• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keadaan sosial

Dalam dokumen Ahmad T - etheses UIN Mataram (Halaman 48-62)

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

7) Keadaan sosial

a. Bidang Pemberdayaan

Desa Songgajah adalah salah satu desa di Kecamatan Kempo yang bila ditinjau dari segi pemberdayaan sudah dalam taraf berkembang. Secara umum masyarakat desa Songgajah memiliki mata pencaharian sebagai Petani, PNS, dan lainnya.

Kegiatan pemberdayaan di desa Songgajah sudah berjalan sebagai mana mestinya, tetapi yang masih menjadi perhatian untuk desa Songgajah adalah kegiatan pelatihan yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas masyarakat dalam rangka meningkatkan skill atau keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan Sumber daya yang ada di desa. Adapun salah satu sumber potensi yang mampu menunjang kegiatan

36

pemberdayaan adalah dengan pengembangan mental spiritual dan nilai pendidikan. Untuk pembangunan mental spiriual sarana peribadatan di Desa Songgajah Terdapat 1 buah Masjid, 2 Mushalah, 2 pura. Mayoritas penduduk Desa Songgajah adalah hindu, sedangkan 39,97% beragama Hindu. Sebagai sarana pendidikan, pada desa Songgajah yaitu Sampai dengan Pertengahan tahun 2019, terdapat 1 SMP Negeri, 1 SD Negeri, serta pendidikan pra sekolah PAUD 1 Unit dan 1 Unit TPQ. Di Desa Songgajah ada 2 unit Posyandu. Adapun kondisi jumlah masyarakat yang mengenyam pendidikan adalah seperti di bawah ini.

Tabel 5

Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Songgajah Tahun 2019.

No. Jenjang pendidikan Jumlah (org)

1 Sarjana sederajat 11

2 SLTA Sederat 20

3 SLTP Sederat 42

4 SD sederajad 95

5 TK/PAUD 14

6 Tidak sekolah 50

7 Belum sekolah 30

37

b. Perhubungan dan transportasi

Perhubungan dan transportasi merupakan pendukung yang dirasakan masyarakat sangat penting karena berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat, misalnya ekonomi, kesehatan, pendidikan dan juga hubungan kekerabatan antar masyarakat.

Infrastruktur desa Songgajah berkaitan dengan perhubungan dan transportasi dalam kondisi cukup baik untuk daerah pemukiman, walaupun masih ada beberapa jalan pemukiman yang masih dalam kondisi perlu dipernaiki, namun yang menjadi fokus desa Songgajah adalah terkait jalan ekonomi dalam kondisi rusak parah bahkan harus ada pembukaan jalan baru. Adapun kondisi sarana jalan desa Songgajah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 6 Jenis Sarana Jalan.

No. Uraian Jumlah Dalam (KM)

1 Jalan propinsi 2 2 Jalan Kabupaten 4 3 Jalan antar Desa 2

4 Jalan ekonomi 10

5 Jalan lingkungan 8

6 Gang -

7 Jembatan 2 unit

38

c. Kesehatan Sanitasi dan Air Bersih

Kesehatan merupakan modal dasar yang sangat vital dalam aktifitas kehidupan sehingga upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sangat di butuhkan. Berdasarkan diskusi dengan pihak kesehatan yang ada , Bidan Desa dan Puskesmas selama tahun 2017, sudah ada beberapa kasus yang masuk untuk ibu hamil dan menyusui. Kesehatan sanitasi dan air bersih Sarana dan prasarana kesehatan, sanitasi dan air bersih juga masih cukup terbatas. Prasarana kesehatan yang ada di Desa Songgajah terdiri dari, 2 Polindes dan 2 Posyandu.

