> TUJUAN BAB:
1. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan dan penggunaan jasa keuangan.
2. Membandingkan jenis-jenis lembaga keuangan.
3. Membandingkan biaya-biaya dan manfaat dari berbagai rencana tabungan.
4. Mengidentifikasi faktor-faktor yang digunakan untuk mengevaluasi rencana tabungan yang berbeda.
5. Membandingkan biaya dan manfaat dari berbagai jenis rekening pembayaran.
K
etika Arjuna memasuki tahun pertamanya di perguruan tinggi, ia mengandalkan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk menarik uang tunai guna memenuhi kebutuhan sehari-hari (makan, membeli buku, menonton film, dan lain-lain). Tidak kurang dari satu minggu kemudian ia pulang ke rumah dan melihat surat pernyataan bank terbaru yang membuat Arjuna sadar bahwa ia memiliki masalah. a dibebankan biaya Rp7.000 untuk setiap transaksi yang tidak menggunakan ATM dari bank tempathttps://pixabay.com/id/pembayaran-terminal-kartu-bisnis-2846140/
66 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
Arjuna menabung. Selain itu terdapat biaya Rp13.500 yang dibebankan oleh bank lain yang memiliki ATM tersebut.
Bagian ini akan menjelaskan penggunaan lembaga keuangan untuk mengatur aliran dana harian. Sebagai lembaga keuangan, bank yang baik adalah bank yang memiliki likuiditas di mana Anda dapat menyetorkan dana pada bunga produktif atau ketika membutuhkan pinjaman. Anda mungkin akan memilih bank komersial untuk mendapatkan pinjaman. Pada setiap kondisi, hal yang penting untuk dipertimbangkan adalah bagaimana Anda mengetahui bahwa uang Anda aman. Anda juga akan tertarik pada bagaimana bank mengatur suku bunga di setiap setoran dan pada setiap pinjaman yang mungkin Anda ambil. Suku bunga akan memiliki frekuensi yang fluktuatif dan bergantung pada beberapa faktor seperti yang akan Anda temukan pada bagian ini selanjutnya.
Jenis Lembaga Keuangan
Setiap orang mengandalkan lembaga keuangan ketika mereka ingin berinvestasi atau meminjam dana. Pada bab ini kita akan membahas dua jenis lembaga keuangan: lembaga penyimpanan dan lembaga nonpenyimpanan.
Lembaga Keuangan (Bank)
Lembaga keuangan menawarkan tabungan untuk perorangan dan perusahaan serta menyediakan pinjaman. Nasabah penyimpan mendapatkan bunga tabungan, sedangkan nasabah debitur membayar bunga atas pinjaman tersebut.
Biaya suku bunga pada pinjaman melebihi suku bunga yang dibayarkan pada simpanan. Lembaga keuangan menggunakan sistem yang berbeda untuk mengganti biaya dan regenerasi penghasilan untuk operasional.
Lembaga penyimpanan memiliki standar dalam menilai kemampuan prospektif dari peminjam untuk melunasi pinjaman. Hal tersebut adalah bagian penting dari bisnis ini karena bunga dari pinjaman adalah sumber utama pendapatan bank komersial dan koperasi simpan pinjam.
Bank Komersial. Bank komersial adalah lembaga keuangan yang menerima simpanan dalam pengecekan dan tabungan yang digunakan untuk biaya pelayanan komersial (bisnis) dan pinjaman personal. Pengecekan tabungan secara normal tidak membayar bunga. Tabungan harus membayar bunga dan tentu akun lain akan membayar bunga serta dapat digunakan penulisan pengecekan. Akun tersebut akan dijelaskan lebih detail pada bab selanjutnya.
Bank komersial memberikan pelayanan pinjaman pribadi untuk pembelian mobil atau lainnya. Selain itu, mereka juga menawarkan pinjaman penggadaian untuk pembelian rumah. Beberapa bank komersial memiliki jenis lembaga keuangan (seperti yang akan dijelaskan selanjutnya) yang menyediakan layanan tambahan untuk personal.
©penerbit
© salemba
Koperasi impan Pinjam. Koperasi simpan pinjam adalah lembaga penyimpanan yang tidak mengambil keuntungan karena melayani pelanggan yang memiliki kecenderungan afiliasi (seperti pekerja atau komunitas). Koperasi simpan pinjam dibuat untuk melayani para pekerja di rumah sakit, universitas, perusahaan, dan lainnya.
