BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
1.1 Analisis Deskriptif Karakteristik Responden
Karekteristik responden diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Pada penelitian ini ada 4 karakteristik responden yaitu berdasarkan jenis kelamin , usia, pendidikan terakhir, dan lama bekerja
1.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Karakteristik ini akan menguraikan identitas responden berdasarkan jenis kelamin responden yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Laki-Laki 24 75.0 75.0 75.0
Perempuan 8 25.0 25.0 100.0
Total 32 100.0 100.0
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.1, karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 24 orang dengan persentase 75%, sedangkan perempuan sebanyak 8 orang dengan persentase 25%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lebih banyak yang berjenis kelamin laki-laki daripada perempuan.
1.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Karakteristik ini akan menguraikan identitas responden berdasarkan usia responden yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 21-25 Tahun 6 18.8 18.8 18.8
26-30 Tahun 9 28.1 28.1 46.9
31-35 Tahun 8 25.0 25.0 71.9
36-40 Tahun 4 12.5 12.5 84.4
> 40 Tahun 5 15.6 15.6 100.0
Total 32 100.0 100.0
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.2, karakteristik responden berdasarkan usia yaitu usia 21-25 tahun sebanyak 6 orang dengan persentase 18,8%, usia 26-30 tahun sebanyak 9 orang dengan persentase 28,1%, usia 31-35 tahun sebanyak 8 orang dengan persentase 25%, usia 36- 40 tahun sebanyak 4 orang dengan persentase 12,5%, dan >40 tahun sebanyak 5 orang dengan persentase 15,6%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lebih banyak yang berusia 26-30 tahun.
1.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Karakteristik ini akan menguraikan identitas responden berdasarkan pendidikan terakhir responden yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Pendidikan Terakhir
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid SMA/SMK 19 59.4 59.4 59.4
D3 2 6.3 6.3 65.6
S1 11 34.4 34.4 100.0
Total 32 100.0 100.0
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.3, karakteristik responden berdasarkan pendidikan terakhir yaitu SMA/SMK sebanyak 19 orang dengan persentase 59,4%, D3 sebanyak 2 orang dengan persentase 6,3%, dan S1 sebanyak 11 orang dengan persentase 34,4%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lebih banyak yang memiliki pendidikan terakhir SMA/SMK.
1.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja
Karakteristik ini akan menguraikan identitas responden berdasarkan lama bekerja responden yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 4 Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja Lama Bekerja
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid < 1 Tahun 6 18.8 18.8 18.8
1-5 Tahun 15 46.9 46.9 65.6
6-10 Tahun 10 31.3 31.3 96.9
> 10 Tahun 1 3.1 3.1 100.0
Total 32 100.0 100.0
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.4, karakteristik responden berdasarkan lama bekerja yaitu <1 tahun sebanyak 6 orang dengan persentase 18,8%, 1-5 tahun sebanyak
15 orang dengan persentase 46,9%, 6-10 tahun sebanyak 10 orang dengan persentase 31,3%, dan >10 tahun sebanyak 1 orang dengan persentase 3,1%.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa lebih banyak yang telah bekerja selama 1-5 tahun.
1.1.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Jabatan
Karakteristik ini akan menguraikan identitas responden berdasarkan jabatan responden yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 5 Karakteristik Responden Berdasarkan Jabatan Jabatan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Branch Manager 1 3,1 3,1 3,1
Assistant Manager 1 3,1 3,1 6,3
Kepala Bagian 1 3,1 3,1 9,4
Supervisor 1 3,1 3,1 12,5
Technical Support 2 6,3 6,3 18,8
Staff Penjualan 17 53,1 53,1 71,9
Staff Administrasi &
Keuangan
4 12,5 12,5 84,4
Staff Gudang 5 15,6 15,6 100,0
Total 32 100,0 100,0
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.5, karakteristik responden berdasarkan jabatan yaitu branch manager sebanyak 1 orang dengan persentase 3,1%, assistant manager sebanyak 1 orang dengan persentase 3,1%, kepala bagian sebanyak 1 orang dengan persentase 3,1%, supervisor sebanyak 1 orang dengan persentase 3,1%, technical support sebanyak 2 orang dengan persentase 6,3%, staff penjualan sebanyak 17 orang dengan persentase 53,1%, staff administrasi & keuangan sebanyak 4 orang dengan persentase 12,5%, dan staff gudang sebanyak 5 orang dengan persentase 15,6%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa lebih banyak yang berada pada posisi sebagai staff penjualan.
