• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen PR S PROPOSAL SKRIPSI 2014 (Halaman 59-77)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Hasil Penelitian

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

dibuatkan soal-soal yang akan diberikan kepada siswa pada akhir siklus I sebagai bahan evaluasi berdasar materi yang diajarkan.

3. Membuat lembar observasi untuk mengamati proses pembelajaran di kelas.

4. Menyiapkan reverensi-reverensi yang relevan demi kelancaran selama dalam pelaksanaan penelitian.

b. Tahap Pelaksanaan Tindakan Pertemuan I:

Adapun pelaksanaan tindakan pada pertemuan I yaitu pada kegiatan awal guru memberikan salam, melakukan pengecekan siswa dengan mengabsen dan berkenalan dengan siswa. Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi atau menunjukkan ide ide pokok yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru, guru menutup pertemuan I.

Pertemuan II:

Pada pertemuan ke II yaitu pada kegiatan awal guru memberikan salam, melakukan pengecekan siswa dengan mengabsen dan memberikan arahan sebelum pelajaran dimulai, Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi

atau menunjukkan ide ide pokok yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru,guru menutup pertemuan II.

Pertemuan III:

Pada pertemuan ke III yaitu pada kegiatan awal ketua kelas menyiapkan kelas, melakukan pengecekan siswa dengan mengabsendan mengadakan apersepsi mengenai materi minggu lalu.Setelah apersepsi Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi atau menunjukkan ide ide pokok yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru, memberitahukan siswa evaluasi pekan depan dan guru menutup pertemuan III.

c. Tahap observasi dan Evaluasi

Pada tahap ini dilaksanakan proses terhadap pelaksanaan tindakan dengan menggunakan lembar observasi yang telah dibuat serta melaksanakan evaluasi berupa tes hasil belajar siklus I setelah 3 kali pertemuan. Tes hasil belajar siswa yang diberikan berbentuk soal esay sebagaimana tercantum pada lampiran.

Adapun hasil observasi aktifitas dalam pelaksanaan pembelajaran yang di peroleh dari siklus I dari 21siswa sebagai berikut:

Tabel 2.1

Tabel Observasi Sikap Siswa Selama Mengikuti Pembelajaran Siklus I No Komponen yang diamati

S

I

K

L

U

S I

Pertemuan Ke- RataRata Persentase (%)

I II III T

E S

S I K L U S I 1 Jumlah siswa yang hadir

pada saat kegiatan pembelajaran

19 19 21 20 95

2 Siswa yang aktif bertanya dalam proses pembelajaran dengan menggunakan Metode Cooperative script

3 4 5 4 19

3 Siswa yang aktif

menanggapi dalam proses pembelajaran dengan menggunakanMetode Cooperative script

2 2 3 2 9

1. Rata-rata persentase siswa yang hadir pada saat kegiatan pembelajaran sebanyak 95%. Lainya tidak hadir karena alpa(tanpa keterangan)

2. Rata-rata persentase siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi diskusi yang belum dimengerti mencapai 19%

3. Rata-rata persentase siswa yang dapat merespon setiap pertanyaan maupun tanggapan yang diajukan tentang materi pe;ajaran 9%

Sesuai dengan lembar observasi di atas, gambaran kehadiran siswa, keaktifan bertanya, keaktifan menanggapi dapat dilihat pada table-tabel frekuensi di bawah ini:

a. Kehadiran Siswa

Gambaran kehadiran siswa dalam materi Perubahansosial dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.2

Distribusi Frekuensi Kehadiran Siswa pada Siklus I

No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Rajin Rajin

1 20

5 95

JUMLAH 21 100

Kehadiran siswa dalam pembelajaran materi pokok bahasan Perubahan sosial yaitu pada kategori yang tidak rajin ada 1 orang atau 5%(Bolos), sedangkan pada kategori yang rajin ada 20 orang siswa atau sebesar 95%

Dari 20 orang atau 95% siswa yang rajin mengikuti mata pelajarann, aktif di dalam mengerjakan tugas, sehingga materi pembelajaran perubahan sosial tuntas.

b. Keaktifan Bertanya

Keaktifan bertanya siswa dalam materi Perubahan sosial dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.3

