• Tidak ada hasil yang ditemukan

K

e mana semua uang pergi? Hal ini seperti gaji terakhir yang habis sebelum gaji berikutnya diterima. Uang seperti membuat lubang di dalam dompet Anda, meskipun Anda tidak percaya bahwa Anda hidup berlebihan. Bulan lalu Anda membuat keputusan bahwa Anda harus lebih berhemat dari bulan sebelumnya. Namun Anda merasa berada di posisi yang sama seperti bulan sebelumnya. Uang Anda habis, apakah dompet Anda berlubang? Apa saja pengeluaran Anda? Bagi sebagian orang, hambatan pertama adalah menilai pengeluaran mereka yang sebenarnya.

BAB 2

22 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

Laporan Arus Kas Pribadi

Anda mungkin sering bertanya apakah Anda mampu untuk membeli televisi baru, mobil baru, meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau liburan. Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menentukan posisi keuangan Anda, khususnya dengan menggunakan apa yang Anda ketahui tentang penghasilan dan kebiasaan belanja Anda untuk memperkirakan berapa banyak uang tunai yang akan Anda miliki pada akhir pekan ini, 3 bulan, 6 bulan, atau tahun depan. Setelah memperoleh perkiraan tersebut, Anda dapat memutuskan apakah ada cara untuk meningkatkan pendapatan atau mengurangi pengeluaran agar uang kas Anda bertambah.

Arus Kas Masuk

Sumber utama dari arus kas masuk bagi orang-orang yang bekerja adalah gaji mereka. Namun terdapat sumber penting lainnya dari pendapatan; deposito di berbagai jenis rekening tabungan dapat menghasilkan arus kas masuk dalam bentuk pendapatan bunga. Beberapa saham juga menghasilkan seperempat pendapatan dividen.

Arus Kas Keluar

Arus kas keluar mewakili semua beban Anda; beban pengeluaran yang besar (misalnya, sewa bulanan) dan beban pengeluaran yang kecil (misalnya, biaya jasa cuci baju). Beban tersebut tidak perlu mendokumentasikan setiap pengeluaran,

Setiap pengeluaran tampak bermanfaat dan tidak berbahaya. Tetapi jika digabungkan, mereka seperti kumpulan ikan piranha yang menguras pendapatan Anda dengan cepat.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengontrol keuangan Anda? Bacalah bab ini dan Anda akan melihat bagaimana cara mengatur keuangan Anda. Bagaimanapun, pekerjaan Anda tidak akan mudah karena hal ini memerlukan disiplin dan mungkin tidak mendapatkan hadiah langsung. Mengatur keuangan hampir sama seperti melakukan diet; mudah untuk memulainya, namun sulit untuk diteruskan. Perlengkapan Anda untuk mengatur keuangan adalah neraca pribadi, arus kas pribadi, dan anggaran.

Tiga laporan keuangan ini akan menunjukkan di mana posisi keuangan Anda, memprediksikan di mana Anda akan berada setelah tiga bulan atau setahun, dan membantu Anda untuk mengatur pengeluaran. Keuntungan dari hal tersebut adalah mengurangi pengeluaran, meningkatkan tabungan dan investasi, serta menenangkan pikiran bahwa keadaan keuangan Anda aman.

©penerbit

© salemba

tetapi Anda seharusnya melacak bagaimana sebagian besar uang Anda dibelanjakan.

Pencatatan transaksi dalam buku kas membantu untuk mengidentifikasi bagaimana Anda menghabiskan uang. Menggunakan kartu kredit untuk pembelanjaan juga memberikan catatan tertulis dari transaksi Anda.

Membuat Laporan Arus Kas Pribadi

Anda dapat membuat laporan arus kas pribadi dengan merekam bagaimana Anda menerima uang tunai selama periode waktu tertentu dan bagaimana menggunakan uang tunai untuk beban.

CONTOH:

Sella mencoba untuk membatasi pengeluarannya di kampus, tetapi dia tidak pernah membuat laporan arus kas pribadi. Sekarang dia memulai kariernya dan mendapatkan gaji. Dia ingin memantau pengeluarannya setiap bulan dan memutuskan untuk membuat laporan arus kas untuk bulan sebelumnya.

