• Tidak ada hasil yang ditemukan

Minat Baca Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar

berbagai kegiatan tertentu Bintal Kodam VII/Wirabuana bekerjasama dengan organisasi atau instansi lain seperli UIN, IMMIM, Departemen Agama, dan organisasi masyarakat lainnya seperti yayasan, organisasi kampus dan sebagainya.

8. Melaksanakan kegiatan hari besar agama Islam seperti Maulid Nabi Muhammad saw, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw, Idhul Fitri, Idul Adha, Nuzulul Qur’an dan Kegiatan di bulan Ramadhan.

Keaktifan membaca para da’i tentu mempengaruhi luasnya wawasan keagamaan yang dimiliki oleh para da’i, sebab pada dasarnya di Kodam VII/

Wirabuana Makassar dibiasakan untuk membaca berbagai buku dan telah disiapkan waktu khusus bagi para da’i untuk aktif membaca setiap hari.

Tabel 5. Tanggapan Responden Mengenai Intensitas Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar ke Perpustakaan

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 14 60,9

2 Setuju 8 34,8

3 Kurang Setuju 1 4,3

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar memiliki intensitas yang cukup bekegiatan di perpustakaan. Banyak hal yang dapat dilakukan para da’i di perpustakaan selain membaca, antara lain mencari referensi, menulis naskah ceramah, ataupun membaca buku-buku pengetahuan umum. Di perpustakaan bukan hanya tersedia buku-buku dalam lingkup kegiatan kepolisian, melainkan banyak terdapat buku-buku agama, buku pengetahuan umum, bahkan buku- buku karya sastra yang dapat dijadikan bahan bacaan bagi para penghuni kodam. Perpustakaan merupakan tempat yang utama utuk memperoleh sumber bacaan yang berbobot di tempat ini. Antusiasme para da’i untuk mendatangi perpustakaan sudah pasti menunjukkan bahwa para da’i melakukan kegiatan yang positif, meskipun bukan hanya untuk membaca.

Karakter manusia yang menjadikan perpustakaan sebagai tempat bernaung menunjukkan bahwa orang tersebut gemar mencari ilmu.

Tabel 6. Tanggapan Responden Mengenai Pemanfaatan Waktu Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar untuk Membaca

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 17 73,9

2 Setuju 6 26,1

3 Kurang Setuju 0 -

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar menyatakan bahwa para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar banyak memanfaatkan waktu untuk membaca. Kegiatan membaca yang dilakukan para da’i tidak hanya terfokus di perpustakaan, melainkan juga dapat dilakukan di beberapa lokasi yang tenang, seperti di bawah pohon rindang, asrama, bahkan di halaman asrama. Para da’i juga sering terlihat saling berbagi pengalaman dan referensi serta melakukan diskusi ringan sembari menunggu waktu shalat magrib ataupun setelah melaksanakan shalat berjamaah. Kegiatan membaca terlihat sudah menjadi budaya bagi para da’i yang selalu berupaya untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang lebih baik lagi.

Tabel 7. Tanggapan Responden Mengenai Banyaknya Koleksi Buku yang dimiliki Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 15 65,2

2 Setuju 8 34,8

3 Kurang Setuju 0 -

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar memiliki koleksi buku yang banyak untuk dijadikan sebagai referensi dalam mengumpulkan materi-materi dakwah. Koleksi buku yang dimiliki terihat jelas, sebab para da’i yang berada di dalam lingungan asrama Kodam VII/ Wirabuana Makassar pada umumnya memiliki koleksi buku masing-masing di kamar mereka. Koleksi buku yang banyak menunjukkan bahwa para da’i memiliki antusiasme yang besar untuk membaca banyak referensi. Makin banyak buku yang dimiliki, makin banyak pula hal yang ingin diketahui oleh para da’i melalui buku-buku tersebut, dan makin banyak pula ilmu yang dapat diperoleh melalui membaca buku-buu yang dimilikinya. Rasa ingin tahu tersebut akan menimbulkan minat baca yang besar dalam diri para da’i.

