Asvi Warman Adam Peneliti LIP/
l'l•:lrl'/\NYL\AN seberapa besar atau seberapa kecil peran /\ic Iii dalam Gerakan 30 September mengimplikasikan bahwa 111 lc•rl ibat dalarn manuver politik tingkat tinggi tahun 1965.
Vc·rsi-v -r.si dalaJ1g peristiwa tersebut yang selama ini bersifat l 1 1 11g)..',al ( PKI, Angkatan Darat, Sukarno, Soeharto, CIA, d,•;L ) L1k luput dari kritik. Peristiwa yang begitu kompleks I icl11k 11111ngkin dilakukan satu orang, satu kelompok, atau 1ml 11 golongan aja. Dalang peristiwa itu lebih dari satu, 1wl i i 11gga a na'li i Bung Karno sebagaimana disampaikan d11la 1 1 1 pidato Nawaksara tahun 1967 dianggap lebih tepat.
Mc•11m111 'ukarno, peristiwa itu merupakan pertemuan tiga 1ic·li11 l i: k •bl ingernya pimpinan PKI, subversi Nekolim, dan 11c l1111ya oknum-oknum yang tidak benar.
K.ila11 di •un·,kan matematika sederhana, andil masing- 11111,-.;i1,,._., pihak yang d isebut dalam pidato Nawaksara itu :1:1.:1:1 1wrs •11. 'fuli.san ini rnencoba mengelaborasi persentase l,•r.-.;,•l ,11 1 . Ma11a ya1F I bih menentukan, pihak a i ng atau 11 11::i1r c l.il;lnt 11 ·µ; ri?
1'-olrntl l ulu1u---Ul'I
Pimpinan PKI yang "k bling •r" itn achlalt Biro Cl111:-:11.' yang diketuai Jang ung Aidit dj mana 'jam l(an1arnza1 1 1a11 boleh dikatakan direkt u r eks kuti fnya. Nck l i rn (Neokolonialisme) tentu mengacu kepada Amcrika rikat (AS), sungguhpun arsip yang terbuka belakangan m �111.p ·r•
lihatkan bahwa Inggris dan Australia juga menduhlll/ ::, ·
penuhnya gebrakan membasmi komunis. Na.mun dala111 kategori pihak asing itu tentu tidak dapat diabaikan p r;111 Uni Soviet (termasuk Pakta Warsawa, konon agen a al k, Ladislav Bittman, terlibat) dan RRC. Sebelum mel tus11y;1 Gerakan 30 September, dokter-dokter Cina telah k luar
masuk Istana Presiden. Arsip Jepang mengenai tahun l -()[j juga perlu diperiksa.
Rumusan "oknum yang tidak benar" itu konon p ng•
halusan dari "jenderal yang tidak benar". Proses penuli:;;;1 1 1 pidato Nawaksara itu sendiri perlu diteliti karena Sukarno meminta masukan dari beberapa tokoh. Apakah yang dit uj 11 Sukarno adalah Soeharto (yang pad11
Menjelang peristiwa itu, kekuasaan
terpusat pada tiga pihak, yakni Soekarno
EPKl
1dan Angkatan Darat.
masa awal beraliansi dengan Na uti .n )·
Atau ter:masuk juga Untung dan La.ti I'?
"Keblingernya" Aidit disebabb 1 1 situasi yang sangat meruncing aat i' t 11, Menjelang peristiwa itu, kekua aan t I' pusat pada tiga pihak, yakni Sukarno,
1 32
PKI, dan Angkatan Darat (AD). AD 11w nguasai senjata, sedangkan PKI mendominasi dukungn11 massa. Kalau saat itu diadakan pemilu, niscaya p;\rt ;1 i komunis akan menang. Sebab itu kekuatan antikon1111111, seperti Jenderal Suhardiman mengupayakan Sukarno menjadi presiden seumur hidup agar status quo tetap t lj;1);:1, Bung Karno sendiri tidak pernah memberikan kcs 111p.1tn11 kepada elite komunis memimpin departemen k uali j;1d1 menteri negara. Sukarno juga menolak u ubn p n1b11uar;111
01,llhJ K i 1 i l1 1d(lll(\\ld'. l),N, /\1dil
I li111p1111;111 Malt;1..,i::1wa l::1la111 ol. ·It 1ualta:-:iswa kiri. I< •k11;1t·an S11ka rno � ·k1in dukun •an ma if dari rakyat juga tcrletaJ< pada k ·111a111p11a11 m nja,,.a perimbangan politik. Ia akhirnya jatuh kar ·na k :;; im.bangan itu pa.tab sete]ah meletus Gerakan 30 S ·pl mb r.
