BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Pada pertemuan berikutnya yaitu pada kelas eksperimen yang tidak jauh beda isinya dengan kelas kontrol, hanya saja disinipeneliti menggunakan media animasi sebagai pusat pembelajarannya.Desain media yang menarik dan kreatif membuat siswa terfokus dan ingintahu akan halaman-halaman yang akan ditampilkan berikutnya, dengankondisi ini siswa lebih bertanggung jawab menjaga kondisi suasana kelasyang kondusif dan tenang, ini dibuktikan dengan ketika ada salah satu siswayang bersuara sedikit terlalu keras makasiswa yang lain langsungmenegurnya, selain itu siswa sangat antusias dan bersemangat dalammenyampaikan hal-hal yang ingin diketahui tentang materi, karena penelitibanyak memberikan visualisasi dan animasi tentang lingkup menggambar danmelihat langsung media animasi, yang selama ini mereka tahu hanya dari sebatas teori danpenjelasan saja. Tingkat antusias siswa tidak hanya sampai disini, ketikapeneliti mengajak menggambar salah satu contoh bagian media, siswasangat interaktif dan menunjukkan kreatifitasnya dalam melogika bentuk-bentukbagian media animasi yang akandijelaskan. Dengan adanya media animasi ini, banyak pengaruh dalam pelaksanaan pembelajaran, seperti kondisi kelasV yang kondusif serta aktivasi dan antusias siswa dalam mengikutipembelajaran.
Berdasarkan hasil pretest dapat disimpulkan bahwa tidak adaperbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.Haltersebut terbukti dari hasil perhitungan uji-t awal.Hasil uji hipotesis, menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan hasil belajarsiswa kelas kontrol.Hasil pretest kelompok tersebut dijadikan data analisisuntuk mengetahui tingkat perbedaan dua kelompok tersebut. Hasil rata- ratapretest kelas kontrol sebesar 46,54 dan hasil rata-rata pretest kelaseksperimen sebesar 48,39.
Teknik yang digunakan dalam analisis data memakai uji normalitassebagai uji prasyarat untuk mengetahui tingkat normalitas data, dan uji-tdigunakan sebagai pengujian hipotesis. Dari hasil analisis data penelitiandapat disimpulkan, bahwa ada perbedaan prestasi belajar pada matapelajaran bahasa Indonesia yang menggunakan media animasi.Hal ini dibuktikan dengan harga t hitung >t tabel, maka Ho ditolak dan Haditerima dengan tingkat signifikansi 0,05. Dalam penelitian ini didapatkanjuga perbandingan hasil pretest dan posttest dari kelas kontrol maupun kelaseksperimen. Dari hasil tersebut didapatkan hasil pretest kelas kontrol nilai rata-rata 46,54, sedangkan hasil pretest kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata 48,39. Kemudian dari hasil posttest kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata 64,04 sedangkan untuk kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata 110 74,82. Dari perolehan nilai tersebut, setelah dilakukan percobaan terjadi peningkatan sebesar 17,50 untuk kelas kontrol, dan 26,43 untuk kelas eksperimen.
Perbedaan ini dikarenakan pada kelompok eksperimen kegiatanpembelajarannya menggunakan media animasi.Animasi ini dapatmemberikan pengalaman visual kepada siswa dalam rangka mendorongmotivasi belajar, memperjelas, serta mempermudah konsep yang abstrakmenjadi lebih sederhana, konkrit, dan mudah dipahami. Mengingat bahwapelajaran bahasa Indonesia memiliki tingkat pemahaman yanglebih karena semuanya didasarkan pada media animasi sehingga memerlukan visualisasi dalam penjelasannya.Lebih terpenting lagi, dengan kemudahan penjelasan dan menariknyapembelajaran dengan media animasi, serta dari hasil penelitian dan teoriyang telah dikemukakan diatas maka dapat disimpulkan
bahwasanyapemberian media animasi untuk pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Dalam pelaksanaannya kelas yang memakai media animasi lebihterfokus dan kondusif pada materi pelajaran yang disampaikan, kemudiantingkat interaksi siswa lebih meningkat dalam menyampaikan gagasan danide-ide yang dimilikinya, hal ini dapat dilihat dari antusias siswa dalammengikuti pelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakanmedia animasi. Dengan kegiatan belajar tidak hanya sekedar mencatatinformasi yang berasal dari guru saja, tetapi pembelajaran denganmenggunakan animasi yang menarik dan interaktif, kegiatan belajar terasamenyenangkan dan membantu siswa lebih termotivasi dalam proses belajar.
