HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
Dalam penelitian ini, guna mendapatkan hasil yang relevan, data dan informasi yang terkait dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana peranan Public Relation Pt.Gojek Indonesia dalam mempertahankan citra Go-food. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam ( In depth Interview) kepada pihak –pihak yang terkait dengan masalah tersebut, didasarkan pada satu sumber utama dan sumber lain yang dijadikan sebagai data pelengkap atas sumber utama.
Penelitian ini yang menjadi nara sumber adalah Humas Go-food Pt Gojek Indonesia yaitu Bapak Aditya Sukma Perdana. Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi-informasi yang sesuai dengan metode penelitian deskriptif kualitatf. Data data yang telah penulis dapatkan, kemudian mendeskripsikan data, serta memilah-milah mana data yang perlu dan mana data yang di anggap penting yang dibutuhkan oleh penulis. Setelah penulis membandingkan data yang satu dengan data yang lain sampai menemukan pola rumusan masalah yang akan digunakan dalam teknik analisi data
Hasil penelitian diperoleh dari wawancara secara tatap muka dengan bapak Aditya Sukma Perdana dan Bapak Rahmat Hidayat pada tanggal 10 dan 15 Juli 2020. Atas persetujuan dari bapak Aditya Sukma Perdana penulis dapat mendokumentasikan wawancara dengan alat bantu recoder handphone kemudian penulis menyalin dalam bentuk tulisan . sebagai bahan wawancara penulis sudah mempersiapkan lebih dahulu pedoman wawancara yang ditulis didalam kertas.
Pertanyaan yang penulis ajukan mengacu dari alur Pemikiran yaitu sebagai komunikator, membina mitra driver dan kegiatan Humas dalam mempertahankan citra Go-food.
1. Sebagai Komunikator
Keberadaan unit kehumasan disebuah lembaga atau instansi perusahaan merupakan keharusan secara fungsional dan oprasional dalam upaya menyebarluaskan atau mempublikasikan tentang suatu kegiatan atau aktivitas perusahaan bersangkutan yang ditunjukan baik untuk masyarakat ke dalam maupun kemasyarakat umumnya.
Saya mewawancarai seorang Humas Go-food yaitu Bapak Aditya sukma Perdana, didalam kantor Gojek sering dipanggil Pak Aditya, beliau kelahiran Bekasi dan sudah mempunyai anak 1, beliau ini sudah 3 tahun bekerja dinaungan Pt.Gojek Indonesia di devisi Humas Go-food, Pria kelahiran Bekasi ini merupakan sosok orang yang ramah dan cerdas, berikut merupakan wawancara saya dengan mengupas bagaimana komunikasi humas Go-Food terhadap Mitra
driver Dilapangan, untuk lebih jelas nya berikut uraian pembicaraan dengan Bapak Aditya Sukma Permana saat di wawancarai oleh penulis
“Sebagai komunikator tentu harus pro aktif ya dalam penyampaian informasi kepadada karyawan office maupun terhadap mitra driver dalam arti tidak kaku dalam moment-moment yang memang tepat, pentingnya kita bicara,tentu pro aktif dan cerdas dalam arti tidak hanya memantau dalam lapangan tetapi mencari permasalah atau keluhan yang muncul, sehingga sebagai komunikator kita bisa memecahkan persoaalan yang muncul dilapangan”.
Kutipan hasil wawancara diatas dapat dipahami sebagai Public relations dituntut pro aktif dan cerdas dalam segala kegiatan. Humas harus sigap mencari informasi dan meyampaikan informasi kepada internal perusahaan. Sehingga tujuan dari perusahan tersebut bisa tercapai.
Selanjutnya untuk mengetahui struktur organisasi gojek ini terutama dibagian Go- Food (jasa antar makanan) seperti apa, sudah kita ketahui jesa pelayanan di didalam aplikasi gojek ini sudah berbagai layanan berbasis online, untuk mengetahui struktur organisasi tersebut di gabung semua layanan atau mempunyai struktur organisasi per layanan jasa antar.berikut hasil wawancara dengan Bapak Aditya Sukma Perdana.