Arus kas masuk bulanan. Gaji Sella sekarang adalah Rp8.000.000 per bulan (Rp96juta per tahun) sebelum pajak. Untuk tujuan anggaran, dia tertarik pada arus kas yang diterimanya dari perusahaan, yaitu gaji setelah pajak. Terdapat potongan untuk pajak NPM sebesar Rp2.000.000 per bulan dari gaji tersebut, sehingga dia menggunakan pendapatan setelah pajak:

Gaji bulanan = Rp8.000.000 Pajak bulanan = Rp2.000.000 Arus kas bulanan = Rp6.000.000

Sella mempertimbangkan sumber-sumber potensial lainnya dari arus kas. Namun, dia tidak menerima pendapatan dividen lain dari saham dan tidak mempunyai deposit dalam akun yang membayar bunga. Oleh karena itu, keseluruhan pemasukan bulanan Sella sebagian besar berasal dari gaji. Dia memasukan pemasukan bulanan Rp6.000.000 pada laporan arus kasnya.

Arus kas keluar bulanan. Sella memeriksa catatan keuangannya untuk melihat bagaimana dia menggunakan uang pada bulan sebelumnya. Berbagai pembayaran untuk kebutuhan rumah tangga dalam satu bulan adalah sebagai berikut:

‡ Rp1.000.000 untuk sewa rumah.

‡ Rp300.000 untuk TV kabel.

‡ Rp200.000 untuk listrik dan air.

‡ Rp200.000 untuk pulsa telepon.

‡ Rp1.000.000 untuk belanja bulanan.

‡ Rp500.000 untuk asuransi kesehatan yang diberikan oleh perusahaan (beban ini dipotong langsung dari gaji).

24 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

Selanjutnya Sella meninjau kembali beberapa tagihan kartu kredit untuk mengestimasi pengeluaran lainnya per bulan:

‡ Rp300.000 untuk pakaian/baju.

‡ Rp500.000 untuk biaya kendaraan (asuransi, perawatan, dan bahan bakar).

‡ Rp1.000.000 untuk rekreasi (termasuk makan di restoran dan keanggota an klub kebugaran).

Sella menggunakan informasi arus kas ini untuk melengkapi laporan arus kasnya yang ditunjukkan pada Tabel 2.1. Total arus kas keluar bulan sebelumnya adalah Rp5.000.000.

Arus kas bersih. Arus kas masuk dan arus kas keluar per bulan dibandingkan dengan mengestimasi arus kas bersih, yaitu dengan mengurangi arus kas masuk dengan arus kas keluar. Sella mengestimasi arus kas bersih untuk menentukan bagaimana dia menutup beban dan berapa banyak kelebihan kas yang dia miliki untuk dialokasikan ke tabungan atau tujuan lainnya. Arus kas bersih Sella bulan lalu adalah:

Arus kas bersih = arus kas masuk – arus kas keluar

= Rp6.000.000 – Rp5.000.000

= Rp1.000.000

Sella memasukkan informasi ini di akhir laporan arus kas pribadinya.

> TABEL 2.1 Laporan arus kas pribadi dari Sella Kas masuk

Gaji (setelah pajak) Rp6.000.000

Bunga deposito 0

Pembayaran deviden 0

Total kas masuk Rp6.000.000

Kas keluar

Sewa rumah Rp1.000.000

TV kabel 300.000

Listrik dan air 200.000

Telepon 200.000

Belanja bulanan 1.000.000

Asuransi kesehatan 500.000

Pakaian 300.000

Biaya kendaraan 500.000

Rekreasi 1.000.000

Total kas keluar Rp5.000.000

Arus kas bersih +Rp1.000.000

©penerbit

© salemba

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Arus Kas

Untuk meningkatkan kekayaan, Anda perlu memaksimalkan arus kas masuk dan meminimalkan arus kas keluar. Arus kas masuk dan arus kas keluar tergantung pada berbagai faktor, seperti yang akan dijelaskan selanjutnya.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Arus Kas Masuk

Arus kas masuk yang tinggi dipengaruhi oleh faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pendapatan. Faktor–faktor kunci yang perlu untuk dipertimbangkan adalah tahap jalur karier dan keterampilan pekerjaan Anda.

