HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Gambaran Umum
PTl Tempuran Emasl di dirikan di Jakarta padal 17 Septemberl 1987, merupakanl perusahaan pertamal di Indonesial yang merintisl pelayanan pengirimanl barang dalaml peti kemasl melalui jalurl laut. Perseroanl sangat unggull dan mumpunil dalam pelayananl transportasi petil kemas danl jasa bongkarl muat petil kemas sertal pengelolaannya dalaml skala lnasional. Hal inil semakin diperkuatl dengan dukunganl dari entitasl anak danl afiliasi yangl kokoh. Perjalananl Perseroan dalaml bisnis inil kian lmatang, dengan dikukuhkannyal tonggak sejarahl baru padal tahun 2003l melalui deklarasil TEMAS Linel sebagai perusahaanl terbuka.
Denganl mencatatkan namanyal pada bursal saham denganl kode
lTMAS, Perseroan menawarkanl sebanyak l451.000.000l lembar sahamnyal pada 25l Juni l2003. Maka, secaral resmi perl tanggal 9l Juli l2003, TEMAS Linel efektif menjadil perusahaan pengangkutanl peti kemasl nasional pertamal yang terdaftarl di Bursal Efek Indonesial dan berubahl nama menjadil PT Pelayaranl Tempuran Emasl Tbk.
Menjadil pionir dalaml industri pelayaranl nasional, Perseroanl mengawali kegiatanl operasional pengangkutanl peti kemasl dengan menggunakanl kapal lsewaan. Namun seiring perkembanganl usahanya, Perseroanl terus berbenahl diri, meningkatkanl kompetensi, memperbanyakl armada sertal memperluas jangkauanl layanan. lHasilnya, Perseroan kinil telah menjadil perusahaan terkemukal dalam industril pelayaran nasionall Indonesia yangl mengusung armadal kapal lmodern, serta memilikil
20 sarana pelabuhanl tersendiri. Keunggulanl layanan TEMASl Line lainnyal adalah keberadaanl berbagai peralatanl berat penunjangl kegiatan bongkarl muat lkontainer, seperti Harbourl Mobile Cranel (HMC) tipe HMKl 260E, Reachl Stakers, Emptyl Container Handlerl dan Containerl Forklift demil menjamin efisiensil dan ketepatanl waktu lpengiriman.
Senantiasal berupaya tanggapl terhadap dinamikal perkembangan industril pelayaran lnasional, Perseroan terusl mengembangkan jenisl dan jangkauanl layanan kel arah manajemenl perkapalan, lkeagenan, bongkar muatl dan
lpergudangan. Sebagai bentukl layanan yangl lebih lterpadu, Perseroan kinil didukung olehl empat Entitasl Anak lPerseroan, yaitu: PTl Perusahaan Bongkarl Muat Olahl Jasa Trisaril Andal yangl bergerak dil bidang jasal bongkar muatl dan jasal terkait lPT.
Pelayaran Tirtamasl Express yangl bergerak dil bidang jasal pelayaran Anemil Maritime lCo. Ltd (Anemil) yang bergerakl dalam bidangl manajemen petil kemas sertal PT Escorindol Stevedoring yangl bergerak dil bidang jasal bongkar lmuat. Perseroan kinil terus memperluasl jangkauannya denganl merambah hinggal ke seluruhl nusantara. Sampail akhir tahunl 2014, Perseroanl telah memilikil 11 (sebelasl) kantor cabangl di lJakarta, Ambon, lBanjarmasin, Belawan, lBitung, Jayapura, lMakassar, Pekanbaru, lPontianak, Surabaya danl Sorong, danl 7 (tujuhl) unit keagenanl di lBatam, Kupang, lBiak, Palembang, lSamarinda, Manokwari danl Dumai.
Sebagail langkah pengembanganl sekaligus upayal peningkatan mutul pelayanan kepadal para lpelanggan, pada tahunl 2013 Perseroanl menambah l2.500 unitl food gradel container yangl dikhususkan untukl mengangkut produkl makanan, minumanl dan
lfarmasi. Kemudian dil tahun l2014, Perseroan menambahl 1 unitl kapal denganl kapasitas sebesarl 1.560 lTEUs, dan menambahl 4.000 unitl container. Sehinggal pada akhirl tahun l2014, Perseroan
21 diperkuatl dengan jumlahl armada kapall berjumlah 22l unit kapall dengan kapasitasl sebesar l12.838 lTEUs. Selain litu, jumlah kontainerl peti kemasl yang dimilikil Perseroan kinil mencapai
l24.854 lunit.
2. Visi dan Misi PT. Temas Shipping Surabaya a. Visi
Menjadi Perusahaan yang Paling Menguntungkan b. Misi
Menyediakan jasa pelayaran di Indonesia yang inovatif, kompetitif dan handal, serta senantiasa memberikan pelayanan yang profesional kepada pelanggan, sehingga memberikan keuntungan maksimal bagi stakeholder.
