BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN DAN
C. Pembahasan
kemampuan faktor harga (X1), faktor produk (X2), faktor pelayanan (X3), faktor lokasi (X4), faktor desain tempat (X5) dan promosi (X6) mempengaruhi loyalitas pelangan (Y) pada 212 Mart Kota Bengkulu adalah sebesar 0.915 atau 91,50% sisanya 8,50% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diriset dalam penelitian ini.
hendaknya menjadi dasar (miqyas) dalam setiap tindakan yang dilakukan, diantaranya aspek ekonomi.90
Seorang Muslim yang baik, dalam transaksi muamalahnya dalam hal ini pemasaran baik sebagai pemimpin perusahaan, pemilik, maupun sebagai pelanggan hendaklah prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, transparansi, etika menjadi nafas dalam setiap bentuk transaksi bisnisnya. Karena itu, bagi orang Muslim, agar senantiasa berbuat adil ketika melakukan transaksi bisnis, senantiasa jujur, dan berbuat baik kepada siapa saja, keluarga maupun orang lain, menghindari perbuatan tercela, apalagi permusuhan, baik dalam pergaulan bisnis maupun bermasyarakat secara umum.91
1. Faktor harga mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.000 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor harga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik faktor harga maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Pandangan ekonomi Islam mengenai harga dalam ekonomi syariah didasarkan atas mekanisme pasar, yakni harga ditentukan berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran atas asas suka rela.
Sehingga tidak ada satu pihak pun yang teraniaya atau terzalim. Dengan syarat kedua belah pihak yang bertransaksi mengetahui produk dan harga yang dipasarkan. Adapun dari aspek harga 212 Mart Kota Bengkulu tidak
90 Sareeha Tahlohding, Pemasaran dalam Ekonomi Islam Studi Integrasi dan Komprehensif, (Jurnal: Hukum Islam, Vol XV, No 1, 2015), h. 239
91 Sareeha Tahlohding, Pemasaran dalam Ekonomi, h. 239
bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.92 Hal ini sesuai dengan teori Menurut Philip kotler strategi penetapan harga dapat digolongkan menjadi lima bagian yaitu penetapan harga geografis, discount atau potongan harga, penetapan harga diskriminasi, penetapan harga bauran produk dan penetapan harga promosi dapat mempengaruhi pembelian kembali suati produk.93
Dewi Sartika, dalam penelitian berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Ulang Produk You C 1000 Serta Dampaknya Terhadap Loyalitas Konsumen. Hasil penelitian menjelaskan Hasilnya menunjukkan kualitas produk, promosi, harga, dan minat beli ulang berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, kualitas produk juga tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen. Efek dari kualitas produk terhadap minat beli ulang ditunjukkan dengan nilai estimate sebesar 0,300 ; efek dari promosi terhadap minat beli ulang ditunjukkan dengan nilai estimate sebesar 0,285 ; efek harga terhadap minat beli ulang ditunjukkan dengan nilai estimate sebesar 0,373 ; efek minat beli ulang terhadap loyalitas konsumen ditunjukkan dengan nilai estimate sebesar 0,457.
2. Faktor produk mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.008 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor produk
92 Sareeha Tahlohding, Pemasaran dalam Ekonomi Islam, h. 241
93 Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran…,h. 32
berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik faktor harga maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Menurut Islam produk nasabah berdayaguna, materi yang dapat dikonsumsi, yang bermanfaat, yang bernilai guna, menghasilkan perbaikan material, moral dan spiritual bagi nasabah.Sedangkan sesuatu yang tidak berdayaguna dilarang dalam Islam dan bukan merupakan produk dalam pengertian Islam.
Hadirnya produk yang di tawarkan oleh 212 Mart Kota Bengkulu kepada masyarakat luas sangat cocok sekali dengan apa yang disebutkan produk menurut Islam. Produk ini sangat sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam terutama dalam aspek manfaat dan kehalalan produk yang disediakan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dilapangan bahwa tidak ada kejanggalan yang terdapat pada produk semua dilakukan dengan jelas dan transparan baik informasi dan kehalalannya.94
Hasil penelitian sesuai dengan teori James F. Engels adalah kelengkapan produk yang menyangkut kedalaman, luas dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk.95 loyalitas pelanggan adalah penggolongan dan keragaman produk/jasa. Product (produk) merupakan sesuatu atau obyek yang ditawarkan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Konsumen lebih tertarik pada produk yang memiliki kualitas yang sesuai dengan yang diharapkan.
94 Sareeha Tahlohding, Pemasaran dalam Ekonomi Islam, h. 242
95 Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran…, h. 106
Penggolongan dan keragaman produk memudahkan konsumen untuk memilih produk yang sesuai, maka dari itu perusahaan harus dapat menciptakan produk yang berkualitas dan memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memilih produk tersebut.
3. Faktor pelayanan mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.000 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor produk berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik faktor pelayanan maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Adapun pelayanan yang dilakukan oleh 212 Mart Kota Bengkulu dalam melayani para konsuemn sejauh ini tidak bertentangan dengan nilai-nilai ke Islaman. Para karyawan masih menjunjung tinggi nilai-nilai syariah ketika melayani para nasabah sehari-hari. Kendatipun demikian, apabila nilai-nilai syariah dijalankan namun tidak dibarengi dengan kualitas pelayanan, maka tidak akan mungkin tercapainya target- target yang sudah ditetapkan oleh 212 Mart Kota Bengkulu.
Hal ini sejalan teori Sumarwan yang menjelaskan Kualitas layanan yang perlu ditingkatkan guna meninggakpan minat konsumen untuk berbelanja kembali, misalnya mereka acuh tak acuh terhadap kualitas layanan, tidak memperhatikan sama sekali akan kepentingan- kepentingan dan kebutuhan-kebutuhan pelangan dalam berbelanja, tidak mengatur waktu bekerja, tidak menyediakan atau melengkapi sarana dan
prasana yang menunjang, tidak memperhatikan apakah apa saja keingnan- keinginan konseumen/ pelanggan, dapat menyebabkan menurunnya tingkat kepercayaan dan loyalitas konsumen.96
4. Faktor lokasi mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.003 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor lokasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik lokasi suatu usaha maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dea Irana Putri, dkk, dalam penelitian pengaruh kualitas produk dan lokasi terhadap loyalitaspelanggan melalui kepuasan sebagai variabel intervening (Studi Kasus Pada Pelanggan Mertojoyo Cake Semarang), hasil penelitian menjelaskan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruhantara kualitas produk, lokasiHal iniditunjukkan melalui perhitungan yang menunjukkan kualitas produk, lokasi dan kepuasan terhadaployalitas pelanggan hasil penelitiannya menyatakan bahwa keempat variabel tersebut memiliki Kualitas Produk (X1) Loyalitas Pelanggan (Y2) Lokasi (X2) Kepuasan Pelanggan (Y1) hubungan yang kuat yaitu sebesar 0,749.97
96 Sumarwan, Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2011), h. 61
97 Dea Irana Putri, dkk. Mempengaruhi Kualitas Produk dan Lokasi Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Pelanggan Mertojoyo Cake Semarang), (Jurusan Administrasi: Universitas Diponogoro, tt)
5. Faktor desain tempat mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.000 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor desain tempat berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik desain tempat suatu usaha maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Trisna Sundari, faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan adalah desain tempat. Loyalitas pelanggan juga sangat dipengaruhi oleh bentuk desain dari fasilitas jasa tersebut. Pada banyak jenis jasa, persepsi yang diperoleh dari interaksi pelanggan dengan fasilitas jasa berpengaruh terhadap kualitas jasa tersebut di mata konsumen.98
6. Faktor promosi mempengaruhi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu, Hasil perhitungan uji parsial diperoleh hasil sig sebesar 0.007 lebih kecil dari alpha 0.05, hal ini menunjukan bahwa faktor promosi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu. Artinya semakin baik promosi suatu usaha maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu.
Promosi adalah suatu tempat untuk memberikan informasi kepada konsumen yaitu dengan berbagai cara tertentu antara lain iklan, penjualan secara langsung ke konsumen, melakukan promosi untuk penjualan. Secara nyata tujuan akhir dari suatu promosi adalah bagaimana
98 Tisna Sundari, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan Wanita Pada Klini Kecantikan, (Yogyakarta: Universitas Dharma, 2010)
cara yang dilakukan untuk meningkatkan sebuah penjualan. Jika penjualan meningkat, maka akan menciptakan loyalitas konsumen.99
99 Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran…, h.235
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Faktor harga berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H1 diterima.
2. Faktor produk berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,008 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H2 diterima.
3. Faktor pelayanan berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H3 diterima.
4. Faktor lokasi berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,003 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H4 diterima.
5. Faktor desain tempat berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H5 diterima.
6. Faktor promosi berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji t dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,007 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H6 diterima.
7. Faktor harga, produk, pelayanan, lokasi, desain tempat dan promosi berpengaruh secara simultan terhadap variabel loyalitas pelanggan 212 Mart Kota Bengkulu melalui uji F dengan kriteria membandingkan nilai sig dengan nilai sig hitung. adapun nilai diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis H7 diterima.
B. Saran
Dari hasil analisis data yang penulis lakukan membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara faktor–faktor yang meliputi harga, produk, pelayanan, lokasi, desain tempat dan promosi. Dari hasil analisis tersebut maka penulis ingin memberikan beberapa saran, sebagai berikut:
1. Bagi pelaku usaha riteal
a. Bagi pihak manajemen agar lebih memperhatikan dan senantiasa meningkatkan penggolongan dan keragaman produk terutama produk- produk lokal, penambahan variasi produk dan sebagainya. Dengan terus ditingkatkannya penggolongan dan kergaman produk dan jasa
diharapkan loyalitas dapat lebih meningkat dengan daya saing yang semakin banyak.
b. Pelayanan dan desain tempat memberikan pengaruh yang cukup tinggi terhadap loyalitas pelanggan, hal ini berdasarkan responden yang datang merupakan terbanyak adalah pelanggan dalam kategori usia melenial sehingga pelayanan dan desain tempat merupakan daya pikat tersendiri bagi kaum melenial
c. Harga berpengaruh terhadap pembentukkan. Dalam penetapan harga pihak manjemen agar terus melakukan survei pasar sehingga penetapan harga dapat selalu kompetitif dan dapat terjangkau oleh pelanggan. Maka dari itu pihak manajemen agar dapat lebih memperhatikan dalam penetapan harga baik harga produk ataupun harga untuk jasa agar loyalitas, terutama harga yang ada pada etalase dan kasir harus benar-benar singkron sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.
d. Dalam penelitian ini lokasi dan memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan, Lokasi 212 Mart Kota Bengkulu sudah cukup strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai kendaraan, namun untuk area parkir masih kurang baik karena sempitnya area parkir, maka dari itu area parkir harus lebih diperhatikan dengan cara memperluas area parkir, dan pemberian atap pada area parkir, sehingga konsumen lebih nyaman dan leluasa dalam memarkir kendaraan.
e. Promosi memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan, diharapakan bagi pihak manajemen agar lebih meningkatkan promosi yang sudah ada agar konsumen lebih tertarik, sehingga terciptanya loyalitas pelanggan dimana daya saing yang sangat besar saat ini.
2. Bagi peneliti selanjutnya
Peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian sejenis, yang berhubungan dengan loyalitas, diharapkan dapat menemukan faktor lain selain faktor harga, penggolongan dan keragaman produk/jasa, lokasi, desain tempat dan promosi yang mungkin dapat mempengaruhi loyalitas.
Peneliti juga dapat menambahkan indikator lain untuk mengukur loyalitas pelanggan, misalnya jumlah pembelian rata-rata, frekuensi pembelian dan sebagainya.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Mustafa Al-Maraghi, Tafsir Al-Maraghi, Semarang: karya Toha Putra, 1993
Ahmad Wardi Muslich, Fiqih Muamalat, Jakarta: Amzah, 2017
Asep ST Sujana, Manajemen Minimarket, Jakarta: Penebar Swadaya Group, 2013 Basu Swasta dan Ibnu Sukotjo. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Liberty,
1993
Budi Setiawan, Menganalisa Statika Bisnis dan Ekonomi dengan SPSS.
Yogyakarta: Andi, 2013
Christina Whidya Utami, Strategi Pemasaran Ritel, Jakarta: Indeks Jakarta, 2008 Cristopher lovelock dkk, Pemasaran Jasa Manusia, Tekonologi, Strategi
Perspektif Indonesia, Jakarta: Erlangga, 2010
Dedi Rahman, dkk. Dampak Keberadaan Waralaba Minimarket terhadap Kelangsungan Bisnis Toko di Sekitarnya: Berdasarkan Penelitian di Beberapa Kota Pada Kurun Waktu 2012. Bandung: Media Ink, 2012 Devi Puspitassari, Syahmurni, Rina Rosmawati, Membuka Usaha Eceran/Ritel,
Jakarta: Penerbit Inti Prima Promosindo, 2012
Endi Sarwoko, Dampak Keberadaan Pasar Modern Terhadap Kinerja Pedagang Pasar Tradisional di Wilayah Kabupaten Malang dalam Jurnal Ekonomi Modernisasi ,Volume 4, Nomor. 2, Juni 2008
Farida Jasfar, Teori dan Aplikasi 9 Kunci Keberhasilan Bisnis Jasa, Jakarta:
Salemba Empat, 2012
https://www. Ceicdata. Com/id/indikator/Indonesia/retail-sales-growth
Idri. Hadis Ekonomi Dalam Perspektif Hadis Nabi, Jakarta: Fajar Inter Pratama Mandiri, 2015
Khusnul Khotimah, dkk. Menguak Kesenjangan Antara Pasa Modren dan Pasar Tradisonal. Jurnal: Kompetensi, Vol 12, No 2, 2018
Luhur Budi Wibowo. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen (Studi pada Pengguna ISP Telkom Speedy di Karanganyar), Skripsi: USM Surakarta, 2010
Lupiyoadi rambat. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba empat, 2001 Mudrajad Kuncoro, Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif, Jakarta:
Erlangga, 2005
Muhammad Adam, Manajemen Pemasaran Jasa, Bandung: Alfabeta, 2015
Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif, dan Penelitian Gabungan.
Jakarta: Kencana, 2017
Nasrun Haroen, Fikih Muamalah, Jakarta: gaya media Pratama, 2000 Nasution, Manajemen Jasa Terpadu, Bogor: Ghalia Indonesia, 2004
Nina Rahmayanty, Manajemen Pelayanan Prima, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013 Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Toko Modren Pasal 1 Angka 8 Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran, Jakarta: Erlangga,
2008
Philips Kottler, Marketing Management, Jakarta: Erlangga, 2000
Sabibul Irfan Nur Cahaya, dkk. Analisa Persaingan Home Industri Tempe Di Desa Pulorejo Menggunakan CPM. Jurnal: UIN Majapahit Mojekerto, tt Sugiyono, Statistika untuk Penelitian,(Bandung: Alfabeta, 2011
Syofian Siregar. Metode Penelitian Kuantitatif dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta: Kencana, 201
A. PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER Berilah jawaban dengan tanda (√) pada setiap pertanyaan/pernyataan dalam kuesioner ini sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Nama :
Jenis Kelamin :
Umur :
B. PERTANYAA N
o Permpuan o Laki-Laki
Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas
NO PERTANYAAN
Jawaban
STS TS RR SS SSS
1 2 3 4 5
Harga
(Adopsi : Desa Made Dewi Supartini, 2009) 1
Apakah harga produk 212 Mart dijual dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat Kota Bengkulu
2
Apakah harga produk 212 Mart memiliki diskont (potongan harga) sebagaimana perusahaan ritel pada umumnya
3
Apakah harga produk 212 Mart dijual dengan dua harga yang berbeda antara katalog dan harga bayar dikasir.*
4 Apakah harga produk 212 Mart dijual dalam bentuk harga promosi bagi masyarakat 5 Produk 212 Mart dijual dengan harga
terjangkau
6 Harga produk 212 Mart telah sesuai dengan harga yang ada di pasaran
7 Harga produk 212 Mart mampu bersaing dengan harga produk ritel sejenisnya Produk (Pengolongan dan Keragaman Produk) (Adopsi : Eka Wahyuni, 2018)
8 Produk 212 Mart terjamin kualitasnya 9
212 Mart memiliki produk yang beragam jenis dalam memenuhi kebutuhan
masyarakat 10
212 Mart menjual produk halal yang beragam jenis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat
11
Apakah produk 212 Mart selalu tersedia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kota Bengkulu
12
Apakah produk 212 Mart sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarkat kota Bengkulu
Pelayanan
(Adopsi : Trisna Sundari, 2010)
13 Pelayanan 212 Mart sudah sangat baik (rama, cekatan, teliti dan memuaskan) 14
Pelayanan 212 Mart sudah memenuhi kriteria terdapat bukti fisik, perlengkapan dan peralatan dalam berbelanja di riteal.
15
Karyawan 212 Mart memberikan perhatian / keinginan dalam membantu castemer dalam berbelanja
16 Karyawan memiliki pengetahuan yang baik tentang produk yang di jual di 212 Mart 17
Karyawan memiliki kesopanan dan sifat dapat dipercaya dalam melayani castemer dalam berbelanja di 212 Mart
18
Karyawan memiliki komunikasi yang baik dalam melayani castemer dalam berbelanja di 212 Mart.
Lokasi
(Adopsi i : Eka Wahyuni, 2018)
19 212 Mart memiliki lokasi yang sangat strategis di Kota Bengkulu
20 212 Mart memiliki lokasi yang mudah dijangkau oleh konsumen
21
Lokasi 212 Mart memiliki sarana dan prasarana yang menunjang kebutuhan konsumen seperti tempat parkir yang aman dan nyaman bagi castemer.
Disain Tempat
(Adopsi : Desa Made Dewi Supartini, 2009)
22 Desain tempat 212 Mart memberikan kesan yang elegan bagi konsumen
23 Desain tempat 212 Mart mengikuti trend dan enak dipandang
Promosi
(Adopsi : Eka Wahyuni, 2018)
24 Informasi tentang produk diperoleh melalui promosi offline dan online
25 Apakah promosi barang sesuai dengan kenyataan di ritel 212 Mart
12 27
212 Mart aktif melakukan promosi personal selling tentang harga dan produk yang dijual dari warga ke warga
28 Informasi tentang produk diperoleh melalui promosi online
LOYALITAS
NO PERTANYAAN
Jawaban
STS TS RR SS SSS
1 2 3 4 5
Melakukan Pembelian Yang Konsisten
1 Saya selalu berbelanja di 212 Mart Kota Bengkulu
2
Saya membandingkan kualitas dan pelayanan 212 Mart Kota Bengkulu dengan ritel yang sejenis
3
Saya merasa merasakan manfaat kepuasan secara pribadi dan ekonomis berbelanja / di 212 Mart Kota Bengkulu
Merekomendasikan Produk Kepada Orang Lain 4
Saya akan merekomendasikan 212 Mart Kota Bengkulu kepada kerabat dekat atau teman-teman sejawat.
5
Saya berharap kualitas dan pelayanan 212 Mart Kota Bengkulu mendapatkan
apresiasi positif dari konsumen 6
Saya merasa keluhan yang pernah saya rasakan segera ditangani oleh 212 Mart Kota Bengkulu
Konsumen Tidak Beralih Keproduk Pesaing 7 Saya merasa senang dan nyaman
berbelanja di 212 Mart Kota Bengkulu 8 Saya merasa puas berbelanja di 212 Mart
Kota Bengkulu
9 Saya tidak akan beralih ke produk dari 212 Mart Kota Bengkulu
Keterangan :
STS : Sangat Tidak Setuju (1) TS : Tidak Setuju (2)
RR : Ragu-Ragu (3)
SS : Sangat Setuju (4) SSS : Sangat Setuju Sekali (5)
13
13 Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran…,h. 32
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS
No Harga (x1)
Jlh
Produk (x2)
Jlh
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 4 4 5 5 4 4 4 30 5 5 5 5 5 25
2 4 4 4 4 4 4 4 28 4 4 4 4 4 20
3 5 4 4 4 5 4 4 30 5 4 4 4 4 21
4 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
5 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
6 4 4 5 5 4 4 4 30 5 5 5 5 5 25
7 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
8 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
9 4 4 5 5 5 4 4 31 5 5 4 4 4 22
10 5 4 5 5 5 5 5 34 4 4 4 4 4 20
11 5 5 5 5 5 5 5 35 4 4 4 4 4 20
12 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
13 5 4 4 4 4 4 5 30 5 4 4 4 4 21
14 5 5 5 5 4 4 4 32 4 4 4 4 4 20
15 5 5 3 4 4 4 5 30 5 4 4 4 4 21
16 5 5 4 4 4 4 4 30 4 4 4 4 4 20
17 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 5 5 25
18 5 5 5 5 5 5 5 35 5 5 5 5 5 25
19 5 4 4 5 5 5 5 33 5 5 5 4 4 23
20 5 4 4 5 5 5 5 33 5 4 5 4 5 23
21 4 4 4 4 5 4 4 29 5 4 4 5 5 23
22 5 4 4 4 5 5 5 32 4 4 4 4 4 20
23 4 4 4 4 4 4 4 28 5 5 5 4 4 23
24 5 4 4 5 4 4 4 30 5 4 5 5 5 24
25 4 4 4 4 5 5 5 31 4 4 4 4 4 20
26 5 4 4 5 4 4 4 30 4 4 4 4 4 20
27 5 4 4 4 4 4 5 30 5 4 5 4 4 22
28 5 4 4 5 5 4 5 32 4 4 4 4 4 20
29 5 4 4 5 4 4 5 31 4 4 4 4 4 20
30 5 4 4 5 5 4 5 32 5 4 4 4 4 21
0.682 0.416 0.479 0.690 0.701 0.749 0.710 1.000 0.780 0.829 0.891 0.886 0.895 1.000 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374
V V V V V V V V V V V V V V
Pelayanan (x3)
Jlh
Lokasi (x4)
jlh
Desain Tempat (5)
13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
4 4 5 5 5 5 28 4 4 5 13 5 5 10
4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 12 4 4 8
5 4 5 4 5 5 28 4 4 4 12 5 5 10
5 5 4 4 4 4 26 4 4 4 12 5 5 10
4 4 4 4 4 4 24 5 5 5 15 5 5 10
5 4 4 5 5 5 28 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 15 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
4 4 4 4 4 4 24 5 5 5 15 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 12 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
4 4 5 5 5 5 28 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 15 5 5 10
5 4 5 4 5 5 28 4 4 4 12 4 4 8
4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 4 4 8
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
5 5 5 5 5 5 30 4 4 4 12 5 5 10
0.859 0.814 0.918 0.896 0.947 0.947 1.000 0.985 0.985 0.948 1.000 1.000 1.000 1.000
0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374
V V V V V V V V V V V V V V
24 25 26 27 28 Jlh
23 21 18 18 21 24 22 24 19 18 23 24 19 19 13 17 25 19 24 20 23 25 25 23 25 25 25 25 24 25 0.786 0.928 0.876 0.877 0.791 1.000 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374
Jlh 36 36 43 39 36 39 39 36 39 42 36 36 36 45 36 42 45 45 45 36 45 41 42 39 36 40 39 40 42 42 0.690 0.667 0.667 0.773 0.783 0.773 0.825 0.825 0.825 1.000 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374 0.374
LOYALITAS
Page 1
Correlations
Notes
Output Created 19-JUN-2021 12:07:44
Comments
Input Active Dataset DataSet1
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File
30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based on all the cases with valid data for that pair.
Syntax CORRELATIONS
/VARIABLES=VAR00001 VAR00002 VAR00003 VAR00004 VAR00005 VAR00006 VAR00007 Jlh_X1
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00.00
Elapsed Time 00:00:00.02
X1
Correlations
Page 2 VAR00001
VAR00001 1
VAR00002
VAR00003
VAR00004
VAR00005
VAR00006
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
30 .391* .033
30 -.057 .767 30
.413* .023
30 .302 .105 30 .323 .081 30
.629**
.000 30
VAR00002 .391*
.033 30 1
30 .188 .320 30 .120 .529 30 .000 1.000 30 .176 .352 30 .150 .428 30 .416*
VAR00003 -.057
.767 30 .188 .320 30
30 .589**
.001 30 .229 .224 30 .265 .157 30 -.085 .656 30 .479**
VAR00004 .413*
.023 30 .120 .529 30 .589**
.001 30
30 .327 .077 30 .274 .143 30 .261 .164 30
.690**
.000
VAR00005 .302 .105 30 .000 1.000 30 .229 .224 30 .327 .077 30
30 .676**
.000 30
.522**
.003 30 .701**
.000
Correlations
Page 3 VAR00006 VAR00007 Jlh_X1
VAR00001 Pearson Correlation .323 .629** .682**
Sig. (2-tailed) .081 .000 .000
N 30 30 30
VAR00002 Pearson Correlation .176 .150 .416*
Sig. (2-tailed) .352 .428 .022
N 30 30 30
VAR00003 Pearson Correlation .265 -.085 .479**
Sig. (2-tailed) .157 .656 .007
N 30 30 30
VAR00004 Pearson Correlation .274 .261 .690**
Sig. (2-tailed) .143 .164 .000
N 30 30 30
VAR00005 Pearson Correlation .676** .522** .701**
Sig. (2-tailed) .000 .003 .000
N 30 30 30
VAR00006 Pearson Correlation 1 .631** .749**
Sig. (2-tailed) .000 .000
N 30 30 30
VAR00007 Pearson Correlation .631** 1 .710**
Sig. (2-tailed) .000 .000
N 30 30 30
Jlh_X1 Pearson Correlation .749** .710** 1
Sig. (2-tailed) .000 .000
N 30 30 30
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
NEW FILE.
DATASET NAME DataSet2 WINDOW=FRONT.
CORRELATIONS
/VARIABLES=VAR00001 VAR00002 VAR00003 VAR00004 VAR00005 Jlh_x2 /PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Correlations
Page 4
Correlations
Page 5 Notes
Output Created 19-JUN-2021 12:09:10
Comments
Input Active Dataset DataSet2
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File
30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based on all the cases with valid data for that pair.
Syntax CORRELATIONS
/VARIABLES=VAR00001 VAR00002 VAR00003 VAR00004 VAR00005 Jlh_x2
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00.02
Elapsed Time 00:00:00.34
X2
Correlations
Page 6 VAR00001
VAR00002
VAR00003
VAR00004
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
Pearson Correlation Sig. (2-tailed)
N
VAR00001 1
30 .577**
.001 30
.661**
.000 30
.538**
.002 30
.577**
.001 30 .780**
VAR00002 .577**
.001 30 1
30 .736**
.000 30 .649**
.000 30 .583**
.001 30 .829**
VAR00003 .661**
.000 30
.736**
.000 30
30 .675**
.000 30
.736**
.000 30
.891**
.000
VAR00004 .538**
.002 30
.649**
.000 30 .675**
.000 30
30 .932**
.000 30 .886**
.000
VAR00005 .577**
.001 30
.583**
.001 30 .736**
.000 30 .932**
.000
30 .895**
.000 30
Page 7 Jlh_x2
VAR00001 Pearson Correlation .780**
Sig. (2-tailed) .000
N 30
VAR00002 Pearson Correlation .829**
Sig. (2-tailed) .000
N 30
VAR00003 Pearson Correlation .891**
Sig. (2-tailed) .000
N 30
VAR00004 Pearson Correlation .886**
Sig. (2-tailed) .000
N 30
VAR00005 Pearson Correlation .895**
Sig. (2-tailed) .000
N 30
Jlh_x2 Pearson Correlation 1 Sig. (2-tailed)
N 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
NEW FILE.
DATASET NAME DataSet3 WINDOW=FRONT.
CORRELATIONS
/VARIABLES=VAR00001 VAR00002 VAR00003 VAR00004 VAR00005 VAR00006 Jlh_x3 /PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.