BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
dokumen kependudukan, kerjasama serta inovasi pelayanan administrasi kependudukan.
8) Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait tugas dan fungsinya.
Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
No Usia Frekuensi (Orang) Presentase
1 21-30 6 22,2%
2 31-40 3 11,1 %
3 41-50 11 40,7 %
4 51-60 7 25,9%
Jumlah 27 100 %
Sumber: Kuesioner Penelitian, 2022
Pada tabel 4.2 diatas, menunjukkan bahwa responden yang berusia antaara 41-50 tahun memiliki jumlah paling banyak yaitu 11 orang dengan presentase 40,7%, kemudian yang memiliki usia antara 21-30 sebanyak 6 orang dengan presentase 22,2%, selanjutnya yang memiliki usia antara 31- 40 sebanyak 3 orang dengan presentase 11,1% dan yang terkahir jumalah pegawai yang berusia antara 51-60 sebanyak 7 orang dengan presentase paling rendah yaitu 25,9%.
3. karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
Dibawah ini merupakan karakteristik responden berdasarkan tingkat Pendidikan:
Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan No Tingkat Pendidikan Frekuensi (orang) Presentase
1 SMA Sederajat 1 3,7%
2 S1 25 92,6%
3 S2 1 3,7%
Jumlah 27 100%
Sumber: Koesioner Penelitian, 2022
Berdasarkan tabel 4.3 diatas, diketahui bahwa responden yang memiliki jenjang Pendidikan tingkat S1 memiliki presentase paling tinggi yaitu 92,6% dengan jumlah 25 orang, kemudian responden dengan jenjang Pendidikan tingkat SMA/Sederajat berjumlah 1 orang dengan presentase
3,1% dan yang memiliki presentase paling rendah yaitu responden yang memiliki jenjang Pendidikan tingkat S2 yaitu sebanyak 1 orang dengan presentase 3,7%.
4. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja
Dibawah ini merupakan karakteristik responden berdasarkan masa kerjanya adalah sebagai berikut:
Tabel 4.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja No Masa Kerja Frekuensi (Orang) Presentase
1 1-5 1 3,7%
2 6-10 11 40,7%
3 11-15 11 40,7%
4 16-20 2 7,4%
5 20-25 2 7,4%
Jumlah 27 100 %
Sumber: Koesioner Penelitian, 2022
Pada tabel 4.4 diatas, dapat diketahui bahwa responden yang memiliki masa kerja antara 1-5 tahun sebanyak 1 orang dengan presentase 3,7%, kemudian yang memiliki masa kerja antara 6-10 tahun sebanyak 11 orang dengan presentase 40,7%, selanjutnya yang memiliki masa kerja antara 10- 15 memiliki jumlah paling banyak yaitu 11 orang dengan presentase 40,7%, kemudian yang memiliki masa kerja antara 16-20 tahun sebanyak 2 orang dengan presentase 7,4% dan yang memiliki masa kerja antara 21-25 tahun dengan masa kerja paling lama yaitu ssebanyak 2 orang dengan presentase 7,4%.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh profesionelisme pegawai terhadap kualitas pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone. Adapun responden dalam penelitian ini yaitu
merupakan pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone Sebanyak 27 orang. Adapun Variabel dalam penelitian ini yaitu Profesionelisme dan Kualitas Pelayanan.
1. Profesionalisme
Tjokrowinoto (1996) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan profesionalisme adalah suatu kemampuan untuk kemudian dapat merencanakan, mengordinasikan, dan melaksanakan fungsinya secara efisien, inovatif, lentur, dan mempunyai etos kerja tinggi. Menurut pendapat di atas, maka kemampuan aparatur lebih diartikan sebagai suatu kemampuan untuk dapat melihat peluang-peluang yang ada bagi pertumbuhan di bidang ekonomi, kemampuan untuk mengambil langkah- langkah yang perlu dengan mengacu kepada misi yang ingin dicapai, kemampuan dalam meningkatkan masyarakat untuk tumbuh dan berkembang dengan kekuatan sendiri secara efisien, melakukan inovasi yang tidak terikat pada prosedur administrasi, bersifat fleksibel serta memiliki etos kerja yang tinggi.
Berikut adalah penyajian data yang berasal dari responden terhadap seluruh pernyataan pada variabel X berdasarkan koesioner yang telah disebar sebelumnya kepada seluruh responden. Adapun indikator yang digunakan untuk menganalisis variabel X yaitu menggunakan indicator menurut Siagian (2000:198) yang terdiri dari Kreatifitas (Creativity), Inovasi (Innovation), dan Responsifitas (Responsiveness). Yang dimana hasilnya sebagai berikut :
a) Kreatifitas
Kreatifitas (Creativity) Kemampuan aparatur untuk menghadapi hambatan dalam memberikan pelayanan kepada publik dengan melakukan inovasi.
