BAB III METODE PENELITIAN
G. Tahap Tahap Penelitian
Tahap-tahap penelitian digunakan untuk mengetahui rencana pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti mulai awal hingga akhir penelitian. Tahap-tahap penelitian yang telah dilalui sebagai berikut:
1. Tahap Pra Lapangan
a. Menyusun rencana penelitian
Penelitian dimulai dari pengajuan judul, penyusunan matrik penelitian yang selanjutnya dikonsultasikan kepada dosen pembimbing, yaitu Ibu Dr. Hj. Mukni’ah, M. Pd. I dan dilanjutkan dengan penyusunan proposal penelitian hingga diseminarkan.
b. Memilih lapangan penelitian
Tahap selanjutnya yaitu memilih lapangan penelitian. Lapangan penelitian yang dipilih yaitu Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember dengan alasan bahwa madrasah tersebut merupakan madrasah yang mempunyai segudang prestasi dalam bidang umum, khusunya matematika.
c. Mengurus perizinan
Penelitian mengurus surat perizinan dengan surat pengantar dari pihak Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di IAIN Jember ditujukan kepada Kepala Madrasah MI Unggulan Nuris Jember.
d. Memiih dan menentukan informan
Pada tahap ini peneliti mulai memilih informan untuk mendapatkan informasi yang terkait dengan penelitian. Informan yang
diambil dalan penelitian ini adalah kepala madrasah, guru kelas 3, dan peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember.
2. Menyiapkan perlengkapan penelitian
Menyiapkan perlengkapan penelitian dengan membuat instrumen pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian mengenai implementasi pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi dalam meningkatkan hasil belajar siswa denga membuat instrumen observasi, wawancara dan dokumenntasi.
3. Tahap Pelaksanaan Lapangan
Setelah persiapan dianggap matang, maka tahap selanjutnya adalah melaksanakan penelitian. Dalam pelaksanaan tahap ini, peneliti mengumpulkan data-data yang diperlukan dengan menggunakan beberapa teknik observasi, wawancara dan dokumenntasi.
4. Tahap Analisis Data
Setelah semua data selesai dianalisis, kemudian kegiatan peneliti dilanjutkan dengan penyusunan laporan penelitian. Laporan tersebut diserahkan kepada dosen pembimbing untuk direvisi. Berdasarkan masukan-masukan dari dosen pembimbing tersebut, kemudian dilanjutkan sampai penelitian ini benar-benar terselesaikan.
A. Gambaran Obyek Penelitian
1. Proses Pembelajaran di MI Unggulan Nuris (Full Day School) Jember.
Proses pembelajaran di MI Unggulan Nuris Jember (sebelum pandemi) dimulai pukul 07:00 WIB dengan diisi berbagai kegiatanyang terstruktur sebelum memulai pembelajaran. Pada hari senin sebelum pembelajaran dimulai, diawali dengan upacara hingga selesai, kemudian memulai aktivitas pembelajaran. Untuk hari selasa hingga sabtu, proses pembelajaran diawali dengan sholat dhuha berjamaah. Kelas 1-3 di lantai bawah dengan bacaan sholat yang dikeraskan dengan dipandu oleh guru, sedangkan kelas 4-6 di lantai atas dengan bacaan sholat yang disamarkan.
Setelah sholat dhuha dan dzikir selesai siswa dengan tertib masuk ke kelas masing-masing, sebelum memulai kegiatan belajar mengajar siswa berdoa dan membaca surat-surat pendek untuk memperkuat hafalanny sampai pukul 11.30, dilanjut dengan makan siang oleh seluruh siswa MI Unggulan Nuris Jember. Makan siang ini langsung diolah dari pihak madrasah sendiri, jadi wali murid tidak perlu mengantarkan makanan ke madrasah. Kemudian, melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah lalu dilanjut kegiatan belajar mengajar hingga pukul 15.00.
