• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORI

D. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian digunakan untuk menggali seluruh data yang diperlukan untuk memecahkan masalah dalam kegiatan penelitian dengan menggunakan berbagai metode penelitian.

1. Rancangan / Kisi-kisi Instrumen

Kisi-kisi adalah sebuah tabel yang menunjukkan hubungan antara hal-hal yang disebutkan dalam baris dengan hal-hal yang disebutkan dalam kolom.31 Berdasarkan uraian tersebut maka kisi-kisi instrumen menunjukkan kaitan antara variabel yang diteliti dengan instrumen yang disusun.

Terdapat dua cara kisi-kisi yang harus disusun oleh seorang peneliti sebelum merancang instrumen, yaitu :

a. Kisi-kisi Umum, yaitu kisi-kisi yang dibuat untuk menggambarkan semua variabel yang akan diukur dilengkapi dengan semua kemungkinan sumber data, semua metode dan instrumen yang mungkin dapat dipahami. Yang termuat dalam kisi-kisi umum ini baru rancangan ideal tentang apakah semua sumber data, metode dan instrumen tetap akan dipakai atau tidak tergantung dari ketetapan menurut pertimbangan peneliti.

b. Kisi-kisi Khusus, yaitu kisi-kisi yang dibuat untuk menggambarkan butir-butir yang akan disusun untuk semua instrumen.

Berdasarkan uraian diatas, kisi-kisi umum merupakan kisi-kisi yang dibuat peneliti untuk menggambarkan variabel bebas maupun terikat.

Sedangkan kisi-kisi khusus merupakan kisi-kisi yang dibuat untuk menggambarkan tiap-tiap butir instrumen yang akan digunakan dalam penelitian.

31 Suharsimi Arikunto, Op.Cit, h. 231.

Adapun rancangan atau kisi-kisi yang peneliti buat dlam penelitian ini adalah sebagai berikut :

a. Kisi-kisi Umum

Tabel 2

Kisi-kisi Instrumen variabel Penelitian No Variabel Penelitian Sumber

Data Metode Instrumen 1 Variabel Bebas :

Metode Demonstrasi Guru Observas i

Ceklis / Lembar Observasi 2 Variabel Terikat :

Hasil Belajar Siswa Tes hasil

belajar Soal latihan esai

b. Kisi-kisi Khusus

Tabel 3

Kisi-kisi Ceklis / Lembar Observasi

Implementasi Pembelajaran Penggunaan Metode Demonstrrasi Variabel

Penelitian Indikator Jumlah

Item Metode

Demonstrasi

Persiapan perangkat pembelajaran 1 Menyampaikan tujuan pembelajaran 1

Apersepsi 1

Memotivasi siswa 1

Berperan sebagai demonstrator 1

Mengajukan pertanyaan keseluruh siswa 1 Memberi waktu kepada siswa untuk

menjawab pertanyaan 1

Memberi kesempatan kepada siswa

untuk bertanya dan mengajukan pendapat 1 Menumbuhkan interaksi antar siswa 1

Penggunaan media pembelajaran 1

Bersama siswa membuat rangkuman 1

Melakukan evaluasi 1

Tabel 4

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 1 Pertemuan 1

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi

Dasar Indikator Soal

Hasil belajar

Mengenal Ketentuan Sholat Id

Menjelaskan ketentuan sholat Id

Menghafal niat sholat idul fitri

2

Tabel 5

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 1 Pertemuan 2

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi

Dasar Indikator Soal

Hasil belajar

Mengenal Ketentuan Sholat Id

Menjelaskan ketentuan sholat Id

Menghafal niat sholat idul adha

2

Tabel 6

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 1 Pertemuan 3

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi

Dasar Indikator Soal

Hasil

belajar Mengenal Ketentuan Sholat Id

Menjelaskan Ketentuan sholat id

Menjelaskan waktu pelaksanaan sholat Id

1

Tabel 7

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 2 Pertemuan 1

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Soal Hasil

belajar

Mengenal Ketentuan Sholat Id

Mendemonstrasika n tata cara sholat Id

Menjelaskan tata cara sholat idul fitri

2

Tabel 8

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 2 Pertemuan 2

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Soal Hasil

belajar Mengenal Ketentuan Sholat Id

Mendemonstrasika

n tata cara sholat Id Menjelaskan tata cara sholat Idul adha

2

Tabel 9

Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siklus 2 Pertemuan 3

Variabel Standar

Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Soa l Hasil

belajar

Mengenal Ketentuan Sholat Id

Mendemomstrasika n tata cara sholat Id

Memperagakan sholat Id

1

2. Uji Kemampuan Instrumen a. Validitas

Menurut Masri Singarimbun dalam Edi Kusnadi ”validitas mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya”.32

Dalam penelitian ini, validitas yang digunakan adalah validitras isi (content validity). Yang dimaksud validitas isi adalah derajat dimana sebuah tes evaluasi mengukur cakupan substansi yang ingin diukur.33 Tujuan utama dari validitas isi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi pelajaran yang telah disampaikan, dan perubahan-perubahan psikologis apa yang timbul pada diri peserta didik tersebut setelah mengalami proses pembelajaran tertentu.34

Pengujian validitas isi dapat dibantu dengan kisi-kisi instrumen.

Dalam kisi-kisi itu terdapat variabel yang diteliti, indikator sebagai tolak ukur dan nomor butir-butir pertanyaan. Kisi-kisi yang digunakan diantaranya adalah kisi-kisi soal evaluasi. Uji validitas isi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana instrumen mencerminkan isi yang dikehendaki dan dalam suatu penelitian diharapkan alat pengukur yang dibuat telah mewakili semua aspek yang dianggap sebagai aspek kerangka konsep.

b. Reliabilitas

32 Edi Kusnadi, Metodologi Penelitian, Aneka printing STAIN, Metro, 2008, h. 106.

33 Sukardi, Evaluasi Pendidikan, PT.Bumi Aksara, Jakarta, 2008, h. 23

34 Zainal Arifin, Evaluasi Pembelajaran, PT.Remaja Rosdakarya, Bandung, 2009, h. 248.

Menurut Fred N. Kerlinger dalam Edi Kusnadi ”Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan”.35

Suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Instrumen yang reliabel akan menghasilkan data yang akan dipercaya, apabila didatanya memenag benar dan kenyataan, maka beberapa kalipun diambil maka akan tetap sama. Adapun pada pengujian reliabilitas ini digunakan rumus alpha sebagai berikut 36:

rn=

{

(n−1)n

} {

1−

σt2σt2

}

Keterangan :

Rn = Reliabilitas yang dicari

σt2 = Jumlah varians skor tiap-tiap item σt2 = Varians total

n = Banyaknya item

Untuk mencari varians digunakan rumus : σ

i=¿2X2(X)2

N

N ¿

35 Edi Kusnadi, Op.Cit, h.111.

36 Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, PT.Bumi Aksara, Jakarta, 2009, h.109

Keteranga σi2 = varians

X2 = jumlah kuadrat data

¿ = jumlah data yang dikuadratkan N = banyaknya data

Hasil perhitungan tersebut akan diperoleh kriteria penafsiran untuk indeks relibilitasnya sebagai berikut37:

Antara 0,800 sampai dengan 1,000 sangat tinggi Antara 0,600 sampai dengan 0,800 tinggi

Antara 0,400 sampai dengan 0,600 cukup Antara 0,200 sampai dengan 0,400 rendah

Antara 0,000 sampai dengan 0,200 sangat rendah

Dokumen terkait