Media Sosial
B. Pendalaman materi
1. Memahami Sosial Media
3) Pemaparan, Penting untuk membuat pemaparan materi public speaking dengan benar, dimulai dengan pem
bukaan. pembukaan yang benar dan powerfull tentu saja akan membangkitkan semangat dan keingin tahuan audience.sebaliknya pembukaan yang gagal bisa saja akan menyebabkan kegagalan dalam pemamparan public speaking yang dibawakan selanjutnya. Selain diajarkan teori bagaimana membuat urutan pemaparan public speaking yang baik. Di sini juga akan diajarkan bagaimana membawakannya dengan simulasi dikelas.
Ada beberapa teknik pemaparan isi public speaking, yang semua teknik tentu saja bisa digunakan pada saat anda membawakan materi public speaking. Kemudian tidak ketinggalan pula materi public speaking teknik closing. Closing public speaking akan berdampak kesan yang mendalam bagi audience, untuk itu perlu dipelajari bagaimana membuat teknik closing public speaking yang baik.
garis besar medsos bisa dikatakan sebagai sebuah media online, di mana para penggunanya (user) melalui aplikasi berbasis internet dapat berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan konten berupa blog, wiki, forum, jejaring sosial, dan ruang dunia virtual yang disokong oleh teknologi multimedia yang kian canggih. Internet, medsos dan teknologi multimedia menjadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan serta mendorong pada hal
hal baru. Saat ini medsos yang paling banyak digunakan dan tumbuh pesat berupa jejaring sosial, blog dan wiki.
Merebaknya situs medsos yang muncul menguntungkan banyak orang dari berbagai belahan dunia untuk berinteraksi dengan mudah dan dengan ongkos yang murah ketimbang memakai telepon. Dampak positif yang lain dari adanya situs jejaring sosial adalah percepatan penyebaran informasi. Akan tetapi ada pula dampak negatif dari medsos, yakni berkurangnya interaksi interpersonal secara langsung atau tatap muka, mun
culnya kecanduan yang melebihi dosis, serta persoalan etika dan hukum karena kontennya yang melanggar moral, privasi serta peraturan.16
Pada dasarnya medsos dapat dibagi menjadi enam jenis, yaitu:
1) Proyek kolaborasi website, di mana usernya diizinkan untuk dapat mengubah, menambah, atau pun mem
buang konten konten yang termuat di website ter se but, seperti Wikipedia, Wiki UbuntuID, wakakapedia, dll 2) Blog dan microblog, di mana user mendapat kebebasan
16 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Panduan Optimalisasi Media Sosial, (Jakarta, Humas Kementerian Perdagangan,2014), h. 23
dalam mengungkapkan suatu hal di blog itu, seperti perasaan, pengalaman, pernyataan, sampai kritikan ter
hadap suatu hal, seperti Twitter. Contoh: Blog: Blogspot (Blogger), WordPress, Multiply, LiveJournal, Blogsome, Dagdigdug, dll. Microblog: Twitter, Tumblr, Posterous, Koprol, Plurk, dll. Forum: Kaskus, Warezbb, indowebster.
web.id, forumdetik. Question and Answer (Q n A):
Yahoo! Answer, TanyaLinux, formspring.me.
3) Konten atau isi, di mana para user di website ini saling membagikan kontenkonten multimedia, Contoh: mage and Photo Sharing (Flickr, Photobucket, DeviantArt, dll). Video Sharing (Youtube, Vimeo, Mediafire, dll).
Audio and Music Sharing (Imeem, Last.fm, sharemusic, multiply). File Sharing and Hosting (4shared, rapidshare, indowebster.com).
4) Situs jejaring sosial, di mana user memperoleh izin untuk terkoneksi dengan cara membuat informasi yang ber sifat pribadi, kelompok atau sosial sehingga dapat terhubung atau diakses oleh orang lain, Con
toh: Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, LinkedIn, Foursquare, MySpace, dll
5) Virtual game world, di mana pengguna melalui aplikasi 3D dapat muncul dalam wujud avataravatar sesuai keinginan dan kemudian berinteraksi dengan orang lain yang mengambil wujud avatar juga layaknya di dunia nyata, seperti online game. Contoh: Mobile Legend, PUBG, CoC, Travian, Three Kingdoms, Second Life, eRepublik, World of Warcraft, dll
6) Virtual sosial world, merupakan aplikasi berwujud dunia
virtual yang memberi kesempatan pada penggunanya berada dan hidup di dunia virtual untuk berinteraksi dengan yang lain. Virtual sosial world ini tidak jauh berbeda dengan virtual game world, namun lebih be
bas terkait dengan berbagai aspek kehidupan, seperti Second Life. Contoh: Maps (wikimapia, GoogleEarth). E Coomerce (Tokopedia, Bukalapak, Shopee, ebay, alibaba, juale.com, dll)17.
7) Aplikasi bookmark sosial, yang dimana memung kinkan adanya pengumpulan berbasis kelompok dan rating dari link internet atau konten media. Contoh: ocial Bookmark: Del.icio.us, StumbleUpon, Digg, Reddit, Technorati, Lintas Berita, Writing: cerpenista, kemudian.
com. Reviews: Amazon, GoodReads, Yelp.
2. Memahami Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, WordPress, Blogger, Flickr, Lindkedin, Line, WA
Melihat banyak dan beragamnya jenis medsos yang ada, tampaknya sulit untuk menemukan jawaban yang benarbenar tepat atas pertanyaan tersebut. Batasbatas peran antarjenis dan karakteristik medsos kini tidak begitu jelas dan saling memengaruhi. Berikut ini data sejumlah aplikasi medsos yang cukup populer dan lumayan berpengaruh untuk masyarakat Indonesia:
1) Aplikasi berbagi video (Video sharing), tentu sangat efektif untuk menyebarkan beragam program pemerin
17 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Panduan Optimalisasi Media Sosial, (Jakarta, Humas Kementerian Perdagangan,2014), h. 23
tah. Program tersebut dapat berupa kunjungan atau pertemuan di lapangan, keterangan pemerintah, diskusi publik tentang suatu kebijakan, serta berbagai usaha dan perjuangan pemerintah melaksanakan program.
2) Youtube. YouTube adalah situs berbagi video yang ber
kantor pusat di San Bruno, California, Amerika Serikat.
YouTube didirikan oleh Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim, yang ketiganya adalah mantan karyawan PayPal, situs jual beli online.
3) Twitter, Boleh dikata, inilah aplikasi paling poluler di Indonesia selain Facebook. Tak hanya di kalangan perorangan, sejumlah lembaga pemerintah Indonesia juga memiliki akun Twitter untuk menjalankan program pembangunan dan melayani. MasyarakatMelihat sifat dan penggunaannya, banyak pakar medsos yang me
nyarankan menggunakan Twitter untuk menyebarkan informasi yang sifatnya lebih umum, untuk kepentingan umum atau komunitas
4) Facebook, Aplikasi ini didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama beberapa teman kuliahnya di Universitas Harvard, yaitu Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes, pada 4 February 2004. Menurut data The New York Times, pada April 2010, negara yang memiliki pengguna Facebook ter banyak adalah Amerika Serikat, Britania Raya dan Indonesia.
5) Instagram, Aplikasi instagram hanya bisa dijalankan pada peranti mobile seperti smartphone. Aplikasi ini adalah jaringan sosial berbagi foto dan video seperti programprogram lainnya. Hanya saja, yang paling
membedakan adalah, tampilan foto Instagram memiliki ciri khas dengan “bingkai” persegi. Instagram diciptakan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger dan diluncurkan pada Oktober 2010.
3. Sosial media sebagai Dakwah, Netizen Jurnalism,