3. Struktur Organisasi PT. Temas Shipping Surabaya Gambar 4.1 Struktur Organisasi
Sumber : PT. Temas Shipping Surabaya, 2021
22 B. Proses Bongkar Muat
1. Dokumenl Bongkar Muatl
Kegiatanl bongkar muatl yang dil lakukanl perusahaan bongkarl muatl aktifitasnyal membutuhkan dokumenl yangl secara garisl besarl adal dokumen pemuatanl danl dokumenl pembongkaran
lbarang, (Iswantoll2016).
Dokumenl Pemuatan Barangl Sepertil : Bill ofllLoading, Cargol List, Tallyl lMuat, Stowagel Plane, Dailyl lReport, Statementl Of Factl
ldan llain-lain
a. Dokumenl Pembongkaran 1) Tallyl Bongkar
Tallyl bongkar adalah pencatatanl jumlah trukl dan kondisinya sebagaimana terlihat danl hasilnya dicatat dalaml tally sheetl bongkar.
2) Cargol Manifest
Cargol manifest adalah keterangan mengenai daftar lbarang- barang yangl diangkut olehl kapal.
3) Suratl Penunjukan Kerjal Bongkar Muatl (SPKBM)
SPKBMl adalahl surat penunjukanl daril Agen kepadal Perusahaanl Bongkarl Muat untukl melaksanakanl kegiatan BongkarllMuat.
b. Dokumenl Pemuatanl 1) Statementl Of Factl
Statementl Of Factl adalah dokumen perintahl pengapalan ataul pemuatan.
2) Dailyl Report
Dailyl Report adalah laporanl harian kegiatan pemuatanl kapal.
3) Tallyl Muat
Tallyl Muatl adalah pencatatanl jumlahl truk danl kondisinya
23 sebagaimanal terlihatl danl hasilnya dicatatl dalaml tallyl sheet
lbongkar. untukl mencatat semual barang yangl di lbongkar.
4) SPKBMl ( Suratl Penunjukanl Kerja BongkarllMuat )
SPKBMl adalahl surat penunjukanl daril Agenl kepada Perusahaanl Bongkarl Muatl untuk melaksanakanl kegiatan BongkarllMuat.
5) Stowagel Plane
Dokumenl perencanaan Pengaturanl muatan diatasl kapal yangl mana gambarl tersebut menunjukanl pandangan sampingl serta pandanganl atas daril letak – letakl posisi
lmuatan, dan jumlahl muatan.
6) LRKBMl (Laporan Rencanal Kegiatan Bongkarl Muat)
Dokumenl LRKBMl adalah dokumenl pengajuanl ke KSOPl yangl berisikan rencanal kegiatanl bongkarl muat,
7) BASTl ( Berital Acaral Selesai lPemuatan )
Dokumenl BASTl adalah dokumenl yangl berisikan tentangl laporanl harianl muatan, danl Alll total timbanganl akhirl Selesail pemuatan
2. Sistem Bongkarl Muatl
Berdasarkanl tahapan operasil (operation lsequence), maka kegiatanl bongkar barangl muatan kapall berlangsung sesuail dengan urutanl yang ada. Berikut inil adalah beberapal urutan- urutanl dalam kegiatanl operasi bongkarl muat yaitu (Lasse, l2012) :
a. Shipl operation meliputil memuatl dan membongkarl peti kemasl antaral kapall dengan ldermaga. Semual peti kemasl yangl masukl maupun keluarl mestil melaluil operasi lkapal, sehinggal operasil kapal secaral mutlakl menentukanl kecepatan handlingl padal keseluruhanl terminal.
b. Gerakanl perpindahan petil kemas antaral dermaga lapanganl (container lyard) disebut quayl transfer operationl (qto)
24 berperan mengaturl dan mengimbangi kecepatanl operasi
lkapal. Qto sangat berpengaruh terhadapl kecepatanl memuat danl membongkar petikemasl kel danl dari atasl lkapal.
Kebanyakan sisitem terminall petikemas tidakl melakukan kegiatan memuat atu membongkar secaral langsung.
c. Petil kemasl pada umumnyal ditempatkanl sementara dil lapanganl sambil menunggul penyelesaianl ldokumen, administrasi danl formalitasl llain. Karena lapanganl dianggapl sebagail gudang lterbuka, makal kegiatan inil disebutl storagel operation yangl berfungsil sebagai stokl pengamanl antaral operasi penyerahanl / penerimaanl denganl operasi lkapal.
d. lReceipt / delivery operationl adalah kegiatan penerimaanl dan penyerahanl petikemas. Operasi inil menghubungkan terminall petikemas dan kendaraan angkutanl jalan rayal dan angkutanl rel keretal api. Operasil ini berhubunganl dengan lpihak-pihak penggunal jasa meliputil importir, eksportir danl depot
lpetikemas.