Sementara prasarananya yang tersedia yaitu 2 orang tenaga medis (bidan desa) dan didukung dukun terlatih. Kader desa juga sudah mulai dikembangkan, tetapi belum mampu berperan optimal. Jumlah prasarana dan sarana yang telah ada ini tentunya masih sangat kurang dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan layanan. Selain itu ketersediaan obatan-obatan yang mudah diakses masyarakat juga masih kurang. Posyandu yang adapun belum maksimal sebagai tempat pelayanan karena sarana prasarananya masih terbatas.

Demikian pula dengan ketersediaan prasarana air bersih dan sanitasi masih sangat kurang. Di Desa Songgajah berdasarkan hasil pendataan tercatat dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih diperoleh dari sumur gali dan lewat

39

perpipaan, seluruh sumur gali yang ada cukup memenuhi kebutuhan. Adapun secara sarana dan prasarana kesehatan masyarakat dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 7

Jenis Sarana dan Prasaran Desa Tahun 2018-2019.

No. Jenis sarana Jumlah (unit)

1 Sumur gali 10

2 Jamban keluarga 1

3 Mata air 1

4 ASPAL

5 Perpipaan -

6 PDAM -

7 Pustu Pembantu 1

8 Polindes 1

9 Posyandu 2

d. Pemukiman dan perumahan penduduk

Sebaran perumahan masyarakat sangat variatif,ada dusun yang perumahannya berdekatan dan ada juga Dusun yang letak rumah masyarakat yang satu dengan yang lainnya berjauhan.

Sebagian besar rumah masyarakat telah menggunakan fasilitas penerangan berupa listrik PLN.

40 8) Keadaan Ekonomi.

a. Mata Pencaharian

Sumber penghidupan utama masyarakat Songgajah adalah sektor pertanian. Selain bidang pertanian, masyarakat Songgajah memiliki mata pencaharian sebagai Pegawai Negeri Sipil, pedagang, bakulan dan kios, tukang batu dan tukang kayu, peternak dan perkebunan. Berikut ini adalah data jenis mata pencaharian masyarakat Desa Songgajah yang dapat

dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 8

Tabel Jumlah Kepala Keluarga Berdasarkan Jenis Mata Pencaharian Pada Tahun 2019.

No Mata Pencaharian Jumlah %

1. Pertanian 98%

2. Jasa/Perdagangan

a. Jasa Pemerintahan b. Jasa Pedagangan c. Jasa Angkutan d. Jasa Keterampilan e. Jasa lainnya

3. Sektor Industri 2 %

4. Sektor Lain 0%

Jumlah 100

b. Lembaga Keuangan Desa

Lembaga keuangan desa merupakan salah satu aspek yang menunjang perekonomian desa. Desa Songgajah sebagai salah

41

satu desa yang berkembang memiliki lembaga keuangan desa yang dapat dijabarkan seperti pada tabel di bawah ini.

Tabel 9

Lembaga Keuangan Mikro Desa.

No Nama Lembaga Keuangan

Jumlah Keterangan

1 Koperasi 1

2 Bumdes 1

3 Kelompok SPP 1

4 Gapoktan 1

c. Pendapatan Perkapita

Berdasarkan data profil desa dan kajian desa yang telah dilakukan diketahui bahwa sumber mata pencaharian utama masyarakat Desa Songgajah adalah pertanian, peternakan, dan PNS. Rata-rata pendapatan masyarakat berkisar antara Rp 800.000,- sampai dengan Rp 3.500.000,- per bulan.

Berdasarkan hasil diskusi terfokus dengan masyarakat diperoleh informasi bahwa ada tiga kategori tingkat kesejahteraan rumah tangga berdasarkan indikator setempat yang telah dikembangkan dan disepakati oleh masyarakat, yaitu rumah tangga dengan kategori miskin, sedang dan kaya. Secara umum ada 9 kriteria yang menjadi tolak ukur dalam menentukan kategori tingkat kesejahteraan yang juga telah dikembangkan dan disepakati masyarakat yaitu Kondisi

42

Rumah, Kepemilikan ternak, Kepemilikan sawah,Pekerjaan, Pendapatan, Kendaraan, Penerangan, Sarana air bersih, kepemilikan wc.50