“ beda jadi di Gojek ini mempunyai Public relations nya masing-masing sepertsaya Humas Go-Food dan ada humas tersediri seperti Go-send, Go- ride, Go-car dll, bahkan didalam gojek ada namanya PIC perwilayah, yang dimana PIC tersebut menghandel perkerjaan di wilayah wilayah di jabodetabek, sehingga bila ada keperluan tidak perlu datang ke kantor pusat, sehingga pekerjaan dapat di handel dengan mudah”
Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat ditarik garis besar bahwa di dalam perusahaan berbasis online tersebut dengan berbagai jasa pelayanan terdapat Public Relation masing masing layanan, yang dimana Public Relation tersebut menghendel disetiap pelayanan yang terdapat di dalam PT.Gojek Indonesia bukan hanya itu terdapat juga PIC perwilayah yang tersebar di JABODETABEK yang dimana perkerjaan dapat dilakukan sesuai dengan domisili Driver Go-Jek sehingga ketika driver sewaktu-waktu mengalami keperluan tidak perlu datang ke kantor pusat, karena sudah tersedia PIC perwilayah yang sudah disediakan, sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan efiesien.
2. Membina Hubungan
Membina hubungan baik antar karyawan sebagai peran Public relation Internal di setiap organisasi ataupun di perusahaan, terjalinnya hubungan baik antara humas dengan mitra driver Go-Food dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang menjadi tugasnya sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan semestinya.
Untuk lebih jelas nya bagaimana hubungan baik antar Humas Go-Food dan mitra driver Go-Food Pt.gojek Indonesia pertanyaan bagaimana cara PR memberikan informasi terhadap para mitra nya dilapangan, berikut hasil wawancara dengan Bapak Sukma Perdana.
”di dalam gojek tersendiri ada dua cara penyampaian pesan dari perusahaan kepada mitra driver dilapangan, yang pertama dengan melalui pengiriman pesan langsung kepada driver dilapangan melalui aplikasi driver
go-jek, yang dimana setiap informasi yang penting seperti kebijakan,motivasi, dan kegiatan yang berhubungan dengan kinerja driver dilapangan langsung disampaikan melalui aplikasi driver. Yang kedua yaitu dengan cara pihak Pic wilayah memberikan pesan pengumuman kepada driver dilapangan untuk datang ke kantor wilayah yang sesuai domisili driver mendaftar menjadi mitra.”
Penjelasan dari key Informan dapat disimpulkan bahwa cara penyampaian pesan dari perusahaan ke mitra driver dilapangan ialah dengan memberikan pesan langsung ke aplikasi driver ini dilakukan agar pada saat mitra driver menerima pesan dari perusahaan ini tidak menganggu pada saat mitra driver melakukan pemesanan Go-Food.
Selain wawancara yang dilakukan kepada PR Go-Food Pt Gojek Indonesia, penulis juga melakukan wawancara kepada 2 Mitra Driver Go-Food sehingga berkaitan dengan peranan Humas Pt.Gojek Indonesia dalam melakukan penyampaian informasi kepada mitra nya dilapangan. Selanjutnya bagaiman tanggapan dari pihak pihak mitra driver sendiri berikut kutipanwawancara dengan Bapak Ersya dan bapak Sukirno.
