• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan Hasil Penelitian

1) Konstanta sebesar -1,749 mengandung arti bahwa nilai konstanta variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X) sebesar -1,749, berpengaruh negatif. Hal ini berarti jika kerja sama pegawai menurun/rendah maka lingkungan kerja non fisik pada kantor tersebut tergolong tidak baik.

2) Koefisien regresi X sebesar 0,597 yang menyatakan bahwa setiap pengurangan 1% nilai Trust, maka nilai kerja sama pegawai sebesar 0,597. Koefisien regresi tersebut bernilai negatif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah Negatif.

kerja, kurang baik pengaruhnya terhadap kerja sama pada pegawai, hal tersebut karena ada faktor lain yang memiliki pengaruh yang lebih baik atau lebih besar.

Hal tersebut sebagaimana yang dikemukakan oleh Dejanaz (2006) bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi kerja sama pegawai (teamwork) adalah struktur kerja atau pembagian kerja dalam sebuah organisasi. Struktur kerja yang konsisten dengan tujuan, tugas, saling percaya dan mendukung akan mempengaruhi kerja sama pegawai dalam suatu organisasi pemerintah.

b. Pengaruh Tanggung Jawab Kerja (X2) terhadap Kerja Sama Pegawai (Y) Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tanggung jawab kerja (X2) terhadap kerja sama pegawai (Y) mempunyai pengaruh yang kurang baik, hal tersebut karena ada faktor lain yang mempunyai pengaruh yang lebih besar.

Berarti tanggung jawab kerja pegawai di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar yang berada pada lingkungan kerja non fisik, baik ditinjau dari aspek kesadaran akan tugas dan fungsi sebagai pegawai serta bekerja dengan rasa memikul amanah. Kecil pengaruhnya terhadap kerja sama pegawai.

Sebagaimana pengertian tanggung jawab kerja menurut Handoko (2003:176) adalah kewajiban dari seorang bawahan untuk melaksanakan wewenang yang dilimpahkan kepadanya dengan tujuan menyelesaikan tugas sesuai target yang ditentukan. Kemudian menurut Hackman (2000) mengemukakan beberapa faktor yang mempengaruhi kerja sama pegawai (Teamwork) dan salah satu faktor tersebut adalah tanggung jawab kerja. Hal tersebut mendukung bahwa terdapat pengaruh tanggung jawab kerja terhadap kerja sama pegawai.

c. Pengaruh Perhatian dan Dukungan Pemimpin (X3) terhadap Kerja Sama Pegawai (Y)

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perhatian dan dukungan pemimpin (X3) terhadap kerja sama pegawai (Y) memiliki pengaruh yang kecil atau kurang baik, hal tersebut karena ada pengaruh lain yang lebih besar atau lebih baik. Perhatian dan dukungan pemimpin yang ada di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, baik ditinjau dari pemberian arahan serta bimbingan dari pemimpin kepada pegawai maupun pemberian penghargaan dari pemimpin kepada pegawai masih kecil pengaruhnya terhadap kerja sama pegawai.

Hal tersebut sesuai dengan penjelasan Robbins (2006) bahwa pengarahan dari pemimpin dalam bentuk perhatian dan pemberian dukungan merupakan usaha dalam mencapai tujuan-tujuan lembaga pemerintah dalam hal meningkatkan kerja sama antar-pegawai. Maka terdapat pengaruh perhatian dan dukungan pemimpin terhadap kerja sama pegawai.

d. Pengaruh Kerja sama kelompok (X4) terhadap Kerja Sama Pegawai (Y) Sebagaimana hasil penelitian yang telah diperoleh, bahwa kerja sama kelompok (X4) terhadap kerja sama pegawai (Y) mempunyai pengaruh yang kurang baik, hal tersebut karena ada faktor lain yang memiliki pengaruh yang lebih baik atau lebih besar. Kerja sama kelompok yang ada pada Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar yang tergolong ke dalam lingkungan kerja non fisik, baik ditinjau dari aspek menjaga kekompakan serta saling membantu, kecil pengaruhnya terhadap kerja sama pegawai. Hal tersebut sesuai dengan teori Sunyoto (2012:44) bahwa sebuah kelompok kerja sama yang terdiri dari dua atau lebih yang memiliki kesamaan tujuan akan

menciptakan kerja sama dalam ruang kerja. Dengan adanya pembiasaan kerja sama dalam kelompok kerja yang kecil akan mempengaruhi kerja sama dalam unit kerja yang luas atau dalam satu lingkup pemerintahan.