Kondisi Rumah merupakan prioritas utama jika dibandingkan dengan 8 kriteria yang ada sehingga masyarakat memberikan nilai bobot 9, kemudian dilanjutkan dengan kepemilikan ternak 8, kepemilikan lahan 7, pekerjaa 6, pendapatan 5 ,kepemilikan kendaraan 4, penerangan nilai bobot 3, Sarana air bersih 2, kepemilikan wc 1. Dari proses penggunaan alat kaji Klasifikasi Kesejahteraan Keluaraga diperoleh angka kemiskinan pada table berikut:

Tabel 10

Tabel Porsentase Tingkat Kesejahteraan Keluarga Desa Songgajah dan Sebarannya pada tahun 2019.

No Nama

Dusun

Jumlah KK

Klasifikasi Kesejahteraan Keluarga (95%)

Persentase Kemiskin

an Miskin Sedang Kaya

1

Mada Nggajah

41 6 30 5

2

Doro Pela

38 10 20 8

3

Mada Safahu

50 5 25 20

4

Ruhu Ruma

57 15 35 7

5

Total 186

50 Ibid

43 9) Kelembagaan Desa

Lembaga pemerintahan desa yang dimaksudkan yaitu lembaga pemerintahan yang ada di desa mulai dari RT, Dusun sampai Tingkat Desa, serta Badan Perwakilan Desa (BPD).

Pada profil desa 2019 tercatat jumlah aparat desa berjumlah 9 orang, dusun 4 orang dan RT 8 orang. Sementara jumlah anggota BPD sebanyak 5 org. Lembaga kemasyarakatan yang ada di Desa Songgajah yaitu 1 Organsiasi Pemuda yang beranggotakan 10 orang dan Lembaga pemberdayaan Masyarakat Desa) LPM yang beranggotakan 3 orang (Data Profil Desa). Adapun penjabaran lembaga kemasyarakatan yang ada di desa Songgajah seperti yang dipaparkan di bawah ini.

a. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM)

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM) adalah organissi yang dibentuk oleh masyarakat dengan tujuan membantu Pemerintah Desa untuk memberdayakan masyarakat dalam hal perencanaan,pelaksanaan,pengawasan dan evaluasi pembangunan ditingkat desa. Namun tujuan mulia dari terbentuknya lembaga ini belum dilaksanakan dengan maksimal disebabkan karena kemampuan dan keterampilan sebagian besar pengurus dan anggotanya belum memahami

44

tugas pokok dan fungsi LPM. Adapun nama pengurus LPM Desa Songgajah adalah seperti pada table di bawah ini.

Tabel 11.

Nama Pejabat LPM Desa Songgajah

No Nama Jabatan dan periode

1 Usman KETUA 2007-2011

2 Syafrudin SEKRETARIS 2012-2017 3 Juhaeratun BENDAHARA 2017-2021

b. Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dipimpin oleh Istri Kepala Desa dengan Tugas Pokok dan Fungsinya adalah membantu Pemerintah Desa dalam rangka memberikan pelayanan,penyuluhan serta kegiatan-kegiatan yang berkaitan erat dengan pemberdayaan kaum wanita, juga belum maksimal melakukan Tugas pokok dan Fungsi masing-masing Kelompok Kerja (POKJA),sehingga harus tetap mendapatkan pembinaan dan pelatihan. Adapun susunan pengurus tim penggerak PKK Desa Songgajah tahun 2017 adalah sebagai berikut.

45

Tabel 12.

