Analisis Dat a
Ist ilah kelom pok sam pel berpasangan at au berhubungan dalam analisis dat a kom parat if berm akna bahw a sam pel yang dianalisis adalah sam a, baik sebelum dan sesudah perlakuan. Perbedaan kinerja karyaw an sebelum dan sesudah pelat ihan adalah cont oh unt uk sam pel yang berhubungan.
Tabel 6.4. Cont oh dat a unt uk perm asalahan kom parat if
kelom pok sam pel berpasangan/ berhubungan
No.
Sam pel
Kinerja
Sebelum Pelat ihan Sesudah Pelatihan
1 65 75
2 70 80
3 80 85
4 78 90
5 82 92
Ist ilah kelom pok sam pel yang t idak berpasangan at au t idak berhubungan berm akna bahw a kelom pok sam pel yang dianalisis adalah kelom pok sam pel yang berbeda, sert a t idak ada perlakuan di dalam nya. Perbedaan kinerja karyaw an laki-laki dan perem puan adalah cont oh unt uk sam pel yang t idak berhubungan.
Tabel 6.5. Cont oh dat a unt uk perm asalahan kom parat if kelom pok sam pel t idak berpasangan/ t idak berhubungan
Laki-laki Perem puan
No.
Sam pel
Kinerja No.
Sam pel
Kinerja
1 65 1 75
2 70 2 80
3 80 3 85
4 78 4 90
5 82 5 92
6 71
7 81
Analisis Dat a
2. Pengolahan dat a dengan st at ist ik t ert ent u;
3. M enganalisis dat a.
Pertama, merangkum atau merekap data
M isalnya penelit i m enyebarkan kuisioner dan t elah m em peroleh jaw aban- jaw aban dari responden m engenai dat a-dat a yang dipert anyakan dalam penelit ian. Dat a yang berada di dalam lem bar-lem bar kuisioner harus direkap ke dalam t abel yang sederhana.
Apabila responden m em ilih jaw aban t ert ent u di dalam kuisioner m aka jaw aban diberikan skor-skor t ert ent u, m isalnya,
Jenis kelam in: (1) Laki-laki; (2) Perem puan;
Usia: (1) Kurang dari 21 t ahun; (2) 21-30 t ahun; (3) 31-40 t ahun; (4) 41-50 t ahun; (5) Lebih dari 50 t ahun;
Pendidikan: (1) SLTA; (2) Diplom a; (3) S1; (4) S2; (5) S3;
M ot ivasi dan kinerja: (1) Sangat t idak set uju; (2) Tidak set uju; (3) Set uju; (4) Sangat set uju.
Tabel 6.6. Cont oh m erangkum / m erekapit ulasi dat a (dat a prim er)
No. Ident it as Responden M ot ivasi Kinerja
J. Kelamin Usia Pendidikan 1 2 3 4 Tot al 1 2 3 4 5 Tot al
1 1 1 1 3 3 3 4 13 3 3 2 4 4 16
2 2 2 1 2 2 1 2 7 3 2 2 1 3 11
3 2 2 2 4 4 4 3 15 4 4 3 3 4 18
4 1 3 2 4 4 2 3 13 4 3 3 4 2 16
5 1 4 3 4 3 3 4 14 4 4 4 4 2 18
6 1 3 3 2 2 1 2 7 2 1 3 2 2 10
7 1 4 4 1 1 2 2 6 2 2 1 1 2 8
8 2 4 3 3 4 3 4 14 4 3 4 4 3 18
9 1 3 2 3 3 4 2 12 2 3 4 3 3 15
10 2 1 4 2 3 3 4 12 4 3 3 3 4 17
Tabel 6.7. Cont oh m erangkum / m erekapit ulasi dat a (dat a sekunder)
Tahun Biaya Iklan Penjualan
2000 112 1452
2001 145 1923
2002 134 1634
2003 126 1578
2004 123 1530
2005 163 2045
2006 78 1379
2007 97 1401
2008 142 1836
2009 114 1489
Analisis Dat a Kedua, pengolahan data
Dat a-dat a yang t elah dirangkum dapat diolah dengan st at ist ik yang relevan.
Sebagai cont oh dari Tabel 6.7., analisis dat a penelit ian menggunakan st at ist ik korelasi sederhana/ korelasi product moment. Dat a yang digunakan adalah dat a t ot al at au boleh m enggunakan rat a-rat anya.