e. Pengaruh Kelancaran Komunikasi (X5) terhadap Kerja Sama Pegawai (Y)

Sebagaimana hasil penelitian yang telah diperoleh, bahwa kelancaran komunikasi (X5) terhadap kerja sama pegawai (Y) mempunyai pengaruh sangat tidak baik atau sangat kecil. Hal tersebut karena ada faktor lain yang mempunyai pengaruh yang lebih besar, kelancaran komunikasi yang ada pada Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, baik dilihat dari segi pemberian informasi dari pihak yang satu ke pihak lain maupun menjaga hubungan baik antar-pegawai, kecil pengaruhnya terhadap kerja sama pegawai.

Sebagaimana yang dikemukakan oleh Artana (2012) yang dikutip dari Ali Baba semakin lancar dan cepat komunikasi yang dilakukan dalam organisasi akan semakin cepat pula terbinanya hubungan kerja sama yang baik, hal tersebut menggambarkan bahwa terdapat pengaruh kelancaran komunikasi terhadap kerja sama pegawai.

2. Pengaruh secara Simultan Lingkungan Kerja Non fisik terhadap Kerja Sama Pegawai Di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa lingkungan kerja non fisik (X) terhadap kerja sama pegawai (Y) mempunyai pengaruh yang kurang baik, hal tersebut berarti ada faktor lain yang memiliki pengaruh yang lebih baik atau lebih besar. Pegawai di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar yang berada pada lingkunga kerja non fisik, walaupun kurang

baik atau kecil pengaruhnya terhadap kerja sama pegawai namun hal tersebut membuktikan teori Sedarmayanti (2009) dalam Hamidah (2018:101) yang meneliti tentang pengaruh kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Desa Pujimulio Kecamatan Sunggal, dimana salah satu indikator dari kinerja pegawai adalah kerja sama pegawai yang dikemukakan oleh Fadel (2009), kerja sama seseorang dalam organisasi akan meningkatkan performa kinerja sehingga secara signifikan akan terkait dengan keberhasilan kinerja terhadap target yang ditentukan dan pada akhirnya menjadi tim yang efektif, menurut Lasahido (2008). sehingga dapat dikatakan ada pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kerja sama pegawai.

Kemudian menurut Hackman (2000) mengemukakan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi kerja sama pegawai adalah lingkungan yang saling mendukung, baik itu lingkungan kerja fisik maupun non fisik, hal tersebut menggambarkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kerja sama pegawai. Menurut Nitisemito (2000: 139), Lingkungan kerja non fisik mencerminkan kondisi yang mendukung terciptanya hubungan atau interaksi antar-pegawai akan mempengaruhi suasana kerja yang nyaman dan harmonis sehingga kerja sama pegawai meningkat, dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara lingkungan kerja non fisik terhadap kerja sama pegawai.

64 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Lingkungan kerja non fisik mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kerja sama pegawai. Ini menunjukkan bahwa semakin mendukung lingkungan kerja non fisik maka semakin baik kerja sama pegawai di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar. Bedasarkan hasil penelitian maka kesimpulannya yaitu:

1. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana secara parsial dapat diketahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y, yaitu: (1) Pengaruh struktur kerja (X1) terhadap kerja sama pegawai tergolong kurang baik, (2) Pengaruh tanggung jawab kerja (X2) terhadap kerja sama pegawai (Y) tergolong kurang baik, (3) Pengaruh perhatian dan dukungan pemimpin (X3) terhadap kerja sama pegawai (Y) tergolong kurang baik, (4) Pengaruh kerja sama kelompok (X4) terhadap kerja sama pegawai (Y) tergolong kurang baik, (5) Pengaruh kelancaran komunikasi (X5) terhadap kerja sama pegawai (Y) tergolong sangat tidak baik.

2. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana secara simultan diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh variabel lingkungan kerja non fisik (X) terhadap variabel kerja sama pegawai (Y) yang tergolong kurang baik.

B. Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka penulis dapat memberikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Lingkungan kerja non fisik terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kerja sama pegawai. Oleh karena itu, pegawai hendaknya mempertahankan atau bahkan tetap menciptakan suasana kerja yang baik untuk memperoleh kenyamanan dalam bekerja.

2. Untuk meningkatkan kerja sama pegawai di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, hendaknya memberikan rasa solidaritas dan menjaga kekompakan dalam bekerja.