1.2 Analisis Deskriptif Variabel
Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert, sehingga variabel yang diukur akan dijabarkan atau dideskripsikan menjadi indikator variabel, yang kemudian akan dijadikan untuk Menyusun istrumen penelitian yang berupa pernyataan dengan poin sebagai berikut :
a. Sangat Setuju (SS) = skor 5 b. Setuju (S) = skor 4
c. Netral (N) = skor 3
d. Tidak Setuju (TS) = skor 2
e. Sangat Tidak Setuju (STS) = skor 1
1.2.1 Variabel Total Quality Management (TQM) (X)
Variabel ini diukur dengan 5 indikator yaitu fokus pada pelanggan, Kerjasama tim, perbaikan secara berkesinambungan, Pendidikan dan pelatihan, serta adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan. Kelima indikator ini terdiri dari 23 item pernyataan. Berikut merupakan data hasil frekuensi jawaban responden berdasarkan variabel Total Quality Management (TQM), dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4. 6 Distribusi Jawaban Responden Variabel Total Quality Management (TQM) (X)
INDIKATOR ITEM
ALTERNATIF JAWABAN
MEAN
STS TS N S SS
F % F % F % F % F %
Fokus Pada Pelanggan
X1.1 2 6.3 0 0 0 0 7 21.9 23 71.9 4.53 X1.2 1 3.1 0 0 1 3.1 10 31.3 20 62.5 4.50 X1.3 1 3.1 0 0 1 3.1 10 31.3 20 62.5 4.50 X1.4 1 3.1 0 0 1 3.1 13 40.6 17 53.1 4.41 X1.5 1 3.1 0 0 3 9.4 8 25 20 62.5 4.44 X1.6 1 3.1 0 0 1 3.1 12 37.5 18 56.3 4.44 X1.7 1 3.1 0 0 0 0 9 28.1 22 68.8 4.59 Total Mean Indikator Fokus Pada Pelanggan 4.49
Kerjasama Tim
X1.8 1 3.1 0 0 0 0 11 34.4 20 62.5 4.53 X1.9 1 3.1 0 0 1 3.1 8 25 22 68.8 4.56 X1.10 1 3.1 1 3.1 0 0 10 31.3 20 62.5 4.47 X1.11 1 3.1 0 0 0 0 9 28.1 22 68.8 4.59 X1.12 1 3.1 0 0 0 0 11 34.4 20 62.5 4.53 X1.13 1 3.1 0 0 0 0 8 25 23 71.9 4.63
Total Mean Indikator Kerja Sama Tim 4.55
Perbaikan Secara Berkesinambungan
X1.14 1 3.1 0 0 2 6.3 11 34.4 18 56.3 4.41 X1.15 1 3.1 0 0 0 0 17 53.1 14 43.8 4.34 X1.16 1 3.1 0 0 0 0 17 53.1 14 43.8 4.34 X1.17 1 3.1 0 0 0 0 14 43.8 17 53.1 4.44 Total Mean Indikator Perbaikan Secara Berkesinambungan 4.38 Pendidikan Dan
Pelatihan
X1.18 1 3.1 0 0 1 3.1 10 31.3 20 62,5 4.50 X1.19 1 3.1 0 0 1 3.1 12 37.5 18 56.3 4.44 X1.20 1 3.1 0 0 0 0 12 37.5 19 59.4 4.50 Total Mean Indikator Pendidikan Dan Pelatihan 4.48 Adanya
Keterlibatan Dan Pemberdayaan
Karyawan
X1.21 1 3.1 0 0 4 12.5 10 31.3 17 53.1 4.31 X1.22 1 3.1 0 0 1 3.1 13 40.6 17 53.1 4.41 X1.23 1 3.1 0 0 0 0 15 46.6 16 50 4.41 Total Mean Indikator Adanya Keterlibatan Dan Pemberdayaan Karyawan 4.38 Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.6 hasil jawaban responden dari item pernyataan variabel Total Quality Management, yaitu indikator yang memberikan nilai rata-rata tertinggi adalah pada indikator Kerjasama tim dengan nilai rata-rata 4,55.
Sedangkan indikator yang memberikan nilai rata-rata terendah adalah pada indikator perbaikan berkesinambungan dan indikator adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan dengan nilai rata-rata 4,38. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi Total Quality Management pada PT. Adiwisesa Mandiri BPI cabang Makassar dari segi Kerjasama tim sudah sangat baik, sedangkan dari segi perbaikan berkesinambungan dan keterlibatan serta pemberdayaan karyawan masih perlu diperhatikan Kembali oleh perusahaan.
