• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

c. Sarana dan prasarana alat peraga dan olahraga Tabel 4.5

Sarana dan Prasarana Alat Peraga dan Olahraga Jenis Barang

KONDISI (unit)

JUMLAH Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat

Komputer 2 2

Globe 1 1 2

Peta Indonesia 1 2 3

Peta Lombok 1 1

Peta Dunia 1 1 2

Rangka Manusia Mini 1 1 2

Torso Manusia L/P 1 1 2

Bola Volly + Net 1 1 2

Bola Kaki 1 1

Len pimpong

Raket + Net Badminton 2 4 6

Lainnya

Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2017/2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.

Dari tabel di atas, sarana dan prasarana alat peraga dan olahraga dapat dikatakan kurang memadai, hal tersebut dikarenakan banyaknya alat yang dalam kondisi rusak. Sehingga ketika guru mengajar, kurang terbantu dalam hal alat peraga.

Dari hasil penelitian diperoleh data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa data tentang aktivitas siswa dan aktifitas guru yang diperoleh melalui lembar observasi. Sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil tes belajar siswa pada setiap siklus. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan sebelumnya. Data kuantitatif akan memberikan jawaban mengenai berhasil atau tidaknya proses pembelajaran pada mata pelajaran IPA melalui penerapan desain pembelajaran model Banathy yang diukur dengan peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal. Sedangkan data kualitatif akan memberikan gambaran tentang kegiatan guru dan siswa selama proses belajar mengajar.

Data tentang hasil penelitian yang telah dilakukan pada tiap-tiap siklus dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Siklus I

Proses belajar mengajar siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan.

Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari rabu tanggal 28 Februari 2018 dan pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu tanggal 07 Maret 2018. Adapun kegiatan pada siklus I terdiri dari 4 tahap yaitu:

a. Tahap perencanaan

Sebelum melakukan penelitian pada siklus I, peneliti dan guru terlebih dahulu mempersiapkan perangkat pembelajaran diantaranya:

1) Menyiapkan materi pelajaran

2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I pertemuan pertama.

(Lampiran 3).

3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I pertemuan kedua.

(Lampiran 4).

4) Membuat lembar observasi aktifitas siswa siklus I pertemuan pertama.

(Lampiran 7).

5) Membuat lembar observasi aktifitas mengajar guru siklus I pertemuan pertama. (Lampiran 11).

6) Membuat lembar observasi aktifitas siswa siklus I pertemuan kedua.

(Lampiran 8).

7) Membuat lembar observasi aktifitas mengajar guru siklus I pertemuan kedua. (Lampiran 12).

8) Tes awal siswa siklus I. (Lampiran 15).

9) Tes evaluasi beserta kunci jawaban siklus I. (Lampiran 18).

Pada tahap perencanaan penerapan desain pembelajaran model Banathy sudah dilakukan yaitu guru merumuskan tujuan, dimana guru menentukan sasaran dan arah yang harus dicapai oleh siswa yang terdapat pada RPP. Kemudian guru merumuskan kriteria tes yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, bentuk tes awal siswa sesuai dengan materi batuan dan proses pembentukan tanah. Kemudian guru merumuskan kegiatan belajar yang mungkin dapat diterapkan yaitu metode ekspositori dengan media gambar. dan guru merancang sistem dengan mengatur penjadwalan yaitu pertemuan pertama dilaksanakan pada hari rabu tanggal 28 Februari 2018 dan pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu tanggal 07 Maret 2018 dan evaluasi dilaksanakan juga di pertemuan kedua.

b. Tahap pelaksanaan tindakan

Pelaksanaan tindakan pada siklus I dilakukan sesuai dengan jadwal pelajaran IPA kelas V di sekolah tempat penelitian. Dalam siklus ini diikuti oleh 26 orang siswa yang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki, 10 orang siswa perempuan dan guru wali kelas yang mengajar pembelajaran IPA.

Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan melanjutkan tahap desain pembelajaran model Banathy yaitu pada tahap melaksanakan kegiatan, dimana guru menjelaskan materi batuan dan proses pembentukan tanah menggunakan gambar yang disediakan, kemudian guru melakukan evaluasi dengan memberikan soal kepada siswa dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 20 soal.

1) Pertemuan pertama siklus I

Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari rabu tanggal 28 Februari 2018, guru memulai pembelajaran pada pukul 08.00 WITA.