Tabel 4.5 Mampu mencari solusi saat terjadi kendala dalam pelayanan publik.
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 6 22.2%
4 Setuju 8 29.6%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Koesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang mampu mencari solusi saat terjadi kendala dalam pelayanan publik, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%.
Tabel 4.6 Mmemiliki soft skill yang bisa mengembangkan pelayanan publik
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 4 14.8%
4 Setuju 9 33.3%
5 Sangat Setuju 6 22.2%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Koesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki soft skill yang bisa mengembangkan pelayanan Publik, tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%.
selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 14.8%. untuk jawaban setuju berjumlah 9 orang dengan presentase 33.3% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%.
b) Inovasi
Inovasi yaitu Perwujudannya berupa hasrat dan tekad untuk mencari, menemukan dan menggunakan cara baru, metode kerja baru, dalam pelaksanaan tugasnya.
Table 4.7 mampu mengembangkan kemampuan dalam melakukan pelayanan
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 5 18.5%
4 Setuju 11 40.7%
5 Sangat Setuju 3 11.1%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Koesioner Penelitian
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki soft skill yang bisa mengembangkan pelayanan Publikmampu mengembangkan kemampuan dalam melakukan pelayanan, menunjukkan bahwa tanggapan responden sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju
berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%. untuk jawaban setuju berjumlah 11 orang dengan presentase 40.7% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 3 orang dengan presentase 11.1%
Tabel 4.8 mampu menginovasikan teknologi dalam pelayanan No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 8 29.6%
3 Kurang Setuju 5 18.5%
4 Setuju 7 25.9%
5 Sangat Setuju 6 22.2%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang mampu menginovasi teknologi dalam pelayanan, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%. untuk jawaban setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%.
c) Responsifitas
Responsifitas (Responsivness). Kemampuan aparatur dalam mengantisipasi dan menghadapi aspirasi baru, perkembangan baru, tuntutanbaru, dan pengetahuan baru, birokrasi harus merespon secara cepat agar tidak tertinggal dalam menjalankan tugas danfungsinya.
Tabel 4.9 Sigap dalam memberikan pelayana kepada masyarakat No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 8 29.6%
3 Kurang Setuju 6 22.2%
4 Setuju 7 25.9%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Kuesioner 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%.
Tabel 4.10 memberikan pelayanan dengan sikap sopan dan ramah No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 8 29.6%
4 Setuju 8 29.6%
5 Sangat Setuju 3 11.1%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Kuesioner 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memberikan pelayanan dengan sikap sopan dan ramah, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 8 orang
dengan presentase 29.6%. untuk jawaban setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 3 orang dengan presentase 11.1%.
Tabel 4.11 Hasil Tanggapan Responden Mengenai Profesionalisme Pegawai
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
SS S KS TS STS
F % F % F % F % F %
1 5 18,5 8 29,6 6 22.2 7 25,9 1 3.7 3.33 2 6 22.2 9 33.3 4 14.8 7 25,9 1 3.7 3.44 3 3 11.1 11 40.7 5 18,5 7 25,9 1 3.7 3.30 4 6 22.2 7 25,9 5 18.5 8 29.6 1 3.7 3.33 5 5 18.5 7 25.9 6 22.2 8 29.6 1 3.7 3.26 6 3 11.1 8 29,6 8 29,6 7 25,9 1 3.7 3.19
Mean 3.30
Sumber: Hasil Olah Data SPSS 24
Berdasarkan tabel 4.5 diatas menunjukkan bahwa tanggapan responden dari 6 pertanyaan memiliki rata-rata 3,30. Dengan melihat nilai rata-rata diatas membuktikan bahwa indikator tertinggi berada pada pernyataan ke dua dengan nilai rata-rata 3.44 Selanjutnya indikator terendah berikutnya berada pada pernyataan ke enam dengan nilai rata-rata 3.19. Jadi, berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa variabel kualitas profesionalisme pegawai (X) dengan skor rata-rata adalah 3.30.
