• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Penelitian diawali dengan mengukur dan menilai kondisi awal untuk mengetahui keadaan awal kemampuan mengenal konsep bilangan pada kelas kelompok B. dalam hal pengenalan konsep bilangan meliputi: membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda, menghubungkan atau memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20 dan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana.

Hasil pretest menunjukkan kemampuan mengenal konsep bilangan dari tiga capaian perkembangan anak antara lain: membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda tidak terdapat anak yang mendapatkan penilaian belum berkembang (BB), 1 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang (MB), 11 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 4 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB). menghubungkan atau memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20 tidak terdapat anak yang mndapatkan penilaian belum berkembang (BB), 5 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang (MB), 8 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 3 anak yang mendapatkan penilaian

43

berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB), mengenal konsep banyak- sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana tidak terdapat anak yang mendapatkan penilaian belum berkembang (BB), 3 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang dengan skor 2 (MB), 11 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 2 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB). Jadi total jumlah skor keseluruhan kelompok B dari tiga capaian perkembangan adalah 149.

Langkah selanjutnya yaitu menerapkan perlakuan yang dilakukan selama 3 hari dengan menggunakan media flip chart. Kegiatan perlakuan pertama antara lain: menstimulus kemampuan menyebutkan urutan bilangan dari 1 sampai 20, membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda, Kegiatan hari ke dua yaitu menstimulus kemampuan menyebutkan urutan bilangan dari 1 sampai 20, menghubungkan atau memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20 , dan kegiatan hari ketiga yaitu menstimulus kemampuan menyebutkan urutan bilangan dari 1 sampai 20, mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana .

Hasil posttest atau keadaan akhir setelah perlakuan menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan dari tiga capaian perkembangan anak antara lain: membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda tidak terdapat anak yang mendapatkan penilaian belum berkembang (BB), 1 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang (MB), 11 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 4

44

anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB). menghubungkan atau memasangkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20 tidak terdapat anak yang mndapatkan penilaian belum berkembang (BB), 5 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang (MB), 8 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 3 anak yang mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB), mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana tidak terdapat anak yang mendapatkan penilaian belum berkembang (BB), 3 anak yang mendapatkan penilaian mulai berkembang dengan skor 2 (MB), 11 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 3 (BSH), dan 2 anak yang sudah mendapatkan penilaian berkembang sesuai harapan dengan skor 4 (BSB). Jadi total jumlah skor keseluruhan kelompok B dari tiga capaian perkembangan adalah 149.

Hasil yang diperoleh dari data penelitian secara keseluruhan dimana adanya peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak didik setelah diberikan pembelajaran melalui media flip chart. Hasil nilai rata-rata keseluruhan yaitu 2,56, pada pretest nilai rata-rata diperoleh skor 6,81 dan pada saat posttest nilai rata-rata yang diperoleh 9,31. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari nilai rata-rata kemampuan mengenal konsep bilangan dari sebelum pemberian pembelajaran melalui media flip chart dan menunjukkan adanya pengaruh yang didapatkan setelah pemberian pembelajaran melalui media flip chart.

45

Kemudian didukung pula dengan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test pada program SPSS diperoleh nilai Asymp sig (2- tailed) sebesar 0,00 disini didapat probabilitas dibawah 0,05 atau p < 0,05 yang berarti Ho ditolak berarti penggunaan media flip chart berpengaruh terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan di Taman Kanak-kanak Aba III Paranga Kabupaten Gowa. Sesuai dengan jika probabilitas (Asymp.Sig) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dan jika probabilitas (Asymp.Sig) > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Adapun faktor yang mempengaruhi anak mendapatkan penilaian meningkat saat diberi perlakuan (treatmeant) antara lain yaitu karena terlihat pada saat pemberian perlakuan (treatmeant) anak menunjukkan ketertarikan yang sangat antusias pada saat melakukan proses pembelajara. Hal ini sependapat dengan teori yang dijabarkan Azkiyah (jurnal pengaruh media flip chart terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada kelompok A, 2019:104) menyatakan bahwa “dengan menggunakan media flip chart dalam proses pembelajaran anak akan lebih merasa senang dalam menerima pembelajaran karena didalam media flip chart terdapat bilangan dan gambar-gambar yang mendukung anak akan lebih mudah memahami konsep bilangan”.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media flip chart mampu memberi pengaruh khusunya terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan.

46 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

1. Kemampuan mengenal konsep bilangan di Taman Kanak-kanak Aba III Paranga Kabupaten Gowa sebelum adanya perlakuan (treatment) dapat dikatan belum berkembang. Hal tersebut diketahui dari hasil observasi awal bahwa anak masih kesulitan dalam mengenal konsep bilangan. Hasil nilai menunjukkan dari hasil pada saat ptetest kemampuan mengenal konsep bilangan mendapatkan total skor sejumlah 109.

2. Kemampuan mengenal konsep bilangan di Taman Kanak-kanak Aba III Paranga Kabupaten Gowa setelah adanya perlakuan (treatment) mengalami perubahan yang signifikan. Keadaan tersebut diketahui dari hasil pengambilan nilai setelah adanya perlakuan (posttest). Hasil menunjukkan nilai awal sebelum adanya perlakuan (pretest) total skor 109 sebaliknya nilai akhir setelah adanya perlakuan (posttest) total skor sejumlah 149.

3. Perbandingan antara hasil nilai sebelum adanya perlakuan (pretest) dan setelah adanya perlakuan (posttest) selanjutnya di analisis di dapatkan hasil sebesar 0,00 disini didapat probabilitas dibawah 0,05 atau p < 0,05

47

yang berarti Ho ditolak berarti penggunaan media flip chart berpengaruh terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan di Taman Kanak-kanak Aba III Paranga Kabupaten Gowa.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan diatas, peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Bagi Orang Tua

Pada umumnya anak-anak memiliki kemampuan berbeda, disarankan untuk orang tua dalam membangun kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak dapat memperkenalkan bilangan sejak dini dengan menggunakan agar anak dapat mengenal dan mendapatkan wawasan baru dalam meningkatkan kemampuannya.

2. Bagi Pendidik (Guru)

Pada usia taman kanak-kanak anak masih memasuki dunia bermain sambil belajar yang memiliki makna pada setiap kegiatan belajar anak harus menyenangkan, disarankan bagi guru taman kanak-kanak dapat menggunakan media dalam proses pembelajaran terutama media flip chart dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan.

3. Bagi Kepala Sekolah

48

Pembelajaran dapat berjalan sesuai yang diharapkan maka dari itu perlu adanya dukungan dan fasilitas dari kepala sekolah, disarankan kepada kepala sekolah memfasilitasi media pembelajaran disetiap kelas terutama media flip chart untuk mempermudah guru dalam memberikan pemahaman dalam mengenalkan konsep bilangan dan dalam aspek perkembangan kognitif.

4. Bagi Riset Penelitian Lain

Penelitian ini menggunakan media flip chart, disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat melengkapi kekurangan penelitian dan menggunakan media flip chart dengan bentuk dan ukuran yang lebih bervariasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan.

49

DAFTAR PUSTAKA

Azkiyah Maimunatul Nailah. 2019. Pengaruh Media Flip Chart Terhadap Kemampuan Mengenal konsep Bilangan 1-10 Pada Kelompok A Di Taman Kanak-kanak Walisongo Sawohan Buduran Sidoarjo. Skripsi. Surabaya:

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Bungin Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif.Jakarta: Prenada Media Group.

Hildayani Rini, dkk. 2014. Psikologi Perkembangan Anak. Tangerang Selatan:

Universitas Terbuka.

Irfatul. 2014. Peningkatan Pemahaman Konsep Bilangan Melalui Permainan Memancing Angka Pada Anak Kelompok A Di RA Masyithoh Kalisoka Triwidadi Pajangan Bantul. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Kurnia Rita. 2016. Konsep Media Pembelajaran. Jurnal Al-Afkar. 1 (1): 26-32.