Lembaga Keuangan Nonbank (Nondepositori)
Lembaga keuangan nonbank adalah lembaga yang menyediakan beragam layanan keuangan tetapi tidak menerima asuransi federal untuk simpanan mereka. Jenis utama dari lembaga nonsimpanan yang melayani secara personal yaitu perusahaan keuangan, perusahaan sekuritas, lembaga asuransi, dan perusahaan investasi.
Perusahaan Keuangan. Perusahaan keuangan memiliki spesialisasi dalam melayani pinjaman pribadi. Pinjaman tersebut mungkin dapat digunakan untuk beragam tujuan, seperti membeli mobil atau produk lain, maupun merenovasi rumah. Lembaga keuangan ini memberikan harga dengan bunga yang relatif tinggi karena perusahaan keuangan meminjamkan kepada individu yang mereka persepsikan memiliki risiko yang tinggi akan kegagalan pinjaman.
Ketika ekonomi lemah, peminjam mungkin memiliki beberapa kesulitan mengembalikan pinjaman karena keuangan lembaga menjadi subjek dari kegagalan pinjaman bahkan untuk level yang lebih tinggi. Sebagai contoh, selama krisis keuangan pada tahun 2008-2009, banyak orang kehilangan pekerjaan dan mereka tidak dapat mengembalikan pinjaman. Dengan demikian, lembaga keuangan memiliki pengalaman terkait banyaknya kegagalan pinjaman pribadi yang mereka layani.
Perusahaan ekuritas. Perusahaan sekuritas memfasilitasi pembelian atau penjualan sekuritas atau efek (seperti saham atau obligasi) oleh perusahaan atau secara individu dengan menawarkan layanan investasi bank dan perantara perdagangan. Pelayanan perusahaan sekuritas mencakup: (1) penempatan sekuritas yang dikeluarkan oleh perusahaan yang mencari investor yang menginginkan pembelian sekuritas tersebut; (2) memberikan nasihat mengenai penjualan sekuritas yang melibatkan determinasi harga dan kuantitas dari setiap sekuritas yang akan dijual; (3) memberikan nasihat terkait pertimbangan merger perusahaan, potensi keuntungan yang diperoleh dengan mengakuisisi perusahaan lain, dan kebutuhan keuangan agar merger tersebut terjadi.
68 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
Selain menawarkan layanan perbankan investasi, perusahaan juga menyediakan layanan broker yang memfasilitasi perdagangan sekuritas yang ada, yaitu perusahaan melakukan perdagangan untuk nasabah mereka. Satu pelanggan mungkin ingin menjual saham tertentu, sementara yang lain mungkin ingin membeli saham tersebut. Perusahaan pialang menciptakan pasar untuk saham dan obligasi dengan mencocokkan pembeli dan penjual.
Perusahaan Asuransi. Perusahaan asuransi menjual asuransi untuk melindungi individu secara khusus. Perusahaan asuransi jiwa menyediakan asuransi dalam hal kematian seseorang. Untuk properti dan kecelakaan, perusahaan asuransi memberikan asuransi terhadap kerusakan properti, termasuk mobil dan rumah. Perusahaan asuransi kesehatan memberikan asuransi berupa jenis biaya kesehatan tertentu. Asuransi penting bagi individu karena memberikan kompensasi bagi mereka (atau ahli warisnya) dalam kondisi buruk yang dapat merusak situasi keuangan.
Perusahaan Investasi. Perusahaan investasi menggunakan uang yang diberikan oleh individu sebagai investasi dalam sekuritas untuk membuat reksa dana. Jumlah investasi minimum yang dapat dilakukan oleh individu dalam reksa dana adalah antara Rp500.000 hingga Rp5.000.000. Perusahaan investasi menerima uang dari individu dan menginvestasikanya dalam portofolio efek, sehingga seseorang yang berinvestasi dalam reksa dana adalah pemilik bagian dari portofolio. Dengan demikian, reksa dana memberikan kesempatan kepada ratusan investor dengan jumlah uang yang kecil untuk berinvestasi dalam portofolio efek.
