• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan

Dalam dokumen 2021 NI KADEK SINTYA DEWI C 17C10160 (Halaman 92-132)

Berikan tanda (√) pada jawaban yang menurut anda paling tepat.

No Pertanyaan Selalu Kadang-

kadang

Tidak Pernah 1. Saya mencuci tangan mengunakan

sabun dan air mengalir

2. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir memerlukan waktu setidaknya 20 detik

3. Saya meratakan sabun diseluruh telapak tangan pada saat mencuci tangan

4. Saya menggosok kedua punggung tangan dan sela-sela jari saling

5. Saya menggosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari dengan posisi saling bertautan ketika saya mencuci tangan

6. Saya menggosokan telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya pada saat mencuci tangan

7. Saya meletakkan punggung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci ketika saya mencuci tangan

8. Saya menggosok ibu jari memutar secara bergantian ketika saya mencuci tangan

9. Saya meletakkan ujung jari atau kuku ke telapak tangan kemudian gosok dengan arah memutar secara bergantian ketika saya mencuci tangan

10. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah makan

11. Saya membilas kedua tangan dengan air mengalir ketika saya mencuci tangan

12. Saya mengeringkan tangan menggunakan lap sekali pakai atau

13. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesudah BAK/BAB 14. Saya mencuci tangan dengan sabun

dan air mengalir setelah batuk dan bersin

15. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh mata, hidung dan mulut

16. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesudah memegang hewan peliharaan

17. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah mengunjungi keluarga, teman dan kerabat yang sakit

18. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah berpergian ke luar rumah

19. Saya mencuci tangan setelah bersentuhan atau kontak dengan orang lain

20. Saya mencuci tangan dengan sabun setelah membuang sampah

21. Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menyentuh benda-benda umum seperti gagang pintu, lift, meja dan barang-barang

22. Saya mencuci tangan setelah membeli barang, menerima uang kembalian pada saat berbelanja 23. Saya mencuci tangan hanya saat

tangan terlihat kotor

LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Kepada:

Yth. Calon Responden Penelitian di Gianyar

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Ni Kadek Sintya Dewi NIM : 17C10160

Pekerjaan : Mahasiswa semester VII Program Studi Sarjana Keperawatan Alamat : Jalan Tukad Balian, N. 180 Renon, Denpasar, Bali

Bersama ini saya mengajukan permohonan kepada saudara/I untuk bersedia menjadi responden dalam penelitian saya yang berjudul “Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi kepatuahan perilaku mencuci tangan pada remaja dalam penerapan protokol kesehatan di era neno (new normal). Saya akan tetap menjaga segala kerahasiaan data maupun informasi yang diberikan.

Demikian surat permohonan ini disampaikan, atas perhatian, kerjasama dan kesediaannya saya mengucapkan terimakasih.

Gianyar, 30 Desember 2020 Peneliti

Ni Kadek Sintya Dewi NIM. 17C10160

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama/Inisial : Umur : Jenis Kelamin : Alamat :

Setalah membaca Lembar Permohonan Menjadi Responden yang diajukan oleh Ni Kadek Sintya Dewi mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Teknologi dan Kesehatan Bali, yang penelitianya berjudul “Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal”, maka dengan ini saya meyatakan bersedia menjadi responden dalam penelitian tersebut, secara sukarela dan tanpa ada unsur paksaan dari siapapun.

Demikian persetujuan ini saya berikan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Gianyar, ………

Responden

(………..)

LEMBAR PERSETUJUAN IJIN ORANG TUA MENJAD RESPONDEN Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama/Inisial : Umur : Jenis Kelamin : Pekerjaan : Alamat :

Setalah membaca Lembar Permohonan Menjadi Responden yang diajukan oleh Ni Kadek Sintya Dewi mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Teknologi dan Kesehatan Bali, yang penelitianya berjudul “Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal”, maka dengan ini saya meyatakan bersedia memberikan ijin untuk anak saya selaku remaja anggota Seka Truna Truni Padang Tegal Mekarsari menjadi responden dalam penelitian tersebut, secara sukarela dan tanpa ada unsur paksaan dari siapapun. Demikian persetujuan ini saya berikan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Gianyar, ………

Orang Tua Responden

(………..)