Tahap Jalur Karier Anda. Tahap yang telah Anda capai dalam jalur karier memengaruhi arus kas masuk karena hal tersebut memengaruhi tingkat pendapatan Anda. Arus kas masuk untuk orang yang berada di perguruan tinggi atau baru saja memulai karier (seperti Sella) relatif rendah. Arus kas masuk mereka cenderung meningkat karena mendapatkan pengalaman kerja dan kemajuan dalam karier yang dipilih.

Tahap karier Anda berkaitan erat dengan tempat keberadaan Anda dalam siklus hidup. Orang-orang yang masih muda cenderung berada pada tahap awal karier masing-masing, sedangkan orang-orang yang lebih tua cenderung memiliki lebih banyak pengalaman kerja sehingga berada pada tahapan jalur karier yang lebih lanjut. Oleh karena itu, arus kas masuk cenderung lebih rendah bagi individu yang lebih muda dan jauh lebih tinggi untuk individu pada usia 50 tahunan.

Terdapat banyak pengecualian untuk tren ini, namun beberapa orang yang lebih tua beralih karier, sehingga jalur karier mereka dapat diatur kembali.

Individu yang beralih karier dari industri permintaan rendah ke industri permintaan tinggi mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi. Banyak wanita menunda karier mereka selama beberapa tahun untuk membesarkan anak dan kemudian melanjutkan kehidupan profesional mereka.

Tahap akhir dalam siklus hidup yang akan kita perhatikan adalah pensiun.

Arus kas masuk yang berasal dari gaji dihentikan pada saat pensiun. Setelah pensiun, individu mengandalkan pembayaran jaminan sosial dan bunga atau dividen yang diperoleh dari investasi sebagai sumber pendapatan. Akibatnya, individu yang sudah pensiun cenderung memiliki arus kas masuk yang lebih kecil dibandingkan saat mereka bekerja. Arus kas masuk pensiun Anda akan berasal dari pendapatan investasi dan rencana pensiun. Gambar 2.1 meringkas

26 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

bagaimana usia biasanya memengaruhi arus kas masuk. Perhatikan bahwa terdapat tiga tahap yang berbeda.

Jenis Pekerjaan. Pendapatan juga bervariasi menurut jenis pekerjaan.

Pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus cenderung memberikan gaji yang jauh lebih tinggi daripada pekerjaan yang membutuhkan keterampilan yang dapat diperoleh dengan sangat cepat dan mudah.

Jumlah Anggota Keluarga yang Berpenghasilan di dalam Rumah Tangga. Jika Anda adalah satu-satunya anggota keluarga yang berpenghasilan, arus kas masuk rumah tangga Anda biasanya akan kurang dibandingkan jika terdapat sumber pemasukan kedua. Sekarang, banyak arus kas rumah tangga mempunyai dua sumber pemasukan, sebuah tren yang secara substansial meningkatkan arus kas untuk rumah tangga.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Arus Kas Keluar

Faktor-faktor penting yang memengaruhi arus kas keluar adalah jumlah keluarga, usia, dan perilaku konsumsi seseorang.

Jumlah Keluarga. Seseorang yang mendukung keluarga biasanya akan dikenakan biaya lebih besar daripada satu orang tanpa tanggungan. Semakin banyak anggota keluarga, semakin besar jumlah pengeluaran, dan semakin besar arus kas keluar.

Sumber: Madura (2014)

> GAMBAR 2.1 Hubungan arus kas masuk dengan usia

Usia Pensiun Karier

Kuliah

Arus kas masuk

©penerbit

© salemba

Usia. Orang-orang yang lebih tua cenderung menghabiskan lebih banyak uang untuk rumah, mobil, dan liburan. Penyesuaian dalam pengeluaran ini mungkin adalah hasil dari peningkatan pendapatan (arus kas masuk) dari waktu ke waktu sebagai kemajuan di sepanjang jalur karier.

Perilaku Konsumsi Pribadi. Perilaku konsumsi seseorang bervariasi secara substansial. Perilaku ekstrem dalam konsumsi adalah orang-orang yang menghabiskan seluruh gaji mereka dalam beberapa hari setelah menerimanya, terlepas dari ukuran gaji tersebut. Meskipun perilaku ini dimengerti oleh orang yang mempunyai pendapatan rendah, hal tersebut juga merupakan praktik umum bagi sebagian orang yang mempunyai pendapatan yang sangat tinggi. Hal ini terjadi mungkin karena mereka tidak memahami pentingnya tabungan untuk masa depan. Perilaku ekstrem yang lain adalah “penabung besar” yang meminimalkan pengeluaran mereka dan fokus pada tabungan untuk masa depan. Sebagian besar perilaku konsumsi seseorang dipengaruhi oleh pendapatan mereka. Misalnya, rumah tangga berpenghasilan dua cenderung menghabiskan lebih banyak uang ketika penghasilan tersebut diperoleh dari bekerja penuh waktu.