Layanan Perbankan yang Ditawarkan Lembaga Keuangan
Sebuah lembaga penyimpanan dapat menawarkan berbagai layanan perbankan. Lembaga nonpenyimpanan tidak menawarkan layanan perbankan, namun mungkin lembaga keuangan tersebut memiliki anak perusahaan yang memberikan layanan perbankan. Di sini akan dijelaskan beberapa layanan perbankan penting yang ditawarkan kepada individu.
©penerbit
© salemba
Pembiayaan Kartu Kredit
Individu menggunakan kartu kredit untuk membeli produk dan layanan kredit. Pada akhir setiap siklus penagihan, Anda menerima kredit penagihan yang digunakan selama periode tersebut. Kartu kredit memungkinkan Anda untuk membiayai pembelian melalui lembaga-lembaga keuangan. Sehingga, jika Anda hanya mampu membayar minimum saldo pada kartu kredit, lembaga keuangan membiayai saldo tersebut dan biaya di luar bunga kredit biasa yang disediakan untuk Anda.
Kartu Debit
Anda dapat menggunakan kartu debit untuk melakukan pembelian yang dikenakan terhadap rekening yang ada. Jika Anda menggunakan kartu debit untuk membayar biaya perbaikan mobil sebesar Rp1.000.000, saldo rekening akan berkurang sebesar Rp1.000.000. Dengan menggunakan kartu debit, individu tidak dapat menghabiskan dana melebihi dari jumlah yang ada dalam rekening mereka.
Kotak Penyimpanan
Banyak lembaga keuangan menawarkan kotak penyimpanan (safety deposit box) untuk menyimpan dokumen berharga, sertifikat, perhiasan, atau barang- barang lainnya. Konsumen dibebankan iuran tahunan untuk menyewa kotak penyimpanan.
Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
Nasabah bank cenderung untuk melakukan deposit dan menarik dana melalui anjungan tunai mandiri (ATM) dengan menggunakan kartu ATM dan memasukkan nomor identifikasi pribadi atau PIN (Personal Identification Number). ATM terdapat di berbagai lokasi yang nyaman, di maan mesin ini memungkinkan pelanggan untuk mengakses dana mereka selama 24 jam sehari dan 365 hari dalam setahun. Anda dapat menggunakan ATM dari berbagai bank tetapi Anda akan dikenakan biaya layanan kurang lebih Rp7.500 per transaksi.
70 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
Suku Bunga Deposito dan Pinjaman
Sejauh ini, Bab 4 difokuskan pada lembaga keuangan dan layanan yang diberikan, seperti menerima deposito dan memberikan pinjaman. Tingkat imbal hasil yang Anda terima dari deposito dan biaya peminjaman uang dari lembaga keuangan tergantung pada tingkat suku bunga pada saat transaksi dengan institusi tersebut. Kebanyakan deposito menetapkan investasi minimum, tingkat bunga, dan waktu jatuh tempo.
Bank mungkin menetapkan minimal investasi sebesar Rp10.000.000 untuk deposito yang ditawarkan. Jatuh tempo yang ditetapkan mungkin satu bulan, tiga bulan, enam bulan, atau satu tahun. Uang yang diinvestasikan dalam deposito tertentu tidak dapat ditarik hingga jatuh tempo, atau akan dikenakan denda untuk penarikan awal. Suku bunga yang ditawarkan bervariasi di antara waktu jatuh tempo (1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan). Tingkat bunga tahunan sebesar 6 persen pada deposito Anda berarti bahwa pada akhir satu tahun, Anda akan menerima bunga sebesar 6 persen dari simpanan awal.
Suku Bunga Kredit
Lembaga keuangan memperoleh banyak dana dengan menerima simpanan dari individu. Mereka menggunakan uang tersebut untuk memberikan pinjaman kepada individu dan perusahaan lain. Dengan mendepositokan dana, investor memberikan kredit kepada pasar keuangan. Lembaga keuangan mengenakan bunga yang lebih tinggi pada pinjaman daripada bunga yang dibayarkan untuk deposito agar pihak lembaga keuangan memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya operasional yang lain serta mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, ketika meminjam dana, Anda biasanya membayar tingkat bunga yang lebih tinggi pada pinjaman dibandingkan tingkat bunga yang ditawarkan pada deposito. Sebagai contoh, jika tingkat bunga tahunan yang berlaku untuk berbagai deposito adalah 6 persen, tingkat bunga tahunan yang berlaku atas pinjaman kepada individu bisa mencapai 9 hingga 13 persen.
