ﻢﻠﺴﻤﻟاو يرﺎﺨﺒﻟا هاور(
A. Karakteristik Wilayah dan Obyek Penelitian
Kabupaten Nunukan merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah utara Provinsi Kalimantan timur, merupakan wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Karakteristik daerah ini berbatasan dengan Negara Malaysia Timur (Sabah) di sebelah utara, di sebelah timur berbatasan dengan Laut Sulawesi, di sebelah selatan berbatasan Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau, dan di sebelah barat berbatasan dengan Negara Malaysia Barat (Serawak). Luas wilayah daerah ini adalah 14.263,68 Km2.
Secara administratif, dearah ini terbagi menjadi tujuh kecamatan dan 218 Kelurahan (Dokumen Kabupaten Nunukan, Maret 2012).
Daerah ini mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan antara lain di sektor pertambangan, dengan hasil tambang berupa minyak bumi yang dikelola oleh PT. Perkasa Equatorial Sembakung dan batu bara yang dikelola oleh PT. Inti Mandiri Perkasa. Di sektor primer, untuk kegiatan pertanian di daerah Nunukan ini, hasil budidaya tanaman pangan menjadi sumber utama mata pencaharian penduduk, dengan hasil pertaniannya berupa padi, tanaman holtikultura dan palawija. Selain menjadi petani, cukup banyak tenaga kerja mengandalkan hutan untuk memutar roda perekonomian keluarga, produk utama usaha primer yang berujud kayu bulat, kayu bulat hasil usaha resmi dikirim ke Pulau Jawa dan Sumatera menjadi bahan baku industri pengolahan kayu.
40
41
Di sektor perkebunan komoditi utama yang dihasilkan daerah ini pada tahun 2006 berupa kakao (17.702 ton), kelapa dalam (1.864 ton), dan kopi robusta (214 ton). Dari hasil pertanian dan perkebunan ini berdampak besar juga terhadap perdagangan dan jasa. Perdagangan dan jasa menjadi tumpuan mata pencaharian penduduk setelah pertanian. keberadaan infrastruktur berupa jalan darat, Bandara Yuyai Semaring yang terletak di Long Bawan dan Bandara Nunukan, terdapat juga dua buah Pelabuhan yaitu Pelabuhan Nunukan dan Pelabuhan Sungai Nyamuk akan lebih memudahakan para pedagang utuk berinteraksi sehingga memperlancar baik arus barang maupun jasa, daerah ini juga memiliki berbagai sarana dan prasarana pendukung diantaranya sarana pembangkit tenaga listrik, air bersih, gas dan jaringan telekomunikasi.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan ”Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan, membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab“.
Sedangkan pendidikan pada Madrasah Aliyah Al-Khaeraat bertujuan:
1. Menyiapkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
2. Menyiapkan siswa agar mampu mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan, Tehnologi, dan Kesenian yang dijiwai ajaran Agama Islam.
42
3. Menyiapkan siswa agar mampu menjadi anggota masyarakat yang memiliki hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar yang dijiwai suasana keagamaan (Dokumentasi Aliyah Al- Khaeraat Nunukan, Maret 2012).
Madrasah Aliyah Al-Khairaat merupakan lembaga pendidikan yang bercirikan Agama Islam, dimana keberadaan Aliyah Al-Khaeraat setara dengan Sekolah Menengah Umum (SMU) perlu adanya perhatian khusus dalam menangani dan menghasilkan output yang optimal, sehingga output ini dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan siap untuk terjun ke masyarakat. Untuk mendukung kegiatan tersebut diperlukan tenaga yang potensial, sarana dan prasarana yang mencukupi.
Hal ini merupakan tantangan bagi Aliyah Al-Khaeraat untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan komponen-komponen yang ada agar dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.Madrasah Aliyah Al-Khairaat Nunukan sebagai institusi pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) tertantang untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas pendidikan tersebut.
a. Keadaan dan Potensi Madrasah Aliyah Al-Khairaat NunukanIdentitas Madrasah:
1) Nama Madrasah : Madrasah Aliyah Al-Khairaat Nunukan 2) Alamat Madrasah :
a) Jalan : Jl. Tawakkal, Rt. 07 b) Kelurahan : Nunukan Barat c) Kecamatan : Nunukan
d) Kabupaten : Nunukan
e) Propinsi : Kalimantan Timur, Kode Pos : 77482
43
f) Nomor Telepon : 0556-21094
g) Fax : 0556-21094
h)E-mail : [email protected]
3) NSM : W.0/5/NSM.A/09/1988
4) Tahun Berdiri : 1986
5) Nama Kepala Madrasah : Ambo Tuo, S.Pd.I.
