3.1 Objek penelitian
Objek penelitian utama adalah pekerja gudang yang bertugas di PT. SSI, Pekerja ini dipilih karena mereka sering melakukan aktivitas fisik yang melibatkan pengangkatan, pemindahan, dan penataan barang. Aktivitas ini dapat menimbulkan risiko ergonomis yang besar terhadap kesehatan mereka.
3.2 Subjek penelitian
Subjek penelitian adalah individu atau kelompok yang menjadi fokus utama dalam studi ini. Dalam penelitian ini, subjek penelitian adalah pekerja gudang yang terlibat dalam aktivitas pengangkatan dan pemindahan barang di PT. SSI dengan kriteria yaitu:
1. Pekerja yang melakukan aktivitas pengangkatan barang lebih dari 5 kali sehari.
2. Pekerja yang bekerja minimal 6 bulan di gudang tersebut.
3. Pekerja yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian dan memberikan informasi yang diperlukan.
3.3 Pendekatan kuantitatif
Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis postur kerja pekerja gudang secara objektif menggunakan metode OWAS dan QEC. Pendekatan ini menghasilkan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik untuk menentukan tingkat risiko ergonomis.
3.3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Desain ini dipilih untuk menggambarkan kondisi postur kerja pekerja gudang dan mengukur tingkat risiko ergonomis yang mereka hadapi.
3.4 Alat dan bahan
Dalam penelitian di lapangan memerlukan peralatan untuk mendukung penelitian ini. Adapun peralatan dan bahan yang digunakan sebagai berikut :
3.4.1 Alat Penelitian 1. Handphone
Merekam aktivitas kerja pekerja gudang untuk analisis postur dan mengambil gambar statis dari postur kerja tertentu untuk analisis lebih lanjut.
2. Laptop
Mengolah dan menganalisis data video dan foto yang telah direkam.
3. Software Analisis Postur
Menggunakan software ErgoFellow dan ErgoPlus yang mendukung metode OWAS dan QEC. Untuk membantu dalam pengkategorian dan analisis postur berdasarkan rekaman video dan foto, kelebihan software tersebut yaitu Memudahkan pengguna untuk memahami dan mengaplikasikan metode OWAS dan QEC, Menyediakan alat visualisasi yang kuat untuk menganalisis postur kerja, Grafik dan diagram yang memudahkan interpretasi data dan identifikasi postur atau aktivitas yang berisiko.
4. Formulir Observasi
Mencatat hasil pengamatan secara manual selama proses penelitian, berisi kolom untuk mencatat berbagai aspek postur kerja sesuai dengan metode OWAS dan QEC.
3.4.2 Bahan Penelitian 1. Dokumen dan Literatur
Referensi untuk memahami dan menerapkan metode OWAS dan QEC, seperti buku, jurnal, dan artikel yang terkait dengan analisis postur kerja dan ergonomi.
2. Kertas dan Alat Tulis
Mencatat pengamatan dan data lapangan selama penelitian menggunakan buku catatan, pensil, pulpen, dan tipeX.
3. Instrumen OWAS dan QEC
Formulir atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengkategorikan dan menganalisis postur kerja berdasarkan standar OWAS dan QEC, untuk
membantu dalam pengumpulan dan pengolahan data postur kerja pekerja gudang.
3.5 Teknik pengumpulan data
Pengumpulan data dalam ini dilakukan melalui observasi langsung dan pencatatan sistematis menggunakan metode OWAS dan QEC. langkah-langkah dan alat yang digunakan dalam teknik pengumpulan data adalah:
1. Observasi Langsung
Observasi langsung dilakukan untuk mengamati postur kerja pada pekerja gudang selama aktivitas kerja mereka. Observasi ini melibatkan penggunaan alat perekaman dan formulir observasi untuk mencatat data yang diperlukan.
2. Prosedur Pengumpulan Data
1) Perekaman Aktivitas Kerja dilakukan untuk metode OWAS
Menyiapkan kamera video di lokasi yang memungkinkan perekaman aktivitas kerja tanpa mengganggu pekerja, merekam aktivitas kerja pekerja gudang selama jam kerja, perekaman dilakukan dalam beberapa sesi untuk memastikan data yang diperoleh.