Tabel 6.8. Cont oh Dat a unt uk Analisis Korelasi Sederhana
No. M ot ivasi Kinerja
1 13 16
2 7 11
3 15 18
4 13 16
5 14 18
6 7 10
7 6 8
8 14 18
9 12 15
10 12 17
Pengolahan dat a m enggunakan cara m anual at au m enggunakan soft w are st at ist ik t ert ent u sepert i Excel, SPPS dan soft w are lainnya. M isalnya dat a t elah diolah dengan SPSS kem udian diperoleh hasil sebagai berikut :
-
Nilai koefisien korelasi (r)=0,9760-
Nilai probabilit as (Sig)=0,000-
Nilai t (thit ung)=12,674Ketiga, analisis data
Set elah nilai-nilai st at ist ik diperoleh m aka selanjut nya nilai-nilai t ersebut dianalisis at au diint erpret asikan. Analisis dat a unt uk st at ist ik inferensial um um nya adalah m enguji hipot esis yang t elah diajukan apakah dit erima at au dit olak.
Pengujian hipot esis dalam st at ist ik inferensial m em iliki langkah-langkah sebagai berikut :
a. Analisis dat a unt uk perm asalahan asosiatif (ket erkait an at au hubungan suat u variabel dengan variabel lainnya), dengan st at ist ik- st at ist ik sepert i: korelasi sederhana/product moment, korelasi berganda, regresi sederhana, regresi berganda, korelasi rank spearman, dan st at ist ik relevan lainnya:
Analisis Dat a
1). M enet apkan hipot esis st at ist ik (H0 dan Ha)
H0: hubungan suat u variabel dengan variabel lainnya adalah signifikan
Ha: hubungan suat u variabel dengan variabel lainnya adalah t idak signifikan
2). M enet apkan krit eria penarikan kesim pulan:
Krit eria penarikan kesim pulan alt ernat if I (dengan m em bandingkan nilai st at ist ik yang dihit ung dengan nilai t abelnya)
o Tolak H0 jika nilai st at ist ik yang dihit ung lebih besar dari nilai st at ist ik t abelnya
o Terim a H0 jika nilai st at ist ik yang dihit ung lebih kecil dari nilai st at ist ik t abelnya
Krit eria penarikan kesim pulan alt ernat if II (dengan m em bandingkan nilai probabilit as yang dihit ung dengan nilai probabilit as yang dit et apkan)
o Tolak H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih kecil dari probabilit as kesalahan yang dit et apkan (Sig<0,05)
o Terim a H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih besar dari probabilit as kesalahan yang dit et apkan (Sig>0,05)
3). M enarik kesim pulan
b. Analisis dat a unt uk perm asalahan kom parat if (perbandingan sat u kelom pok sam pel dengan kelom pok sam pel lainnya), dengan st at ist ik-st at ist ik sepert i: independent sample t -t est , paired sample t -t est , one w ay anova, mann wit hney u t est , kruskal w allis, w ilcoxon, friedman, chi-square, fisher dan st at ist ik relevan lainnya:
1). M enet apkan hipot esis st at ist ik (H0 dan Ha)
H0: perbedaan suat u kelom pok sam pel dengan kelom pok sam pel lainnya adalah signifikan
Ha: perbedaan suat u kelom pok sam pel dengan kelom pok sam pel lainnya adalah t idak signifikan
2). M enet apkan krit eria penarikan kesim pulan:
Krit eria penarikan kesim pulan alt ernat if I (dengan m em bandingkan nilai st at ist ik yang dihit ung dengan nilai t abelnya)
o Tolak H0 jika nilai st at ist ik yang dihit ung lebih besar dari nilai st at ist ik t abelnya
o Terim a H0 jika nilai st at ist ik yang dihit ung lebih kecil dari nilai st at ist ik t abelnya
Analisis Dat a
Krit eria penarikan kesim pulan alt ernat if II (dengan m em bandingkan nilai probabilit as yang dihit ung dengan nilai probabilit as yang dit et apkan)
o Tolak H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih kecil dari probabilit as kesalahan yang dit et apkan (Sig<0,05)
o Terim a H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih besar dari probabilit as kesalahan yang dit et apkan (Sig>0,05)
3). M enarik kesim pulan
Sebagai ilust rasi, dari cont oh nilai-nilai hasil pengolahan dat a korelasi (Tabel 6.8) sebelum nya dapat diint erpret asikan sebagai berikut :
-
Koefisien korelasi.Nilai koefisien korelasi (r)=0,9760, m enunjukkan bahw a ada korelasi/ hubungan yang posit if ant ara m ot ivasi dengan kinerja. Nilai yang posit if t ersebut m enandakan bahw a adanya hubungan yang searah, kenaikan nilai m ot ivasi diikut i dengan kenaikan nilai kinerja karyaw an.
