• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nama dan Sejarah Singkat Lembaga

Dalam dokumen HALAMAN PENGESAHAN (Halaman 57-68)

BAB I PENDAHULUAN

F. Teknik Analisis Data

1. Nama dan Sejarah Singkat Lembaga

Pemerintahan Kabupaten Maros (bahasa Inggris: Government of Maros Regency) atau Pemkab Maros, merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia, yang menganut sistem desentralisasi, tugas pembantuan, dan dekonsentrasi dalam mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan menjalankan otonomi seluas-luasnya serta tugas pembantuan di Kabupaten Maros. Pemerintahan Kabupaten Maros dipimpin oleh seorang bupati, yang dipilih secara demokratis berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.

Sekretariat Daerah Kabupaten Maros terbentuk sejak dikeluarkanya :

“Peraturan Bupati Maros Nomor 139 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi Dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Maros. Serta hasil dari sosialisasi Pengelolaan Layanan Informasi dan Dokumentasi ( PPID ) oleh Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Propinsi Sulawesi Selatan. Yang dilanjutkan dengan mengikuti Bimtek PPID Wilayah Sulawesi dan Papua oleh Direktorat Tata Kelola dan Kementerian Komunikasi Publik Kementerian Kominfo pada tanggal 21 Agistus 2019, serta konsolidasi/Konsultasi Dinas Kominfo Kabupaten Maros dengan PPID Propinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Penerapan PPID di Kabupaten

39

Maros, Permohonan Instansi Aplikasi PPID di Kementerian Dalam Negeri pada Tanggal 13 September 2019. Keputusan Bupati Maros Nomor 927/Kpts/496/II2019 Tentang Penetapan Pengelola Layanan Informasi dan Dokumentasi di Linkup Pemerintah Kabupaten Maros, yang berdasar dari Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Undang - Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, sesuai dengan keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 117 Tahun 2010”.

``Sekretariat Daerah sebagai Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Maros, merupakan unsur staf yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, sebagaimana telah dijabarkan dengan Peraturan Bupati Maros Nomor 63 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Tata Kerja Perangkat Daerah Sekretariat Daerah Kabuapten Maros, Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan menyelenggarakan koordinasi terhadap seluruh satuan kerja perangkat daerah dalam rangka perumusan dan penyusunan kebijakan Bupati, berdasarkan asas desentralisasi dan tugas pembantuan serta pelayanan administratif.

Untuk menjalankan tugas pokok tersebut, fungsi Sekretaris Daerah adalah : a. pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah;

b. pengoordinasian pelaksanaan tugas satuan kerja perangkat daerah ; c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah;

d. pelayanan administrasi dan pembinaan aparatur sipil negara pada instansi daerah; dan

Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan bidang tugas dan fungsinya.

Untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi tersebut, Sekretaris Daerah mempunyai uraian tugas sebagai berikut:

a. Menyusun kebijakan Pemerintah Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang–undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

b. Merumuskan sasaran dan menetapkan kebijakan teknis dalam rangka perencanaan, pembinaan dan pengembangan di bidang kesekretariatan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan Bupati sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

c. Mengordinir Perencanaan pelaksanaan pembangunan dan pengendalian program sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menjadi pedoman dalam penyelenggaraan program dan kegiatan Pemerintah Daerah;

d. Menetapkan pedoman prosedur dan tata kerja pemerintah daerah sebagai acuan untukmenghindari penyimpangan dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan efesiensi dan kesesuaian kerja;

e. Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan organisasi dan tata laksana di lingkungan pemerintah daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan efesien;

f. Mengoordiniasikan penyelenggaraan administrasi pemerintah sesuai ketentuan peraturan peraturan perundang-undangan dalam rangka mewujudkan administrasi pemerintahan;

g. Mengoordinasikan pengelolaan sumber daya aparatur keuangan, rumah tangga, sarana dan prasarana di Pemerintah Daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dalam rangka optimalisasi sumber daya yang ada;

h. Mengoordinasikan pengelaan keuangan daerah sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam rangka mewujudkan tertib administrasi keuangan;

i. Mengarahkan tugas tugas tertentu dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan berdasarkan tugas, fungsi dan prosedur;

j. Membina seluruh Pegawai Negeri Sipil berdasarkan prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam rangka penegakan disiplin Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemerintah Daerah;

k. Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah secara periodic untuk digunakan sebagai bahan masukan perbaikan implementasi dan evaluasi kebijakan;

l. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas berdasrkan pedoman dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan dan kejelasan hasil kerjanya;

m. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai bidang tugasnya untukmendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

A. Visi dan Misi 1. Visi

“ Maros Sejahtera, Religius dan Berdaya Saing”

2. Misi

- Meningkatkan kualitas penyelenggaraan birokrasi dan pelayanan public - Meningkatkan Pembangunan Sumber Daya Manusia

-Meningkatkan keterjangkauan kebutuhan dasar dan pelayanan dasar secara inklusif

- Meningkatkan ketahanan ekonomi daerah berbasis potensi lokal

- Memantapkan pembangunan infrastruktur ekonomi dan pemerintah wilayah - Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan keetahanan bencana

B. Struktur Organisasi Perangkat Organisasi dan Job Desription Perangkat

Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Maros.

Sekretariat Daerah sebagai Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Maros, merupakan unsur staf yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, sebagaimana telah dijabarkan dengan Peraturan Bupati Maros Nomor 63 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Tata Kerja Perangkat Daerah Sekretariat Daerah Kabuapten Maros, Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan menyelenggarakan koordinasi terhadap seluruh satuan kerja perangkat daerah dalam rangka perumusan dan penyusunan kebijakan Bupati, berdasarkan asas desentralisasi dan tugas pembantuan serta pelayanan administratif.