“yaa kalo dari Humas kantor ke kita mitra sii biasanya mereka cara penyampaiannya adalah dari pihak kantor akan memberikan notofikasi ke saya atau ke driver-driver lain jadi kalau sewaktu-waktu ada info,pesan yang berhubungan dengan mitra itu akan muncul di notifikasi pesan aplikasi driver”
Berikut kutipan wawancara dengan bapak Sukirno
“eee biasanya ngasihtaunya lewat aplikasi driver yaa dari Humas ke kita tapi kadang juga lewat gmail yang nyantol pas kita daftar dulu, jadi suka suka mereka cara ngasih tau info-info ke kita, yang pasti bila ada pesan itu sudah pasti ada bell notifikasi dari kantor ke kita”
Dari percakapan 2 informan mitra driver dapat disumpulkan bagaimana cara penyampaian pesan dari perusahaan melalui mitra driver dilapangan yaitu dengan cara memberikan pesan langsung dengan mengirimkan melalui aplikasi driver dan gmail ,ini sangat efesien karena dengan cara ini driver pun masih bisa terus menjalan kan orderan walaupun mendapatkan pesan dari dari perusahaan, sehingga pekerjaan yang sedang dijalankan tidak mengganggu dan masih bisa sambil menjalankan orderan karena sudah kita ketahui komunikasi merupakan aspek paling penting di dalam sebuah kerja sama di dalam perusahaan, komunikasi sangat dibutuhkan , karena komunikasi menjadi kunci berjalannya perusahaan untuk menghasilkan produk yang baik, komunikasi harus efektif artinya kedua belah pihak yang berkomunikasi harus mempunyai makna yang sama tentang pesan yang disampaikan. Sehingga proses pertukaran pesan menghasilkan input yang jelas.selanjutnya untuk mengetahui bagaimana hubungan Humas dengan mitra driver Go-food Pt.Gojek Indonesia berikut kutipan wawancara dengan Bapak Aditya Sukma Perdana.
”yaaaa pasti baik, karena kita ini penyambung, kita ini segitiga Humas-Mitra Driver dan konsumen Go-food, jadi hubungan baik itu harus kita jalin kepada mitra driver dilapangan, sehingga ketika hubungan baik antara internal perusahaan dengan mitra driver yang ada dilapangan sudah terjalin hubungan baik, ini akan membuat kerja mitra dilapangan akan baik dimata konsumen.karena menurut saya jadilah seorang humas yang ramah dan membantu mitra yang dilapangan dan jadilah patner kerja yang yang baik dengan mitra driver dan yang terpenting jangan terlalu membangun jarak ,gimana kerenkan hahaha karena ini akan membuat hubungan antara segitiga yang sudah tadi saya ucapkan akan menjadi baik dan akan berakibat pada kinerja mitra-mitra go-food yang nyaman”
Kutipan hasil wawancara diatas memberikan pemahaman bahwa didalam perusahan Pt.Gojek Indonesia , humas go-food memiliki hubungan baik kepada mitra-mitra nya dilapangan yaitu dengan menjadi seorang Humas yang ramah dan membantu mitra yang kesulitan dilapangan karena pada akhirnya komunikasi yang sudah terjalin dengan baik antara atasan dengan bawahan ini akan menjadikan terciptanya tujuan perusahaan , tujuan yang sudah tercapai tentu saja akan berhasil karena adanya kerja sama dari berbagai pihak termaksud komunikasi yang terjalin antara Humas Go-food dengan mitra-mitra Go-food dilapangan. Selanjut nya untuk mengetahui kegiatan apa saya yang dilakukan divisi Go-food dalam menjalin hubungan baik terhadap mitra dilapangan berikut saya sudah mewawancarai yaitu forman saya yang bernama pak Rahmat Hidayat beliau merupakan devisi mitra driver yang mengkontrol aktivitas driver dilapangan,beliau yang sering dipanggil Rahmat ini sudah bergelut di devisi Mitra ini sudah 1 setengah tahun,beliau ini merupakan
seorang yang ramah terhadap orang, saya merasakan sendiri ketika saya memimta pakrahman ini untuk menjadikan narasumber forman saya dalam membahas kegiatan kegiatan devisi Go-Food dalam menjalin hubungan terhadap mitra driver dilapangan, beliau langsung menanggapi respon saya dengan baik, saya melalakukan wawancara pada tanggal 10 juli 2020 pada jam 14:00 tepatnya kantin samping Gojek, kami melalakukan wawancara kurang lebih 30 menit, berikut hasil kutipan wawancara penulis dengan Bapak Rahmat Hidayat.
