Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
b. M anfaat prakt is
1) Referensi bagi perusahaan t em pat penelit ian dilakukan khususnya unt uk m em perbaiki kualit as sum ber daya manusia.
2) M em berikan kesem pat an kepada penelit i lain bahw a perusahaan dapat m enjadi sarana unt uk pem belajaran m elalui penelit ian ilmiah
3) Dan sebagainya.
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
Tet api penulisan nam a keluarga sem acam ini tergant ung kebijakan penulisan di inst it usi masing-m asing perguruan t inggi.
Sum ber referensi paling baik berasal dari sumber pert am a (prime reference), bukan m engut ip dari hasil penelit ian orang lain sepert i dari skripsi, t esis at au disert as. Umum nya sum ber referensi dikutip penelit i berasal dari buku t eks (t ext book), jurnal-jurnal ilm iah (hasil penelit ian).
M edia t em pat referensi berada bisa berasal dari sum ber t ercet ak at au sum ber elekt ronis sepert i int ernet , baik berupa buku t eks m aupun jurnal.
Sum ber online yang t idak aut ent ik dan t idak m emiliki pert anggungjaw aban ilmiah t idak diperbolehkan unt uk dijadikan sebagai referensi. Cont oh sum ber online yang t idak boleh dipergunakan adalah w ebsit e blog pribadi, w ebsit e koran at au m ajalah. Cara penulisan sum ber kut ipan yang berasal dari sum ber online sam a dengan penulisan kut ipan yang berasal dari sum ber t ercet ak, yakni m enggunakan nam a penulis, t ahun dan halam an (jika ada halam annya).
Set iap referensi yang dikut ip perlu dianalisis oleh penelit i, sepert i m eringkas m aksud dari referensi yang dikut ip, perset ujuan at au penent angan t erhadap pendapat penulis referensi, m em bandingkan at au m enyim pulkan suat u pendapat dari seorang penulis dengan pendapat penulis lainnya, dan sebagainya.
Berikut ini cont oh kerangka yang digunakan unt uk penulisan uraian t eori at au deskripsi t eori dalam sebuah penelit ian yang m engandung 2 buah variabel bebas (variabel bebas I dan II) dan sat u buah variabel t erikat.
1. Teori Variabel Terikat a. Pengert ian
Pengert ian/ definisi dari variabel t erikat. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
b. Fakt or-fakt or
Fakt or-fakt or yang m em pengaruhi variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
c. Peran Pent ing/ M anfaat / Kegunaan/ Dam pak
Peranan pent ing/ manfaat / kegunaan/ dam pak variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
d. Pengukuran/ Cara Pengujian/ Indikat or/ Krit eria/ Tolak Ukur
Cara pengukuran, pengujian, indikat or, krit eria, t olak ukur dari variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
2. Teori Variabel Bebas I a. Pengert ian
Pengert ian/ definisi dari variabel bebas I. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
b. Fakt or-fakt or
Fakt or-fakt or yang m em pengaruhi variabel bebas I. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
c. Peran Pent ing/ M anfaat / Kegunaan/ Dam pak
Peranan pent ing, m anfaat, kegunaan at au dam pak variabel bebas I . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
d. Pengukuran/ Cara Pengujian/ Indikat or/ Krit eria/ Tolak Ukur
Cara pengukuran, pengujian, indikat or, krit eria, t olak ukur dari variabel bebas I. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
3. Teori Variabel Bebas II a. Pengert ian
Pengert ian/ definisi dari variabel bebas II. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
b. Fakt or-fakt or
Fakt or-fakt or yang m em pengaruhi variabel bebas II. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
c. Peran Pent ing/ M anfaat / Kegunaan/ Dam pak
Peranan pent ing, m anfaat , kegunaan at au dam pak variabel bebas II.
Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
d. Pengukuran/ Cara Pengujian/ Indikat or/ Krit eria/ Tolak Ukur
Cara pengukuran, pengujian, indikat or, krit eria, t olak ukur dari variabel bebas II. Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi.
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
Kerangka Berpikir/ Kerangka Konseptual
Kerangka konsept ual m erupakan penjelasan ilmiah m engenai preposisi ant arkonsep/ ant arkonst ruk at au pert aut an/ hubungan ant arvariabel penelit ian. Pert aut an at au hubungan ant arvariabel ini pent ing dikem ukakan sebagai landasan unt uk m erum uskan hipot esis. Dengan kat a lain, hipot esis hanya boleh dikem ukakan apabila t erdapat penjelasan ilmiah m engenai pert aut an at au hubungan ant arvariabel yang dit eliti.
Pert aut an at au hubungan ant arvariabel perlu didukung oleh sum ber referensi ilm iah. Sebahagian referensi mengenai pertaut an at au hubungan ant arvariabel t erdapat di dalam sum ber referensi buku t eks, nam un pert aut an at au hubungan ant arvariabel dapat diperkaya dengan m erujuk kepada jurnal-jurnal penelit ian.
Set elah pert aut an at au hubungan dikem ukakan berdasarkan sum ber ilm iah, m aka kem ukakan pula gam bar m odel berpikir, kerangka berpikir, at au paradigm a berpikir penelit ian yang m enunjukkan hubungan-hubungan yang ingin dikaji oleh penelit i.