Distribusi Frekuensi Siswa dalam Hal Keaktifan Bertanya pada Siklus I

No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Aktif Aktif

17 4

81 19

JUMLAH 21 100

Keaktifan bertanya siswa dalam materi perubahan sosial yaitu pada kategori tidak aktif ada 17 siswa atau 81%, sedangkan pada kategori aktif ada 4siswa atau sekitar 19%

c. Keaktifan Menanggapi

Gambaran keaktifan siswa dalam materi Perubahan sosial dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.4

Distribusi frekuensi keaktifan siswa dalam hal menanggapi pada siklus I

No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Aktif Aktif

19 2

90 10

JUMLAH 21 100

Keaktifan menanggapi siswa dalam materi Perubahan sosial yaitu pada kategori tidak aktif ada 19 siswa atau sekitar 90%, sedangkan pada kategori aktif ada 2siswa atau sekitar 10%.

Tabel 25

Adapun hasil pengamatan aktifitas guru pada siklus I dapat dilihat pada tabel 2.5yaitu :

No Aspek Yang Dinilai Pelaksanaan Penilaian

Ya Tidak A B C D E

1 Guru menyuruh siswa untuk menyiapkan kelas dan berdoa

2 Guru mengecek kehadiran siswa 3 Guru menyampaikan standar

kompetensi dasar, dan indikator

4 Guru melakukan apersepsi

5 Guru memberikan buku untuk di baca

6 Guru memberikan motifasi terhadap siswa

7 Guru menjelaskan pertanyaan siswa

8 Guru bersifat sportif terhadap siswa

9 Guru memberikan pujian terhadap siswa

- -

10 Guru mendorong siswa untuk berusaha maksimal belajar sesuai kemampuan sendiri bukan bersaing atau membandingkan hasilnya

11 Guru dan siswa menyimpulkan materi/membuat intisari yang telah dipelajari

12 Guru melakukan penilaian refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten

13 Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran

14 Guru memberikan tugas rumah pada siswa

15 Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam

Keterangan : A : sangat bagus B : Bagus C : sedang D : kurang

E : Sangat kurang

2. Hasil evaluasi

Adapun hasil evaluasi siswa dalam melaksanakan tes evaluasi pada siklus I untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dapat dilihat pada tabel sebagai berikut

Tabel 2.6

Statistik skor penguasaan siswa pada tes siklus I Statistik Nilai statistic

Jumlah siswa 21

Skor ideal 100

Nilai minimum 60

Nilai maksimum 75

Skor rata-rata 70

Pada tabel diatas menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil tes materi Perubahan sosial setelah diterapkan model pembelajaranCooperative Script pada siklus I adalah 70. Jika skor hasil tes materi sosial siswa tersebut di kelompokkan ke dalam lima kategori maka diperoleh distribusi frekuensi seperti disajikan pada tabel berikut:

Tabel 2.7

Statistik frekuensi skor hasil tes pada siklus I Interval tingkat

penguasaan

frekuensi Keterangan

0-70 15 Rendah

71-84 6 Sedang

85-95 - Tinggi

96-100 - Sangat tinggi

Apabila kemampuan siswa dalam materi Perubahan Sosial pada tes siklus dianalisis maka persentase dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.7

Distribusi frekuensi ketuntasan belajar siswa pada tes siklus I

Skor Kategori Frekuensi Persentase

(%)

0-70 Tidak tuntas 15 71,42

71-100 Tuntas 6 28,57

Jumlah 21 100

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa pada tes siklus I, persentase ketuntasan siswa sebesar 28,57% yaitu 6 dari 21 siswa yang mengikuti tes, sedangkan 71,42% lainnya termasuk kategori tidak tuntas. Siswa yang mengikuti tes siklus I belum memenuhi standar ketuntasan, dan memerlukan perbaikan pada siklus II.

d. Tahap Refleksi

Melihat komponen observasi pada siklus I di atas, menunjukkan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran khususnya pada materi Perubahan sosial masih pada tingkat kategori tidak aktif/tidak rajin, baik dari keaktifan bertanya, dan keaktifan menanggapi siswa sehingga masih perlu dilanjutkan pada siklus II.

2 Kegiatan Hasil Siklus II a. Tahap Perencanaan

Adapun tahap perencanaan pada kegiatan siklus II adalah:

a) Menelaah kurikulum SMA Negeri 3 Takalaruntuk menyesuaikan materi sedemikian rupa sehingga dapat diajarkan selama 4 kali pertemuan.

b) Membuat rencana pengajaran sesuai dengan kurikulum untuk setiap pertemuan. Dalam pembuatan rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini akan dibuatkan soal-soal yang akan diberikan kepada siswa pada akhir siklus II.

c) Membuat lembar observasi siklus II untuk mengamati proses pembelajaran di kelas.

d) Merancang dan membuat tes hasil belajar yang akan diberikan pada akhir pelaksanaan siklus II sebagai bahan evaluasi berdasarkan materi yang diajarkan.

3. Tahap Pelaksanaan Tindakan PertemuanV :

Adapun pelaksanaan tindakan pada pertemuan ke V yaitu pada kegiatan awalketua kelas menyiapkan kelas dan guru mengabsen siswa serta mengadakan apersepsi tentang Perubahan sosial. Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi atau menunjukkan ide ide pokok yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru, guru menutup pertemuan V.

PertemuanVI :

Adapun pelaksanaan tindakan pada pertemuan ke VI yaitu ketua kelas menyiapkan kelas, guru melakukan pengecekan siswa dengan mengabsen dan mengadakan apersepsi tentang materi Perubahansosial.setelah apersepsi, Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi atau menunjukkan ide ide pokok

yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru, Guru menutup pertemuan ke VII.

PertemuanVII :

Adapun pelaksanaan tindakan pada pertemuan ke VII yaitu ketua kelas menyiapkan kelas, guru melakukan pengecekan siswa dengan mengabsen dan memberikan arahan sebelum melaksanakan pelajaran, setelah memberikan arahan, Membagi siswa untuk berpasangan, Membagikan wacana atau materi tiap siswa untuk di baca, dan menetapkan siswa siapa yang pertama siswa sebagai pembicara dan pendengar, Pembicara membacakan ringkasanya selengkap mungkin, Sementara pendengar menyimak mengoreksi atau menunjukkan ide ide pokok yang kurang lengkap, Kemudian bertukar peran, kesimpulan siswa dengan guru.menutup pertemuan VII.

c. Tahap observasi dan evaluasi

Adapun hasil observasi aktifitas dalam pelaksanaan pembelajaran yang di peroleh dari siklus II dari 21siswa sebagai berikut:

Tabel 3.1

Tabel Observasi Sikap Siswa Selama Mengikuti Pembelajaran Siklus II 1. Hasil observasi

No Komponen yang diamati S

I

K

Pertemuan Ke- Rata Rata

Persentase (%)

I II III T

E S 1 Jumlah siswa yang hadir

pada saat kegiatan

19 20 21 20 95

pembelajaran

L

U

S II

S I K L U S II 2 Siswa yang aktif bertanya

dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metodeCoperative script

10 12 11 11 52

3 Siswa yang aktif

menanggapi dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode Coperative script

8 10 15 11 52

1. Rata-rata persentase siswa yang hadir pada saat kegiatan pembelajaran sebanyak 95%. Lainya tidak hadir karena alpa(tanpa keterangan)

2. Rata-rata persentase siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi diskusi yang belum dimengerti mencapai 52%

3. Rata-rata persentase siswa yang dapat merespon setiap pertanyaan maupun tanggapan yang diajukan tentang materi pe;ajaran 52%

Sesuai dengan lembar observasi di atas, gambaran kehadiran siswa, keaktifan bertanya, keaktifan menanggapi dapat dilihat pada tabel-tabel frekuensi di bawah ini:

a. Kehadiran Siswa

Gambaran kehadiran siswa dalam materi Perubahan sosial dengan menggunakan metode Coperative scriptdapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.2.

Distribusi Frekuensi Kehadiran Siswa pada Siklus II

No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Rajin Rajin

1 20

5 95

JUMLAH 21 100

Kehadiran siswa dalam pembelajaran materi pokok bahasan Perubahan sosial yaitu pada kategori yang tidak rajin ada 1 orang atau 5%, sedangkan pada kategori yang rajin ada 20 orang siswa atau sebesar 95%

b. Keaktifan bertanya

Gambaran keaktifan bertanya siswa dalam materi Perubahansosial dengan menggunakan MetodeCooperataive Scriptdapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.3.

Distribusi Frekuensi Siswa Dalam Hal Keaktifan Bertanyapada Siklus II

No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Aktif Aktif

10 11

48 52

JUMLAH 21 100

Keaktifan bertanya siswa dalam materi Perubahan sosial yaitu pada kategori tidak aktif ada 10 siswa atau 48%, sedangkan pada kategori aktif ada 11siswa atau sekitar 52%

c. Keaktifan Menanggapi

Gambaran keaktifan siswa dalam materi Perubahan sosial dengan menggunakan Metode Cooperative Script dalam hal menanggapi dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.4.

Distribusi Frekuensi Keaktifan Siswa Dalam Hal Menanggapi pada Siklus II No Kategori Frekuensi Presentasi (%)

1 2

Tidak Aktif Aktif

10 11

48 52

JUMLAH 21 100

Keaktifan menanggapi siswa dalam materi Perubahan sosial yaitu pada kategori tidak aktif ada 10 siswa atau sekitar 48%, sedangkan pada kategori aktif ada 11siswa atau sekitar 52%.

Tabel 3.5

Adapun hasil pengamatan aktifitas guru pada siklus II dapat dilihat pada tabel 3.5yaitu :

No Aspek Yang Dinilai Pelaksanaan Penilaian

Ya Tidak A B C D E

1 Guru menyuruh siswa untuk menyiapkan kelas dan berdoa

2 Guru mengecek kehadiran siswa

3 Guru menyampaikan standar

kompetensi dasar, dan indikator 4 Guru melakukan apersepsi 5 Guru memberikan buku untuk di

baca

6 Guru memberikan motifasi terhadap siswa

7 Guru menjelaskan pertanyaan siswa

8 Guru bersifat sportif terhadap

siswa

9 Guru memberikan pujian terhadap siswa

10 Guru mendorong siswa untuk berusaha maksimal belajar sesuai kemampuan sendiri bukan bersaing atau membandingkan hasilnya

11 Guru dan siswa menyimpulkan materi/membuat intisari yang telah dipelajari

12 Guru melakukan penilaian refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten

13 Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran

14 Guru memberikan tugas rumah pada siswa

15 Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam

Keterangan : A : sangat bagus B : Bagus C : sedang D : kurang

E : Sangat kurang 2. Hasil evaluasi

Adapun hasil evaluasi siswa dalam melaksanakan tes evaluasi pada siklus II untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dapat dilihat pada tabel sebagai berikut

Tabel 3.6

Statistik skor penguasaan siswa pada tes siklus II

Statistik Nilai statistic

Jumlah siswa 21

Skor ideal 100

Nilai minimum 70

Nilai maksimum 95

Skor rata-rata 79

Pada tabel diatas menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil tes materi Perubahan sosial setelah diterapkan metodepembelajaran Cooperative Script pada siklus II adalah 79. Jika skor hasil tes materiPerubahan sosial, siswa tersebut di kelompokkan ke dalam lima kategori maka diperoleh distribusi frekuensi seperti disajikan pada tabel berikut:

Tabel 3.7

Statistik frekuensi skor hasil tes pada siklus II Interval tingkat

penguasaan

frekuensi Keterangan

0-70 3 Rendah

71-84 12 Sedang

85-95 6 Tinggi

96-100 - Sangat tinggi

Apabila kemampuan siswa dalam materi Perubahansosial pada tes siklus dianalisis maka persentase dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.7

Distribusi frekuensi ketuntasan belajar siswa pada tes siklus II

Skor Kategori Frekuensi Persentase

(%)

0-70 Tidak tuntas 3 14,28

71-100 Tuntas 18 85,71

Jumlah 21 100

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa pada tes siklus II, persentase ketuntasan siswa sebesar 85,71% yaitu 18 dari 21 siswa yang mengikuti tes, sedangkan 14,28% lainnya termasuk kategori tidak tuntas. Artinya lebih dari separuh dari jumlah keselurun siswa yang mengikuti tes siklus II sudah memenuhi standar ketuntasan yang telah ditetapkan dengan KKM 71.

4 Tahap Refleksi

Melihat komponen observasi pada siklus II di atas, menunjukkan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran khususnya pada materi Perubahan sosial sudah mencapai tingkat kategori aktif/rajin, baik dari segi kehadiran, keaktifan bertanya, dan keaktifan menanggapi sehingga tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya.

Dalam dokumen PR S PROPOSAL SKRIPSI 2014 (Halaman 59-77)

Dokumen terkait