Berdasarkan pernyataan diatas, seorang guru dituntut untuk memilikikemampuan memilih, menentukan, mengembangkan metode dan mediapembelajaran yang bervariasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yangdiharapkan. Hal tersebut diantaranya adalah pemilihan metode danpendekatan yang tepat untuk suatu konsep yang akan disampaikan.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikansebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Nilai hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi lebih besar dari hasil belajar siswa yang menggunakan media konvesional (papan tulis) pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas V di Sekolah Dasar Khatolik (SDK) Tompong. Perbedaan hasil belajar ditunjukkan dengan analisis hasil tes siswa yang diuji dengan rumus T-tes ( Independent Sample Test ) dengan perolehan Pvalue (sig.) 0,0001 < 0,05. Dari instrumen yang diujikan kepada siswa dapat diketahui peningkatan hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen pada mata pelajaran bahasa Indonesia.
2. Peningkatan nilai rata-rata pretest kelas kontrol 46,54 dan nilai rata-rata posttest sebesar 64,04, sedangkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 48,39 dan nilai rata-rata posttest sebesar 74,82. Dari hasil penelitian tersebut menunjukan pengaruh perbedaan nilai rata-rata hasil belajar antara kelas kontrol dan eksperimen, dimana kelas kontrol memakai media konvesional (papan tulis) dengan peningkatan rata-rata nilai 17,50 dan kelas eksperimen memakai media animasi dengan peningkatan rata-rata 26,43.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan serta implikasi dalam penelitian ini, maka peneliti menyampaikan saran sebagai berikut:
47
a. Pihak sekolah diharapkan dapat menerapkan pemanfaatan media pembelajaran, karena berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan media animasi memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode papan tulis atau konvesional. mata pelajaran produktif yang membutuhkan visualisasi lapangan sehingga memudahkan siswa dalam memahaminya.
b. Memberikan kesempatan dan melengkapi fasilitas kepada seluruh guru untuk mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran yangdimiliki sekolah sebagai metode pengajaran dalam proses belajar mengajar. Sehingga kondisi belajar dalam kelas lebih kondusif dan interaktif, serta meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
c. Menambah referensi dan sarana pra sarana yang dapat digunakan dalam mengembangkan dan menunjang pemanfaatan media pembelajaran, memberikan penghargaan bagi guru yang memberikan kontribusi yang baik dalam penggunaan media pembelajaran, sehingga meningkatkan motivasi serta inovasi yang kreatif dari guru ketika melangsungkan kegiatan proses belajar mengajar.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Jakarta: PT Asdi Mahastya
Arsyad, Azhar. 2007. Media Pembelajaran Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Anderson, Ronald. 2004. Penilaian dan Pemanfaatan Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Agus Suheri, Animasi Multimedia Pembelajaran,….
Assiat. Prof. Dr. Yucel Gusac. 3-d Computer Animation Production Prosess on Distance Education Program Throngh Television Anadolu University The Open Education Faculty model, 2001.
Briggs, 1997 dalam html://www. Ianblogspot/ 2012/ 03/ Pengertian- Media Pembelajaran.Html.
Dahar, Ratna Willis. Teori-teori Belajar. Erlangga Jakarta
Darmawan, Deni. 2012. Teknologi Pembelajaran. Bandung:PT Remaja Rosdakarya.
Djamarah 2002.Psikologi Belajar. Jakarta: PT Ashadi MahastyahErwin Kurniawan.(2011). Pengertian Animasi Diakses dari htt://Sahabaterwin blogspot. Com /2011 /05/ pengertian animasi.