Membuat Anggaran

Langkah berikutnya dalam proses penganggaran adalah perpanjangan dari laporan arus kas pribadi. Anda dapat meramalkan arus kas bersih dengan meramalkan arus kas masuk dan arus kas keluar untuk masing-masing jenis laporan arus kas pribadi. Kita melihat laporan arus kas berdasarkan peramalan arus kas untuk periode waktu di masa depan sebagai anggaran. Sebagai contoh, Anda dapat mengembangkan anggaran untuk menentukan apakah arus kas masuk Anda akan cukup untuk menutup arus kas keluar. Jika Anda mengharapkan arus kas masuk melebihi arus kas keluar, Anda juga dapat menggunakan anggaran untuk menentukan jumlah kelebihan kas yang akan Anda miliki untuk diinvestasikan dalam aset tambahan atau untuk melakukan pembayaran ekstra guna mengurangi utang pribadi.

CONTOH:

Sella ingin menentukan apakah pendapatannya cukup untuk menutupi p e n g e l u a r a n n y a . D i a m e n g g u n a k a n l a p o r a n a r u s k a s p r i b a d i u n t u k memperkirakan arus kas per bulan. Bagaimanapun, dia menyesuaikan laporannya untuk mengantisipasi beban tambahan:

28 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

beban perawatan kesehatan adalah sebesar Rp1.200.000 untuk bulan ini karena ada perawatan kesehatan yang dia lakukan tetapi tidak dicakup oleh asuransi.

!"""!"""

yang baru.

Sella mengganti laporan arus kas pribadinya dari bulan lalu untuk merefleksikan perubahan yang terjadi pada bulan ini. Angka yang ditebalkan pada Tabel 2.2 menunjukkan perubahan arus kas sebagai hasil pengeluaran tak terduga di bulan ini.

Efek utama dari pengeluaran tak terduga pada perkiraan arus kas Sella untuk bulan ini, Sella menyadari bahwa pengeluaran yang direncanakan pada bulan ini Rp6.000.000. Bulan ini, perkiraan arus kas bersih Sella adalah:

Perkiraan arus kas bersih = perkiraan arus kas masuk – perkiraan arus kas keluar

= Rp6.000.000 – Rp6.200.000

= –Rp200.000

Proses anggaran ini memperingatkan Sella bahwa dia akan mengalami kekurangan kas sebesar Rp200.000.

Mengantisipasi Kekurangan Kas

Anda mungkin tidak memiliki arus kas masuk yang cukup untuk menutupi arus kas keluar yang Anda harapkan karena dalam satu bulan terdapat sejumlah biaya

> TABEL 2.2 Tinjauan laporan arus kas Sella Kas masuk Data aktual laba

bersih

Jumlah yang diharapkan bulan ini

Gaji (setelah pajak) Rp6.000.000 Rp6.000.000

Bunga deposito 0 0

Pembayaran deviden 0 0

Total kas masuk Rp6.000.000 Rp6.000.000

Kas keluar Data aktual laba bersih

Jumlah yang diharapkan bulan ini

Sewa rumah Rp1.000.000 Rp1.000.000

TV kabel 300.000 300.000

Listrik dan air 200.000 200.000

Telepon 200.000 200.000

Belanja bulanan 1.000.000 1.000.000

Asuransi kesehatan 500.000 1.200.000

Baju 300.000 300.000

Biaya kendaraan 500.000 1.000.000

Rekreasi 1.000.000 1.000.000

Total kas keluar Rp5.000.000 Rp6.200.000

Arus kas bersih +Rp1.000.000 –Rp200.000

© salemba

besar yang tak terduga. Jika kekurangan kas tersebut kecil, Anda mungkin dapat menarik dana dari rekening untuk menutupi perbedaan tersebut. Jika bulan depan Anda akan mengalami kekurangan kas namun Anda mungkin tidak memiliki dana yang cukup untuk menutupi kekurangan tersebut, anggaran dapat memperingatkan Anda akan masalah ini. Hal ini lebih baik dilakukan di awal sehingga Anda dapat menentukan bagaimana cara untuk menutupi kekurangan tersebut. Anda harus menyisihkan dana di rekening tabungan yang dapat berfungsi sebagai dana darurat untuk digunakan ketika Anda mengalami kekurangan kas.