Tingkat bunga untuk pinjaman bervariasi di antara individu. Suku bunga yang lebih tinggi dikenakan pada pinjaman yang memiliki risiko yang lebih tinggi. Sehingga, individu dengan sejarah kredit yang buruk atau memiliki pendapatan yang rendah kemungkinan akan dikenakan tingkat bunga yang lebih tinggi.
©penerbit
© salemba
Perubahan Suku Bunga
Perubahan pada tingkat suku bunga bebas risiko menyebabkan perubahan tingkat suku bunga yang lain. Oleh karena itu, memahami perubahan suku bunga bebas risiko memungkinkan Anda untuk memahami mengapa suku bunga lain berubah. Karena suku bunga dipengaruhi oleh interaksi antara penawaran dan permintaan dana, perubahan pasokan atau permintaan akan menyebabkan perubahan tingkat suku bunga.
Ketika tingkat suku bunga naik:
Gunakan pinjaman jangka panjang untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga yang rendah.
Pilih instrumen tabungan jangka pendek untuk mengambil tingkat keuntungan lebih di masa yang akan datang.
Jika tingkat suku bunga turun:
Gunakan pinjaman jangka pendek untuk mengambil manfaat dari rendahnya tingkat suku bunga.
Pilih instrumen tabungan jangka panjang untuk mendapat pengembalian saat tingkat suku bunga naik.
Memilih Lembaga Keuangan
Terdapat banyak pilihan ketika memilih lembaga keuangan, mulai dari bank tradisional dan serikat kredit hingga online banking atau perusahaan broker yang menawarkan layanan perbankan. Ketika Anda memilih di mana akan melakukan transaksi perbankan, pertimbangkan langkah-langkah berikut:
LANGKAH 1
Siapkan daftar fitur yang Anda anggap penting dari lembaga keuangan yang mencakup:
Layanan yang ditawarkan: cek dan rekening tabungan, asuransi simpanan, jenis pinjaman, layanan investasi.
Biaya, laba: bunga pinjaman, kartu kredit, biaya layanan, biaya ATM, penghematan.
72 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
Kenyamanan tarif: cabang-cabang lokal, jam operasi, lokasi ATM, layanan pelanggan.
Online banking: kemudahan dan kecepatan operasi, layanan yang ditawarkan, privasi dan keamanan, biaya-biaya lain.
LANGKAH 2
Pilih fitur utama spesifik pada peringkat tiga atau empat yang sesuai dengan kepentingan Anda.
LANGKAH 3
Siapkan daftar lembaga keuangan lokal, nasional, dan online, termasuk alamat, telepon, dan situs web.
LANGKAH 4
Lakukan tiga jenis penelitian untuk membantu Anda membuat keputusan:
1. Berbicara dengan orang-orang yang telah menggunakan berbagai lembaga keuangan untuk mendapatkan pengalaman dan rekomendasi mereka.
2. Riset online untuk menentukan layanan yang ditawarkan, kebijakan, dan biaya yang dikenakan.
3. Kunjungi lembaga keuangan untuk mengamati lingkungan bisnis dan berbicara dengan anggota staf.
Beberapa pertanyaan untuk menjawab kebutuhan Anda:
Berapa saldo minimal yang diperlukan untuk menghindari biaya layanan bulanan?
Berapa jumlah tabungan yang diperlukan untuk mendapatkan berbagai tingkat bunga?
Biaya apa saja yang berhubungan dengan perbankan online dan penggunaan ATM?
Apa tindakan yang diperlukan untuk memenuhi syarat guna mendapatkan kartu kredit atau pinjaman?
Apakah jenis dan jumlah asuransi deposito?
Apakah ada biaya “tersembunyi” yang mungkin tidak jelas pada awalnya?
Apakah layanan perbankan online memenuhi kebutuhan Anda?
Dapatkah Anda meminta salinan pernyataan pengungkapan biaya?
