BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MI NW Taman Pagesangan. Data-data diperoleh dari hasil evaluasi dan observasi pada setiap siklus yang telah direncanakan. Data dalam penelitian ini terdiri dari data kantitatif yang diperoleh dari hasil evaluasi belajar siswa dan data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi. Data kuantitatif yang diperoleh dari hasil evaluasi akan memberikan jawaban mengenai berhasil atau tidaknya peruses pembelajarn melalui peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan lingkunga sekolah sebagai media pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas II MI NW Taman.data kualitatif di peroleh dari hasil observasi yang akan memeberikan gambaran tentang kegiatan guru dan siswa selama proses
46 Data Profil MI NW Taman, Dokumentasi, Ruang Kepala Madrasah, 28 Mei 2015
belajar mengajar. Berikut ini akan disajikan datahasi penelitian pada setiap siklus adalah sebagai berikut :
1. Hasil Siklus I
Siklus I penelitian ini dilaksanakan dua kali petemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 28 april 2016 dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Sedangkan pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2016 dengan alokasi waktu waktu 3 x 35 menit. Evaluasi pada siklus I dilaksanakan pada pertemuan kedua dengan alokasi waktu 1 x 35 menit.
a. Perencanaan
Pada tahap ini peneliti menyiapkan segala hal yang diperlukan dalam pelaksanaa tindakan oleh peneliti pada siklus I ini adalah:
1) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) (lampiran 3) 2) Membuat lembar observasi aktivitas guru ( lampiran 15)
3) Membuat lembar observasi aktivitas siswa (lampiran 13) 4) Menyiapkan soal evaluasil (lampiran 7)
5) Menyiapkan Kunci jawaban (lampiran 9) b. Pelaksanaan Tindakan
Adapun kegiatan yang dilakukan dalam peaksanaan tindakan ini adalah menerapkan apa yang sudah direncanakan dalam RPP pada tahap perencanaan dengan menggunakan lingkungan sebagai media
pembelajaran dalam bentuk belajar kelompok. Adapun pelaksanaan tindakan tersebut akan diuraikan dibawah ini:
1) Pertemuan pertama
Pertemuan pertama dilakukan pada hari kamis tanggal 28 April 2016 pukul 07.30-08.40 dengan materi. mengidentifikasi kenampakan matahari pada pagi hari yang berlangsung selama 2 x 35 menit. Pertemuan pertama dilakukan observasi kegiatan pembelajaran yaitu observasi kegiatan guru dan siswa. Tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah melakukan tindakan
pembelajaran dikelas sesuai dengan rencana dan scenario, yang dibuat.
a) Tahap Pendahuluan
Pada tahap awal guru mengucapkan salam pembuka.
Guru mengecek kehadiran siswa kemudian guru memberikan apresiasi awal dan pertanyaan lisan kemudian menggantikan dengan materi yang akan di pelajari. Guru menyampaikan kompetensi yang harus dicapai selama proses pembelajaran dan guru memberikan motivasi kepada siswa agar siswa semangat dalam belajar.
b) Tahap Penerapan
Guru menjelaskan materi pelajaran tentang pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari.
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Guru memberikan informasi mengenai pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Kemudian guru mengajak siswa kelingkungan sekitar sekolah dan guru menyuruh siswa mengamati kenampakan matahari pada pagi, yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Guru meminta siswa Mencatat hasil pengamatan. Guru meminta siswa untuk menjelaskan hasil pengamatan. Guru menjelaskan materi pembelajaran. Guru membagikan siswa lembar kerja yang sudah disipkan Guru membimbing siswa dalam belajar di luar kelas.
c) Tahap Penutup
Sebelum masuk kegiatan penutup guru memberikan tugas pada tiap kelompok untuk mengamati posisi matahari siang dan sore dengan meminta bimbingan orang tua mereka.
Kemudian guru membimbing siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru menyampaikan sub materi yang
akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. Guru mengucapkan salam penutup.
2) Pertemuan Kedua
Pertemuan kedua dilakukan pada hari kamis tanggal 5 Mei 2016 dengan melajutkan matrei sebelumnya yaitu kenampakan matahari pada siang dan sore hari yang berlangsung selama 3 x 35 menit dimulai pada pukul 07.30-08.40. Evaluasi pada siklus I dilakukan pada pertemuan kedua dengan alokasi waktu 1 x 35 menit. Pertemuan kedua dilakukan observasi kegiatan proses pembelajaran yaitu observasi kegiatan guru dan siswa. Tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah melakukan tindakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana dan scenario, yang dibuat.
a) Tahap Pendahuluan
Pada tahap awal guru mengucpkan salam pembuka.