LEMBAR PERNYATAAN FACE VALIDITY

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Ns. Made Dian Shanti Kusuma, S.Kep., MNS

NIR : 15119

Menyatakan bahwa mahasiswa yang disebutkan sebagi berikut : Nama : Ni Kadek Sintya Dewi

NIM : 17C10160

Judul Proposal : Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal

Menyatakan bahwa dengan ini bahwa telah selesai melakukan bimbingan face validity terhadap instrumen penelitian yang bersangkutan.

Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Denpasar, 03 Febrari 2021 Face Validator

(Ns. Made Dian Shanti Kusuma, S.Kep., MNS) NIR 15119

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :Ns. I Nengah Adiana, S.Kep.,M.Kep.,Sp.Kep.M.B

NIDN : 0820058504

Menyatakan bahwa mahasiswa yang disebutkan sebagi berikut : Nama : Ni Kadek Sintya Dewi

NIM : 17C10160

Judul Proposal : Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal

Menyatakan bahwa dengan ini bahwa telah selesai melakukan bimbingan face validity terhadap instrumen penelitian yang bersangkutan.

Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Denpasar, 06 Febrari 2021 Face Validator

(Ns. I Nengah Adiana, S.Kep.,M.Kep.,Sp.Kep.M.B) NIDN 0820058504

LEMBAR PERNYATAAN ANALISA DATA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Ns. Yustina Putu Yusniawati, S.Kep.,M.Kep

NIDN : 0819049201

Menyatakan bahwa mahasiswa yang disebutkan sebagi berikut : Nama : Ni Kadek Sintya Dewi

NIM : 17C10160

Judul Proposal : Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan Pada Remaja Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Di Era New Normal

Menyatakan bahwa dengan ini bahwa telah selesai melakukan analisa data pada data hasil penelitian yang bersangkutan.

Demikian surat ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Denpasar, 8 April 2021 Penganalisa Data

(Ns. Yustina Putu Yusniawati, S.Kep.,M.Kep) NIDN. 0819049201

HASIL ANLISIS DATA Frequency Tabel

Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Laki-laki 72 53.3 53.3 53.3

Perempuan 63 46.7 46.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Umur

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 15-19 Tahun 14 10.4 10.4 10.4

20-24 Tahun 85 63.0 63.0 73.3

25-26 Tahun 36 26.7 26.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Pendidikan terakhir

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid SMP 1 .7 .7 .7

D1/D2/D3 20 14.8 14.8 63.7

S1 49 36.3 36.3 100.0

Total 135 100.0 100.0

Pernah terkonfirmasi covid 19

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Pernah 6 4.4 4.4 4.4

Tidak Pernah 129 95.6 95.6 100.0

Total 135 100.0 100.0

Pernah memiliki keluarga atau teman terkonfirmasi covid-19

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Pernah 35 25.9 25.9 25.9

Tidak Pernah 100 74.1 74.1 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan mengunakan sabun dan air mengalir

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 5 3.7 3.7 3.7

Kadang-kadang 40 29.6 29.6 33.3

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir memerlukan waktu setidaknya 20 detik

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 7 5.2 5.2 5.2

Kadang-kadang 73 54.1 54.1 59.3

Selalu 55 40.7 40.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya meratakan sabun diseluruh telapak tangan pada saat mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 2 1.5 1.5 1.5

Kadang-kadang 60 44.4 44.4 45.9

Selalu 73 54.1 54.1 100.0

Total 135 100.0 100.0

pada saat mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 4 3.0 3.0 3.0

kadang-kadang 68 50.4 50.4 53.3

selalu 63 46.7 46.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya menggosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari dengan posisi saling bertautan ketika saya mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 8 5.9 5.9 5.9

kadang-kadang 68 50.4 50.4 56.3

selalu 59 43.7 43.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya menggosokan telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya pada saat mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 6 4.4 4.4 4.4

kadang-kadang 59 43.7 43.7 48.1

Total 135 100.0 100.0

Saya meletakkan punggung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci ketika saya mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 10 7.4 7.4 7.4

kadang-kadang 71 52.6 52.6 60.0

selalu 54 40.0 40.0 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya menggosok ibu jari memutar secara bergantian ketika saya mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 9 6.7 6.7 6.7

kadang-kadang 75 55.6 55.6 62.2

selalu 51 37.8 37.8 100.0

Total 135 100.0 100.0

dengan arah memutar secara bergantian ketika saya mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 10 7.4 7.4 7.4

kadang-kadang 69 51.1 51.1 58.5

selalu 56 41.5 41.5 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah makan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 4 3.0 3.0 3.0

kadang-kadang 41 30.4 30.4 33.3

selalu 90 66.7 66.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya membilas kedua tangan dengan air mengalir ketika saya mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 5 3.7 3.7 3.7

kadang-kadang 54 40.0 40.0 43.7

selalu 76 56.3 56.3 100.0

Saya mengeringkan tangan menggunakan lap sekali pakai atau tissue setelah mencuci tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 11 8.1 8.1 8.1

kadang-kadang 61 45.2 45.2 53.3

selalu 63 46.7 46.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesudah BAK/BAB

