• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGELOLA KARTU KREDIT

Dalam dokumen Ebook Pengelolaan keuangan pribadi (Halaman 91-117)

BAB 5

MENGELOLA

78 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

mengeluarkan seluruh dana. Sisi lain dari pemakaian kredit adalah bahwa kredit harus dibayar atau digunakan secara cerdas, “beli sekarang, bayar kemudian.” Perilaku ini dapat dengan cepat mengubah anggaran, jika tidak disiplin dalam penggunaan kredit, maka dapat terjadi mimpi buruk dan menyebabkan kebangkrutan yang serius.

Bab ini difokuskan pada pembahasan untuk mendapatkan dan menggunakan kredit secara efektif. Anda akan melihat bahwa sejarah kredit yang baik dibangun dari penggunaan dan kontrol kredit yang baik, bukan dari tidak adanya kredit.

Kartu Kredit

Cara paling mudah untuk melakukan kredit adalah dengan menggunakan kartu kredit yang akan memungkinkan Anda untuk membeli produk secara kredit di manapun kartu tersebut diterima. Anda akan mendapatkan laporan bulanan yang menunjukkan pembelian yang Anda lakukan dengan menggunakan kartu kredit tersebut selama satu periode. Biasanya, kartu kredit tidak digunakan untuk pembelian besar seperti mobil atau rumah, melainkan untuk pembelian yang lebih kecil seperti makanan di restoran, bahan bakar, pakaian, servis mobil, bahkan belanja.

Perusahaan kartu kredit berusaha untuk mendapatkan konsumen dari kalangan anak muda, sehingga perusahaan dapat mempertahankan mereka sebagai konsumen dari waktu ke waktu. Namun, peraturan baru pada tahun 2009 melarang perusahaan kartu kredit untuk menerbitkan kartu kredit kepada individu dengan usia di bawah 21 tahun, kecuali individu tersebut dapat membuktikan bahwa mereka mampu melakukan pembayaran atau memiliki orang tua yang dapat menjamin mereka. Sebagai tambahan, peminjam yang mendanai kartu kredit kini harus mendapatkan izin dari penjamin sebelum mereka dapat meningkatkan limit kredit. Peraturan-peraturan ini dibuat untuk menghindarkan konsumen dari ketergantungan berlebih terhadap kartu kredit.

Kelebihan Kartu Kredit

Kartu kredit memberikan 3 kelebihan. Pertama, kartu kredit memungkinkan Anda untuk membeli barang maupun jasa tanpa harus membawa uang maupun buku cek dengan jumlah besar. Kedua, selama Anda dapat melunasi tagihan setiap bulannya, Anda akan mendapatkan pendanaan gratis hingga jatuh tempo pada laporan kartu kredit. Ketiga, Anda akan mendapatkan laporan bulanan yang berisi daftar konsolidasi dari pembelian yang dilakukan dengan kartu kredit, sehingga memungkinkan untuk melacak pengeluaran dalam satu periode. Dalam kasus tertentu, Anda juga akan mendapatkan laporan tahunan yang menjelaskan secara detail beban berdasarkan kategori yang dapat digunakan dalam menyiapkan pengembalian dari pajak pendapatan Anda.

©penerbit

© salemba

Kekurangan Kartu Kredit

Kekurangan utama dari kartu kredit adalah memungkinkan Anda untuk melakukan pembelian yang tidak sanggup Anda lakukan, dan seharusnya tidak Anda lakukan. Hal tersebut memberikan Anda kesempatan untuk melakukan pengeluaran yang melebihi kemampuan Anda. Selama Anda melakukan pembayaran minimal bulanan, pembelian berlebih dapat terus berlanjut.

Beberapa konsumen mengakumulasikan jumlah utang yang besar, dan pada akhirnya harus menyatakan kebangkrutan.

Pengajuan Kartu Kredit

Ketika Anda melakukan pengajuan kartu kredit, kreditur potensial mendapatkan informasi dari Anda dan biro kredit, sehingga mereka dapat menilai kemampuan Anda untuk membayar kredit.

In ormasi Pribadi. Ketika melakukan pengajuan kartu kredit, Anda akan diiminta untuk mengisi formulir pendaftaran yang biasanya membutuhkan informasi sebagai berikut:

Arus kas masuk: Berapakah pendapatan bulanan Anda?

Arus kas keluar: Berapakah pengeluaran Anda dalam sebulan?

Sejarah kredit: Pernahkah Anda meminjam dana sebelumnya? Apakah Anda melakukan pembayaran utang secara teratur?

Kapital: Apakah Anda memiliki dana dalam bentuk simpanan atau saham yang dapat digunakan jika diperlukan untuk menutupi pembayaran utang di masa yang akan datang?

Jaminan: Apakah Anda memiliki aset yang dapat digunakan sebagai jaminan untuk menjamin dana yang dipinjam? (Jika Anda tidak dapat membayar utang, Anda dapat menjual aset-aset tersebut untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk membayar utang.)

Kreditur biasanya akan lebih mempertimbangkan jika Anda memiliki arus kas masuk yang tinggi, arus kas keluar yang rendah, jumlah kapital dan jaminan yang besar, serta sejarah kredit yang baik. Namun, mereka juga sering memperpanjang kredit untuk individu yang tidak memiliki hal-hal tersebut.

Pengecekan Kredit. Ketika Anda melakukan pengajuan kartu kredit, perusahaan yang menerbitkan kartu kredit biasanya akan melakukan pengecekan kredit sebagai bagian dari proses pengecekan kembali dari pengajuan kartu kredit. Perusahaan bisa mendapatkan laporan kredit yang

80 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

dibahas pada bab sebelumnya yang menunjukkan kelayakan kredit. Hal ini didasarkan pada informasi apakah seseorang terlambat dalam melakukan pembayaran atau sedang memiliki tagihan tak terbayar. Sebuah laporan kredit merangkum pembayaran kredit dengan bank, peritel, penerbit kartu kredit, dan peminjam lainnya. Perlu diingat bahwa masalah kredit akan tercatat pada laporan biro kredit selama 7 tahun. Jika Anda menyatakan kebangkrutan, informasi ini akan tercatat pada laporan biro kredit selama 10 tahun.

In ormasi Lain yang ievaluasi Kreditur. Beberapa kreditur juga meminta pemohon kartu kredit untuk menyertakan pendapatan dan tingkat utang saat ini sehingga mereka dapat menilai tingkat utang sebagai persentase dari pendapatan. Jika tingkat utang pemohon kartu kredit hanyalah sebagian kecil dari pendapatannya, kreditur akan bersedia memberikan kredit.

Sebagai tambahan dari informasi tentang pemohon, kreditur juga mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini ketika mereka menilai permohonan kredit. Jika kondisi ekonomi melemah dan Anda kehilangan pekerjaan, Anda mungkin tidak akan mampu untuk membayar pinjaman.

Sehingga, kreditur akan kurang berminat untuk memberikan kredit saat ekonomi melemah.

Jenis-Jenis Kartu Kredit

pen Account redit. Open account credit adalah bentuk kredit kepada konsumen yang memungkinkan seseorang untuk membeli atau meminjam sampai jumlah tertentu. Kredit diperpanjang selama konsumen tidak melebihi batas kredit yang telah ditetapkan dan membuat pembayaran sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Mungkin bentuk yang paling populer dari open account credit adalah kartu kredit bank yang dikeluarkan oleh bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya, seperti Visa dan MasterCard yang merupakan dua jenis kartu kredit yang mendominasi. Kartu ini memungkinkan pemegang kartu kredit untuk melakukan pembelian di seluruh dunia, di jutaan toko, restoran, SPBU, perguruan tinggi, rumah sakit, toko online, dan masih banyak lagi.

Kartu kredit telah menjadi mata uang pilihan dan dapat digunakan untuk membayar hampir semua bahan makanan, tagihan dokter, biaya kuliah, tiket pesawat, penyewaan mobil, dan lain-lain.

Kartu kredit yang paling populer adalah MasterCard, Visa, dan American Express. MasterCard dan Visa memungkinkan pendanaan untuk tagihan, sedangkan American Express mengharuskan Anda untuk membayar tagihan secara keseluruhan tiap bulannya. Ketiga jenis kartu ini sangatlah praktis

©penerbit

© salemba

karena mereka diterima oleh sebagian besar penjual. Para penjual menghargai kartu kredit karena mereka mengetahui bahwa kebanyakkan konsumen akan melakukan pembelian jika mereka dapat menggunakan kartu kredit. Perusahaan kartu kredit mendapatkan persentase (biasanya 3 persen) dari pembayaran yang dilakukan kepada para penjual dengan menggunakan kartu kredit mereka.

Contohnya, ketika Anda menggunakan MasterCard untuk membayar servis mobil sebesar Rp100.000 di SPBU Shell, Shell akan membayar persentase kepada MasterCard, sekitar Rp3.000.

Banyak institusi keuangan yang menerbitkan kartu kredit MasterCard dan Visa untuk individu. Masing-masing institusi keuangan melakukan pengaturan dengan perusahaan kartu kredit untuk melakukan penagihan dan pendanaan ketika dibutuhkan. Institusi memberikan pendanaan kepada individu yang memilih untuk tidak membayar tagihan mereka secara keseluruhan ketika mereka mendapatkan laporan tagihan. Institusi keuangan mendapatkan keuntungan dengan memberikan pendanaan karena mereka pada dasarnya mendapatkan bunga yang tinggi dari kredit yang bertambah. Beberapa perguruan tinggi dan organisasi sosial juga menerbitkan kartu kredit MasterCard dan Visa serta memberikan pendanaan jika diperlukan.

Kartu Kredit Ritel. Alternatif dari kartu MasterCard, Visa, dan American Express adalah kartu kredit ritel (atau proprietary) yang diterbitkan untuk digunakan dalam ritel tertentu. Sebagai contoh, banyak toko ritel (seperti Metro, Matahari, Carrefour, Hero, Hari-Hari) dan SPBU (seperti Shell Oil Company dan ExxonMobil) menerbitkan kartu kredit mereka sendiri. Jika Anda menggunakan kartu kredit Shell untuk membayar bahan bakar di SPBU Shell, Shell tidak perlu membayar persentase dari penjualannya kepada MasterCard atau perusahaan kartu kredit lain. Anda bisa mendapatkan pengajuan untuk kartu kredit ritel saat membayar produk atau jasa. Anda bahkan mungkin diberikan kredit instan saat Anda selesai mengisi formulir pengajuan. Dengan memiliki banyak kartu kredit ritel, Anda dapat membayar sebagian kecil dari saldo tagihan tiap bulannya yang berarti bahwa penjual mendanai pembelian Anda. Tingkat bunga yang dibebankan saat menggunakan kartu kredit retail adalah 18 persen atau lebih tinggi.

Satu kekurangan dari kartu kredit ritel adalah bahwa kartu tersebut membatasi pembelian seseorang pada satu penjual. Namun, kekurangan ini dapat dilihat sebagai suatu kelebihan jika Anda ingin membatasi penggunaan kartu kredit, sehingga Anda tidak melakukan pembelian yang melebihi kemampuan. Contohnya, Anda dapat menggunakan kartu kredit Shell untuk membayar bahan bakar dan servis mobil, akan tetapi tidak untuk membeli hal lain seperti baju, dan lain-lain. Kekurangan lain adalah dengan menggunakan

82 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

banyak kartu kredit ritel, di mana berarti Anda memiliki beberapa tagihan kartu kredit untuk dibayar tiap bulannya. Menggunakan satu kartu untuk semua pembelian memungkinkan seseorang untuk hanya membayar satu kali setiap bulannya guna menutup semua pembayaran kartu kredit.

Re ard ard. Salah satu segmen yang tumbuh paling cepat dari pasar kartu kredit adalah reward (co-branded) credit card, yang menggabungkan fitur dari kartu kredit bank tradisional dengan insentif: uang tunai, potongan harga untuk barang-barang tertentu, tiket pesawat, atau bahkan investasi. Sekitar setengah dari jenis kartu kredit tersebut adalah kartu potongan harga dan jenis kartu baru diperkenalkan hampir setiap hari. Dalam program frequent flyer, pemegang kartu mendapatkan penerbangan gratis untuk setiap rupiah pembelian dengan kartu kredit. Program tersebut sering kali untuk tiket gratis. Penerbangan kelas pertama dengan maskapai yang bekerjasama kemudian dapat digunakan dengan upgrade, dan manfaat lainnya yang terkait dengan wisata. Beberapa contoh dari sekian banyak program insentif adalah Garuda Indonesia, Delta Sky Miles Mastercard, dan American Airlines AAdvantage Visa Card dengan program American Express.

tudent redit ard. Beberapa bank besar, melalui Visa dan Mastercard program, memiliki kartu kredit khusus yang menargetkan mahasiswa. Kartu kredit mahasiswa ini sering dikemas dengan program promo khusus yang dimaksudkan untuk menarik segmen pasar anak muda, seperti musik gratis, tiket film, dan sejenisnya. Beberapa bahkan menawarkan diskon khusus untuk piza, pakaian, perangkat lunak komputer, dan sebagainya. Untuk jenis kartu kredit ini, Anda diharapkan terdaftar di perguruan tinggi atau universitas selama 2 hingga 4 tahun. Secara khusus, mereka biasanya tidak memerlukan jaminan, juga tidak mengharuskan Anda memiliki pekerjaan penuh waktu (atau bahkan paruh waktu).

Prestige ard. Institusi keuangan dapat mengeluarkan prestige cards (salah satu jenis kartu kredit) untuk individu yang memiliki posisi kredit yang luar biasa. Kartu-kartu ini yang biasa dikenal dengan kartu gold atau kartu platinum, memberikan keunggulan lebih bagi pemiliknya. Sebagai contoh, kartu ini dapat memberikan asuransi untuk mobil pinjaman dan garansi khusus untuk pembelian. Banyak pemegang kartu mendapat peningkatan ke kartu gold atau platinum setelah mereka menunjukkan bahwa mereka berhak untuk mendapatkan kredit tersebut dengan melakukan pembayaran tepat waktu.

©penerbit

© salemba

Batas Kredit

Perusahaan kartu kredit menentukan batas kredit (credit limit) yang menentukan jumlah maksimum untuk kredit. Batas kredit bervariasi untuk semua orang.

Batas kredit bisa relatif kecil (seperti Rp15.000.000) untuk individu dengan pendapatan rendah. Batas kredit dapat ditingkatkan untuk orang-orang yang dapat membuktikan bahwa mereka layak menerima kredit dengan membayar tagihan kartu kredit mereka tepat waktu. Beberapa perusahaan kartu kredit memberikan batas yang tinggi (seperti Rp50.000.000 atau lebih) untuk individu yang telah melakukan pembayaran kredit mereka secara konsisten dan memiliki pendapatan yang lebih tinggi.

Overdraft Protection

Beberapa kartu kredit memberikan perlindungan kredit berlebih (overdraft protection) yang memungkinkan seseorang untuk melakukan pembelian melebihi batas kredit yang ditetapkan. Perlindungan kredit berlebih ini dilakukan untuk menghindari situasi di mana Anda menggunakan kartu kredit tetapi ditolak karena melebihi limit atau batas kredit. Akan tetapi, terdapat biaya yang dibebankan setiap kali perlindungan kredit berlebih ini diperlukan. Biaya tersebut bervariasi di antara penerbit kartu kredit yang bisa mencapai Rp30.000 atau lebih setiap kali perlindungan tersebut digunakan. Oleh karena itu, seseorang yang melakukan 5 transaksi dalam satu bulan setelah mencapai batas kreditnya, akan dibebankan biaya overdraft protection sebesar Rp150.000 (5 transaksi × Rp30.000). Beberapa orang lebih memilih overdraft protection untuk menghindari rasa malu dari penolakan penggunaan kartu kredit yang melebihi limit, dan agar memiliki fleksibilitas untuk membelanjakan lebih dari batas kredit ketika dibutuhkan. Sedangkan beberapa yang lain memilih untuk tidak mendapatkan overdraft protection sehingga mereka tidak dapat berbelanja melebihi batas kredit, dan tidak dikenakan biaya perlindungan kredit berlebih.

Biaya Tahunan

Banyak perusahaan kartu kredit membebankan biaya tahunan yang berkisar antara Rp150.000 hingga Rp2.000.000 untuk dapat menggunakan kartu mereka. Biaya ini terkadang dibebaskan untuk individu yang sering menggunakan kartu kredit dan membayar tagihan tepat waktu.

84 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

Insentif untuk Penggunaan Kartu

Beberapa perusahaan kartu kredit menawarkan insentif (bonus) kepada pemegang kartu kredit. Sebagai contoh, perusahaan kartu kredit akan memberikan hadiah uang kepada pengguna kartu kredit yang mencapai batas penggunaan tertentu tiap bulannya. Sebagai alternatif, perusahaan dapat memberikan poin untuk perjalanan gratis menggunakan suatu maskapai penerbangan tertentu untuk tiap rupiah yang dibelanjakan. Contohnya, setelah mengakumulasi 20.000 poin, Anda akan mendapatkan sebuah kupon untuk penerbangan gratis. Jika Anda membelanjakan Rp20.000.000 dalam satu tahun dan menggunakan kartu kredit untuk semua pembelian tersebut, pada akhir tahun Anda akan mendapatkan akumulasi poin yang cukup untuk mendapatkan tiket pesawat gratis untuk perjalanan pulang pergi dengan penerbangan pilihan ke lokasi manapun. Beberapa maskapai penerbangan menerbitkan kartu kredit mereka sendiri yang memberikan keuntungan sejenis.

Grace Period

Kartu kredit biasanya memberikan grace period (masa tenggang) di mana Anda tidak akan dibebankan bunga dalam pembelian. Periode ini biasanya adalah sekitar 20 hari dari hari laporan kartu kredit “ditutup” (pembelian setelah tanggal tersebut akan dibebankan pada tagihan bulan berikutnya) dan pada saat tagihan jatuh tempo. Penerbit kartu kredit akan memberikan kebebasan atas bunga dari saat Anda melakukan pembelian hingga tagihan tersebut jatuh tempo.

CONTOH:

Pada 1 Juni, Sella membayar tagihan servis mobil sebesar Rp200.000 dengan kartu kreditnya. Tanggal penutupan laporan kredit pada bulan tersebut adalah pada 30 Juni dan tagihan jatuh tempo pada 20 Juli. Dalam kasus ini, Sella mendapatkan sekitar 50 hari bebas dari kredit. Pada 20 Juni, ia membeli beberapa pakaian dengan kartu kreditnya. Untuk pembelian tersebut, yang akan dibebankan pada laporan tagihannya, Sella mendapatkan 30 hari bebas kredit. Pada 10 Juli, ia membeli tiket konser dengan kartu kreditnya. Pembelian ini terjadi setelah tanggal penutupan dari laporan tagihan, sehingga hal tersebut akan didaftarkan pada laporan tagihan selanjutnya yang jatuh tempo pada 20 Agustus. Untuk pembelian ini, kredit diperpanjang sekitar 40 hari.

Penarikan Kas

Banyak kartu kredit menyediakan uang kas di muka di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Karena penarikan kas menunjukkan penambahan kredit dari

©penerbit

© salemba

institusi keuangan yang mensponsori, maka bunga dibebankan pada transaksi ini. Biaya transaksi sebesar 1-2% dari penarikan kas juga akan dibebankan.

Tingkat bunga yang dibebankan terhadap penarikan kas biasanya akan lebih tinggi daripada tingkat bunga yang dibebankan pada penambahan kredit dari pembelian menggunakan kartu kredit. Tingkat bunga diterapkan pada saat penarikan kas; grace period yang berlaku pada pembelian dengan kartu kredit tidak berlaku untuk penarikan tunai. Sehingga, meskipun penarikan tunai bersifat praktis, hal tersebut bisa jadi sangat mahal.

Pendanaan

Beberapa orang menggunakan kartu kredit dengan tujuan untuk mendanai pembelian. Pengguna kartu kredit hanya membayar sebagian dari tagihan kartu kredit mereka tiap bulannya, dan institusi keuangan yang menjadi sponsor akan menambah kredit mereka untuk membiayai kekurangannya dan membebankan suku bunga. Suku bunga yang dibebankan pada kredit biasanya sekitar 15- 20% per tahun dan tidak berubah-ubah selama periode berjalan. Meskipun pendanaan ini sangat praktis bagi beberapa orang yang kekurangan dana, hal ini sangatlah mahal dan sebaiknya dihindari.

Kartu kredit menawarkan suku bunga variabel, suku bunga tetap, atau suku bunga berjangka. Suku bunga variabel dapat menyesuaikan dengan suku bunga pasar. Sebagai contoh, suku bunga kartu kredit dapat ditentukan sesuai dengan suku bunga deposito +6%. Bank yang menyediakan pendanaan dengan kartu kredit dapat mengubah suku bunga tetap yang telah dibebankan, tetapi mereka harus memberitahukannya terlebih dahulu. Beberapa bank menawarkan suku bunga berjangka pada kartu kredit, di mana pemilik kartu yang terlambat dalam melakukan pembayaran akan dibebankan suku bunga yang lebih tinggi. Bank yang menawarkan suku bunga berjangka diharapkan untuk menginformasikannya kepada nasabah.

Banyak perusahaan kartu kredit mengiklankan suku bunga yang sangat rendah, yang biasanya berlaku untuk 3-6 bulan pertama. Beberapa orang memindahkan saldo mereka dari 1 kartu kredit ke kartu kredit lainnya ketika masa suku bunga rendahnya sudah habis. Penerbit kartu kredit mungkin akan memberikan biaya untuk pemindahan saldo ke kartu kredit baru dengan suku bunga yang rendah tersebut.

Biaya keuangan mewakili bunga yang harus dibayar sebagai hasil dari penggunaan kredit. Pembelian setelah tanggal penutupan laporan biasanya tidak diperhitungkan dalam menentukan biaya keuangan karena grace period, dan hal tersebut akan muncul pada laporan bulanan selanjutnya. Biaya keuangan hanya ditagihkan pada saldo yang tidak terbayar secara keseluruhan sebelum

86 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

tanggal jatuh tempo pada periode berjalan. Namun, beberapa perusahaan kartu kredit menambahkan pembelian baru ketika menentukan saldo rata-rata harian jika terdapat saldo sisa pada periode sebelumnya.

Ketiga metode berikut adalah metode paling umum yang digunakan untuk perhitungan biaya keuangan pada saldo sisa dari kartu kredit.

etode aldo ebelumnya. Dengan metode ini, bunga dibebankan pada saldo dari periode penagihan yang baru. Metode saldo sebelumnya merupakan metode yang paling tidak disukai dari ketiga metode yang ada bagi para pemilik kartu karena dengan metode ini biaya keuangan akan ditagih meskipun sisa saldo telah dibayar saat periode penagihan.

etode aldo Rata Rata arian. Metode yang paling sering digunakan adalah metode saldo rata-rata harian. Untuk tiap hari dari periode penagihan, perusahaan kartu kredit mengambil saldo awal Anda setiap hari dan mengurangkan semua pembayaran yang telah Anda lakukan pada hari tersebut untuk menentukan saldo pada akhir hari. Kemudian, perusahaan akan menentukan saldo rata-rata harian pada akhir hari di setiap harinya selama periode penagihan. Metode ini memperhitungkan saat Anda melakukan pembayaran terhadap saldo sisa. Oleh karena itu, Anda akan membayar saldo sisa selama periode penagihan dan biaya keuangan Anda akan lebih rendah dengan metode ini dibandingkan dengan metode saldo sebelumnya. Terdapat juga beberapa variasi dari metode ini. Metode tersebut dapat disesuaikan untuk mengeluarkan pembelian baru atau untuk menghitung rata-rata dari dua periode penagihan.

etode aldo yang isesuaikan. Dengan metode ini, bunga dibebankan berdasarkan saldo di tiap akhir periode penagihan yang baru. Metode saldo yang disesuaikan paling diminati karena metode ini membebankan biaya keuangan hanya pada saldo sisa yang belum dibayarkan pada akhir periode penagihan.

Contoh berikut mengilustrasikan ketiga metode dalam menentukan biaya keuangan.

CONTOH:

Asumsikan pada 10 Juni Anda memiliki sisa saldo kartu kredit sebesar Rp7.000.000 dari pembelian yang dilakukan lebih dari 1 bulan yang lalu, di mana suku bunga bulanan adalah sebesar 1,5 persen. Periode penagihan yang baru dimulai pada 11 Juni. Asumsikan bahwa saldo sisa untuk 15 hari pertama dari

©penerbit

© salemba

periode penagihan baru ini (dari 11 Juni hingga 25 Juni) adalah Rp7.000.000.

Kemudian, pada 25 Juni, institusi keuangan menerima pembayaran Rp2.000.000 dari Anda yang mengurangi saldo menjadi Rp5.000.000. Hal ini adalah saldo untuk sisa periode penagihan selama 15 hari.

Rp6.000.000 0,015 = Rp90.000 Perhitungan Metode Saldo Sebelumnya

Dengan metode ini Anda akan mendapatkan biaya keuangan yang dihitung dengan memberikan beban bunga pada Rp7.000.000 yang merupakan sisa saldo dari awal periode penagihan baru. Menggunakan suku bunga bulanan 1,5 persen, biaya keuangan Anda adalah:

Rp7.000.000 0,015 = Rp105.000 Perhitungan Metode Rata Rata Saldo arian

Dengan metode ini, suku bunga bulanan akan dibebankan pada rata-rata saldo harian. Karena saldo harian Anda Rp7.000.000 selama 15 hari pertama dan Rp5.000.000 selama 15 hari terakhir, maka rata-rata saldo harian Anda adalah Rp6.000.000, (Rp7.000.000 + Rp5.000.000/2), selama 30 hari periode penagihan. Dengan menggunakan suku bunga bulanan 1,5 persen, biaya keuangan Anda adalah:

Rp6.000.000 0,015 = Rp90.000 Perhitungan Metode Saldo yang Disesuaikan

Dengan metode ini, Anda akan mendapatkan biaya keuangan yang dihitung dengan membebankan bunga bulanan pada sisa saldo Anda pada akhir dari periode penagihan yang baru sebesar Rp5.000.000. Dengan suku bunga bulanan sebesar 1,5 persen, maka biaya keuangan Anda adalah:

Rp5.000.000 0,015 = Rp75.000

Perhatikan dari contoh ini bahwa biaya keuangan lebih rendah untuk perusahaan kartu kredit yang menggunakan metode saldo yang disesuaikan. Orang yang sering memiliki biaya keuangan akan dapat menghemat jumlah yang cukup besar dengan mengandalkan perusahaan yang menggunakan metode ini. Namun, cara paling baik untuk mengurangi biaya keuangan adalah dengan membayar tagihan kartu kredit sebelum jatuh tempo tiap bulannya.

Peraturan baru memberikan peraturan pendanaan yang lebih jelas dan diminati oleh individu yang menggunakan kartu kredit. Terutama adalah bahwa perusahaan kartu kredit tidak diperkenankan meningkatkan suku bunga untuk kartu kredit jika Anda melewatkan pembayaran dari kartu kredit lain. Selain itu, perusahaan kartu kredit harus memberikan pemberitahuan 45 hari sebelumnya jika mereka ingin meningkatkan suku bunga pada kartu kredit. Bahkan, suku bunga pada saldo kredit Anda sekarang tidak boleh ditingkatkan kecuali Anda terlambat membayar paling tidak selama 60 hari.

Dalam dokumen Ebook Pengelolaan keuangan pribadi (Halaman 91-117)