Menilai Akurasi dari Anggaran

Membandingkan secara berkala arus kas Anda yang sebenarnya selama periode baru-baru ini (seperti bulan lalu) dengan arus kas yang diperkirakan dalam anggaran Anda berguna untuk menentukan apakah perkiraan Anda sesuai dengan target. Banyak orang cenderung terlalu optimis tentang perkiraan arus kas mereka. Arus kas masuk yang lebih besar dari yang diperkirakan dan arus kas keluar yang kurang dari yang diperkirakan mengakibatkan arus kas bersih lebih tinggi dari yang diharapkan. Dengan mendeteksi kesalahan peramalan tersebut, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan anggaran. Anda dapat memutuskan untuk membatasi pengeluaran Anda yang dimulai dengan arus kas keluar yang dianggarkan. Anda juga dapat memilih untuk tidak menyesuaikan kebiasaan belanja Anda, tetapi dengan menaikkan perkiraan arus kas keluar Anda untuk mencerminkan realitas. Dengan anggaran yang akurat, Anda dapat mendeteksi kekurangan arus kas masa depan dengan lebih baik dan dapat mempersiapkan solusi untuk setiap kekurangan.

CONTOH:

Mengingat bahwa Sella memperkirakan arus kas untuk membuat anggaran bulan mendatang dan sekarang adalah akhir bulan, dia dapat menilai apakah perkiraannya akurat. Arus kas yang diperkirakan oleh Sella ditampilkan pada kolom kedua dari Tabel 2.3. Dia membandingkan arus kas aktual (kolom ketiga) dengan perkiraan dan menghitung perbedaan di antara keduanya (ditunjukkan dalam kolom keempat). Perbedaan antara kolom kedua dan ketiga disebut sebagai kesalahan perkiraan. Selisih positif berarti bahwa tingkat arus kas aktual kurang dari yang diperkirakan, sementara selisih negatif berarti bahwa tingkat arus kas aktual yang sebenarnya melebihi perkiraan.

Dengan meninjau kolom keempat pada Tabel 2.3, Sella melihat bahwa jumlah arus kas keluar lebih kecil dari yang diperkirakan sebesar Rp200.000.

Arus kas bersih adalah +Rp200.000 (melebihi Rp200.000) melebihi dari tingkat yang diperkirakan. Sella menilai arus kas keluar individu untuk menentukan

30 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

di mana arus kas yang berada di bawah perkiraan. Meskipun beban belanja bulanan sedikit lebih tinggi dari yang diperkirakan, biaya asuransi kesehatan lebih rendah daripada yang diantisipasi. Sella memutuskan bahwa beban yang tidak normal cukup tinggi pada bulan ini, sehingga dia percaya bahwa anggaran arus kas harus cukup akurat setiap bulan.

Perkiraan Arus Kas Bersih Selama Beberapa Bulan

Untuk memperkirakan arus kas Anda selama beberapa bulan ke depan, Anda dapat mengikuti proses yang sama seperti perkiraan untuk satu bulan ke depan.

Di manapun jenis tertentu dari arus kas yang diharapkan berjalan normal, hal tersebut dapat memperkirakan dari bulan-bulan sebelumnya ketika arus kas berada pada tingkat normal. Anda dapat membuat penyesuaian dalam memperhitungkan arus kas yang Anda harapkan menjadi tidak biasa di bulan tertentu di masa depan (sebagai contoh, pada musim liburan Anda dapat

Arus kas masuk

Jumlah yang diharapkan (perkiraan pada

awal bulan)

Jumlah aktual (ditentukan

pada akhir bulan)