Guru mengecek kehadiran siswa kemudian guru memberikan apresiasi awal dan pertanyaan lisan kemudian menggantikan dengan materi yang akan di pelajari . Guru menyampaikan kompetensi yang harus dicapai selama proses pembelajaran dan guru memberikan motivasi kepada siswa agar siswa semangat dalam belajar.
b) Tahap Penerapan
Guru menjelaskan materi pelajaran tentang pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari.
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Guru memberikan informasi mengenai pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Guru meminta siswa duduk dengan kelompoknya masing- masing, yang sebelumnya menjadi empat kelompok. Guru menyuruh siswa untuk mendiskusikan kembali hasil pengamatan posisi matahari siang dan sore yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusinya di tempat duduk dan kelompok yang lain menyimak presentasi teman kelompoknya. Guru menjelaskan materi pembelajaran. Pada akhir pertemuan kedua guru membagikan soal evaluasi akhir berupa pilihan ganda, pada masing-masing siswa untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan alokasi waktu 1 x 35 menit.
c) Tahap Penutup
Guru membimbing siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari Guru menyampaikan sub materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.Guru mengucapkan salam penutup.
c. Observasi
Pada kegiatan selajutnya merupakan tahap observasi dan evaluasi yang akan dijabarkan di bawah ini baik pada guru maupun siswa.
1) Tahap Observasi
a) Hasil Observasi Aktivitas Guru
Tabel 4.4
Ringkasan Hasil Observasi Aktivitas Mengajar Guru (Siklus 1)
NO Indikator Skor
PI PII 1 Perencanaan dan persiapan
pembelajaran
4 4
2 Aperesepsi 2 2
3 Perencanaan dan persiapan pelaksanaan pembelajaran
2 2
4
Aktivitas guru dalam pembelajaran lingkungan sebagai media
pembelajaran
3 3
5 Kegiatan pembelajaran 2 2
6 Intraksi guru dengan siswa 2 3
7 Menutup pembelajaran 1 2
Jumlah Skor 16 18
Persentase keterlaksanaan
2,28 Cukup Baik
2,57 Baik
Rata-rata 2,42
Cukup Baik
Berdasarkan tabel diatas, hasil observasi aktivitas guru, dapat diketahui keterlaksanaan aktivitas guru setelah dilakukan analisis pada pertemuan pertama mencapai 2,28 yang berkatagori cukup baik dan pada pertemuan kedua mencapai 2,57 yang berkatagori baik. Hasil observasi aktivitas guru dapat dirata-ratakan dari pertemuan pertama dan kedua mencapai 2,42 dengan cukup baik (Lampiran 15). Hal ini menyatakan bahwa aktivitas guru perlu ditingatkan.
b) Hasil observasi aktivitas siswa
Hasil observasil aktivitas siswa diperoleh dari pengamatan langsung dari dalam kelas yang dilakukan oleh peneliti sebagai observer dengan mengisi lembar observasi yang sudah disedikan, dan melihat langsung dari apa yang sudah dilihat selama guru dan siswa melakukan proses belajar mengajar berlangsung.
Tabel 4.5
Hasil Analisis Obsevasi Aktivitas Siswa di MI N Taman (siklus I)
NO Indikator Skor
PI PII 1 Kesiapan siswa dalam menerima
pembelajaran
2 2
2 Apersepsi 2 2
3 Kegiatan siswa dalam menerima pembelajaran
3 2
4 Aktivitas siswa dalam pembelajaran lingkungan sebagai media pembelajaran
3 3
5 Kegiatan pembelajaran 2 2
6 Intraksi siswa dengan guru 2 3
7 Persiapan siswa dalam menutup kegiatan pembelajaran
1 2
Jumlah Skor 15 16
Persentase keterlaksanaan
2,14 Cukup
Aktif
2,28 Aktif
Rata-rata 2,21
Cukup Aktif Berdasarkan tabel di atas, hasil observasi pada pertemuan pertama diperoleh data akitvitas belajar siswa mencapai 2,14 dengan kriteria kurang aktif dan pada pertemuan kedua 2,28 dengan kritria baik.
Dengan demikian akitivitas siswa secara menyeluruh mencapai rata-rata 2,21 dengan kriteria masih cukup aktif (lampiran 13 ).
Hal ini menujukan bahwa aktivitas siswa perlu ditingatkan.