LANGKAH 5
Seimbangkan kebutuhan pribadi dan keinginan Anda dengan informasi yang dikumpulkan, dan pilih di mana Anda akan melakukan bisnis. Anda
©penerbit
© salemba
mungkin memutuskan untuk menggunakan lebih dari satu lembaga keuangan untuk mengambil keuntungan dari pelayanan terbaik yang ditawarkan oleh masing-masing lembaga. Hal ini juga akan memberikan fleksibilitas untuk memindahkan uang jika suatu saat biaya meningkat. Ingatlah untuk berbicara dengan manajer bank jika Anda percaya bahwa biaya yang dibebankan tidak adil. Pihak bank dapat mengembalikan biaya yang dipertanyakan untuk menjaga Anda sebagai pelanggan.
Mengevaluasi Rencana Tabungan
Pilihan terkait perencanaan tabungan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Di antara berbagai faktor tersebut adalah sebagai berikut.
Tingkat Pengembalian
Laba tabungan dapat diukur dengan tingkat pengembalian (rate of return) atau imbal hasil dan persentase kenaikan nilai tabungan dari bunga yang diperoleh.
Misalnya, bunga sebesar Rp5.000.000 yang diterima dari rekening tabungan sebesar Rp100.000.000 setelah satu tahun memiliki tingkat pengembalian atau imbal hasil 5 persen. Tingkat pengembalian ditentukan dengan membagi bunga yang diperoleh (Rp5.000.000) dengan jumlah rekening tabungan (Rp100.000.000).
Bunga Majemuk
Hasil pada tabungan biasanya akan lebih besar dari tingkat bunga yang tercantum. Bunga majemuk (compounding) mengacu pada bunga yang diperoleh dari bunga yang telah diperoleh. Sewaktu-waktu bunga tersebut akan ditambahkan ke tabungan Anda dan jumlah bunga berikutnya dihitung pada saldo baru dalam rekening.
Tingginya frekuensi bunga majemuk, membuat tingkat pengembalian semakin tinggi. Misalnya, dana Rp100.000.000 di rekening tabungan yang menghasilkan bunga 6 persen setiap tahun akan bertambah Rp6.000.000 (6%×Rp100.000.000) setelah satu tahun. Namun, dana Rp100.000.000 pada tingkat 6 persen dalam rekening dengan bunga majemuk harian akan bertambah Rp6.183.191 per tahun yang berjalan. Terlihat jelas bahwa besarnya jumlah tabungan yang dimiliki dalam waktu jangka panjang akan menghasilkan perbedaan yang sangat tinggi. Berasal dari
74 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
Rp100 000 000 1 6 Rp
365 100 000 000
365
. . %
. .
⎛ +
⎝⎜⎜⎜ ⎞
⎠⎟⎟⎟ − ,
perhitungan ini menggunakan rumus bunga tahunan efektif yang akan dibahas selanjutnya.
Memperhitungkan Rencana Keuangan Persentase Tingkat Bunga Tahunan Efektif (Effective Annual Rate—EAR)
Prinsip dalam hukum tabungan yang mulai berlaku pada tahun 1993 mensyaratkan laporan lembaga keuangan untuk diperlihatkan, termasuk persentase hasil tahunan rencana tabungan nasabah. Rumus untuk EAR adalah;
EAR= +⎛
⎝⎜⎜⎜ ⎞
⎠⎟⎟⎟−
1 i 1
m Di mana:
EAR = Effective Annual Rate (tingkat bunga efektif ) m = frekuensi dibungakan dalam setahun
i = interest (bunga)
Keutamaan dari persentase hasil tahunan adalah jumlah dana pada deposito. Bunga adalah jumlah total rupiah yang diperoleh selama jangka waktu utama. Jangka waktu hari adalah jumlah hari aktual di mana bunga diperoleh.
Ketika jumlah hari dalam jangka waktu adalah 365 (di mana jatuh tempo yang dihitung adalah 365 hari) atau di mana rekening tidak memiliki tempo. EAR memberikan perbandingan yang konsisten untuk rencana tabungan dengan suku bunga yang berbeda, frekuensi bunga majemuk yang berbeda, dan periode waktu yang berbeda. EAR dapat dengan mudah dilihat dari segi deposit Rp100.000.000 untuk satu tahun; 365 hari. Sebagai contoh, EAR 6,5 persen dari deposit Rp100.000.000 adalah bunga Rp6.500.000 untuk satu tahun.
