BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
52 2. Prasarana
1) Ruang Kantor 2) Musolla 3) Kamar Mandi 4) Halaman Bermain 5) Ruang Kelas A 6) Ruang Kelas B
1
53 b. Tahap Pelaksanaan (Action)
Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan yaitu pada hari Rabu, Kamis dan Jum’at pada tanggal 13,14 dan 15 Juli 2022 dengan temanya mengikuti sekolah yang besangkutan yaitu tema tanaman dan subtemanya yaitu berhitug. Setiap pertemuan anak belajar menyebutkan urutan bilangan 1-10, membilang atau mengenal konsep bilangan dengan benda-benda 1-10, mengurutkan lambang bilangan 1-10, menghubungkan lambang bilangan dengan benda-benda 1-5 dengan menggunakan media berbasis bahan alam.
Berikut tahapan pertemuan siklus I adalah sebagai berikut:
1) Pertemuan 1 Siklus 1
Pertemuan pertama dilaksanakan hari rabu pada tanggal 13 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
54
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupapelepah pepaya dan anak memperhatikan cara guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa pelepah pepaya, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang pelepah pepaya dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik. Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun pisang) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk menghubungkan kartu bilangan dengan pelepah daun pepaya sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
55
Gambar 4.2
Pertemuan 1 Siklus 1 2) Pertemuan 2 Siklus 1
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari kamis tanggal 14 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupabiji kacang dan anak memperhatikan cara guru
56
memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa biji kacang, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang biji kacang dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik. Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun pisang) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk menghubungkan kartu bilangan dengan biji kacang sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
Gambar 4.3 Pertemuan 2 Siklus 1
57 3) Pertemuan 3 Siklus 1
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 15 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa batang pohon dan anak memperhatikan cara guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa batang pohon, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang batang pohon dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik. Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun
58
pisang) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk menghubungkan kartu bilangan dengan batang pohon sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
Gambar 4.4 Pertemuan 3 Siklus 1 c. Tahap Pengamatan (Observing)
1) Hasil Observasi Aktivitas Guru
Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada siklus I memperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.4
Rekapitulasi Hasil Observasi Aktivitas Guru No Pertemuan Skor Skor
Maksimum
Nilai Kategori
1. Pertemuan 1 8 12 66,66 Cukup
2. Pertemuan 2 8 12 66,66 Cukup
3. Pertemuan 3 9 12 75 Cukup
Jumlah 25 36 69,44 Cukup
59
Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi aktivitas guru dapat dilihat bahwa nilai yang diperoleh pada siklus I yaitu sebesar 69,44 dan dikategorikan cukup. Berdasarkan kriteria penilaian aktivitas guru pada tabel 3.5 jika 69,44 bekisar antara 60%-75%, maka termasuk dalam kategori cukup dan belum tuntas, sehingga perlu dilakukan siklus II sebagai upaya peningkatan.
2) Hasil Observasi Aktivitas Siswa
Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I memperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.5
Rekapitulasi Hasil Observasi Aktivitas Siswa No Pertemuan Skor Skor
Maksimum
Nilai Kategori
1. Pertemuan 1 31 48 64,58 Baik
2. Pertemuan 2 32 48 66,66 Baik
3. Pertemuan 3 35 48 72,91 Baik
Jumlah 98 144 68,05 Baik
Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi aktivitas siswa pada siklus I dapat dilihat bahwa nilai yang diperoleh pada siklus I yaitu sebesar 68,05 dan dikategorikan baik, berdasarkan kriteria penilaian aktivitas siswa pada tabel 3.6 jika 68,05 bekisar antara 51%-75% maka termasuk dalam kategori baik, kegiatan belajar siswa sudah mendekati sesuai harapan meskipun ada indikator yang belum dimaksimalkan oleh siswa maka sehingga pada siklus selanjutnya perlu ditingkatkan lagi.