Guru memulai pelajaran dengan mengucap salam. kemudian guru mengabsensi siswa, kemudian mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran. Selanjutnya guru memotivasi siswa agar bersemangat dalam belajar, mengikuti pembelajaran dengan baik, tidak takut untuk mengemukakan pendapat terkait dengan materi serta menyampaikan tujuan yang akan dicapai siswa. Setelah itu guru memberikan tes awal kepada siswa dalam bentuk mengisi tabel dan mencocokan soal dengan jawaban yang benar, kemudian guru

memeriksa tes awal siswa untuk melihat bagian yang mudah dan sulit dipahami siswa.

Gambar 4.1

Guru Menjelaskan Cara Menjawab Tes Awal

Pada tahap ini guru menjelaskan cara menjawab tes awal yang dibagikan, siswa diminta untuk mengisi tabel pada tes awal yang disediakan dan mencocokkan jawaban yang benar pada soal yang disediakan di tes awal tersebut. Kemudian guru mengumpulkan tes tersebut dan memeriksa jawaban siswa, sehingga guru dapat menentukan materi yang sudah dan belum dipahami siswa.

Kegiatan selanjutnya adalah menjelaskan materi batuan dan proses pembentukan tanah dengan lebih menjelaskan kepada materi yang belum dipahami siswa.

Gambar 4.2

Guru Menyampaikan Materi

Pada tahap ini guru menyampaikan materi tentang batuan dan proses pembentukan tanah, dimana guru lebih menjelaskan materi yang belum dipahami siswa sesuai dengan jawaban siswa pada tes awal.

Namun guru tetap menyinggung materi yang sudah dipahami siswa.

Setelah guru menjelaskan materi siswa mencatat materi yang disampaikan. Kemudian guru memberikan pertanyaan kepada siswa untuk melihat kepahaman siswa terhadap penjelasan guru. Selanjutnya guru meminta siswa kedepan secara bergantian untuk menjawab pertanyaan dari guru tersebut.

Gambar 4.3

Guru Meminta Siswa Menjawab Pertanyaan Kedepan 2) Pertemuan kedua siklus I

Pertemuan kedua yang dilaksanakan pada hari rabu tanggal 07 Maret 2018, guru memulai pembelajaran pada pukul 08.00 WITA.

Seperti biasanya pada kegiatan awal guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan membaca do’a bersama- sama dan mengabsensi siswa, kemudian mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran. Selanjutnya guru menyampaikan materi secara singkat tentang batuan dan proses pembentukan tanah agar siswa

mengingat kembali materi tersebut dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami siswa sebelum guru membagikan lembar soal evaluasi. Soal yang akan dibagikan berupa tes tulis dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal.

Gambar 4.4

Guru Membagikan Soal Evaluasi

Pada gambar diatas tampak guru membagikan soal evaluasi untuk menentukan hasil belajar siswa terhadap materi yang telah dijelaskan guru dengan penerapan desain pembelajaran model Banathy.

Siswa diharapkan bisa mengerjakan dengan tepat waktu.

Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan secara individu, teliti dan terlebih dahulu siswa memahami soal dengan baik sebelum menjawabnya. Pelaksanaan tes evaluasi berjalan dengan baik meskipun beberapa siswa perlu bimbingan dalam mengerjakan soal. Guru memperingatkan kepada beberapa siswa tersebut untuk tidak mencontek jawaban temannya dan mengerjakan sendiri sesuai kemampuannya masing-masing.

Setelah tes berakhir masing-masing siswa mengumpulkan soal yang sudah mereka kerjakan di meja guru dan kembali ke tempat duduknya. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang soal yang sulit mereka jawab dan guru menjawab pertanyaan siswa. Guru memberikan informasi untuk kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Untuk mengakhiri pembelajaran guru memberikan pesan moral dan motivasi kepada siswa, selanjutnya guru menutup pembelajaran dengan mengucap salam.

c. Observasi dan Evaluasi

Observasi siklus I dilaksanakan hari rabu tanggal 28 Februari 2018. Dengan materi batuan dan proses pembentukan tanah, adapun kegiatan observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Observasi terhadap penerapan desain pembelajaran model Banathy pada materi batuan dan proses pembentukan tanah. Dimana observer mengisi lembar observasi aktifitas siswa dan guru untuk melihat terlaksana langkah-langkah model Banathy. Pada akhir pembelajaran, peneliti dan guru melakukan refleksi untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang terjadi selama proses pembelajaran pada siklus I, hasil dari refleksi siklus I diperbaiki pada siklus II.