2) Pengamatan dan Pengambilan Foto
Melakukan pengamatan langsung dan mencatat postur kerja secara manual pada formulir OWAS. Kemudian mengambil foto pada momen tertentu yang dianggap kritis untuk dokumentasi lebih lanjut.
3) Pengisian Formulir OWAS
Setiap postur kerja yang terekam dikategorikan sesuai dengan klasifikasi OWAS (misalnya, posisi punggung, lengan, kaki, dan beban yang diangkat), data yang dikategorikan dicatat dalam formulir observasi OWAS, mencakup jenis postur, frekuensi, dan durasi.
4) Pengisian Formulir QEC
Menggunakan formulir QEC untuk menilai faktor risiko ergonomis yang mencakup, frekuensi gerakan, durasi aktivitas, beban yang diangkat atau didorong, Posisi tubuh yang digunakan. Data yang dikumpulkan dari penilaian QEC dicatat dalam formulir yang sesuai.
3. Analisis Data Awal
Memeriksa kembali data yang telah dicatat untuk memastikan keakuratannya, memindahkan data dari formulir observasi ke dalam software analisis statistik untuk memudahkan analisis lebih lanjut.
4. Teknik Validitas dan Reliabilitas 1) Validitas
Memastikan bahwa formulir observasi OWAS dan QEC yang digunakan telah divalidasi untuk keakuratan pengukuran postur kerja dan risiko ergonomis. Langkah-langkah uji validitas:
a) Validitas Isi (Content Validity), Identifikasi semua aspek dan variabel penting yang harus diukur oleh metode OWAS dan QEC.
b) Validitas Konstruksi (Construct Validity), Kumpulkan data menggunakan metode OWAS dan QEC dari berbagai situasi kerja, lakukan analisis faktor untuk metode OWAS dan QEC untuk memastikan bahwa item-item tersebut mencerminkan konstruksi teoretis yang diukur, uji hipotesis yang terkait dengan teori ergonomi menggunakan data hasil metode OWAS dan QEC.
c) Validitas Kriteria (Criterion Validity), bandingkan hasil penilaian OWAS dan QEC dengan metode penilaian ergonomi lain yang sudah terverifikasi, korelasikan hasil OWAS dan QEC dengan data kesehatan karyawan atau survei risiko ergonomi lainnya.
d) Validitas Eksternal, Mengukur sejauh mana hasil penelitian dapat digunakan untuk tujuan umum yang lebih luas
2) Reliabilitas
Melakukan uji reliabilitas dengan mengulangi observasi pada sebagian sampel untuk memastikan konsistensi data yang diperoleh. Langkah-langkah uji reliablitas adalah:
a) Uji-Retest (Test-Retest Reliability), melakukan penilaian ulang menggunakan metode OWAS dan QEC pada waktu yang berbeda untuk pekerjaan yang sama.
b) Reliabilitas Konsistensi Internal (Internal Consistency Reliability), Gunakan Cronbach's Alpha / koefisien yang digunakan untuk mengukur konsistensi
internal suatu instrumen atau kuesioner untuk mengukur konsistensi internal item dalam metode QEC.
c) Reliabilitas Bentuk Paralel (Parallel-Forms Reliability), Jika ada bentuk alternatif dari penilaian (misalnya, versi digital dan versi kertas), bandingkan hasil dari kedua bentuk tersebut untuk memastikan bahwa mereka memberikan hasil yang konsisten.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan observasi langsung dengan perekaman video dan pencatatan sistematis menggunakan formulir OWAS dan QEC. Proses ini memungkinkan pengumpulan data yang objektif dan akurat tentang postur kerja pekerja gudang dan tingkat risiko ergonomis yang mereka hadapi. Dengan teknik pengumpulan data yang tepat, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang berbasis data untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja di gudang.
3.6 Diagram Alir
Diagram alir pada penelitian ini membantu menggambarkan proses penelitian secara sistematis dari awal hingga akhir. Diagram alir yang menunjukkan langkah-langkah utama dalam penelitian ada pada gambar 3.1
Gambar 3.1 Diagram alir