1.2.2 Variabel Kinerja Perusahaan
Variabel ini diukur dengan 2 indikator yaitu kinerja strategik dan kinerja operasional. Kedua indikator ini terdiri dari 10 item pernyataan. Berikut merupakan
data hasil frekuensi jawaban responden berdasarkan variabel kinerja perusahaan, dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4. 7 Distribusi Jawaban Responden Variabel Kinerja Perusahaan (Y)
INDIKATOR ITEM
ALTERNATIF JAWABAN
MEAN
STS TS N S SS
F % F % F % F % F %
Kinerja Strategik
Y1.1 1 3.1 0 0 3 9.4 16 50 12 37.5 4.19 Y1.2 1 3.1 0 0 1 3.1 15 46.9 15 46.9 4.34 Y1.3 1 3.1 0 0 2 6.3 14 43.8 15 46.9 4.31 Y1.4 1 3.1 0 0 1 3.1 17 53.1 13 40.6 4.28 Total Mean Indikator Kinerja Strategik 4.28
Kinerja Operasional
Y1.5 1 3.1 0 0 1 3.1 18 56.3 12 37.5 4.25 Y1.6 1 3.1 0 0 1 3.1 15 46.9 15 46.9 4.34 Y1.7 1 3.1 0 0 1 3.1 13 40.6 17 53.1 4.41 Y1.8 1 3.1 1 3.1 7 21.9 14 43.8 9 28.1 3.91 Y1.9 1 3.1 0 0 1 3.1 16 50 14 43.8 4.31 Y1.10 1 3.1 0 0 2 6.3 15 46.9 14 43.8 4.28 Total Mean Indikator Kinerja Operasional 4.25 Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.7, hasil jawaban responden dari item pernyataan variabel kinerja perusahaan, menunjukkan bahwa nilai rata-rata indikator kinerja strategik lebih tinggi yaitu sebesar 4,28 daripada nilai rata-rata indikator kinerja operasional yaitu sebesar 4,25. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja perusahaan pada PT. Adiwisesa Mandiri BPI cabang Makassar dari segi kinerja operasional masih perlu ditingkatkan lagi.
2. Uji Kualitas Data 2.1 Uji Validitas
Uji vadiilitas dilakukan untuk mengetahui valid atau tidaknya sebuah kuesioner yang telah disebarkan kepada responden. Uji validitas ini menggunakan metode korelasi pearson. Dalam menentukan suatu item valid yaitu dengan cara : a. Nilai signifikansi < 0,05
b. Nilai r hitung ≥ r tabel. Dimana r tabel yaitu sebesar 0,361 yang didapatkan dari
rumus df = n-2 = 32-2 = 30 dengan tingkat signifikansi 5%.
Uji validitas dilakukan untuk 2 variabel yaitu Total Quality Management (X) dan kinerja perusahaan (Y).
2.1.1 Validitas Variabel Total Quality Management (X)
Pada variabel ini terdiri dari 23 item pernyataan. Hasil pengujian validitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 8 Hasil Uji Validitas Variabel Total Quality Management (X) Item r hitung r tabel Sig. Keterangan
X1.1 0.731 0.361 0.000 Valid
X1.2 0.826 0.361 0.000 Valid
X1.3 0.764 0.361 0.000 Valid
X1.4 0.837 0.361 0.000 Valid
X1.5 0.815 0.361 0.000 Valid
X1.6 0.820 0.361 0.000 Valid
X1.7 0.889 0.361 0.000 Valid
X1.8 0.850 0.361 0.000 Valid
X1.9 0.834 0.361 0.000 Valid
X1.10 0.786 0.361 0.000 Valid
X1.11 0.854 0.361 0.000 Valid
X1.12 0.875 0.361 0.000 Valid
X1.13 0.836 0.361 0.000 Valid
X1.14 0.833 0.361 0.000 Valid
X1.15 0.884 0.361 0.000 Valid
X1.16 0.889 0.361 0.000 Valid
X1.17 0.888 0.361 0.000 Valid
X1.18 0.845 0.361 0.000 Valid
X1.19 0.822 0.361 0.000 Valid
X1.20 0.861 0.361 0.000 Valid
X1.21 0.753 0.361 0.000 Valid
X1.22 0.825 0.361 0.000 Valid
X1.23 0.876 0.361 0.000 Valid
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.8, dapat disimpulkan bahwa seluruh 23 item pernyataan adalah valid. Hal ini dihasilkan dari perbandingan r hitung masing-masing item dengan r tabel yang menunjukkan nilai r hitung semua item lebih besar dari r tabel
yaitu 0,361, dengan tingkat signifikansi dari masing-masing item < 0,05.