2. Kualitas Pelayanan Publik
Berikut ini adalah penyajian data berdasarkan jawaban dari responden terhadap selutuh pernyataan pada variabel Y berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan kepada responden. Adapun indicator yang digunakan untuk menganalisis variabel Y yaitu menggunakan indicator dari Fitzimons dalam (Saadarmayanti, 1999 : 204-205) yaitu Tangible (Nayata), Reliability
(Kepercayaan), Responsiveness (Tanggapan), Assurance (Jaminan/Kepastian), Empathy (Perhatian). Sebagaiman hasilnya adalah sebagai berikut:
a) Tangible (Nyata)
Tangibles adalah penampilan para pegawai dan fasilitas fisik lainnya, seperti peralatan atau perlengkapan yang menunjang pelayanan.
Tabel 4.12 Memiliki ruangan kerja yang bersih No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 5 18.5%
4 Setuju 11 40.7%
5 Sangat Setuju 3 11.1%
Jumlah 27 100%
Sumber: Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 18.5%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%. untuk jawaban setuju berjumlah 11 orang dengan presentase 40.7%
dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 3 orang dengan presentase 11.1%.
Table 4.13 Diberikan fasilitas teknologi kerja yang memadai dalam pelayanan
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 7 25.9%
3 Kurang Setuju 5 18.5%
4 Setuju 12 44.4%
5 Sangat Setuju 2 7.4%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%. untuk jawaban setuju berjumlah 12 orang dengan presentase 44.4%
dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 2 orang dengan presentase 7.4%.
b) Reliability (Kepercayaan)
Reliability. Kemampuan untuk memberikan secara tepat dan benar, jenis pelayanan yang telah dijanjikan kepada konsumen / atau pelanggan.
Tabel 4.14 Handal dalam melakukan pelayanan No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 6 22.2%
3 Kurang Setuju 7 25.9%
4 Setuju 10 37.0%
5 Sangat Setuju 3 11.1%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang handal dalam melakukan pelayanan, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 10 orang dengan presentase 37.0% dan untuk
pernyataan sangat setuju berjumlah 3 orang dengan presentase 11.1%.
Tabel 4.15 Diberikan fasilitas teknologi kerja yang memadai dalam pelayanan
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 6 22.2%
3 Kurang Setuju 4 14.8%
4 Setuju 13 48.1%
5 Sangat Setuju 3 11.1%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang handal dalam melakukan pelayanan, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang diberikan fasilitas teknologi yang memadai dalam pelayanan, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%.
selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 14.8%. untuk jawaban setuju berjumlah 13 orang dengan presentase 48.1% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 3 orang dengan presentase 11.1%.
c) Responsiveness (Daya tanggap)
Responsiviness adalah Kesadaran atau keinginan untuk membantu konsumen dan memberikan pelayanan yang tepat.
Table 4.16 melakukan pelayanan dengan cepat No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 6 22.2%
3 Kurang Setuju 6 22.2%
4 Setuju 9 33.3%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang melakukan pelayanan dengan cepat, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 9 orang dengan presentase 33.3% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%.
Tabel 4.17 Sigap menerima masyarakat yang ingin melakukan proses pelayanan
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 5 18.5%
3 Kurang Setuju 8 29.6%
4 Setuju 8 29.6%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang handal dalam melakukan pelayanan, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1
orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6%. untuk jawaban setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%.
d) Assurance (Jaminan)
Assurance (Jaminan) adalah Pengetahuan atau wawasan, kesopansantunan, kepercayaan diri dari pemberi layanan, serta respek terhadap konsumen.
Tabel 4.18 Bisa menjamin dokumen terbit dengan cepat No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 4 14.8%
3 Kurang Setuju 6 22.2%
4 Setuju 10 37.0%
5 Sangat Setuju 6 22.2%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang bisa menjamin dokumen terbit dengan cepat, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 14.8%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 10 orang dengan presentase 37.0%
dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 6 orang dengan presentase
22.2%.
Table 4.19 Memberikan pelayanan secara gratis No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 4 14.8%
3 Kurang Setuju 6 22.2%
4 Setuju 9 33.3%
5 Sangat Setuju 7 25.9%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memberikan pelayanan secara gratis, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 14.8%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 6 orang dengan presentase 22.2%. untuk jawaban setuju berjumlah 9 orang dengan presentase 33.3% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%.
e) Empaty (Empati)
Empaty (Empati) adalah Kemauan pemberian layanan untuk melakukan pendekatan, memberikan perlindungan, serta berusaha untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen.