2) Tahap Evaluasi
Pada pertemuan kedua siklus I, guru melakukan evaluasi dengan memberikan tes kepada siswa. Bentuk tes yang diberikan untuk mengetahui hasil belajar siswa yaitu tes pilihan ganda yang berjumlah 10 butir dengan alokasi waktu yang diberikan yaitu 35 menit. Adapun ringkasan hasil evaluasi siswa pada akhir siklus yaitu:
Tabel 4.6
Ringkasan Hasil Evaluasi Siklus I
Siklus ke- I
Jumlah 1330
Jumlah siswa yang tuntas 10
Jumlah sisw tidak tuntas 8
Rata-Rata 73,88
Persentase ketuntasanh secara klasikal 55,55
Kategori Ketuntasan Tidak Tuntas
Berdasarkan hasil evaluasi pada tabel 4.6 siklus I, jumlah nilai rata-rata mencapai 73,88 dan persentase ketuntasan mencapai 55,55. Dari hasil evaluasi di atas dapat diketahui nilai rata-rata siswa belum mencapai KKM, demikian pula dengan ketuntasan klasikal hanya memperoleh 55,55 sehingga belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu 85% (Lampiran 17).
Berdasarkan data di atas maka penelitian ini harus dilanjutkan ke siklus berikutnya.
d. Refleksi
Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru dan siswa pada siklus I, terdapat beberapa kekurangan yang akan diperbaiki pada siklus II. Setelah dilakukan analisis dan perenungan bersama guru dapat diketahui kekurangan pada pelaksanaan tindakan siklus I baik pada guru maupun siswa. Adapun penjabarannya di bawah ini:
1) Pertemuan pertama
(a) Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yang dilakukan guru belum maksimal, karena ada beberapa langkah kegiatan yang belum dilaksanakan guru
(b) Pada tahap persiapan sebelum kegiatan pembelajaran, guru tidak mengecek kehadiran siswa
(c) Guru tidak meemberikan kesempatan siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
(d) Guru tidak membimbing siswa belajar di luar kelas
(e) Pada tahap penutup pelajaran, guru tidak menutup pelajaran dengan salam
2) Pertemuan kedua
(a) Merasang siswa untuk berfikir dengan memeberikan pertanyaan mengenai materi yang akan dipelajari masih kurang diperhatikan
(b) Motivasi belajar siswa masih kurang sehingga siswa kurang semangan dalam mengikuti pelajaran dengan baik
(c) Pengamatan pengetahuan dan perkembangan siswa masih kurang.
(d) Penguasaan kelas masih kurang, sehingga masih terdapat siswa yang rebut dan menggangu temannya.
(e) Pembagian jumlah anggota kelompok yang kurang efektif sehingga ada siswa yang lebih dominan berkerja
(f) Tedapat beberapa siswa yang ribut dan mengganggu temannya
(g) Siswa masih kurang aktif bertanya tentang apa yang belum mereka pahami
(h) Dalam kelompok diskusi siswa hanya siswa yang lebih pintar yang aktif mengamati dan mencatat hasil pengamatan (i) Masih kurangnya keberanian siswa untuk menyampaikan
pendapatnya dari hasil pengamatannya di lingkungan
(j) Masih kurangnya keberanian siswa dalam menyimpulkan pelajaran.
Berdasarkan hasil refleksi siklus I dirumuskan beberapa solusi berikut ini yaitu :
1) Guru lebih menarik minat siswa untuk belajar dengan cara mengajak siswa bernyanyi atau tepuk peramuaka bersama sehingga siswa semangat dalam belajar
2) Merangsang siswa untuk berfikir dengan memberikan pertanyaan yang berkaita dengan pengalaman sehari-hari
3) guru membibing siswa agar lebih berani untuk menyampaikan pendapat dan bertanya tentang apa saja yang belum dipahaminya..
4) Dalam pembagian kelompok hendaknya bersifat hetrogen agar siswa bisa belajar dengan temannya yang lebih pinta
5) Mengaktifkan siswa dalam menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah berlangsung dengan cara menujuk beberapa siswa dan meminta siswa lain untuk menanggapinya.
2. Hasil Siklus II
Siklus II dilaksanakan dua kali pertemuan, pertemuan pertama dengan alokasi waktu 2 x 35 menit dan pertemuan kedua dengan alokasi waktu 3 x 35 menit. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2016. Pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2016.