Nama Tim Penggerak PKK Desa Songgajah Tahun 2009-2021

No Nama Jabatan

1. Erna Ketua

2. Eni Nurkumal Sekretaris

3. Sri Mulyati Bendahara

4. Sri Maryana Sekretaris II

5. Badriah Anggota

6. Nunung Asriani Anggota

7. Satipa Anggota

8. Nurhayati Anggota

9. Susi Anggota

10. Saniasa Anggota

11. Sariah Anggota

12. Zuriatun Anggota

13. Syarini Anggota

14. Fitriani Anggota

15. Ulfa Anggota

c. Karang Taruna

Sebagai satu-satunya organisasi kepemudaan ditingkat Desa, maka seyogyanya fungsi dan peran Karang Taruna dalam hal pembinaan semua aspek yang berkaitan dengan kegiatan kepemudaan harus tetap berjalan, apalagi dalam hal membina, mengembangkan serta menyalurkan kreatifitasnya harus ada sarana dan prasarana yang memadai, namun selama beberapa tahun terakhir ini kepengurusan yang aktif hanya beberapa orang pengurus saja, sehingga diperlukan adanya penyegaran pengurus dan mengganti anggota pengurus yang sudah tidak aktif, selain itu sarana dan prasarana penunjang kegiatan kepemudaan juga sangat minim sehingga dihawatirkan kegiatan sebagian pemuda menjurus pada hal-hal yang negatif.

46

Adapun nama pengurus karang taruna Desa Songgajah adalah sebagai berikut

Tabel 13.

Nama Pengurus Karang Taruna Desa Songgajah 2015-2020

NO NAMA JABATAN

1 Sudirman KETUA

2 Arif Rahman SEKRETARIS 3 Rahmatul Muslimin BENDAHARA

4 Sofyan ANGGOTA

D Zulkarnain ANGGOTA

6 Nuh ANGGOTA

7 Salim ANGGOTA

8 Anwar ANGGOTA

9 Suaib ANGGOTA

10 Habibi ANGGOTA

47 10) Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Songgajah

Tabel 14.

Struktur Pemerintahan Desa Songgajah Tahun 2011-2021

KASI PELAYANAN I GD Parisata

KAUR KEUANGAN M.aries Mandala KEPALA DESA

M.Noor Karim

KASI KESEJAHTERAA

Idham Kholik N KASI

PEMERINTAHA N Adi Indrah

KAUR PERENCANAA

N Putri KAUR TU

UMUM Mawardin

SEKRETARIS DESA

Afrik

KADUS Doro Pela

Sri Mulyati

KADUS Mada Safahu

Sajudi

STAF KEUANGAN BENDAHARA Nunung Asriani

KADUS Mada Nggajah

Susilo

KADUS Ruhu Ruma I Made

Diarsa BPD

Tinar Meinati KD

LPM Usman

48

Tabel 15

Nama Pejabat Pemerintah Desa Tahun 2011-2021

No Nama Jabatan

1. M.NOOR KARIM KEPALA DESA 2. AFRIK SEKRETARIS DESA 3. M.ARIES MANDALA KAUR KEUANGAN 4. ADI INDRAH KAUR PEMERINTAHAN 5. MAWARDIN KAUR UMUM

6. IDHAM KHALIK KASI KESRA

7. PUTRI KASI PERENCANAAN 8. I GD PARISATA KASI PELAYANAN 9. NUNUNG ASRIANI STAF KAUR KEUANGAN 10. ANDI MAULANA STAF KESEJAHTERAAN 11. SUSILO MADA NGGAJAH 12. SRI MULYATI DORO PELA 13. SAJUDI MADA SAFAHU 14. I MADE DIARSA RUHU RUMA

Tabel 16

Nama Pejabat Pemerintah

BPD

Desa

Songgajah Tahun 2011- 2021

NO NAMA JABATAN

1 TINAR MEINATI KD KETUA

2 IRAWANSAYAH WAKIL KETUA 3 WIWIN KURNIAWATI SEKRETARIS 4 SRI WAHYUNINGSIH ANGGOTA

5 YONIAR ANGGOTA

6 DEWI OKTAVIANA ANGGOTA

49

7 RAHMAWATI ANGGOTA

8 ANGGOTA

Dalam dokumen Ahmad T - etheses UIN Mataram (Halaman 48-62)

Dokumen terkait