b. Data Guru dan Tenaga Kependidikan
Jumlah guru dan tenaga kependidikan pada tahun 2010/2011 : a. Guru Tetap Yayasan : 8 orang
b. Guru Tidak Tetap : 16 orang c. Tenaga Kependidikan : 5 orang
Jumlah : 29 orang
Tabel 1. Keadaan Sarana dan Prasarana Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan
No Fasilitas Luas Jumlah Keadaan Ket
1 Ruang Kepala 18 m2 1 buah Baik
2 Ruang wakil kepala 16 m2 3 buah Baik 3 Ruang Administrasi/TU 16 m2 1 buah Baik 4 Ruang komite/Komda 36 m2 1 buah Baik
5 Ruang UKS 16 m2 1 buah Baik
6 Ruang Perpustakaan 64 m2 1 buah Baik
7 Ruang Guru 64 m2 1 buah Baik
8 Ruang OSIS 18 m2 1 buah Baik
9 Ruang BP 18 m2 1 buah Baik
10 Lapangan Basket- Volley 300 m2 1 buah Baik
11 Ruang Pramuka 18 m2 1 buah Baik
12 Ruang Kelas 64 m2 7 buah Baik
13 Ruang koprasi 18 m2 1 buah Baik
14 Mushollah 100 m2 1 buah Baik
15 Kamar kecil/kamar mandi 18 m2 3 buah Baik Sumber : Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan, April 2012
44
c. Visi dan Misi Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan
Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukanialah salah satu lembaga pendidikan yang bercirikan Agama Islam, menghadapi perkembangan dan tantangan masa depan seperti: perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, era informasi dan globalisasi yang sangat cepat serta tantangan moral dan akhlak yang dinamis sehingga mendapat tangtangan kedepan.
Oleh karena itu memerlukan perjuangan dan salah satu usaha adalah menyusun Visi dan misi Madrasah Aliyah al-Khaerat Nunukan.
1) Visi: ”Unggul dalam IMTAQ dan IPTEK”
2) Misi: (a)Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik; (b)Mewujudkan pembelajaran dan pembiasaan dalam menjalankan ajaran Agama Islam secara utuh; (c)Mewujudkan pembentukan insan yang berakhlaqul karimah; (d)Meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan;
(e)Mewujudkan Madrasah Aliyah Al-Khaeraat sebagai madrasah swasta yang unggul dalam pengembangan pembelajaran IMTAQ dan IPTEK; (f)Menyelenggarakan tata kelola madrasah yang efektif, efesien, dan akuntabel, dan (g)Mewujudkan siswa yang trampil dan taqwa(Hasil observasiMadrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan, Maret 2012).
d. Tujuan Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan
45
Berdasarkan visi dan misi yang telah ada, maka tujuan madrasah yang akan dicapai adalah :
1) Membuat dan menciptakan kegiatan madrasah yang bersifat Islami sehingga anak didik bisa memahami dan mengamalkan konsep ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
2) Menjadikan madrasah memiliki prestasi secara optimal dalam berbagai bidang.
3) Menjadikan madrasah untuk dikenal dan diminati oleh masyarakat melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler berdasarkan prestasi yang diperoleh.
4) Menjadikan suasana lingkungan madrasah yang bersih, rindang, indah dan aman sehingga tercipta kenyamanan dalam kegiatan proses belajar mengajar.
5) Menyiapkan dan memberi bekal kepada semua anak didik khususnya berupa pengembangan bahasa (Arab dan Inggris), ketrampilan Agama dan seni, serta komputer yang didasarkan atas minat, potensi, kemampuan dan kecakapan yang dimiliki siswa serta kondisi madrasah.
6) Menyiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.
7) Menyiapkan siswa agar menjadi anggota masyarakat yang mandiri, cerdas dan peduli terhadap lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya yang dijiwai ajaran agama Islam.
46
8) Menyiapkan siswa agar menjadi anggota masyarakat yang menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup regional dan nasional.
9) Menyiapkan siswa agar mampu mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif .
10) Menyiapkan siswa agar bisa menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif.
e. Tugas, Fungsi, dan Tanggungjawab Madrasah 1) Tugas :
Sebagai lembaga pendidikan menengah umum yang berciri khas Agama Islam, Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan memiliki tugas pokok sebagai berikut:
a) Melaksanakan pendidikan untuk mendidik siswa (generasi) muslim;
b) Menggalang kerjasama dengan lembaga yang relevan termasuk pemerintah daerah baik secara vertikal maupun horisontal untuk mencapai tujuan pendidikan nasional;
c) Menyelenggarakan pendidikan menengah umum yang memiliki ciri khas agama Islam;
d) Menyiapkan generasi penerus yang memiliki pengetahuan dan penguasaan IPTEK yang dibekali dengan pemahaman ajaran Islam.