3. Bagi Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, dalam pembuatan struktur kerja atau pembagian kerja untuk lebih mengedepankan kemampuan dan keahlian dari masing-masing pegawai

66

DAFTAR PUSTAKA

Alex S, Nitisemito. (2000). Manajemen Personalia: Manajemen Sumber Daya Manusia. Ed 3. Ghalia Indonesia: Jakarta.

Alfiah, D. (2017). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin kerja terhadap Karyawan. Jurnal Agora, 5(1), 1–3.

Artana, I Wayan Arta. 2012. Pengaruh Kepemimpinan Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus di Maya Ubud Resort & SPA). Jurnal Perhotelan dan Pariwisata, 2 (1):h:66-80.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: PT.

Rineka Cipta

Birch, B. C. dan P. (2006). Instant Teamwork (Restu Dama). Jakarta: Erlangga.

Dejanaz., S., Down, K. (2006). Interpersonal Skilils In Organization. New York:

Me Graw-Hill Companies.

Fatmala, R. (2017). Pengaruh Lingkungan Kerja, Komunikasi Internal, dan Kerja sama Tim terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Kehutana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 64.

Fitriani, D., & Sudarwadi, D. (2018). Lingkungam Kerja Fisik , Lingkunga Kerja Non Fisik dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Guru SMK Negeri 1 Monokwari Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Universitas Papua , Indonesia Correspondence email : [email protected] menjadi penggerak bagi.

1.

Gay, L.R dan Dielh, P.L. (1992). Research Methods for Business and Management, MacMillian Publishing Company, New York.

Hamidah, N. (2018). Pengaruh Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Desa Pujimulio Kecamatan Sunggal. In Sereal Untuk (Vol. 51, Issue 1).

Handoko, T Hani. (2003). Manajemen. Yogyakarta: BPFE USM.

Kusuma, L. P., & Sutanto, J. E. (2018). Peranan Kerja sama Tim dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Karyawan Zolid Agung Perkasa. PERFORMA:

Jurnal Manajemen Dan Start-Up Bisnis, 3(4), 8.

https://journal.uc.ac.id/index.php/performa/article/view/754

Lokay, A. C. (2015). Pengaruh Komunikasi, Kerja sama kelompok, dan Kreativitas terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Aryaduta Manado. Jurnal EMBA, 3(3), 981–991.

Muhraweni, Rasyid, D. (2017). Pengarauh Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik dan Komunikasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Bagian Umum Secretariat Daerah Kabupaten Soppeng. Jurnal Mirai Manajemen, 02(01), 55–70.

Mulyadi. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Penerbit In Media.

Rahma, D. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Urusan Agama (Kua) Labuhanhaji Kabupaten Aceh Selatan.

Robbins, P. Stephen. (2006). Perilaku Organisasi. Edisi Sepuluh. Diterjemahkan Oleha: Drs Benyamin Molan. Erlangga: Jakarta.

Sarwono, S. W. (2016). Psikologi Lingkungan dan Pengembangan Edisi 2. Mitra Wacana Media.

Sedarmayanti. (2017). Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Produktivitas Kerja.

Siregar, P. handayani. (2019). Pengaruh Kerja sama Tim dan Kompetensi terhadap Kinerja Perawat pada Rumah Sakit Permata Bunda Medan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universita Medan Area Medan.

Sitinjak, L. N. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. Mitra Pinasthika Mustika Rent Tangerang Selatan). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 60(2), 162–168.

Sudiro, A. (2018). Perilaku Organisasi. Bumi Aksara: Jakarta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Motode Penelitian Kombinasi (Mix Mothods). Bandung:

CV. Alfiabeta.

Sunyoto, Danang. (2012). Dasar-dasar Manajemen Pemasaran Konsep, Strategi dan Kasus. Yogyakarta: CAPS.

Takdir, Y. (2020). Kerja sama tim dalam peningkatan kualitas pelayanan di kantor desa timoreng panua kecamatan panca rijang kabupaten sidenreng rappang.

8, 37–46.