Tabel 8. Tanggapan Responden Mengenai Antusiasme yang Tinggi para Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar untuk Memiliki Perpustakaan Pribadi

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 3 13,0

2 Setuju 8 34,8

3 Kurang Setuju 12 52,2

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa masih terdapat beberapa saja da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar yang memiliki perpustakaan pribadi. Keinginan untuk memiliki perpustakaan pribadi selayaknya ada, tetapi proses untuk membuat sebuah perpustakaan pribadi sederhana pun masih sulit untuk terjangkau, terlebih kendalanya adalah butuh dana yang

besar. Antusiasme itu terlihat dari koleksi buku atau pustaka pribadi yang dimiliki oleh para da’i semakin banyak. Apabila para da’i antusias memiliki perpustakaan pribadi, maka jelas saja mereka senang membaca atau memiliki minat baca yang baik.

Tabel 9. Tanggapan Responden Mengenai Rasa Betah Para Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar pada saat Membaca Buku di Perpustakaan

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 18 78,3

2 Setuju 5 21,7

3 Kurang Setuju 0 -

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar merasa betah berada di perpustakaan. Kegiatan yang dilakukan para da’i bukan hanya membaca, tetapi juga mencari referensi dakwah ataupun mencatat hal-hal yang dianggap penting untuk dijadikan bahan ceramah. Rasa betah yang dirasakan oleh para da’i di dalam perpustakaan menunjukkan bahwa minat yang dimiliki oleh da’i tersebut baik. Hal tersebut dibuktikan dari buku kunjungan perpustakaan yang memperlihatkan bahwa jam kunjungan para da’i ke perpustakaan minimal 2 jam, bahkan ada beberapa da’i yang menghabiskan sebagian waktunya di perpustakaan. Rasa betah yang dimiliki oleh para da’i menunjukkan keseriusan dan keuletannya sebagai seorang da’i untuk memberikan kebenaran yang telah dipelajarinya. Hal tersebut tentu akan menambah kualitas pengetahuan yang dimiliki para da’i.

Tabel 10. Tanggapan Responden Mengenai Kesadaran Pribadi Para Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar untuk Membaca Tanpa Anjuran/ Paksaan Berbagai Pihak

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 18 78,3

2 Setuju 5 21,7

3 Kurang Setuju 0 -

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar melaksanakan kegiatan membaca di berbagai tempat di lingungan Kodam dengan perasaan senang tanpa harus dipaksakan kepadanya. Hal tersebut terlihat dari koleksi buku yang dimiliki oleh para da’i, jam kunjungan da’i ke perpustakaan yang berlangsung secara intens dan dalam jangka waktu lama, serta kebiasaan para da’i yang selalu menggunakan waktu luangnya untuk berada di perpustakaan dan menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk membaca. Hal tersebut menunjukkan minat yang besar oleh para da’i.

Tabel 11. Tanggapan Responden Mengenai Kebiasaan Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar Membaca Buku-Buku Agama Secara Intensif

No Kategori Frekuensi Persentase

1 Sangat Setuju 19 82,6

2 Setuju 4 17,4

3 Kurang Setuju 0 -

4 Tidak Setuju 0 -

Jumlah 23 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data Kuesioner, 2013

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar para da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar aktif membaca referensi ataupun buku-buku yang berbau agama. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan

melihat koleksi buku yang dimiliki oleh para da’i sebagian besar merupakan buku agama, meskipun sebagian yang lainnya adalah buku-buku pengetahuan umum. Seorang pendakwah tentu harus banyak mempelajari ilmu agama yang akan dijadikannya sebagai materi dakwah di hadapan para pendengarnya. Daftar koleksi buku yang tercatat dibaca oleh para da’i di perpustakaan juga sebagian besar mengenai ilmu agama, sehingga terlihat jelas bahwa minat para da’i untuk membaca sangat baik.

Dokumen terkait