Kondisi perekonornian yang terpuruk, suasana politik yang kian panas karena konflik tanah dan kebudayaan, kon
fro11t·1 i dengan Malaysia dan agitasi terhadap pihak asing (/\S clan Inggri ·), selta beredarnya dokumen Gilchrist dan I ) ·wan Jenderal, menyebabkan semua pihak bersiaga. AD dapat m ngkudeta Sukarno namun tidak akan didukung rakyat clan dunia internasional. PKI tidak punya senjata 1111luk makar. Dalam konteks ini, bila AD mengambil langkah lebih <lulu dan berhasil, Presiden akan terguling d:111 s lanjutnya PKI akan dibasmi. Karena itu, manuver Dewan Jenderal (yang keberadaannya dipercayai sang k ·tua) ham dicegah. Rapat antara motor Biro Chusus PKI, Sjam (pihak sipil) dengan Untung dan Latief (unsur militer) 111cmilih cara yang "lazim" dalam sejarah revolusi Indonesia, yakni ·ulik. Para Jenderal itu akan diculik dan dihadapkan kepada Bung Karno. Bila mereka dipecat atau dipermalukan, a11caman kudeta tidak terjadi lagi dan selanjutnya pihak kiri ll'11L11 dapat merninta kursi pimpinan depaltemen kepada l'residcn.
Kon ep culik sudah dipraktekkan sejak Desember 11>4s, kctika te1jadi penculikan dan pembunuhan terhadap Mcnl •ri Negara Otto Iskandar di Nata. PM Sjahrir juga pn11ah diculik walaupun kemudian ia kembali dengan s1·l.1111at. Bahkan Sukarno dan Hatta pada hakikatnya pernah dic11lik olch pemuda sehari sebelum Proklamasi. Pada 1980, Sol'harlo b 'rpidato bahwa ia tidak segan memerintahkan 11111 11k rn n ·ulil< oran anggota MPRS hila mereka men
coh;i m ·ngubah UD 1.945. Pidato t r ebut m ndapat p -
Kol( 1 1 1 1 � olrn 1 1 133
1 34
nentangan dari kelompok ya1 1 , k nmdian dil ·11al �111 >;111:d Petisi 50. Sebelu m akhir pem rintahao o harto, ;111g,�1 ll 1 komando khusus TNI AD te]ah menculik bcb rap:t or:11 ,,i aktivis.
Karena misi utamanya hanya penculikan, rnaka. d:1pnl dipahami keanehan struktur Gerakan 30 September yang , 1 1 pimpin seorang letnan kolonel, tetapi membawahkan p -rwi r;,
\ .
\ \
\
'I
01,111q Kirr l1 1dor H"•'" D.N. /\rdrt
y:111,• l1·l >il i l i11ggi pa11gk:1t 11ya. 0 ·11ga11 ,1lasa11 n, ·11 clam�1tka11 l'n·.sid(:11 , 'rak:1n itu dipimpin ol h Komandan Batalion
< '11krabir:1wa. P r ·iapan miJiter tidak cliJakukan ecara be ar
hv.s;1r;111 kar ·na 'ltyuann:ya bukan menguasai ibu kota.
N ,111\ u 1 1 t rnya.ta penculikan terhadap tujuh orang j1·11d<..:ral iL u a Y:Jl, karena hanya tiga orang yang masih hidup l((•l ika dibawa 1 Lub·mg Buaya. Ketika dilapori peristiwa i 11i, S11lrnrn di. pan kalan AU Halim Perdanakusuma me- 111vi:intahl on agar m reka menghentikan gerakan. Terjadi ke
k:tl11Lan I arena ternyata di dalam gerakan itu tidak ada satu lw111a11d.o yan dapat mengambil keputusan tunggal. Sjam lta11ya koordioator antara Biro Chusus dan perwira militer.
K hli ngeran pertama dari Biro Chusus PKI adalah kl'lt:rl ibata.n mereka dalam perencanaan penculikan.
l<l·l iling r'm keduanya adalah meneruskan gerakan dengan 11H'1 1yiarkan dokumen kedua (tentang pendemisioner kabinet l )wikora) dan dokumen ketiga (penyesuaian pangkat militer krl i 11g , j menjadj letnan kolonel) setelah terjadi kevakuman 1•11;111\ jam pada tanggal 1 Oktober 1965. Padahal, dalam per
n ,1 );1;111 kudeta, satu menit pun sangat berharga.
Kai.au perintah Sukarno untuk menghentikan Gerakan :10 S ·pt mber i tu dipatuhi, mungkin korban yang jatuh t idak banyak. Kalan Soeharto yang membangkang perintah l 'n·sid ·n untuk datang ke Halim Perdanakusuma langsung dipe('a t ol •h ukarno tentu sejarah Indonesia akan berbeda.
l\vk11rang·111 utama Sukarno adalah karena ia menganggap 1·111l'11g s ·oran ,· Mayor Jenderal Soeharto.
Siapa yang diuntungkan?
1 ',·r,111 !;i !;i orang atau kelompok dalam suatu kegiatan ber
l>a11ding luru · dc1van keuntungan yang (akan) diperolehnya.
l >;tla rn p •ri:;;t i.wa 1 6r.c itu ukarno adalah pihak yang di
l'l lgika1 1 kar�11a :,; l.t1ynl ny;t i.1 I hil,1ng.1n jabat::inuya, dang-
1 1l u u 1 lu ilu,,_,__ _____ , __ n,.. __