Pada tahun 2020 sekitar pada bulan Maret, dengan adanya pandemi, madrasah melakukan pembelajaran online pada semester ganjil,
namun ketika memasuki semester genap madrasah sudah melakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) secara offline atau tatap muka sampai saat ini dengan masuk pukul 08.00-11.00.76
2. Sejarah Berdirinya MI Unggulan Nuris (Full Day School) Jember.
Setelah berhasil mendirikan MTs Unggulan Nuris (2008) dengan menggunakan perpaduan kurikulum Al-azhar kairo dan kurikulum kemenag yang bertujuan agar siswa-siswi unggul dalam kitab kuning dan juga di bidang sains, serta menguasai ilmu keaswajaan . KH. Muhyiddin Abdussomad bersama istri beliau Dr. Nyai. Hj. Hodaifah, M.Pdi, berkeinginan untuk mendirikan MI yang unggul pula, dengan harapan ilmu keagamaan tertanam sejak dini. Maka didirikanlah MI Unggulan Nuris (Full Day School) Jember pada tanggal 12 Juni 2010 di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Kepala Madrasah pertama hingga saat ini adalah Drs. H. Subandi dan Wakil Kepala Madrasah adalah Ning Lailatul Happy Dian, S.Pd.I.77
Kurikulum MI Unggulan Nuris (Full Day School) Jember adalah perpaduan dari kurikulum pesantren dan kurikulum kemenag. Kurikulum ini dibuat agar siswa-siswi MI Unggulan Nuris paham nilai-nilai keagamaan berbasis kitab, fasih dan lancar dalam pembacaan al Quran, serta menguasai sains dan seni. 78
Saat ini, jumlah siswa-siswi MI Unggulan Nuris mencapai 300 siswa. Berawal dari 15 siswa tahun 2010 hingga mencapai 300 siswa pada
76 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 09 April 2021.
77 MI Unggulan Nuris Jember, Sejarah MI Unggulan Nuris Jember, 09 April 2021.
78 MI Unggulan Nuris Jember, Sejarah MI Unggulan Nuris Jember, 09 April 2021.
tahun 2016. Terdapat 9 kelas di lembaga MI ( kelas IA, IB, IIA, IIB, IIIA, IIIB, IV, V, VI). Setiap tahunnya membuka penerimaan siswa baru melalui tes, dan hanya menerima kuota 72 siswa.79
Untuk menguatkan program unggulan di MI Unggulan Nuris (Full Day School) dibentuklah Ekskul (Ekstrakurikuler Sekolah) sehingga kurikulum yang dibagi menjadi 3 program, yaitu: program inti, program muatan local dan program unggulan berbasis pesantren.
3. Profil, Visi, Misi dan Tujuan MI Unggulan Nuris Jember a. Profil Madrasah
1. Nama Madrasah : MI “Unggulan” nuris
2. Alamat Madrasah : Jl. Pangandaran 48 Antirogo 68125 Telp.
(0331) 4436753 Kec. Sumbersari Kab.
Jember
3. Nama dan Alamat Yayasan / Penyelenggara : Yayasan Pendidikan Nurul Islam Jember Jl.
Pangandaran Antirogo Kec. Sumbersari Kab. Jember
4. NSM / NPSN : 111235090390 / 60715785 5. Status : Terakreditasi “A”
6. Kegiatan KBM : Pagi Hari 7. Tahun Didirikan : 2010 8. Tahun Beroperasi : 2010
9. Status Tanah : Milik sendiri
a. Surat Kepemilikan Tanah : Sertifikat – Berakta 10. Status Bangunan : Milik Yayasan
79 MI Unggulan Nuris Jember, Data Siswa/i MI Unggulan Nuris Jember, 09 April 2021.
b. Visi
Terwujudnya insan yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan , beriman, bertaqwa dan berakhlakul karimah demi kejayaan islam dan cita-cita kemerdekaan berbangsa dan bernegara.
c. Misi
1) Mendidik dan meningkatkan kecerdasan belajar siswa, serta ungul dalam bidang ilmu pengetahuan.
2) Mendidik dan melatih keimanan siswa menjadi insan yang bertaqwa dan berakhlakul karimah.
3) Menyiapkan siswa mampu berprestasi dan bersaing dalam bidang ilmu pengetahuan dan ketrampilan.