Permendiknas 137. 2015. Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Rahman Taopik. 2017. Peningkatan Kemampuan Anak Usia Dini Mengenal Konsep Bilangan Melalui Media Flashcare. Jurnal Paud Agapedia. 1 (1):

118-128.

Ramaini. 2016. Peningkatan Kemampuan Mengenal konsep Bilangan Melalui Permainan Tabung Pintar Di Tk Negeri Pembina Lubuk Basung. Jurnal Pesona Paud. 1 (1): 1-12.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta CV.

50

Sujiono Nurani Yuliani, dkk. 2014. Metode Pengembangan Kognitif. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Syamsuri Sukri, Khaeruddin, dkk. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi S-1 fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unismuh. Makassar. FKIP Unismuh.

Widyanari Novita. 2015. Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Melalui Media Flip Chart Pada Anak Kelompok A1 Tk Kemala Bhayangkari 91 Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

L

A

M

P

I

R

A

N

I

50

Kisi-kisi Instrument Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan

Variable Indikator Kriteria Penilaian Sumber Teknik Model Pembelaran

Melalui Media Flip Chart

1. Pendidik membagi anak menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

- Anak didik duduk melingkar sesuai kelompoknya masing- masing

- Pendidik -Observasi.

2. Pendidik

menjelaskan dan memperkenalkan media flip chart yang digunakan.

- Anak menyimak penjelasan dari

pendidik tentang media yang akan digunakan

- Pendidik -Observasi.

3. Pendidik mengajak anak untuk

menyebutkan urutan bilangan dari 1 sampai 20 melalui media flip chart.

- Anak menyebutkan urutan bilangan dari 1 sampai 20.

- Pendidik - Observasi.

4. Pendidik menanyakan perasaan anak

- Anak merespon pendidik dengan Widyandari dalam

- Pendidik - Observasi.

51 setelah melakukan kegiatan

pembelajaran dengan melalui media flip chart.

skripsi (peningkatan kemampuan mengenal angka 1-10 melalui flip chart pada kelompok A1) (2015:23) perasaan senang dan gembira setelah setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media flip chart.

Kemampuan mengenal konsep

bilangan

1. Membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda- benda.

- Anak mampu membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda.

-Sujiono. -Observasi.

2. Menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda.

- Anak mampu menghubungkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20.

- Sujiono. - Lembar Kerja Anak (LKA)

52 3. Mengenal konsep

banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur

menggunakan alat ukur sederhana.

- Anak mampu mengukur bilangan dengan konsep banyak- - sedikit.

-Permendi knas 146.

-Observasi.

Tabel diatas menunjukkan kisi-kisi instrument penelitian kemampuan mengenal konsep bilangan. Berikut ini adalah rubrik penilaian instrument tentang kemampuan mengenal konsep bilangan untuk memberikan nilai pada indikator capaian perkembangan yang dilakukan oleh anak didik. Rubrik penilaian instrument kemampuan mengenal konsep bilangan sebagai berikut:

Keterangan: (kegiatan membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan membuat urutan bilangan.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 1-5 dengan benar.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 5-10 dengan benar.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 10-20 dengan benar.

53

Keterangan: (kegiatan menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan menghubungkan lambang bilangan.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 1-5 dengan benar.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 5-10 dengan benar.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 10-20 dengan benar.

Keterangan: (kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana ).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus bimbingan atau dicontohkan oleh pendidik.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus diingatkan atau dibantu oleh pendidik.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri tanpa harus dibantu oleh pendidik.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri dan sudah dapat

54

membantu temannya yang belum mampu mencapai indikator yang diharapkan.

L

A

M

P

I

R

A

N

2

55

Instrumen Penelitian Mengenal Konsep Bilangan

Variabel Indikator Kriteria Penilaian Sumber Teknik

Kemampuan mengenal

konsep bilangan

Membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda- benda.

- Anak mampu membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda.