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 6 4.4 4.4 4.4

kadang-kadang 19 14.1 14.1 18.5

selalu 110 81.5 81.5 100.0

Total 135 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 12 8.9 8.9 8.9

kadang-kadang 78 57.8 57.8 66.7

selalu 45 33.3 33.3 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh mata, hidung dan mulut

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 11 8.1 8.1 8.1

kadang-kadang 81 60.0 60.0 68.1

selalu 43 31.9 31.9 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesudah memegang hewan peliharaan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 12 8.9 8.9 8.9

kadang-kadang 73 54.1 54.1 63.0

selalu 50 37.0 37.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah mengunjungi keluarga, teman dan kerabat yang sakit

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 13 9.6 9.6 9.6

kadang-kadang 67 49.6 49.6 59.3

selalu 55 40.7 40.7 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah berpergian ke luar rumah

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 10 7.4 7.4 7.4

kadang-kadang 71 52.6 52.6 60.0

selalu 54 40.0 40.0 100.0

Total 135 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 10 7.4 7.4 7.4

kadang-kadang 75 55.6 55.6 63.0

selalu 50 37.0 37.0 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun setelah membuang sampah

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 9 6.7 6.7 6.7

kadang-kadang 59 43.7 43.7 50.4

selalu 67 49.6 49.6 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menyentuh benda-benda umum seperti gagang pintu, lift, meja dan barang-barang

lainnya di tempat umum

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 13 9.6 9.6 9.6

kadang-kadang 72 53.3 53.3 63.0

selalu 50 37.0 37.0 100.0

Saya mencuci tangan setelah membeli barang, menerima uang kembalian pada saat berbelanja

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak pernah 15 11.1 11.1 11.1

kadang-kadang 74 54.8 54.8 65.9

selalu 46 34.1 34.1 100.0

Total 135 100.0 100.0

Saya mencuci tangan hanya saat tangan terlihat kotor

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid selalu 54 40.0 40.0 40.0

kadang-kadang 37 27.4 27.4 67.4

tidak pernah 44 32.6 32.6 100.0

Total 135 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 27 1 .7 .7 .7

30 1 .7 .7 1.5

32 1 .7 .7 2.2

36 1 .7 .7 3.0

37 2 1.5 1.5 4.4

39 1 .7 .7 5.2

41 2 1.5 1.5 6.7

42 2 1.5 1.5 8.1

43 1 .7 .7 8.9

44 3 2.2 2.2 11.1

45 5 3.7 3.7 14.8

46 4 3.0 3.0 17.8

47 6 4.4 4.4 22.2

48 10 7.4 7.4 29.6

49 11 8.1 8.1 37.8

50 7 5.2 5.2 43.0

51 5 3.7 3.7 46.7

52 6 4.4 4.4 51.1

54 6 4.4 4.4 55.6

56 8 5.9 5.9 62.2

57 3 2.2 2.2 64.4

58 2 1.5 1.5 65.9

59 2 1.5 1.5 67.4

61 6 4.4 4.4 71.9

63 2 1.5 1.5 73.3

64 1 .7 .7 74.1

66 3 2.2 2.2 76.3

67 11 8.1 8.1 84.4

69 21 15.6 15.6 100.0

Total 135 100.0 100.0

Kategori Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Patuh (44-69) 123 91.1 91.1 91.1

tidak patuh (23-43) 12 8.9 8.9 100.0

Total 135 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid PATUH 135 100.0 100.0 100.0

KATEGORIDURASI

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid PATUH 70 51.9 51.9 51.9

TIDAK PATUH

65 48.1 48.1 100.0

Total 135 100.0 100.0

KATEGORIWAKTU

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid PATUH 128 94.8 94.8 94.8

TIDAK PATUH

7 5.2 5.2 100.0

Total 135 100.0 100.0

KEPATUHAN PERILAKU MENCUCI TANGAN PADA REMAJA DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI ERA NEW NORMAL

Ni Kadek Sintya Dewi, I Gede Putu Darma Suyasa, Ni Wayan Manik Parwati Fakultas Kesehatan

Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali

Email: [email protected]

ABSTRAK

Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku mencuci tangan pada remaja dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal. Metode. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross- sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh remaja STT Padang Tegal Mekarsai.