West, Turner. (2008). Pengantar Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika

LAMPIRAN

Lampiran 1

Daftar Nama Dan Jabatan Pegawai Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar

NO NAMA JABATAN

1 Andi Asling, S.Sos.,M.M Camat

2 Mahmuddin, S.Sos Sekretaris Camat

3 Fadliyati, S.E Kasi pemberdayaan Desa

4 Muhammad Ramlan, SE Kasi Pemerintahan

5 Nurbaya Kasi Kesejahteraan Sosial

6 Nurbaeni, S.Pd Kasubag Hukum, Perencanaan

7 Pirawati, S.Kom Kasubag Umum, Kepegawaian

8 Muh Fajar A.R, A.Md.Kom Bendahara Pengeluaran

9 Muhammad Sadlan Pengadministrasian Umum

10 Rahimuddin Pengadministrasian Umum

11 Mustaqim Pengadministrasian Umum

12 Andi Hartawan Basram Bendahara Barang

13 Bastiar Pembuat Daftar Gaji

14 Muhammad Asrul Pengadministrasian Umum

15 Marlina Pengadministrasian Umum

16 Supriadi Pengadministrasian Umum

17 Nurhayati Staf umum, Keuangan dan Kepegawaian

18 Suwarsin Staf Trantib

19 Ikbal Staf umum, Keuangan dan Kepegawaian

20 Andi Ermawati Staf Pemerintahan

21 Muliati, SE Staf umum, Keuangan dan Kepegawaian

22 Muhammad Ihsan Staf PMD

23 Muhammad Kaseng, S.Hut Staf Trantib

24 Rini Alviani Syamrah, S.H Staf Perencanaan

25 Ika Ridayanti, S.Pd Staf umum, Keuangan dan Kepegawaian

26 Masdiah M, S.Kom Staf Perencanaan

27 Jusdi, S.Pi Staf umum, Keuangan dan Kepegawaian

28 Abdul Halik Staf Pemberdayaan Desa

29 Rosmawati Staf Pemerintahan

30 Muh. Alwi Staf Pemerintahan

Lampiran 2

KUESIONER

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KERJA SAMA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN TAKA BONERATE

KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

Kuesioner ini ditujukan untuk membantu pengumpulan data penelitian guna penyusunan skripsi yang berjudul “Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kerja Sama Pegawai Di Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar”. Yang merupakan salah satu syarat bagi peneliti untuk dapat menyelesaikan studi program S1 Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar.

Untuk itu peneliti memohon bantuan kepada Bapak/Ibu Saudara/Saudari bersedia mengisi kuesioner ini dengan sejujur-jujurnya tanpa paksaan dari pihak manapun atas kerja samanya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Peneliti

Lampiran 3

Petunjuk Pengisian

Di dalam kuesioner ini terdapat tiga bagian yaitu identitas responden, pernyataan mengenai lingkungan kerja non fisik, dan pernyataan mengenai kerja sama pegawai. Bapak/ibu dimohon untuk mengisi tiga bagian angket tersebut dengan ketentuan sebagai berikut.

A. Pernyataan mengenai lingkungan kerja, Bapak/Ibu dimohon mengisi dan memilih jawaban yang menurut Bapak/Ibu sesuai dengan memberikan tanda centang (√ ) pada alternatif yang disediakan sesuai dengan kondisi sebenarnya, yaitu:

SS = Sangat Setuju S = Setuju

RR = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju.

B. Pernyataan mengenai kerja sama pegawai, Bapak/Ibu dimohon untuk mengisi dan memilih jawaban yang menurut Bapak/Ibu sesuai dengan memberikan tanda centang (√ ) pada alternative yang telah di sediakan sesuai dengan kondisi sebenarnya, yaitu:

SS = Sangat Setuju S = Setuju

RR = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju.

C. Identitas Responden

Nama : Jenis Kelamin : Usia : Instansi/Bidang :

1. Kuesioner Lingkungan Kerja Non Fisik (Variabel X) No. Pernyataan Variabel Lingkungan Kerja

Non Fisik (X)

SS S RR TS STS

Struktur Kerja 1 Kualitas struktur kerja di kantor ini

memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

2 Kuantitas struktur kerja di kantor ini memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

Tanggung Jawab Kerja 3 Menyadari tugas serta fungsi dari kantor

ini dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

4 Bekerja dengan rasa memikul beban yang harus diselesaikan dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

Perhatian dan Dukungan Pemimpin 5 Pemberian arahan serta bimbingan dari

pemimpin dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

6 Pemberian Penghargaan oleh pemimpin kepada pegawai karena hasil kerja yang selalu baik dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

Kerja sama kelompok

7 Menjaga kekompakan dalam bekerja dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

8 Saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

Kelancaran Komunikasi 9 Pemberian informasi dari pihak satu ke pihak

lain dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

10 Menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dapat memengaruhi kerja sama Bapak/Ibu dengan rekan kerja yang lain.

2. Kuesioner Kerja Sama Pegawai (Variabel Y) No Pernyataan Variabel Kerja Sama Pegawai

(Y)

SS S RR TS STS

Tanggung Jawab secara Bersama-sama dalam Menyelesaikan Pekerjaan 1 Solidaritas yang kuat dari Bapak/Ibu

dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik di kantor ini.

2 Keinginan yang kuat dari Bapak/Ibu dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik yang ada di kantor ini.

Saling Berkontribusi 3 Melaksanakan kegiatan pelayanan dari

Bapak/Ibu kepada masyarakat dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik yang ada di kantor ini.

4 Bekerja atas kepentingan umum dari Bapak/Ibu dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik yang ada di kantor ini.

Pengerahan kemampuan secara maksimal 5 Pekerjaan yang cepat dan tepat dari Bapak/Ibu

dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik yang ada di kantor ini.

6 Bapak/Ibu memanfaatkan jam kerja dengan menyelesaikan pekerjaan dengan baik dipengaruhi oleh lingkungan kerja non fisik yang ada di kantor ini.

Lampiran 4

Tabulasi Data Variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X)

P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

5 4 5 4 5 5 5 5 4 5

5 5 4 4 4 4 4 4 4 4

5 5 4 4 4 4 4 4 4 5

4 4 5 5 5 5 5 5 4 5

5 5 5 4 4 4 5 5 4 5

4 4 4 5 4 5 4 4 5 3

4 4 3 4 5 5 5 5 5 5

4 4 4 5 4 4 5 5 4 5

4 3 4 4 3 2 5 5 5 5

4 4 4 4 4 4 4 3 4 4

4 4 4 5 4 3 5 5 5 5

4 5 5 5 5 4 5 4 4 5

5 5 5 3 5 5 5 5 4 2

5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

4 5 4 4 5 2 2 1 2 2

5 4 5 5 4 4 5 5 4 5

4 4 4 4 4 3 5 5 4 5

4 4 4 4 4 4 4 5 4 5

5 5 4 5 4 5 5 4 4 5

5 5 4 4 5 5 4 4 5 5

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 2 3 4 4 4 4 5

5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

2 2 4 3 5 4 5 5 3 5

5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

5 5 5 2 5 5 5 5 5 5

4 5 4 4 5 5 5 5 5 5

4 4 5 4 4 4 5 5 4 4

5 5 5 4 4 4 4 4 4 5

Lampiran 5

Tabulasi Data Variabel Kerja Sama Pegawai (Y)

P1 P2 P3 P4 P5 P6

4 4 4 4 4 4

5 4 4 4 4 4

4 2 3 3 3 4

4 2 2 2 3 2

4 3 4 4 4 4

5 4 4 4 4 4

3 3 3 3 3 3

5 3 5 4 4 5

4 4 4 4 4 4

4 3 4 4 4 4

3 3 2 3 2 4

4 3 3 4 3 4

5 5 5 4 5 5

5 5 5 1 5 4

5 5 5 5 5 5

4 4 4 4 4 4

5 5 5 5 5 5

4 3 4 4 4 5

5 3 4 4 4 5

4 4 4 5 4 5

4 4 5 5 5 5

4 4 4 4 4 4

3 3 2 2 2 2

5 5 5 5 5 5

4 4 4 4 4 4

5 5 5 5 5 5

4 4 4 4 4 4

5 5 5 5 5 5

4 4 4 4 5 4

5 4 5 5 4 4

Lampiran 6

Uji Validitas Variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X)

Correlations

P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 Total

x1 Pearson Correlation 1 .787** .461* .159 .081 .353 .058 .052 .337 .046 .563**

Sig. (2-tailed) .000 .010 .400 .670 .056 .760 .785 .069 .809 .001

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x2 Pearson Correlation .787** 1 .342 .148 .310 .329 -.158 -.231 .172 -.125 .420*

Sig. (2-tailed) .000 .064 .434 .096 .076 .405 .220 .363 .511 .021

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x3 Pearson Correlation .461* .342 1 .116 .299 .278 .344 .279 .040 .055 .527**

Sig. (2-tailed) .010 .064 .541 .108 .137 .063 .136 .835 .771 .003

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x4 Pearson Correlation .159 .148 .116 1 .105 .060 .169 .055 .190 .134 .393*

Sig. (2-tailed) .400 .434 .541 .581 .754 .371 .771 .314 .480 .032

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x5 Pearson Correlation .081 .310 .299 .105 1 .516** .146 .056 .036 -.081 .408*