60
3) Hasil Kemampuan Berhitung Anak Pada Siklus I
Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 13 Juli 2022 sampai tanggal 15 Juli 2022diketahui bahwa kemampuan berhitung anak di PAUD Islam As-Shofi pada siklus I sebagai berikut:
Tabel 4.6
Rekapitulasi Kemampuan Berhitung Anak Pada Siklus I No Uraian Pertemuan
1
Pertemuan 2
Pertemuan 3
Rata-rata
1. Skor 115 141 160 138,67
2. Skor Total 240 240 240 240
3. Nilai Rata-rata 47,91 58,75 66,66 57,77
4. Nilai Tertinggi 68,75 75 87,5 77,08
5. Nilai Terendah 25 37,5 43,75 35,42
6. Jumlah Siswa Tuntas
5 6 8 6
7. Persentase Siswa yang Tuntas
33,33 40 53,33 42,22
8. Siswa Tidak Tuntas
10 9 7 8
9. Persentase Siswa Tidak Tuntas
66,66 60 46,66 57,77
Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan berhitung anak pada siklus I dapat diketahui bahwa ketuntasan klasikalnya baru mencapai 42,22 ini belum memenuhi kriteria, dimana terdapat 6 yang tuntas dan 8 tidak tuntas. sehingga perlu dilanjutkan ke siklus II.
61 d.Refleksi
Berdasarkan hasil lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan hasil dari kemampuan berhitung anak pada siklus I masih banyak kekurangan. Adapun kendala-kendalanya yakni tidak melakukan ice breaking, tidak melakukan recalling ketika selesai kegiatan dan tidak menyampaikan informasi untuk hari berikutnya. Untuk itu dalam proses pembelajaran pada siklus selanjutnya guru harus lebih baik lagi.
Hasil pengamatan kemampuan berhitung anak pada siklus I yaitu meperoleh nilai ketuntasan klasikal sebesar 42,22% dan dapat dikategorikan belum tuntas karena belum memenuhi kriteria ketuntasan yaitu 80%, sehingga perlu dilanjutkan ke siklus II.
2. Siklus II
Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan yaitu pada hari Senin, Selasa dan Rabu pada tanggal 18, 19 dan 20 Juli 2022 dengan temanya mengikuti sekolah yang besangkutan yaitu tema negaraku dan subtemanya yaitu berhitug.
a. Tahap Perencanaan
Dalam tahap ini kegiatan yang dilakukan oleh peneliti sebagai berikut:
1) Menyusun Rencana Pembelajaran Harian (RPPH)
2) Menyiapkan media bahan alam yang akan digunakan untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar
62
3) Menyusun lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk mengamati pembelajaran menggunakan media bahan alam.
4) Menyusun lembar instrumen tes penilaian kemampuan berhitung anak usia 4-5 tahun.
b.Tahap Pelaksanaan (Action) 1) Pertemuan 1 siklus II
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin tanggal 18 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa daun dan anak memperhatikan cara guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media bahan alam berupa daun, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan
63
bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang daun dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik. Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun jambu air) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk menghubungkan kartu bilangan dengan daun sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
Gambar 4.5 Pertemuan 1 Siklus I
64 2) Pertemuan 2 siklus II
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari selasa tanggal 19 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa bunga dan anak memperhatikan cara guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media bahan alam, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang bunga bungenvil (bunga kertas) dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik.
Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun jambu air) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk
65
menghubungkan kartu bilangan dengan bunga bungenvil (bunga kertas) sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
Gambar 4.6 Pertemuan 2 siklus II 3) Pertemuan 3 siklus II
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Rabutanggal 20 Juli 2022. Sebelum kegiatan belajar dimulai, guru membersihkan ruang kelas agar nyaman ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diawali dengan ngaji iqra’ dan baris-berbaris.
Setelah berada di dalam kelas, pada tahap kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
66
sebelum belajar. Setelah itu guru melakukan ice breaking untuk memfokuskan anak. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan materi tentang tema tanaman dan sub tema yaitu berhitung menggunakan media berbasis bahan alam.
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru menjelaskan tentang media yang digunakan dan setelah itu guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media berbasis bahan alam berupa batu kecil-kecil dan anak memperhatikan cara guru memberikan contoh kegiatan berhitung menggunakan media bahan alam berupa batu kecil-kecil, kemudian guru menyuruh anak untuk menyebutkan urutan bilangan 1-10 dan guru meminta anak untuk membilang batu kecil-kecil (kerikil) dengan memasukkannya ke dalam gelas plastik. Kemudian guru meminta anak untuk mengurutkan kartu bilangan (dari daun jambu air) 1-10 dan terakhir guru meminta untuk menghubungkan kartu bilangan dengan batu kecil-kecil (kerikil) sebanyak 5 atau lebih.
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling terhadap anak untuk mengingat materi yang sudah dilakukan pada hari itu. Selanjutnya guru memberikan informasi mengenai hari berikutnya. Kemudian guru dan anak berdoa bersama sebelum pulang.