Jumlah sampel sebanyak 135 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan Teknik non-probability sampling dengan tipe total sampling atau sampling jenuh.

Pengumpulan data mengunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan dianalisi menggunkan statistic deskriptif. Hasil. Hasil kepatuhan perilaku mencuci tangan pada remaja dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal sebagian besar responden memiliki perilaku mencuci tangan patuh yaitu 123 responden (91,1%). Kemudian pada domain langkah/teknik mencuci tangan dikategorikan patuh yaitu 135 responden (100%). Domain durasi mencuci tangan termasuk kedalam kategori patuh sebanyak 70 responden (51,9%) dan tidak patuh sebanyak 65 responden (48,1%). Domain waktu mencuci tangan termasuk dalam kategori patuh sebanyak 128 responden (94,5%) dan tidak patuh sebanyak 7 responden (5,2%). Simpulan. Sebagian besar responden memiliki perilaku mencuci tangan dengan kategori patuh. Diharapkan responden dapat mempertahakan perilaku tersebut dengan meningkatkan motivasi atau keinginan mencuci tangan yang benar sesuai protokol kesehatan terutama pada teknik atau langkah, durasi dan waktu mencuci tangan yang tepat guna untuk menghindari resiko tertularnya penyakit.

Kata Kunci: Remaja, Perilaku, Mencuci Tangan ABSTRACT

Aims. To identify hand hygiene behavior on teenagers in the application of health protocols in new normal era. Method. This research used descriptive quantitative method with cross- sectional approach. The population was teenagers of youth organization in Padang Tegal Mekarsari. There were 135 respondents recruited as the samples. The sampling technique used in this research was non-probability sampling with total sampling technique. The data were collected through questionnaire and analyzed by using descriptive statistics analysis.

Findings. The result of study showed that 123 respondents (91.1%) were compliant in the

(51.9%) were compliant, meanwhile 65 respondents (48.1%) were not compliant. In domain time of hand hygiene, 128 respondents (94.5%) were compliant, meanwhile 7 respondents (5,2%) were not compliantConclusion. Most of the respondents were compliant in the application of hand hygiene behavior. It is expected that respondents should maintain the behavior by improving the motivation and willingness in hand hygiene according to health protocols especially in technics or steps, duration, and time of hand hygiene in order to avoid the risk of contagious diseases.

Keywords: Teenagers, Behavior, Hand Hygien PENDAHULUAN

Coronavirus Disease atau COVID-19 adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV- 2 (Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2) yang merupakan salah satu penyakit menular dan menyerang sistem pernafasan manusia (WHO, 2019).

SARS-CoV-2 merupakan jenis virus baru yang belum pernah terdektesi sebelumnya pada manusia. Corona virus pertama kali ditemukan di Wuhan Cina pada akhir bulan Desember 2019 yang kemudian menyebar ke negara-negara lain termasuk Indonesia, wabah ini ditandai demam, batuk kering, flu dan kelelahan (Wu et al., 2020). Selain itu penyakit ini ditularkan melalui droplet (percikan) pada saat berbicara, batuk maupun bersin dan melalui kontak fisik (sentuhan atau berjabat tangan) dari orang yang terinfeksi virus Corona (Singhal, 2020). WHO mencatat sampai tanggal 16 Mei 2021 sebanyak 162.588.032 jiwa di dunia sudah terkonfirmasi terpapar Covid-19 dan angka kematian dari kasus Covid-19 mencapai 3.371.120 jiwa (WHO, 2020).

Sedangkan kasus Covid-19 di Indonesia dari bulan Maret 2020 sampai tanggal 16 Mei 2021 terus mengalami peningkatan sebanyak 1.697.305 jiwa yang terkonfirmasi positif dan 46.496 jiwa meninggal dunia (Kemenkes RI, 2020).

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi

Bali tahun 2020, Bali menjadi salah satu Provinsi yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 46.290 dan 1.445 jiwa meninggal dunia sedangkan Kabupaten Gianyar melaporkan 5.247 jiwa dinyatakan positif Covid-19 dan sebanyak 134 jiwa meninggal dunia (Dinkes Kabupaten Gianyar, 2020).