Inflasi
Tingkat pengembalian yang Anda peroleh dalam tabungan harus dibandingkan dengan tingkat inflasi. Ketika tingkat inflasi lebih dari 10 persen, orang yang memiliki uang dalam rekening tabungan produktif 5 atau 6 persen mengalami
©penerbit
© salemba
kerugian dalam daya beli uang. Secara umum, dengan meningkatnya tingkat inflasi, suku bunga yang ditawarkan kepada penabung juga meningkat. Hal ini memberikan kesempatan untuk memilih pilihan tabungan yang akan meminimalkan pengikisan rupiah dalam deposito.
Pajak
Seperti inflasi, pajak mengurangi bunga tabungan. Sebagai contoh, pengembalian 10 persen untuk penabung dalam pajak golongan 28 persen berarti pengembalian riil 7,2 persen. Beberapa pajak bebas dan pajak yang ditangguhkan dalam rencana tabungan dan investasi dapat meningkatkan tingkat pengembalian riil. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa pajak biasanya tidak dipotong dari tabungan dan pendapatan investasi. Akibatnya, Anda mungkin berutang pajak tambahan di akhir tahun sebagai akibat dari pendapatan pada tabungan.
Likuiditas
Likuiditas memungkinkan Anda untuk menarik uang dalam waktu singkat tanpa kehilangan pokok atau biaya. Beberapa rencana tabungan memberikan penalti untuk penarikan awal atau memiliki batasan lainnya. Dengan beberapa jenis sertifikat tabungan dan rekening, penarikan awal yang dikenakan sanksi dapat disebabkan oleh kehilangan minat atau tingkat pendapatan yang lebih rendah. Anda harus mempertimbangkan tingkat likuiditas yang Anda inginkan terkait dengan tujuan tabungan. Untuk mencapai tujuan jangka panjang keuangan, banyak orang menerima (trade off) likuiditas untuk pengembalian yang lebih tinggi.
KESIMPULAN
1. Lembaga keuangan (bank komersial, lembaga tabungan, dan koperasi simpan pinjam) menerima deposito dan memberikan pinjaman. Lembaga keuangan nonbank termasuk perusahaan asuransi (menyediakan asuransi), perusahaan sekuritas (menyediakan sekuritas, broker yang menyediakan layanan, dan lainnya), serta perusahaan investasi (menawarkan reksa dana).
Lembaga keuangan besar menawarkan berbagai jasa keuangan sehingga individu dapat memperoleh semua layanan keuangan dari satu perusahaan.
76 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN
2. Layanan penting yang ditawarkan oleh lembaga keuangan termasuk layanan pemeriksaan, kartu kredit, kartu debit, Anjungan Tunai Mandiri, cek kasir, wesel, dan cek perjalanan.
3. Tingkat bunga terdiri dari tingkat bebas risiko dan premi risiko. Tingkat bebas risiko (risk free rate) adalah suku bunga yang dibayar pada investasi yang tidak memiliki risiko melebihi investasi tertentu dan tidak memiliki risiko selama periode investasi yang ditanamkan (seperti deposito bank yang didukung oleh asuransi pemerintah).
4. Investasi yang berisiko menawarkan imbal hasil (return) yang melebihi tingkat bebas risiko. Premi risiko adalah jumlah tambahan di atas tingkat bebas risiko (risk free rate) yang menawarkan investasi yang berisiko.
Semakin tinggi risiko investasi, semakin tinggi premi risiko yang harus ditawarkan untuk menarik investor.
5. Suku bunga berubah dalam menanggapi kebijakan moneter. Ketika Bank Indonesia memompa lebih banyak uang ke dalam sistem perbankan, hal ini meningkatkan pasokan dana yang tersedia dan mengurangi tingkat suku bunga. Hal ini juga dapat menarik dana keluar sistem perbankan yang memiliki efek sebaliknya. Ketika pemerintah atau bisnis meminjam pinjaman lebih banyak, hal ini menempatkan tekanan pada suku bunga.
Ketika mereka mengurangi pinjaman, hal ini mengurangi tingkat suku bunga.