”dari divisi saya, divisi saya selalu mencari jalan bagaimana menjalin hubungan baik dengan mitra-mitra kami di lapangan, salah satu kegiatan kami adalah terjun dan membaur langsung dengan mitra driver dilapangan, kegiatan ini membuat antara mitra dengan orang kantor terjalin dengan dekat, kegiatan ini disebut KOPDAR (Kopi Darat) yang dimana divisi mitra dengan driver duduk bareng sambil ngopi, jadi driver dikumpulkan diwilayah masing- masing atau di base cam-base camp driver dan teman teman dari kantor gojek akan datang ke bese yang sudah disiapkan dan dibase camp tersebut lah kita membahas sambil ngopi santai bagaimana kegiatan-kegiatan yang di alami driver dilapangan, seperti menjalankan aplikasi dengan benar sampai memberikan solusi kelitika driver mengalami problem di lapangan sewaktu waktu menjalankan orderan Go-food, kegiatan ini dilakukan disetiap 2 pekan sekali, agar mengurangngi problem yang dihadapi mitra dilapangan.”
Hasil kutipan wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dilapangan pun pihak Go-Food menjalin hubungan 2 pekan sekali dengan mitra driver di wilayah-wilayah masing masing dengan melakukan ngobrol santai sambil ngopi atau bisa disebut kopi darat, kegiatan ini adalah kegiatan positif dalam membina hubungan baik atau
rangkul merangkul dengan mitra driver, karena dengan dilakukannya kegiatan ini membangun komunikasi yang aktif ,nyata dan saling keterbukaan antara pihak kantor dengan mitra dilapangan, dan dengan dilakukannya kegiatan ini dapat menyelesaikan semua jenis masalah dilapangan dan semua tanggung jawab mitra driver yang mengalami problem dapat menemukan solusinya sehingga memperluas informasi dan wawasan dengan berbagi pengalaman ide ,konsep berdasarkan minat konsumen dimasyarakat. Selanjutnya untuk lebih dalam mengetahui adakah kendala yang dihadapi humas dalam membina mitra driver Go-Food. Berikut kutipan wawancara penulis denga Bapak Rahmat Hidayat.
”Eee kalau kendala, saya rasa tidak menjadi hambatan ya, salah satu yang kami usahakan yaitu dengan meratakan kegiatan kopi darat ini disetiap wilayah yang tersebar, karena dari kegiatan ini kami masih terkendala dalam keterbatasan tim lapangan yang terkait, hal ini dikarenakan terkendala biaya,fasilitas, dan transportasi. Tetapi hal ini akan terus kamu usahakan untuk kegiatan ini menjadi kegiatan yang dapat dirasakan disetiap wilayah wilayah yang menjadi wiliayah-wilayah driver saat mendaftar menjadi driver Go-Jek.”
Kutipan hasil wawancara diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dihadapi Humas GoFood Pt.Gojek Indonesia dalam membina hubungan baik dengan mitra driver iyalah memperolehan dana, karena kegiatan ini adalah kegiatan yang memerlukan biaya yang cukup besar dalam memperatakan kegiatan kopi darat dilapangan. Tetapi kendala ini sedang diusahakan oleh Humas Go-Food dalam menangani kenadala ini sehingga nantinya kegiatan yang positif ini akan dapat dilakukan di wilayah wilayah pelosok.
3. Mepertahankan Citra Perusahaan
Citra disuatu organisasi atau diperusahaan sangat penting, oleh karena itu citra Go-Food didalam perusahaan Pt.Gojek Indonesia harus tetap dipertahankan, mempertahankan suatu citra adalah salah satu tugas dan tanggung jawab seorang Public Relatios. Untuk mempertahankan citra disebuah perusahaan dilakukan dengan berbagai kegiatan-kegiatan. Kegiatan apa saja yang dilakukan Public Relations dalam mempertahankan citra Go-Food. Berikut kutioan hasil wawancara dengan Bapak Aditya Sukma Perdana selaku humas Go-Food Pt. Gojek Indonesia
“yaa selama pandemi ini pasti ya bisa dibilang Go-Food ini tulang punggung atau kebutuhan utama ya dimasyarakat ya, karena dari bulan maret kemaren kan kita terkena socia distancing,jadi semua kegiatan pasti dilakukan dirumah nahhh karena itu konsumen yang ingin membeli makana lewat aplikasi Go-Food itu sudah pasti menjadi prioritas kami, kalo saya sendiri aja kalau bosen masakan rumah itu sudah pasti akan memesan makanan lewat Go-Food.”
