasi pada neraca
dan laba rugi Harian
5 Melakukan Review Transaksi Teller Harian 6
Berkoordinasi dengan Teller & SA
Langsung Harian
7 Melakukan Koordinasi dengan
Kasie akuntansi Harian
B TUGAS TAMBAHAN
1 Melaksanakan tugas tambahan Insidentil
yang diberikan oleh atasan langsung
Tabel 4.20: Job Description Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Petugas Kliring dan Penanggung Jawab ATM)
NO. FUNGSI POKOK
PERIODE
PELAKSANAAN KETERANGAN A TUGAS POKOK
1
Bertanggung Jawab Atas Transaksi Kliring Debet Dan Kredit
2 Membuat Jurnal Transaksi Kliring Dan RTGS
3
Membuat Laporan DHN, Cash In Dan Cash Out ATM
4
Bertanggung Jawab Atas Pengisian ATM
5
Bertanggung Jawab Atas Penyelesaian Selisih ATM
6 Penanggung jawab User 510043 B TUGAS TAMBAHAN
1
Tugas tambahan yang diberikan
oleh atasan langsung Insidentil