Adapun Susunan Organisasi Sekretariat Daerah terdiri dari : a. Sekretariat Daerah

b. Asisten administrasi sosial dan pemerintahan terdiri dari:

1. Bagian sosial dan keagamaan terdiri dari:

a) Subbagian Bina Sosial dan Keagamaan b) Subbagian Sarana Sosial dan Keagamaan

c) Subbagian Pemberdayaan sosial dan Keagamaan

2. Bagian pemerintahan terdiri dari:

a) Subbagian Kewilayahan

b) Subbagian Kerjasama Kelembagaan

c) Subbagian Otonomi Daerah dan Tugas pembantuan 3. Bagian Hukum dan hak Asasi Manusia terdiri dari:

a) Subbagian Peraturan Perundang-undangan b) Subbagian Dokumentasi Hukum

c) Subbagian bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia 4. Bagian Organisasi terdiri dari:

a) Subbagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan b) Subbagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik c) Subbagian Kepegawaian dan Akuntabilitas Kinerja

1. Struktur Organisasi

Gambar 4.1 Struktur Organisasi 2. Job Description

1. Sekretariat Daerah mempunyai tugas melakukan pembinaan terhadap pengelolaan dan pelayanan informasi publik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros.

2. Pengarah Mempunyai tugas:

a. Memberikan arahan kepada PPID Utama dan PPID Pembantu terkait pengelolaan dan pelayanan informasi publik;

b. Memberikan rekomendasi kepada PPID Utama atas informasi publik yang dapat diakses atau diberikan kepada pemohon informasi;

c. Memberikan rekomendasi kepada PPID Utama atas hasil uji konsekuensi informasi yang dikecualikan; dan

d. Memberikan persetujuan atas pertimbangan PPID Utama terkait dengan setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi hak setiap pemohon informasi.

3. Tim Pertimbangan mempunyai tugas:

a. Membahas usulan-usulan informasi yang dikecualikan; dan

b. Memberi pertimbangan terhadap usulan pengklasifikasian informasi termasuk informasi yang dikecualikan dan hal-hal lain yang perlu mendapat pertimbangan;

c. Membahas dan memberikan pertimbangan kepada PPID dalam penyelesaian sengketa informasi; dan

d. Menyelesaikan hal-hal lain yang dipandang perlu dalam rangka peningkatan pelayanan informasi publik.

4. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun dan melaksanakan kebijakan informasi dan dokumentasi;

b. Menyusun laporan pelaksanaan kebijakan informasi dan dokumentasi;

c. Mengkordinasikan dan mengkosolidasikan pengumpulan bahan informasi dan dokumentasi dari PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional;

d. Menyimpan, mendokumentasikan, menyediakan dan memberi pelayanan informasi kepada publik;

e. Melakukan verifikasi bahan informasi dan dokumentasi publik;

f. Melakukan uji konsekuensi terhadap informasi publik yang dikecualikan;

g. Melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi;

h. Menyediakan informasi dan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat;

i. Melakukan pembinaan, pengawasan, evaluasi dan monitoring atas pelaksanaan kebijakan informasi dan dokumentasi yang dilakukan oleh PPID Pembantu;

j. Melaksanakan rapat koordinasi dan rapat kerja secara berkala dan/atau sesuai dengan kebutuhan;

k. Mengesahkan informasi dan dokumentasi yang dilakukan oleh PPID Pembantu;

l. Menugaskan PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional untuk mengumpulkan, mengelola dan memelihara informasi dan dokumentasi;

m. Membentuk tim fasilitasi penanganan sengketa informasi yang ditetapkan melalui Keputusan Atasan PPID; dan

n. Membuat dan menyampaikan laporan layanan informasi dan dokumentasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Maros secara berkala.

5. Disamping memiliki tugas, PPID Utama juga mempunyai wewenang sebagai berikut :

a. Menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b. Meminta dan memperoleh informasi dari unit kerja/komponen/satuan kerja yang menjadi cakupan kerjanya;

c. Mengkoordinasikan pemberian pelayanan informasi dengan PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional yang menjadi cakupan kerjanya;

d. Menentukan atau menetapkan suatu informasi dapat/tidaknya diakses oleh publik; dan

e. Menugaskan PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional untuk membuat, megumpulkan, serta memelihara informasi dan dokumentasi untuk kebutuhan organisasi.

6. PPID Pembantu mempunyai tugas sebagai berikut :

a. Membantu PPID Utama melaksanakan tanggung jawab, tugas dan kewenangannya;

b. Menyampaikan informasi dan dokumentasi kepada PPID Utama secara berkala sesuai kebutuhan;

c. Melaksanakan kebijakan teknis informasi dan dokumentasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

d. Menjamin ketersediaan dan akselerasi layanan informasi dan dokumentasi bagi pemohon informasi secara cepat, tepat, berkualitas dengan mengedepankan prinsip-prinsip pelayanan prima;

e. Mengumpulkan, mengolah dan mengompilasi bahan dan data lingkup komponen di lingkungan Pemerintah Daerah/Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Daerah masing-masing menjadi bahan informasi publik; dan

f. Menyampaikan laporan pelaksanaan kebijakan teknis dan pelayanan informasi dan dokumentasi kepada PPID Utama secara berkala dan sesuai kebutuhan.

Dalam dokumen HALAMAN PENGESAHAN (Halaman 57-68)

Dokumen terkait