1) Hasil observasi aktifitas siswa

Adapun hasil analisis observasi aktifitas siswa pertemuan pertama dan kedua dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.6

Hasil analisis observasi aktifitas siswa siklus I

NO Deskriptor

P1 P2 Jumlah

rata-rata

P1 P2

1 Pra Pembelajaran: 4 4 4

a. Siswa dengan tenang

memberikan salam dan berdo’a

bersama-sama.

b. Siswa menerima soal tes awal yang diberikan oleh guru.

c. Siswa

mendengarkan dengan seksama saat dijelaskan tujuan

pembelajaran yang akan dicapai.

d. siswa mampu menjawab pertanyaan apersepsi.

a. Siswa dengan tenang

memberikan salam dan berdo’a

bersama-sama.

b. Siswa merespon absen dari guru.

c. Siswa

mendengarkan dengan seksama saat dijelaskan tujuan

pembelajaran yang akan dicapai.

d. siswa mampu menjawab pertanyaan apersepsi.

2 Kegiatan Pembelajaran: 2 2 2

a. Siswa menjawab soal tes awal dengan seksama.

b. Siswa bertanya kepada guru mengenai soal yang tidak dimengerti.

a. Siswa

mendengarkan informasi yang diberikan oleh guru.

b. Siswa menerima soal evaluasi dengan baik.

c. Siswa tidak mengerjakan pekerjaan lain selain menjawab soal.

d. Siswa

mengumpulkan soal tes awal dengan seksama.

c. Siswa

mendengarkan dengan seksama penjelasan guru.

d. Siswa bertanya kepada guru mengenai soal yang belum dimengerti.

3 a. Siswa

mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan guru.

b. Siswa berusaha menjawab dengan benar pertanyaan guru.

c. Siswa menanggapi penjelasan guru yang keliru.

d. Siswa merespon positif motivasi yang diberikan oleh guru.

a. Siswa mengerjakan soal evaluasi dengan seksama.

b. Siswa tidak terpengaruh dengan situasi diluar kelas.

c. Siswa mengerjakan soal secara individu.

d. Siswa tidak mengerjakan pekerjaan lain selain menjawab soal evaluasi.

4 4 4

4 Kegiatan Penutup:

a. Siswa mencoba menyimpulkan materi yang dibahas.

b. Siswa mencoba menambah kesimpulan yang dianggap belum lengkap.

c. Siswa memperbaiki kesimpulan yang keliru.

d. Siswa mencatat ringkasan atau rangkuman yang diberikan oleh guru.

3 3 3

Jumlah Indikator 13 13 13

Presentasi 81.25% 81.25% 81,25%

Kategori Baik Baik Baik

Berdasarkan isi tabel hasil analisis aktifitas siswa pada siklus I pertemuan pertama di atas, adapun jumlah indikator yaitu 4 indikator dan jumlah deskriptor 16 deskriptor dan jumlah skor deskriptor yang muncul sebanyak 13 deskriptor dan pertemuan kedua skor deskriptor yang muncul sebanyak 13 deskriptor. Nilai rata-rata aktifitas siswa pada siklus I yaitu 81.25% dengan masuk kategori Baik. Jadi aktifitas siswa pada siklus I sudah bagus dan siswa harus meningkatkan lagi pada siklus berikutnya, agar mencapai kategori sangat baik dan agar pemahaman siswa meningkat.

2) Hasil Observasi Aktifitas Guru

Observasi terhadap aktifitas guru dilakukan dengan mengamati perilaku guru pada saat proses belajar mengajar. Pada kegiatan pembelajaran siklus I aktifitas yang dilakukan oleh guru didalam kelas dicatat oleh observer pada lembar observasi. Adapun hasil analisis aktifitas guru pertemuan pertama dan kedua yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Tabel 4.7

Hasil analisis observasi aktifitas guru siklus I N

O

Deskriptor

P1 P2

Jumlah rata-

rata

P1 P2

1 Aktifitas guru dalam membuka pelajaran: 4 4 4 e. Membuka

pelajaran dengan mengucap salam.

f. Membagikan soal tes awal siswa.

g. Menyampaikan tujuan

a. Membuka pelajaran dengan mengucap salam.

b. Mengabsen siswa.

c. Menyampaikan tujuan

pembelajaran.

h. Menyampaikan apersepsi.

pembelajaran.

d. Menyampaikan apersepsi.