Tabel 4.20 Memberi petunjuk bagi masyarakat yang kebingungan dengan prosedur pelayanan
No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 4 14.8%
3 Kurang Setuju 8 29.6%
4 Setuju 9 33.3%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memberi petunjuk kepada masyarakat yang kebingungan dengan prosedur pelayanan, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 14.8%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 8 orang dengan presentase 29.6%. untuk jawaban setuju berjumlah 9 orang dengan presentase 33.3% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%.
Table 4.21 Melakukan pelayanan sesuai dengan prosedur yang ada No Tanggapan Frekuensi Persentase
1 Sangat Tidak Setuju 1 3.7%
2 Tidak Setuju 4 14.8%
3 Kurang Setuju 7 25.9%
4 Setuju 10 37.0%
5 Sangat Setuju 5 18.5%
Jumlah 27 100%
Sumber : Data Primer, Kuesioner Penelitian 2022
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang handal dalam melakukan pelayanan, menunjukkan bahwa Berdasarkan table diatas, dapat diketahui tanggapan responden tentang memiliki ruang kerja
yang bersih, menunjukkan bahwa tanggapan sangat tidak setuju berjumlah 1 orang dengan presentase 3.7%, untuk jawaban responden tidak setuju berjumlah 4 orang dengan presentase 18.5%. selanjutnya untuk jawaban responden kurang setuju berjumlah 7 orang dengan presentase 25.9%. untuk jawaban setuju berjumlah 10 orang dengan presentase 37.0% dan untuk pernyataan sangat setuju berjumlah 5 orang dengan presentase 18.5%
Table 4.22 Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kualitas Pelayanan
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
SS S KS TS STS
F % F % F % F % F %
1 3 11.1 11 40,7 5 18.5 7 25,9 1 3.7 3.30 2 2 7.4 12 44.4 5 18.5 7 25.9 1 3.7 3.26 3 3 11.1 10 37.0 7 25.9 6 22.2 1 3.7 3.30 4 3 11.1 13 48.1 4 14.8 6 22.2 1 3.7 3.41 5 5 18.5 9 33.3 6 22.2 6 22.2 1 3.7 3.41 6 5 18.5 8 29.6 8 29.6 5 18.5 1 3.7 3.41 7 6 18.5 10 37.0 6 18.5 4 14.8 1 3.7 3.59 8 7 25.9 9 33.3 6 18.5 4 14.8 1 3.7 3.63 9 5 18.5 9 33.3 8 29.6 4 14.8 1 3.7 3.48 10 5 18.5 10 37.0 7 25,9 4 14.8 1 3.7 3.52
Mean 3.43
Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Berdasarkan tabel 4.22 diatas menunjukkan bahwa tanggapan responden dengan 10 pernyataan mempunyai rata-rata 3.43. Dengan melihat rata-rata diatas membuktikan bahwa pernyataan dengan nilai tertinggi berada pada pernyataan kedelapan dengan nilai rata-rata 3.63. Selanjutnya, pernyataan terendah berada pada pernyataan kedua dengan nilai 3.26. Jadi, berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan publik (Y) dengan skor rata-rata adalah 3.43.
3. Analisis Regresi Linear
Analisis regresi sederhana adalah analisis untuk mengetahui hubungan antara variabel independent dengan variabel dependen dengan menggunakan linear. Namun, dalam penelitian ini digunakan saat variabel dependen sehingga disebut regresi linear sederhana.
a) Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pernyataan dalam koesioner mampu untuk mengungkapkan suatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.
⚫ Apabila rhiting>rtabel, kesimpulannya item koesioner tersebut dikatakan valid.
⚫ Apabila rhitung<rtabel, kesimpulannya item koesioner tersebut tidak valid.
Table 4.23 Hasil Uji Validasi Variabel Item
Correlated item-total correlations
(r Hitung)
r tabel Keterangan
Profesionalisme Pegawai (X)
X.1 0,925 0,367 Valid
X.2 0,953 0,367 Valid
X.3 0,916 0,367 Valid
X.4 0,911 0,367 Valid
X.5 0,914 0,367 Valid
X.6 0,926 0,367 Valid
Kualitas Pelayanan Publik
(Y)
Y.1 0,945 0,367 Valid
Y.2 0,957 0,367 Valid
Y.3 0,952 0,367 Valid
Y.4 0,959 0,367 Valid
Y.5 0,935 0,367 Valid
Y.6 0,926 0,367 Valid
Y.7 0,951 0,367 Valid
Y.8 0,938 0,367 Valid
Y.9 0,902 0,367 Valid
Y.10 0,888 0,367 Valid
Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Berdasarkan data pada tabel diatas menunjukkan bahwa nilai r tabel sebesar 0,367. Hal ini menunjukan bahwa untuk uji kualitas data yang ditunjukkan dari uji validitas bahwa variabel profesionalisme pegawai (X) dan kualitas pelayanan (Y) Semuanya terbukti valid.
b) Uji Realibilitas
Uji realibilitas dimaksudkan untuk mengukur suatu koesioner yang merupakan indikator dari variabel. Realibilitas diukur dengan uji statistik Cronbach Alpha > 0,60.