Berikut ini cont oh kerangka pent ing unt uk isi kerangka konsept ual penelit ian:
1. Hubungan Variabel Bebas I dengan Variabel Terikat
Kem ukakan beberapa referensi m engenai hubungan variabel bebas I dengan variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi. Akhiri bagian ini dengan m em buat gam bar m odel berpikir penelit ian, kerangka berpikir, at au paradigm a berpikir penelit ian, sepert i cont oh gam bar berikut ini.
Gam bar 7.1. Hubungan variabel bebas I dengan variabel t erikat
Variabel Bebas I Variabel Terikat
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
2. Hubungan Variabel Bebas II dengan Variabel Terikat
Kem ukakan beberapa kut ipan mengenai hubungan variabel bebas II dengan variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Berikan analisis t erhadap referensi. Akhiri bagian ini dengan m em buat gam bar m odel berpikir penelit ian, kerangka berpikir, at au paradigm a berpikir penelit ian, sepert i cont oh gam bar berikut ini.
Gam bar 7.2. Hubungan variabel bebas II dengan variabel t erikat 3. Hubungan Variabel Bebas I dan II dengan Variabel Terikat
Kem ukakan hubungan variabel bebas I dan II dengan variabel t erikat . Apabila m em ungkinkan dan t ersedia sum ber referensi m engenai hubungan bersam a-sam a ant ara variabel bebas I dan II dengan variabel t erikat , m aka cant um kan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an. Nam un apabila t idak t ersedia, m aka penelit i dapat m enarik sint esis at au kesim pulan logis dari hubungan yang t erdapat pada bagian sebelum nya, yakni hubungan variabel bebas I dengan variabel t erikat dan hubungan variabel bebas II dengan variabel t erikat . Kem ukakan sum ber referensinya, yakni penulis, t ahun, dan halam an.
Berikan analisis t erhadap referensi.
Akhiri bagian ini dengan m em buat gam bar model berpikir penelit ian, kerangka berpikir, at au paradigm a berpikir penelit ian, sepert i cont oh gam bar berikut ini.
Gam bar 7.3. Hubungan variabel bebas I dan II dengan variabel t erikat Variabel Bebas I I Variabel Terikat
Variabel Bebas I
Variabel Bebas I I
Variabel Terikat
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
Hipotesis
Hipot esis m erupakan dugaan, kesim pulan at au jaw aban sem ent ara t erhadap perm asalahan yang t elah dirum uskan di dalam rum usan masalah sebelum nya. Dengan dem ikian hipot esis relevan dengan rum usan m asalah, yakni jaw aban sem ent ara t erhadap hal-hal yang dipert anyakan pada rum usan m asalah.
Hipot esis disebut dengan sem ent ara oleh karena jaw aban sebenarnya belum m ungkin dikem ukakan pada bagian ini, sebab belum ada dat a apapun yang dikum pulkan oleh penelit i. Jaw aban yang ada di dalam hipot esis dikem ukakan hanya karena ada referensi ilm iah (t eorit is at au em piris) yang m endukungnya, sepert i yang dikem ukakan di dalam kerangka konsept ual. Dalam m akna prakt is, hipot esis adalah dit urunkan dari kerangka konsept ual.
Apabila t eori/ em piris yang t erdapat di dalam kerangka konsept ual m enyat akan bahw a X1 m em ang berpengaruh t erhadap Y, m aka hipot esisnya adalah X1 berpengaruh t erhadap Y. Apabila t eori/ em piris t idak m endukung at au t idak t ersedia, m aka hipot esis t idak boleh dikem ukakan.
Hipot esis yang dinyat akan di dalam subab ini adalah hipot esis penelit ian (subst ant ive hypot hesis) yang berisi pernyat aan-pernyat aan t eori, bukannya hipot esis st at ist ik (st at istical hypot hesis)1 sepert i H0 dan Ha. Penggunaan hipot esis H0 dan Ha hanya digunakan ket ika m em bicarakan analisis dat a.
Oleh karena di subab ini hipot esis yang digunakan bukan hipot esis st at ist ik, m aka penggunaan kat a signifikan di dalam hipot esis di bab ini juga t idak diperlukan. Signifikan adalah sesuat u yang berbau st at ist ik, yakni relevansi ant ara dat a populasi dan dat a sam pel. Ist ilah signifikan juga hanya akan digunakan ket ika m em bicarakan m engenai analisis dat a.
Berikut ini cont oh hipot esis penelit ian yang relevan dengan rum usan m asalah dan t ujuan penelit ian:
a. X1 berpengaruh t erhadap Y b. X2 berpengaruh t erhadap Y
c. X1 dan X2 bersam a-sam a berpengaruh t erhadap Y2
1 Hipotesis penelit ian dan st at ist ik dapat dipahami dalam buku F.N. Kerlinger, 2000, Asas-Asas Penelit ian Behavioural, Yogyakart a, Gadjah M ada Universit y Press.
2 Dalam praktik menulis proposal dan laporan penelitian, istilah yang dicant um kan
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian