BAB II LANDASAN TEORI
3. Nilai Nilai Pendidikan Akidah
Pendidikan bukan hanya bertujuan menciptakan manusia-manusia cerdas di bidang sains dan teknologi, cerdas di sisi intelektualitasnya, tetapi juga harus mampu menumbuhkembangkan sikap dan semangat keagamaan yang terbuka (inklusif), karena keduanya tidak dapat dipisahkan.
Keduanya diharapkan dapat
dengan jalan yang benar untuk menjalankan ibadah kepada allah dan melakukan perbuatan yang baik. Dari segi pembahasan, akidah membahas tentang Tuhan, baik dari zat, sifat dan perbuatan. Nilai adalah taksiran, sifat sifat (hal-hal) yang penting di anggap perlu atau yang berguna bagi kemanusian yang dapat mendorong manusia mencapai tujuan nya. Nilai dalam bahasa arab di sebut al-Qimah atau al-Taqdr.13
Nilai adalah alat yang menunjukan alasan dasar bahwa cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih di sukai secara sosial di bandingkan cara pelaksanaan nya keadaan akhir tertentu lebih di sukai secara sosial di bandingkan cara pelaksanaan nya keadaan akhir yang berlawanan. Nilai memuat element pertimbangan yang membawa ide-ide seorang individu mengenai hal-hal yang benar, baik atau di inginkan.14
Pendidikan pada hakikat nya adalah suatu perwujudan nilai –nilai ideal yang terbentuk dalam pribadi manusia yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Bhasa pengertian nilai yang di maksud adalah sifat sifat atau hal-hal yang penting atau berguna bagi kemanusian.15 Secara definitif, moral adalah nilai –nilai yang bertanam dalam kepribadian seseorang “ nilai nilai tersebut adalah ada yang bersifat agama maupun semua nilai-nilai yang ada di masyrakat.16
13 Anas Sudion, Pengantar Evaluasi Pendidikan (Jakarta: PT Grafindo Persada, 2005) hlm 1
14 Robbins, Stephen P. Perilaku Organisasi BukuI, (Jakarta: Salemba Empat, 2007 hlm 146 15 Akmal Hawi, Perkembangan Pemikiran Pendidikan Dalam Islam, (Palembang, IAIN Raden Fatah Press, 2006) hlm 79
16 Nurlaili, Kualitas Guru Agama Abad XXI (Palembang: Tunas Gemilang Pres 2012) hlm 40
Nilai merupakan suatu sifat atau tujuan dari kehidupan seseorang atau segolongan sedemikian rupa sehinggah orang yang bersangkutan mempunyai hasrat agar sifat atau tujuan ini harus berlaku.17 Dari pendapat di atas maka nilai dapat di artikan makna yang terkandung di dalam suatu hal yang bersifat positif atau baik sehinggah untuk dapat menilai tersebut harus mengikuti tuntunan atau mengikuti alur untuk mencapai nilai tersebut.
Pendidikan Islam sebagai proses transfer pengetahuan, transfer metode dan transfer nilai nilai.18 Secara Filosofis, nilai sangat terkait dengan masalah etika. Etika juga sering di sebut filsafat nilai yang mengkaji nilai-nilai moral sebagai tolak ukur tindakan dan perilaku manusia dalam berbagai aspek kehidupan nya. Dalam konteks etika pendidikan dalam islam maka sumber etika dan nilai-nilai yang penting adalah Al-Qur’an dan Sunah.19
Nilai adalah bagian yang penting atau berguna sebagai tolak ukur tindakan atau perbuatan manusia. Dari penjelasan di atas dapat di simpulkan bahwa nilai adalah suatu hal yang di anggap memiliki makna, baik makna negatif, makna positif, baik atau buruk dan benar atau salah.
17 Ali Nurdin dkk, Pendidikan Agama Islam ( Jakarta : Universitas Terbuka, 2011)hlm 1
18 Ahmad Tantowi,Pendidikan Islam Di Era Tranformasi Global ( Semarang:PT Pustaka Rizki Putra,2009) hlm 22
19 Said Agil Husin Al-Munawar, Aktualisasi Nilai-Nilai Dalam Sistem Pendidikan Nasional, ( Ciputat : Ciputat Press, 2005) hlm 3
4. Macam- Macam Penanaman Nilai Nilai Pendidikan Aqidah
Adapun macam-macam nilai menurut Robins Stepen P adalah sebagai bertikut :
a. Nilai Material : Yang di maksud nilai material adalah jumlah pengetahuan yang di ajarkan, semakin lama akan semakin banyak yang di dapat
b. Nilai Formal : Nilai Formal adalah niali pembentukan yang berkaitan dengan daya serap atas pengetahuan yang telah di terimanya.
c. Nilai Fungsional : Ialah Relevansi pengtahuan dengan kehidupan sehari –hari
d. Nilai Esensial : Nilai Hakiki seperti ajaran agama Islam20
Sedangkan Ali Nurdin dkk berpendapat, nilai nilai terbagi menjadi dua, Pertama nilai-nilai yang bersifat asasi atau absolut. Nilai ini tidak mengalami perubahan oleh zaman dan waktu. Kedua, nilai-nilai yang bersifat isntrumental, karena berupa alat saja sehinggah lebih cenderung untuk berubah. Jika ia di ganti dengan alat yang lebih baik makaia berubah dan berganti sama sekali.21
Neong Muhadjir dalam ilmu pendidikan dan perubahan sosial teori pendidikan pelaku sosial kreatif membagi nilai-nilai menajdi dua macam berakitan dengan fungsi pendidikan. Yakin inilah dan nilai ilahiah pada subjek didik dan satuan sosial masyarakat. Nilai nilai insniah merupakan
20 Zakiah Darajat, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: Bumi Akasara 2008) hlm 192-195
21 Ali Nurdin dkk Pendidikan Agama Islam, Op. Cit hlm 42
nilai nilai yang melalui para rasul seperti taqwa, iman, adil dan sebagainya.
Selanjutnya berhubungan dengan pengertian pendidikan islam adalah proses tranformasi dan internalisasi ilmu pengetahuan dan nilai nilai pada diri anak. Nilai-nilai tersebut yang di maksud nilai-nilai ilahi dan nilai- nilai insani.22
a. Nilai Ilahi adalah mempunyai dua jalur : pertama nilai yang bersumber dari sifat sifat allah yang tentang dalam AL-Maul Husna sebanyak 99 nama yang indah. Kedua Nilai yang bersumber dari hukum hukum allah, baik berupa hukum linguistik-verbal (qurani) maupun verbal (kauni)
b. Sedangkan nilai insani merupakan nilai yang terpancar dari daya cipta, rasa manusia yang tumbuh untuk memenuhi kebutuhan peradaban manusia.
Dapat di pahami macam-macam nilai secara garis besar umum terbagi menjadi dua yakni nilai absolut yang berasal dari Tuhan berupa ajaran yang di turunkan melalui wahyu, dan nilai nilai adat merupakan hasil kesepakatan manusia.
Aqidah tidak dapat berubah karna pergantian nama, tempat, atau karna perbedaan pendapat suatu golongan.23 Berbicara menegani akidah tentunya tidak lengkap tanpa adanya akhlak. Akhlak adalah wujud realisasi dan aktualisasi diri dari akidah seseorang. Dengan nilai akidah
22 Bukhari Umar, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Hamzah, 2011) hlm 229-30
23 Kasmali, Sinergi Implementasi Antara Pendidikan Akidah dan Akhlak menurut Hamka, hlm 270
yang benar akan mendorong seseorang dengan jalan yang benar untuk menjalankan ibadah kepada allah dan melakukan perbuatan yang baik.
Dari segi pembahasan, akidah membahas tentang Tuhan, baik dari zat, sifat dan perbuatan. Kepecayaan dan iman yang kuat Tuhan tersebut memberikan landasan untuk mengarahkan amal perbuatan yang di lakukan oleh manusia, sehinggah perbuatan yang di buat manusia itu akan terwujud semata mata karna allah.24
B. Konsep Pelaksanaan Shalat Sunnah