2) Fungsi:
Seperti lembaga pendidikan lainnya, fungsi dasar Madrasah Aliyah Al- Khaeraat Nunukan adalah: (1) Pengembang individu, yang menyangkut
47
aspek pribadi; (2) Pengembangan cara berfikir dan kemampuan analisa yang terlatih; (3) Penyebaran warisan budaya nilai-nilai etika dan moral;
dan (4) Pemenuhan kebutuhan hidup yang vital.
Fungsi Khusus Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan: (a) Menciptakan madrasah Aliyah ber-kualitas yang mewakili pendidikan Madrasah Aliyah di provinsi Kalimantan Timur; (b) Sebagai “agent of change” atau agen per-ubahan yang membawa/membina madrasah yang ada disekitarnya untuk bersama-sama maju menjadi madrasah aliyah berkualitas.
3) Tanggungjawab:
a) Sebagai lembaga pencerdas kehidupan masyarakat muslim Indonesia, khususnya di Kabupaten Nunukan;
b) Sebagai lembaga pelestari budaya ke-islaman bagi masyarakat muslim Indonesia, dan
c) Sebagai lembaga pelopor bagi peningkatan kualitas masyarakat muslim Indonesia yang berwawasan lingkungan(Hasil observasi Dokumentasi Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan, Maret 2012).
Penerapan dan pelaksanaan program pendidikan di Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan dengan menggunakan sistem paket. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dari beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Beban belajar setiap mata pelajaran pada sistem paket dinyatakan dalam ”Satuan Jam Pembelajaran”. Di samping itu,
48
beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan dan mandiri. Beban belajar kegiatan tatap muka perjam pembelajaran untuk di Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan berlangsung selama 45 menit. Sedangkan jumlah jam tatap muka perminggu sebanyak 45 jam pelajaran.
Selanjutnya, muatan lokal di Madrasah AliyahAl-Khaeraat Nunukan tercantum dalam struktur kurikulum dengan alokasi waktu 2 (dua) jam pelajaran. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan di Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan. Mata pelajaran muatan lokal diarahkan pada keretivitas sederhana yang mengarah kepada pengembangan bakat masing- masing peserta didik. Dengan diberikan dasar-dasar pembelajaran ini diharapkan peserta didik (siswa) yang tidak dapat melanjutkan studinya ke perguruan tinggi dapat mengembangkan dasar-dasar tersebut setelah tamat, maka Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan memuat mata pelajaran sebagai berikut:
(a) Keterampilan menjahit;
(b) Pengembangan seni, yang meliputi: (1) kaligrafi; (2) kasida modern; (3) tajwid; (4) teater; (5) pidato/syarhil Qur’an; dan (6) baca al-Qur’an/Fahmil.
Selain itu, untuk menampung potensi, bakat, kemampuan serta pengembangan karakter peserta didik dalam mengatasi persoalan dirinya, masyarakat, sosial dan lingkungan sekitarnya serta dapat menemukan jati
49
dirinya, maka Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan memberi fasilitas berupa:Pertama, bimbingan karier, yaitu untuk mengatasi permasalahan pribadi, sosial, masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga diharapkan siswa dapat mendapatkan jati diri. Kedua, kegiatan ekstra kurikuler, untuk membantu pengembangan bakat, minat dan ketrampilan siswa Madrasah Aliyah Al-Khaeraat Nunukan terdapat berbagai macam kegiatan sebagai berikut:
(1) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS);
(2) Majelis Perwakilan Kelas (MPK);
(3) Pramuka;
(4) Jurnalistik;
(5) Palang Merah Remaja (PMR);
(6) Kelompok Olahraga Futsal dan Basket;
(7) Kelompok Olahraga Bola Volly;
(8) Kelompok Olahraga Bulu Tangkis;
(9) Kelompok Ilmiah Remaja (KIR);
(10) Teater Djaman;
(11) Seni bela diri;
(12) Seni Baca Al Qur’an ( MTQ);
(13) Rebana, dan (14) Nasyid.
Dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan dibidang Akademik, maka diadakan kegiatan Bina Prestasi bagi siswa yang telah memenuhi syarat dengan tujuan untuk menyiapkan kegiatan: adanya lomba-
50
lomba, olympiade baik tingkat kabupaten, propinsi, nasional dan internasional.Kegiatan ini meliputi mata pelajaran:(a)Matematika; (b)Fisika;
(c)Kimia; (d) Biologi;(e)Ekonomi; (f)Bahasa Inggris; (g)Bahasa Arab, dan (h)Teknologi Informasi dan Komunikasi.
B. Penerapan Nilai-nilai Islam Terhadap Pengembangan Kurikulum