-Sujiono. -Observasi.

Menghubungkan lambang

bilangan dengan benda-benda.

- Anak mampu menghubungkan

lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20.

- Sujiono. - Lembar Kerja Anak (LKA)

Mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana.

- Anak mampu mengukur bilangan dengan konsep banyak-sedikit.

-Permendikna s 146.

-Observasi.

56

Keterangan: (kegiatan membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda).

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan membuat urutan bilangan.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 1-5 dengan benar.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 5-10 dengan benar.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 10-20 dengan benar.

Keterangan: (kegiatan menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20).

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan menghubungkan lambang bilangan.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 1-5 dengan benar.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 5-10 dengan benar.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 10-20 dengan benar.

Keterangan: (kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana ).

57

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus bimbingan atau dicontohkan oleh pendidik.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus diingatkan atau dibantu oleh pendidik.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri tanpa harus dibantu oleh pendidik.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri dan sudah dapat membantu temannya yang belum mampu mencapai indikator yang diharapkan.

L

A

M

P

I

R

A

N

3

58

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) TAMAN KANAK-KANAK ABA III PARANGA

Semester / Minggu ke : I / 19

Kelompok / Usia : B / 5-6 Tahun

Tema / Sub Tema : Binatang / Binatang Bersayap (Lebah) Hari / Tanggal : Selasa, 17 Desember 2019

Kompetensi Dasar : 1.1,2.9,3.11-4.11 (1),3.3-4.3 (1),3.6-4.6 (1), 3.15-4.15 (2) Materi Kegiatan :

Mempercayai adanya tuhan melalui ciptaannya Hafalan surah-surah pendek

Sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya Tanya jawab tentang binatang lebah

Berjalan sambil menunjukkan gaya terbang binatang lebah Mengurutkan gambar binatang lebah dari bilangan 1 sampai 20 Mengelompokkan gambar binatang lebah besar dan kecil Mewarnai gambar binatang lebah

Alat dan Bahan : Gambar lebah Krayon

Bilangan 1 sampai 20 langkah-langkah :

A. Pembukaan

Penerapan SOP pembukaan Hafalan hadis menuntut ilmu Hafalan surah-surah pendek

Anak-anak menceritakan tentang binatang lebah Anak-anak menunjukkan gaya terbang binatang lebah

59

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) TAMAN KANAK-KANAK ABA III PARANGA

Semester / Minggu ke : I / 19

Kelompok / Usia : B / 5-6 Tahun

Tema / Sub Tema : Binatang / Binatang Bersayap (Capung) Hari / Tanggal : Rabu, 18 Desember 2019

Kompetensi Dasar : 1.1,2.8,3.11-4.11 (1),3.3-4.3 (1)(4),3.5-4.5 (2),3.15-4.15 (2)

Materi Kegiatan :

Mempercayai adanya tuhan melalui ciptaanya Hafalan surah-surah pendek

Sikap taat dan disiplin

Tanya jawab tentang binatang capung Melakukan tepukan “capung”

Membuat kolase binatang capung Menggunting gambar capung

Menghubungkan bilangan 1 sampai 20 dengan gambar binatang capung Alat dan Bahan :

Gambar binatang capung Kolase

Gunting

Bilangan 1 sampai 20 langkah-langkah :

A. Pembukaan

Penerapan SOP pembukaan

Hafalan hadis larangan makan sambil Berdiri Hafalan surah-surah pendek

Anak-anak menceritakan bagian-bagian dari binatang capung Anak-anak melakukan tepukan “capung”

60

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) TAMAN KANAK-KANAK ABA III PARANGA

Semester / Minggu ke : I / 19

Kelompok / Usia : B / 5-6 Tahun

Tema / Sub Tema : Binatang / Binatang Bersayap (Belalang) Hari / Tanggal : Kamis, 19 Desember 2019

Kompetensi Dasar : 1.1, 2.8, 3.11 – 4.11(1), 3.3 – 4.3 (1)(4), 3.5 – 4.5 (1), 3.15 – 4.15 (2)