Kesalahan prediksi

Gaji (setelah pajak) Rp6.000.000 Rp6.000.000 Rp0

Bunga deposito 0 0 0

Pembayaran deviden 0 0 0

Total arus kas Masuk Rp6.000.000 Rp6.000.000 Rp0

Arus kas keluar Jumlah yang diharapkan

Jumlah aktual

Kesalahan prediksi

Sewa rumah Rp1.000.000 Rp1.000.000 Rp0

TV kabel 300.000 300.000 0

Listrik dan air 200.000 200.000 0

Telepon 200.000 200.000 0

Belanja bulanan 1.000.000 1.100.000 –100.000

Asuransi kesehatan 1.200.000 900.000 +Rp300.00

Baju 300.000 300.000 0

Biaya kendaraan 1.000.000 1.000.000 0

Rekreasi 1.000.000 1.000.000 0

Total arus kas keluar Rp6.200.000 Rp6.000.000 +Rp200.000 Arus kas bersih –Rp 200.000 Rp 0 +Rp200.000

> TABEL 2.3 Perbandingan anggaran Sella dan realisasi arus kas untuk bulan ini

©penerbit

© salemba

memperkirakan akan menghabiskan lebih banyak uang untuk hadiah dan rekreasi).

Beban seperti perawatan kesehatan, perbaikan mobil, dan perbaikan rumah sering terjadi di luar dugaan. Meskipun banyak beban tidak selalu dapat diprediksi, Anda harus membuat anggaran pengeluaran secara periodik. Anda harus menganggap bahwa Anda mungkin akan dikenakan biaya tak terduga untuk beberapa perawatan kesehatan serta perbaikan mobil atau barang-barang rumah tangga selama beberapa bulan. Sehingga anggaran Anda mungkin tidak benar-benar akurat pada bulan tertentu, tetapi akan cukup akurat dari waktu ke waktu. Jika Anda tidak memperhitungkan biaya tersebut dari waktu ke waktu, Anda akan mengalami arus kas yang lebih rendah dari yang diharapkan dari waktu ke waktu.

Membuat Anggaran Tahunan

Jika Anda ingin mengetahui berapa banyak uang yang dapat Anda simpan di tahun depan, Anda dapat memperpanjang anggaran keluar untuk waktu yang lebih lama. Anda harus terlebih dahulu membuat anggaran tahunan dan kemudian menyesuaikannya untuk mencerminkan antisipasi perubahan besar dalam arus kas.

CONTOH:

Sella percaya bahwa anggaran bulan lalu (kecuali untuk biaya perawatan kesehatan dan motor yang tidak biasa) adalah khusus baginya. Dia ingin memperpanjang anggaran tersebut untuk memperkirakan jumlah uang yang dapat ditabung di tahun depan. Arus kas masuk dapat diprediksi karena dia sudah mengetahui jumlah gaji untuk tahun ini. Beberapa arus kas keluar bulanan (seperti sewa dan tagihan TV kabel) dalam anggaran bulanan juga bersifat konstan dari satu bulan ke bulan lainnya. Untuk memprediksi jenis arus kas keluar, Sella mengalikan jumlah beban bulanan dengan 12 (untuk setiap bulan dalam setahun) untuk mendapatkan perkiraan biaya tahunan, seperti yang ditunjukkan pada kolom ketiga dari Tabel 2.4.

Beberapa barang lainnya bervariasi dari bulan ke bulan, namun jumlah yang dianggarkan di bulan sebelumnya menunjukkan perkiraan yang wajar untuk 12 bulan ke depan. Selama 12 bulan ke depan Sella mengharapkan arus kas bersih sebesar Rp72.000.000. Oleh karena itu, dia menetapkan tujuan untuk menyimpan uang sebesar Rp72.000.000 dalam rekening bank atau untuk berinvestasi saham.

32 BAGIAN I MERENCANAKAN KEUANGAN

Ketergantungan Keuangan yang Berlebihan

Pernahkah Anda dihadapkan dengan biaya besar tak terduga yang memaksa Anda untuk meminta bantuan konsultan keuangan dari keluarga atau teman-teman Anda? Situasi tersebut dapat mengakibatkan kegagalan untuk mempertahankan anggaran atau bahkan menetapkan anggaran. Penyebab lainnya adalah beban tak terduga; mungkin mobil Anda rusak dan membutuhkan beberapa perbaikan mahal, atau mungkin Anda melihat sesuatu yang ingin Anda beli tetapi Anda mengetahui bahwa Anda tidak mampu. Jika Anda telah merencanakan suatu pengeluaran besar namun tidak memiliki uang untuk membayarnya, Anda dihadapkan dengan masalah utang. Utang mungkin tampak mudah untuk dikembalikan dengan dukungan keluarga. Namun, Anda harus berhati-hati dengan terlalu banyak mengandalkan dukungan tersebut.