Sig. (2-tailed) .670 .096 .108 .581 .003 .442 .767 .851 .672 .025

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x6 Pearson Correlation .353 .329 .278 .060 .516** 1 .396* .388* .456* .171 .703**

Sig. (2-tailed) .056 .076 .137 .754 .003 .030 .034 .011 .367 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x7 Pearson Correlation .058 -.158 .344 .169 .146 .396* 1 .889** .526** .554** .717**

Sig. (2-tailed) .760 .405 .063 .371 .442 .030 .000 .003 .001 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x8 Pearson Correlation .052 -.231 .279 .055 .056 .388* .889** 1 .575** .563** .672**

Sig. (2-tailed) .785 .220 .136 .771 .767 .034 .000 .001 .001 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x9 Pearson Correlation .337 .172 .040 .190 .036 .456* .526** .575** 1 .416* .685**

Sig. (2-tailed) .069 .363 .835 .314 .851 .011 .003 .001 .022 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

x1 0

Pearson Correlation .046 -.125 .055 .134 -.081 .171 .554** .563** .416* 1 .528**

Sig. (2-tailed) .809 .511 .771 .480 .672 .367 .001 .001 .022 .003

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

X Pearson Correlation .563** .420* .527** .393* .408* .703** .717** .672** .685** .528** 1

Sig. (2-tailed) .001 .021 .003 .032 .025 .000 .000 .000 .000 .003

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Lampiran 7

Uji Validitas Variabel Kerja Sama Pegawai (Y) Correlations

P1 P2 P3 P4 P5 P6 Total

Y 1

Pearson Correlation 1 .585** .782** .411* .729** .605** .787**

Sig. (2-tailed) .001 .000 .024 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y 2

Pearson Correlation .585** 1 .763** .460* .787** .541** .817**

Sig. (2-tailed) .001 .000 .011 .000 .002 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y 3

Pearson Correlation .782** .763** 1 .609** .916** .775** .951**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y 4

Pearson Correlation .411* .460* .609** 1 .541** .717** .753**

Sig. (2-tailed) .024 .011 .000 .002 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y 5

Pearson Correlation .729** .787** .916** .541** 1 .695** .916**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .002 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y 6

Pearson Correlation .605** .541** .775** .717** .695** 1 .854**

Sig. (2-tailed) .000 .002 .000 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

Y Pearson Correlation .787** .817** .951** .753** .916** .854** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Lampiran 8

Nilai Variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X)

Statistics

P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 Total

N Valid 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Missing 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Mean 4.37 4.37 4.37 4.13 4.37 4.20 4.57 4.47 4.23 4.57 43.63

Median 4.00 4.00 4.00 4.00 4.00 4.00 5.00 5.00 4.00 5.00 44.00

Std. Deviation .669 .718 .556 .819 .615 .847 .679 .860 .679 .858 4.123

Range 3 3 2 3 2 3 3 4 3 3 19

Minimum 2 2 3 2 3 2 2 1 2 2 31

Maximum 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50

Sum 131 131 131 124 131 126 137 134 127 137 1309

Lampiran 9

Nilai Variabel Kerja Sama Pegawai (Y)

Statistics

P1 P2 P3 P4 P5 P6 Total

N Valid 30 30 30 30 30 30 30

Missing 0 0 0 0 0 0 0

Mean 4.30 3.80 4.03 3.93 4.03 4.20 24.30

Median 4.00 4.00 4.00 4.00 4.00 4.00 24.50

Std. Deviation .651 .887 .928 .980 .850 .805 4.324

Range 2 3 3 4 3 3 16

Minimum 3 2 2 1 2 2 14

Maximum 5 5 5 5 5 5 30

Sum 129 114 121 118 121 126 729

Lampiran 10

Dokumentasi

Peta wilayah Kecamatan Taka Bonerate

Kantor Kecamatan Taka Bonerate, kabupaten Kepulauan Selayar

Kantor Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar

Pengisian data kuesioner oleh pegawai Kantor kecamatan Taka Bonerate

Pengisian data kuesioner oleh pegawai Kantor kecamatan Taka Bonerate

Pengisian data kuesioner oleh pegawai kantor Kecamatan

Data Jumlah Desa di Kecamatan Taka Bonerate

Struktur Organisasi Kantor Kecamatan Taka Bonerate

Lampiran 9

Surat Keterangan Telah Meneliti

Dokumen terkait