2 Aktifitas guru dalam pembelajaran: 3 3 3 e. Mengamati siswa

menjawab soal tes awal.

f. Menanggapi siswa yang bertanya.

g. Membantu siswa yang kesulitan memahami pertanyaan.

h. Memeriksa jawaban tes awal siswa.

a. memberikan informasi kepada siswa tentang proses

pembelajaran yang akan dilaksanakan.

b. Merapikan tempat duduk siswa sebelum memulai pelajaran.

c. Membagikan soal evaluasi kepada siswa.

d. Menanggapi siswa yang bertanya.

3 Aktifitas guru dalam membimbing siswa selama pembelajaran berlangsung:

3 3 3

e. Mengontrol siswa agar tetap terjaga suasana kelas yang nyaman.

f. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

g. Menjawab pertanyaan siswa dengan baik dan benar.

h. Memotivasi siswa agar tetap

semangat selama proses

pembelajaran.

a. Mengontrol siswa agar tetap terjaga suasana kelas yang nyaman.

b. Membantu siswa yang kesulitan memahami pertanyaan.

c. Menjawab pertanyaan siswa dengan baik dan benar.

d. Memotivasi siswa agar tetap

semangat selama proses

pembelajaran.

4 Aktifitas guru menutup kegiatan pembelajaran:

d. Meninjau kembali materi yang telah disampaikan.

e. Memberikan kesempatan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.

f. Memberikan kesimpulan materi yang telah disampaikan.

g. Memberikan motivasi kepada siswa.

3 3 3

Jumlah Indikator 13 13 13

Presentasi 81,25% 81,25% 81,25%

Kategori Baik Baik Baik

Berdasarkan isi tabel hasil analisis aktifitas guru pada siklus I pertemuan pertama di atas, adapun jumlah indikator yaitu 4 indikator dan jumlah deskriptor 16 deskriptor dan jumlah skor deskriptor yang muncul sebanyak 13 deskriptor dan pertemuan kedua skor deskriptor yang muncul sebanyak 13 deskriptor. Nilai rata-rata aktifitas guru pada siklus I yaitu 81,25% dengan masuk kategori baik. Jadi aktifitas guru pada siklus I sudah baik dan guru perlu lebih menguasai cara mengajar dengan menggunakan model Banathy agar proses pembelajaran maksimal dan dapat meningkat lagi pada siklus berikutnya supaya mencapai kategori sangat baik dan pemahaman siswa semakin meningkat.

3) Hasil Evaluasi

Setelah proses pembelajaran selesai sesuai dengan RPP yang telah direncanakan pada siklus I, maka dilakukan evaluasi. Siswa diberikan soal evaluasi dalam bentuk soal pilihan ganda. Data hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.8

Hasil Evaluasi Siswa Siklus I

Keterangan Hasil

Jumlah siswa yang ikut tes 26 Orang Jumlah siswa yang tuntas 17 Orang Jumlah siswa yang tidak tuntas 9 Orang

Nilai tertinggi 90

Nilai terendah 25

Nilai rata-rata 67,11

Ketuntasan klasikal 65,38%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 26 siswa yang mengikuti tes evaluasi terdapat 17 siswa yang tuntas belajar, sehingga ketuntasan belajar pada siklus I adalah 65,38%. Ini menunjukkan bahwa ketuntasan belajar belum memenuhi syarat dalam kurikulum yang telah ditentukan yaitu kelas dikatakan tuntas secara klasikal terhadap materi pelajaran yang disajikan jika ketuntasan klasikal mencapai 85% dari kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan yaitu mendapat nilai ≥ 65. Dengan demikian ketuntasan belajar yang diharapkan pada siklus I belum tercapai sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus II.

d. Refleksi

Guru dan peneliti melakukan Refleksi dari hasil data aktivitas guru, siswa dan data hasil pemahaman. Adapun hasil pemahaman siswa belum mencapai target dalam penelitian dimana hasil ketuntasan belajar yaitu 65,38%. Dan hasil aktivitas guru 81,25% dan siswa 81,25%.