2.1.2 Validitas Variabel Kinerja Perusahaan (Y)
Pada variabel ini terdiri dari 10 item pernyataan. Hasil pengujian validitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 9 Hasil Uji Validitas Variabel Kinerja Perusahaan (Y) Item r hitung r tabel Sig. Keterangan
Y1.1 0.872 0.361 0.000 Valid
Y1.2 0.860 0.361 0.000 Valid
Y1.3 0.832 0.361 0.000 Valid
Y1.4 0.833 0.361 0.000 Valid
Y1.5 0.874 0.361 0.000 Valid
Y1.6 0.833 0.361 0.000 Valid
Y1.7 0.844 0.361 0.000 Valid
Y1.8 0.767 0.361 0.000 Valid
Y1.9 0.904 0.361 0.000 Valid
Y1.10 0.811 0.361 0.000 Valid
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.9, dapat disimpulkan bahwa seluruh 10 item pernyataan adalah valid. Hal ini dihasilkan dari perbandingan r hitung masing-masing item dengan r tabel yang menunjukkan nilai r hitung semua item lebih besar dari r tabel yaitu 0,361, dengan tingkat signifikansi dari masing-masing item < 0,05.
2.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur handal atau tidaknya sebuah kuesioner yang telah disebar kepada responden. Suatu variabel akan dikatakan reliabel jika jawaban responden tetap stabil dan konsisten serta menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha > 0,70. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 10 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Jumlah
Item
Cronbach’s Alpha
Cronbach’s Alpha
yang disyaratkan Keterangan Total Quality
Management (X) 23 0.980 0.70 Reliabel
Kinerja
Perusahaan (Y) 10 0.954 0.70 Reliabel
Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.10, menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha variabel Total Quality Management (X) adalah 0,980 yang dapat dinyatakan reliabel, dan nilai Cronbach’s Alpha variabel kinerja perusahaan (Y) adalah 0, 954 yang dapat dinyatakan reliabel. Sehingga dapat disimpulkan seluruh instrument adalah reliabel.
3. Uji Regresi Linear Sederhana
Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel Total Quality Management (X) terhadap variabel kinerja perusahaan (Y). analisis ini digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel apakah positif atau negatif. Hasil uji regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4. 11 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Dan Uji Parsial (Uji T) Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardize d Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) .514 3.179 .162 .873
Total_Quality _Managemen t
.410 .031 .926 13.404 .000
a. Dependent Variable: Kinerja_Perusahaan Sumber: Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.11, diperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu:
Y = a + b X Y = 0,514 + 0,410 X
Persamaan regresi tersebut dapat diartikan sebagai berikut:
a. Nilai konstanta variabel kinerja perusahaan adalah sebesar 0,514
b. Koefisien regresi X sebesar 0,410, artinya setiap penambahan 1 % nilai Total Quality Management maka nilai kinerja perusahaan bertambah sebesar 0,410.
Koefisien bernilai positif artinya arah pengaruh variabel X dan Y adalah positif.
4. Uji Hipotesis 4.1 Uji Parsial (Uji t)
Uji t dilakukan untuk menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel X secara parsial terhadap variabel Y, yang diuji dengan tingkat signifikansi = 0,05 dalam pengambilan keputusan hasil uji t mengacu pada 2 hal yaitu :
a. Nilai signifikansi < 0,05 maka variabel X memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y secara parsial
b. Nilai t hitung > t tabel maka variabel X memiliki pengaruh terhadap variabel Y.
dimana nilai t tabel yaitu sebesar 2,042.
Berdasarkan tabel 4.11, menunjukkan hasil uji parsial yaitu:
a. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Total Quality Management (X) berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja perusahaan (Y).
b. Nilai t hitung sebesar 13,404 > t tabel 2,042, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Total Quality Management (X) berpengaruh terhadap variabel kinerja perusahaan (Y).
Maka hipotesis yang menyatakan Total Quality Management (TQM)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan pada PT.
Adiwisesa Mandiri BPI cabang Makassar adalah diterima (Ha diterima).
4.2 Uji Koefisien Determinasi (R2)
Uji koefisien determinasi dilakukan untuk mengukur kontribusi variabel X terhadap variabel Y. Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerapkan variasi variabel Y. hasil uji koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. 12 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .926a .857 .852 2.738
a. Predictors: (Constant), Total_Quality_Management
Sumber : Olah Data Primer
Berdasarkan tabel 4.12, menunjukkan bahwa nilai korelasi atau hubungan variabel Total Quality Management (TQM) (X) terhadap variabel kinerja perusahaan (Y) sebesar 0,857 atau 85,7%. Sedangkan nilai adjusted R square sebesar 0,852. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel Total Quality Management (X) terhadap kinerja perusahaan (Y) sebesar 0,852 atau 85,2%, yang artinya sisa sebesar 14,8% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti.