Faktor eksternal adalah faktor yang datang dari luar bank, yang termasuk faktor eskternal diantaranya :38
a) Keadaan Perekonomian
Situasi perekonomian sebuah negara merupakan bagaimana rangkaian perekonomian negara tersebut. Jika perekonomian maju cepat, berarti berdampak positif bagi global bisnis dan penghasilan masyarakat akan tumbuh sehingga akan menambah ketertarikanmasyarakat ataupun perseroan untuk menabung dan dampaknya simpanan masyarakat akan meningkat. Begitupun sebaliknya, apabila perekonomian menurun, berarti akan berdampak pada perkembangan global bisnis yang akan lesu, taraf penghasilan masyarakat tidak meningkat justru menurun, yang akan menyebabkan penghimpunan dana bank cenderung akan menurun.
b) Kegiatan dan kondisi pemerintah
Stabilitas pemerintahan dan kepastian hukum sangat berperan dalam membentukstabilitas berusaha dan agunan dalam berusaha yang dibuktikan menggunakan kejelasan dan ketegasan peraturan dan kebijakan yang berlaku baik pada pemerintah pusat serta pemerintah daerah.
kontruksi yang dilakukan secara metode logis, sistematis dan konsisten.39
1. Pendekatan dan Jenis Penelitian
Pendekatan yang digunakan peneliti pada penelitian ini adalah menggunakan pendekatan Kualitatif karena peneliti mengumpulkan data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari pengamatan, wawancara, dan dokumen.
Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang dilakukan kepada subjek penelitian dimana terdapat sebuah peristiwa dimana peneliti menjadi instrument kunci dalam penelitian, kemudian hasil pendekatan tersebut diuraikan dalam bentuk kata – kata yang tertulis dan empiris yang telah diperoleh dan dalam pendekatan ini pun lebih menekankan makna dari generalisasi.40
Menurut Creswell yang dikutip oleh Coony R Semiawan pada penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan atau penelusuran yang mengeksporsasi atau memahami suatu gejala sentra.Untuk mengetahui gejala sentra tersebut peneliti mewawancara peserta penelitian atau partisipant kemudian dikumpulkan, informasi tersebut bisa berupa kata atau teks.Data yang berupa kata – kata tersebut kemudian dianalisis, hasil analisis tersebut berupa penggambaran atau deskripsi atau pula berbentuk tema – tema.41
2. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini berlokasi pada Bank Syariah Indonesia KC Bima Soetta 2, penelitan ini dilakukan pada September– November 2021. Untuk penelitian pertama difokuskan meneliti penyelesaian proposal Skripsi dan dilanjutkan pada penyelesaian proposal.
39Ruslan, Rosady, Metode Penelitian: Publick Relations dan Komunikasi, ( Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006 ), hlm. 24.
40 Sugyono, Metode Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R&D (Bandung:
Alfabeta, 2009), hlm. 38.
41Coony R. Semiawan, Metode penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik, dan Keunggunlannya.(Grasindo Bukukita.com Gramedia), hlm.7.
3. Sumber Data
Sumber data merupakan pokok dari mana informasi didapatkan.42Informasi bisa didapatkan dari manusia ( informan ), kejadian, tempat, dokumen, tempat tinggal dan bahkan dari hewan dan tumbuhan.43Didalam penelitian ini peneliti memakai dua sumber data:
a. Data Primer
Data primer adalah data dasar yang diperoleh dari orang pertama, dari sumber asalnya yang belum diolah dan diuraikan orang lain. Dalam penelitian ini yang menjadi data primer adalah data yang diperoleh dari interview (wawancara) dan pengamatan (observasi) dengan objek penelitian.44Dalam hal ini yang menjadi sumber data primer dalam penelitianini adalah BOSM (Branch Operations and Service Manager) , CS (Costumer Service) dan Nasabah.
b. Data Sekunder
Data sekunder adalah sumber yang diberikan data secara tidak langsung yakni melalui orang lain atau lewat dokumen misalnya insiden ataupun aktivitas yang didapatkan melalui media masa, fakta yang didapatkan melalui orang lain, jurnal, skripsi, dan buku – buku. 45Dalam penelitian ini peneliti mendapatkan informasi sekunder dari buku – buku, jurnal dan skripsi.
4. Tehnik Pengumpulan Data
Tehnik pengumpulan data yaitu bentuk mengumpulkan informasi yang diperlukan agar bisa menjawab rumusan masalah penelitian. Biasanya bentuk pengumpulan informasi bisa memakai tehnik wawancara (interview), angket
42Suharsimi Arikunto, Prosedur penelitian: Suatu pendekatan Praktik( Jakarta:
Rineka Cipta, 2010), hlm. 172.
43M. Djamal,Paradigma Penelitian Kualitatif, ( Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2017), hlm.64.
44 Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian, ( Bandung: CV. Pustaka Setia, 2008 ), hlm.186.
45Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi,(
Bandung: Alfabeta, 2016), hlm. 191.
(questionnaire), pengamatan (observation) dan Focus Group Discussion(FGD).46Didalam penelitian ini, peneliti memakai observasi, wawancara dan dokumentasi.
a. Observasi
Observasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan terhadap objek penelitian.Observasi yaitu metode pengumpulan data yang menggunakan pengamatan terhadap objek penelitian yang dilaksanakan secara langsung ataupun secara tidak langsung.47
Pada penelitian ini peneliti menggunakan tehnik data observasi partisipan, yang dimana peneliti mengamati secara langsung apa yang terjadi pada lokasi penelitian, mendengarkan secara langsung yang diucapkan dalam aktivitas pada tempat penelitian. Sehingga data yang diperoleh akan lebih valid, cepat dan tepat.
b. Wawancara
Wawancara merupakan tehnik pengumpulan data guna untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal yang lebih mandalam dan jumlah respondennya.48
Jenis wawancara yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara tidak berstruktur, karena peneliti menggunakan wawancara tidak berstruktur karena peneliti berusaha mendapatkan permasalahan lebih mendalam, untuk menggambarkan permasalahan yang lebih lengkap sehingga peneliti dapat menentukan secara pasti permasalahan atau variabelapa yang harus diteliti dan dipakai sebagaimana mestinya tentang persoalan yang diangkat.
46Juliansyah Noor, Metodelogi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah,( Jakarta: Kencana, 2013 ), hlm. 138.
47Subandi, Deskripsi Kualitatif sebagai Satu Metode dalam Penelitian Pertunjukan, “ Jurnal Harmonia”, Vol. 11, No.2, Febuari 2011, hlm. 176.
48Satori Djam’an, Metode Penelitian Kualitatif, ( Bandung: Alfabeta, 2014 ), hlm. 130-131.
Adapun informan dari penelitian ini diantaranya adalah 1) BOSM (Branch Operations and Service Manager) 2) Customer Service (CS)
3) Nasabah c. Dokumentasi
Dokumentasi adalah sebagai tanda bukti dengan maksud menguatkan kebenaran telah melalui wawancara dan observasi, yakni dengan cara melaksanakan dengan photo, video, maupun rekaman. Karena sebagai bukti bahwa peneliti telah melakukan penelitian pada Bank Syariah Indonesia Kc Bima Soetta 2.49
Dalam pengumpulan data ini peneliti menggunakan data dari Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Bima Soetta 2 berupa dokumen resmi duta menggunakan data yang tepat dan relevan dalam penelitian yang dilakukan, seperti profil Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Bima Soetta 2, Produk Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Bima Soetta 2.
5. Metode Analisis Data
Metode analisis data adalah proses menyimak secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorgaisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam bagian-bagian tertentu, menyusun kedalam pola, memilih mana yang sesuai dengan penelitian, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh sendiri dan orang lain.50 Adapun tehnik analisis data digunakan pada penelitian ini adalah:
a. Reduksi Data
Reduksi data adalah proses memilih hal-hal yang pokok, penyederhanaan data, dari catatan tertulis di lapangan.
Dengan kata lain memfokuskan pada hal-hal yang penting,
49Yusuf A. Muri, Metode Penelitian Kuntitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, ( Jakarta: Prenamedia Group, 2016), hlm. 391.
50Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian, (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2008 ), hlm. 95.
agar dapat memilih hal-hal yang perlu membuang yang tidak perlu.51 Dengan demikian data yang sudah direduksi akan mudah memberikan gambaran yang jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya.
b. Penyajian Data
Setelah mereduksi data selanjutnya, dan perlu peneliti melakukan penyajian data yang sudah di dapatkan baik dalam bentuk uraian singkat maupun dalam bentuk grafik, menarasikan dan sejenisnya. Dengan cara menyajikan data tersebut dari hasil observasi maupun wawancara baik tertulis maupun non tertulis peneliti dengan lebih mudah memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami.
c. Penarikan Kesimpulan
Langkah ketiga dalam metode analisis data oleh peneliti adalah penarikan kesimpulan.Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya.
Dalam penelitian ini akan dilakukan kesimpulan dari hasil observasi, wawancara, maupun dokumentasi dengan cara menganalisisnya mengenai Analisi faktor penyebab nasabah menutup tabungan di Bank Syariah Indonesia Kc Bima Soetta 2.