Adapun kekurangan-kekurangan aktivitas guru dan siswa yang muncul pada lembar observasi sebagai berikut:

1) Aktifitas guru yang belum nampak:

a) Mengamati siswa menjawab soal tes awal dari mulai mengerjakan hingga selesai.

b) Memotivasi siswa agar tetap semangat selama proses pembelajaran.

c) Memberikan motivasi kepada siswa ketika menutup kegiatan pembelajaran

d) Merapikan tempat duduk siswa sebelum memulai pembelajaran.

Solusi perbaikan aktivitas guru:

a) Guru harus mengamati siswa dalam menjawab soal evaluasi agar guru tau bagaimana cara siswa menjawab soal tes tersebut.

b) Guru harus tetap memberikan motivasi kepada siswa selama proses pembelajaran berlangsung agar siswa tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran.

c) Guru juga harus tetap memotivasi siswa ketika hendak menutup kegiatan pembelajaran agar siswa tetap mau belajar dengan motifasi yang diberikan guru.

d) Guru harus merapikan tempat duduk siswa sebelum memulai pembelajaran agar suasana dikelas tidak membosankan.

2) Aktifitas siswa yang belum nampak:

a) Siswa tidak mengerjakan pekerjaan lain selain menjawab soal.

b) Siswa mengumpulkan soal tes awal dengan seksama.

c) Siswa memperbaiki kesimpulan yang keliru

d) Siswa mendengarkan dengan seksama saat dijelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

e) Siswa mendengarkan informasi yang diberikan oleh guru.

Solusi untuk memperbaiki aktifitas siswa:

a) Siswa harus fokus dengan soal tes awal yang diberikan guru agar siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar.

b) Siswa harus mengumpulkan soal tes awal susuai dengan waktu yang diberikan guru agar tidak ada yang mencontek jawaban temannya.

c) Siswa harus memperbaiki kesimpulan yang keliru apabila adanya kesimpulan yang belum sesuai dengan materi pembelajaran.

d) Siswa harus mendengarkan tujuan pembelajaran yang dijelaskan oleh guru agar siswa dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

e) Siswa harus mendengarkan informasi dari guru agar dapat mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan baik.

Dari hasil solusi siklus I diatas, akan diterapkan pada siklus II agar proses pembelajaran berjalan dengan optimal.

2. Siklus II

Adapun hal-hal yang dilakukakan pada siklus II tidak jauh berbeda dengan dilakukan pada siklus I. Dimana hal-hal yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Tahap perencanaan

Perencanaan tindakan pada siklus II sama dengan perencanaan tindakan pada siklus I. Adapun materi yang dibahas pada siklus II adalah batuan dan proses pembentukan tanah. Kegiatan belajar mengajar

dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan yaitu 4x35 menit, dengan rincian waktu yaitu pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2018 dengan alokasi waktu 2x35 menit, sedangkan pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2018 dengan alokasi waktu 2x35 menit.

Setelah melakukan proses belajar mengajar selama 2 kali pertemuan, maka untuk mengetahui hasil belajar mengajar pada tanggal 21 Maret 2018 langsung dilaksanakan evaluasi hasil belajar siswa dengan tes pilihan ganda, dimana pada siklus II ini diikuti oleh 26 siswa kelas V MI NW Karang Bata.

Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah:

1) Menyiapkan materi pelajaran.

2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus II pertemuan pertama.

(Lampiran 5).

3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus II pertemuan kedua.

(Lampiran 6).

4) Membuat lembar observasi aktifitas siswa siklus II pertemuan pertama.

(Lampiran 9).

5) Membuat lembar observasi aktifitas mengajar guru siklus II pertemuan pertama. (Lampiran 13).

6) Membuat lembar observasi aktifitas siswa siklus II pertemuan kedua.

(Lampiran 10).

7) Membuat lembar observasi aktifitas mengajar guru siklus II pertemuan kedua. (Lampiran 14).

8) Tes awal siswa siklus II. (Lampiran 16).

9) Tes evaluasi beserta kunci jawaban siklus II. (Lampiran 20).

b. Pelaksanaan

Pelaksanaan tindakan pada siklus ini berdasarkan hasil refleksi pada siklus I dengan melihat kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus I, baik dari segi guru maupun dari segi siswa. Sedangkan untuk evaluasinya dilaksanakan pada pertemuan kedua yaitu rabu tanggal 21 Maret 2018.