67 Gambar 4.7 Pertemuan 3 Siklus II c. Tahap Pengamatan
1) Hasil Observasi Aktivitas Guru
Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada siklus II memperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.7
RekapitulasiHasil Observasi Aktivitas guru No Pertemuan Skor Skor
Maksimum
Nilai Kategori
1. Pertemuan 1 10 12 83,33 Baik
2. Pertemuan 2 10 12 8,333 Baik 3. Pertemuan 3 11 12 91,66 Sangat
Baik
Jumlah 31 36 86,11 Sangat
Baik Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi aktivitas guru pada siklus II dapat dilihat bahwa nilai yang diperoleh pada siklus II yaitu sebesar 86,11 dan dikategorikan sangat baik.
68
Terjadinya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67, maka dapat disimpulkan bahwa guru sudah melaksanakan pembelajaran dengan sangat baik dan sudah memenuhi kriteria, Maka penelitian ini dicukupkan pada siklus II.
2) Hasil Observasi Aktivitas Siswa
Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II memperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.8
Rekapitulasi Hasil Observasi Aktivitas Siswa No Pertemuan Skor Skor
Maksimum
Nilai Kategori
1. Pertemuan 1 36 48 75 Baik
2. Pertemuan 2 40 48 83,33 Baik 3. Pertemuan 3 44 48 91, 66 Baik
Jumlah 120 144 83,33 Baik
Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi aktivitas siswa pada siklus I dapat dilihat bahwa nilai yang diperoleh pada siklus I yaitu sebesar 83,33 dan dikategorikan sangat baik, berdasarkan kriteria penilaian aktivitas siswa pada tabel 3.6 jika 83,33 bekisar 76%-100% maka termasuk dalam kategori sangat baik dan kegiatan aktivitas siswa sudah memenuhi kriteria, sehingga penelitian ini berakhir pada siklus II.
69
3) Hasil Kemampuan Berhitung Anak Pada Siklus II
Berdasarkan hasil kemampuan berhitung anak di PAUD Islam As-Shofi pada tanggal 18 Juli 2022 sampai tanggal 20 Juli 2022 pada siklus I sebagai berikut:
Tabel 4.9
Rekapitulasi Kemampuan Berhitung Anak Pada Siklus II No Uraian Pertemuan
1
Pertemuan 2
Pertemuan 3
Rata-rata
1. Skor 175 192 208 191,67
2. Skor Total 240 240 240 240
3. Nilai Rata-rata 73,33 80 86,66 79,99
4. Nilai Tertinggi 93,75 93,75 100 95,83
5. Nilai Terendah 43,75 50 50 47,92
6. Jumlah Siswa Tuntas
11 13 14 12
7. Persentase Siswa yang Tuntas
73,33 86,66 93,33 84,44
8. Siswa Tidak Tuntas
4 2 1 2
9. Persentase Siswa Tidak Tuntas
26,66 13,33 6,67 15,55
Berdasarkan hasil kemampuan berhitung anak pada siklus II dapat diketahui bahwa siswa yang tuntas sebanyak 12 dan tidak tuntas 2 adapun ketuntasan klasikalnya yaitu 84,44 dan sudah mencapai kriteria keberhasilan diatas KKM (KKM ≥ 80%). Peningkatan kemampuan berhitung anak dari siklus I ke siklus II sebesar 42,22%, maka dari itu penelitian ini dicukupkan pada siklus II.
70 d. Refleksi
Berdasarkan hasil lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan hasil dari kemampuan berhitung anak pada siklus II sudah berhasil . Adapun hasil refleksi siklus II yaituguru sudah melaksanakan pembelajaran dengan sangat baik dan sudah memenuhi kriteria.
Hasil pengamatan kemampuan berhitung anak pada siklus II yaitu meperoleh ketuntasan klasikal sebesar 84,44 dan dapat dikategorikan tuntas karena telah memenuhi kriteria ketuntasan yaitu 80%, dimana terdapat 12 siswa yang tuntas dan 2 siswa tidak tuntas dikarenakan anak masih kesulitan dalam berhitung walaupun dengan bantuan guru, untuk itu anak harus tetap dibimbing untuk bisa berhitung. Sehingga penelitian tindakan kelas ini dicukupkan dengan II siklus dan tidak berlanjut pada siklus selanjutnya.