Evaluasi siklus II dilaksanakan pada pertemun ke dua dengan alokasi waktu 1 x 35 menit
a) Perencanaan
Pada tahap ini peneliti menyiapkan segala hal yang diperlukan dalam pelaksanaa tindakan oleh peneliti pada siklus I ini adalah:
1) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) (lampiran 4) 2) Membuat lembar observasi aktivitas guru (lampiran 16)
3) Membuat lembar observasi aktivitas siswa (lampiran 14) 4) Menyiapkan soal evaluasil (lampiran 8)
5) Menyiapkan Kunci jawaban (lampiran 10)
b) Pelaksanaan Tindakan
Adapun kegiatan yang dilakukan dalam peaksanaan tindakan ini adalah menerapkan apa yang sudah direncanakan dalam RPP pada tahap perencanaan dengan menggunakan lingkungan sebagai media pembelajaran dalam bentuk belajar kelompok. Adapun pelaksanaan tindakan tersebut akan diuraikan dibawah ini.
1. Pertemuan pertama
Pertemuan pertama dilakukan pada hari kamis tanggal 12 Mei 2016 dengan materi dengan alokasi waktu. Mengidentifikasi kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari- hari yang berlangsung selama 2 x 35 menit dimulai pada pukul 07.30-08.40. Pertemuan pertama dilakukan observasi kegiatan proses pembelajaran yaitu observasi kegiatan guru dan siswa.tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah melakukan tindakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana dan scenario, yang dibuat.
a) Tahap Pendahuluan
Pada tahap awal guru mengucapkan salam pembuka.
Guru mengecek kehadiran siswa kemudian guru memberikan apresiasi awal dan pertanyaan lisan kemudian menggantikan dengan materi yang akan di pelajari. Guru menyampaikan kompetensi yang harus dicapai selama proses pembelajaran dan guru memberikan motivasi kepada siswa agar siswa semangat dalam belajar.
b) Tahap Penerapan
Guru menjelaskan materi pelajaran tentang Mengidentifikasi kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Guru memberikan informasi mengenai kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari- hari dilingkungan sekolah. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru menyuruh mengamati siswa kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar sekolah. Guru meminta siswa Mencatat hasil pengamatan. Guru meminta siswa untuk menjelaskan hasil pengamatan. Guru menjelaskan materi pembelajaran.
Guru membagikan siswa lembar kerja yang sudah disipkan Guru membimbing siswa dalam belajar di luar kelas.
c) Tahap Penutup
Guru membimbing siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari Guru menyampaikan sub materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. Guru mengucapkan salam penutup.
2. Pertemuan Kedua
Pertemuan kedua dilakukan pada hari kamis tanggal 26 Mei 2016 dengan melajutkan matrei sebelumnya yaitu kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari- hari selama 3 x 35 menit dimulai pada pukul 07.30-08.40.
Evaluasi pada siklus I dilakukan pada pertemuan kedua dengan alokasi waktu 1 x 35 menit. Pertemuan kedua dilakukan observasi kegiatan proses pembelajaran yaitu observasi kegiatan guru dan siswa. Tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah melakukan tindakan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana dan scenario, yang dibuat.
a) Tahap Pendahuluan
Pada tahap awal guru mengucpkan salam pembuka.
Guru mengecek kehadiran siswa kemudian guru memberikan apresiasi awal dan pertanyaan lisan kemudian
menggantikan dengan materi yang akan dipelajari . Guru menyampaikan kompetensi yang harus dicapai selama proses pembelajaran dan guru memberikan motivasi kepada siswa agar siswa semangat dalam belajar.
b) Tahap Penerapan
Guru menjelaskan materi pelajaran tentang pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari.
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanhaya.Guru memberikan informasi mengenai pristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru menyuruh siswa mengamati kegunaan panas dan cahaya matahari yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Guru meminta siswa Mencatat hasil pengamatan.
Guru meminta siswa untuk meniskusikan hasil pengamatan. Guru menjelaskan materi pembelajaran. Guru membagikan siswa lembar kerja kelompok yang sudah disipkan Guru membimbing siswa dalam belajar di luar kelas. Setelah selsai diskusi guru membagikan soal evaluasi berupa pilihan ganda, pada masing-masing siswa untuk mengetahui hasil belajar siswa.
c) Tahap Penutup
Guru membimbing siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari Guru menyampaikan sub materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. Guru mengucapkan salam penutup.
c) Observasi
Pada kegiatan selajutnya merupakan tahap observasi dan evaluasi yang akan dijabarkan dibawah ini baik pada guru maupun siswa.