4) Menyiapkan siswa mampu melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
5) Mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
d. Tujuan
Meletakkan dasar dasar kecerdasan ilmu pengetahuan yang unggul, beriman bertaqwa dan berakhlakul karimah demi kejayaan islam dan cita-cita kemerdekaan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.80
80 MI Unggulan Nuris Jember, Profil MI Unggulan Nuris Jember, 09 April 2021.
B. Penyajian Data dan Analisis Data
Penyajian data dan analisis merupakan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti di Kelas III A Madrsah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, maka peneliti akan menyajikan data dari hasil di lapangan yang berkaitan dan mendukung penelitian dengan menggunakan metode tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti menyajikan mengenai Pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi dalam meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember Tahun Pelajaran 2020/2021.
Sesuai dengan fokus penelitian diawal, maka data-data yang diperoleh dilapangan disajikan sebagai berikut:
1. Perencanaan pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi dalam meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember Tahun Pelajaran 2020/2021
Lembaga pendidikan agar nantinya pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan yang diharapkan, maka perlu adanya rencana pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan dan keadaan peserta didik.
Sebelum melaksanakan proses belajar mengajar seorang guru terlebih dahulu mempersiapkan perangkat pembelajaran yang berupa Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Tahap persiapan sangat
diperlukan dalam pelaksaan pembelajaran karena tahap persiapan merupakan acuan dalam pelaksanaan pembelajaran.
Perencanaan adalah perlengkapan atau persediaan untuk sesuatu agar mampu melaksanakan perbuatan belajar dengan baik. Tidak hanya peserta didik yang perlu memiliki persiapan, baik itu kesiapan fisik, psikis maupun persiapan yang berupa kematangan untuk melakukan sesuatu yang terkait dengan pengalaman belajar, seorang guru juga harus melakukan kegiatan persiapan yang berupa melengkapi perangkat pembelajaran seperti Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekata, strategi atau metode, dan penentuan alokasi waktu yang akan dilaksanakan sebelum mengajar peserta didik agar tujuan dari pembelajaran bisa dicapai dengan baik.
Sebagaimana pada pembelajaran matematika di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember dengan menggunakan metode bernyanyi. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan yang baik dan terarah agar tujuan tercapai.
Terkait perencanaan pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember, peneliti melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi terkait hal tersebut. Hal yang pertam kali peneliti amati terkait dengan silabus pembelajaran Matematika.
Penyusunan silabus di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Jember adalah dengan cara Waka Kurikulum beserta guru-guru memilih dan mengidentifikasi silabus yang sudah diterbitkan oleh pemerintah. Silabus yang sudah dipilih dan diidentifikasi lalu dijabarkan di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Waka Kurikulum MI Unggulan Nuris Jember, yakni Bapak Nurul Hidayat menyampaikan bahwa :
“Silabus merupakan perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh pemerintah dan setiap guru kelas harus mengikuti peraturan yang sudah ditentukan dan sebelum melakasanakan kegiatan pembelajaran seorang guru di lembaga ini harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu”.81
Pernyataan tersebut senada dengan pernyataan guru Matematika yakni, Ibu Intan Wulandari sebagai berikut:
“Perencanaan pada pembelajaran Matematika, Silabus itu dibuat oleh pusat, saya memilih dan mengidentifikasi beberapa silabus, kemudian saya mengikuti apa saja yang ada di dalamnya.
Begitupun dengan mata pelajaran lainnya, Silabus merupakan rancangan pembelajaran yang berisi rencana bahan ajar mata pelajaran tertentu pada jenjang dan kelas tertentu.”82
Berdasarkan hasil dokumentasi, terbukti dari silabus yang didapatkan pada saat proses penelitian, bahwa silabus yang digunakan di Kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember tidak jauh berbeda dengan sekolah lain yaitu mencakup identitas mata pelajaran, identitas sekolah yang berupa nama satuan pendidikan, kelas, kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pokok, pembelajaran, penilaian, alokasi waktu dan sumber. Silabus dijabarkan dalam Rencana Pelaksanaan
81 Nurul Hidayat, diwawancara oleh Penulis, Jember, 09 April 2021.
82 Intan Wulandari, diwawancara oleh Penulis, Jember, 10 April 2021
Pembelajaran (RPP), dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru.83
Peneliti mengamati secara langsung pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada saat pembelajaran. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini dibuat secara tim. Yang mana kelas III terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas III A dan kelas III B, dengan guru kelas yang berbeda pula, III A dipegang oleh Ibu Intan Wulandari dan kelas 3B dipegang oleh Ibu Ulfatun Ni’mah. Adapun pembuatan RPP sendiri dibuat secara kondisional sebelum pembelajaran berlangsung. Data tersebut diperkuat dengan hasil wawancara oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember, yaitu Bapak Subandi terkait dengan pembuatan perencanaan pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi sebagai berikut:
“Ketika kita ingin melakukan sesuatu pasti diperlukan adanya suatu perencanaan agar selama proses pembelajaran berlangsung dapat terarah dan terencana dengan baik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar, efektif dan efisien. Perencanaan adalah serangkaian rencana kegiatan atau gambaran mengenai proses pembelajaran yang akan dilakukan selama kurun waktu tertentu, dalam perencanaan tersebut terdapat KD (Kompetensi Dasar), Tujuan Pembelajaran, Strategi dan sebagainya yang dapat menunjang proses pembelajaran yang efektif dan efisien”.84
Pendapat tersebut senada dengan pendapat Ibu Intan Wulandari, selaku guru kelas III A di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember, sebagai berikut:
83 MI Unggulan Nurul Islam Jember, “Silabus Pembelajaran,” 10 April 2021.
84 Subandi, diwawancara Oleh Penulis, Jember, 10 April 2021.
“Perencanaan itu kita merangkai bagaimana pembelajaran yang akan kita sampaikan berjalan dengan baik, ya di RPP itu sudah, kalau KD (Kompetensi Dasar), KI (Kompetensi Inti) itu kan sudah ada sudah mengikuti pemerintah, seperti tujuan pembelajaran sampai ke penilaian itu yang kita perlu rangkai kembali. Jadi perencanaan itu adalah rancangan apa yang akan kita lakukan dalam proses kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik, materi yang kita berikan dapat tersampaikan dengan waktu yang efektif pula, maka dari itu perencanaan ini sangat diperlukan. Karena dengan perencaan juga kita akan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari apa yang kita sampaikan sehingga untuk pertemuan selanjutnya perencanaan yang kita buat akan menjadi lebih baik lagi dari perencanaan yang sebelumnya.”85
Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan pada tanggal 10 April 2021, peneliti menemukan bahwa guru menyusun dan mempersiapkan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan peraturan kurikulum 2013, menetapkan tujuan pembelajaran, mempersiapkan metode pembelajaran yang tepat, menyiapkan materi pembelajaran, membuat langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran, sampai menetapkan instrumen penilaian dalam proses pembelajaran tersebut, dan untuk medianya guru menyiapkan lagu-lagu yang berkaitan dengan materi.86
Bernyanyi merupakan salah satu strategi dalam menyampaikan pesan dan kesan. Bernyanyi merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif terutama untuk anak-anak. Metode ini telah dimanfaatkan oleh para guru dalam dunia pendidikan, tidak saja pada pendidikan Anak
85 Intan Wulandari, diwawancara oleh Penulis, Jember, 10 April 2021.
86 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 10 April 2021.
usia dini, TK, SD bahkan sampai sekolah menengah. Tanpa disadari dari kecil kita telah belajar melalui bernyanyi yang sering disenandungkan.
Hal ini membuktikan bahwa nyanyian merupakan sebuah model pembelajaran yang dapat dengan cepat meresap kedalam memori anak didik. Maka mencoba membahas nyanyian sebagai salah satu kreasi guru dalam menciptakan model pembelajaran yang menyenangkan, yang membuat siswa tidak bosan dan jenuh. Apalagi mata pelajaran yang sifatnya hafalan, sering membuat anak malas, tapi bila disandingkan dengan bentuk nyanyian pasti membuat anak mudah mengingatnya karena cepat tersimpan dalam memorinya.
Berkaitan dengan metode Pembelajaran bernyanyi pada Pelajaran Matrmatika, peneliti menanyakan mengenai kegiatan guru dalam mencantumkan metode pembelajaran pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam hal ini Ibu Intan Wulandari selaku guru kelas kelas III A menyatakan bahwa :
“Dalam Penyusunan RPP Pelajaran Matematika, kita mencantumkan metode pembelajaran diantaranya adalah bermain, tebak kata, serta bernyanyi dan kita mempersiapkan materinya juga sekaligus kami berlatih dalam menggunakan metode bernyanyi tersebut. Kita sebagai guru dituntut lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.