Html diakses pada tanggal 4 april 2014, pukul 13. 06 wib
Koesoema, Doni, Pendidikan karakter, Strategi Mendidik Anak Di Zaman Global, Jakarta: Grasindo, 2007
Lamijan, Metode dan Teknik Pendidikan Nilai.Dalam Jurnal Inkoma, Tahun 13, Nomor 1, Februari 2002.
Munadi, Yudi, Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru, Ciputat:
Gaung Persada, 2008.
M. Basyrudin, Asnawir,Usman, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat proses, 2002.
Purnomo, Gatot. 2008 Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran. Jakarta:
Depdikbut.
Sadiman, 2005:6 dalam http://www blogspot/ 2013/ 03/ Pengertian- Media Animasi.Html.
Sugiyono.2007. Statistika untuk Penelitian. Bandung: alfabeta.
Sadjino, Anas. 2009. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pres
Sugiyono. 2013. Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D Bandung: alfabeta.
Sudjana Nana dan Rivai, Ahmad. 2009. Media Pengajaran. Bandung:
Sinar Baru Algesindo.
Tim Penyusun. 2006. Panduan Penulisan dan Penilaian Skripsi UNESA. Surabaya
Arikunto, Suharsimi. 2006. ProsedurPenelitianSuatuPendekatanPraktik. Jakarta:
PT AsdiMahastya
Arsyad, Azhar. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta :PT Raja GrafindoPersada.
Anderson, Ronald. 2004. PenilaiandanPemanfaatan Media Pembelajaran.
Jakarta : Raja GrafindoPersada.
Arikunto, Suharsimi. 2006. ProsedurPenelitianSuatuPendekatanPraktik. Jakarta:
PT AsdiMahasatya.
Agus Suheri,Animasi Multimedia Pembelajaran,….
Assist. Prof. Dr. YucelGusac. 3- d ComputerAnimation Production Process on Distance Education Program through Television: Anadolu University The Open Education Faculty model, 2001.
Dahar, Ratna Willis. Teori- teori Belajar. Erlangga. Jakarta,.
Darmawan, Deni. 2012. TeknologiPembelajaran. Bandung : PT RemajaRosdakarya.
Djamarah. 2002. PsikologiBelajar. Jakarta :PT AshadiMahastya Erwin Kuaniawan.(2011).PengertianAnimasiDiaksesdarihttp://sahabaterwinblog spot.Com /2011/05/pengetiananimasi. Html diaksespadatanggal 4 april 2014,pukul 13. 06 Wib
Koesoema, Doni, Pendidikankarakter, StrategiMendidikAnak Di ZamanGlobal, Jakarta: Grasindo, 2007.
Munadi, Yudhi, Media PembelajaranSebuahPendekatanBaru, Ciputat:
GaungPersada, 2008.
M. Basyrudin, Asnawir, Usman, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Proses,2002.
Purnomo,Gatot.2008.Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran.Jakarta : Depdikbud.
Panggaean, Luhut, Penelitian Pendidikan, Bandung Institut Keguruan Ilmu Pendidikan 1996
Riduwan, BelajarMudahPenelitianUntuk Guru KaryawandanPenelitianPemula, Bandung: Al fabeta, 2007.
Rusijono,dan Mustaji.2008.Penelitian TeknologiPembelajaran. Surabaya :Unesa University Press.
Sudjiono, Anas. 2009. PengantarEvaluasiPendidikan. Jakarta :RajawaliPers Sigiono, ( 2011). MetodePenelitianKuantitatifKualitatifdan R & D. Bandung: CV.
Alfabeta
Sudjino, Anas. 2009. StatistikPendidikan. Jakarta : Rajawali Pers
Sadiman, Aief, dkk. 2016. Media pendidikan pengetian, pengembangan dan pemanfaatan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Pesada
.