Jumlah kasus positif Covid-19 dari hari ke hari terus mengalami peningkatan yang disebabkan karena penyebaran yang sangat cepat. Upaya pemutusan mata rantai akibat dari penyebaran virus Covid-19 dengan cara menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan penerapan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1meter (social distancing) serta menjaga kesehatan dan system kekebalan tubuh (Darmalaksana, Hambali & Masrur, 2020). PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran keluarga dan anggota keluarga untuk menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan ikut serta dalam kegiatan kesehatan di masyarakat. Manfaat melakukan PHBS terutama untuk meningkatkan kesehatannya agar terhindar dari sakit dan mampu mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan (Proverawati & Rahamawati,2016). Dari beberapa penelitian menyatakan resiko penularan penyakit dapat berkurang

menggunakan sabun dan air mengalir (Budiarti, 2020).

Remaja adalah penduduk dengan rentang usia 10-23 tahun, yangmana remaja merupakan fase transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa dan mengalami perubahan-perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Dari masa transisi tersebut remaja menjadi relatif mandiri secara sosial. Remaja merupan masa yang penting dalam perjalanan kehidupan manusia. Pada masa ini individu dituntut untuk bertanggung jawab. Remaja merupakan salah satu agen perubahan perilaku dalam mencuci tangan karena remaja memiliki kemapuan bergaul dan dapat mempegaruhi teman sebayanya (WHO, 2020).

Perilaku mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir merupakan intervensi kesehatan yang paling murah dan efektif dilakukan dibandingkan dari hasil intervensi kesehatan yang lainnya dalam mengurangi resiko penularan berbagai penyakit di masa pandemic Covid-19 (Budiarti, 2020).

Pada penelitian (Purnamasari, 2020) meyatakan perilaku masyarakat Kabupaten Wonosobo terkait Covid-19 seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan social distancing menunjukkan perilaku yang baik sebanyak 95,8%

sedangkan 4,2% menunjukkan perilaku yang cukup baik. Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Lestari, 2019) yang menyatakan bahwa lebih dari separuh responden memiliki tindakan yang baik terhadap cuci tangan yaitu sebesar 58,3%, disusul dengan kategori tindakan cuci tangan cukup baik sebesar 34,5%. Hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa mayoritas responden sudah mempunyai kebiasan melakukan cuci tangan, misalnya sebelum makan, setelah buang air besar,

tindakan cuci tangan yang belum sesuai dengan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Diantaranya penggunaan sabun dan air mengalir serta mencuci tangan sesuai dengan langkah-langkah yang benar belum banyak dilakukan pada responden penelitian ini (Lestari, 2019).

Tindakan merupakan respon individu terhadap suatu stimulus.

Pengetahuan dan sikap bisa menjadi stimulus yang meningkatkan kemungkinan dilakukan sebuah tindakan.

Semakin baik pengetahuan individu terhadap stimulus semakin meningkat pula kemungkinan dilakukannya perilaku tersebut (Lestari, 2019). Perilaku merupakan suatu reaksi atau tanggapan seseorang terhadap rangsangan (KKBI, 2014). Sedangkan menurut (Donsu, 2017) perilaku adalah sebagai tindakan seseorang yang dapat dipelajari dan diamati. Salah satu yang mempengaruhi perilaku manusia atau masyarakat adalah tingkat pengetahuan.

Berdasarkan uraian dan data-data diatas kasus positif Covid-19 setiap harinya terus menerus mengalami peningkatan kasus infeksi baru dengan angka peningkatan yang cukup tinggi.

Pada era New Normal ini pemerintah mengajurkan hidup berdampingan dengan virus ini dan tidak lupa juga menerapkan protokol kesehatan yang lengkap salah satunya mencuci tangan. Pada masa ini perilaku mencuci tangan sudah dilakukan namun masih banyak orang yang melakukan cuci tangan tanpa menggunakan sabun dan langkah-langkah mencuci tangan yang dilakukan belum benar. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian terkait “Kepatuhan Perilaku Mencuci Tangan pada Remaja dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Era New Normal”.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di STT Padang Tegal Mekarsari Desa Padang Tegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar pada tanggal 30 Maret sampai dengan 21 Mei 2020. Pada penelitian ini hanya menggunakan satu variable atau variable tunggal yaitu variable kepatuahan perilaku mencuci tangan. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja yang menjadi anggota Seka Truna Truni (STT) Padang Tegal Mekarsari Desa Adat Padang Tegal Ubud dengan jumlah populasi 135 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu non-probability sampling dengan tipe total sampling atau sampling jenuh. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan sampel dibagi menjadi dua yaitu:

1. Kriteria Inklusi

Adapun kriteria inklusi pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

f) Remaja yang berusia 15-30 tahun g) Remaja yang ikut serta dalam

organisasi STT

h) Remaja yang tinggal di wilayah Desa Padang Tegal Ubud

i) Remaja yang bersedia menjadi

responden dan mau

menandatangani lembar persetujuan menjadi responden (informed consent)

Orang tua remaja yang bersedia mengiziinkan anaknya ikut berpartisipasi dalam penelitian ini dan mau menandatangani lembar persetujuan iziin orang tua (informed assent)

2. Kriterian Ekslusi

mengalami gangguan mental dan jiwa Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunkana analisis data univariat yangmana pada penelitian ini variabel kepatuhan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian

1. Karakteristik Responden

Tabel 1. Frekuensi (f) dan persentase (%) karakteristik umum responden pada STT Padang Tegal Mekarsari (n=135)

Karakteristik (f) (%)

Jenis Kelamin

- Laki-laki 72 53,3

- Perempuan 63 46,7

Umur (Tahun)

- 15-19 14 10,4

- 20-24 85 63,0

- 25-29 36 26,7

- ≥ 30 0 0

Pendidikan Terkahir

- SMP 1 0,7

- SMA/SMK 65 48,1

- D1/D2/D3 20 14,8

- S1 49 36,3

Pekerjaan

- PNS 1 0,7

- Pegawai Swasta

57 42,2

- Wirausaha 6 4,4

- Tidak Bekerja 10 7,4

Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 135 responden, karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, laki- laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuan yaitu sebanyak 72 responden (53,3%). Berdasarkan umur yang terbanyak pada umur 20-24 tahun yaitu sebanyak 85 responden (63,0%).

Berdasarkan pendidikan terkahir yang terbanyak adalah SMA/SMK sebanyak 65 responden (48,1%). Berdasarkan pekerjaan yang terbanyak adalah pelajar/mahasiswa sebanyak 61 responden (45,2%).

2. Terkonfirmasi Covid-19

Tabel 2. Frekuensi (f) dan persentase (%) terkonfirmasi Covid-19 pada STT Padang Tegal Mekarsari (n=135)

Karakteristik (f) (%) Pernah terkonfirmasi

positif Covid-19

- Pernah 6 4,4

- Tidak Pernah 129 95,6

Pernah memilikii teman atau anggota keluarga terdekat yang

terkonfirmasi positif Covid-19

- Pernah 35 25,9

- Tidak Pernah 100 74,1

Pada Tabel 2. menunjukkan bahwa dari 135 responden, pada pertanyaan apakah pernah terkonfirmasi positif covid-19 sebagian besar responden menjawab tidak pernah terkonfirmasi covid-19 sebanyak 129 responden (95,6%). Berdasarkan pertanyaan apakah pernah memiliki teman atau keluarga terdekat yang terkonfirmasi positif covid- 19 sebagian besar responden menyatakan

3. Hasil Analisa Variabel Penelitian Tabel 3. Frekuensi (f) dan persentase (%) kepatuhan perilaku mencuci tangan pada remaja dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal pada STT Padang Tegal Mekarsari (n=135)

Karakteristik (f) (%) Kepatuhan perilaku

mencuci tangan pada remaja dalam

penerapan protokol kesehatan di era new normal

- Patuh 123 91%

- Tidak Patuh 12 9%

Pada Tabel 3. menunjukkan bahwa dari 135 responden, menunjukkan hasil kepatuhan perilaku mencuci tangan pada remaja STT Padang Tegal Mekarsari adalah Patuh yaitu sebanyak 123 responden (91,1%).

Pembahasan

Mencuci tangan merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang paling mudah dilakukan oleh siapa saja.

Selain itu kegiatan mencuci tangan tidak memerlukan biaya yang banyak dan memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Dengan mencuci tangan, maka tangan menjadi bersih dan bebas dari kuman. Apabila tangan dalam keadaan bersih akan mencegah penularan penyakit seperti diare, cacingan, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan flu burung (Irawan & Winarni, 2013).

Pada penelitian kepatuahan perilaku mencuci tangan pada remaja dalam

Dalam dokumen 2021 NI KADEK SINTYA DEWI C 17C10160 (Halaman 92-132)