Berdasarkan paparan hasil kutipan wawancara di atas bahwa selama sosial distancing pelayanan jasa antar makanan (Go-Food) ini menjadi tulang punggung kebutuhan dimasyarakat akan kebutuhan selama kegiatan dari rumah, bisa kita lihat gojek dimasasa psbb ini telah mempersiapkan langkah-langkah agar tetap terus melayani masyarakat sebaik mungkin dengan tetap mengutamakan prosedur keamanan dan kesehatan dimasa psbb, karena selama psbb , masyarakat pasti membutuhkan jasa pesan antar makanan agar mereka bisa berkativitas senormal
mungkin. Selanjutnya untuk mengetahui lebih dalam penulis juga mewawancarai 2 mitra driver berikut.
” tentu aja sekarang ini Go-Food jadi andelan, karena sekarang orang masih pada takut makan diluar untuk makan di restouran/tempat makan, jadi orang- orang lebih memilih mesen makan dari rumah lewat aplikasi driver. Kendalanya nya tentu saja di mitra karena sekarang nihh orderan jadi berkurang, karena yang tadinya driver narik Go-ride jadi beralih dan berpatokan ke orderan Go- Food.”
Berikut kutipan wawancara dengan bapak Sukirno
“untuk Go-Foodnya yahh,kalo menurut saya sii bagus ya sampe sekarang karena sekarang pemesanan gaboleh lagi di cancel oleh pihak customer dan malah justru lebih banyak orderan Go-Food, yaa menurut saya nihh ya soalnya misalkan orang ngorder goride-go-ride ini masih banyak yang takut, makanya orang beralih ke pelayanan jasa pesan antar makanan (Go-Food)”
Kutipan wawancara diatas antara penulis dengan2 mitra driver dapat dipahami bahwa citra Go-Food dimasyarakat ini masih tetap banyak di minatii keberadaan nya dibutikan dengan wawancara diatas go-food menjadi andalan dalam hal pemesanan antar makanan secara online ini terjadi diberengin dengan kegiatan-kegiatan yang membuat konsumen tetap percaya mengandalkan jasa antar makanan untuk lebih jelas nya berikut kutipan hasil wawancara dengan bapak Aditya sukma perdana dalam mepertahankan suatu citra Go-Food
’’ya tentu ada saja ada, yang pertama dari Go-Food sendiri membuat kegiatan yang bisa membuat konsumen tetap percaya akan keamanan kesehatan saat ini
,ada program kegiatan untuk driver dengan jaga kesehatan, jaga kebersihan, jaga keamanan (J3K) untuk memastikan kepada konsumen bahwa mitra mitra driver nya ini tuh dalam kondisi sehat dalam menjalankan tugas nya dilapangan, nah program ini mengharuskan para mitra melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dan cek kebersihan kendaraan yang dibawanya, seperti cek suhu tubuh memberikan masker ,handsanitizer dan melakukan penyemprotan disekfektan ke motor yang dibawanya saat bekerja.dan mitra resto Go-Food diwajibkan menambah keamanan dalam kemasan makanan dengan menambah dabeltis dalam kemasaan take way dan kegiatan kedua pihak Go-Food mebuat kegiatan Promo Sambil Berbua Baik ( PSBB) setelah meberikan kepercayaan dalam keamanan kesehatan mitra driver kepada konsumen, Go-jek juga membuat kegiatan PSBB dimana disetiap pembelian Go-Food diberian promo pembelian,promo ongkir pokonya konsumen dimajkankan lah dalam kegiatan PSBB ini dan memberikan reword atau bonus tambahan kepada mitra driver ketika driver telah mencapai point yang sudah ditentukan di aplikasi Driver, jadi ini akan membuat driver menjadi kegiat akan menjalankan order karena ada 3 point di setiap berhasil menjalankan order Go-Food.”