Materi Kegiatan :

Mempercayai adanya tuhan melalui ciptaanya Hafalan surah-surah pendek

Sikap kemandirian

Tanya jawab tentang binatang belalang

Berdiri sambil melompat menirukan lompatan binatang belalang Menjiplak gambar binatang belalang

Mengukur banyak-sedikit bilangan dengan menggunakan gambar binatang belalang

Menyusun puzzle gambar binatang belalang Alat dan Bahan :

Gambar binatang belalang Bilangan 1 sampai 20 Puzzle

Pensil langkah-langkah :

A. Pembukaan

Penerapan SOP pembukaan Hafalan surah-surah pendek

Anak–anak berdiri sambil melompat menirukan lompatan binatang belalang

L

A

M

P

I

R

A

N

4

64

Nilai hasil setelah adanya perlakuan (posttest) nilai akhir kelompok B

No Nama Kemampuan yang ingin di capai Total

Membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda.

Menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20

Mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur

menggunakan alat ukur sederhana.

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Haikal 11

2 Akmal 9

3 Algi 12

4 Haraqah 10

5 Aqil 9

6 Dzakwan 9

7 Fino 8

8 Aulia 9

9 Nur 9

10 Davina 10

11 Rika 9

12 Daiva 8

13 Diana 9

14 Fia 10

15 Aqilah 9

16 Reva 8

Jumlah 149

65

Keterangan: (kegiatan membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan membuat urutan bilangan.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 1-5 dengan benar.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 5-10 dengan benar.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 10-20 dengan benar.

Keterangan: (kegiatan menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan menghubungkan lambang bilangan.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 1-5 dengan benar.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 5-10 dengan benar.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 10-20 dengan benar.

66

Keterangan: (kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana ).

1. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus bimbingan atau dicontohkan oleh pendidik.

2. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus diingatkan atau dibantu oleh pendidik.

3. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri tanpa harus dibantu oleh pendidik.

4. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri dan sudah dapat membantu temannya yang belum mampu mencapai indikator yang diharapkan.

68

Keterangan: (kegiatan membuat urutan bilangan 1 sampai 20 dengan benda-benda).

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan membuat urutan bilangan.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 1-5 dengan benar.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 5-10 dengan benar.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa membuat urutan bilangan dari 10-20 dengan benar.

Keterangan: (kegiatan menghubungkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 20).

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak belum bisa melakukan kegiatan menghubungkan lambang bilangan.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 1-5 dengan benar.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 5-10 dengan benar.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak sudah bisa menghubungkan lambang bilangan 10-20 dengan benar.

69

Keterangan: (kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan dengan mengukur menggunakan alat ukur sederhana ).

5. (BB) artinya Belum Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus bimbingan atau dicontohkan oleh pendidik.

6. (MB) artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit pada bilangan harus diingatkan atau dibantu oleh pendidik.

7. (BSH) artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri tanpa harus dibantu oleh pendidik.

8. (BSB) artinya Berkembang Sangat Baik: bila anak melakukan kegiatan mengenal konsep banyak-sedikit secara mandiri dan sudah dapat membantu temannya yang belum mampu mencapai indikator yang diharapkan.

L

A

M

P

I

R

A

N

5

L

A

M

P

I

R

A

N

6

78

DOKUMENTASI

Peneliti Membagi anak menjadi dua kelompok.

Peneliti menjelaskan dan memperkenalkan media flif chart yang akan digunakan.

79

Peneliti mengajak anak didik untuk membilang bilangan dari 1 sampai 20.

Anak didik mulai membilang bilangan dari 1 sampai 20.

80

Anak didik membuat urutan Bilangan 1 sampai 20.

Anak didik menghubungkan bilangan 1 sampai 20 dengan gambar binatang lalat.

81

Peneliti menjelaskan cara mengukur konsep banyak-sedikit bilangan pada gambar binatang belalang.

Anak didik mengukur konsep banyak-sedikit pada bilangan.

Dokumen terkait