1) Pertemuan pertama siklus II

Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari rabu tanggal 14 Maret 2018 dengan materi batuan dan proses pembentukan tanah yang dimulai pada pukul 08.00 WITA. Pada tahap awal guru member salam dan berdo’a sebelum belajar bersama, dilanjutkan dengan menanyakan kabar serta mengabsen kehadiran siswa. Guru melakukan apersepsi yaitu Anak-anak jika ada teman yang membutuhkan bantuan, apa yang harus kita lakukan?

siapa yang pernah membantu temannya? bantuan apa yang kalian lakukan?, semua antusias dan berperan aktif dalam merespon pertanyaan dari guru, berbeda dengan pembelajaran sebelumnya. Guru menunjuk beberapa siswa menjawab, akan tetapi ada yang mengangkat tangannya maka guru juga memberikan kesempatan pada siswa tersebut untuk menjawab. setelah itu menyampaikan tujuan pembelajaran. Setelah itu guru memberikan tes awal kepada siswa dalam bentuk mengisi tabel dan mencocokan soal dengan jawaban yang benar, kemudian guru memeriksa tes awal siswa untuk melihat bagian yang mudah dan sulit dipahami siswa.

Gambar 4.5

Guru Menjelaskan Cara Menjawab Tes Awal

Kegiatan selanjutnya adalah menjelaskan materi batuan dan proses pembentukan tanah dengan lebih menjelaskan kepada materi yang belum dipahami siswa.

Gambar 4.6

Guru Menjelaskan Materi

Pada kegiatan pembelajaran ini memiliki persamaan dan perbedaan dengan pembelajaran yang sudah dilakukan pada siklus I, perbedaan yang sangat terlihat adalah guru mengajar dengan lebih baik lagi dan respon siswa juga lebih baik dari siklus I. Di tahap ini guru menyampaikan materi tentang batuan dan proses pembentukan tanah, dimana guru lebih menjelaskan materi yang belum dipahami siswa sesuai dengan jawaban siswa pada tes awal. Namun guru tetap menyinggung

materi yang sudah dipahami siswa. Setelah guru menjelaskan materi siswa mencatat materi yang disampaikan. Kemudian guru memberikan pertanyaan kepada siswa untuk melihat kepahaman siswa terhadap penjelasan guru.

Selanjutnya guru meminta siswa kedepan secara bergantian untuk menjawab pertanyaan dari guru tersebut. Disini siswa terlihat sangat bersemangat dalam menjawab pertanyaan dari guru, sehingga siswa terlihat aktif dalam proses ini.

2) Pertemuan kedua siklus II

Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu tanggal 21 Maret 2018, guru memulai pembelajaran pada pukul 08.00 WITA. Seperti biasanya pada kegiatan awal guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan membaca do’a bersama-sama dan mengabsensi siswa, kemudian mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran.

Selanjutnya guru memotivasi siswa agar bersemangat dalam belajar, mengikuti pembelajaran dengan baik, tidak takut untuk mengemukakan pendapat terkait dengan materi serta menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Guru mengingatkan kembali materi yang dipelajari pada pertemuan yang lalu. Agar siswa memahami materi pelajaran dengan maksimal dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami siswa sebelum guru membagikan lembar soal evaluasi. Soal yang akan dibagikan berupa tes tulis dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal.

Gambar 4.7

Guru Membagikan Soal Evaluasi

Langkah selanjutnya guru membagikan soal evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dijelaskan guru menggunakan model Banathy.

Siswa diharapkan bisa mengerjakan dengan tepat waktu. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan secara individu, teliti dan terlebih dahulu siswa memahami soal dengan baik sebelum menjawabnya.

Pelaksanaan tes evaluasi berjalan dengan baik meskipun beberapa siswa perlu bimbingan dalam mengerjakan soal. Guru memperingatkan kepada beberapa siswa tersebut untuk tidak mencontek jawaban temannya dan mengerjakan sendiri sesuai kemampuannya masing-masing.

Setelah tes berakhir masing-masing siswa mengumpulkan soal yang sudah mereka kerjakan di meja guru dan kembali ke tempat duduknya.

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang soal yang sulit mereka jawab dan guru menjawab pertanyaan siswa. Guru memberikan informasi untuk kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Untuk mengakhiri pembelajaran guru memberikan pesan moral

Dokumen terkait