Ketika Anda gagal untuk mengontrol anggaran, ketergantungan Anda pada orang lain selama jangka waktu yang lama dapat membuat ketegangan dengan kerabat dan akhirnya dapat menghancurkan hubungan keluarga. Anda harus mandiri. Meskipun ketika dalam keadaan darurat Anda mungkin dapat mengandalkan bantuan keuangan dari keluarga atau teman, Anda seharusnya

Kas masuk Arus kas bulanan

Arus kas tahunan (sama dengan arus kas

bulanan khas × 12)

Gaji (setelah pajak) Rp6.000.000 Rp72.000.000

Bunga deposito 0 0

Pembayaran dividen 0 0

Total kas masuk Rp6.000.000 Rp72.000.000

Kas keluar Jumlah yang diharapkan

Arus kas tahun ini

Sewa rumah Rp1.000.000 Rp12.000.000

TV kabel 300.000 3.600.000

Listrik dan air 200.000 2.400.000

Telepon 200.000 2.400.000

Belanja bulanan 1.000.000 12.000.000

Asuransi kesehatan 500.000 6.000.000

Baju 300.000 3.600.000

Biaya kendaraan 500.000 6.000.000

Rekreasi 1.000.000 12.000.000

Total kas keluar Rp5.000.000 Rp60.000.000

> TABEL 2.4 Anggaran tahunan Sella

©penerbit

© salemba

tidak mengandalkan bantuan tersebut agar diberikan secara berkala dan dalam jangka panjang.

Penting untuk membuat anggaran tetap serta membangun dan mempertahankan dana darurat sehingga Anda tidak perlu bergantung pada orang lain di saat krisis keuangan. Sebelum Anda mencari bantuan dari anggota keluarga atau teman, tanyakan pada diri sendiri apakah Anda telah berusaha semaksimal mungkin dengan diri Anda sendiri. Apakah krisis keuangan tak terduga Anda bersifat darurat atau apakah Anda menghabiskan uang lebih awal daripada menyimpannya untuk beban tersebut? Penganggaran yang hati-hati dan terkontrol membentuk kemandirian dan kebebasan keuangan.

Neraca Pribadi

Langkah berikutnya pada proses penganggaran adalah membuat neraca pribadi. Jalur anggaran adalah arus kas Anda selama jangka waktu tertentu, sedangkan neraca pribadi memberikan potret dari keseluruhan kekayaan Anda pada titik waktu tertentu. Neraca pribadi meringkas aset (aset apa yang Anda miliki), utang atau kewajiban (utang atau kewajiban apa yang Anda miliki), dan kekayaan bersih Anda (aset dikurangi utang).

Aset

Aset pada neraca dapat diklasifikasikan sebagai aset lancar, aset tidak lancar, dan investasi.

Aset Lancar. Aset lancar adalah aset keuangan yang mudah dijual tanpa kehilangan nilai. Aset lancar terutama berguna untuk menutupi biaya yang akan datang. Beberapa aset lancar yang lebih umum adalah kas, rekening giro, dan tabungan. Kas berguna untuk menutupi pembelian kecil, sedangkan rekening giro mudah digunakan untuk pembelian yang lebih besar. Rekening tabungan adalah aset keuangan yang diinginkan karena pihak bank membayar bunga atas uang yang disimpan. Sebagai contoh, jika rekening tabungan menawarkan bunga 4 persen, Anda mendapatkan tingkat bunga tahunan sebesar Rp4.000 untuk setiap Rp100.000 yang disimpan dalam akun tersebut.

Aset Tidak Lancar. Aset tidak lancar adalah barang-barang yang biasanya dimiliki oleh rumah tangga seperti rumah, mobil, dan furnitur. Barang-barang ini cenderung membuat proporsi besar dari total aset daripada aset lancar.

Dalam dokumen Ebook Pengelolaan keuangan pribadi (Halaman 35-65)