Tabel 4.24 Hasil Uji Realibilitas Variabel Cronbach
Alpha
Standar Reliabilitas
Keterangan Profesionalisme
Pegawai (X)
0,965 0,60 Reliabel
Kualitas Pelayanan Publik (Y)
0,984 0,60 Reliabel
Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Dari hasil realibilitas diatas ditemukan semua jumlah nilai dari variabel (X) dan (Y) menghasilkan Alpha Cronbach > 0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua instrument dalam penelitian yang telah dilakukan adalah reliabel.
Table 4.25 Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 3,917 1,828 2.143 0,042
Total_X 1,530 0,088 0,961 17,454 0,000 Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Adapun persamaam regresi linear sederhana sebagai berikut : Y=a+bX
Dimana: a = Nilai Konstanta b = Koefisien Regresi
X = Profesionalisme Pegawai Y = Kualitas Pelayanan Publik
Sehingga diperoleh persamaan regresinya adalah sebagai berikut:
Y = 3,917+1,530X
Persamaan di atas diterjemahkan sebagai berikut:
1) Nilai konstanta 3,917 artinya nilai konsisten variabel kinerja pegawai adalah sebesar 3,917
2) Nilai koefisien regresi X 1,530 menyatakan bahwa kinerja pegawai akan meningkat jika profesionalisme meningkat. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent adalah positif.
Hasil analisis regresi ini juga dapat digunakan dalam pengujian hipotesis yang telah di ajukan di bab sebelumnya. Dasar pengambilan keputusannya adalah sebagai berikut:
1) Jika nilai P value (sig) ≥ 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak.
yang artinya variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y, maka hipotesis Ha di tolak.
2) Jika nilai P value (sig) ≤ 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Yang artinya variabel X berpengaruh terhadap variabel Y, maka hipotesis
Ha diterima.
d) Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji t)
Uji parsial dengan uji t bertujuan untuk menganalisis besarnya pengaruh masing-masing perubah independent secara individual (parsial) terhadap perubahan dependen. Hasil dari uji t menunjukan masing- masing pengaruh independent terhadap perubahan dependen jika p-value lebih kecil dari nyata yang ditwntukan atau thitung>ttabel. Hipotesis nol dan hipoteisis alternative yang diusulkan dan diuji t adalah :
1) thitung>ttabel atau P-value < a, ditolak Ho, yang berarti bahwa suatu faktor X memiliki pengaruh terhadap factor Y.
2) thitung>ttabel atau P-value > a, diterima H0, yang berarti bahwa suatu faktor X tidak mempunyai pengaruh terhadap factor Y.
Tabel 4.26 Hasil Uji T
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 3,917 1,828 2.143 0,042
Total_X 1,530 0,088 0,961 17,454 0,000 Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Dari tabel 4.10 tersebut dapat dilihat bahwa profesionalisme pegawai memiliki arah positif dan berpengaruh signifikan lebih kecil dari 0,05 dari hasil analisis SPSS nilai signifikan profesionalisme pegawai adalah 0,000. Maka hasil pengujian hipotesis diduga bahwa “ada pengaruh yang signifikan anatara profesionalisme pegawai terhadap kualitas pelayanan publik” menunjukkan nilai t sebesar 17,454, dari hasil tersebut dapat disimpulkan ada pengeruh yang positif dan ada pengaruh
signifikan antara profesionalisme pegawai terhadapa kualitas pelayanan publik sehingga hipotesisi dapat diterima dan terbukti.
Tabel 4.27 Hasil Uji Koefisien determinan Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate 1 0.961a 0,924 0,921 2,89647
Sumber: Hasil olah data SPSS 24
Berdasarkan hasil data model summary di atas diketahui nilai R = 0.961 atau dengan persentase 96,1% yang menunjukkan kedua varibel mempunyai hubungan yang kuat. Disamping itu, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan variabel independent terhadap variabel dependent dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi R Square sebesar 0,924 atau 92,4%. Hal ini menunjukkan kualitas pelayanan pada kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone sebesar 92,4% dipengaruhi oleh profesionalisme pegawai, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain