Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, sebagai bahan kajian data peneliti melakukan aktivitas pencrian data melalui wawancara dengan salah satu pengurus kelompok tani mulyo agung dan anggota, observasi dan dokumentasi dilakukan selama kegiatan berlangsung sehingga menghasilkan data yang dapat dijadikan bahan pengolahan data. Data yang dimaksud adalah sebagai berikut:
4.1.1 Gambaran Umum Masyarakat Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
Desa Sumberbendo merupakan salah satu Desa yang terletak di wilayah Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Secara administratif Bubulan merupakan salah satu dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Batas Desa Sumberbendo ini adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kecamatan Dander
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kecamatan Gondang Dan Sekar Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kecamatan Temayang
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kecamatan Ngasem.
Berdasarkan data sensus penduduk tahun 2022 Desa Sumberbendo memiliki jumlah penduduk 1922 jiwa. Yang terdiri 922 laki-laki dan 1000 perempuan dan jumlah kepala keluarga sebanyak 900 KK. Berikut adalah gambar wilayah Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
33
Gambar 4.1 Wilayah Desa Sumberbendo
Desa Sumberbendo merupakan salah satu Desa dari 5 Desa yang ada di Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Daerah studi ini terletak di wilayah Bojonegoro bagian selatan tepatnya di Desa Sumberbendo Dusun Sumurgempol Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Dusun Sumurgempol terletak di bagian paling utara dari balai Desa Sumberbendo dan berbatasan dengan Desa Clebung Dusun Brangkal bagian barat. Ini adalah salah satu alasan peneliti memilih lokasi tersebut dikarenakan potensi pertanian di sekitar daerah tersebut sangat luas dan tanahnya sangat subur disamping itu jarak rumah peneliti juga dekat. Berikut adalah gambar wilayah Dusun Sumurgempol yang menjadi tempat penelitian. Dusun ini dikelilingi oleh hamparan lahan pertanian seperti tanaman jagung dan padi.
Mayoritas penduduk daerah tersebut bermata pencaharian sebagai petani. Melihat kondisi alam seperti itu peneliti tertarik ingin melakukan penelitian serta memberi motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan dan meningkatkan sumber pangan, terutama budidaya jagung. Berikut adalah gambaran pertanian jagung di Dusun Sumorgempol Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
Gambar 4.2 Lahan Untuk Tanaman Jagung di Dusun Sumurgempol
Sebagian besar warga masyarakat Desa Sumberbendo adalah bekerja sebagai petani. Karena hampir 80% dari mereka mempunyai sawah dan ladang di sekitar rumah mereka. Melihat potensi yang ada pemerintah Desa Sumberbendo berupaya mengadakan dan membentuk kelompok tani Mulyo Agung agar dapat meningkatkan hasil panen yang baik serta taraf hidup masyarakat Sumberbendo lebih sejahtera.
4.1.2 Profil Kelompok Tani Mulyo Agung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
Kelompok tani mulyo agung terletak di Dusun Sumurgempol Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, dibentuk pada tanggal 10 bulan Februari 2020, yang diketuai oleh Bapak Jupri dan wakilnya adalah bapak Jupri yang beranggotakan 30 orang. Kelompok tani ini didirikan untuk membantu masyarakat sekitar dalam usaha pertanian serta membantu masyarakat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dan bibit unggul serta peralatan pertanian agar hasil panen lebih baik. Berikut adalah profil struktur kelompok tani mulyo agung Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
Gambar 4.3 Profil Kelompok Tani Mulyo Agung
Berikut adalah struktur organisasi kelompok tani Mulyo Agung Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro yang peneliti dapatkan saat observasi di lapangan.
Bagan 4.1 Struktur Organisasi Kelompok Tani Mulyo Agung KETUA
Jupri
SEKRETARIS Kisworo
BENDAHARA Lasno
ANGGOTA:
Nur Khozim Suwarno Ahmad Agus
Sukiman Munawar Jupri Yono
Ngatiyar Jarmu Sugianto Lasiman
Kusnan Kusnadi Ngadiman Lasno
Wadi Darmo Marsono Munadi
Maji Eko Supriono Munawar
Suwito Lasiman Mukarom Qudori
Sutrisno Riyagung
Berdasarkan bagan diatas bahwa kelompok tersebut diketuai oleh bapak jupri, sekretarisnya adalah bapak Kisworo dan bendaharanya adalah bapak Lasno kelompok tani mulyo agung pertama kali berdiri beranggotakan 30 orang dan sekarang telah beranggotakan lebih dari 50 warga yang tergabung dalam kelompok tani mulyo agung.
4.1.3 Deskripsi Umum Pendapatan Masyarakat Sebelum dan Sesudah Bergabung Di Kelompok Tani Mulyo Agung.
Berikut adalah hasil wawancara dengan salah satu anggota kelompok tani Bapak Sugianto tentang deskripsi pendapatan masyarakat Dusun Sumurgempol Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro sebelum tergabung dalam kelompok tani mulyo agung dalam budidaya jagung dalam sekali panen dimana dalam 1 hektar tanah biasanya dapat menghasilkan 5 ton jagung yang dikalikan dengan harga jual yakni Rp 3.000,00 per kilo gram. Jadi dapat disimpulkan sebelum menjadi kelompok tani, masyarakat dalam sekali panen memperoleh uang sebesar Rp. 15.000.000,00. Adapun setelah bergabung menjadi kelompok tani mulyo agung pendapatan masyarakat sumberbendo bertambah menjadi lebih besar dikarenakan adanya bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada kelompok tani tersebut yakni sebesar Rp. 16.000.000.
Hasil panen menjadi lebih sedikit pada saat mereka belum tergabung dalam kelompok tani ini dikarenakan para petani lambat dalam menangani hama pada tanaman jagung saat tanaman jagung sedang menjelang berbunga. Hama ini menyerang pada batang dan daun sehingga banyak tanaman jagung yang mati.
Selain itu langkanya pupuk bersubsidi membuat tanaman jagung tumbuh tidak sempurna dan berakibat pada buahnya yang kecil sehingga para petani mengalami kerugian yang cukup besar karena hasil panen yang kecil. Oleh karena itu dalam
merawat tanaman jagung para petani hendaknya melakukan penyemprotan secara berkala dan pemupukan tepat waktu. Berikut adalah deskripsi pendapatan masyarakat Dusun Sumurgempol Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro sebelum tergabung dalam kelompok tani mulyo agung dalam budidaya jagung.
Tabel 4. 1 Profil Pendapatan Petani Sebelum dan Sesudah Bergabung di Kelompok Tani
No Nama PETANI Luas
Lahan Ha Pendapatan
Sebelum (Rp) Pendapatan Sesudah (Rp)
1. Nur khozim 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
2. Suwarno 1,5 15.750.000 16.250.000 – 16.750.000
3. Ahmad Ibrahim 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
4. Agus bargowo 1,5 15.750.000 16.250.000 – 16.750.000
5. Sukiman 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
6. Munawar 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
7. Jupri 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
8. Yono 1,5 15.750.000 16.250.000 – 16.750.000
9. Ngatiyar 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
10. Jarmu 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
11. Sugianto 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
12. Lasiman 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
13. Kusnan 2 30.000.000 30.500.000 - 31.000.000
14 Kusnadi 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
15. Ngadiman 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
16. Lasno 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
17 Wadi 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
18 Darmo 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
19 Marsono 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
20 Munadi 1,5 15.750.000 16.250.000 – 16.750.000
21 Maji 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
22 Eko 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
23 Supriono 1,5 15.750.000 16.250.000 – 16.750.000
24 Munawar 2 30.000.000 30.500.000 - 31.000.000
25 Suwito 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
26 Lasiman 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
27 Mukarom 1 30.000.000 30.500.000 - 31.000.000
28 Qudori 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
29 Sutrisno 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000
30 Riyagung 1 15.000.000 15.500.000 – 16.000.000