Kutipan wawancara diatas dapat dipahami dalam mempertahankan citra Go- Food Pt. Gojek indonesia melakukan kegiatan kegiatan yang dapat mempertahankan citra go-food dimata masyarakat,
Untuk memperkuat penelitian ini penulis melakukan dokumentasi dengan menambahkan data pendukung berupa foto kegiatan-kegiatan PT.Gojek Indonesia dlam mempertahankan citra Go-Food berikut beberapa kegiatan-kegiatan yang dilakukan Go-Food Pt.Gojek Indonesia
Gambar 4.2.1 Kegiatan KOPDAR Sumber:www.Go-Jek2020.co.id
Ini adalah kegiatan yaang dapat membangun hubungan baik kepada mira driver, pertemuan yang dijuluki kopi darat ini (KOPDAR) dilakukan 2 pekan sekali dengan mengumpulkan driver diver di di base-cam. Melalui KOPDAR ini Go-jek menyampaikan beberapa hal mengenai prosedur dalam menjalankan order, karena harapan diadakannya kopdar ini mira driver bisa menjadi sarana bagi mitra dengan managemen untuk bertukar pikiran dalam teknis pekerjaan dilapangan dan
bersilahturahmi lebih lagi, karena gojek selalu mencari cara bagaimana membantu mitra mitra nya dilapangan
Gambar 4.2.1 kegiatan pengecekan suhu tubuh driver Sumber : www.Go-Jek2020.co.id
Upaya dalam mejaga kepercayan konsumen terhadap pelayanan Go-Food PT.Gojek Indonesia, Go-Jek dalam menjaga kebersihan adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha Go-Food .restouran dihimbau untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyediakan watapel dan hanitizer bagi mitra driver , dan menjaga makanan tetap higeinis dan aman dengan menambah keamanan dabelltis di setiap kemasan. Dan dilayanan Go-Food ini juga menyediakan daftar outlet mitra
yang secara konsisten menerapkan penggunaan masker dan pengecekan suhu karyawan, serta penggunaan segel keamanan pada kemasan, dan adapun jaga keamanan didalam kegiatan J3K dalam memberikan perlindungan untuk keamanan kenyamanan konsumen. Di dalam kegiatan ini Gojek memberikan informasi suhu tubuh driver dan dapat dilihat di aplikasi pelanggan.
Gambar 4.2.2 kegiatan Penyemprotan kendaraan mitra driver sebelum bekerja Sumber: Dokumentasi Penulis
Dan ini adalah kegiatan J3K dalam menjaga kebersihan dengan membuat posko aman diwilayah wilayah yang sudah ditentukan. Saya datang langsung ke kantor Gojek yang sekaligus digunakan sebagai posko aman di daerah kemang timur.
untuk melihat dan mengetahui kegiatan-kegiatan yang lakukan Gojek dalam mempertahankan kepercayaan kepada konsumen saat kondisi seperti ini. Pada saat saya melihat-lihat kegiatan yang dilakukan PT.Gojek Indonesia, saya diminta untuk mengenakan pakaian/Atribut Gojek dan masker selama saya mengelilingi dan melihat kegiatan di kantor gojek ini. Posko aman ini sebagai tempat melakukan desifektan kendaraan sekaligus pendistribusian masker ,hairnet dan hand sanitizer bagi para driver Go-jek. Kegiatan ini dilakukan agar mempertahankan kepercayaan konsumen Go-jek Bahwa kesehatan dan kebersihan menjadi hal utama yang tetap di prioritaskan , agar mitra driver dapat bekerja secara optimal. Oleh karena itu pihak Gojek terus memastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat dan siap memberi pelayanan terbaik untuk pelanggan.
Gambar 4.2.3 Kegiatan PSBB Sumber:www.Go-jek2020.co.id
Ini adalah kegiatan Promo Sambil Berbuat Baik(PSBB) yang dilakukan dari jasa pelayanan antar makanan (Go-Food). Setelah dengan membuat kegiatan sepeti menjaga keamanan,kebersihan kesehatan yang dapat membuat konsumen menjadi percaya akan pelayanan Go-Food, Go-Food juga membuat kegiatan yang dapat memanjakan konsumen Go-Jek saat pembelian Makanan di aplikasi Go-Food yaitu dengan membuat promo-promo saat pembelian makanan di dalam Aplikasi Go-food antara lain adalah:
Potongan s/d 25%
- Nikmati diskon 15%-25% setiap hari selama periode promo.
- Diskon berupa harga coret untuk menu tertentu di restoran/merchant partner GoFood yang berpartisipasi.