-
Uji signifikansi hipot esis alt ernat if I (dengan m elihat nilai t ) Hipot esis st at ist ik:
H0: =0 (korelasi/ hubungan m ot ivasi dengan kinerja adalah signifikan)
Ha:≠0 (korelasi/hubungan mo vasi dengan kinerja adalah t idak signifikan)
Krit eria penarikan kesim pulan:
Tolak H0 jika nilai thit ung lebih besar dari nilai tt abel (th>tt 2,31)1
Terim a H0 jika nilai thit ung lebih kecil dari nilai tt abel (th<tt 2,31)
Kesim pulan: Nilai th12,674>tt 2,31, m aka H0 dit olak, art inya korelasi/ hubungan m ot ivasi dengan kinerja adalah signifikan.
-
Uji signifikansi hipot esis alt ernat if II (dengan m elihat nilai probabilit as). Hipot esis st at ist ik:
1 Nilai t -t abel sebesar 2,31 diperoleh dari t abel t pada degree of freedom (df) / derajat kebebasan (dk) = n-2=10-2=8, probabilit as 0,05, uji 2 pihak. Nilai t t abel juga dapat dihit ung melalui Excel dengan form ula =TINV(probabilit y, deg_freedom).
Unt uk kasus ini form ula t ersebut adalah =TINV(0.05, 8). Unt uk penggunaan yang lain, jika m enggunakan uji F m aka form ula di Excel adalah =FINV(probabilit y, deg_freedom1, deg_freedom2). deg_freedom1 adalah nilai df/ dk pem bilang dan deg_freedom2 adalah nilai sf/ dk penyebut .
Analisis Dat a
H0: =0 (korelasi/ hubungan m ot ivasi dengan kinerja adalah signifikan)
Ha:≠0 (korelasi/ hubungan m ot ivasi dengan kinerja adalah t idak signifikan)
Krit eria penarikan kesim pulan:
Tolak H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih kecil dari probabilit as kesalahan yang dit etapkan (Sig<0,05)2
Terim a H0 jika nilai probabilit as kesalahan yang dihit ung lebih besar dari probabilit as kesalahan yang dit etapkan (Sig>0,05)
Kesim pulan: Nilai Sig0,000<0,05, m aka H0 dit olak, art inya korelasi/ hubungan m ot ivasi dengan kinerja adalah signifikan.
Unt uk m em ahami berbagai t eknik st at ist ik lainnya akan dijelaskan dalam Bab 8 (Beberapa Teknik Pengolahan St at ist ik dengan SPSS).
LATIHAN
1. Jelaskan perbedaan analisis dat a penelit ian kuant it at if dan asosiat if.
2. Jelaskan perbedaan analisis dat a perm asalahan penelit ian deskript if, asosiat if, dan asosiat if.
3. Pada saat kapankah kit a dapat mem ilih st at ist ik deskript if dan Pada saat kapan pula kit a dapat m emilih st at ist ik inferensial unt uk analisis dat a penelit ian?
4. Suat u penelit ian m enyelidiki pengaruh harga t erhadap perm int aan produk X. Dat a yang diam at i selam a 180 bulan, dengan dat a yang berdist ribusi norm al. St at ist ik apakakah yang paling sesuai unt uk digunakan penelit i?.
5. Rancanglah sebuah dat a unt uk penelit ian dengan perm asalahan asosiat if at au kom parat if, lalu:
a. Susunlah hipot esis st at ist ik (H0 dan Ha) unt uk penelit ian t ersebut . b. Buat lah krit eria unt uk pengam bilan keput usan unt uk pengujian
hipot esis.
c. Tariklah kesim pulan apakah korelasi t ersebut signifikan at au t idak.
2 Nilai probabilit as kesalahan yang dit et apkan () sebesar 0,05 um um digunakan dalam penelit ian sosial. Hakikat nya nilai probabilit as kesalahan yang paling baik
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian
T T E E K K N N I I K K M M E E N N Y Y U U S S U U N N P P R R O O P P O O S S A A L L D D A A N N
L L A A P P O O R R A A N N P P E E N N E E L L I I T T I I A A N N
Tuj uan bab ini adalah agar m ahasiswa m am pu:
1. Menyusun pendahuluan dalam proposal penelit ian, yakni: lat ar belakang m asalah, ident ifikasi m asalah, bat asan m asalah, rum usan m asalah, t uj uan penelit ian dan m anfaat penelit ian;
2. Menyusun kaj ian t eori dalam proposal penelit ian, yakni: uraian t eori, kerangka berpikir dan hipot esis;
3. Menyusun m et ode penelit ian dalam proposal penelit ian, yakni: pendekat an penelit ian, t em pat dan wakt u penelit ian, definisi operasional, t eknik sam pling, t eknik
pengum pulan dat a dan t eknik analisis dat a;
4. Menyusun hasil penelit ian, yakni: deskripsi dat a, analisis dat a dan pem bahasan;
5. Menyusun penut up, yakni: kesim pulan, saran dan ket erbat asan penelit ian.
7
Tek nik Meny usun Proposal & Laporan Penelit ian