1) Tahap Observasi
a) Hasil Observasi Aktivitas Guru
Tabel 4.7
Hasil Analisis Obsevasi Aktivitas Mengajar Guru di MI NW Taman (siklus II)
No Indikator Skor
PI PII 1 Perencanaan dan persiapan pembelajaran 3 4
2 Apersepsi 3 3
3 Perencanaan dan persiapan pelaksanaan pembelajaran
3 3
4 Aktivitas guru dalam pembelajaran lingkungan sebagai media pembelajaran
4 4
5 Kegiatan pembelajaran 3 3
6 Intraksi guru dengan siswa 3 3
7 Menutup pembelajaran 2 3
Jumlah Skor 21 23
Persentase keterlaksanaan
3,0 Baik
3,28 Sangat
Baik
Rata-rata 3,14
Sangat Baik
Berdasarkan tabel diatas, hasil observasi aktivitas guru, dapat diketahui keterlaksanaan aktivitas guru setelah dilakukan analisis pada pertemuan pertama mencapai 3,0 yang berkatagori baik dan pada pertemuan kedua mencapai 3,28 yang berkatagori sangat baik. Hasil observasi aktivitas guru dapat dirata-ratakan dari pertemuan pertama dan kedua mencapai 3,14 dengan katagori sangat baik (lampiran 16).
b) Hasil observasi aktivitas siswa
Hasil observasil aktivitas siswa diperoleh dari pengamatan langsung dari dalam kelas yang dilakukan oleh peneliti sebagai observer dengan mengisi lembar observasi
yang sudah disedikan,dan melihat langsung dari apa yang sudah dilihat selama guru dan siswa melakukan proses belajar mengajar berlangsung.
Tabel 4.8
Hasil Analisis Obsevasi Aktivitas Belajar Siswa di MI NW Taman (siklus II)
No Indikator Skor
PI PII 1 Kesiapan siswa dalam menerima
pembelajaran
3 4
2 Apresepsi 2 3
3 Kegiatan siswa dalam menerima pembelajaran
3 3
4
Aktivitas siswa dalam
pembelajaran lingkungan sebagai media pembelajaran
4 4
5 Kegiatan pembelajaran 2 3
6 Intraksi siswa dengan guru 3 3 7 Persiapan siswa dalam menutup
kegiatan pembelajaran
2 2
Jumlah Skor 19 22
Persentase keterlaksanaan
2,71 Cukup
Aktif
3,14 Sangat
aktif
Rata-rata 2,92
Aktif
Berdasarkan tabel di atas, hasil observasi akitvitas belajar siswa diperoleh data pada pertemuan pertama mencapai 271 dengan kriteria aktif dan pada pertemuan kedua 3,14 dengan kritria sangat baik,sehingga Dapat disimpulkan bahwa akitivitas siswa secara keseluruhan mencapai rata-rata 2,92 dengan kriteria aktif (lampiran 14).
2) Tahap Evaluasi
Pada pertemuan kedua siklus II, guru melakukan evaluasi dengan memberikan tes kepada siswa. Bentuk tes yang diberikan yaitu tes pilihan ganda yang berjumlah 10 butir dengan alokasi waktu yang diberikan yaitu 35 menit. Adapun ringkasan hasil evaluasi siswa pada akhir siklus yaitu:
Tabel 4.9
Ringkasan Hasil Evaluasi Siklus II
Siklus ke- II
Jumlah 1560
Jumlah siswa yang tuntas 16
Jumlah sisw tidak tuntas 2
Rata-Rata 86,66
Persentase ketuntasanh secara klasikal 88,88
Kategori Ketuntasan Tuntas
Berdasarkan data yang terdapat pada tabel 4.9 dapat dilihat adanya peningkatan hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa dari siklus sebelumnya. Berdasarkan tabel 4.9 evaluasi siklus II, jumlah nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 86,66 dengan ketuntasan belajar 88,88 % (lampiran 18). Hasil tersebut sudah menunjukkan keberhasilan pada penelitian ini maka peneliti tidak perlu melanjutkan ke siklus berikutnya.
d. Refleksi
Pada tahap ini akan dikaji mengenai proses pembelajaran siklus II, dengan berpedoman pada lembar observasi terhadap
proses pembelajaran oleh guru, lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada siklus II melalui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas II di MI NW Taman Pagesangan Kota Mataram.
Berdasarkan hasil diskusi peneliti dengan wali kelas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dan telah mencapai ketuntasan pada siklus II, sehingga peneliti dapat dihentikan sampai siklus II. Adapun hasil diskusi peneliti dengan observer dan wali kelas adalah sebagai berikut:
1) Guru telah melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik selama proses pembelajaran berlangsung
2) Guru telah memberikan membimbing dan mempasilitasi siswa agar lebih berani untuk menyampaikan pendapat mereka
3) Guru telah membimbing siswa untuk lebih berani bertanya tentang apa saja yang belum dipahami
4) Siswa begitu akatif dalam kegiatan pembelajaran
5) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dan mencapai ketuntasan pada siklus II.