Santrock, W John. 2008. PsikologiPendidikan. Jakarta :KencanaPrenada Media Grou
:RinekaCipta
Soeharto, Kartidkk. 2003. TeknologiPembelajaran. Surabaya : Surabaya Intellectual Club
Samsuri, AndiSukri., Dkk.2014. PedomanPenulisanSkripsi. Makassar: Panrita Press Unismuh Makassar
Zuriah, Nurul, Dra.Msi. 2003. PenelitianTindakan. Malang :Banyumedia Publishing
Winkel, WS. 2004. PsikologiPengajaran.Yogyakarta : Media Abadi Wilman, Winarini, Ph.D. 2004.Akselerasi A–Z Informasi Program Sadiman (2009:7) ”Mediaadalahsegalasesuatu yang
dapatdigunakanuntukmenyalurkanpesandaripengirimkepenerimasehinggadapatm erangsangperasaan,
perhatiandanminatsertaperhatiansiswasedemikianrupasehingga proses belajarterjadi.Miarso, Yusufhadi.2004.Menyemai
BenihTeknologiPendidikan.Jakarta :Prenada Media Widiasarana
A M P
I
R
A
N
Nama populasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki :
NO Nama Populasi Jenis Kelamin
1 Krispinus Tinaldo L
2 Muhamad yamin L
3 Muhamad yasin L
4 Taqdir L
5 Teodorikus Olifer L
6 Valentinus Evaldo L
7 Patrisius K Nggalang L
8 Safar L
9 Muh. Bazaruddin Nur L
10 Muhammad Aswan L
11 Tarsisius P. Jaik L
12 Abdul Kadir L
13 Ahmad Ikhsan L
14 Muh. Yusuf L
15 Agustinus Koto L
16 Muh. Firman L
17 Fajarudin L
Nama populasi berdasarkan jenis kelamin perempuan :
NO Nama populasi Jenis kelamin
1 Sriwidayati P
2 Andriani Eka S P
3 Efrin Yuliana P P
4 St. Fatimah P
5 St. Nurjanah P
6 Sahara P
7 Satria P
8 Wihelmina R P
9 Herliasti Putri P
10 Agustina Nggiting P
11 Emiliana P
12 Hariyanti P
13 St. Sahara P
14 St. Fadila P
15 Waeda P
16 Sutarni P
1. Apakah guru menggunakan media animasi dalam mengajar Bahasa Indonesia ? a. selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
2. Apakah guru mampu menciptakan media animasi dalam proses belajar Bahasa Indonesia secara kreatif ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
3. Apakah guru dalam mengajar menggunakan media animasi ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d.Sering
4. Apakah materi Bahasa Indonesia dalam menerapkan menggunakan media animasi?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
5. Apakah guru dalam mengajar menggunakan media anmasi ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
6. Apakah guru menggunakan media animasi dalam mengajar Bahasa Indonesia menggunakan metode dan strategi pengajaran aktif dan variatif ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
7. Apakah mengguakan media animasi pembelajaran Bahasa Indonesia didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
mengajar Bahasa Indonesia ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering
9. Apakah kegiatan praktik dilakukan secara konsisten dalam p embelajaran dan evaluasi Bahasa Indonesia ?
a. Selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. Sering 10. Apakah guru sering menggunakan media animasi pada proses pembelajaran.
a. selalu b. Kadang- kadang c. Tidak pernah d. sering
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Telp (0411)860 837/860132 (fax)
KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI
NAMA MAHASISWA : SITI BADARIATI
STAMBUK : 1053 11894 12
JURUSAN : Teknologi Pendidikan
PEMBIMBING I : Dr. Syarifuddin Cn. Sida, M. Pd
JUDUL SKRIPSI : Pengaruh Penggunaan Media Animasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di Sekolah Dasar Khatolik ( SDK ) Tompong Desa Nampar Sepang Kec. Sambi Rampas Kab. Manggarai Timur NTT.
No Hari/Tanggal UraianPerbaikan Tanda Tangan
Catatan : Mahasiswa hanya dapat mengikuti ujian Skripsi jika sudah konsultasi ke dosen pembimbing minimal 3 kali.