Karean kalau tidak seperti itu peserta didik akan merasa bosan apalagi pada pelajaran Matematika, kamu juga pasti jenuh kan kalau kita tidak menggunakan metode yang tepat. Jadi dalam RPP Kita mencantumkan secara jelas terkait metode pembelajaran dengan bernyanyi ini.”87
87 Intan Wulandari, diwawancara oleh Penulis, Jember, 11 April 2021.
Berdasarkan pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa guru mencantumkan pendekatan dalam RPP agar dapat membuat peserta didik lebih memahami materi ajar, serta peserta didik menikmati pembelajaran tanpa merasa bosan. Karena sebagai guru mereka dituntut lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.
Menumbuhkan sikap aktif dalam belajar pada diri siswa tidaklah mudah. Guru harus selalu kreatif dalam menciptakan berbagai jenis metode pembelajaran. Guru diharapkan dapat selalu mengatasi permasalahan yang dihadapi siswanya dalam proses pembelajaran.
Berkaitan dengan hal tersebut, Peneliti melakukan wawancara dengan kepala MI Nuris Jember, yaki Bapak Subandi, beliau mengatakan :
“Memang Guru harus menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan serta membuat siswa lebih berminat dan termotivasi untuk belajar sehingga aktivitas siswa dalam belajar meningkat. Guru dalam proses pembelajaran juga harus bersifat sebagai fasilitator yang dapat memberikan dukungan terhadap terciptanya proses pembelajaran kondusif, agar siswa mampu belajar secara aktif menuju belajar yang mandiri.”88
Belajar menggunakan metode bernyanyi tentu tidak asing bagi banyak orang.. Dengan metode bernyanyi, belajar menjadi lebih riang.
Kegiatan benyanyi sangat disukai banyak orang, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kegiatan bernyanyi dalam pembelajaran banyak terdapat pada mata pelajaran Matematika. Sepertinya anak lebih senang dan bersemangat kalau diajak belajar bernyanyi. Terkait hal ini kami juga
88 Subandi, diwawancara oleh Penulis, Jember, 11 April 2021.
melakukan wawancara dengan Ibu Intan Wulandari selaku guru Matematika, beliau mengatakan :
“Matematika menjadi mata pelajaran yang kurang disukai anak apalagi pada konsepnya yang kurang dikuasai anak sehingga menjadi catatan khusus bagi Kami sebagai Guru Matematika di MI Nuris Jemner. Sering sekali ketika pembelajaran matematika akan dimulai, anak mulai terlihat gelisah dan raut muka terlihat kurang siap untuk menerima mata pelajaran matematika. Dalam pelajaran matematika, Kami berupaya menciptakan suasana agar siswa mudah memahami konsep yang dipelajari sehingga siswa lebih berminat untuk mempelajarinya.”89
Hal ini juga berdasarkan observasi di kelas III A MI Nuris Jember bahwa guru Matematika di lembaga tersebut sangat kreatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta tidak membuat siswa rumit dalam penerapannya. Pembelajaran yang menarik membuat siswa senang dalam belajar yang akan berdampak pada hasil belajar. 90
Berdasarkan Tujuan menggunakan metode pembelajaran bernyanyi dalam pembelajaran matematika agar siswa tidak bosan dalam pelajaran yang diberikan oleh guru dan lebih mengingat dengan apa yang diajarkan guru di sekolah. Sehingga guru dituntut lebih kreatif dalam memberikan pelajaran kepada siswa terutama pada pelajaran Matematika yang nantinya dapat berpengaruh pada hasil belajar siswa.
89 Intan Wulandari, diwawancara oleh Penulis, Jember, 12 April 2021.
90 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 12 April 2021
2. Pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember Tahun Pelajaran 2020/2021
Berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi, peneliti sudah mengamati secara langsung pada proses pembelajaran matematika di kelas kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember, yaitu:
a. Kegiatan Awal
Pada kegiatan pendahuluan yang dilakukan guru selama kurang lebih 10 menit. Langkah pertama guru memberikan salam dan mengajak semua peserta didik untuk berdo’a (membaca surat-surat pendek) sebelum memulai pembelajaran. Setelah itu memeriksa kehadiran peserta didik. Langkah kedua guru menyampaikan apersepsi (mengkondisikan suasana pembelajaran yang menyenangkan) misalnya; senam ringan (brain game hand), bernyanyi (sesuai dengan materi), dan sebagainya serta melakukan tanya jawab, mengingat kembali materi yang dipelajari sebelumnya, lalu peserta didik yang dapat menjawab diberi reward “hebat, pinter dan sebagainya”.
Langkah selanjutnya, guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai, tujuan serta manfaatnya.91
91 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 12 April 2021.
b. Kegiatan Inti
Kegiatan inti dilakukan selama kurang lebih 75 menit. Langkah pertama, guru memberi arahan kepada peserta didik untuk mengamati pembelajaran dengan baik, meskipun ada beberapa peserta didik yang bicara sendiri di dalam kelas.92 Setelah itu guru menjelaskan dan memberikan contoh rumus-rumus bangun ruang dan bangun datar dengan menggunakan nyanyian-nyanyian yang menarik, seperti:
LAGU BANGUN RUANG (NADA SHALAWAT BADAR) Bangun ruang ada rumusnya Kuncinya 1 per 3
ada juga ruang limas, sepertiga luas alasnya Bangun ruang berbagai bentuk
salah satunya yaitu kerucut ruang kerucut ada rumusnya tinggi luas di bagi 3
Sholatullah salamullah
‘alaa thoha rosulillah Sholatullah salamullah
‘alaa yasiin habibillah93
RUMUS LUAS BANGUN DATAR (NADA ANAK KAMBING SAYA) Mana gimana luas bangun datar Luas bangun datar ini ada rumusnya Mana gimana luas persegi panjang Luas persegi panjang tinggi kali alasnya
Mana gimana luas segitiga
Setengah alas kali tinggi itulah rumusnya Mana gimana luas yang lingkaran
π kali r kuadrat itulah jawabannya
92 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 12 April 2021
93 MI Unggulan Nuris Jember, “Lagu Bangun Ruang”, 12 April 2021.
Caca marica hey hey Caca marica hey hey
Luas persegi sisi dikali sisi Caca marica hey hey Caca marica hey hey
Jajaran genjang alas dikali tinggi94 Gambar 4.1
Suasana Pembelajaran bernyanyi Kelas III A MI Unggulan Nuris
c. Kegiatan Akhir
Kegiatan penutup dilakukan selama kurang lebih 15 menit.
Langkah pertama yaitu peserta didik melakukan tanya jawab terhadap materi yang belum di pahami. langkah kedua guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran mulai awal hingga akhir.
Langkah ketiga guru memberikan pesan-pesan moral. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengajak seluruh peserta didik berdoa dilanjutkan salam.95
94 MI Unggulan Nuris Jember, “Rumus Luas Bangun Datar”, 12 April 2021.
95 Observasi di MI Unggulan Nuris Jember, 12 April 2021
Berdasarkan hasil observasi, peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam pembelajaran matematika dengan metode bernyanyi juga didukung dengan metode lain, seperti metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Karena metode bernyanyi akan lebih sempurna jika didukung oleh metode yang lain, untuk itu menjadi seorang guru haruslah pandai mengatur kelas, merubah pembelajaran yang membosankan menjadi menyenangkan, sehingga siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran. Di dalam kelas peran guru sangatlah penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Bapak Drs. H. Subandi selaku kepala Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nuris Jember, yaitu:
“Dalam melaksanakan pembelajaran matematika yang menggunakan metode bernyanyi, ini memang harus guru yang betul-betul mampu dan menguasai kelas dengan baik, tidak hanya menguasai materi pelajaran saja akan tetapi harus mampu menerapkan materi tersebut, jadi ini tanggung jawab guru, guru sangat berperan penting dalam proses pembelajaran ini.”96
Hal ini juga berdasarkan observasi di MI Nuris Jember bahwa guru Matematika di lembaga tersebut sangat kreatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta tidak membuat siswa rumit dalam penerapannya. Pembelajaran yang menarik membuat siswa senang. Pada waktu itu guru matematika menggunakan metode bernyanyi pada pengenalan rumus bangun ruang, guru
96 Subandi, diwawancara oleh Penulis, Jember, 13 April 2021.