Makassar, Januari 2017 Ketua Prodi
Teknologi Pendidikan
Andi Adam, S. Pd, M. Pd NBM. 972614
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Telp (0411)860 837/860132 (fax)
KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI
NAMA MAHASISWA : SITI BADARIATI
STAMBUK : 1053 11894 12
JURUSAN : Teknologi Pendidikan
PEMBIMBING I : Andi Adam, S. Pd., M. Pd
JUDUL SKRIPSI : Pengaruh Penggunaan Media Animasi Terhadap
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di Sekolah Dasar Khatolik ( SDK ) Tompong Desa Nampar Sepang Kec. Sambi Rampas Kab. Manggarai Timur NTT.
No Hari/Tanggal UraianPerbaikan Tanda Tangan
Catatan : Mahasiswa hanya dapat mengikuti ujian Skripsi jika sudah konsultasi ke dosen pembimbing minimal 3 kali.
Makassar, Januari 2017 Ketua Prodi
Teknologi Pendidikan
Andi Adam, S. Pd., M. Pd NBM. 972614
- Identitas Responden
Nama Lengkap :
Kelas :
Jenis Kelamin : - Petunjuk Pengisian
1. bacalah terlebih dahulu seluruh pertanyaan ini dengan teliti dan hati-hati sebelum menjawab.
2. Berilah tanda cawing “
√
” untuk jawabanbenar.3. Mohon di pilih jawaban sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
4. Jawaban yang anda kemukakan tidak ada tuntupan apa-apa atau pun tidak berpengaruh pada raport dan nilai ujian anda nantinya.
1. Variabel Media Animasi
NO
DAFTAR PERNYATAAN
SS S R TS STS1 Penggunaan Media Animasi memberi semangat/pendorong siswa dalam kegiatan belajar
2 Kegiatan belajar akan berhasil apabila didasarkan pada media animasi 3 Media Animasi sangat mempengaruhi
4 Pujian dari guru dapat di jadikan sebagai alat motivasi untuk memuji keberhasilan anak didik dalam mengerjakan pekerjaan di sekolah
5 Pujian dari guru menimbulkan rasa puas dan senang
6 Dengan adanya hukuman dari guru dapat di katakana sebagai hukuman yang mendidik dan bertujuan untuk memperbaiki sikap dan perbuatan siwa yang di anggap salah
7 Aktifitas belajar terjadi karena adanya persaingan dengan teman sekelas 8 Teknik dan proses mengajar bermacam-
macam dalam menggunakan media yang efektif dapat menimbulkan peningkatan belajar siswa
9 Persaingan antara individu dan kelompok dapat di gunakan untuk mendorong anak didik agar bergairah untuk belajar
10 Pemberian angka atau nilai dari guru akan
2. Variable Peningkatan Hasil Belajar Siswa
NO DAFTAR PERNYATAAN
SS S R TS STS
1 Melalui media animasi siswa sangat
mempengaruhi ketekunan serta peningkatkan hasil belajar
2 Dengan menggunakan media animasi tersebut semangat mendorong siswa untuk memiliki peningkatan hasil belajar
3 Tanpa menggunakan media maka tidak akan timbul sesuatu peningkatan hasil belajar dari siswa
4 Anak didik bisa memiliki peningkatan hasil belajar semata-mata untuk menguasai nilai yang terkandung dalam pemberian media pembelajaran
5 Siswa yang mempunyai peningkatan hasil belajar yang tinggi untuk mempelajari suatu mata pelajaran, maka ia akan mempelajarinya dalam waktu tertentu dengan menggunakan media animasi
belajarnya sudah cukup, berarti penggunaan media yang di lakukan telah baik
7 media ialah suatu alat dimana alat tersebut dapat menyampaikan isi pesan
8 Penggunaan media animasi menjadi pendorong yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar siswa
9 Minat belajar akan berhasil apabila di dasarkan pada penggunaan media yang baik oleh guru dan siswa tersebut
10 Peningkatan hasil belajar siswa dapat mengatasi kesulitan dalam belajar dengan adanya media animasi yang benar
Keterangan :
SS : sangat setuju S : setuju
R : ragu-ragu TS : tidak setuju STS : sangat tidak setuju
Pembagian angket kepada responde
Responden mendengarkan penjelasan tentang maksud dari angket